[SF] Two of Us – Chapter 15

Chapter 15

Kyuhyun tersenyum.

Untuk pertama-kalinya dalam minggu ini. Setelah hari-hari yang dilaluinya dengan rasa sakit dan rasa bosan. Kemarin Min Hyun menghubunginya dan mengatakan bahwa Jun ingin bertemu. Itu pun karena Jun mengetahui kalau Kyuhyun sempat sakit.

Jadi, hari Minggu ini mereka bertemu di taman bermain. Bukan sesuatu yang diinginkan oleh Kyuhyunm tapi paling tidak, jika mereka bertemu di ruang publik seperti ini suasananya tidak akan terlalu canggung. Ini adalah pertama-kalinya bagi mereka pergi bersama setelah perceraian.

“Kau terlihat lebih baik,” ucap Min Hyun.

Kyuhyun menoleh dan menggumam pelan. Kemudian ia kembali memandangi Jun yang sibuk bermain di area sandbox bersama beberapa anak lainnya. “Sudah jauh lebih baik,” tuturnya.

“Aku dengar kau juga tidak masuk kantor selama satu minggu. Apa sakitnya begitu parah? Tapi tetangga baru itu bilang kau hanya punggungmu terbentur, tapi tidak parah.”

Kyuhyun terdiam sejenak. Ia menarik nafas perlahan dan menatap Min Hyun yang duduk di sebelahnya dengan lekat. “Awalnya tidak begitu parah. Kupikir hanya cukup minum obat penghilang rasa sakit saja, rasa sakitnya akan hilang. Tapi sepertinya aku terlalu meremehkan kondisiku. Jadi, dia mengantarkanku ke dokter.”

“Oh.”

“Dia bilang kau datang untuk mengambil pakaian Jun.”

Min Hyun mengangguk. “Kupikir kau sudah pergi ke kantor waktu itu, jadi aku datang.”

Kyuhyun mendesah lalu menyandarkan punggungnya di kursi. “Seharusnya kau menghubungiku jika kau ingin mengambil pakaian Jun. Aku bisa menyiapkannya. Jika kau datang seperti itu…” Ucapannya terhenti sejenak. Oh, Kyuhyun hampir saja salah bicara. “Aku bukan ingin melarangmu datang. Rumah itu pernah menjadi rumahmu, jadi kau bisa datang kapan saja. Hanya saja, dengan status kita saat ini, kita juga perlu saling menghormati privasi, bukan?”

“Aku mengerti,” ucap Min Hyun pelan. “Maaf, aku tidak akan melakukannya lagi.”

Oh, rasanya sekarang Kyuhyun yang menjadi orang jahat.

“Tidak perlu sampai meminta maaf begitu,” gumam Kyuhyun.

Min Hyun dan Kyuhyun terdiam. Mereka hanya memandangi putra mereka yang sedang bermain dengan anak-anak lain yang belum dikenalnya. Tapi Jun tidak mempunyai masalah terkait kemampuan sosialisasinya. Atau mungkin itu adalah kelebihan dari anak kecil. Mereka akan lebih mudah berinteraksi –bahkan dengan orang asing– hanya dengan sebuah kesenangan.

Berbeda dengan orang dewasa. Terutama Kyuhyun.

“Mengenai hak asuh Jun…” ucap Min Hyun tiba-tiba. Kyuhyun bergumam. Well, ini adalah salah satu alasan Min Hyun mengajaknya untuk bertemu. “Pengacaraku bilang kemungkinan besar hak asuh itu akan jatuh padaku.”

“Pengacara Kim juga mengatakan hal yang sama,” gumam Kyuhyun. Matanya tidak terlepas dari Jun. “Dia juga mengatakan bahwa aku harus memintamu untuk mengatur jadwal pertemuanku dengan Jun di luar persidangan. Jika mengikuti putusan hakim, kemungkinan aku akan sulit bertemu dengan putraku sendiri.”

Min Hyun berjengit. Ia sedikit meremas kedua tangannya dengan keras. “Dalam satu bulan empat kali di setiap akhir minggu.”

Kyuhyun mendengus. “Empat kali dalam satu bulan. Apa bahkan jika aku menemuinya di sekolah, pengacaramu bisa menuntutku?”

“Aku tidak…”

Kyuhyun menatap Min Hyun dengan lekat. “Han Pyo bertemu dengan pengacaramu, bukan?”

“Kyuhyun…”

“Aku tidak terkejut. Tapi mungkin sedikit. Setelah apa yang dilakukannya sebelumnya, kau bahkan tidak bisa menahannya untuk tidak mencampuri urusan Jun. Terkadang aku merasa bahwa apa yang dilakukannya seperti seorang ayah yang sedang memperjuangkan hak atas anaknya.”

Min Hyun sontak menatap Kyuhyun dengan nanar.

“Tentu saja, itu adalah pemikiran yang rendah,” lanjut Kyuhyun. “Aku tahu persis bahwa Jun adalah putraku. Keinginanku, Jun akan tinggal bersamaku selama sepuluh hari di akhir bulan. Dibandingkan hanya empat hari. Apa statusku sebagai ayah hanya tercatat di kartu keluarga saja? Kurasa itu cukup sepadan, bukan? Karena dia adalah putraku juga.”

Kemudian Kyuhyun berdiri. Ia akan berpamitan pada Jun. Walaupun pertemuan ini cukup singkat

“Dan aku harap kau tidak berkonsultasi dengan pengacaramu ataupun Han Pyo mengenai keinginanku tersebut. Ini adalah masalah putra kita, orang asing tidak mempunyai kepentingan apa pun. Pikirkan hal itu baik-baik Min Hyun.”

Lalu Kyuhyun berjalan menghampiri Jun.

*****

“DONE!!” seru Siwon setelah dia menyimpan draft bagian pertama yang berisi sekitar sepuluh chapter untuk novel terbarunya. Setelah ini, Siwon bisa mengambil waktu santai kurang lebih satu hingga dua minggu sembari melakukan research lanjutan. Kemudian ia bisa kembali meneruskan menulis.

Donghae yang tengah mengatur beberapa jadwal untuk promosi novel Siwon hanya meliriknya sekilas dan kembali berbicara dengan Jeon, perwakilan PR St. Heaven melalui sambungan telepon. Heck, apakah mereka bekerja selama duapuluhempat jam selama tujuh hari?

Siwon mematikan laptop dan menyimpannya kembali di laci brangkasnya. “Hae… Ayo pergi makan!”

Well, Siwon benar-benar tidak percaya dia menyelesaikan sepuluh chapter hanya dalam waktu tiga minggu. Itu pun dia sempat jeda selama hampir satu minggu kemarin karena mengurus Kyuhyun yang cidera. Biasanya, dalam waktu yang sama, Siwon hanya bisa menyelesaikan paling banyak tujuh sampai delapan chapter.

Hah… Pengorbanannya untuk tidak tidur selama beberapa hari membuahkan hasil.

Siwon kemudian berdiri dari kursi kerjanyadan menghampiri Donghae yang masih berbicara dengan Jeon. Ia melirik apa yang ditulis Donghae di catatannya mengenai promosi Siwon. Masih ada tertulis even fansign dengan question mark. Oh, Siwon masih belum memberikan keputusannya terkait event tersebut.

Siwon mendesah lalu duduk di kursi dekat Donghae. Ia menatap pria itu dengan lekat. “Event fansign itu…”

Ucapan Siwon menarik perhatian Donghae.

“Tunggu sebentar, Jeon-sshi.” Donghae menekan tombol hold pada layar ponselnya. “Kenapa dengan event itu?”

“Heaven bisa melakukannya. Tapi aku ingin hanya ada tigapuluh orang saja. Mereka mungkin bisa memikirkan bagaimana cara memilih tigapuluh orang tersebut tanpa menimbulkan masalah,” ucap Siwon.

Satu alis Donghae terangkat. “Kau yakin? Tigapuluh orang itu masih terbilang cukup banyak. Dan kalaupun ada sistem yang memilih siapa yang berhak mengikuti event itu, kita tidak bisa mencari tahu latar belakang orang yang terpilih itu. Bagaimana jika…”

“Well, aku yakin team PR Heaven bisa memikirkan cara yang paling aman. Kau bisa mengatakannya pada mereka.”

“Yakin? Kau masih mempunyai waktu hingga minggu depan, Siwon. Bukankah ini terlalu cepat? Hanya dua hari setelah pertemuan Jumat kemarin.”

Siwon hanya mengangguk kecil. Donghae menghela nafas pendek.

“Baiklah, terserah padamu.” Kemudian ia menekan tombol lagi dan berbicara pada Jeon.

Tak lupa, Donghae memberitahu Jeon tentang keputusan Siwon terkait event tersebut. Siwon sendiri hanya mendengarkan Donghae berbicara dan merespon ucapan Jeon.

Tigapuluh orang… Apakah masih terlalu banyak?

*****

Senin pagi, Kyuhyun memasuki ruangan kantor dengan tumpukan naskah di meja kerjanya. Namun, belum sempat ia melangkah masuk, Jeon menghampirinya. Pria itu mengatakan sesuatu yang memmbuat Kyuhyun sedikit terkejut karena terkait event fansign. Kyuhyun menyuruhnya untuk bicara sembari duduk.

Jeon mengatakan saat ia berbincang dengan Agent Lee Minggu kemarin lewat sambungan telepon, Agent Lee memberitahu keputusan Penulis Choi tentang event fansignt tersebut.

Penulis Choi menyetujuinya event tersebut, walaupun dengan beberapa syarat. Terutama terkait jumlah orang yang akan diundang dalam acara tersebut. Hanya tigapuluh orang. Itu memang bukan jumlah yang diharapkan oleh Kyuhyun.

Sebenarnya, terkait event fansign, Kyuhyun dan team PR berencana memang melakukannya secara tertutup. Kyuhyun menginginkan jumlah orang yang diundang sedikit lebih banyak dari angka yang diminta oleh Penulis Choi. Namun, sepertinya dengan jumlah yang terbatas ini, akan berdampak pada penjualan nanti. Itu pun jika team PR dan pemasaran bisa mengeksekusi event tersebut dengan baik.

“Tiga puluh orang. Itu jumlah yang cukup banyak. Terlebih kita tahu bagaimana pengalaman Penulis Choi terhadap event fansign. Lalu bagaimana cara pemilihan tigapuluh orang tersebut?”

Jeon bergumam pelan. “Kami akan memikirkan cara yang terbaik. Untuk saat ini, mungkin undian secara acak. Saat mereka membeli novel Penulis Choi, kita akan memberikan nomor undian pada pembelian satu buku. Jadi ketika mereka membeli ketiga novel trilogy tersebut, mereka akan mendapatkan tiga nomor. Itu masih ide sementara karena cara itu masih terlalu beresiko.”

“Itu benar. Satu orang bisa membeli banyak buku untuk meningkatkan kesempatan mereka terpilih. Terlebih dengan sasaeng fan Penulis Choi yang cukup ekstrem. Kurasa cara itu tidak bisa dilaksanakan. Bagaimana dengan pengundian melalui situs St. Heaven? Mereka bisa mengisi informasi pribadi hanya satu kali saja. Jadi, kita bisa melakukan sedikit penyelidikan latar belakang sebelum menentukan siapa yang mendapatkan undangan fansign. Itu akan mengurangi resikonya, bukan?” ujar Kyuhyun.

“Itu sepertinya bisa dilakukan. Saya akan mengadakan meeting lanjutan terkait event ini. Setelah semuanya siap, saya akan memberikan laporan lagi pada anda,” ucap Jeon.

Kyuhyun tersenyum tipis dan mengangguk. Kemudian Jeon meninggalkan ruangan kerja Kyuhyun. Sang kepala editor mengela nafas perlahan lalu melirik tumpukan naskah yang terabaikan selama satu minggu. Jeez… Seharusnya Kyuhyun langsung masuk kerja begitu ia merasa punggungnya jauh lebih baik dibandingkan dia harus tidak kerja selama satu minggu.

Kini, Kyuhyun harus lembur untuk menyelesaikan semua naskah itu jika ia menginginkan semuanya berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Kyuhyun memakai kembali kacamatanya. Ia mengambil satu naskah lalu dengan pena di tangannya. Kyuhyun memulai pekerjaannya.

*****

Kyuhyun hampir saja menabrak seorang pria yang terlihat seperti pengantar makanan ketika ia hendak keluar dari lift. Ia menunduk sedikit meminta maaf lalu berjalan menuju unitnya dengan sedikit lunglai.

Hari ini Kyuhyun terpaksa harus lembur karena dia harus menyelesaikan semua pekerjaannya yang tertunda selama satu minggu. Walaupun tidak semuanya selesai karena Heechul tiba-tiba menghubunginya. Dan ketika ia mengetahui Kyuhyun masih di kantor, Heechul langsung menyuruh Kyuhyun pulang. Well… dengan sedikit ancaman, tentu saja. Kyuhyun tidak akan mudah menurut begitu saja.

Kyuhyun menghembuskan nafasnya dan hendak memasukkan nomor kode pintu. Sampai ia dikejutkan dengan Siwon yang memperhatikannya di depan pintu unit apartmentnya. Sejak tadi, Kyuhyun memang terus berjalan menunduk dan sedikit mengabaikan situasi sekitarnya. Kyuhyun melihat ada sebuah kantung berisi makanan di tangan pria tersebut.

Oh, jadi pengantar makanan itu tadi…

“Hari ini kau lembur,” ucap Siwon.

Kyuhyun menggumam pelan. “Pekerjaanku menumpuk.”

Siwon memperhatikan Kyuhyun sedikit lebih lama sebelum ia menghela nafas. Lalu dengan sedikit isyarat gerakan kepala, Siwon menyuruh Kyuhyun masuk ke unit apartmentnya. Namun, sang editor hanya menatapnya tanpa ekspresi. Seolah tidak mengerti.

“Apa?” tanya Kyuhyun.

Siwon kemudian meraih pergelangan tangan Kyuhyun dan menariknya masuk ke dalam unit apartmentnya.

“Oh…! Tu-tunggu dulu!!” seru Kyuhyun.

Tapi Siwon tidak mendengarkan. Ia mendorong Kyuhyun masuk dan menutup pintu. Tanpa mengatakan apa pun, Siwon berjalan ke dalam meninggalkan Kyuhyun yang mendengus jengkel sembari melepaskan sepatunya.

Namun, jujur saja. Kyuhyun merasa sedikit canggung memasuki apartment Siwon. Pertama-kali dan terakhir kali, ia berada di apartment ini adalah karena kejadian ‘minuman’ itu. Sejak itu, Kyuhyun tidak pernah lagi memasuki apartment Siwon, walaupun sang penulis sudah berulang-kali memasuki apartmentnya.

“Kyuhyun…” panggil Siwon.

Kyuhyun mendesah lalu memasuki hallway. Ia berjalan menuju sumber suara Siwon. Well, pria itu terngah berada di meja makan sedang mengeluarkan beberapa kotak makanan yang dipesannya. Entah apa alasan pria itu menarik Kyuhyun ke dalam apartmentnya.

Kyuhyun berjalan mendekat. “Ada sesuatu yang ingin kau bicarakan?”

Siwon melirik Kyuhyun sekilas. “Kenapa kau berpikir bahwa aku ingin bicara?”

“Kalau bukan untuk bicara, lalu kenapa…mmfff!”

Siwon tersenyum tipis ketika ia berhasil memasukkan satu potong pajeon ke dalam mulut Kyuhyun. “Makan. Kau lembur dan aku yakin kalau kau belum makan malam.”

Kyuhyun mengunyah pajeon yang di dalam mulutnya itu perlahan. Wajahnya berubah masam. “Aku sudah makan malam,” gumamnya.

Siwon mendengus. Ia mengambil dua botol air mineral dari lemari pendingin dan menaruhnya di atas meja makan. “Aku tidak yakin. Duduk dan makanlah. Lagipula aku juga terlalu banyak memesan,” tukasnya sembari mengambil dua pasang sumpit.

Kyuhyun menaruh tasnya di lantai lalu duduk di salah satu kursi. Ia mengambil satu botol air mineral, membuka tutupnya dan meneguknya perlahan. Siwon menaruh sepasang sumpit di hadapan Kyuhyun, sebelum ia duduk di samping Kyuhyun.

“Makan malam dengan tteokppoki, seondae, pajeon dan fishcake? Ini bukan menu makan malam, Choi Siwon,” ujar Kyuhyun yang melihat beberapa kotak makanan yang lebih sering disebut sebagai snack dibandingkan menu makan besar. Walaupun Kyuhyun bisa melihat porsinya memang cukup banyak untuk dimakan seorang diri.

“Kenapa? Apa kau mau makan nasi? Aku punya. Mungkin cukup untuk dua porsi. Ah.. dan juga kimchi. Kau mau?”

Kyuhyun mendesah. Ia mengambil sumpit dan menatap Siwon yang mulai melahap tteok yang terlihat begitu pedas. “Tidak usah. Seperti yang sudah kukatakan, kalau aku sudah makan…”

“Aahh…” Siwon memasukkan tteok ke dalam mulut Kyuhyun. “Kau terlalu banyak bicara. Makan saja.”

“Bisakah kau membiarkan aku bicara sampai selesai?!” dengus Kyuhyun.

Siwon hanya menyeringai. Kali ini dia mengambil mangkuk plastic besar yang berisi fishcake. Oh, Kyuhyun tidak akan berargumen lagi dengan Siwon jika setiap kali ia membuka mulutnya, pria itu selalu menyuapinya makanan.

Kyuhyun memperhatikan Siwon yang sepertinya sedang menikmati snack tengah malamnya. Hell… Ini bahkan sudah terlalu larut untuk makan malam. Kyuhyun mengambil satu potong pajeon dan memakannya.

“Terkait event fansign…” Siwon menggumam dan menoleh pada Kyuhyun. “Kau yakin ingin melakukannya?”

Siwon mengangguk. “Aku sudah mengatakan akan melakukannya, bukan? Tigapuluh orang. Apa itu terlalu banyak?”

“Mengingat event fansign yang pernah kau lakukan, jumlahnya masih sedikit. Tapi apa kau yakin?”

Siwon mengunyah fishcake secara perlahan. Dari ekspresi wajahnya, Kyuhyun merasa kalau Siwon masih belum memikirkan event itu dengan matang. Lagipula sebelumnya Siwon dan Agent Lee meminta waktu hingga minggu depan. Tapi hari Minggu kemarin, Siwon sudah memberikan jawabannya. Itu masih terlalu cepat.

Kyuhyun mendesah. “Sebaiknya kau memikirkannya lagi. Aku akan mengatakan pada Jeon kalau keputusanmu kemarin belum pasti.”

“Lalu…” Siwon menaruh sumpitnya dan menatap Kyuhyun lekat. “Alasan apa yang kau berikan pada team PR? Lagipula bagaimana bisa kau yang menyampaikan hal itu pada mereka? Bukankah itu akan memunculkan kecurigaan?”

“Kecurigaan apa maksudmu?” tanya Kyuhyun dengan kening yang berkerut.

“Bagaimana bisa kau mengetahui kalau keputusanku belum pasti. Mereka pasti akan bertanya apakah kau bertanya langsung padaku dan membicarakannya.”

“Siwon, kita memang sedang membicarakannya saat ini.”

“Apakah kau ingin mengatakan kalau kita membicarakannya di apartmentku pada tengah malam sambil makan snack seperti ini? Terlebih jika team PR menghubungi Donghae.”

Kyuhyun membuka mulutnya, tapi ia terdiam. Oh! “Kau tidak memberitahu agenmu kalau kita bertetangga?”

Siwon menggeleng. “Awalnya aku berpikir untuk memberitahunya di saat waktu yang tepat. Tapi sekarang, aku pikir itu tidak perlu. Kita hanya bertetangga. Lagipula untuk urusan pekerjaan, itu adalah masalah lain. Ini apartmentku, terkait privasiku. Dan kalaupun Donghae tahu, dia tidak akan mengatakan apa pun.”

“Oh.. Kalau begitu kau yang menghubungi Jeon. Katakan padanya kalau kau ternyata masih membutuhkan waktu untuk memikirkannya. Selain itu juga akan memberikan sedikit waktu pada team PR bagaimana cara mereka mengeksekusi event tersebut,” tutur Kyuhyun.

Siwon kemudian hanya mengangguk. “Okay..”

*****

Advertisements

35 thoughts on “[SF] Two of Us – Chapter 15

  1. Yeeeah hanya tetangga…
    Tetangga rasa pacar jg boleh.. Hhhh
    Meskipun gak banyak moment Mereka tp tetep seneng bacanya… Uh kpn pacarannya???

    Ditunggu kelanjutannya Kaaaaaaaak….

  2. akhirnya kamu balik jg setelah sekian lama gk nongol. udah sembuh insomnianya? manis seperti biasanya^^ momen wonkyu pas barengan selalu bikin mesem sendiri. makasih loh karena udah update chapter 15. hwaiting!!

  3. Waaaa chapter baruuu uyeaaa >< gemay hehe. Iya ih siwon pikirin lagi aja terkain fanmeet nya… saesang nya kan serem gt udh kayak fans idol ;;; wkwk

  4. Waaaa chapter baruuu uyeaaa. aku sedi de liat kyuhyun yang kayak terancam ga bisa ketemu jun dengan bebas gara2 putusan pengadilan nanti.. itu lagi pacar atau apapun matan istrinya kyuhyun ikut campur urusan orang aja deh heu sebel. Tp dibalik kekesalan itu gapapa endingnya yang penting wonkyu snack date di tengah malam lol (Knp setiap aku nulis komen panjang suka kepotong y 😦 huhu)

  5. Kangen banget dengan ff ni, akhirnya lanjut…..
    Hubungan Kyu dengan Siwon semakin akrab saja hihi senangnya.
    Ditunggu lanjutannya…

  6. Akhirnya yang di tunggu update juga.

    Hanya tetangga ya?? Eemm, untuk sekarang mungkin hanya tetangga, kedepannya kan kita gak tau 😁

  7. ok,ini pendek,pendek sependek pendek nya,tp aku ttp bersyukur dengan kondisi kamu yng drop kemarin2 klo g salah km sempet gonta ganti dokter ya Die,tp km kembali dengan update ini,itu luar biasa,trus gimana km udh sembuh kan?semoga udh sehat ya#peluk Diera
    trus kenapa ini lamban bngt si buat wonkyu saling jatuh cinta?aku tu g sabar bnrn,tp iya juga si ya,masih part 15,hehe….sabar aja deh,siapa tau part depan mulai ada yng nyadar klo salah satu dr mereka udh ada yng jatuh cinta gt,eeeaaa

  8. Akhirnya nongol juga nih yg ditunggu2…Kyu sm Siwon kyknya udah g canggung lagi. Semoga kedepannya mereka bisa lebih deket lagi baik secara pekerjaan maupun kehidupan pribadi. Trus moga2 Jun juga bisa tinggal bersama tiap akhir bulan dan bisa jg mak comblang buat keduanya😀😀😄

  9. Walau singkat tapi moment indah…
    Mereka berdamai dan makan bersama
    Aku suka kata2 siwon yang terkesan mereka lebih dari tetangga biasa
    Wahh… Makin seru aja. Sumpah udah nunggu lama….
    Kangenya terobati

  10. “Kalau bukan untuk bicara, lalu kenapa…mmfff!”
    kirain di cium, ternyata disuapin makanan 😂😂
    ciye tetangga. tetangga rasa kekasih sih iya. wonkyu makin deket. tapi penasaran sama reaksi kyu sehabis yang di eksplisit chapter sebelumnya wkwk
    seneng banget cek blog ada two of us chapter baru. sehat selalu thor biar makin sering juga updatenya 😙😙😙

  11. Uwaaah..ternyata mereka masih canggung aja, gak sabar nunggu wonkyu mesra”an, makasih yaaaa buat authornya, ditunggu lajutannya…

  12. ah love yaaa

    setelah bolak balik buka wp akhirnya ada update.an bary. senangnyaaa

    sudah sembuh thor? sehat terus yah, biar bisa update kaya gini terus, tp yg panjang eheehhee

    momen mereka sweet sekali. membuatku jatuh cinta lagi dan lagi sama setiap tulisanmu😍😍

  13. Rindu ff ini akhirnya update jgg hehehe gomawoo diera unnie :*

    Oh ternyta yg dipakai alur lambatnya ya hehe walupun aku sangat berharap hubungan mereka lngsg terlihat jelas gitu tapi yasudahlah unnie uda update aja syukur alhamdulillah hehe

    Unnie btw chap scarcafe cuma sampe part yg itu aja ya soalnya ms menggantung banget menurut aku hehe

  14. Akhirnya setelah penantian panjang update juga.
    Thank u gomawo…
    Biasanya baca ff nya seminggu sekali ato mlh 2x seminggu tpi kmrin2 krna ga pernah update idup rasanya sepiiii… bikin galau.😁😁😁
    Moga waktu istrhtnya udah bisa diatur dengan baik ya. Insomnya ga kumat lagi biar lancar updatenya #modus 😄😄😄
    Skli lagi makasi dah update
    Tetap sehat🤗

  15. akglhirnya update juga..
    kyuhyun sudah sembuh ya..
    hubungan mereka lama” menjadi akrab ya
    ditunggu lanjutannya ya
    dan sehat selalu

  16. Akhirnya update nich….
    Siwon selalu perhatian sama kyuhyun dan smoga saja tu bs membuat mrk semakin dekat

  17. Yeaaayy akhirnya update jugaaaa..
    saking kangennya sama ni ff berasa dikit ya.. hehe
    Ciyeee yg hubungannya cuman tetanggaan.. kkkkk
    lanjut terus..

  18. Yang dtgu2 akhirnya update juga 😊😊😊
    Tapi kurang panjanggggg hihihi
    Duh pgn cpet2 liat wonkyu dket n pcran nih hihihi

  19. kpn mereka ada hubungan *ehmm pacaran, duh pengen banyakin moment romance nya wonkyu, kangennn merekaaa xoxo
    next thor^^

  20. Akhirnya setelah menunggu sekian lama…tapi ini kurang panjaaaaangggg…..
    Semangat buat chap selanjutnya…
    Tetap sehat buat authornya….

  21. You are back..hihi

    Sy kasihan sama kyu mengenai masalah hak asuh anak..kalau difikir2, ex-wife kyu sgt kejam..ada 30 hr dlm sebulan tp kyu hanya diberi 4 hr bertemu anaknya..so cruel..mujur ada siwon menjadi teman..at least ada org yg mengisi kekosongan yg dirasakan kyu..

    Anyway welcome back and I hope u’ll be fully recovered and continue with good fanfic

  22. yeaayy akhirnya …… new chapt kyu ma won msh agak awkward ya tp ttp mnis kok… sehat terus buat diera ssi.. smoga mkin baik kondisinya jd bsa lancar update wonkyunya…. hwaiting..

  23. senangnya..ff ini update juga..kangen bangeeet..
    ksian ama kyu kalo ttg jun..kaya yg hopeless buat jalanin hidup..tapi tenang kyu..kan ada siwon..tetangga baru plus someone special..sweet bgt sih siwon merhatiin kyu udah makan apa belom..sampe beli makan berlebih..itu sengaja kaaaan..kan kan..biar bisa ngajak makan bareng..trus bisa nyuapin kyu..xixixixii..manisnya..
    btw Diera udah sembuh kan yah..
    ditunggu lanjutanya..

  24. Btw jun anaknya kyu kan?
    Kok hanya dikasih jatah 4 hari dalam sebulan ga nyampe seminggu banget, soalnya pacar mantan istrinya emang terlalu ikut campur,g berarti jun anaknya dia kan? Scara gitu kan min hyun nya juga selingkuh makanya bercerai pula…
    Masih tetangga ya hahaha disangka akan melanjutkan sesuai chap yang extrim itu kayaknya g.. Jadi masih kudu mesti bersabar untuk kemajuan hubungan wonkyu soalnya masih ada jarak nih walo tetanggaan hehehe…
    Siwon doangan nih yang care sama kyu.. G gitu kyu care juga, eh udah ada deng walo sekilas dari dia yang nyoba buat siwon memikirkan ulang soal fansign nya..
    Kurang panjang heehe tapi seneng dilanjut walo saya juga bacanya telat hehehehe

  25. Yeah….akhirnya eonni bisa update lagi.Gumawo.
    Semoga Min Hyun bisa memikirkan kembali permintaan Kyuhyun.4 hari dalam sebulan???itu terlalu singkat.
    Ayeyyyyy….momment WonKyu makin asyik.

    Jeongmal gumawo eonni …. Fighting!!!!

  26. Ahhh akhirnyaaa inii di lanjut jugaaa~ ehh btw jadinya chap sebelumnya pake yang manaa nihh thor ? Pake yang ada unsur rate atasnya atau yang biasaa nih? Tapi kalau diliat dri reaksi kyu yang biasa ajaa kayanyaa pake rate yang biasa yahh wkwk… mau yang manaa ajaaa jugaa rame lah ff nya hahha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s