[SF] Two of Us – Chapter 8

kyus-clothes

Chapter 8

Kyuhyun baru saja kembali dari mengantarkan draft tiga novel Siwon ke bagian percetakan. Dan saat ia membuka ruangannya, Kyuhyun melihat sebuah tas yang dikenalinya berada di sofa. Tas milik Jun. Kemudian ia menoleh ke arah meja pegawainya dan tidak melihat Gil berada di mejanya. Kyuhyun menghela nafas pendek.

Kang Min Hyun sudah datang rupanya.

Kemudian ia berjalan masuk dan menutup pintu perlahan. Kyuhyun berjalan ke meja kerjanya dan melihat ada beberapa naskah yang baru masuk. Setelah menaruh tasnya, Kyuhyun bersiap untuk meneruskan pekerjaannya yang tertunda.

Setelah memakai kacamatanya, Kyuhyun mengambil satu naskah dan mulai memeriksanya dengan serius. Sesekali ia menandai beberapa bagian yang perlu diperbaiki. Tangannya bergerak secara spontan melakukan beberapa perbaikan. Karena ini sudah dilakukannya lebih dari lima tahun.

Kyuhyun menghembuskan nafas seraya membalik halaman. Namun, tubuhnya tiba-tiba menegang ketika ia tengah membaca satu paragraf naskah tersebut.

Oh, Kyuhyun tidak menyadari hal itu sebelumnya. Dengan cepat ia melihat cover naskah tersebut dan melihat judul yang tertera. Wildest Dream of A Man. Lalu ia membaca sinopsis singkat naskah tersebut dan mengumpat pelan.

Oh, Shit!

Kyuhyun benar-benar tidak menyadari hal itu sebelumnya ketika ia menyetujui naskah tersebut. Ia menaruh penanya dan menekan tombol intercom.

“Hoon, bisa ke ruanganku sebentar?”

“Baik, Pak.”

Kyuhyun menarik nafas perlahan dan menatap naskah itu dengan lekat. Tak lama, Hoon masuk ke ruangannya dan berdiri dihadapannya.

Kyuhyun menatapnya lekat. “Kapan naskah ini masuk?”

Hoon mengernyit dan melihat naskah yang dimaksud oleh Kyuhyun. “Dua hari lalu. Ada apa, Pak?”

“Uhm… Aku sendiri yang memberikan persetujuan untuk memilih naskah ini?”

Hoon mengangguk. “Bukankah semua naskah baru yang akan dipublish dipilih langsung oleh anda? Anda membaca semua sinopsis naskah dan memilih beberapa judul untuk diproses lebih lanjut.”

Kyuhyun mendesah. “Aku tahu. Tapi… Gay story?”

“Ahh…. Sebenarnya kami juga terkejut anda menyetujuinya, Pak. Tapi waktu rapat itu, anda mengatakan bahwa alur cerita dari naskah itu…. Er, apa anda ingin membatalkannya, Pak? Aku belum menghubungi penulisnya. Jadi…”

Kyuhyun melepaskan kacamatanya dan mengusap wajahnya. Oh, dua hari lalu? Sepertinya pada hari itu, dia bekerja secara auto-pilot. Kyuhyun sendiri tidak tahu apa yang terjadi pada hari itu. Bahkan ia juga tidak ingat beberapa percakapan dengan rekan kerja lainnya.

Itu pun karena kejadian pada hari sebelumnya.

Hentikan itu, Cho Kyuhyun!!

“Jadi, Pak…? Apakah anda ingin membatalkan judul tersebut?” tanya Hoon lagi.

Kyuhyun menarik nafas. “Tidak perlu. Naskah ini akan tetap dilanjutkan. Tapi mungkin… Kita perlu lebih berhati-hati. Siapa yang bertugas menjadi editor untuk naskah ini?”

“Ah… Naskah itu dipegang oleh Ji Hoon sunbae.”

“Oh. Baiklah. Terima kasih, kau boleh kembali bekerja.”

Hoon mengangguk lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut. Kyuhyun mengerang pelan. Dia benar-benar telah membuat kesalahan besar. Entah bagaimana reaksi direksi saat ia membawa daftar judul naskah baru yang akan diterbitkan. St. Heaven mungkin tidak pernah melakukan diskriminasi terhadap naskah-naskah dengan genre seperti ini. Tapi jika pun ada naskah yang terpilih, biasanya mereka melakukan beberapa tahap khusus sebelum benar-benar diterbitkan.

Kyuhyun menatap naskah itu dengan lekat. Dengan satu tarikan nafas lainnya, Kyuhyun kembali memakai kacamatanya dan melanjutkan memeriksa naskah tersebut.

*****

Donghae menyimpan beberapa dokumen yang selesai diperiksanya ke dalam tasnya lalu menoleh ke Siwon yang hanya bermalas-malasan di meja kerjanya. Pria itu membaringkan kepalanya di meja sembari menatap ponselnya. Entah melakukan apa. Dan itu sudah dilakukannya selama tiga jam sejak Donghae datang ke studio.

Donghae tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Siwon saat ini. Rasanya dia sudah bersikap seperti ini sejak kejadian minuman obat perangsang itu. Well, mengenai kejadian itu, Siwon tidak mengatakan banyak mengenai apa yang terjadi setelah Donghae mengantarkan kunci mobil Kyuhyun. Namun, melihat Siwon yang tidak menulis sejak hari itu membuat Donghae berpikir lagi.

“Siwon…” ucap Donghae.

Siwon hanya menggumam pelan.

“Kau tidak menulis? Ini sudah tiga hari,” ujar Donghae.

Siwon menaruh ponselnya dan menghela nafas. “Tidak ada ide,” gumamnya singkat.

Donghae mendesah pelan. Lalu ia berdiri dan menghampiri meja kerja Siwon. Ia memperhatikan wajah Siwon dengan lekat. “Hey… Apa yang sedang kau pikirkan?”

“Tidak ada.”

Siwon menarik nafas panjang. Ia hanya menatap pada tangannya. Rasanya masih sulit dipercaya. Benar-benar sulit untuk Siwon percayai bahwa tangannya itu pernah menyentuh pria lain. Selama hampir empatpuluh tahun hidupnya, Siwon hanya pernah menyentuh dirinya sendiri. Bahkan jika pun dia melakukan mas….

God!! Choi Siwon, sejak kapan kau berubah pervert seperti ini?!!!

Siwon mengerang pelan sembari menyembunyikan wajahnya pada lengannya. Alis Donghae terangkat ketika ia melihat ekspresi Siwon seperti itu.

“Hey… Kau tidak sedang…” Well, sepertinya Donghae bisa menebak apa yang tengah dipikirkan Siwon selama beberapa hari ini. “YAK!! Choi Siwon!!” serunya keras.

Sontak Siwon mengangkat kepalanya dan menatap Donghae lekat. “What?!! Apa?!!” balasnya.

“Hey, Kau!! Oh ya Tuhan… Choi Siwon, dia itu editormu!”

“Apa?!! Memangnya apa yang kupikirkan tentangnya?!! Apa kau berpikir aku tengah berfantasi tentangnya?!! Apa kau gila!?!!” teriak Siwon.

Donghae mendengus. “Tapi memang itu yang kau pikirkan, bukan? Mengenai kejadian hari itu. Kau tidak menceritakan bagaimana akhirnya.”

“Memang apa yang perlu diceritakan?! Kau sudah tahu apa yang kulakukan. Bahkan itu adalah idemu!!”

“Well.. Ideku adalah kau membantunya untuk menyelesaikan masalahnya waktu itu. Bantu dia, lalu setelah itu lupakan! Tapi selama tiga hari ini kau tidak melakukan apa-apa. Kau juga tidak bicara banyak. Seharian di studio kau hanya melamun, makan lalu melamun lagi setelah sore kau pulang. Tch.. Aku bahkan tidak ingin tahu apa yang kau lakukan di rumahmu itu,” ujar Donghae.

Mata Siwon melebar. “Yak!! Aku tidak berfantasi tentangnya!!”

“Terserahlah! Aku tidak peduli, itu adalah masalah pribadimu. Oh ya, tempat tidur barunya sudah sampai?” tanya Donghae.

Siwon kembali membaringkan kepalanya di meja. “Sudah. Kau apakan tempat tidur lamaku?”

“Kenapa bertanya? Apa terjadi hal lainnya selain kau memberikan handjob pada Editor Cho?!”

Siwon mendelik. Tapi dia sudah lelah membalas argument dengan Donghae. “Jika kau terus berisik seperti itu, lebih baik kau pergi saja!”

“Pergi beli makan siang?”

“Hahh… Tidak!! Aku akan pergi belanja lalu pulang,” sahut Siwon.

“Oh. Kalau begitu, ayo pergi bersama! Aku yakin kau tidak akan tahu apa saja yang harus kau beli.”

Siwon mendesah perlahan. “Limabelas menit lagi.”

Donghae menarik nafas lalu kembali ke sofa sembari ia bertanya lagi pada Siwon. “Tapi serius, Siwon. Apa ada yang terjadi pada kalian pada hari itu? Rasanya kau tidak akan seperti ini jika kau hanya membantunya, bukan? Kau… tidak mungkin melakukan itu, bukan?”

Siwon memejamkan matanya. Dia sudah muak dengan asumsi seksual Donghae tentang apa yang terjadi di hari itu. “Shut up, Lee Donghae!!”

*****

Siwon menatap Kyuhyun dengan kepala yang tertunduk. Well, siapa pun pasti akan merasa canggung jika ada pria yang membantumu masturbasi –terlebih menyentuhmu secara seksuali seperti itu. Siwon menghembuskan nafas perlahan kemudian ia meraih sebuah handuk besar yang dibawanya. Kemudian ia menyampirkannya ke bahu Kyuhyun untuk menutupi tubuh telanjangnya.

“Aku benar-benar minta maaf, Editor Cho.”

Kyuhyun perlahan mengangkat kepalanya untuk melihat Siwon. Wajahnya masih terlihat memerah dan basah karena peluh dan air mata. Secara spontan, Siwon mengulurkan tangannya yang lain –bukan tangan yang telah menyentuh Kyuhyun – lalu mengusap lembut pipi Kyuhyun. Nafas Kyuhyun terhenti sejenak. Terlebih dengan jarak di antara mereka yang terlalu dekat.

Tapi kemudian Siwon tersadar apa yang tengah dilakukannya. Rasanya memberikan afeksi seperti itu hanya akan membuat situasi mereka setelah ini menjadi lebih canggung. Terlebih mereka masih harus bekerja bersama untuk tiga novel Siwon.

Perlahan, Siwon menarik tangannya dari wajah Kyuhyun. Ia kemudian menghembuskan nafas dan mengalihkan pandanganya ke arah lain –seolah ia tidak pernah melakukannya. Namun, Kyuhyun masih memandangi Siwon dengan begitu lekat. Siwon berdeham pelan sembari meliriknya sekilas. Kyuhyun yang tidak mengatakan apa pun membuat Siwon tidak tahu harus bersikap seperti apa.

“Aku… Uhm…” Siwon lalu kembali menatap Kyuhyun. “Aku akan menyiapkan pakaian untukmu,” gumamnya.

Tapi ketika Siwon hendak berdiri, Kyuhyun menahan pergelangan tangannya. Siwon berkedip beberapa kali memandang Kyuhyun. Sepertinya pria itu ingin mengatakan sesuatu padanya. Jadi, Siwon kembali duduk. Jarak di antara mereka belum berubah –masih terlalu dekat bagi Kyuhyun bisa mencium bau tubuh Siwon. Dan itu membuatnya mulai kembali kehilangan akal sehatnya.

Oh? Mungkinkan efeknya masih belum hilang sepenuhnya?

Kyuhyun –secara mental– menampar dirinya sendiri untuk tetap sadar. Ia menarik nafas dan membuka mulutnya. “Ta-tasku. Di dalam tasku, kau bisa menemukan kartu kunci unit apartmentku. Kau bisa mengambilkan pakaianku.”

Siwon sontak melirik tas Kyuhyun yang berada di lantai. “Oh, baiklah. Aku akan mengambilkannya.”

Kemudian Kyuhyun melepaskan pergelangan tangan Siwon. Dan entah mengapa dia merasa sedikit menyesalinya.

*****

 

Advertisements

42 thoughts on “[SF] Two of Us – Chapter 8

  1. ah pdahal aq brharap bkal ada adegan lain lgi saat siwon memberikan blowjob sma editor cho(otak pervert kumat)
    siwon msh lajang ya di usianya yg udh 40 atau jngan2 siwon gay???
    next chapnya d tunggu klo bsa bnyakin moment wonkyu nya ,makasih

  2. diliat dari covernya kirain bakal ada adegan lain setelah handjob mereka >_<
    berharap ada lah 😂😂
    kiarain yg bikin cerita gay siwon, ternyata bukan. jangan jangan entar yang nulis cerita gay itu suka sama kyuhyun.
    pftttttt panjangin dong dierassi biar bacanya lama ga puas puas 😂😂🔫🔫 ditunggu next chapter

  3. kirain bakal ada adegan lain setelah itu .. 😅😅😅😅 mereka canggung banget pasti 😆😆😆😆😆

    aku selalu suka cara penulisan mu de 😙😙😙

  4. Sepertinya siwon gak bisa lupain kejadian itu. Aku pikir terjadi “sesuatu” yang lebih dari sekedar handjob sama mereka.

    Kira kira pertemuan wonkyu selanjutnya kaya apa ya? Pasti canggung banget. Banyakin moment merekanya!!

  5. Neh kan, siwon psti skrg jadi kpikiran gtu deh.. hahahahaha
    Ntar dy jdi stres sndri, trs malah diem2 jdi nyri2 informasi ttg kyuhyun deh..
    Kyuhyun jga, alam bawah sadarny psti jga sbenernya masi kbayang2 keinget2 sama kjadian itu.. aahh pokonya ga sabar liat gmn prkembangan hubungan mreka brdua.. pasti bakalan seru bgt.. ditunggu ya next chap, yang klo bsa panjang2in lah lagi dkit hehehe

  6. Siwon blm bisa lupain itu rupanya wkwkwkwk Dan sepertinya Kyu jg ngalamin hal serupa..
    Semoga chapter selanjutnya wonkyu moment nya lbh byk dr ini ya huhuhu

  7. 80% reader di sini pasti tadinya berasumsi sama kaya aku,yaitu bakal ada hal lainnya setelah handjob,tp….ternyata kami kecewa,kyaaaaa…..
    aku mau protes,ini pendek banget,hahaha…
    dan di part ini siwon yang kasian,di cengin mulu ama donghae,g udah2 lagi,sampe siwon kesel,sampe cape,yang ujung2nya malah nanti bisa2 berfantasi beneran soal kyuhyun,hahaha

  8. Hehehhe kirain bakalan panjang ni heheh….. Tp gpp seneng banget bacanya… Selalu suka sama tulisan u kak diera heheh..
    Sebener.e udah mikir aneh2 heheheh lucu pastinya klu kayak gitu hrhrh..
    Aduhhh kyu n siwon kepikiran terus

  9. Omaygat ini seru banget..
    sama2 gak bisa ngelupain kejadian itu ternyata.. kyuhyun yg gak sadar nyetujuin jadi editor buku tentang gay dan siwon selama 3 hari gak bisa ngapa2in.. kkkkk
    lanjut agak panjang lagi ya author..

  10. sama2 canggung mereka yakss…
    gak tau knpaa gw bacanya kok malu2 gituu pas bagian flashback hahahhaa..
    jadi bayangin gimana malu nya mereka brdua stelah ituu..
    tapi siwon ituu apa gak berlebihan sampe ganti tempat tidurr..
    di tunggu lanjutanyaa author-sshi gomawo updtanya
    oohh scarface epiloq nyaa di tunggu jgaa yaa..
    gomawo.. hwating.!!!! 🙂

  11. Huft….ternyata..tidak terjadi kkkkk.#plak.
    Mian eonni. #bow
    Tapi,aq rasa kejadian ini mmbawa hal yang sangat besar untuk WonKyu.Makin penasaran juga bagaimna dengan mereka nanti saat kembali bertemu.Semoga bisa berjalan lancar.Dan makin mmbaik.

    Gumawo eonni..Fighting!!!

  12. Oooo siwon-ssi kau terus berpikiran tentang hal yg terjadi itu ya hahaha
    Kirain bakalan ada peristiwa selanjutnya setelah handjob itu selesai wkwkwk
    Ditunggu dengan sabar chapter selanjutnya diera eonnie… Hwaiting..

  13. Tuh kan efek yg bantuan yg ehem2 yg Siwon kasih utk Kyu setelah dia minum minuman itu malah bikin keduanya canggung dan serasa msh diawang2 krn mereka berdua msh kepikiran terus ttg kejadian hari itu. Makin seru nih ceritanya dan bikin penasaran sm kelanjutannya

  14. Ahh ya ampun ….siwon lg dilema nih kkkkkkkkk akkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk happy bgt waktu ff yg q tunggu -tunggu publish^^ d tunggu next chapter nya….btw bukannya kemarin heechul nyariin kyuhyun yh…mau ngomong sesuatu kan?!?

  15. Wah covernya bikin salah sangka nih ekwkwk kirain ada adegan yg kita tidak ketahui 😆😆😆 /pervert me is pervert lol/ Pls atuhlah mrk berdua…. yang satu lagi mode auto pilot eeee yang satu galau bengong ga jelas, btw aku ngakak pas tau siwon beli kasur baru HAHA segitunya mas 😦 apa tkt keinget bada bohay kiyu terus etapi ga ganti kasur juga mikirin mele kkkkk 😛

  16. Kayaknya ada kelanjutan setelah hand jobs ya?
    Masih disimpen nih buat chap selanjut nya hehehe…
    Habis kok keduanya kepikiran mulu, btw yang nulis novel gay siapa tuh??
    Tau2 darisana ketertarikan kyu ke siwon didapat taunya setelah dia baca novel hehehe
    Next chap nya asap dong, dan didepannya banyak wonkyu part hehehe…
    Pengen liat kalo mereka kembali ketemu bakalan gimana

  17. Sbnrnya apa yg terjadi sm wonkyu…kok mereka jd linglung gt, apa mereka melakukan yang iya”…jd penasaran…ditunggu yg selanjutnya yaa…

  18. Waktu lihat covernya, langsung semangat bacanya..kirain ada adegan selanjutnya setelah handjob, ternyata tidak#pembaca kecewa😂
    Wonkyu sama2 belum move on dari kejadian “itu”…semoga itu pertanda bagus buat mereka..😍
    Nggak sabar nunggu chap selanjutnya….jangan lama2+panjangin ya eonnie…

  19. Kok liat interaksi siwon sama kyu yang canggung gituu malah pingin ketawaa yahh hahhha cutee gemesin lahh lol … tapi kayanya ada yang lain selain handsjob yahh? Kok efek mikirin kejadiannya sampe berhari2 gituu … ahh gak sabar nunggu lanjutan , semogaa part depan bisa makin banyak wonkyumomentnya

  20. EEAAAAKKK…
    Apdet juga nih.
    Heuheheu..
    Ekspektasi saya ga terlalu berlebihan sih, karna ya.. Mungkin aneh aja kalo belum lama kenal langsung ‘ehem’. Handjob aja saya udah sujud syukur kok :v
    aelah won.. Nape diganti ntu kasur ? Biarin aja keles, untuk kenang kenangan. Entar kalo lu udah jadian sama kyuhyun kan jadi inget sama peristiwa itu lagi.. =_=
    Aaa.. Dongek, tante sayang padamu nak, terimakasih telah mengganggu siwon dengan pertanyaan2 ajaibmu ._.
    Pengen ngeliat momen pas mereka tatap muka lagi.. Pasti canggung tapi curi2 pandangan~
    Secara keseluruhan ff ini udah bagus. Gaya penulisannya elegan tapi sederhana dan enak dibaca. Kata kata yang dipake juga gaterlalu kaku. Cocok.
    Cuma satu yang kurang..
    Kurang panjang !! T^T
    panjanginn lagi ya XD
    *muji dulu baru nuntut*
    gimana diera ? Udah sembuh kah ? Jangan sakit lagi ya, entar ff nya terbengkalai *bruh*
    ….
    Bingung mau ngoceh apalagi .-.
    Udalah ya..
    Ohiya maap komen saya telat :3
    Ditunggu kelanjutannya..
    Scarface juga..
    *buset*
    Two thumbs for Diera ! Fighting !! ^^
    .
    Kimmy

  21. Iseng2 buka blognya daaan…updateee
    Chap ini buat wonkyu n diriku juga blm bisa move on dri chap sebelumnya.hee
    Btw moga mlm mnggu nya ttp ada update. Mlm mngguan tnpa baca ff nya serasa sepiiii

  22. wuusshh.. sprti nya emg msh ada lanjutannya nih abis itu tuh.. soalnya aku udh ngebayangin yg lain nya bhahaha
    eii.. bkn yg itu, cma skedar eum hot kiss doang 😂
    soalnya kan itu kyu pegang2 tangan siwon kyknya reaksi nya blm ilang haha
    well ~ tetap semangat utk kelanjutan nya ya 🙆

  23. Penasaran saat mreka ketemu lgi,gimana reaksinya pasti agak gimana.
    Wonkyu jga knapa jdi eror gitu ya, hm…apa terjadi sesuatu??

  24. wonkyu memikirkan hal yg sama,,
    secara tk langsung,takdir mereka memang udah terikat satu sm lain,di tnggu moment wonkyu nya lagi..next chap

  25. Setelah peristiwa itu wonkyu blm prnah bertemu kembali ya, kalau mrk bertemu kembali apa akan terasa canggung atau mrk bs mengatasi situasi??

  26. Waaaah… setelah sekian lama g’ buka blog ini. Pas baca two of us makin deg deg an… g’ sabar bgt nunggu nextnya… wonkyu lucu bgt pas canggung. Eitsss… bagian pervertnya nanggung bgt…. hehehe.
    Fighting diera

  27. Katakan aku pervet, tapi aku berharap ada kelanjutan ‘itu’ dr chapter sebelumnya. Siwon sepertinya gak bisa fokus karena kejadian itu. Begitupun Kyuhyun yg sampai gak sadar kalo dia nyetujuin novel gay buat di terbitin di percetakannya. Dan kedua orang ini kalo ketemu pasti bakalan awkward bgt deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s