[SF] Midnight Blues

midnight

Midnight Blues

Siwon membuka pintu kamar dan tersenyum tipis ketika ia melihat kekasihnya masih terjaga. Dia berjalan masuk dan tak lupa menutup pintu terlebih dahulu. Kemudian dia mendekati tempat tidur dan menyodorkan segelas air hangat pada Kyuhyun.

Siwon duduk di tepi tempat tidur dan memandangi Kyuhyun yang meminum habis. Lalu ia mengambil gelas kosong itu dari tangan Kyuhyun dan menaruhnya di meja nakas. Kyuhyun sontak mengambil ponselnya dan mulai mengetik.

Terdengar suara bing dari ponsel Siwon. Ia membaca pesan yang dikirimkan oleh Kyuhyun.

Terima kasih ^^

Siwon tersenyum lebar dan memandang kekasihnya. “Sama-sama. Bagaimana kondisimu?”

Kyuhyun lalu mengetik lagi. Siwon menunggu. Well, setelah menjalani treatment di rumah sakit –karena kondisi pita suaranya semakin memburuk setelah pertunjukkan di Daegu, dokter memutuskan untuk melakukan treatment– dokter meminta Kyuhyun untuk mengurangi intensitas bicaranya untuk sementara. Paling tidak mungkin selama satu minggu agar pita suaranya pulih dengan baik. Dan Kyuhyun benar-benar pasien yang patuh. Ini adalah hari ke-empat dia sama sekali tidak bicara. Komunikasi yang dilakukannya hanya melalui pesan, bahkan jika lawan bicaranya ada dihadapannya sekalipun.

Tak lama pesan lainnya masuk.

Sudah lebih baik. Walaupun aku ingin sekali bicara, tapi aku harus menahan diri sampai pemeriksaan di akhir minggu nanti.

“Kau sudah melakukan yang terbaik, sayang. Hanya tinggal beberapa hari lagi. Ini juga demi dirimu, bukan?”

Jam berapa kau harus pergi?

Siwon melirik jam di pergelangan tangannya sejenak. “Mungkin kurang dari satu jam. Kau juga harus istirahat, sayang.”

Tapi aku masih merindukanmu.

Siwon tertawa kecil. Sepertinya sifat manja Kyuhyun kembali muncul. Kyuhyun mungkin lebih sering terlihat begitu mandiri, tapi jika dalam kondisi sakit maka sifat manjanya akan sangat di luar kendali. Ia menyentuh wajah Kyuhyun dan mengusapnya lembut.

“Aku juga merindukanmu. Tapi kau butuh istirahat. Aku akan datang lagi di akhir minggu setelah kau pulang dari rumah sakit, okay?”

Okay..

Siwon mengangguk kecil. Lalu dia meraih ponsel Kyuhyun dan menaruhnya di meja nakas. Kembali, Siwon menyentuh lembut wajah Kyuhyun lalu memberikan sedikit kecupan. “Berbaringlah. Aku akan pulang setelah kau tidur.”

Kyuhyun menghela nafas lalu berbaring. Siwon sedikit merapikan rambut coklat Kyuhyun dan merapatkan selimutnya. Kyuhyun sendiri meraih tangan Siwon dan menautkan jemari mereka. Seolah dia tidak ingin Siwon pergi setelah dia tidur.

“Pejamkan matamu, sayang.”

Kyuhyun mengeluarkan kalung pemberian Siwon dan mengusap sebuah cincin yang menggantung dengan lembut. Siwon kembali tersenyum dan mengeluarkan kalung dengan cincin yang sama yang dipakainya.

Setelah pertemuan terakhir mereka kemarin, Kyuhyun memutuskan agar mereka masing-masing memakai kalung dengan cincin yang sama. Walaupun Siwon sebenarnya harus melepaskannya saat dia kembali ke dorm kepolisian dan hanya memakainya ketika menemui Kyuhyun. Kyuhyun sendiri lebih sering memakainya di dorm, atau bahkan dia akan lebih berhati-hati menyembunyikannya dibalik pakaiannya jika dia ingin memakainya di ruang publik.

Kyuhyun mengecup cincin tersebut dan Siwon pun juga mengecup cincin di kalungnya tersebut.

Kyuhyun tersenyum lebar. “Selamat malam…” ucapnya tanpa bersuara. Hanya sebuah gerakan bibir.

“Selamat malam sayang,” bisik Siwon.

Kyuhyun lalu memejamkan matanya.

*****

“Jam berapa penerbanganmu?” tanya Siwon sembari membantu Kyuhyun mengemasi kopernya.

Kyuhyun terlihat berpikir. Dia kemudian berjalan ke meja dan menemukan kertas jadwalnya. “Mungkin sekitar pukul sembilan,” ucapnya dengan suara pelan.

Walaupun dokter sudah memperbolehkannya untuk bicara, tapi Kyuhyun masih berhati-hati. Jadi, dia hanya bicara dengan pelan. Besok dia harus terbang ke Bangkok untuk acara peluncuran produk A24 sekaligus fanmeeting. Walaupun sebenarnya Jungsoo dan Siwon sempat protes karena Kyuhyun masih dalam masa penyembuhan, tapi mereka tidak bisa berbuat banyak. Ini adalah kontrak kerja.

Siwon menutup restleting koper Kyuhyun. “Jangan terlalu sering bicara, okay?”

Kyuhyun mengangguk antusias. Siwon hanya tertawa kecil lalu duduk di tempat tidur Kyuhyun. Diikuti oleh kekasihnya. Siwon tersenyum lebar ketika ia melihat Kyuhyun masih memakai kalung tersebut. “Kau akan melepaskannya besok?”

Kyuhyun sedikit menunduk dan melihat kalungnya. Ia mengangkat kepalanya dan mengangguk. “Sayangnya begitu.”

Well, tentu saja Siwon sangat mengerti. Mereka sudah melakukannya lebih dari lima tahun, jadi bukanlah sebuah masalah jika mereka harus menyembunyikannya saat ini.

“Setelah acara selesai, langsung pulang?”

Kyuhyun kembali mengangguk. “Pulang ke rumah!” ucapnya dengan begitu senang.

Chuseok hampir dekat. Siwon dan lainnya juga mendapatkan beberapa hari libur dan mereka bisa pulang bertemu keluarga. Mungkin karena itu juga, Siwon tidak bisa menemui Kyuhyun.

“Bisa kita bertemu? Mungkin di hari Sabtu?” tanya Siwon dengan sedikit berharap.

Kyuhyun mengernyit. “Bukankah kau harus pergi ke rumah keluargamu?”

“Well, aku bisa meluangkan beberapa jam. Kita bertemu di apartmentku atau apartmentmu saja. Dua atau tiga jam, tidak masalah asalkan kita bisa bertemu. Bagaimana?”

“Baiklah, tapi hubungi aku lagi untuk memastikan waktunya.”

Siwon menyeringai lebar dan mengangguk. “Okay,” kemudian mengecup pipi Kyuhyun. Terlihat sedikit kekanakan, bahkan Kyuhyun hanya bisa mendengus melihat kelakuan Siwon. Tapi Kyuhyun hanya tertawa kecil melihat sikap kekasihnya. Well, itu bukanlah sesuatu yang begitu aneh baginya.

“Lalu tanggal duapuluhsatu, kau akan mulai recording radio star lagi?”

“Begitulah. Tiga minggu sudah cukup bagiku. Setelah itu, aku akan memulai latihan vocal lagi. Aku masih sedikit khawatir.”

Siwon merangkul bahu Kyuhyun dan mendekapnya erat. Ia menopangkan dagunya di bahu Kyuhyun. “Tenang saja, kau akan baik-baik saja. Lakukan dengan perlahan. Jangan terlalu memaksakan. Well, Jongwoon hyung –akh..!”

Kyuhyun memukul paha Siwon ketika ia salah mengucapkan nama Yesung. “Jonghoon hyung.”

“Tidak ada bedanya, sayang. Lagipula Jongwoon hyung juga tidak tahu kalau ibunya sudah merubah namanya,” sahut Siwon yang membuat Kyuhyun memutar matanya. “Kau lihat, Jongwoon hyung bahkan baik-baik saja. Asalkan kau tidak stress dan memaksakan pita suaramu, kau akan baik-baik saja sayang.”

“Kau yakin?”

Siwon mengecup bagian rahang Kyuhyun. “Sangat yakin. Seratus persen! Tuhan begitu menyayangimu. Dia tidak akan mengambil suara indahmu, sayang. Buktinya, Dia memberikan sedikit peringatan padamu agar lebih berhati-hati.”

Kyuhyun hanya bisa mendengus saat mendengarnya. “Kau pikir aku harus melakukan pengakuan dosa?”

“Entahlah. Mungkin ada beberapa hal yang harus kauakui padaNya.”

“Kau menyebalkan!”

“Tapi kau menyayangiku. Begitu amat sangat menyayangiku!”

Kyuhyun kemudian tertawa.

*****

Kyuhyun tersenyum ketika ia melihat Siwon berada di sofa sembari membaca sebuah buku dengan ditemani alunan music. Empat jam yang lalu, Siwon menghubunginya dan mengatakan bahwa dia akan pergi ke apartment Kyuhyun. Jadi, setelah acara makan malam dengan keluarganya, Kyuhyun langsung bergegas. Dia melepaskan tas ranselnya dan menaruhnya di lantai begitu saja, kemudian berbaring di pangkuan Siwon.

Siwon tertawa kecil dan mengusap kepala Kyuhyun. “Halo…”

“Halo. Sudah berapa lama kau menunggu?”

Siwon menutup bukunya. “Satu jam?! Entah. Kau sudah makan?”

Kyuhyun mengangguk kecil. “Maaf, walaupun tidak seramai hari biasanya, tapi tetap saja ada kemacetan. Selain itu, noona sedikit cerewet hari ini. Dan aku sudah makan banyak hari ini.”

“Tidak apa-apa, sayang.” Tangan Siwon dengan lembut menyusuri surai rambut coklat Kyuhyun. “Kudengar kau sedang persiapan untuk konser solo.”

Kyuhyun tersenyum lebar. “Eo! Sebenarnya aku ingin memberitahumu sejak lama, tapi mereka belum memberikan kepastian apapun padaku, jadi aku tidak berani mengatakannya. Kau tahu dari siapa?”

“Jungsoo hyung. Aku sempat meneleponnya dan dia mengatakan tentang konser itu.”

“Ck, dasar bermulut besar. Padahal aku yang ingin memberitahumu pertama-kali setelah aku mendapatkan keputusannya. Apa kau marah karena aku tidak mengatakannya padamu?”

Siwon menggeleng. “Aku tahu persis siapa dirimu, Kyuhyun. Kau tidak akan mengatakan apapun jika kau belum yakin. Itukah alasannya kau sedikit khawatir setelah menjalani perawatan dan ingin cepat kembali berlatih?”

Kyuhyun bangun dan menghela nafas pendek. Ia menatap Siwon dan mengangguk. “Aku juga sudah memulai persiapan album. Mereka memang belum memberikan tanggal pasti untuk comeback album, tapi aku dengar tanggal konsernya sudah ditentukan. Bahkan sebenarnya beberapa minggu kemarin aku sempat pemotretan awal untuk promosi konser.”

Siwon tersenyum tipis. Ia meraih tangan Kyuhyun dan menggenggam erat. Lalu Siwon mendekatkan kepalanya dengan kepala Kyuhyun. “Kemudian apa yang kau khawatirkan sekarang? Uhm?”

“Aku hanya khawatir. Karena kemarin aku sempat… “Kyuhyun mendesah panjang. “Apa kau yakin aku bisa melakukannya? Maksudku, konser ini? Apa tidak terlalu cepat?”

“Kau berhasil menyelesaikan tur konsermu di Jepang dengan baik, lalu kenapa kau khawatir kau tidak menjalani konser ini? Kau bilang, mereka belum memutuskan tanggalnya, bukan? Sampai hari itu tiba, kau lakukan yang terbaik. Latihan dengan baik dan jaga pita suaramu. Kau akan baik-baik saja, sayang.”

Kyuhyun melirik Siwon. Karena kepala mereka masih beradu, Kyuhyun bisa merasakan hembusan nafas Siwon di pipinya. Ia memejamkan matanya sejenak. Tubuhnya begitu rileks. Sensasi hangat dari nafas serta suhu tubuh Siwon ditambah dengan alunan music yang menenangkan. Perlahan sebuah senyuman terulas di bibir merah Kyuhyun.

“Terima kasih,” gumamnya.

Siwon ikut tersenyum. Kemudian ia sedikit menundukkan kepalanya dan mengecup bibir kekasihnya secara lembut dan perlahan. Kyuhyun memejamkan matanya dan membalas ciuman tersebut. Bibir Siwon melumat bibir bawah Kyuhyun dan sesekali menjilat permukaan kedua belah bibirnya. Tangan kiri Kyuhyun bergerak menyentuh kepala Siwon. Berada diantara rambut hitam pendek Siwon dan meremasnya. Bibirnya terbuka dan menyambut ciuman lainnya. Genggaman tangan mereka semakin erat, diikuti dengan desahan gairah Kyuhyun ketika Siwon menggigit kecil bibir kekasihnya. Perlahan Siwon menarik ciumannya. Ia menatap Kyuhyun yang membuka matanya. Wajah kekasihnya bersemu dan terlihat pink memerah. Kedua belah bibir Kyuhyun juga terlihat lebih merah dari sebelumnya dan basah. Tangan Kyuhyun kemudian bergerak menyentuh wajah Siwon. Ibu jarinya mengusap lembut pipi Siwon.

“Aku ingin kau datang ke konserku,” bisik Kyuhyun.

“Akan kuusahakan, sayang.”

Kyuhyun tersenyum kecil, tapi dia merasa sedikit kikuk. Ada yang menganggunya. Dia menatap Siwon dengan canggung. “Well.. Uhm…. Sekarang, kupikir kau harus memberikan sedikit bantuan. Maksudku… Rasanya sedikit tidak nyaman,” gumamnya.

Siwon tertawa kecil melihat reaksi Kyuhyun. Dengan gerakan cepat, Siwon menggendong tubuh kekasihnya tersebut. Namun, Kyuhyun yang terkejut melingkarkan kedua tangannya di bahu Siwon dengan kencang. Kyuhyun mendengus kesal dan memukulnya pelan.

“Jangan mengejutkanku begitu!!”

Siwon masih tertawa dan mulai berjalan menuju kamar tidur. Well, dia juga bisa merasakan sesuatu di perutnya. “Kau semakin lebih berat, sayang. Aku bahkan sudah sangat kesulitan mengendongmu seperti ini.”

“Aku tidak memintamu untuk menggendongku!” seru Kyuhyun.

Tapi Kyuhyun tidak berniat turun dari gendongan Siwon. Kyuhyun lalu memberikan sebuah kecupan singkat di bibir Siwon. “Apa aku harus diet lagi?”

Siwon menggeleng. Dia berhasil membuka pintu kamar. “Tidak. Jangan diet tapi aku harap kau tidak menambah berat badan lagi.”

“Itu sama saja!”

Siwon kembali tertawa. Dia berjalan masuk kamar dan menutup pintunya dengan menggunakan kakinya.

*****

NOTE: Well… Entah kenapa rasanya agak susah nulis scene smut buat wonkyu. Padahal udah lumayan banyak baca fanfic yang rada Rated R ampe eksplisit. Tapi koq gak ngaruh buat saya bisa nulis scene smut itu yaa.. /nangis di pojokan

Music: Super Junior – Midnight Blues

Advertisements

21 thoughts on “[SF] Midnight Blues

  1. Rindu mereka sudah segunung, makanya harus dituntaskan di kamar #?#
    Meskipun sama-sama sibuk, mereka selalu menyempatkan diri bertemu, so sweet.

  2. Eeiyyy,,, itu kenapa nanggung banget 😉😉 bingung mau komen apa. ini manis banget!!!
    interaksi keduanya itu ringan tapi ngena banget. boleh dong ngintip kegiatan wonkyu dikit aja kkkk

  3. Sweet Nice Loving it so much…
    So far tulisan mu yg mulai “agak2” ini bagus koook.. Pas dan tidak berkesan murahan… Ayoooo semangat dan lanjutkan ketahap berikutnya… Bwuahahahaaaa…
    Pervie, this reader is pervie..
    Come on you can do it..!! Fighting… Lol..

  4. Nyuu ini gemay banget hehehe. Untung kyu sekarang udah sembuh~ semoga dia ga kenapa2 lg sampe konser / mungkin slbum barunya~ amin
    Gapapa d gaada smut scene nya pst bnyk reader yg bisa membayangkan apa yang terjadi selanjutnya haha 😆

  5. duuuh….benci deh klo kentang gt,terusin doooooong…..authornya nih suka bngt bikin tante ini frustasi mikirin itu gimana kelanjutannya di kamar#plak
    ayo dong kapan2 bikin wonkyu nakal2 gimana gt ff nya,hihi,aku suka bngt soalnya sama gaya penulisan authornya klo wonkyu lg ada adegan2 semut gitu,kkk
    tp sbnrnya ff di atas sukses bikin aku berhenti beraktifitas saat itu juga,saking seneng gt bacanya sampe semua pekerjaan ketunda haha
    makasih udah update….

  6. cerita wonkyu yang slalu manis dan bikin diabetes *plakk 😀
    duh eon nanggung banget, kenapa nc nya kaga sekalian :v sekali kali gitu biar dakuh tambah seneng :v

  7. hayoo wonkyu di kamar ngapain.. kkkk
    ini ringan tp so sweetnya gak ketulungan lho..
    bikin iri deh pokoknya tapi bikin baper gara2 jadi inget wonkyu di dunia nyata, kita gak bisa ngeliat mereka 4 tahun.. huhuhu

  8. akhirnya bisa baca juga setelah bisa sendiri lagi nih di kamar tanpa ponakan hahaha *gakNanya hahaha…
    suka lah dan selalu suka sama ff wonkyu pastinya…
    ini juga panjang jadinya puas full wonkyu udah pasti dan itu yang disukaiii mana kan ini bulannya wonkyu berasa pengen di manja bangetlah…
    aahhh padahal tinggal endingnya ke.. hahaha…
    tapi gpp ini juga so sweet banget, kebayang siwon gimana care nya pas kyu sakit aahhh… tapi soal konser sih saya agak kasian sama kyu… kasian karena ya padat kembali jadwalnya.. semoga dia sehat terus

  9. ga cma Siwon atau Kyuhyun yg saling merindukan, tpi aku jg merindukan mereka 😢😢
    aahh skrg tuh fg-an nya udh mulai berkurang sbenernya, krna udh mau fokus lg ke real life /eh
    jdiii.. maafkeun yaa klo ada ff yg ga aku komen, krna aku jg baca nya pas lg ada mood aja hehe
    slalu suka sma crita sweet wonkyu bkinan mu, haha gapapa ga ada smut jg, segini aja udh ckup kok XD
    keep fighting for next update nya 🙆

  10. Heol ….kita mmng belum diizinkan buat mngetahui apa yg akan WonKyu selanjutnya lakukan kkkkk.
    Rasanya nyaman sekali kalau melihat kebersamaan mereka yg bikin baper ini.

    Fighting eonni..gumawo

  11. wonkyu selalu sweet walaupun sama” sibuk
    saaya kangen bgt dgn wonkyu jd bisa terobati deh kangennya dgn baca ff eonni makasihnya eonni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s