[SF] Two of Us – Chapter 9

spilled-red-wine

Chapter 9

Siwon memandang pintu unit apartment 1504 dengan helaan nafas berat.

Entah mengapa pada akhirnya dia harus berada dalam situasi sulit seperti ini. Bermula ketika ia dan Donghae pergi ke supermarket untuk membeli bahan makanan. Rasanya Siwon tidak bisa selalu bertahan dengan membeli makanan dari luar. Terlebih apa gunanya sebuah lemari pendingin besar di unit apartmentnya jika hanya diisi oleh botol-botol minuman serta beberapa snack dan buah. Dan lagi, lokasi supermarket tersebut memang cukup dekat untuk ke gedung apartment, tapi siapa yang akan menyangka kalau Siwon dan Donghae akan bertemu dengan Kyuhyun dan putranya.

Jujur saja, pertemuan itu benar-benar canggung, terutama bagi Siwon dan Kyuhyun.

Dengan semua hal yang terjadi beberapa hari lalu, Siwon berusaha untuk tidak berpapasan dengan Kyuhyun saat ia hendak pergi atau pulang ke studio. Selain karena situasi secara keseluruhan, Siwon juga perlu menghindari pria itu untuk masalah emosional dirinya. Tapi siapa yang bisa memperkirakan sebuah takdir? Seberapa keras pun Siwon berusaha untuk menghindar, pasti akan bertemu juga. Dan mungkin dia harus membalas Donghae karena semakin menjerumuskannya ke dalam situasi yang bahkan Siwon tidak tahu cara untuk mengubahnya seperti semula.

Siwon kembali mendesah dengan menatap botol wine di tangannya.

“Well, Choi Siwon… Tentukan pilihanmu sekarang. Kau bisa tidak datang sama sekali, mungkin menghubunginya lalu mengatakan bahwa kau teringat sebuah janji penting. Atau… kau bisa datang, berikan botol wine ini lalu katakan bahwa kau tidak bisa tinggal untuk makan malam,” gumam Siwon pelan. “Atau….”

Tiba-tiba pintu terbuka. Siwon tersenyum tipis ketika ia melihat ternyata Jun yang membukakan pintu.

Kau bisa katakan…

“Hai…” sapa Siwon.

Jun tersenyum tipis. “Halo Paman Siwon…”

Siwon ikut tersenyum dan melirik ke arah dalam apartment tersebut. Ia tidak melihat Kyuhyun, tapi Siwon bisa mencium aroma masakan. Siwon kembali menunduk ketika Jun meraih tangannya dan menariknya untuk masuk. Well, entah sejak kapan Siwon terlalu lemah pada seorang anak kecil.

Siwon berjalan masuk, melepaskan sepatunya di foyer. Setelah memastikan pintu sudah tertutup, ia mengikuti Jun yang berlari kecil di hallway menuju area ruang tengah.

Siwon sekilas memperhatikan interior apartment tersebut. Dengan ukuran yang sama, Siwon merasa apartment tersebut jauh lebih terasa seperti rumah dibandingkan unitnya sendiri. Itu mungkin karena ia bisa menemukan jejak ‘Jun’ pada setiap sudutnya. Termasuk ketika ia melihat sebuah pigura besar yang berada di dinding ruang tengah.

Sebuah foto keluarga.

Siwon menatap pigura tersebut dengan lekat. Ketiga orang di dalam foto itu –Kyuhyun, Jun dan seorang wanita yang kini berstatus mantan istri– terlihat tersenyum bahagia.

“Saya harap anda menyukai hidangan pasta.”

Siwon menoleh dan melihat Kyuhyun yang sedang melepaskan apron menghampirinya dari area dapur. Ah, tidak pernah sebelumnya Siwon melihat seorang pria memakai apron. Well… kecuali para chef. Tapi Kyuhyun berbeda.

Siwon tersenyum. “Tidak masalah. Aku bukan pemilih makanan.” Kemudian ia menyodorkan botol wine pada Kyuhyun. “Sebagai permintaan maaf.”

Kyuhyun menerima botol itu dan mengerutkan kening.

“Untuk kejadian itu,” gumam Siwon.

Kyuhyun hanya mengangguk kecil. Dan Siwon memaki dirinya sendiri karena telah mengungkit permasalahan yang menjadi sumber utama situasi mereka canggung.

“Jun, pergilah untuk mencuci tanganmu dulu,” ucap Kyuhyun.

Jun mengangguk lalu bergegas menuju kamar mandi. Kyuhyun lalu memberi isyarat pada Siwon untuk mengikutinya ke meja makan. Kyuhyun menaruh botol wine itu di atas meja counter lalu membuka salah satu lemari untuk mengambil dua gelas dan juga pembuka botol wine.

Siwon sendiri memperhatikan hidangan yang sudah disiapkan oleh Kyuhyun dan tersenyum tipis.

Oh, makanan rumah!

Kemudian ia menoleh pada Kyuhyun yang hendak membuka botol wine tersebut. Siwon menghampirinya dan mengulurkan tangan.

“Biarkan aku yang melakukannya,” ujar Siwon.

Kyuhyun tersenyum lalu menyerahkan pembuka botol itu ke tangan Siwon. “Saya minta maaf kalau hidangannya terlalu sederhana,” ucapnya sembari mencuci tangan di wastafel.

Siwon menggeleng. “Tidak apa-apa. Aku yang seharusnya meminta maaf. Karena Donghae, kau harus repot seperti ini. Dan lagi… Mungkin aku yang harus mengundangmu untuk makan malam. Terlebih karena kecerobohanku hingga membuatmu harus… Kau tahu.”

Kyuhyun kembali menatap Siwon yang terlihat piawai membuka botol wine. “Itu mungkin kecerobohan anda, tapi seharusnya saya yang lebih berhati-hati untuk tidak menyentuh apa pun. Semua yang ada di atas meja waktu itu adalah pemberian fans anda, tidak seharusnya saya mengambilnya tanpa bertanya dulu pada anda.”

Siwon melirik Kyuhyun. Jujur saja, Siwon berpikir kalau mereka tidak akan bicara dengan mudah. Tapi semua pembicaraan tentang kejadian itu, Siwon bisa melihat Kyuhyun yang begitu tenang.  Mungkin sang editor hanya menganggap bahwa itu adalah sebuah kecelakaan yang bisa terjadi kapan saja. Well, untuk insiden Kyuhyun meminum minuman yang diberi obat mungkin bisa dikatakan sebagai kecelakaan, tapi bagaimana dengan Siwon yang membantunya untuk…

Kemudian terdengar suara pop yang begitu keras. Botol wine sudah terbuka.

“Appa, aku sudah cuci tangan.”

Kyuhyun menoleh menatap Jun dan tersenyum. “Anak pintar.”

*****

Kyuhyun menghembuskan nafas perlahan.

Ia berusaha keras untuk mengontrol emosi serta ekspresi wajahnya. Duduk bersama Siwon saat ini bukanlah sesuatu yang diharapkan olehnya. Bahkan sejak pertemuan tidak sengaja mereka di supermarket tadi siang.

Kyuhyun sebenarnya merasa cukup beruntung, karena ia hampir tidak pernah bertemu dengan Siwon saat ia keluar dari unit apartmentnya sejak kejadian itu. Dengan semua hal, Kyuhyun hanya butuh waktu agar ia bisa menghadapi Siwon tanpa harus kembali teringat dengan…

Hentikan itu, Cho Kyuhyun!

Kyuhyun menarik nafas lalu melirik Jun yang sedang menikmati pastanya. Ia tersenyum tipis. Jun masih belum pandai menggunakan sumpit, tapi putranya itu keras kepala. Mulutnya sudah dipenuhi saus pasta.

Kyuhyun meraih serbet yang sudah disiapkannya lalu menyodorkannya pada Jun. Putranya itu sontak menoleh. Kyuhyun hanya memberi isyarat agar Jun membersihkan mulutnya. Jun mendengus lalu mengambil serbet itu dan mengusap mulutnya.

Kyuhyun hanya tertawa kecil.

Tapi kemudian ia menghentikan tawanya tersebut, karena ada Siwon bersama mereka. Jun tidak menyukai jika Kyuhyun memperlakukannya seperti anak kecil dihadapan orang lain. Kyuhyun lalu melirik Siwon yang duduk dihadapannya dan memperhatikannya sejenak.

Sejak mereka mulai makan, tidak ada diantara mereka yang membuka percakapan. Terkadang Kyuhyun hanya bicara dengan Jun dan Jun mencoba mengobrol dengan Siwon. Tapi secara harfiah, Siwon dan Kyuhyun tidak bicara sama sekali.

Tiba-tiba terdengar suara ponsel Kyuhyun.

Setelah mengucapkan permisi, Kyuhyun sontak berdiri dan bergegas menuju ruang tengah di mana ia meninggalkan ponsel tersebut. Siwon meliriknya sekilas lalu menoleh pada Jun yang menghela nafas dan kembali melanjutkan makan. Pria itu menyadari perubahan ekspresi wajah Jun ketika Kyuhyun meninggalkan meja makan untuk menerima panggilan tersebut.

Siwon hendak bertanya, tapi ia menyadari bahwa ini bukanlah sesuatu yang bisa ditanyakannya.

Tak lama, Kyuhyun kembali ke meja makan.

“Maaf, tapi aku harus pergi ke percetakan,” ucap Kyuhyun.

“Ada masalah?”

Kyuhyun menggumam. “Sepertinya salah satu pegawai percetakan salah menyetak jumlah yang telah disepakati. Aku harus pergi dan menyelesaikan masalah ini,” jelasnya pada Siwon. Lalu Kyuhyun menoleh pada Jun. “Jun, kau mau ikut dengan Appa? Atau Appa harus mengantarkanmu ke rumah Eomma? Jika kau ingin ke rumah Eomma, Appa akan menjemputmu besok pagi.”

Siwon terdiam.

“Aku di rumah saja,” gumam Jun.

“Tapi sayang, Appa akan pergi cukup lama. Kau tidak bisa di rumah sendirian.”

Jun lalu menatap Siwon dengan lekat. Oh, Siwon tidak akan menyukai ide yang terlintas dalam pikiran anak kecil itu.

“Aku bisa tinggal dengan Paman Siwon. Lagipula Appa juga akan tetap pulang, bukan?” tukas Jun.

Kyuhyun melirik Siwon dengan tidak nyaman. “Tapi Jun, Appa tidak bisa merepotkan Paman Siwon. Lagipula Paman Siwon pasti sedang sibuk saat ini.”

“Sibuk?” Oh, pertanyaan Jun itu ditujukan pada Siwon.

Siwon berkedip beberapa-kali. Ia menyadari tatapan Kyuhyun padanya. Pria itu memintanya untuk bekerja-sama dengannya dan mengatakan pada Jun kalau ia tidak bisa diganggu. Mungkin karena Siwon masih orang asing dan Kyuhyun tidak ingin merepotkannya. Namun, Siwon juga bisa melihat keinginan Jun agar ia tidak diantar ke rumah Eommanya.

Oh, kenapa aku harus terjebak dengan situasi ini?

“Err… Aku memang cukup sibuk. Tapi…” Siwon kembali melirik pada Jun. Ia mendesah. Well, Siwon benar-benar lemah pada seorang anak kecil. “Kau bisa menitipkan Jun padaku. Lagipula unit apartment kita berhadapan. Aku bisa tinggal sampai kau kembali.”

Jun tersenyum lebar sedangkan Kyuhyun menghela nafas kalah.

*****

Siwon membalas pesan terakhir yang dikirimkan oleh Donghae ketika ia menyadari kalau Jun sudah tertidur di sisinya. Sejak Kyuhyun pergi, mereka menghabiskan makan malam mereka dan Jun menonton beberapa film di jaringan Netflix. Sesekali Jun memberi komentar pada film yang mereka tonton dan Siwon hanya memberi respon seadanya.

Well, Siwon tidak terlalu sering pergi menonton film. Terlebih film animasi.

Siwon melirik Jun lalu menarik nafas perlahan. Ia menaruh ponselnya di coffee table sebelum beranjak berdiri. Siwon berjalan membuka beberapa pintu untuk mencari kamar Jun. Ketika ia menemukan kamar Jun, Siwon kembali ke ruang tengah untuk menggendong Jun dan menidurkannya di tempat tidur.

Setelah merapatkan selimut, Siwon memperhatikan wajah kecil Jun. Ia tersenyum tipis karena jelas sekali Jun memiliki kemiripan dengan Kyuhyun. Bahkan walaupun Siwon hanya bisa melihat wajah ibu Jun dari pigura di ruang tengah, Siwon bisa mengatakan kalau tidak ada kemiripan sama sekali antara Jun dan ibunya tersebut. Tangan Siwon mengusap lembut kepala Jun lalu ia berjalan keluar kamar dan menutup pintu perlahan.

Siwon kembali ke ruang tengah. Ia menatap televisi yang masih menayangkan film terakhir yang ditonton oleh Jun. Ini sudah sangat larut dan Kyuhyun belum kembali. Sepertinya masalahnya cukup berat hingga pria itu harus pergi ke percetakan malam ini juga terlebih besok adalah hari Sabtu.

Siwon menghela nafas sembari ia meraih remote dan menghentikan film animasi tersebut dan menggantinya dengan film lainnya yang sudah ada di playlist Netflix. Setelah memilih film Avengers: Age of Ultron, Siwon beranjak ke meja makan untuk mengambil gelas winenya. Ia menuangkan lagi wine ke dalam gelas sebelum kembali ke sofa di ruang tengah.

Well, menonton film sembari menjadi pengasuh anak editornya bukanlah sesuatu yang direncanakan oleh Siwon. Dan walaupun ia bisa saja kembali ke unitnya sekarang, tapi Siwon tidak bisa membiarkan Jun seorang diri. Siwon menyisip perlahan red wine yang dibawanya. Bukan jenis wine yang sering dibelinya, tapi wine tersebut tidak buruk. Ia menaruh gelas wine itu ke atas coffee table selagi Siwon berfokus menonton film.

Limabelas menit berlalu dan Siwon mulai menguap kantuk. Ia melirik pada ponselnya yang terletak dekat gelas wine. Siwon berpikir untuk menghubungi Kyuhyun dan bertanya kapan dia akan pulang. Tapi itu hanya pertimbangan. Ia menyandarkan punggungnya ke sofa yang empuk dan kembali fokus pada film.

Hingga pandangannya teralihkan pada sebuah tumpukan seperti naskah yang berada di meja samping sofa. Siwon berpikir itu adalah tumpukan naskah yang harus diperiksa oleh Kyuhyun. Tapi kenapa ia malah membawanya ke rumah? Setahu Siwon, seorang editor tidak diperkenankan untuk membawa draft naskah keluar dari kantor publishing. Tapi sepertinya ada aturan khusus di St. Heaven.

Kemudian Siwon meraih satu naskah yang berada di tumpukan paling atas. Keningnya berkerut saat ia membaca judulnya.

“Wildest Dream of A Man?”

Siwon lalu membuka halaman pertama dan membacanya. Ia tahu kalau apa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan –membaca draft naskah penulis lain, bahkan tanpa ijin sang editor. Tapi Siwon hanya akan membaca bab pertamanya saja. Toh, ia tidak mungkin akan menjiplak naskah tersebut.

Namun, baru beberapa menit membaca, dengan cepat Siwon mengembalikan naskah itu ke tumpukan draft lainnya. Hah… Dia sama sekali tidak menyangka kalau St. Heaven juga menerima draft naskah dengan genre yang begitu luas. Well, Siwon tahu bahwa ada beberapa publishing yang menerima genre naskah apa pun, itu pun kalau memang memiliki jalan cerita yang bagus. Itu pun kebanyakan kantor publisher di luar negeri. Tapi ia tidak menyangka kalau St. Heaven juga menerima naskah genre tertentu tersebut.

“Mungkin ada pertimbangan khusus kenapa mereka menerima naskah tersebut,” gumam Siwon.

Toh, rasanya ia tidak baik jika berasumsi buruk. Siwon mengusap wajahnya yang terlihat lelah. Terlebih apa yang baru saja dibacanya. Oh, dia ingin sekali pulang dan berbaring di tempat tidur barunya yang empuk. Tapi, saat ini Siwon hanya bisa berbaring di sofa sembari menatap televisi yang masih menayangkan film pilihannya.

Siwon kembali menguap dan perlahan ia menutup matanya.

*****

NOTE: Karena chapter sebelumnya banyak yang ketipu karena cover, please remember this “Don’t Judge an update new chapter of Fanfiction by It’s Cover” Hahahahaha….

Dan karena banyak permintaan satu chapter lagi untuk Scarface karena ending yang gantung -always yaah… saya selalu bikin akhir cerita gantung mulu!- akan dipertimbangkan. Ingat loh… baru akan dipertimbangkan! Jadi, belum tentu bakal ada satu chapter lagi untuk Scarface

Oh ya… Untuk konflik di ToU, enaknya gimana yaa? Selain mereka sibuk dengan seksualitas masing-masing, kayaknya perlu satu konflik utama. Ada ide??

Advertisements

25 thoughts on “[SF] Two of Us – Chapter 9

  1. Mungkin memang kami belom bs move on dr Scarface jd tiap ending chap selalu berasa nggantung.. Lol..
    TuO dikasih konflik utama gpp, (semoga Kyuhyun gak terlalu menderita) 🙏🏻🙏🏻
    Well, ditunggu lanjutan nya, please give more romantic scenes for WonKyu in the future.. 😘😘

  2. Eiy,, baby Jun milih tinggal sama paman siwon dari pada eomma nya. Bagus lah, semoga jun sama siwon lebih dekat lagi..

    Emmm apa ya idenya??? Ah…. pokoknya kalo bisa konflik nya jangan terlalu berat😉

    Apapun hasil dari pertimbangan scarface ditunggu. Berharap sih ada tambahan satu chapter lagi *tetep maksa* kkk

  3. Hahahaa iya bner bgt.. Scarface emang agak gantung akhirnya, jadi gemes bacanya.. kaya ada sesuatu yg masih ganjal.. tp klo ga ada chapter tambahan lagi, ya gpp sih, mngkin emang author pngen kita buat ngira2 akhir critanya sndri..
    ToU ini aku kira konflik utamany ya masalah mreka dalam nentuin orientasi seksual mreka, trnyata bkan ya? Soalny msalah orientasi seksual itu berat bagi org yg pada awalny ngira mreka itu “normal2” aja, trs tiba2 trjadi pristiwa yg bkin mreka bwt mikir lg apa slama ini mreka itu bneran “normal” apa ga, ya smacam jd konflik bathin gtu

  4. Semoga WonKyu bisa makin nyaman saat bertemu.Aq rasa mereka masih terlalu kaku kkkk#sok tau
    Ok..Sepertiny Jun bisa jadi penghubung antar Siwon dan Kyuhyun agar makin sering berjumpa selain tntang mmbhas pekerajaan mereka.

    Fighting eonni ..gumawo

  5. Kayaknya Jun mulai suka nih sama paman Siwon trus kapan Appa akan suka sm Siwon juga😀😀😀…kyknya mereka berdua lagi bingung sama apa yg mereka rasakan kalo lg ketemu. Kalo didpnnya sih mereka pd jaim atau berusaha utk engga nunjukin sesuatu yang gmn gitu…padahal dihati mah dah dagdigdug. Moga2 kedepannya mereka bisa lbh terbuka dan jujur sm perasaan msg2 shg bisa lbh dekat lg. Konfliknya mantannya Kyu blum bisa nerima kalo Kyu deket sm Siwon sbg kekasih, tp jgn terlalu dalem jg konfliknya kasian Siwon dan Kyu kan mereka berdua berhak bahagia

  6. Hai…jd kyu udah ktm ama siwon pasca kejadian itu…jd bertanya” kapan ya mereka menjalin hubungan…klupun terkena masalah dngn hub mereka, tlng jngn mslh yg sulit” yaaa…bikin mulus aja kyk kulit bayi, ehehe😀…ya udah ditunggu lanjutannya…👍

  7. YESSS !!
    Oh astaga Diera.. Saya sangat sangat sangat sangat sangat sangat mengharapkan scarface special episode itu~
    Yap, belum ada perkembangan berarti dari hubungan mereka. Tapi kayaknya si Jun udah mulai membuka hatinya(?) untuk siwon. Terimakasih banyak jun sayang.. :v
    tapi sayangnya calon ayahmu sangat tidak peka dg perasaannya nak :3
    aelah, masi canggung aja tu dua orang .-.
    Hhm.. Konflik lain ya ? Uh, siwon itu penulis terkenal dg fans bejibun kan ? Gimana kalo setelah mereka bersatu, hubungannya tercium publik. Ato ada paparazzi yang nguntit keseharian siwon, dan nemulah itu fakta. Publik heboh, fans ga terima. Mulailah adegan teror meneror, di ancam sasaeng, dan jun pun kena imbasnya. Hhm.. Kayak misalnya dihasut temen2 sekolah dia gitu. Buset jadi ngarang bebas gini =_=
    ato bisa juga masalah hak asuh jun jadi panjang. Keluarga won&kyu ternyata berhubungan. Kebiasaan siwon yg suka pindah2 negara jg bisa jadi masalah. Kalo orang ketiga.. Bisa juga si. Tapi keknya aneh aja, istri kyu udah lepas, malah ada orang lain lagi. Aaah.. Bingung. Cuma bisa kasi saran itu..
    Scarface nya ya ? Jebaaal~ *trenggiling eyes*
    Diera jjang ! Fighting !
    .
    Kimmy

  8. Butuh ide??? Aku nggak ada ide, he..He..He… ngikut authornya aja lah, biar authornya aja yg pusing, aku nggak mau ikut2an pusing, mau nikmatin baca aja.

  9. pendek bangettt TT
    hueee ToU dibikin yang panjang dong, bacanya greget banget kalo cuma pendek gini kkkk~~
    tanpa kerasa jun uda mulai kecantol sma siwon 😂😂
    scarface tambah 1 💪💪💪

  10. mereka merasa awkward dan bingung akan perasaan masing-masing tapi dengan lihai dapat menutupi semuanya wkwk otp q oh otp q :”)
    when jun chooses siwon over his mother lol :)) aga sedikit bgt kecewa sih siwonnya ga gemay sama jun lol mungkin masi awkward juga kali ya sama jun nya tp pdhl berharap kalo siwon bisa jadi kayak bapakable gt pas di tinggal berdua sama jun :’) ahaha tp gapapa nemenin jun ampe tidur juga udah seneng 🙂
    untuk konflik utama ada gapapa tapi pls jangan seberat scarface ga shanggup hati aku kyuhyunnya tersiksa mulu 😦 mungkin konflik dari keluarga gapapa tapi kalo bisa ujung-ujungnya keluarganya ngasih pengertian ga kayak scarface huf (masi baper sama ortu kiyu & ibu siwon) atau bisa juga reaksi sekitar akan hubungan mereka….
    emang ngerasa endingnya scarface masih gantung sih jadi…. semoga kakak mau nulis sequel tambahannya scarface hehehe

  11. Gregett ngeliat siwon sma kyuhyun diem diem begitu, apa jdinya klo ga ada baby jun hahaha
    Pas siwon bilang baby jun ga ada mirip-miripnya sma eomma nya, disitu aku langsung mikir, itu anaknya kyuhyun doang kali yaa wkwkwk #pemikirananeh
    Scene wonkyu nya harus lebih romantis nih biar greget hahaha
    Semangat terus ya eonnie, ditunggu dengan sabar kok updateannya..

  12. Q juga belum bisa move on sama ff scarface. Aku akan senang sekali kalau emang bener scarface ditambh 1 episode lagi. Berharap penuh hahahha…
    Konflik sama pergulatan bathin mereka ajah q rasa udah berat kak diera. Tp klu pengen lebih seru lagi mungkin gpp lah… Di tambah konflik lagi… Q selalu suka sama ff buatanmu terima kasih…
    Semangatttt kak diera…

  13. Jun kayaknya udah nyaman bgt ya sama siwon terus agak gimana gitu sama eommanya.. (mungkin)
    konflik yg ringan2 aja thor.
    dan semoga scarface ada sequelnya lg.. {}{}

  14. Siwon dh jatuh hati tpi gk ngerasa buktinya melihat kyu pakai apron aja merasa berbeda,spertinya jun bisa jdi penghubung wonkyu tuh,habis jun dh kepikat ma siwon
    Berharap konfliknya yg ringan2 aja karena masih kepikiran ma scarface.
    Untuk scarface tetep berharap satu chapter lgi biar gk terlalu penasaran,bener ya kak satuu..lgi.
    Trimakasih.

  15. Siwon sama jun makin akrab aja nih…kapan wonkyu bisa akrab??
    Pendek amat partnya, besok panjangin dikit napa hehehe…
    Buat ide, aku serahin sepenuhnya sama diera unnie hahaha…tapi kalau bisa yang ringan2 aja konfliknya…
    Setuju banget kalau scarface tambah satu chap lagi 😁

  16. Nampaknya Jun akan menjadi penghubung antara Kyuhyun & Siwon..lagipula Jun mmg suka sama Siwon..tidak merasa seperti org asing..diharap hubungan wonkyu tidak serumit dlm Scarface..konflik biar ringan2 & readers x perlu susah hati memikirkan masalah wonkyu..hihihi..pasalnya setiap kali TBC, readers mula memikirkan chapter seterusnya..

    Anyway kalau ada chapter tambahan utk Scarface, sy & other readers sgt2 berterima kasih..

  17. gak puyaa ide buat konfliknya thorr.. hehehehe
    gak papa Kasih konflik asal jngan trlalu berliku buat kisah Cinta mereka jiahh..
    wonkyu moment byakin lagi thor-sshi panjangin dikit lagi.. ini kpendekan.. #duhbawelsaia.
    pokoknya slalu di tunggu next chap nyaa.. untuk jun spertinya dia udah suka am siwon smpai mau di tinggal cuma am siwon pdhal merka kan blum trlalu dekett..
    scarface nyaa di tambahinnn lagiii please please thorr..
    bikin yg real happy ending hahaha..
    gomawo updtanya thor-sshi #hwaiting.!!!! 😀

  18. Scarface emang gantung banget lah.. Kalo dikasih satu chap lagi ah senangnya…

    Eum konflik utama ya??
    Belum bersatu udah minta konflik nih hahaha jangan berat2 konfliknya kayak scarface dong diera..
    Kalo saya sih milih nya kyu dan siwon bersatu,mungkin konflik batin untuk ngumumin soal orientasi seksual mereka kepublik.. Publik ada pro dan kontra dan lebih nya lagi kenapa g masukin sesaeng fans siwon yang ngincar hubungan wonkyu bubar hehehe..
    Maklum sebelum baca baru ngbrol sama temen soal sesaengnya suho yakni rion itu loh..
    Keidean aja gitu..
    Gegara sesaengnya mereka bisa sampe melakukan tahap itu..
    Kenapa g sekalian sesaeng nya juga bikin konflik di cerita hahaha walo sebenarnya mainstream ya yang kena kyu mulu dalam konfliknya..
    Eum.. Ya.. Ambil aja sesaengnya malah celakainnya siwon 😂😂😂

  19. ayo lho.. bnyak yg nagih sf hrs ada epilog ‘terakhir’ krna memang crita nya gantung bgt haha
    saya gada ide..nurut kmu aja mau nya gmana, krna crita mu emg slalu bkin greget ra asdfghjkl!!
    ini kok yaa berasa kyk wonkyu udh nikah aja, siwon yg jagain Jun smpe rela nungguin Kyuhyun pulang wkwk
    kyk nya siwon sma kyu udh ada rasa sma masing2 ya? cma blm brani ngungkapin doang :3
    slalu ditunggu lanjutan nya ra 😆

  20. Sangat berharap kalau scareface nambah chap lagi 😊😊😊
    Terima aja apa yg keluar dr author dech, pkoknya kudu seru…😁😁😁

  21. Kirain mereka bakal awkward banget pas ketemu. Tapi kenyataan gak terlalu walau aku tahu mereka saling menahan diri sejak kejadian itu. Makan malam itu alasan yg tepat buat saling ketemu *ngomong apaan sih* oh jgn bilang kkalau siwon ketiduran pas nungguin Kyuhyun dan…. ‘terjadi sesuatu’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s