[SF] Two of Us – Chapter 22

Chapter 22

“Huh?”

Kyuhyun memutar matanya. “Apa kau akan terus berpura tidak mengerti dengan ucapanku?”

Siwon berkedip beberapa kali. Ia masih berusaha mencerna apa yang diinginkan Kyuhyun darinya. Bahkan dari keseluruhan pembicaraan hari ini, semuanya terasa begitu aneh. Siwon kemudian melirik dua botol soju kosong di atas meja.

Apakah Kyuhyun mabuk? Tapi…

Siwon kembali menatap Kyuhyun dengan seksama. Ia berusah mencari ciri apakah Kyuhyun mabuk atau tidak.

Kyuhyun mendesah jengkel. “Jika kau berpikir aku mabuk, kau salah besar. Aku tidak mabuk, Choi Siwon. Sudah kubilang, toleransiku terhadap alkohol cukup tinggi.”

Kening Siwon mengernyit. Oh, kali ini Kyuhyun bisa membaca pikirannya? Dan dari ucapannya tadi, Kyuhyun terlihat marah. Apa dia membuat kesalahan lagi?

Kyuhyun mendengus lalu beranjak meninggalkan Siwon dan pergi ke ruang tengah di mana ia langsung menyalakan televisi. Siwon yang masih berdiri dekat meja makan hanya bisa tertegun. Siwon bisa mendengar suara televisi dan itu menyadarkannya. Ia menghela nafas panjang lalu mengambil mangkuk jjajangmyeon untuk membuang mie tersebut.

Toh, Siwon tidak akan memakannya.

Setelah itu, Siwon berjalan ke ruang tengah di mana ia melihat Kyuhyun tengah sibuk mengganti channel secara acak. Pria itu seolah tidak tahu apa yang harus ditontonnya. Siwon menghembuskan nafas lalu memasukkan kedua tangannya ke saku celana jeans.

Siwon merasa canggung dengan situasi ini. Setelah percakapan mereka dan Kyuhyun tiba-tiba memintanya untuk menciumnya, itu benar-benar tidak terduga.

“Kyuhyun…”

Kyuhyun melirik Siwon yang hanya berdiri canggung. Ia menggumam pelan. “Apa?”

Siwon menarik nafas lalu menatap Kyuhyun lekat. “Kenapa kau memintaku untuk menciummu?”

Sontak Kyuhyun menoleh pada Siwon. Seolah ia tidak percaya dengan pertanyaan Siwon. Terdengar seperti ironi baginya. Sebelumnya Siwon menciumnya bahkan tanpa mengatakan apa pun dan kini ketika Kyuhyun memintanya, Siwon malah mempertanyakan alasannya.

“Kenapa kau menciumku kemarin?” sahut Kyuhyun.

Siwon tersentak. Oh, Kyuhyun membalikkan pertanyaannya. Well, mungkin Siwon tidak harus mempertanyakannya. “Aku hanya…! Oh, ya Tuhan. Kyuhyun, kau benar-benar tidak mabuk saat memintanya?”

Kyuhyun mendengus jengkel. Ia melempar remote televisi ke sisi lain sofa dan bangkit. Kini Kyuhyun berdiri tepat di hadapan Siwon. “Apa kau ingin memeriksa kadar alkohol dalam tubuhku untuk memastikannya?” gumamnya pelan.

Siwon menatap Kyuhyun dengan seksama. “Bukan itu.”

“Lalu kenapa kau terus mempertanyakannya? Sebelumnya kau dengan bebas menciumku begitu saja, bahkan kau tidak bertanya terlebih dahulu. Lalu kenapa sekarang, saat aku memintamu melakukannya, kau malah terus bertanya hal tidak penting?”

Siwon menghembuskan nafas perlahan. Ia mengeluarkan tangannya dari saku celana. “Aku meminta maaf untuk hal itu. Benar-benar maaf. Aku bertindak tidak sepatutnya. Tapi aku tidak menyesalinya. Aku ingin menciummu lagi. Tapi, saat kau tiba-tiba memintaku melakukannya, itu sangatlah tidak terduga. Sebelumnya kau sangat marah padaku, Kyuhyun. Lalu jika aku menciummu lagi, malam ini, tidak ada jaminan besok pagi kau tidak akan kembali marah padaku.”

Kyuhyun tidak mengatakan apa pun. Dia masih memperhatikan Siwon dengan serius. Perlahan, tangan Siwon terangkat dan menyentuh rambut Kyuhyun dengan hati-hati. Ia sedikit merapikannya. Siwon tidak tahu kenapa Kyuhyun sangat bersikeras memaksanya untuk menciumnya. Jujur saja, dengan semua interaksi mereka selama ini, Siwon berpikir kalau Kyuhyun akan menghindarinya setelah mengetahui tentang semua masalahnya –termasuk tentang seksualitasnya.

Tapi pria itu tidak berusaha untuk menghindarinya. Mungkin karena mereka adalah tetangga dan secara professional pekerjaan, Kyuhyun tidak akan bisa menghindari Siwon. Lalu bagaimana dengan ciuman itu? Kenapa Kyuhyun memintanya? Oh, Siwon tidak bisa mengerti dengan apa yang tengah dipikirkan oleh Kyuhyun.

Siwon menghembuskan nafas panjang.

“Aku menciummu karena aku menyukaimu,” ucap Siwon lembut seraya mengembalikan posisi kacamata Kyuhyun yang sedikit turun. “Lalu apa alasanmu?”

Dengan cepat, satu tangan Kyuhyun menyentuh tangan Siwon yang masih memegangi bingkai kacamatanya dan tangan lainnya menarik wajah Siwon hingga ia bisa mencium bibir sang penulis. Mata Siwon membulat ketika Kyuhyun tiba-tiba menciumnya begitu saja. Hanya untuk beberapa detik, sebelum Kyuhyun mengakhiri ciuman singkat tersebut.

Kyuhyun menatap Siwon dengan begitu dekat.

“Karena kau menyukaiku,” bisik Kyuhyun.

Jawaban Kyuhyun sangat tidak terduga oleh Siwon. Itu bukanlah jawaban yang dicari oleh Siwon, tapi untuk saat ini jawaban itu sudah cukup baginya. Kemudian Siwon menangkup wajah Kyuhyun untuk mencium bibir sang editor.

Kali ini, Siwon mencium Kyuhyun dengan sungguh-sungguh.

*****

Kyuhyun benar-benar sudah gila.

Well, ia menganggap kalau dirinya sudah gila sejak ia meminta Siwon untuk menciumnya. Dan dengan secara agresif, Kyuhyun terus berdebat dengan Siwon kenapa pria itu malah mempertanyakan alasan permintaannya. Heck, dalam pikiran Kyuhyun, dirinya terus menyuruh untuk tutup mulut. Menghentikan semua omong kosong tersebut.

Kyuhyun mungkin bisa saja menyalahkan alcohol, tapi ia tahu bahwa itu hanyalah kebohongan. Dia sendiri yang mengatakan bahwa ia mempunyai kadar toleransi yang cukup tinggi terhadap alcohol. Dua botol soju tidak akan cukup membuatnya mabuk.

Dan, ketika Siwon mulai meminta maaf –dengan bersungguh-sungguh– Kyuhyun tidak tahu apakah dia harus mundur dan mengatakan bahwa itu hanyalah kesalahan atau dia harus…

Oh, persetan dengan semua itu!

Kyuhyun membalas ciuman Siwon. Bibir pria itu menyapu lembut dan melumat perlahan. Ini adalah sensasi ciuman yang begitu berbeda. Begitu berbeda dibandingkan saat Kyuhyun mencium Min Hyun atau beberapa mantan kekasihnya terdahulu. Bahkan sangat berbeda ketika kemarin Siwon menciumnya pertama-kali –sebanyak tiga kali.

Tangan Kyuhyun menekan kuat bagian leher Siwon dan membawa kedua tubuh mereka bertemu. Hell, Kyuhyun bisa merasakan bagian dada bidang Siwon dan bagian perut ratanya di tubuhnya. Bahkan untuk area private.

Fuck!

Siwon menciumnya semakin penuh gairah. Mulut mereka terbuka dan lidah Siwon mulai mengeksplor mulut Kyuhyun. Kacamata Kyuhyun sedikit menekan bagian pipi Siwon, tapi pria itu mengabaikannya. Kyuhyun terlihat begitu sexy dengan kacamatanya. Oh, mungkin juga dengan karena ekspresi wajahnya saat ini.

Siwon membuka matanya dan ia bisa melihat wajah Kyuhyun yang bersemu merah muda. Shit, sang editor benar-benar sexy.

Siwon menarik bibirnya –menghentikan ciuman mereka untuk sejenak. Ia memperhatikan wajah Kyuhyun dengan lebih seksama. Seulas senyum terpatri di wajah Siwon. Dengan ibu jarinya, Siwon mengusap lembut pipi Kyuhyun.

Kyuhyun menatap balik Siwon. Pria yang baru saja menciumnya lagi. Kali ini karena permintaannya dan Kyuhyun tidak merasakan sedikit pun rasa penyesalan. Itu adalah ciuman terbaik yang pernah dirasakan oleh Kyuhyun selama hidupnya. Ciuman dari seorang pria yang tidak lain adalah penulis VIP tempatnya bekerja.

Oh, Kyuhyun benar-benar mengabaikan sikap professionalitasnya. Lagi! Terlebih ketika ia yang mencium Siwon untuk ketiga-kali malam ini.

*****

Siwon terbangun di tempat tidur yang terasa asing baginya. Ia membuka mata perlahan dan menyadari bahwa ia tidak berada di kamarnya sendiri. Sedikit menoleh, Siwon melihat sisi lain tempat tidur tersebut. Siwon melihat dengan begitu nyata ada seorang pria yang masih tertidur lelap dengan posisi sedikit miring ke arahnya hingga Siwon bisa memandang wajah pria itu.

Hell!! Apa pun yang terjadi semalam, Siwon tidak tahu bagaimana ia bisa berakhir di tempat tidur. Yang ia ingat hanyalah aroma dan sensasi hangat tubuh pria yang menyelimutinya hingga membuat Siwon kesulitan bernafas. Secara harfiah.

Siwon sedikit memiringkan tubuhnya. Ia memperhatikan pria itu dengan lekat. Pria yang menjadi editornya. Pria yang baru saja bercerai dari istrinya. Pria yang meminta Siwon untuk menciumnya.

Dengan sedikit bekas garis di bagian sisi matanya –karena kacamatanya, Siwon menyukai pemandangan ini. Di mana Siwon bisa melihat sisi seorang Cho Kyuhyun yang begitu intim karena hanya dua orang di dunia ini yang bisa atau pernah melihatnya.

Choi Siwon dan Kang Min Hyun.

Dan Siwon tidak percaya kalau ia harus menahan perasaannya karena teringat bahwa wanita bernama Kang Min Hyun menghabiskan enam tahun di tempat tidur yang sama dengan Kyuhyun.

“Kau tidur di sisinya.”

Siwon terdiam. Ia masih memandang Kyuhyun yang masih terpejam, namun sepertinya pria itu sudah bangun sejak lama. “Kau selalu tidur di sisimu? Sejak kalian pisah rumah hingga hari ini?”

Perlahan mata Kyuhyun terbuka. Siwon bisa melihat mata coklat itu. “Ada begitu banyak kebiasaan yang tidak mudah hilang,” gumam Kyuhyun.

“Tentu saja. Tapi apa kau marah padaku?”

“Sisi itu akan selalu kosong.”

Tangan Siwon terulur dan menyentuh kepala Kyuhyun. Jemarinya bergerak perlahan di antara surai rambut lembut Kyuhyun.

Setelah apa yang terjadi semalam, ada begitu banyak hal yang harus mereka bicarakan. Terutama Siwon harus mencari jawaban atas apa yang dirasakannya selama ini terhadap Kyuhyun. Secara jelas, Siwon mengatakan bahwa ia menyukai Kyuhyun tapi sebesar apa? Siwon mencium pria itu –berulang kali hingga mereka tidur bersama satu tempat tidur.

Walaupun tidak terjadi apa pun, tapi Siwon tidak bisa membohongi dirinya. Setelah limabelas tahun.

“Hari ini, bisakah kau tidak perlu bekerja?”

*****

Yoon membuka pintu ruangan Kyuhyun dan mengernyit ketika ia mendapati bahwa ruangan itu kosong. Yoon menutup pintunya kembali dan menghampiri Gil yang sedang berbicara dengan dua editor.

“Sunbae, Kepala Editor tidak masuk kerja?” tanya Yoon.

Gil menoleh pada Yoon lalu melirik ruangan Kyuhyun yang kosong. Ia menghela nafas pendek. “Kepala Editor berhak mendapatkan hari libur setelah apa yang terjadi dalam beberapa hari kemarin, bukan?”

“Cuti?”

“Tidak, Yoon. Kepala Editor hanya mengatakan bahwa ia akan mengurus sesuatu. Bersifat personal. Kenapa? Apa tentang revisi naskah?” tanya Gil.

Yoon mnenggeleng. “Bukan tentang itu. Hahh… Aku akan mengirim email saja.” Kemudian Yoon kembali ke meja kerjanya.

Gil menarik nafas lalu melirik ruangan Kyuhyun sekali lagi. Sebenarnya ia juga sedikit terkejut ketika pagi tadi mendapatkan email dari Kyuhyun yang mengatakan bahwa hari ini dia tidak akan masuk kerja dan meminta Gil mengurus beberapa hal di kantor.

Selain sakit atau karena urusan keluarganya, Kyuhyun tidak pernah mengambil hari libur. Bahkan jika dia harus mengurus masalah pribadinya, Kyuhyun akan tetap datang ke kantor walaupun hanya untuk beberapa jam.

Tapi hari ini begitu berbeda. Kyuhyun tidak mengatakan alasan jelas kenapa ia tidak masuk. Bahkan ketika Gil berusaha menghubunginya untuk bertanya apakah Kyuhyun kembali sakit atau ada hal lainnya, sang kepala editor hanya mengatakan bahwa ada sesuatu yang begitu penting untuk diselesaikannya.

Gil tidak bertanya lebih jauh lagi. Walaupun ia sudah mengenal Kyuhyun cukup lama, tapi hubungan mereka hanyalah sebatas rekan kerja. Jadi, apa pun yang harus dilakukan Kyuhyun hari ini, Gil hanya berharap yang terbaik.

*****

Donghae mendengus jengkel. Ponsel Siwon sama sekali tidak bisa dihubungi. Dan saat ia mendatangi apartment Siwon, Donghae mendapatinya kosong. Itu artinya Siwon pergi ke suatu tempat, tanpa memberitahunya sama sekali. Dan bodohnya, Siwon pergi dengan tidak mengendarai mobilnya.

Entah dia pergi ke mana, tapi Siwon tidak mungkin pergi dengan menggunakan transportasi umum dengan situasi terkait sasaeng fan. Asumsi Donghae, Siwon pasti pergi dengan orang lain.

Tapi dengan siapa?

“Donghae-sshi…”

Donghae berbalik dan melihat seorang suster berada di ambang pintu. “Ya, suster?”

“Dokter Song ingin bicara dengan anda. Terkait kondisi Nyonya Ahn.”

Donghae mengangguk kecil, lalu suster tersebut menutup pintu. Meninggalkan Donghae di kamar rawat tersebut. Sang agent memasukkan ponselnya ke dalam saku jeansnya. Kemudian ia berjalan mendekati ranjang rawat. Donghae memandang wanita yang masih lelap dalam tidurnya.

Perlahan, Donghae menarik nafas. “Ajhumma, kau mungkin perlu berdoa untuk putramu itu. Jika dia kembali dari ia pergi entah ke mana dan dia sama sekali tidak bisa memberikan penjelasan yang masuk akal, aku akan memukulnya. Mungkin cukup keras hingga dia harus ke rumah sakit.”

Tapi sepertinya itu akan mustahil. Siwon pasti akan mencari cara untuk lepas dari amukan kemarahan Donghae. Namun entah penjelasan apa yang akan Siwon berikan nanti.

“Aku akan kembali lagi setelah bicara dengan dokter Song.”

*****

Kyuhyun berjalan perlahan di jalan setapak. Di sekelilingnya saat ini, sejauh mata memandang hanya ada pepohonan yang menjulang tinggi. Dan ini pertama-kalinya, Kyuhyun mengetahui tempat tersebut. Tapi ia tidak menyangka kalau Siwon mengetahui tempat tersebut, terlebih pria itu lebih sering menghabiskan setengah usianya di luar negeri dibandingkan di Korea.

Setelah mengantarkan beberapa buku cerita ke sekolah Jun, Siwon membawa Kyuhyun ke salah satu hutan lindung di provinsi Gyeongi. Tidak terlalu jauh, walaupun mereka harus menghabiskan hampir empat jam perjalanan. Tidak banyak wisatawan yang datang karena hutan tersebut lebih dikhususkan untuk area observasi lingkungan.

Dan rasanya sudah begitu lama, Kyuhyun pergi ke tempat seperti ini sekedar untuk liburan singkat. Bahkan liburan terakhir Kyuhyun –dengan Min Hyun dan Jun– sekitar empat tahun lalu. Untuk merayakan ulang tahun Jun. Mereka hanya pergi ke pantai di Ganeung dan menyewa villa selama dua hari. Setelah itu, Kyuhyun dan Min Hyun terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.

Kyuhyun menoleh ke belakang di mana Siwon sedang menerima telepon. Mungkin kenalannya di luar negeri karena sepanjang percakapan, Siwon meresponnya dengan bahasa inggris. Selain itu, sang penulis terlihat senang menerima panggilan tersebut. Sejak ia mengeluarkan ponsel dan melihat siapa yang menghubunginya, senyum Siwon tidak pernah hilang.

Kyuhyun kemudian memandang lurus ke depan dan terus berjalan ke mana jalan itu akan menuju. Lagipula Siwon juga tetap berjalan di belakangnya, jadi Kyuhyun tidak terlalu takut kalau dia akan tersesat.

Setelah berjalan hampir setengah jam –oh, Siwon masih belum mengakhiri percakapannya dengan seseorang di seberang telepon– Kyuhyun bisa melihat ujung jalan setapak itu. Dengan mempercepat langkahnya, Kyuhyun bisa melihat sebuah padang luas. Sepertinya ini adalah ujung hutan tersebut, karena sepanjang mata Kyuhun memandang hanya terhampar luas padang yang lebih banyak ditumbuhi oleh bunga-bunga liar.

Tanpa sadar Kyuhyun tersenyum lebar. Ini adalah pemandangan yang tidak pernah dilihat oleh Kyuhyun sebelumnya.

“Kau menyukainya?” bisik Siwon di telinga Kyuhyun.

Sedikit terkejut, Kyuhyun mendorong Siwon menjauh. Siwon tidak terlihat marah, malah ia tertawa kecil. Kyuhyun mendengus. “Kupikir kau masih sibuk bicara dengan siapa pun itu.”

“Hanya ibuku. Maaf, jika aku terkesan mengabaikanmu,” ujar Siwon.

Kyuhyun menatap Siwon dengan lekat. “Ibu angkatmu?” Ia masih ingat kalau Siwon diadopsi oleh sebuah keluarga yang membawanya ke Amerika. “Kalian jarang bicara?”

Siwon tersenyum pada Kyuhyun lalu berjalan menuju tengah padang. Kyuhyun yang kali ini mengikutinya. “Kami sering bicara. Tapi karena hampir tiga tahun aku tidak pulang. Jadi, setiap kali Ibu menghubungiku, biasanya kami bicara panjang. Dan seperti biasa, dia akan mengerutu karena aku tidak pulang dan lebih sering berpindah-pindah negara.”

“Oh. Tapi, bukankah sebelumnya kau mengatakan akan mematikan ponsel agar Donghae tidak bisa menghubungimu?” tanya Kyuhyun lagi.

Siwon berbalik dan menatap Kyuhyun lalu tersenyum tipis. “Aku memblokir kontaknya untuk sementara. Aku tidak mungkin sepenuhnya mematikan ponsel.”

Tangan sang penulis terulur untuk menyentuh rambut Kyuhyun yang sedikit berantakan karena angin yang berhembus. Kyuhyun terlihat begitu tampan. Terlebih dengan pakian kasualnya. Dengan sedikit memaksa, Siwon memilihkan pakaian yang harus dipakai oleh Kyuhyun. Sebuah tshirt polos dipadu dengan kemeja flannel dan jeans. Tapi karena Kyuhyun tidak mempunyai banyak sepatu sneaker, Siwon meminjamkan salah satu miliknya.

Oh, tak lupa Siwon menekankan kalau Kyuhyun harus memakai kacamata hari ini.

Siwon sedikit merapikan rambut hitam Kyuhyun, tapi angin yang akhirnya menang. Jadi, Siwon membiarkannya saja. Toh, Kyuhyun malah jauh terlihat natural dengan penampilannay saat ini.

“Kau terlihat begitu menawan,” puji Siwon.

Hanya sebuah pujian singkat, tapi memberikan efek besar pada Kyuhyun. Wajahnya terasa menghangat dan ia hanya berharap kalau tidak memerah. Itu akan sangat memalukan. Bagimana bisa dengan sebuah pujian kecil dari seorang pria, membuat Kyuhyun terbuai?

Kemudian Kyuhyun menarik nafas perlahan. Ia mengabaikan pujian itu –dengan susah payah. “Siwon, apa alasanmu membawaku ke sini?”

“Kupikir kau butuh liburan singkat,” tukas Siwon.

Satu alis Kyuhyun terangkat. Huh? Benarkah hanya itu saja? Jika Siwon ingin mengajaknya pergi ke tempat ini untuk liburan singkat, bukankah mereka bisa pergi di akhir pekan. Bukan pada hari kerja di mana Kyuhyun yakin ada begitu banyak pekerjaan yang menumpuk di meja kerjanya.

Kyuhyun sudah protes pada Siwon, tapi pria itu terlalu keras kepala. Termasuk ketika ia memilihkan pakaian Kyuhyun. Dan ketika Siwon memaksanya untuk memakai kacamatanya. Hell, Kyuhyun memakainya hanya ketika ia bekerja atau saat matanya sudah terlalu lelah. Bukan berarti Kyuhyun akan selalu membutuhkan kacamata. Saat ini kondisi matanya masih cukup baik.

“Siwon, katakan alasan yang sesungguhnya.”

Siwon hanya tersenyum tipis lalu ia melanjutkan berjalan menuju sebuah pohon besar yang terletak hampir di ujung padang tersebut. Kyuhyun kembali mengikuti sang penulis. Ia juga melihat pohon besar tersebut. Cukup besar hingga usianya mungkin sudah puluhan tahun.

Ketika mereka sampai di pohon tersebut, Siwon menyentuh batang pohon tersebut.

“Di sini aku menyimpan sesuatu yang sangat penting,” ucapnya. Lalu Siwon sedikit berjongkok dan mencari sebuah celah di antara akar pohon tersebut.

Kyuhyun hanya memperhatikan pria itu penasaran. Tak lama, Siwon mendapatkan sebuah kotak yang dicarinya. Ia berbalik dan menunjukkannya pada Kyuhyun.

“Sebuah kapsul waktu yang kusimpan sebelum aku pindah ke Amerika,” tutur Siwon.

Kyuhyun masih belum mengatakan apa pun karena dia tidak mengerti dengan maksud Siwon membawanya ke tempat ini dan menunjukkan kapsul waktu miliknya. Siwon menatap Kyuhyun lalu menyodorkan kotak yang terlihat tua itu pada Kyuhyun.

“Di sini tersimpan masa lalu Choi Siwon berusia delapan tahun. Dan aku ingin kau yang membukanya pertama-kali.”

*****

NOTE: Hai… saya telat lagi. Tapi kali ini saya punya alasan yang valid. Karena minggu kemarin laptopnya kembali rusak dan harus ganti lcd. Dan sebenarnya chapter ini seharusnya “explicit”, tapi karena mood nulis jadi buyar karena nunggu kelar service, akhirnya gak jadi…

Maaf yaa.. Chapter explicitnya ditunda dulu

 

Advertisements

30 thoughts on “[SF] Two of Us – Chapter 22

  1. Hubungan mereka makin dekat aja. Bahkan Kyuhyun sampe mangabaikan pekerjaannya. Kyu makin nyaman saja dengan Siwon.
    Ditunggu lanjutannya…

  2. Finally yang di tunggu update juga…

    Ribet ya choi siwon, giliran kyuhyun minta kiss harus debat dulu. Kemarin kemarin padahal dia yang nyosor duluan 😁

    Kalau ibu angkat siwon yang di Amerika berarti yang di Rumah Sakit ibu kandungnya? tapi apa siwon tahu tentang ibu kandung nya itu?

  3. cie cie yag sdang kencan….si kyuhun udah mlai mmbka hati unuk siwon kyaknya.kira” sperti ap msalalu siwo ya???

  4. Thanks for the update..

    Siwon yg semakin terbuka tentang kehidupan masa lalunya yg agak misteri & ingin berkongsi dgn kyu menunjukkan dia bersedia utk lebih dekat dgn kyu

  5. Yeyyyyy y…senangnya pagi gini udh baca yg senang 2 dari WonKyu.Jadi bikin mood makin baik.
    Sepertinya hubungan WonKyu makin dekat .Siwon juga sudah mulai membuka tentang dirinya.Hmmmm…semoga berjalan lancar.
    Sering banget tengok2 ini…lihat apa udh update . Sepertinya mmng sangat ditungguin kelanjutan ff’y.

    Jeongmal gumawo eonni…
    fighting!!!!!

  6. Argh!! Menegangkan… Aku pikir akan terjadi yang iya iya.. Ahh… Manisnya hubungan mereka…
    Makin penasaran sama pejalanan ksah mereka. Romatis… Siwon mau buka masa lalunya… Apa ya?? Apa tentang kehidupan seksual ya?? Keluarga nya? Ahh pokoknya itu masa lalu siwon yang akan membuat mereka semakin dekat dong…
    Aduh… Makin penasaran dech.. M

  7. lumayan maju bngt perkembangan hubungan wonkyunya,dan kyuhyun udh ga terlalu malu2 lagi dan cukup di bilang g tau diri karna maksa minta di cium,wkwkw,dan malah nyium duluan karna siwon terlalu lamban pd akhirnya
    oh,kapsul waktu,mudah2n ga bikin sedih part depannya,tp kayanya si sedih,

  8. Wadaaaw ciumannya sedahsyat apa ini dari ruang tamu jadi pindah ke kamar pake tidur bareng lg. Ku senang! Hahaha. Progressnya wah banget di chapter ini luv bgt deh. Hihi. Siwon udah mulai terbuka bgt ya sama kyuhyun sampe ngebawa kyuhyun ke tempat dimana dia nyimpen time capsul miliknya… hm :”)

  9. Mereka udah saling melumat gitu tp belum ada hubungan yang lebih? Aduuhh kalian inii.. kkkkk
    masih penasaran sama masa lalu siwon..
    ditunggu chap explicitnya

  10. ciuman! tidur seranjang! liburan singkat bareng!
    hubungan mereka akhirnya berjalan maju lumayan banyak. yah walopun rasanya tetep belum puas!
    kira kira apa rahasia choi siwon umur delapan tahun. sweet banget dah kyuhyun jadi orang pertama yang bakal tau alesannya.
    sweettttttt. ditunggu ekplisitnya yaaaa. cepet update andierasshi

  11. Finally mereka dating dan third kissnya nyerah….. Sweaty bgt..
    Very curious ama masa lalu siwon plus explisit chapnya 😊

  12. Wah unnie ini daebak sekali..
    Ditunggu kelanjutan chap ekplisitnya ya
    Seneng ngeliat kyuhyun semakin nyaman dengan siwon itu artinya ada jaminan buat mereka cepet bersatu apalagi uda seranjang jugag ya walaupun ga melakukan apa apa hihihi
    Tapi kyuhyun nurut2 aja yee sama peemintaannya siwon aigo manisnya kyuhyun
    Semoga aja mereka cepet bersatu

  13. Hubungan wonkyu semakin ada kemajuan nich….
    Meskipun mrk msh menerka” sbnernya perasaan sprt apa yg mereka miliki tp semakin kesini hubungan mrk menunjukkan ke yg lbh baik, makin gak sabar kapan wonkyu bs bersama…

  14. Aku gemes kak. Mereka kencan gitu aku kira kyu bakal marah marah lg kayak yg siwon bilang.

    Siwon punya ibu angkat. Dan ibu kandungnya di rumah sakit. Penasaran.

    Makasih untuk updatenya kak. Semangat terus.

  15. Walo gak sampe rate M..
    Melihat perkembangan hubungan mereka yang semakin maju, gpp deh..
    Mana udah tidur berdua, momennya sweet..
    Saat siwon minta kyu g kerja dan diikuti kyu juga,berarti dah punya hati sama siwon mungkin rasa nyaman kali ya..
    Kyu akan tau soal siwon?
    Gak sabar chap depan, apdet pas siwon kelar wamil boleh juga hehehe

  16. wondering whether in hospital that one is Siwon blood related mom??? Love to see both Siwon and Kyuhyun interaction… Kyuhyun is getting daring now, asking kiss from Siwon and wow they sleep together. Happy to see Siwon start to open up his private life to Kyuhyun. Pls update soon ya, can’t wait to read next chapter

  17. wah ga percaya kyu meminta nya duluan malah siwon sekarang yg ragu wkwkww.rahasia apa yang di simpan siwon sampai 8 tahun ya ditunggu lanjutannya ya

  18. 😍😍😍😍😍 kiss nya udh mulai berani, kyu udh mulai ada rasa suka yach. gk sabar baca part selanjutnya … 😄😄😄😄😄😄

    cepet di lanjut yach de … 😘😘😘

  19. manis abiiiis..
    siwon yg tiba2 kaget gara2 kyu mnta dicium n langsung nyium duluan..tp akhirnya mendominasi jg..
    kyu yg jadi nurut apa semua kata siwon..
    aaaaah..senangnya..benih2 cinta udh pd muncul..cuman blm pada yakin ajh..
    ga sabar nunggu kelanjutannyaaa..terutama chap explisit *eh.. xixixiii..
    makasih diera..

  20. aduuh senang liat hubungan mereka makin dekat, kyuhyun juga gak canggung lagi..
    semoga kedepannya hubungan mereka baik2 aja yaaaa..
    next chapter jan terlalu lama ya thor..
    keep fighting and writing

  21. Sering bgt lihat udah nongol belum..
    Ciuman tanpa alasan yg bikin deg..deg..
    Siwon dh membuka diri ma kyu,penasaran ma masa lalunya berharap gk lama2 nunggunya.

  22. Yuhuiii… udah makin deket aja nih sampe2 Kyu berani nyosor duluan nih. Mereka makin nyaman satu sama lain trus pake acara liburan bareng lagi… Makin sweet aja nih. Siwon jg makin percaya sm Kyu bahkan dia ngasih time kapsul ttg masa lalu dia agar Kyu tau.
    Ditunggu update-nya lagi asap ya moga2 pas Siwon keluar dr wamilnya

  23. ciaatt.. akhirnya Kyu ‘ketagihan’ jg yaa sma ciuman Siwon XD
    dan Siwon sih dgn senang hati lah ngelakuin nya wkwk
    aah seneng deh klo udh dket kyk gini, jdi Kyu ada temen gitu buat jdi ‘sandaran’ dia sejak cerai dri Min Hyun hoho
    jdi yg koma itu ibu kandung nya Siwon? tpi kok bisa diadopsi? msih tanda tanya nih soal keluarga Siwon :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s