[SF] Two of Us – Chapter 13

Chapter 13

Walaupun dokter mengatakan bahwa hasil dari pemeriksaan tidak terlalu serius, Kyuhyun harus tetap beristirahat selama beberapa hari. Selain itu, dokter juga memberikan beberapa obat untuk menghilangkan rasa sakit akibat benturan tersebut. Oh.. Kyuhyun juga mempunyai memar kebiruan di punggungnya. Dokter mengatakan Kyuhyun cukup beruntung karena benturan itu tidak terlalu keras. Jika tidak, Kyuhyun mungkin bisa saja lumpuh.

Oh hell, itu benar-benar membuat Siwon mengalami hari yang buruk.

Karena dirinya, editornya bisa terancam kelumpuhan. Mungkin ketika itu, Siwon tidak perlu bersikap terlalu keras hingga mendorong Kyuhyun.

“Kau merasa bersalah?” tanya Kyuhyun yang duduk di kursi roda.

Siwon yang mendorong kursi roda itu –hanya sampai di mobil karena Kyuhyun masih bisa berjalan– hanya menghela nafas. “Tidak perlu kukatakan secara lugas, bukan? Kau bisa lumpuh.”

“Tapi aku tidak lumpuh. Hanya saja rasa sakitnya sedikit mengganggu,” tukas Kyuhyun.

Siwon melirik Kyuhyun lalu mendengus pelan. Pria itu selalu saja bicara seperti itu. Entah memang sudah kepribadian Kyuhyun seperti itu atau dia hanya bersikap baik pada Siwon. Karena Siwon adalah kilen St. Heaven.

“Berhenti bersikap itu, Editor Cho. Bukankah tidak masalah jika kau mengakui bahwa itu memang kesalahanku? Sama seperti yang terjadi padamu sebelumnya. Tentang makanan dari fans itu.”

Kyuhyun kali ini diam. Siwon menarik nafas. Well, mungkin dia tidak perlu mengungkit kejadian itu. Namun, sikap Kyuhyun membuat Siwon tidak tahan. Rasanya tidak ada orang yang bisa bertahan mengalami banyak masalah karena satu orang dan selalu mengatakan bahwa itu bukanlah kesalahan orang tersebut.

Hal ini membuat Siwon kembali bertanya-tanya sebenarnya Kyuhyun itu seperti apa.

“Apa kau juga bersikap seperti ini ketika kau mengalami masalah dengan mantan istrimu?” tanya Siwon.

Kyuhyun sedikit mendongak. “Kenapa kau bertanya?”

“Karena sepertinya, walaupun kalian sudah bercerai, mantan istrimu masih sangat memperhatikanmu. Saat sebelum kita pergi ke rumah sakit, dia datang untuk mengambil beberapa pakaian putra kalian. Dia berpikir kalau kau sudah pergi bekerja. Tapi aku bilang kalau kau mengalami sedikit kecelakaan. Jadi, dia berniat untuk melihat kondisimu namun aku berhasil mencegahnya,” tutur Siwon.

Kyuhyun tidak memberikan respon apa pun. Mereka sudah sampai di depan pintu masuk rumah sakit. Siwon menghentikan kursi roda itu dan hendak pergi mengambil mobil. Jadi, Kyuhyun tidak perlu berjalan hingga area parkir.

“Tunggu di sini. Aku akan mengambil mobil.”

Tapi pria itu menarik lengan jaket Siwon. “Tidak perlu. Aku bisa berjalan.”

Siwon mendesah. “Tapi punggungmu masih sakit untuk berjalan. Dokter juga mengatakan agar kau tidak berjalan dulu untuk enam jam sampai obat itu benar-benar bekerja dengan baik.”

“Hanya lima menit. Area parkirnya bahkan tidak jauh.”

Hell, Siwon belum pernah bertemu dengan orang lain yang lebih keras kepala darinya. “Kyuhyun, apa kau ingin lebih lama sakit? Aku tahu kau tidak akan bisa tahan berada di rumah selama satu minggu sesuai dengan nasihat dokter. Aku yakin, besok kau pasti akan memaksa pergi ke kantor. Aku tidak akan melarangmu, tapi paling tidak untuk hari biarkan tubuhmu beristirahat dengan seharusnya.”

Kyuhyun menarik tangannya dari ujung lengan jaket Siwon. Dia tidak menepis semua ucapan Siwon tadi. Jujur saja, Kyuhyun begitu jengkel ketika Dokter memaksanya untuk beristirahat selama satu minggu. Hell, saat ini Kyuhyun sedang mempunyai banyak pekerjaan. Jika dia tidak masuk selama satu minggu, maka…

“Gendong aku.”

Alis Siwon terangkat. “Apa?”

“Gendong aku di punggungmu. Itu akan jauh lebih baik, bukan? Dibandingkan aku berjalan atau menunggumu di sini. Gendong aku di punggungmu,” tukas Kyuhyun.

Siwon mendengus. Ia mengusap wajahnya frustasi. Tapi kemudian ia berjongkok di hadapan Kyuhyun –memperlihatkan punggungnya. Kyuhyun tersenyum tipis lalu ia dengan mudah berpindah dari kursi roda ke punggung besar Siwon. Setelah menahan tubuh Kyuhyun, Siwon lalu berdiri dan berjalan menuju area parkir.

Tidak begitu peduli dengan tatapan orang-orang yang melihat mereka.

*****

Heechul menekan tombol bel pintu apartment Kyuhyun. Tapi tidak ada tanggapan apa pun. Sejak Kyuhyun memutuskan sambungan teleponnya begitu saja, Heechul langsung membatalkan beberapa janji pertemuannya dengan klien agar bisa pergi ke apartment Kyuhyun.

Namun, sepertinya Kyuhyun tidak berada di rumah.

“Apa dia pergi ke rumah sakit? Tapi dengan siapa?” gumam Heechul.

Heechul kemudian mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Kyuhyun. Dia hanya ingin memastikan Kyuhyun dalam kondisi yang baik-baik saja. Setelah menunggu, Kyuhyun akhirnya menjawab telepon tersebut.

“Sunbae…”

Heechul menghela nafas. “Kau di mana? Apa kau benar-benar pergi ke rumah sakit? Seorang diri?”

“Aku pergi dengan tetanggaku. Kami sudah di lift.”

Alis Heechul terangkat. “Dengan tetanggamu?”

Kemudian Heechul mendengar suara denting lift yang terbuka di lantai tersebut. Ia kemudian berjalan menuju lift tanpa memutuskan sambungan telepon.

“Oh, Kenapa?”

Heechul terdiam sejenak ketika ia melihat Kyuhyun yang digendong oleh seorang pria. Lalu ia mendengus ketika Kyuhyun melihatnya. Pria itu tersenyum. Sontak ia memutuskan sambungan tersebut. Well, sepertinya kondisi Kyuhyun sudah jauh lebih baik dibandingkan ketika ia menghubunginya tadi.

“Apa yang terjadi padamu, Cho Kyuhyun?”

Pria yang menggendong Kyuhyun berjalan mendekat. Heechul memperhatikannya dengan seksama. Rasanya ia pernah melihat sosok itu sebelumnya. Tapi yang lebih mengejutkan adalah pria itu menggendong Kyuhyun di punggungnya.

“Sedikit benturan. Tidak parah,” ujar Kyuhyun.

Siwon rasanya ingin mengatakan apa yang sebenarnya dijelaskan oleh dokter sebelumnya, tapi ia tidak ingin ikut campur. Toh, ia tidak mengenal pria itu. Jadi, biarkan Kyuhyun yang menjelaskannya. Siwon berjalan menuju pintu unit Kyuhyun dan pria itu mengikutinya.

“Nomor kodenya?” tanya Siwon pelan.

Kyuhyun mendesah. “1504.”

Kening Siwon mengernyit. Di belakang mereka, terdengar Heechul yang mendengus.

“Kau bahkan belum mengganti kode pintunya,” tukas Heechul.

1504 adalah nomor unit apartment Kyuhyun. Hell, bagaimana ia bisa menggunakan nomor unitnya sebagai kode pintu? Siwon saja langsung mengganti kode pintu setelah pihak gedung menyelesaikan urusan pembeliannya. Tapi dia tidak mengatakan apa pun. Dengan satu tangan menahan tubuh Kyuhyun –cukup beruntung pria itu tidak terlalu berat– tangan Siwon lainnya menekan nomor kode pintu. Pintu terbuka dan Siwon berjalan masuk. Begitu juga dengan Heechul yang menutup pintu.

“Itu karena Jun. Dia sudah ingat nomor itu dengan baik, jika aku menggantinya lagi…” Kyuhyun menghela. “Bisakah kalian mengolokku nanti? Siwon-sshi, di sofa saja.”

Heechul terdiam. Siwon? Oh, sekarang dia ingat dengan pria itu. Choi Siwon, seorang penulis yang terkenal itu. Well, Heechul tidak tahu kalau Kyuhyun bertetangga dengan pria itu –mengingat Siwon baru saja tiba di Seoul kurang dari sebulan.

“Tapi dokter bilang…”

“Di sofa, Siwon-sshi!” ucap Kyuhyun lagi dengan tegas.

Siwon menurut. Ia berjalan menuju ruang tengah dan memposisikan dirinya agar Kyuhyun bisa langsung duduk di sofa. Siwon melepaskan gendongannya perlahan dan membantu Kyuhyun untuk segera duduk. Jeez, sekarang punggungnya yang terasa sakit. Tapi sekali lagi, Siwon tidak mengatakan apa pun.

Siwon menatap Kyuhyun dengan lekat lalu beralih pada pria yang berdiri tak jauh dari mereka. Pria itu menatapnya dengan lekat. Siwon mendesah.

“Aku akan kembali ke apartmentku sebentar. Aku akan kembali lagi setelah kalian selesai bicara. Oh ya, di dapur ada bubur,” ucap Siwon yang kemudian menoleh pada Heechul. “Kyuhyun belum makan jadi, tolong siapkan itu.”

Alis Heechul terangkat dan Kyuhyun mendengus jengkel. Tapi dia hanya mengangkat bahunya. Siwon menarik nafas. Ia menepuk kepala Kyuhyun pelan lalu berjalan menuju pintu. Sedangkan Kyuhyun hanya terdiam ketika Siwon menepuk kepalanya. Ia bahkan tidak sadar ketika Heechul sudah duduk di sofa lainnya dan memandanginya serius.

“Bisa jelaskan padaku sejak kapan penulis terkenal Choi Siwon menjadi tetanggamu? Dan sepertinya kalian cukup akrab,” ujar Heechul.

Kyuhyun menyandarkan punggungnya. “Kurang lebih dua minggu lalu? Aku juga tidak tahu kalau dia pindah ke unit apartment di depanku. Selain itu, St. Heaven akan menerbitkan novel-novelnya.”

Ah… Pekerjaan, rupanya.”

Kyuhyun melirik Heechul. “Apa sunbae ke sini hanya untuk itu?”

“Tidak juga. Aku hanya terkejut ketika melihat Choi Siwon menggendong seorang Cho Kyuhyun. Terlebih dengan benturan yang kau bilang tidak parah. Sepertinya ia tidak sependapat. Apa dia terlibat dengan kejadian benturan itu?”

Oh, Kyuhyun paling tidak menyukai jika Heechul mulai bertanya seperti itu.

“Sunbae…”

Heechul mendengus. Ia lalu berdiri dan berjalan menuju dapur. Ia melihat sebuah container makanan berisi bubur yang dikatakan oleh Siwon di atas meja counter.

“Baiklah, aku tidak akan memaksamu untuk bercerita. Tapi percayalah, aku akan membuatmu mengatakannya dengan sukarela, Cho Kyuhyun. Well… Dan sepertinya kau harus makan. Aku akan menghangatkan buburnya terlebih dahulu.”

Kyuhyun memejamkan matanya. “Terserah.”

*****

Siwon kembali ke unit apartment dua jam kemudian.

Dan kali ini, dia langsung memasukkan nomor kode pintu. Walaupun itu tidak sopan, Siwon tidak ingin membuat Kyuhyun berjalan untuk membukakan pintu. Siwon menutup pintu perlahan dan melepaskan sepatunya di foyer. Well, dia tidak melihat sepatu lainnya. Mungkin pria tadi sudah pergi.

Kemudian Siwon berjalan menuju ruang tengah di mana ia melihat Kyuhyun tengah berfokus pada laptop di atas pangkuannya. Selain itu, Siwon juga melihat mangkuk kosong dan gelas di atas coffee table. Well, paling tidak Kyuhyun sudah makan.

“Bagaimana bisa kau mengambil laptop itu?” tanya Siwon sembari menghampiri Kyuhyun.

Kyuhyun meliriknya sekilas. “Sunbae yang mengambilnya. Walaupun dengan susah payah aku memintanya.”

Siwon mendesah. Ia mengambil mangkuk kosong dan gelas tersebut. “Kau harus istirahat Kyuhyun,” ucapnya seraya berjalan ke dapur untuk menaruh mangkuk serta gelas itu di wastafel. Siwon lalu membuka pintu lemari pendingin dan melihat apakah Kyuhyun mempunyai bahan makanan.

Hanya untuk berjaga-jaga.

Alis Siwon terangkat ketika ia melihat stok makanan yang cukup banyak. Seolah Kyuhyun selalu mengisinya setiap hari. “Kau mempunyai banyak makanan.”

“Aku selalu mengisi stok makanan setiap kali Jun tinggal di sini. Tapi sepertinya aku harus menguranginya,” sahut Kyuhyun.

Siwon tidak mengatakan apa pun. Ia menutup pintu lemari pendingin dan kembali ke ruang tengah. Rasanya ia mengambil laptop itu dari Kyuhyun dan menyuruh pria itu untuk istirahat. Namun, ia menahan diri.

“Kau menyebut pria tadi dengan sunbae,” ucap Siwon sembari duduk.

Kyuhyun hanya menggumam. Tangannya masih bergerak di atas keyboard laptop –sepertinya ia tengah memeriksa beberapa pekerjaan. “Sunbae di universitas. Kami berbeda fakultas, tapi aku mengenalnya dari club di kampus.” Kemudian Kyuhyun menatap Siwon. “Dia juga pengacara yang mengurus perceraianku.”

“Oh.”

Kyuhyun kembali berfokus pada laptopnya. Siwon menarik nafas perlahan. Ia memperhatikan Kyuhyun yang masih sibuk bekerja –well.. Siwon mengingatkan dirinya kalau Kyuhyun masih harus beristirahat.

“Kenapa 1504?” tukas Siwon.

Kyuhyun meliriknya. “Sudah kukatakan karena Jun sudah mengingatnya. Selain itu, agar Jun tidak bingung dengan semua nomor penting yang harus diingatnya. Kami pikir…” lalu ia terdiam sejenak. Siwon memandangnya serius.

“Aku dan ibunya pikir..” Kyuhyun mengoreksi ucapannya. “Menyamakan kode pintu dengan nomor unit akan lebih mudah bagi Jun.”

Siwon kemudian hanya menggumam. Kyuhyun lalu terdiam. Ia menatap layar laptopnya cukup lama sampai Kyuhyun menutup laptop lalu menaruhnya ke sisinya. Kyuhyun menoleh pada Siwon yang masih memandanginya.

Tidak ada perbincangan lainnya. Keduanya hanya saling menatap cukup lama. Suasananya begitu sunyi. Hanya secara samar, terdengar suara keramaian jalanan kota yang sedang padat. Dengan semilir angin lembut dan cahaya matahari yang menyeruak masuk melalui jendela besar.

Jujur saja, masih ada kecanggungan yang terasa di antara keduanya. Segala hal yang terjadi. Semua hal berkaitan dengan kehidupan pribadi Kyuhyun yang diketahui oleh Siwon dengan mudah. Oh, Kyuhyun bahkan tidak tahu apa pun mengenai Siwon kecuali hal umum terkait sang penulis. Bukan berarti Kyuhyun ingin mengetahui kehidupan pribadi Siwon.

Hanya saja, kehidupan pribadinya seperti sebuah buku yang mudah dibaca oleh siapa saja. Termasuk Choi Siwon, pria yang baru dikenalnya tidak lebih dari dua minggu.

Kyuhyun yang pertama-kali memutuskan kontak mata dengan Siwon. Ia mengalihkan pandangannya ke arah jendela dan menghembuskan nafas. “Mengenai pertemuan untuk membicarakan tentang promosi buku anda…”

Satu alis Siwon terangkat. Kyuhyun tengah berbicara formal padanya. Artinya sang editor sedang membicarakan mengenai pekerjaan. Oh, bagaimana bisa topik pembicaraan mereka berubah begitu cepat? Kyuhyun lalu kembali menatapnya dengan serius.

“Saya sudah memberikan instruksi pada Editor Gil untuk mengurus waktunya. Ia akan menghubungi agen anda untuk menjadwalkan ulang pertemuan tersebut,” ucap Kyuhyun.

“Oh. Lalu apakah anda ikut terlibat dalam pertemuan itu?”

Kyuhyun berkedip. Sepertinya Siwon mengikuti ‘pemainan’nya. Tapi toh, apa yang Kyuhyun bicarakan saat ini adalah mengenai pekerjaan dan Siwon sendiri yang mengatakan kalau mereka hanya bersikap formal jika berkaitan dengan pekerjaan.

“Editor Gil yang akan mengambil alih. Lagipula untuk jadwal promosi, ada team dari PR dan bagian pemasaran yang mengaturnya. Team editor hanya…”

“Bukankah anda adalah editor utama untuk semua novel-novel saya?”

“Itu benar, tapi…”

“Jadi, seharusnya anda juga harus ikut terlibat bukan? Bagaimana pun juga novel-novel saya adalah tanggung-jawab anda.”

Kyuhyun terdiam sejenak. Entah apa yang sebenarnya yang diinginkan oleh Siwon. Bukankah jika mereka menyelesaikan tentang jadwal promosi maka…

“Aku ingin bertanya,” ucap Siwon dengan informal. “Kenapa kau tiba-tiba bicara formal dan mengatakan tentang pertemuan itu? Rasanya sejak tadi, kita tidak pernah menyinggung apa pun terkait pekerjaan.”

“Penulis Choi…”

Siwon menggeleng. “Tidak, Kyuhyun. Kita masih di apartmentmu, bukan St. Heaven. Bahkan jika kita membicarakan mengenai pekerjaan, tapi kita sedang di luar St. Heaven. Kau sudah berjanji, bukan?”

Kyuhyun tidak mengatakan apa pun. Siwon menarik nafas lalu ia berdiri dan menghampiri Kyuhyun. Ia duduk di atas coffee table dan menatap sang editor dengan lekat.

“Kau masih sakit. Berhentilah berpikir tentang pekerjaan untuk sesaat. Masalah jadwal promosi, biarkan team PR yang mengerjakannya, seperti katamu tadi. Setelah kau sembuh, kita bisa mengatur pertemuan lagi.”

Kyuhyun masih belum mengatakan apa pun. Siwon berdiri dan mengulurkan tangannya. Kyuhyun menatap uluran tangan itu lalu mendongak memandang Siwon.

“Kau harus istirahat di tempat tidur,” ucap Siwon.

“Tapi aku masih harus mengurus beberapa hal. Email dari…”

“Kyuhyun, kau perlu istirahat. Aku yakin pekerjaan bisa menunggu. Lagipula kau sudah memberitahu semua editor lainnya kalau kau sedang sakit, bukan? Mereka tidak akan menganggumu terkait pekerjaan di saat mereka mengetahui kondisimu saat ini. Well… kecuali kau yang menghubungi mereka terlebih dahulu dan bertanya terkait pekerjaan.”

Kyuhyun menarik nafas perlahan. Ia menyambut uluran tangan Siwon dan berdiri secara perlahan. Saat ia bisa berdiri, tangan Siwon lainnya berada di punggung Kyuhyun untuk membantunya. Kyuhyun menatap Siwon dengan lekat.

“Tidak perlu kugendong lagi, bukan?”

Kyuhyun menggeleng.

Siwon mengangguk lalu membantu Kyuhyun berjalan menuju kamar utama.

*****

NOTE: Well… Sebenarnya mau diposting hari Minggu, tapi karena hari Sabtunya lagi repot banget di rumah, jadi gak sempet. Akhirnya baru hari ini.. Mumpunglah yaa lagi pada libur karena Selasa tanggal merah.. hahahaha

 

Advertisements

40 thoughts on “[SF] Two of Us – Chapter 13

  1. Nyahaha makin unyu aja deh siwon sama kyuhyun apalagi pas siwon ngelus kepalanya kyuhyun di depan heechul kyaaaa 😆💙 udah gitu siwonnya perhatian banget lg sama kyuhyun nyuruh istirahat lah dsb nya huhuhuhu baper di dink hari nih ;;;;;

  2. Kyuhyun modus,,, siwon suka kkk eh enggak deng dia kan lagi sakit.
    Udah gendong gendongan, di depan umum pula. Nanti lanjut peluk pelukan atau bisa lebih😉

  3. uwaaaa…..kyuhyun bisa manja jg ya….minta gendong,
    ini roman2nya cinta bisa datang tiba2 nih,dari keduanya,eeaaa
    berharap Jun agak lama aja si sama mamahnya,biar wonkyu sering ketemu trus tumbuh benih2 cinta gt,kkk
    dan Heecheul sunbae sepertinya sempet berpikir yng iya2 nih sama keakraban wonkyu,hahaha

  4. Klu kyu sakit gini jd nurut sama siwon…duh rasanya gak sabar nunggu wonkyu mesra”an, klu mereka formal rsnya gmn gt, terbiasa dengan kyu yg manja sama siwon, klu gt mohon dilanjut yaaaa…ditunggu

  5. ntah kenapa aku lebih suka ff ini daripada scarface, walaupun scarface juga bagus, tp scarface lebih berat ceritanya, ini terasa lebih ringan, dan mudah dimengerti,, bisa di panjangin lagi,,??:-)

  6. Udah makin Deket aja mereka berdua, tapi baru dua Minggu ya.. jadi belum ada tanda2, perasa’an mereka berubah dari sekedar rekan kerja, tetangga, dan… Rasa bertanggung jawab, nampaknya sich bakal lama sampe situnya.

  7. EEeeaaaa perhatiannya penulis choi….mau donk punya tetangga kayak gitu…
    Jadi baper sendiri lihat mereka gendong2n…
    Kyu siap2 aja melihat pesona choi siwon….

  8. jadi ga sbar pgn liat gmn mreka dket ntr hihihu
    kira2 apa y tanggapan jun pas tau appa nya dket sma siwon ^^
    ditunggu slalu klnjtnya ff nya author-nim ^^

  9. Yaaahhh ini manis banget si kyukyu udah mau manja am siwon…
    Dan hubungan keduanya jga makin dekatt ke sini kkkkk…
    Siwon dah tau byak tentang kyu tapi kyu disini blum tau tentang siwon,iyaa loh Thor kasih penjelasan dikit tentang kehidupan siwon yaahh… Mantan pacarnya mungkin.
    Di tunggu lanjutannya faihting.!!! 🙂

  10. udh muncul nih ‘benih2nya’ yaa walau mngkin Siwon pikir itu gerakan reflek, tpi tetap aja bkin senyum2 hahaha
    aahh ~ bru kenal 2 minggu aja udh dket bgt berasa mreka udh jdian :v
    slalu ditunggu lanjutan nya, fighting!!

  11. Ow, moment sweet diatas penderitaan Kyuhyun kkkkkk. Diera, ini cute banget pas Kyuhyun minta gendong sama Siwon trus sama siwon dilakuin. Mereka gendongan di depan umum 😆 ini kemajuan hubungan yg imut mengingat mereka udah gak muda lagi. Tapi aku penasaran, Heechul cuma sunbae dan pengacaranya Kyuhyun atau ada hubungan lebih? Kayaknya dia perhatian bgt ke Kyu loh.
    Uhm, thanks buat chapter yg sweet banget. Ditunggu chapter lanjutannya.

  12. Bener kata kyu..
    Dia mudah terbaca sedangkan siwoj kehidupannya berasa susah dijamah..
    Tapi tunggu aja kyu mungkin itu kejutan untukmu nantinya haaha..
    Setidaknya makin makin dekat nih hubungan mereka walo ya emang keliatannya lamban ya..
    Karena gimanapun keduanya straight dari awal hehee..
    Selali ditunggu..

  13. aww kyuhyun uda minta gendong aja :* bayangin mereka gendong-gendongan, sweet :*
    bayangin waktu siwon nepuk kepala kyuhyun, rada aneh, tp jadi berasa mereka uda akrab 😀

  14. hubungna mereka jadi semakin dekat.
    dan sepertinya siwon selalu perhatian sama kyuhyun ya hehehe.
    tp kangen dengan jun kenapa jun ga ada ya…
    djtunggu lanjutannya ya

  15. AAAKK..
    Omona omona omona chap ini bikin diabetes.. Manis bangett TwT
    eciee mulai berani nunjukin kemesraan didepan umum :v
    astaga kyu~ kau manis sekali nak, manja minta gendong siwon.. Uuh.. Ada adegan elus2 kepala lagi :3
    Mak heenim.. Ayo jadi mak comblang nya wonkyu.. Dukunglah pasangan fenomenal ini~
    seneng rasanya heenim ngeliat siwon perhatian ama kyu..
    Heuheuheu.. Eaa mulai pdkt.. Dikit2 maen ke apartemen tetangga buat ngerawat sekalian modus X3
    entah kenapa firasat saya mengatakan *ea* kalo sedikitnya informasi kyu tentang kehidupan siwon kedepannya entar bisa jadi bumerang.. Jadi masalah gitu. Salah paham, misalnya.
    Eh amit amit semoga kagak lah ._.
    Ngomong2, jadi ga sabar nunggu mereka jadian.. Terus penasaran reaksi jun, minhyun, dongek, heenim, publik dll~
    suka deh liat wonkyu moment yang sweet gini
    *ngode biar chap depan ada moment lagi* :v
    Nice, diera ! Reader kurang ajar ini cuma bisa kasi komen sambil bilang ‘update ASAP ya~’
    udah, itu aja.
    Fighting !
    .
    Kimmy

  16. Hihihi interaksi mereka lucu. Kyu yang keras kepala, Siwon yang pengertian. Giliran Siwon yang keras kepala menyuruh Kyu istirahat, Kyuhyun jadi penurut (manisnya).
    Masa lalu Kyu sangat jelas terbaca, penasaran dengan masa lalu Siwon. Ditunggu lanjutannya….

  17. Kyuhyun being Kyuhyun… Sangat suka interaksi mrk berdua, pace nya memang rada slow, well.. Spt nya memang ini style mu yah dear Writer..
    It’s okay, enjoyable jg kok..
    Cumaaaaa…… Jd gak sabar nunggu lanjutannya..
    [Kalo ini drakor yg tayang tiap minggu, mungkin aku nunggu smp banyak dl baru dibaca 😁😁]

  18. Siwon mulai bs membuat kyuhyun utk menuruti perkataannya, dan mrk sdh semakin dekat meskipun msh ada kecanggungan diantara mrk sampai” kyuhyun mengalihkan pembicaraan mrk pd pekerjaan..

  19. Ahhh warbyasahhh, aku harus apa baca mereka gendong-gendongan wkwkwk
    Tapi greget sma mereka, knp msh canggung aja sihhh ihhhh
    Harus sabar menunggu ini mahhh hihihi

    Author-nim hwaiting…

  20. Setiap momen yg tercipta bikin senyum senyum sendiri,siwon perhatian pakai bgt.
    Siwon kayaknya agak marah waktu kyu bicara pakai bahasa formal,dia jga gk suka klau yg ngurusin novelnya bukan kyu,berharap kisah mreka gk berjalan lambat.

  21. kyu minta di gendong ,tnpa peduli sm sekeliling nya….ehemm 😄
    untung luka kyu gk parah walau da memar…
    cieee…setia ny kmu siwon jagain kyu walau krna rs bersalah tp hbungan wonkyu mkin da kemajuan ny…

  22. Both of their chemistry seen to be very good…want to know why kyuhyun actually divorce with his wife…because of third party??? And I started to like this story but I still hope there will last epilogue for Scarface😁😁

  23. Both of their chemistry seen to be very good…want to know why kyuhyun actually divorce with his wife…because of third party??? And I started to like this story but I still hope there will last epilogue for Scarface

  24. oh my … mnis bgt sie couple yg stu ini… dah lma g mampir dah mpe chap 13 aja nie.. btw msh ngarep epi bag 2 SF lohh … 😘😘😘 ok lah ditunggu next chapt 👍👍👍….

  25. Acaraa gendong menggendongnyaa so sweet ihhh , duhh kyuuu gak maluu minta gendong samaaa siwonnie kkkk ~~ Jadii gak sabar liat hubungan wonkyu yangg gak adaa perasaan canggung lagi hahhha

  26. Aaakkkh ga sabar ma hubungan mereka. Penasaran banget gimana ntar hubungan mereka bisa berubah dari hanya sekedar tetangga

  27. Siwon sama kyu masih canggung padahal udh saling prhatian pokoknya eonni buat wonkyu lebih mesra lagi dong

  28. Aw..aw…aw…ada yg lagi canggung -canggungan.Semoga…keakraban mereka akan berlanjut.Kadang mereka itu masih terlalu kaku.Terlebih Kyuhyun.

    Fighting eonni…gumawo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s