[SF] Two of Us – Chapter 1

tou

Chapter 1

Cho Kyuhyun, pria berusia tigapuluhdelapan tahun, mempunyai kehidupan yang sempurna. Atau itulah pemikirannya sendiri. Dia mempunyai istri yang cantik, Kang Min Hyun, dan seorang putra yang baru menginjak usia lima tahun, Cho Jun. Kyuhyun dan keluarganya tinggal di sebuah apartment di daerah Seocho. Kyuhyun juga memiliki pekerjaan yang cukup mapan sebagai kepala editor salah satu perusahaan publishing. Dia juga mempunyai teman-teman yang baik. Kyuhyun merasa bahagia dengan kehidupannya sekarang.

Tapi tidak. Itu hanyalah sebuah kebohongan. Layaknya sebuah ilusi dan fantasi. Kehidupan bahagia baginya seperti cerita dongeng semata.

Saat ini Kyuhyun berada di sebuah kantor pengacara yang dengan interior yang terlihat minimalis namun elegan dengan dominasi warna hitam dan merah. Sofa empuk berlapis bahan kulit berwarna hitam dengan sedikit outline merah terasa begitu canggung baginya. Rasanya tidak pernah dalam kehidupannya bahwa Kyuhyun bermimpi untuk mengunjungi kantor pengacara seperti ini.

Kyuhyun menghela nafas pendek saat ia melihat dokumen yang diberikan oleh pengacaranya. Bagian bawah matanya terlihat menghitam dan wajahnya terlihat pucat dan lelah. Ia meraih dokumen itu dan membacanya. Kyuhyun bisa melihat bahwa dokumen itu sudah ditanda-tangani.

Kyuhyun melirik sang pengacara yang merupakan seniornya di universitas –Kim Heechul. “Kapan dia menanda-tanganinya?”

“Kemarin. Saat aku datang ke kantor Pengacara Han, dia juga ada di sana. Dia menanda-tanganinya dihadapanku,” ujar Heechul.

Kyuhyun menarik nafas dan kembali memperhatikan dokumen tersebut. Ia tidak memungkiri bahwa kehidupannya benar-benar sudah hancur. Heechul yang memperhatikan Kyuhyun bisa melihat bahwa tangan pria itu gemetaran, tapi dari ekspresi wajahnya Kyuhyun terlihat begitu tenang. Hanya saja dia terlihat begitu kelelahan.

Well, siapa yang tidak akan terlihat kelelahan di saat harus mengurus perceraian sekaligus disibukkan dengan beberapa pekerjaan penting?

Kyuhyun sudah kelelahan fisik sekaligus secara mental. Terlebih ini sudah berlangsung hampir dua bulan. Namun, kasus perceraian ini tidak selesai begitu saja setelah Kyuhyun menanda-tangani dokumen tersebut. Masih ada masalah tentang hak asuh Cho Jun, putra Kyuhyun dengan istrinya –atau Heechul bisa menyebut wanita itu sebagai mantan istri– yang akan berlangsung sulit.

Jika Kang Min Hyun dengan mudah memberikan hak asuh itu pada Kyuhyun, maka mereka hanya perlu mengatur beberapa persyaratan untuk pengasuhan bersama. Namun, jika Kang Hyun Min memaksa untuk meminta hak asuh itu, maka setidaknya Kyuhyun masih harus bolak-balik ke pengadilan selama tiga bulan –itu pun sudah minimum. Dan Heechul berencana untuk segera menyelesaikan masalah Kyuhyun agar dia bisa menjalani hidupnya lagi.

Heechul lalu menyodorkan sebuah pena pada Kyuhyun. “Tanda tangani di tempat yang sudah kutandai.”

Kyuhyun melirik pena itu dan meraihnya. Tanpa menunda waktu lagi, Kyuhyun menanda-tangani dokumen itu dan menyodorkannya lagi pada Heechul –berikut dengan penanya. “Kapan sidang berikutnya? Tentang hak asuh Jun.”

“Kurasa dua atau tiga minggu lagi. Aku akan menghubungimu Kyuhyun,” ujar Heechul sembari memeriksa dokumen tersebut. Kyuhyun menanda-tangani di semua bagian yang ditandainya. “Kau akan kembali ke kantor.”

“Tidak. Aku harus ke klinik terlebih dahulu.”

“Untuk memeriksa kondisimu? Wajahmu terlihat sangat pucat. Apa kau bisa menyetir sendiri?”

Kyuhyun tersenyum tipis. “Aku naik taksi. Mobil masih ada di kantor. Jangan khawatir seperti itu, hyung. Lagipula aku ke klinik hanya untuk mengambil obat Jun. Terima kasih atas bantuanmu, hyung.”

Heechul mendesah frustasi. Ia berdiri dan berjalan menuju meja kerjanya untuk menyimpan dokumen perceraian Kyuhyun di salah satu laci mejanya. “Aku akan mengantarkanmu ke klinik lalu kantor.”

“Tapi hyung…”

“Tidak ada tapi, Cho Kyuhyun. Lagipula kau itu perlu bertemu dengan seorang dokter. Hanya untuk pemeriksaan kondisimu saja. Mungkin kau bisa meminta vitamin atau semacamnya,” sahut Heechul sembari mengambil kunci mobil serta ponselnya.

Kyuhyun berdiri dari sofa yang nyaman berencana untuk kabur sebelum Heechul memaksanya pergi. Namun, Heechul bergerak cepat untuk menghampiri Kyuhyun dan menarik pergelangan tangannya. “Kau mungkin bisa menghindar selama dua bulan ini, tapi tidak untuk sekarang. Turuti ucapan seniormu sekaligus pengacaramu ini, Cho Kyuhyun.”

Kyuhyun hanya bisa mengerang jengkel.

*****

“Tidakkah ini terlalu besar untukmu?”

Kening Siwon berkerut sembari memperhatikan sekeliling area apartment barunya. Ruang tengahnya memang cukup luas tapi itu pun karena langsung terhubung dengan area dapur –hanya dipisahkan dengan meja makan dengan empat kursi. Selain itu, hanya ada dua ruang kamar. Satu kamar dengan ukuran yang lebih besar dengan kamar mandi sudah diubah menjadi kamar wardrobe –biasanya kamar itu adalah kamar utama– sedangkan kamar lainnya menjadi kamar tidur untuk Siwon. Luas apartment ini bahkan tidak seluas apartmentnya di Singapura. Namun yang terpenting, Siwon tidak perlu repot mengatur interior apartmentnya tersebut.

Ini belum seminggu sejak Siwon datang ke Seoul setelah ia tinggal sekitar limabelas bulan di Singapura. Dan ketika ia memutuskan pindah ke Seoul, Siwon memberikan syarat agar ketika ia tiba, apartmentnya sudah siap huni. Siwon hanya perlu membawa beberapa koper dan beberapa kardus besar berisi barang-barang pribadinya.

Well, Donghae melakukannya dengan cukup baik. Walaupun sekarang dia malah mengeluh pada Siwon mengenai ukuran apartment.

Kemudian Siwon mendecih. “Apa kau berkomentar seperti itu agar kau bisa tinggal di sini juga? Jangan bermimpi Lee Donghae!”

“Hey, aku tidak bermaksud begitu. Tapi karena kau hanya tinggal sendiri, rasanya terlalu luas saja,” sahut Donghae yang mengambil duduk di sofa. Ia melirik ke arah jendela di mana pemandangannya hanyalah gedung-gedung pencakar langit lainnya.

Siwon berjalan ke area dapur. Ia membuka pintu lemari pendingin dan menemukan bahwa sudah terisi penuh dengan beberapa bahan makanan dan minuman. Siwon menyeringai lalu mengeluarkan dua kaleng soda. Ini masih terlalu siang untuk minum beer.

“Tapi apartmentku di Singapura lebih luas dari ini,” tukasnya sembari kembali ke ruang tengah.

Siwon menyodorkan satu kaleng soda pada Donghae. “Dan jujur saja, dari lima gedung apartment yang kau rekomendasikan padaku, hanya ini yang menurutku paling tenang. Satu lantai hanya ada empat unit.”

Donghae mengambil kaleng soda itu lalu mendecih.

“Apartmentmu di Singapura itu juga termasuk studiomu. Jika kau ingin menginginkan hal yang sama, aku bisa mencarikan lokasi lainnya. Mungkin daerah Apgujeong. Walaupun harga bisa lebih mahal dari ini,” sahut Donghae sembari membuka kaleng soda tersebut.

Siwon menggeleng. “Itu tidak perlu. Ini sudah cukup baik. Aku hanya berharap kalau tetanggaku tidak berisik.”

Donghae meneguk soda tersebut perlahan. “Kenapa? Apa kau sudah memulai project lainnya?” tanyanya sembari menaruh kaleng soda ke atas coffee table. “Ini baru enam bulan sejak project terakhirmu diluncurkan, bukan? Biasanya kau memberi jeda hampir satu tahun sebelum kau memulai lagi. Ada alasan khusus?”

Siwon meneguk soda miliknya dan menyandarkan punggungnya pada sandaran sofa. Ia menarik nafas perlahan. Tangannya masih menggengam erat kaleng soda yang masih terasa dingin pada permukaan telapak tangannya. “Hanya tiba-tiba mendapatkan inspirasi saja.”

Kening Donghae berkerut. Ini adalah kejadian yang tidak biasa. Biasanya, Siwon sangat sulit untuk mencari inspirasi untuk project terbarunya, namun ini adalah rekor tercepat. Tapi dia hanya mengangkat bahu. “Terserah padamu saja. Kau yang lebih banyak terlibat untuk proses kreatifnya. Oh ya, kau harus pergi ke kantor publisher.”

“Kapan?”

“Besok? Aku mungkin bisa mengatur ulang waktunya menjadi lusa atau kapan pun yang kau inginkan jika kau masih lelah. Lagipula kau juga perlu melihat lokasi untuk studiomu, bukan?”

Siwon meneguk sodanya lagi dan menggumam. “Besok saja. Aku tidak ingin menunda lebih lama. Ini untuk tiga project sebelumnya? Aku terkejut mereka baru tertarik sekarang dibandingkan dua tahun lalu ketika aku merilisnya.”

Donghae meliriknya sekilas dan mendengus. “Jangan besar kepala. Walaupun tiga bukumu itu sangat laris di beberapa negara, bukan berarti rencana perilisan di negara lain itu mudah untuk dilakukan. Pihak publisher di sini baru mendapatkan ijin percetakan dari CR Publisher. Jika kau ingin pergi besok, aku akan menghubungi pihak publisher.”

“Uhm…”

Donghae lalu berdiri dan menatap Siwon dengan lekat. “Aku akan menghubungimu nanti. Istirahatlah.”

Siwon hanya mengangguk pada Donghae yang merupakan literary agent-nya. Sejak Siwon memulai karir sebagai penulis lima tahun lalu, Donghae-lah yang banyak membantunya agar buku-bukunya bisa masuk ke publisher dan diterbitkan. Entah dari mana sepupunya itu mempunyai konseksi dengan orang-orang yang berada dalam dunia publishing. Tapi karena bantuan Donghae, nama Siwon menjadi terkenal sebagai salah satu penulis novel.

Siwon berdiri dan mengantarkan Donghae sampai ke foyer. Ia bersandar pada dinding ketika Donghae sedang memakai sepatunya. Siwon menghabiskan minuman sodanya sebelum bertanya, “Oh ya, apa nama publisher di sini? Dan nama editornya?”

Donghae mengangkat kepalanya. “St. Heaven Publishing. Bukankah aku sudah memberikan kartu nama orang yang bertanggung-jawab untuk novel-mu itu?”

“Benarkah? Sepertinya aku lupa di mana menyimpannya.”

Donghae mendengus. “Cari di folder kartu nama. Biasanya kau langsung menyimpannya tanpa melihat informasi apa pun di kartu nama itu.”

Siwon mengangguk lalu menggumamkan kata perpisahan pada Donghae. Setelah pintu kembali tertutup, Siwon kembali berjalan masuk. Ia menaruh kaleng soda di coffee table sebelum ia pergi ke kamarnya.

Siwon mengambil tasnya dan mencari folder card name. setelah menemukannya, Siwon segera mencari kartu nama St. Heaven Publishing. Itu pun jika Donghae benar sudah memberikan padanya.

Siwon mendesah pelan ketika ia menemukan kartu nama tersebut.

“St. Heaven Publishing? Orang seperti apa yang menamakan perusahaannya seperti itu?” gumamnya pelan. Kemudian Siwon terfokus pada deret nama editor yang bertanggung-jawab atas tiga novel yang akan diterbitkan.

“Cho Kyuhyun…”

*****

NOTE: Konsep untuk fanfic ini adalah short chapter untuk setiap post. Karena, penyakit writer block aku masih belum sembuh, jadi dibanding harus panjang setiap chapternya, jadi lebih mudah untuk mempublish short chapter. Biar gak kelamaan juga..

So, mohon bersabar dengan saya, ya? Aku juga gak mungkin lupa sama utang-utang di blog ini koq. Hehehehe…

Untuk protes karena kelamaan, kontak ke twitter ajah biar lebih cepet dibaca. Kalau facebook, jarang dibuka. hehehehe…

Music: Shinhwa – Touch

Advertisements

36 thoughts on “[SF] Two of Us – Chapter 1

  1. apakah Kyuhyun yg galau akan menambatkan hatinya ke siwon?? tapi penasaran kenapa kyu kok bisa cerai dg istrinya. apapun itu, yg penting buat kamu nyaman un, dan g lama lama update tentunya!!!kkkk
    d tggu kelanjutannya ne!! 🙂

  2. Kirain Siwon akan menjadi pengganggu rumah tangga orang, eh ternyata Kyuhyun emang akan bercerai sebelum bertemu dengan Siwon. Semangaaaaatttttttt bacanya………
    Pingin langsung baca part selanjutnya!
    Siwon akan menjadi pengobat hati Kyuhyun heeee

  3. Di sini kyuhyun udah nikah dan punya anak, terus cerai. Kenapa bercerai? Mereka akan segera bertemu sebagai penulis novel dan editor, wah gak sabar.

    Semoga hak asuh anak jatuh ke kyuhyun.

  4. ok jd ini bkl jd ksh cinta editor dan penulis…dan kyu bkl jd duda satu anak jgn blg mreka tetanggaan jg …. ok smoga virus writer block cpt sembuh jd bsa trus nikmatin krya’y diera ssi … dtunggu trus d pokoknya. semangat!!!!!!

  5. Wuwu ada cerita baruu~ kayaknya bakal seru nih ^^ semoga (kalo ada tp pst ada si wk) konfliknya ga seberat di scarface hati adiq ga kuat kak 😂😂 dan masa aku pengen jun hak asuhnya jatuh ke tangan kyu trs gataunya kyu sama siwon tetanggan trs kayak jun bikin rusuh trs siwon nyamper ke kamarnya kyu wkwk ini random pemikiran pagi hari 😂😂

  6. New fic!!! Yeay!!!!!
    Hubunngan wonkyu kayanya bakal dimulai dari proses editing novel Siwon….
    Inget manga yg aku baca jdinya… ㅋㅋㅋㅋㅋ

  7. Huwaaaaa……maafkan aku yng absen di scarface epilognya,tau2 udh ada two of us,jadiiiii aku langsung di sini aja ya,ga papa kan?hehe maaf maaf maaf…..
    Well…..siwon dateng di saat kyuhyun lagi perlu seseorang buat bersandar,jiaaah,dan itu pas bngt ya,tp penasaran juga,kyuhyun nikah itu karna di jodohin atau memang pacaran sebelumnya sama calon mantan istrinya itu,soalnya ko bs cerai gt,ah tp ya ya udah lah ya,yng penting next wonkyu,
    Penasaran juga pas nanti mereka ketemu kea gimana ya kesan pertamanya ewwww….

  8. kyaaaaa ff.bari kah ,wahh..kyu mw cerai ma.istri nya ya hmmm …semoga aj siwon belahan jiwa kyu hehehe moga aja hak asuh anak ,jaruh ke kyuhyun, next ni penasrannnnn bgt hehe

  9. hyaa……exited…exited……
    kyu kyu yg malang….ya ampun segera temui kyuhyun siwon….biar segera smbuh sakit hatinya…..
    smoga autornya slalu diberi kesehatan dan inspirasi yg melimpah biar cpet update nya…..hhhhhh

  10. Ouw..ouw…apa yang menyebabkan Cho Kyuhyun bercerai dengan sang istri??semoga masalah yg ada tidak berkepanjangan.
    Kira-kira…siapa yang akan memulai cerita romance mereka.Tentu saja antara WonKyu kkkkk.

    Jeongmal gumawo eonni….Fighting!!!!!!

  11. kirain update epilog scarface lagi, ternyata ff baru 🙌🙌
    kirain bakal ada konflik kyuyon direbut sama siwon, ternyata uda cerai 😂😂
    kirain juga siwon yang jadi dokter ternyata bukan :v
    jadi kyu sama siwon bakal jadi partner bikin novel ya? ditunggu lah lanjutannya
    iya tau kok andiera-sshi selalu nepatin janji 😍😍 btw nama tw nya apa?

  12. well ~ sperti nya ini crita kisah penulis novel sma editor yg udh nikah, punya anak tpi cerai.
    jdi penasaran sma crita nya >\<
    lebih enak bgini sih,lbh cpet aja baca nya dripada yg trlalu panjang hehe

  13. Yeyyy ff baru keluarr…!!!😜
    Kyuhyun dah ceraii baru jga di chap awall.. Aku kira tadinya siwon bklan ada di tengah2 kyu ama istrinya tapi mlah kyu dah cerai dlluan..
    Awal pikir siwon artis ehh taunya penulis novel.. Fan woww pkerjaan mereka berhubungan. Dan mereka jga bklan tentanggaan..
    Spertinya ff ini jgaa gak jauh2 dari rumah sakit yaa thorr.. Di awal chap aja kyu dah harus di periksa kkkkkk..
    Okee aku tunggu lanjutanyaa ff ini…
    Di tunggu jga scarface epiloq nya hehehhe..
    Keep writing author-sshi hwaiting.!!!

  14. kyak ny ne cerita bkal menarik dech,bca awal ny j udh bkin penasaran,siwon yg penulis dn kyuhyun sang editor ny,,waw
    di tnggu lanjutan ny
    kalo bisa jgn lama2 ya next chap nya…fighting!!!

  15. Ff baru..jalan cerita agak different sbb kyu adalah duda anak 1..watak pun lain..siwon sbgai penulis dan kyu sbg editor..mula2 baca, ingatkan bukan wonkyu..

    Keep writing good ff author..i will give u all support..

  16. Yeay…!!! Ff baruuuuu… ^^
    Ahjussi Kyuuuuu… calon duda… kkk
    Semoga gak ada konflik yg berat ya Kaaaak Diera… hhee
    Fighting!!!!!!

  17. yah kirain akan meceritakan kehidupan kyuhyun fengan keluarga kecilnya ternyata malah proses cerai hehehe.ditunggu lanjutannya ya

  18. Wah ff baru nih..
    Mana kyu udah jadi duda, tapi masih misterius sama status siwon..
    Jangan2 dia punya pacar, tunangan atau malahan duda juga hahaha
    Pertemuan siwon sama kyu kayaknya bakalan dimulai dari penerbitan bukunya nih…
    Ditunggu selalu epilog scarface nya hahaha belum bisa move on dari ceo dan sang pengacara

  19. Kirain di ff ini kyuhyunnya msh sama istrinya ternyata mau cerai..
    lanjut thor mau panjang atau pendek gak masalah.. yg ini jg gak pendek2 bgt kok

  20. Yeeyy…ff wonkyu baru lagi
    Kyuhyun dah punya aegy tp dia sdh proses cerai dg istrinya dan sbntar lagi wonkyu bertemu 😊😊😊

  21. asyk ada ff baru ..
    pasti seru .. dan penasaran gimana Kyu yg udh duda dan gimana hubungannya sama siwon ?? hehe
    semangat diera

  22. Haiii…kenalkan ini reader br, akhirnya ada ff wonkyu yg lg…sprtnya bakalan seru ceritanya…kapan wonkyunya ketemuan…di tunggu lanjutannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s