[SF] Two of Us – Chapter 2

tou

Chapter 2

Kyuhyun menghela nafas ketika ia mendapati tumpukan naskah berada di atas meja kerjanya. Well, ia sangat menyukai pekerjaannya tapi bagaimana pun terkadang Kyuhyun berhak merasa muak dengan semua rutinitas tersebut bukan? Kemudian ia menoleh dan melihat beberapa pegawainya sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.

“Jam berapa pertemuan dengan Penulis Choi?” tanyanya dengan agak keras.

Empat pegawai menoleh dan saling menatap. Berharap salah satu dari mereka menjawab pertanyaan tersebut. Kyuhyun mendesah pelan. Apakah dia seorang atasan yang begitu menakutkan hingga tidak ada yang berani menjawab pertanyaan mudah seperti itu?

“Siapa yang bertugas mengatur pertemuan itu?”

Seorang pegawai mengangkat tanganya. “Aku, Pak. Er… Pihak Penulis Choi kemarin menghubungi dan mereka akan datang sekitar pukul sebelas.”

Kyuhyun mengangguk kecil. “Persiapkan semuanya. Tanyakan pada bagian setter apakah contoh untuk covernya sudah selesai? Ah, hubungi bagian percetakan juga.”

“Baik, Pak!” seru keempat pegawai tersebut.

Kyuhyun kemudian memasuki ruangannya dan berjalan menuju meja kerjanya. Ia menaruh tas kerjanya di kursi dan mengambil salah satu naskah lalu membacanya sekilas. Kyuhyun melihat ada beberapa catatan dari pegawai yang bertugas menjadi editor untuk naskah tersebut. Well, sebelum dinyatakan laik untuk terbit, semua naskah harus mendapatkan persetujuan darinya sebelum memasuki tahapan selanjutnya.

Kyuhyun menghela nafas dan mengembalikan naskah itu ke atas tumpukan. “Hah.. hari ini akan menjadi hari yang begitu panjang.”

Lalu Kyuhyun bersiap untuk memulai pekerjaannya.

*****

Siwon menatap refleksi dirinya di cermin besar. Dia bersiap untuk pergi ke kantor publisher. Setelah merapikan pakaiannya, Siwon membuka salah satu laci dan mengeluarkan sebuah kotak berisi kacamatanya. Memastikan bahwa ponsel dan dompetnya sudah ada di saku jaketnya, Siwon berjalan keluar kamar tersebut dan melihat Donghae yang sedang menghabiskan satu mangkuk ramyeon.

“Kau belum sarapan?” tanya Siwon sembari memakai kacamatanya.

Donghae menoleh dan menggumam pelan. “Aku harus mengambil kunci sebelum ke sini.”

Siwon menghampiri Donghae dan melihat sebuah kunci mobil di atas meja makan. “Oh, mobilnya sudah sampai?” tukasnya sembari tersenyum lebar.

Well, Siwon merindukan mobilnya. Butuh waktu lama untuk mengurus pengirimannya dari Singapura. Tentu saja, selain membawa semua barang-barangnya, Siwon akan membawa mobil kesayangannya.

“Begitulah. Seharusnya aku baru bisa mengambilnya siang ini, tapi aku yakin kau tidak ingin pergi naik taksi, bukan?” ujar Donghae sembari berdiri dan membawa mangkuk bekas ramyeon ke wastafel dapur. “Kau sudah menemukan kartu nama editornya?”

“Begitulah. Cho Kyuhyun. Apa dia seusia denganku? Bagaimana orangnya?”

Donghae mengangkat bahu. “Entahlah. Mungkin lebih muda darimu. Saat pertama-kali aku bertemu dengannya, aku tidak berpikir kalau dia seusia denganmu. Dan kurasa kau bisa bekerja baik dengannya. Editor Cho terlihat begitu professional dengan pekerjaannya. Dia adalah kepala editor termuda di St. Heaven.”

“Kepala editor termuda?”

“Kudengar, saat dia angkat menjadi kepala editor, usianya baru tigapuluhdua tahun. Karirnya begitu bagus dan dia sudah banyak menangani project besar. Kurasa jika project denganmu berhasil dia akan mendapat promosi lagi,” tutur Donghae.

Alis Siwon terangkat. “Benarkah? Kalau begitu aku tidak akan perlu khawatir, bukan?”

Donghae menepuk bahu Siwon. “Hey, apa kau pikir aku akan mencarikan publisher yang tidak kompeten untukmu, eoh? Tenang saja, aku sudah memeriksa reputasinya. Kita pergi sekarang?”

Siwon mengambil kunci mobilnya. “Kita pergi dengan mobilku!”

“Terserah padamu, Penulis Choi.”

*****

Kyuhyun melirik jam di pergelangan tangannya. Hampir pukul sebelas. Penulis Choi akan segera datang. Kyuhyun menaruh naskah terakhir yang diperiksanya lalu bersiap menuju ruang pertemuan. Paling tidak, Kyuhyun harus kembali memeriksa semua persiapan.

Kyuhyun meraih ponselnya lalu berjalan keluar ruangan. Ia melihat beberapa meja pegawainya sudah kosong –mungkin mereka sudah berada di ruang pertemuan. Jadi, Kyuhyun menuju ruangan tersebut yang berada di ujung lorong.

Ponselnya bergetar ketika ia hendak membuka pintu. Sebuah pesan dari Heechul.

Kyuhyun…

Hakim sudah mensahkan perceraian kalian. Besok aku akan bertemu dengan Pengacara Han untuk membicarakan tentang hak asuh Jun.

Aku akan menghubungimu lagi nanti.

Kyuhyun terdiam sejenak saat ia membaca pesan tersebut. Kini ia telah resmi bercerai. Entah Kyuhyun harus merasa senang atau sedih. Rasanya tidak ada kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang tengah dirasakannya saat ini.

Kyuhyun menyimpan ponselnya dan hendak membuka pintu ketika salah seorang pegawai membukanya. Pegawai itu terlihat terkejut.

“Ah, maafkan saya, Pak.”

“Tidak apa-apa. Semuanya sudah siap?” tanya Kyuhyun.

Pegawai tersebut mengangguk. “Design cover sudah dikirim. Anda bisa melihatnya. Perwakilan dari bagian percetakan juga akan datang. Hoon sedang menjemputnya.”

“Siapa yang akan menyambut Penulis Choi?”

“Oh, Gil sunbae sudah ada di bawah menunggu Penulis Choi dan agennya datang. Ada lagi yang perlu dipersiapkan, Pak?”

Kyuhyun menggeleng. “Aku akan melihat contoh covernya. Kau pergi temani Gil menunggu Penulis Choi.”

Pegawai tersebut mengangguk lalu sedikit memberi ruang agar Kyuhyun bisa masuk ke ruangan tersebut. Setelahnya, pegawai itu meninggalkan Kyuhyun sendiri.

Kyuhyun menuju meja besar di tengah ruangan tersebut dan mengambil duduk di salah satu kursi. Ia melihat ada tiga contoh cover yang sudah ditata. Kyuhyun memperhatikannya cover-cover itu dengan seksama –memastikan bahwa semuanya sesuai dengan hasil pembicaraan sebelumnya. Setelah itu ia memeriksa tiga tumpuk naskah yang telah melalui proses editing dan telah mendapatkan persetujuan dari atasannya. Jika Penulis Choi tidak mempunyai keluhan apa pun terhadap hasil sunting naskah serta cover untuk novelnya, maka mereka bisa melanjutkan pada proses percetakan.

Kyuhyun menghela nafas pendek dan melihat pada jemari tangan kirinya. Sampai hari ini, Kyuhyun masih memakai cincin pernikahannya dengan Kang Min Hyun. Namun, setelah pesan dari Heechul, mungkin ia harus melepaskannya. Toh, dia sudah resmi bercerai. Tidak ada gunanya terus memakai cincin tersebut.

Kyuhyun melepaskan cincin dari jari manisnya dan menyimpannya pada saku celana. Ia bisa melihat tanda lingkaran samar pada jari manisnya.

“Hahh… Fokus, Cho Kyuhyun! Bersikaplah professional. Pikirkan tentang kehidupan pribadimu nanti saja. Ini masih di kantor, pikirkan tentang pekerjaan. Fokus!” gumamnya pelan.

Kemudian pintu terbuka. Kyuhyun menoleh dan tersenyum tipis. “Oh, Kepala Bang, anda sendiri yang datang?” ujarnya sembari berdiri saat ia melihat seorang pria yang sudah dikenalnya cukup lama.

Pria dari bagian percetakan itu menghampiri Kyuhyun dan menjabat tangannya. “Tentu saja. Ini adalah project besar. Aku sendiri yang harus bertanggung-jawab,” tutur Bang Hyuk –kepala bagian percetakan St. Heaven.

“Tentu saja. Jika ada terjadi sesuatu yang salah ketika proses percetakan, aku tahu siapa yang harus kusalahkan,” gurau Kyuhyun.

Kepala Bang hanya tertawa dan duduk di kursi sebelah Kyuhyun. Sedangkan Hoon duduk di bagian sisi lain meja besar tersebut. Kepala Bang melihat tiga contoh cover dan berdecak.

“Ini untuk cover novel Penulis Choi?” tanyanya.

Kyuhyun menggumam. “Tapi ini hanyalah contoh. Jika Penulis Choi tidak menyukainya, kami harus menggantinya lagi.”

Kepala Bang hanya bergumam pelan lalu tanpa sengaja ia melihat tangan kiri Kyuhyun. Pria itu menatap Kyuhyun dengan sedikit prihatin. Dan walaupun tanpa diucapkan, Kyuhyun bisa mengetahuinya. Kyuhyun hanya tersenyum tipis –seolah mengatakan bahwa dia baik-baik saja.

“Penulis Choi belum datang?” tanya Kepala Bang.

Kyuhyun melirik jam di pergelangan tangannya. Sudah pukul sebelas. “Mungkin sudah sampai. Gil dan Yoon berada di lobby untuk menunggunya.”

*****

Siwon memperhatikan lobby St. Heaven Publishing.

Walaupun perusahaan ini sedikit lebih kecil dibanding kantor publisher yang pernah ia kunjungi di beberapa negara, Siwon harus mengakui bahwa design interior St. Heaven tidak kalah dengan interior kantor publisher di Amerika atau pun Eropa. Dengan lebih mengutamakan suasana tradisional Korea namun tetap dipadu dengan gaya rumah ala Eropa yang begitu hangat.

Siwon memperhatikan Donghae yang sedang berbicara dengan dua orang pegawai.

“Penulis Choi, ini adalah Gil Han dan Yoon Gun. Mereka adalah bagian dari team editor yang bertanggung-jawab untuk novelmu,” tutur Donghae.

Siwon menatap dua orang tersebut dan sedikit membungkuk lalu mengucapkan halo.

“Kami akan mengantarkan anda ke ruang pertemuan. Kepala Editor Cho sudah menunggu,” ucap salah satu dari mereka. Well, Siwon tidak tahu mana Gil Han dan Yoon Gun.

Lalu mereka berempat menuju lift terdekat. Siwon berjalan di sisi Donghae.

“Mereka memanggilnya Kepala Editor Cho. Bukankah itu terlalu formal,” bisik Siwon pada Donghae.

Donghae melirik Siwon. “Well, ini berbeda dengan kantor publisher di Eropa atau Amerika. Nanti kau juga akan terbiasa.”

Kemudian Siwon dan Donghae memasuki lift diikuti oleh dua pegawai tersebut. Yoon Gun menekan tombol lantai limabelas dan pintu lift tertutup. Siwon melirik Donghae yang sedang fokus dengan ponselnya. Suasana di dalam lift begitu sunyi. Dan ini adalah perjalanan duapuluh detik yang begitu canggung yang pernah dialami oleh Siwon.

Tak lama lift berhenti dan pintu lift terbuka. Dua pegawai itu mengarahkan Siwon dan Donghae menuju ruang pertemuan yang berada di ujung lorong. Siwon sempat melihat bagaimana suasana kerja di lantai tersebut. Well, memang tidak banyak perbedaan dengan kantor publisher yang lain.

“Silakan masuk, Penulis Choi.”

Siwon berjalan memasuki ruangan tersebut dan melihat ada beberapa orang di dalam ruangan. Salah satu diantaranya berjalan menghampirinya dan mengulurkan tangan padanya. Siwon memperhatikan pria tersebut dengan seksama.

Pria itu tersenyum tipis. “Selama datang di St. Heaven Publishing, Penulis Choi. Perkenalkan, saya adalah Cho Kyuhyun, editor yang bertanggung-jawab untuk pernerbitan tiga novel anda. Mohon kerja-samanya.”

Siwon menjabat tangan pria bernama Cho Kyuhyun tersebut. Ada sensasi dingin yang terasa begitu asing saat kulit mereka bersentuhan. Selain itu, Siwon merasa ada sesuatu dari sosok Cho Kyuhyun tersebut. Tapi Siwon tidak bisa menjelaskan tentang hal itu.

“Choi Siwon. Senang berkenalan dengan anda, Editor Cho.”

*****

Music: VIXX LR – Remember

Advertisements

34 thoughts on “[SF] Two of Us – Chapter 2

  1. Waahhh akhirnya mereka bertemu juga, pertemuan pertama dan sentuhan pertama.
    Pas banget moment nya kyuhyun lepas cincin saat akan bertemu siwon.. Tapi apa siwon masih sendiri kah??? Jadi siwon tetep lebih tua dari kyuhyun. Kalo kyuhyun aja udah tigapuluh delapan tahu berarti siwon udah kepala empat.

  2. hembbb…akhirnya bertemu juga.
    kyaknya siwon bkalan pnasaran sma kyuhyun sejak pertemuan ini deh. kya kya gk sbar buat next chapt….

  3. Aigoo….sudah mulai ada sensasi di peetemuan pertama mereka.Itulah yg dirasakan Siwon kkkkk.
    Semoga berjalan lncar.

    Fighting eonni….gumawo.

  4. Akhirnya wonkyu ketemuan…udah mulai ada sesuatu tuh kyknya…aaah gak sabar nunggu cerita selanjutnya, hub mereka akan sprt apa, ditunggu lanjutannya yaaa.. SEMANGAT😉

  5. Suka banget fanfic ini bru dua chapter tpi udh pensaran banget mau tahu gmn kelanjutannya…tolong panjangin dikit dong diera hihihi…

  6. duhwonkyu udhmulai ketemu,,jd g sbar ngliat mrka brdua krja sma,jln critanya hmpir sma kaya scarface,dsini jg kn kyu awalnya straight tp aq g tau klo konfliknya mg aja nsib kyu dsini g semiris d scarface ksian terluka melu2,,ok oennie d tunggu next chapnya makasih

  7. pertemuan pertama skaligus ending crita chapter 2 hoho
    ada sesuatu yg sulit dijelaskan? mngkin kah mreka prnah ktemu sblm nya?
    slalu ditunggu lanjutan nya Ra ^^

  8. Yeaaahhh ketemu juga wonkyu nya..
    Nah loh baru jabatan tangan aja udh dpet sensasi yg beda wah siwon mulai jatuh hati kah sama si babykyu xixixi
    Dtgu klnjutnya chingu ^^

  9. Wahhh akhirnya ketemu. beda bangt baca ini sama Scarface. cepet bngt berlalu baca ini mah haha.. tp gpp, yg penting lanjut terus (:

  10. Hihihi mereka ketemu. Apakah Siwon langsung merasakan bahwa Kyuhyun jodohnya???? #lebai#
    ff ni sangat ditunggu lanjutannya, penasaran…..

  11. Siwon lbh tua beberapa Th dr kyuhyun…terus finaly kyuhyun dpt pemberitahuan klo dia sudah resmi bercerai dg mantan istrinya….akkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk g sbr buat nunggu kisah selanjutny^^

  12. Akhirnya ketemuan juga…Dan cerita wonkyu dimulai dari sini, berawal dari berjabat tangan, merasakan, dan penasaran….
    Lanjuttttt…!!!!

  13. akhirnya wonkyu bertemu,pertemuan pertama udah da sensasi yg berbeda,dn it siwon yg merasakan,wah kyakny siwon bkal pnasaran ne tntang sosok kyuhyun,,
    next chap

  14. Wonkyu bertemu di hari kyu sah bercerai..adakah ini takdir???
    Ada kebaikan di balik setiap kejadian yg dialami..hope ini adalah titik permulaan kisah cinta wonyu..

  15. Yeyy akhirnyaa updt..
    Mereka dah ktemuu. Daan oohh siwon merasa knpa tuh..
    Ceritaa mereka akan di segera di mulaii hahaa..
    Dikitt yaa thorr hehee.
    Aku tunggu lanjutanyaa aurhor-sshi
    Keep writing and hwaiting.!!!! 🙂

  16. Wonkyu akhirnya bertemu ketika status kyuhyun sdh berubah krna sdh resmi bercerai. Pengennya sich hak asuh Jun jatuh ke eommanya biar wonkyu nantinya nggak ada yg gangguin, sesekali aja anak kyuhyun bertemu dg appanya utk melepas rindu aja 😁😁😁

  17. Seneng lah updetnya lumayan cepet. Betewe ini fokus ke wonkyu aja pan? Kalo enggak jga gpp sih, yang penting wonkyu bersatu bahagia :v
    Penyakit block writernya belom sembuh kah? Kangen ff panjang, yang selalu bikin excited diera-ssi 😌😌 tapi pendek juga gpp sih, yang penting slalu updet. Ditunggu chap selanjutnya 😍😍

  18. yeeeee!!!! akhirnya wonkyu ketemuan … hmmm kyknya bklan da cinlok nie . mmmm msh awal awal jd blm kliatan konfliknya bkl kyk gmna tp semoga g seberat mslh di scarface ya , hak asuh anak ttp di kyu kan ? ok lanjuuuut

  19. Wahhh pertemuan pertama dan sentuhan pertama….
    Siwon merasakan hal lain apakah juga dengan kyu…
    Q juga penasaran sama kisah kyu knp kok bisa cerai dengan istrinya…
    Tulisan u selalu memukau kak…
    Semangatttt kakak diera.

  20. Akhirnya ketemu juga mereka..
    Ngomong2 tentang editor, jd inget anime bl “sekai ichi nan hatsukoi” ada yang tau?? tp bedanya keduanya sama2 editor.. kkkk
    lanjuuutt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s