[SF] White Flowers

roses

White Flowers

Kyuhyun memasuki apartment barunya. Sudah satu bulan lebih sejak Siwon memberikan apartment tersebut sebagai hadiahnya, baru hari ini lagi, Kyuhyun datang untuk memeriksa kondisi terbaru dari apartment-nya. Well, itu pun setelah Jaeshin terus menerornya dengan mengirimkan foto-foto saat dia mengurus interior apartment Kyuhyun selama hampir tiga minggu. Sebenarnya Kyuhyun tidak terlalu memikirkan masalah interior. Dia bisa meminta bantuan Ahra untuk mengurusnya. Tapi Jaeshin dan Jiwon terus menganggunya dengan bertanya mengenai tema interior seperti apa yang dia inginkan. Sampai akhirnya Kyuhyun menyerah dan membiarkan kedua gadis Choi itu yang mengurusnya apartment.

Namun, penyiksaan Kyuhyun tidak berhenti sampai di sana. Setelah menyerahkan masalah interior pada Jaeshin dan Jiwon, kedua gadis itu membombardir kotak pesannya dengan pertanyaan mengenai warna cat yang akan digunakan, pemilihan sofa, tempat tidur, lemari, furniture lainnya bahkan sampai masalah gorden.Kyuhyun bahkan sempat protes pada Siwon dan memintanya untuk menghentikan tindakan adik dan sepupunya. Tapi Siwon sendiri juga tidak berdaya melawan kedua gadis Choi tersebut.

Jadi, dengan sedikit terpaksa Kyuhyun harus memblokir kedua nomor gadis itu dari ponselnya. Setidaknya itu cukup berhasil, karena Kyuhyun mendapatkan kedamaiannya selama dua minggu. Sampai Jaeshin kembali menerornya dengan mengiriminya email untuk menyuruhnya datang melihat kondisi apartmentnya sekarang. Kyuhyun cukup beruntung karena Jaeshin tidak datang langsung ke dorm untuk menemuinya.

Kemudian, hari ini, Kyuhyun memutuskan datang mengecek apartmentnya.

Setelah memasukkan kode password, lift membawa Kyuhyun ke lantai unit apartmentnya. Saat pintu lift terbuka, Kyuhyun merasa bahwa dia salah memasukkan kode password. Tapi saat dia mengecek lagi, Kyuhyun tidak salah.

Dengan perlahan, Kyuhyun memasuki apartmentnya. Semuanya terlihat begitu berbeda dari pertama-kali Kyuhyun datang.

Unit apartmentnya lebih banyak didominasi oleh warna putih pada cat dindingnya. Itu lebih menonjolkan dari warna-warna furniture yang sudah ditata dengan begitu apik. Kyuhyun berjalan ke ruang tengah yang dibuat menghadap ke arah jendela besar yang hanya ditutupi oleh gorden tipis. Kyuhyun melihat ada sofa kulit dengan bentuk huruf ‘L’ berwarna hitam dengan sebuah coffee table dari kayu dengan ukiran rumit. Kyuhyun juga mendapati sebuah rak buku di bagian sebelah kirinya. Rak tersebut sudah dipenuhi oleh buku-buku. Kyuhyun tidak yakin buku jenis apa yang dimasukkan oleh Jaeshin dan Jiwon untuk mengisi rak tersebut.

Kyuhyun kemudian mengecek bagian ruang makan yang dijadikan satu dengan area dapur. Terlihat minimalis. Kyuhyun bersyukur karena meja makan yang dipilih hanya berukuran kecil untuk sekitar empat orang. Tapi saat melihat area dapur, Kyuhyun mendesis jengkel. Semuanya terlihat mewah untuk ukuran pria yang akan tinggal seorang diri. Lagipula Kyuhyun yakin dia tidak akan sering memasak. Dan saat mengecek lemari pendingin, Jaeshin dan Jiwon ternyata juga sudah mengisinya dengan berbagai macam bahan makanan dan minuman.

“Sepertinya aku tidak memberikan instruksi untuk mengisi lemari pendingin. Lagipula aku tidak mungkin pindah sekarang.Ini semua pasti akan dibuang percuma,” gumam Kyuhyun sembari mengambil sekaleng cola.

Kyuhyun menyesap cola tersebut sembari ia berjalan menuju kamar utama. Saat membuka pintu kamar, Kyuhyun hampir saja tersedak. Berbeda dengan ruang lainnya, kamar utama itu terlihat begitu mewah dan elegan dengan dominasi warna putih dan hitam. Terlebih dengan tempat tidur besar yang diletakkan di tengah ruangan tersebut. Heck, empat orang bisa tidur di sana. Tapi Kyuhyun akan tidur seorang diri.

Mungkin adalah kesalahan membiarkan Jaeshin dan Jiwon yang mengurus interior apartmentnya. Kini Kyuhyun tidak tahu berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk semua interior apartmentnya.

“Bahkan dengan uang yang kuberikan tidak akan cukup membeli tempat tidur besar itu. Dari mana mereka mendapatkan uang untuk semua furniture ini,” ujar Kyuhyun.

Kemudian Kyuhyun mendengar suara lift. Ia menutup pintu kamarnya dan pergi melihat siapa yang datang. Ketika melihat wajah Siwon yang tersenyum lebar, Kyuhyun menjadi merasa lebih jengkel. Siwon pasti tahu mengenai dana untuk interior apartmentnya.

Siwon menghampiri Kyuhyun dan mencium kening kekasihnya. “Kupikir kau belum datang,” ujarnya sembari berjalan menuju ruang tengah.

Kyuhyun mengikutinya dengan memperhatikan apa yang dibawa oleh Siwon. “Apa yang kau bawa?” tanyanya.

Siwon berbalik dan menatap sebuah kantung yang ia bawa. “Hadiah untukmu. Happy White Day,” serunya sembari menyodorkan kantung itu pada Kyuhyun.

Kyuhyun hanya mengernyit melihat kantung tersebut. Siwon sudah terlalu sering memberikannya hadiah. Apa dia masih mempunyai uang untuk memberikannya hadiah lain? Melihat Kyuhyun yang tidak mengambil hadiah yang diberikannya, Siwon meraih kaleng cola dari tangan kekasihnya dan menggantikannya dengan kantung tersebut.

Siwon masih tersenyum. Ia menaruh kaleng cola di atas coffee table lalu melepaskan jaketnya. Kyuhyun menghela nafas dan terpaksa melihat apa yang diberikan oleh Siwon. Tapi saat melihat isi kantung tersebut, mata Kyuhyun membulat.

“Kau menyukainya?” tanya Siwon yang sudah duduk di sofa.

Kyuhyun mengeluarkan isi kantung tersebut dengan hati-hati karena isinya adalah sebuah botol kaca besar yang di dalamnya terdapat rangkaian bunga mawar putih. Siwon yang masih memandangi Kyuhyun tersenyum lebar melihat reaksi kekasihnya. Kyuhyun menjatuhkan kantungnya dan memegangi botol besar tersebut dengan hati-hati. Kemudian ia duduk di samping Siwon.

“Apa kau menyukainya?” tanya Siwon sekali lagi.

Kyuhyun menatap Siwon dan mengangguk. Siwon menghela nafas lega dan menyentuh kepala Kyuhyun. Dengan lembut ia mengusap surai rambut Kyuhyun. “Syukurlah kalau kau menyukainya.”

“Tapi aku tidak memberikanmu apapun. Kau selalu saja memberikanku hadiah. Maksudku, bahkan untuk valentine kemarin aku…”

Siwon dengan cepat mengecup bibir Kyuhyun untuk membuatnya terdiam. “Kau tidak perlu memberiku hadiah apapun. Tidak kau sadari sebenarnya kau yang telah memberikan lebih banyak padaku. Tapi jika kau memaksa, kau bisa menggantinya dengan hadiah ulang tahunku, Kyuhyun.”

Kyuhyun memandangi botol kaca di tangannya. Kemudian ia menaruhnya di atas coffee table lalu memeluk Siwon dengan erat. Siwon tertawa kecil dan membalas pelukan kekasihnya. Terkadang Kyuhyun bisa bersikap begitu manis.

Kyuhyun mengeratkan pelukannya. “Terima kasih…”

“Terima kasih kembali, sayang.” Siwon mencium kepala Kyuhyun. “Oh ya, kau sudah melihat semua interiornya?”

Sontak Kyuhyun menjadi ingat kalau dia sebenarnya merasa jengkel. Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap Siwon dengan serius. “Berapa banyak uang yang Jaeshin dan Jiwon keluarkan untuk semua interior ini? Maksudku, walaupun semuanya terlihat minimalis, tapi aku tahu ada beberapa furniture yang harganya cukup mahal. Termasuk yang di kamar. Aku hanya memberikan beberapa juta. Kau tidak menambahkannya, bukan?”

Siwon kembali tertawa. Dia duduk bersandar dengan nyaman sembari meraih tangan Kyuhyun. “Tenang saja, Kyuhyun. Mereka tidak menambahkan dari dana yang kau berikan pada mereka. Kebanyakan furniture ini adalah barang bekas. Mereka hanya memperbaiki sedikit dan mengganti warna catnya saja.”

“Barang bekas? Tapi semuanya terlihat dalam kondisi sangat bagus.”

Siwon menyeringai. “Barang bekas dari gudang keluarga Choi. Hampir dua minggu, mereka berkeliling rumah kerabat untuk melihat apakah ada barang yang masih bagus tapi sudah tidak digunakan lagi. Bahkan sofa ini, kurasa mereka mendapatkannya dari salah satu rumah pamanku.”

Kyuhyun memperhatikan sofa yang tengah mereka duduki saat ini. Sofanya masih terlihat dalam kondisi baru. Melihat ekspresi Kyuhyun yang masih tidak percaya dengan penjelasannya, Siwon menarik nafas dan mulai memberikan penjelasan lainnya.

“Kyuhyun, aku memberi peringatan pada Jaeshin dan Jiwon untuk menggunakan dana yang kau berikan pada mereka tanpa dana tambahan. Kau sudah cukup marah dengan harga apartment ini, jika kau tahu mereka mengeluarkan dana tambahan untuk interiornya, Jaeshin mungkin tidak akan menghubungimu sampai beberapa bulan. Kau begitu menyeramkan saat kau marah, kau tahu itu bukan? Selain itu, pihak developernya juga memberikan beberapa furniture secara gratis. Kurasa mereka hanya membeli gorden dan beberapa barang lainnya. Jangan khawatir. Aku akan minta Jiwon memberikan laporan keuangan untuk interior apartment ini padamu nanti,” tutur Siwon.

Kyuhyun mendesah pelan setelah mendengarkan penjelasan Siwon. Walaupun dia masih ragu terutama tempat tidur besar di kamar utama. Ia yakin kalau tempat tidur itu terlihat baru. Bahkan jika pihak developer yang memberikannya, tidak mungkin sebesar dan semewah itu. Tapi untuk saat ini, Kyuhyun akan menerima penjelasan dari Siwon. Kyuhyun bisa bertanya pada Jaeshin dan Jiwon nanti.

Selain itu, Kyuhyun juga sangat berterima-kasih pada mereka karena telah bersusah-payah mengurus interior apartmentnya.

“Aku akan berterima-kasih pada mereka nanti,” gumam Kyuhyun.

Siwon tersenyum mendengarnya dan mengecup ujung jemari Kyuhyun. “Mereka pasti senang sekali. Oh, apa kau sudah makan malam? Jiwon sempat mengatakan kalau hari ini dia mengisi lemari pendingin dengan bahan makanan. Apa kau ingin makan sesuatu?”

Kyuhyun menggeleng. “Aku sudah makan malam. Tapi jika kau ingin makan, aku akan temani. Kau belum makan?”

“Aku sudah makan, sayang. Aku hanya khawatir kalau kau belum makan malam. Kalau begitu bagaimana dengan bahan makanannya? Jika dibiarkan saja, cepat atau lambat pasti akan rusak. Kapan kau ingin pindah ke sini?” tanya Siwon lagi.

Kyuhyun melirik tangan Siwon yang masih memainkan jemari tangannya. “Aku tidak tahu. Mungkin bersamaan saat aku harus keluar dari dorm. Masih beberapa bulan, kurasa. Kita bawa pulang saja semua bahan makanannya. Aku akan membawa setengahnya. Ryeowook mungkin ingin memasak sesuatu nanti.”

Siwon mengangguk. Ia sedikit bergeser hingga bahunya menyentuh bahu Kyuhyun. Ia menautkan jemari tangan kirinya dengan jemari tangan Kyuhyun. Terasa begitu pas. Siwon memperhatikan botol kaca berisi mawar putih, hadiahnya untuk Kyuhyun, di atas coffee table. “Kau tahu, butuh waktu lima jam untukku menyelesaikannya.”

“Eoh? Kau membuat itu sendiri?” tukas Kyuhyun.

“Tentu saja. Akhir-akhir ini, Jiwon mengikuti sebuah kursus merangkai bunga dan ketika dia membawa pulang sebuah rangkaian bunga di dalam botol, aku jadi tertarik. Aku memintanya untuk mengajariku membuatnya. Apa kau tahu, Jiwon sangat frustasi saat mengajariku? Dia bilang, aku terlalu banyak bertanya pertanyaan bodoh. Oh, apa kau tahu berapa banyak botol kaca yang pecah saat aku belajar membuatnya? Kurasa hampir limabelas. Bahkan sepertinya pemilik toko di mana Jiwon membeli botol-botol itu sudah mengenali wajahku padahal aku selalu memakai masker saat membelinya,” tutur Siwon.

Kyuhyun tersenyum mendengar cerita Siwon. Kyuhyun tahu bagaimana sifat dan sikap kekasih. Siwon sangat tahu apa yang diinginkannya dan bagaimana ia harus bekerja keras untuk meraihnya. Siwon tidak akan menyerah dengan cepat. Tapi dia tidak menyangka kalau Siwon benar-benar membuat hadiah untuknya kali ini dengan tangannya sendiri.

Kyuhyun sangat terharu. Oh, dia kini bersikap seorang gadis yang tersipu malu karena perhatian kekasihnya. Kyuhyun melirik ke arah Siwon lalu dengan cepat mengecup pipinya. “Terima kasih…”

Siwon menoleh dan menatap Kyuhyun dengan lekat.

“Terima kasih atas semua hal yang kau lakukan untukku. Aku tidak tahu apakah aku berhak mendapatkan semua ini darimu. Aku tidak memberikan sebanyak apa yang telah kau berikan padaku, Siwon. Tapi aku benar-benar sangat berterima-kasih. Aku mencintaimu,” tutur Kyuhyun.

“Saat aku bilang kau telah memberikan lebih banyak padaku tanpa kau sadari, itu adalah sebuah kebenaran, Kyuhyun. Aku mungkin lebih sering memberikanmu hadiah, karena itu adalah salah satu bentuk rasa syukurku karena kau selalu bersamaku. Aku ingin membuatmu selalu merasa bahagia. Karena kau telah membuatku jauh merasa sangat bahagia hanya dengan tersenyum. Terlebih dengan semua apresiasimu atas semua hadiahku. Semua perhatianmu untukku, semua afeksimu padaku, setiap pelukan dan ciuman darimu, bahkan ucapan selamat malam darimu. Semua itu jauh lebih berharga dibandingkan semua hadiah. Aku juga mencintaimu, sayangku.”

Siwon mungkin sering mengatakan kata-kata romantis atau bahkan terkesan cheesy pada Kyuhyun. Tapi malam ini, Kyuhyun merasa tersentuh dengan ucapan Siwon padanya. Kyuhyun tidak yakin apa yang telah dilakukan di masa lalu hingga dia bisa mendapatkan Choi Siwon. Tapi dia begitu bersyukur karena Siwon selalu berada di sisinya dalam setiap keadaan yang dialaminya.

Kyuhyun tidak tahu sampai kapan Tuhan akan bersikap baik padanya dan membiarkan mereka tetap bersama seperti ini. Tapi sampai saat itu tiba, Kyuhyun akan selalu mensyukuri setiap hari dan setiap kenangan yang ia lewati bersama Siwon.

Kyuhyun tersenyum pada Siwon. Tangan kirinya terangkat dan menyentuh pipi Siwon lalu mengusapnya dengan lembut. Siwon menyentuh tangan kiri Kyuhyun dengan tangan kanannya lalu mengecup telapak tangannya tersebut. Kemudian, Kyuhyun mengambil jarak lebih dekat dan mencium bibir Siwon.

Siwon memejamkan matanya dan membalas sentuhan lembut bibir Kyuhyun. Ia begitu menyukai setiap ciuman Kyuhyun. Entah sudah berapa banyak ciuman yang mereka bagi, tapi Siwon tidak akan pernah bosan untuk mencium bibir kekasihnya.

Setelah beberapa saat, Kyuhyun mengakhiri ciuman mereka. “Apa kau ingin melihat kamar tidurnya?”

Siwon tersenyum lebih lebar mendengar ajakan Kyuhyun. Dengan kedua tangan mereka masih saling terpaut, Kyuhyun menarik Siwon menuju kamar tidur barunya.

*****

NOTE: Well… kemarin adalah White Day!! Rada telat sih, tapi toh cuma sehari.. Hahahaha… Terakhir update untuk lanjutan Oneshot WonKyu pas ulang tahun Kyuhyun. Walaupun ada beberapa ide buat nulis, tapi yaa… mohon dimaafkan ya..

Music: Super Junior – Our Love

Advertisements

20 thoughts on “[SF] White Flowers

  1. Ini sweet banget❤❤❤ jiwon sama jaeshin kompak banget lagi.beruntungnya jadi kyuhyun!! Tapi itu nanggung ceritanya.kenapa gak pas setelah di kamar aja endnya kkk maunya,siapa tau kan cerita di kamar labih seru *ok otak mulai……

  2. Kyu mah asli nya dia matre,tpi sma keluarga Choi dia gengsi ngakuin nya haha
    aigoo ~ crita wonkyu mu slalu bkin senyum2 Ra 😍
    uhukk..mau ngapain di kamar Kyu? pke ngajak Siwon sgala 😏

  3. so sweeettttt bgt hihihi…
    brng bekas klrga choi aja udh wow bgt gmn barunya ya hihihi…
    slalu suka liat interaksi wonkyu ^^
    smga mreka slalu bersama n bhgia ^^
    dtgu ff lainya chingu …

  4. Manis sekali~
    Kyu kalo manis gini gemesin banget kak, jadi pengen ngantongin meskipun dia besar hahaha 😀
    Wow! Barang bekas keluarga Choi benar-benar luar biasa, harta karun! Hahaha~
    White Day yg berkesan pastinya ^^
    Ditunggu cerita yg lainnya kaaaak 😉
    Jaeshin & Jiwon kompak sekali mengurus keperluan Kyu hihihi

  5. Meleleh bacanya…sweet bangettt…..
    Beruntungnya dirimu kyu…ada siwon yang selalu mencintai dan menjagamu serta jiwon dan jaeshin yang siap membantu kapanpun…

  6. asik ya jadi kyu banyak banget hadiah yang dia dapetin
    tapi oohh kata2 siwon bener2 menyentuh banget deh
    dan semoga hubungannya selalu langgeng bahkan apartemennya bisa di isi berdua atau bahkan lebih setelah menikah?
    hahahaha

  7. termaafkan diera eonni hehehhe… kau penyemangatku heheheh,,,, ff u sungguh moodbooster buat ku makasi yahhh heheehehhe peluk diera eoniii hehehhe

    ff ini romantis bangettt bangettt…. heheheh siwon sampek segitunya buat bunga di dalam botol kayak gituuu. kyu langsung melelh yahhh hehehehh. endingnya pasti di kamar tidur megah itu. mau ngapain yah mereka disana hehehehe,,,,

  8. Kalo baca kebersamaan Wonkyu, aku selalu senyum-senyum sendiri.
    Hati serasa ikut melayang-layang hehe
    Mereka romantis abizzzzzzzzz

  9. Sweet…baby..sweet …baby!!!
    Uri WonKyu…saranghae!!!
    Kalau baca yg seperti ini…rasanya seperti mlht keseharian mereka.
    Seneng banget.

    Gumawo eonni..

  10. beruntung banget kyuhyun punya siwon yang begitu romantis, pengen punya pacar kaya siwon juga deh.. hahaha ditambah lagi ada jiwon dan jaeshin yang selalu bantuin wonkyu
    barang bekas keluarga choi aja kaya itu.. duh keluarga choi memang luar biasa… hehehe

  11. siwon bnar” romantis, aq yg bca ja meleleh pa lg kyunie
    pnya pcar kyak siwon end saudara ipar kyak jaewon bkin kyunie tmbah subur makmur,,kyu kyu…aq iri pdamu….

  12. baca inii kuq aq jd yg baper ya
    pdhl ini sweet lho
    andai ada cwo bneran
    yg kyk siwon gini
    aq mau deh 1
    #curcol

    keep writing

  13. woww .. barang bekasnya keluarga choi bahkan masih keliatan baru.. daebak!!
    tapi hadiahnya kali ini romantis bgt dan bikin terharu..
    bener2 ngebayangin ini nyata..

  14. ya ampun barang bekas keluarga choi hebat bgtnya kyu aja saksi klu itu barang bekas emg nya siwon udh sibuk masih bisa buat hadiah utk kyu
    salut deh buat siwon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s