[SF] Crosswalk

crosswalk

Crosswalk

Siwon masih berusaha menghubungi ponsel Kyuhyun. Sudah hampir setengah jam dia mencoba untuk menghubungi kekasihnya, tapi masih belum tersambung. Sejak dia terbangun di tengah malam karena mendengar berita tentang gempa bumi di Jepang, Siwon langsung mencoba menghubungi Kyuhyun. Bahkan saat Siwon mencoba untuk menghubungi nomor ponselnya manager yang ikut bersama Kyuhyun juga tidak tersambung.

Siwon mengerang frustasi. Dia melempar ponselnya ke sofa. Sedari tadi Siwon mondar-mandir di ruang tengahnya. Televisi masih menyala. Siwon berusaha untuk mencari berita mengenai gempa tersebut, tapi tidak banyak stasiun televisi yang menayangkannya. Siwon menghela nafas lalu duduk di sofa.

Siwon meraih ponselnya dan berusaha menghubungi ponsel Kyuhyun lagi. Walaupun dia tidak terlalu berharap untuk usahanya kali ini.

Siwon memejamkan matanya dan berusaha bernafas dengan teratur. Dia mencoba untuk tetap tenang. Pusat gempanya tidak berada di Fukuoka. Jadi, Siwon masih berharap kalau Kyuhyun dalam kondisi aman.

Saat Siwon mendengar suara sambungantelepon, ia langsung menegakkan tubuhnya.

“Halo…”

Siwon sontak berdiri. Dia begitu lega mendengar suara Kyuhyun yang terdengar pelan dan serak. Mungkin Kyuhyun dalam kondisi setengah sadar. “Kyuhyun-ah, kau baik-baik saja? Kau di mana sekarang? Apa di hotel? Apa kondisi di sana baik-baik saja?”

“Hyung…! Berikan pertanyaan satu per satu.”

Siwon tersenyum tipis. “Maaf… Maaf. Kau baik-baik saja?”

“Iya, aku baik-baik saja. Aku masih di hotel. Situasinya memang sedikit kacau karena gempanya terasa sampai ke sini. Maaf, aku tidak menjawab teleponmu tadi.”

Siwon lalu kembali duduk di sofa dan bersandar. Kini dia jauh lebih tenang. “Tidak apa-apa. Aku hanya ingin memastikan kondisimu saja. Syukurlah kalau kondisimu baik-baik saja. Kau sudah di kamar?”

“Uhm… Jika boleh aku ingin melanjutkan tidur. Atau kau masih ingin bicara denganku?”

“Tidak. Tidak… Kau bisa tidur, Kyuhyun. Aku tahu jadwalmu cukup padat selama berada di Jepang. Beristirahatlah,” ucap Siwon. Well, dia tidak ingin menganggu waktu tidur Kyuhyun hanya karena dia merasa cemas. Setidaknya dia sudah mendengar suara Kyuhyun dan mengetahui bahwa kondisi kekasihnya baik-baik saja.

“Besok pagi, aku akan menghubungimu lagi sebelum kau pergi. Selamat malam, hyung.”

Siwon tersenyum tipis. “Selamat malam, sayang.”

*****

“Tidak mau!!”

“Tolonglah, Jae…” mohon Siwon.

Jaeshin menatap sepupunya dengan jengkel. Lalu ia melirik ke arah Jiwon yang sibuk dengan makanannya. Hari ini mereka bertemu dan makan siang bersama. Tapi begitu mendengar kalau Jaeshin akan pergi ke Jepang untuk urusan pekerjaan, Siwon langsung membuat permintaan padanya.

Jaeshin menghela nafas. “Aku pergi untuk urusan pekerjaan, Choi Siwon.”

“Aku tahu. Tapi setidaknya kau bisa meluangkan sedikit waktu,” ucap Siwon. “Jika aku bisa pergi, maka aku tidak akan meminta bantuanmu, Jae.”

“Aku pergi Nagasaki, Siwon. Tapi Kyuhyun… Di mana dia sekarang? Sapporo? Itu di Hokkaido, Choi Siwon. Aku bahkan tidak tahu setelah dari Sapporo dia akan pergi ke kota mana lagi atau bahkan dia bisa saja pulang ke Seoul,” tukas Jaeshin dengan jengkel. Dia kemudian melirik Jiwon lagi. “Kenapa tidak minta Jiwon yang pergi menemuinya? Itu jauh lebih mudah.”

Jiwon yang mendengar namanya disebut oleh Jaeshin, mengangkat kepalanya dan menatap kakak serta sepupunya yang sedari tadi terus berdebat. “Aku tidak bisa. Ada urusan di kampus,” tuturnya singkat.

Jaeshin mendengus mendengar jawaban sepupunya. “Aku ada urusan pekerjaan, Choi Jiwon.”

Lalu Jaeshin kembali menatap Siwon dengan lekat. “Bukankah kau selalu menghubunginya? Bahkan setelah gempa itu, Kyuhyun selalu membalas semua pesanmu tanpa mengenal waktu bukan? Biarkan dia bekerja dengan tenang, Siwon.”

“Tapi aku khawatir, Jae.”

“Orangtuanya saja masih tenang-tenang saja, Siwon. Kenapa kau yang begitu cemas? Dia dalam kondisi baik-baik saja Siwon. Dan aku tidak akan pergi menemuinya hanya demi melihat kondisinya saat ini. Bahkan jika kau membelikanku tiket, aku tidak akan peduli. Diskusi ini berakhir!!”

Jiwon mendengus. “Memang ini diskusi ya? Yang kudengar kalian terus berdebat.”

Jaeshin melirik Jiwon dengan jengkel. Tapi dia membiarkan sepupu perempuannya. Dia sudah hampir kehilangan selera makannya karena Siwon, dia tidak ingin moodnya semakin kacau karena Jiwon.

*****

Siwon mengernyit saat dia melihat sepasang sepatu di foyer saat dia baru kembali dari kantor polisi. Dengan cepat, Siwon melepaskan sepatunya dan berjalan masuk. Dia melihat sebuah tas ransel hitam di sofa. Oh, Siwon mengenali tas ransel tersebut.

Itu adalah tas ransel milik Kyuhyun.

Siwon tersenyum tipis dan melepaskan jaketnya. “Kyuhyun…!” panggilnya dengan keras.

Terdengar suara sahutan dari arah kamar. Siwon tersenyum lebar dan berjalan menuju kamar. Dia melihat pintu kamar mandi terbuka. Bergegas, Siwon menuju kamar mandi dan menemukan Kyuhyun sedang membasuh wajahnya.

Kyuhyun menoleh sembari mengeringkan wajahnya dengan handuk. “Kupikir kau baru akan pulang sekitar pukul tujuh.”

“Hari ini, aku pulang lebih awal,” ucap Siwon sembari menghampiri Kyuhyun. Dia memperhatikan kekasihnya dengan begitu serius. Seakan Siwon sedang mencari apakah Kyuhyun mengalami luka atau apapun.

Kyuhyun sedikit mengernyit. “Kau kenapa? Kenapa melihatku begitu?”

“Kau benar tidak apa-apa, bukan? Kejadian gempa tempo hari itu… kau tidak mengalami luka apapun, bukan?” tanya Siwon dengan nada khawatir.

Kyuhyun tersenyum tipis. Lalu dia memeluk Siwon. “Aku baik-baik saja. Aku pulang dengan selamat, Siwon.”

“Oh Tuhan, terima kasih.” Siwon membalas pelukan Kyuhyun dengan lebih erat.

Kyuhyun tertawa kecil lalu menepuk-nepuk punggung Siwon. Kemudian Kyuhyun melepaskan pelukan Siwon dan menggenggam tangan kekasihnya. Ia membawa Siwon berjalan keluar kamar mandi, melewati kamar dan menuju ruang makan dimana dia telah menyiapkan makan malam.

“Kau belum makan malam, bukan?”

Siwon menggeleng. Dia melihat beberapa makanan yang sudah ditata di atas meja. “Kau membuatnya sendiri? Atau kau membelinya?”

“Noona yang membuatkannya untukku. Duduklah. Aku akan mengambil air minum dulu,” tukas Kyuhyun sembari berjalan menuju dapur untuk mengambil dua gelas air minum.

Siwon sendiri duduk di salah satu kursi dan mulai mencicipi makanan yang dibawa oleh Kyuhyun. “Oh? Ahra membuatkan makanan untukmu. Apa kau yang memintanya?” tanyanya.

Kyuhyun kembali dengan membawa dua gelas mug berisi air. Satu untuk Siwon dan lainnya untuk dirinya. Lalu Kyuhyun duduk disamping Siwon. “Tadi siang, noona ke dorm dan membawa bahan makanan lalu memasak. Entah kenapa. Dia tidak bilang alasannya. Bahkan saat aku bertanya, dia bilang hanya sedang ingin memasak untukku. Karena terlalu banyak, jadi sebagian kubawa ke sini.”

“Enak?”

Siwon yang kini tengah melahap makan malamnya hanya mengangguk kecil mendengar penjelasan Kyuhyun. “Ini sangat enak. Kau juga makan sayang,” tukasnya yang menyadari kalau Kyuhyun hanya memandanginya yang sedang makan.

Kyuhyun tersenyum.

*****

Siwon kembali ke ruang tengah setelah dia mandi dan mengganti pakaiannya. Ia duduk disamping Kyuhyun yang sedang menonton televisi sembari menikmati segelas teh hangat. Siwon meraih gelas yang telah disiapkan oleh Kyuhyun.

“Kau tidak bilang kalau dari Sapporo akan pulang,” ucap Siwon.

Kyuhyun meliriknya dan mengernyit. “Kupikir kau tahu jadwal konserku selama di Jepang. Tapi memangnya kenapa?”

“Aku hampir saja memohon pada Jaeshin untuk menemuimu di Sapporo. Dia pergi ke Jepang kemarin. Aku ingin dia pergi menemuimu hanya untuk melihat kondisimu, Kyuhyun. Tapi dia bilang pekerjaannya ada di Nagasaki, jadi akan sulit,” tukas Siwon yang kemudian menyeruput teh hangatnya.

Kyuhyun menghela nafas pendek dan menaruh gelas mugnya diatas coffee tablel. Lalu dia menatap Siwon dengan serius. “Jangan menyuruh Jaeshin sebagai perpanjangan tanganmu lagi, Siwon. Dulu, ketika dia masih kuliah, mungkin tidak apa-apa. Karena dia masih mempunyai banyak waktu. Tapi saat ini, dia sudah mempunyai tanggung-jawab pekerjaan. Apa kau tahu, aku sedikit merasa bersalah setiap kali dia datang ke dorm untuk melakukan apa yang kausuruh selama kau menjalani training. Dia sudah sibuk di kantor, tapi masih menyempatkan datang ke dorm.”

Siwon menghembuskan nafas. “Aku tahu. Tapi kurasa itu sudah jadi kebiasaan. Rasanya sulit untuk tidak meminta bantuannya jika itu berkaitan denganmu. Maaf, tidak akan kuulangi. Jika aku ingin meminta bantuannya, aku akan lihat waktu dan tempatnya.”

“Kupikir Jaeshin tidak akan mau mengurusi kita lagi. Terlebih dia juga sudah punya tunangan, bukan? Apa tidak aneh jika Jaeshin lebih sering mengurusi kita dibandingkan tunangannya sendiri?” tutur Kyuhyun yang kembali meraih mugnya dan duduk bersandar lebih dekat dengan Siwon hingga bahu mereka bertemu.

“Mereka belum menikah, Kyuhyun. Lagipula Seok Jo pasti lebih sibuk daripada Jaeshin. Aku bahkan tidak tahu apakah mereka mempunyai waktu berkencan atau tidak,” sahut Siwon.

Kyuhyun menggumam pelan lalu menyeruput tehnya. Matanya kini terfokus pada tayangan televisi dihadapan mereka. Suasananya begitu tenang.

Siwon lalu menaruh mugnya diatas coffee table lalu merebahkan kepalanya diatas pangkuan Kyuhyun. Kaki panjangnya terjulur ke luar sofa. Kyuhyun sedikit tersenyum dengan sikap manja Siwon. Rasanya tidak pernah Siwon bersikap seperti ini padanya. Lebih sering Kyuhyun yang melakukannya.

“Rasanya menyenangkan,” gumam Siwon sembari memejamkan matanya.

Tangan Kyuhyun kemudian menyusuri rambut hitam Siwon yang setengah basah. Sesekali, Kyuhyun mengusap lembut kening Siwon. “Kau lelah?”

“Sedikit. Tapi aku yakin kau jauh lebih lelah dibandingkan diriku,” ucap Siwon yang membuka matanya. Dia menatap Kyuhyun dari posisinya yang terbaring diatas pangkuan Kyuhyun.

Kyuhyun menggumam. “Sudah tanggung-jawabku.”

Kemudian tangan Siwon terjulur dan menyentuh pipi Kyuhyun. Ia mengusapnya dengan lembut. “Sepertinya berat badanmu naik lagi. Pipimu terlihat jauh lebih bulat.”

Kyuhyun mendengus. “Kau ingin bilang aku ini gendut?”

“Aku tidak bilang kalau kau gendut. Hanya berat badanmu yang naik. Mungkin tidak banyak, karena bentuk tubuhmu masih sama. Tapi pipimu menunjukkan perbedaan yang mencolok. Itu kenyataan, Kyuhyun.”

Kyuhyun mendesah pelan lalu menyandarkan punggunya di sofa. “Selama di Fukuoka dan Sapporo, nafsu makanku memang menjadi lebih besar. Mungkin aku harus kembali datang ke gym. Musikal baruku dalam waktu dekat ini.”

Siwon kemudian bangun dari posisinya. Dia meraih mug dari tangan Kyuhyun dan menaruhnya ke atas coffee table. Lalu Siwon kembali menatap Kyuhyun dengan lekat. “Aku tidak ingin kau sakit, sayang. Makan saja sesukamu, tapi kau perlu membatasi jumlah kalorinya.”

Kyuhyun mengangguk dan menggumam pelan. Siwon tersenyum lalu mengecup bibir Kyuhyun. “Aku merindukanmu,” ucapnya sembari menyandarkan kepalanya di bahu Kyuhyun dan memeluk tubuh kekasihnya dengan erat.

Kyuhyun tertawa kecil melihat sikap Siwon yang memeluknya seperti anak kecil. Tapi dia merangkul bahu Siwon dan mengusap lengannya perlahan. Siwon semakin menenggelamkan wajahnya di leher kekasihnya. Oh, dia begitu merindukan hal ini dari Kyuhyun. Aroma tubuhnya, deru nafasnya, sentuhan hangat tangannya. Siwon ingin Kyuhyun tidak pergi lagi. Tapi itu akan terlalu egois baginya. Jadi, untuk saat ini, selagi ada waktu, Siwon akan menikmati setiap detik yang ia lalui bersama Kyuhyun.

Kyuhyun mengecup kening Siwon. “Aku juga merindukanmu, Siwon.”

*****

NOTE: Sekali lagi, saya buat fanfic antara judul dan isi gak nyambung. Hahahaha…

Uhm.. Saat ini lagi nulis Scarface 44. Dan udah mulai ada asumsi tentang motif Uhm Ki Joon (sekedar spoiler ajah). Untuk The Last King 15, saya masih mikirin gimana cara untuk nyiksa Kyuhyun. hahahahaha…

Music: Jo Kwon – Crosswalk

P.S Abaikan Junmyeon dalam foto yang saya pakai ya. hehehehe… Ohya, ada yang tertarik sama dedek-dedek NCT? /grin~

Advertisements

17 thoughts on “[SF] Crosswalk

  1. Hihihi mereka selalu so sweet
    Jadi iri dengan mereka, padalah sama-sama sibuk, tapi tetep ga menghilangkan keromantisan mereka ketika bertemu

  2. Eiyy…pagi pagi udah di buat senyum gaje sama wonkyu.
    Kangen sama moment mereka😢 makin mereka sibuk,itu malah makin sweet!!
    NCT ya?aku pribadi suka sama lagu nya,enak.kalo membernya gak tau siapa siapa aja😀

  3. so sweet bngt dah ama siwon , yang khawtir ama babynya , ampe nyuruh jaeshin buat nyusul , untung kyuhyun gak kenapa2
    sekalinya ketemu si wonnie manja bngt
    suka bangt ama siwon yang manja
    sweet rasanya

    omggg.. dieraa. . i’m miss scarface so much … i’m really misss…
    ohh diera…
    rasanya aku mau gila karna terlalu merindukan pengacara cho dan direktur choi , karna dichap kemarin gak ada wonkyunya
    rindunya makin gila xD

  4. Yayyy pagi2 dikasih bacaan fic fluff…. Lagi bm baca fic fluff banget 😆😂 stress abis uts tapi tugas masih numpuk 😭 Setidaknya fic fluff memberikan sepercik hiburan haha dan ficnya unyu bingittt huhuhu
    aku juga suka bocah2 nct u hahaha 😆

  5. Sama khawatirnya sama siwon pas denger dijepang ada gempa dan kyu ada disana.
    Hahaha poor jaeshin yg sabar ya ngurusin pasangan wk yg rada gaje itu lol
    blm kenal sama nct wkwkwkwkwk

  6. oh aku kira jaeshin sepanjang hidupnya cm buat ngurusin wonkyu,kkkk
    iiiihhh wonkyunya romantis,tp emang udah ciri khas nya diera ya,endingnya kentang,

  7. ih siwon manja hahaha…
    iya nih siwon jangan minta jaeshin lagi, minta sama jiwon aja dong
    kali2 hahaha…
    kalo gak suruh member hyung aja.. itung2 kasih angpao buat mereka LOL
    waktu denger ada gempa disana, saya juga agak khawatir sih tapi beruntung kyu gpp..
    dan beruntung juga di jepang ga memakan banyak korban jiwa..
    jadi keingetan bagaimana kyu yang seneng di airport saat dia balik ke seoul dan hari ini dia yang muram kembali kudu ke jepang hehehe

    NCT ya??
    saya lebih suka lagu without you sih..
    tapi g tau siapa aja membernya hahaha mukanya semua sama

  8. Makin iri aja ama ni pasangan…
    Interaksi mereka selalu aja sweet…
    Seneng banget lihat siwon manja ke kyu…
    Ahhh pasangan ini selalu bisa bikin aku meleleh…

  9. kyu dan siwon romantis.
    siwon terlalu khawatir sama kyuhyun.sampe” dia menyuruh sepupunya juga untuk melihat keadaan kyu…

    ditunggu the last king chap 15 nya ya dan buat kyu tersiksa.
    ditunggu semua ff nya ya hehehehe

  10. Siwon manja bgt ,tpi seneng klau siwon lg manja ke kyu biasanya kyunya yg manja
    Siwon klau kawatir mmang slalu berlebihan,,dasar wonkyu,,manis

  11. uh sweet bget cerita wonkyunya sukses bikin aku ngiri.

    izin baca FF milik kamu ya chingu aku member baru disini.
    gomawo

  12. Egh..Siwon sukanya gitu kalau sdh mnyangkut baby Kyu’y itu.Semoga..Jaeshin terus sabar untuk mnghadapi sepupunya itu kkkk.
    WonKyu..saranghae..

    Gumawo eonni..buat semuanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s