[SF] Dear J…

Jun

Dear J…

Kyuhyun sedikit mengernyit ketika ia menemukan Junmyeon bersama Jaeshin sedang berdiri berhadapan di depan pintu dorm. Sepertinya situasi diantara mereka terlihat sedikit tegang, entah karena apa. Kyuhyun mungkin bisa tahu alasan Jaeshin datang, pasti karena perjanjiannya dengan Siwon sebelum sepupunya itu pergi. Siwon sempat memberitahunya karena Jaeshin mungkin akan lebih sering menemuinya. Tapi Kyuhyun tidak tahu apa alasan Junmyeon datang menemuinya.

Kyuhyun menarik nafas dan berjalan mendekati keduanya. Ini sudah cukup malam dan ia tidak ingin membuat masalah karena penghuni lain melihat Junmyeon bersama dengan Jaeshin. Dia tidak ingin menjelaskan apapun mengenai keduanya dihadapan orang-orang SM jika ada skandal tentang Junmyeon dan Jaeshin nanti.

Junmyeon yang pertama-kali menyadari Kyuhyun menghampiri mereka. Dengan cepat, Junmyeon tersenyum pada Kyuhyun. “Hyung…”

Kyuhyun juga tersenyum dan menatap keduanya dengan lekat. Jaeshin masih terlihat tegang dari ekspresi wajahnya. Bahkan gadis itu tidak menatapnya dan malah mengalihkan pandangannya kearah lain. “Kalian janjian untuk datang menemuiku?”

Junmyeon menggeleng. “Kami bertemu disini.”

Kyuhyun hanya menggumam pelan lalu ia memasukkan password pintu dan mempersilakan Junmyeon dan Jaeshin masuk. Kyuhyun langsung ke kamarnya untuk menaruh tas serta melepaskan mantelnya sedangkan Junmyeon menunggu di ruang tengah dan Jaeshin langsung ke dapur. Sepertinya Jaeshin membawakan makanan lagi untuknya.

Kyuhyun keluar kamar dan menatap Junmyeon yang memperhatikan Jaeshin sedang memeriksa kotak makanan di lemari pendingin. Kening Kyuhyun kembali berkerut.

“Ada apa?” tanyanya.

Junmyeon sontak menatap Kyuhyun. “Tidak, aku hanya ingin menemui hyung. Hyung sangat sibuk, bahkan kita tidak pernah menghabiskan waktu bersama lagi.”

Kyuhyun tersenyum dan menyentuh kepala Junmyeon lalu mengusak rambut coklat pemuda itu. “Kau juga sangat sibuk, Kim Junmyeon.”

Kemudian Kyuhyun beralih menghampiri Jaeshin yang sedang melakukan inspeksi mendadak pada lemari pendinginnya. Gadis itu mengeluarkan semua kotak makanan dan membuang yang sudah tidak bisa dimakan dan menggantinya dengan makanan pendamping yang baru dibawanya.

“Kau tahu, inilah yang membuat Siwon selalu saja memanfaatkanmu. Kau terlalu baik untuk menuruti permintaannya. Kau sudah sangat sibuk di kantor tapi masih menyempatkan untuk membuat ini semua,” tukas Kyuhyun.

Jaeshin meliriknya sembari terus bekerja. “Aku tidak membuat semuanya. Kebanyakan kiriman dari Eomma. Kau ingin makan malam? Sepertinya aku melihat nasi dingin. Aku bisa menghangatnya.”

Kyuhyun mendesis. “Buatkan nasi campur dari ini semua saja. Jun-ah, kau ingin makan juga?”

“Tidak, hyung. Aku sudah makan sebelum kesini,” tukas Junmyeon.

Kyuhyun duduk di kursi dan menatapnya. Ia memberi isyarat agar ikut Junmyeon duduk disampingnya. Dengan patuh, Junmyeon duduk disamping Kyuhyun. “Jae, buatkan nasi campur untuk kami, ya? Oh ya, kau juga harus makan bersama kami.”

Junmyeon ingin protes tapi Kyuhyun hanya menatapnya dengan lekat. Itu membuat Junmyeon menutup mulutnya dengan rapat.

Jaeshin tanpa mengatakan apapun menyiapkan dua mangkuk besar untuk membuat nasi campur. Walaupun ia bisa menyiapkan sesuatu yang lebih hangat, tapi Kyuhyun pasti akan menolak. Ini sudah hampir pukul sembilan jadi Kyuhyun tidak mau makanan berat. Setelah menghangatkan nasinya, Jaeshin mulai memasukkan lauk pendamping kedalam mangkuk besar itu dan menuangkan beberapa bumbu lainnya.

Well, membuat nasi campur tidak begitu sulit. Kenyataannya, sejak sibuk dengan pekerjaannya Jaeshin lebih sering membuat nasi campur untuk makan malamnya dibandingkan dia harus repot memasak. Setidaknya dalam seminggu, Jaeshin bisa membuat nasi campur sebanyak empat kali sebagai makan malamnya.

Dalam waktu sepuluh menit, dua mangkuk nasi campur sudah siap dihadapan Kyuhyun dan Junmyeon.

“Kau tidak makan?” tanya Kyuhyun.

Jaeshin menatap Kyuhyun. “Sebelum kesini, aku makan malam di kantor dengan rekan kerjaku. Mereka memesan semua menu yang ada di restaurant. Jadi, terlalu banyak makanan yang tersisa dan kami tidak bisa membuangnya. Aku bahkan hampir muntah. Sudah makan saja. Ohya, aku sudah mengganti beberapa makanan. Lebih sering makan di rumah dibandingkan membeli makanan dari luar.”

Kyuhyun menghela nafas. Rasanya berdebat dengan Jaeshin tidak akan menghasilkan apapun. Ia lalu menyenggol lengan Junmyeon. “Jun-ah, ayo dimakan.”

Junmyeon melirik kearah Jaeshin yang kini mencuci beberapa kotak makanan. Ia menarik nafas panjang dan mulai melahap nasi campur yang dibuat oleh Jaeshin.

*****

Junmyeon memperhatikan Jaeshin yang sedang bicara dengan tunangannya dekat jendela balkon sementara ia dan Kyuhyun mencuci mangkuk kotor setelah mereka menghabiskan nasi campur yang dibuat oleh Jaeshin. Junmyeon sedikit terkejut ketika Kyuhyun mengatakan kalau Jaeshin sudah bertunangan. Well, Kyuhyun juga mengatakan dia juga terkejut saat melihat cincin di jari manis gadis itu.

Junmyeon menghela nafas sembari membilas satu mangkuk terakhir. Kyuhyun meliriknya.

“Kenapa?”

Junmyeon menatap Kyuhyun dan menggeleng. “Tidak.”

Walaupun Junmyeon mengatakan tidak, tapi Kyuhyun tentu saja tidak mudah percaya begitu saja. Kyuhyun membilas kedua tangannya lalu mematikan keran air. “Kau tidak menganggapku akan percaya dengan jawabanmu itu, bukan?”

“Hyung…”

“Kenapa sepertinya aku merasa kalau masih ada masalah yang tidak terselesaikan diantara kalian? Maksudku, beberapa bulan lalu aku menyuruh Jaeshin bicara padamu. Kurasa kau tidak lupa, bukan? Apa pembicaraan itu sudah selesai?” tanya Kyuhyun pelan.

Kyuhyun tidak ingin Jaeshin mendengar. Walaupun ia tidak bisa memprediksi reaksi Jaeshin ketika mendengarnya –karena gadis itu benar-benar tidak bisa tebak– Kyuhyun tidak ingin mencari masalah dengan gadis itu.

Junmyeon menaruh mangkuk di rak dan kembali menatap Kyuhyun, walaupun sedikit ia melirik kearah Jaeshin. “Hyung, itu sudah lama sekali. Tentu saja sudah selesai.”

“Oh. Aku hanya pikir kalau kalian tidak menyelesaikannya. Lagipula yang kudengar dari Siwon, sepertinya tidak berakhir dengan baik. Tapi…” Kyuhyun dengan cepat menambahkan ketika ia melihat ekspresi Junmyeon, “jika kau bilang sudah selesai maka aku tidak akan bertanya lagi.”

“Kyuhyun-ah…”

Kyuhyun sontak menoleh saat Jaeshin memanggilnya. Ia memandang Jaeshin yang baru saja selesai bicara dengan tunangannya dan menghampiri mereka berdua. Jaeshin sudah mengambil tasnya dan memasukkan ponselnya kedalam tas. “Aku harus pergi. Lima hari lagi aku akan datang dengan membawa makanan baru. Dan selama di Taiwan…. Ah, aku akan mengirim pesan saja setelah Siwon mengirimkan surat besok.”

Kyuhyun mengernyit. “Apa Siwon mengirimimu surat hanya berisi semua permintaan yang harus kau lakukan untukku?”

“Tidak juga. Tapi sebagian besar. Aku pergi.” Jaeshin menatap Junmyeon lalu sedikit membungkuk kemudian ia berjalan keluar.

Kyuhyun mendengus jengkel. Sepertinya Siwon sudah terlalu sering menyusahkan Jaeshin dengan semua permintaan “perpanjangan-tangan” dirinya. Walaupun hanya untuk satu bulan selama Siwon menjalani training, tapi tetap saja Kyuhyun tidak ingin menyusahkan Jaeshin. Kyuhyun mungkin bisa protes pada Siwon, tapi itu tidak akan ada artinya jika Jaeshin tetap menuruti permintaan Siwon.

“Entah gadis itu yang naïf atau terlalu bodoh,” gumam Kyuhyun.

Junmyeon melirik Kyuhyun. “Mungkin dia melakukan kesalahan hingga menuruti keinginan Siwon hyung.”

“Menurutmu begitu? Tapi kesalahan apa?” tanya Kyuhyun sembari melipat kedua tangannya didepan dada.

Junmyeon menggeleng. “Tidak, hanya sebuah anggapanku. Mungkin hyung harus bertanya pada Siwon hyung sendiri. Selain itu, dia tiba-tiba menemui hyung lagi setelah berbulan-bulan tidak bertemu, terlebih bersamaan ketika Siwon hyung pergi wamil. Jadi, aku berasumsi kalau sikap Jaeshin ada kaitannya dengan Siwon hyung.”

“Ohoh… Kim Junmyeon, sejak kapan kau jadi pandai membuat asumsi seperti itu?” tukas Kyuhyun.

Junmyeon hanya tersenyum tipis lalu berjalan menuju sofa. “Hanya berdasar pengalaman. Kurasa aku juga harus kembali ke dorm. Terima kasih atas makan malamnya hyung,” tutur Junmyeon sembari meraih mantelnya lalu memakainya.

Kyuhyun menghampirinya dan merapikan mantel tersebut. Junmyeon tertawa kecil. Kyuhyun memperhatikan hoobae-nya itu lalu mencubit pipi Junmyeon. “Jangan tertawa. Siapa yang menjemputmu? Manager? Atau kau menyetir sendiri? Naik taksi?”

“Pulang dengan taksi. Ini belum terlalu malam, hyung.”

Kyuhyun menarik nafas panjang. “Baiklah, ketika sampai di dorm hubungi aku. Mengerti?”

Junmyeon mengangguk lalu berjalan keluar. Kyuhyun hanya memperhatikannya keluar dari pintu. Setelah pintu tertutup dan terdengar alarm terkunci, ia menghela nafas dan menjatuhkan tubuhnya keatas sofa.

Kyuhyun menatap langit-langit dorm lalu menghela nafas lagi. “Jika sudah selesai, tapi kenapa mereka malah bersikap seperti orang asing yang baru pertama-kali bertemu? Oh… Aku tidak ingin mengurusi masalah gadis gila itu. Sudahlah, biarkan saja.”

*****

NOTE: Karena Siwon belum selesai training-nya, jadi ya… beginilah…

Advertisements

11 thoughts on “[SF] Dear J…

  1. Kalo baca ff ni, selalu penuh misteri, apalagi berhubungan dengan Jaeshin.
    Tapi tetep penasaran, ada kisah apalagi selanjutnya….

  2. heung ~ walaupun masalah Duo J itu di blg udh selesai,tpi emg bener klo kyk msh ada yg blm diselesaikan :3
    knapa ya? apa Jaeshin trpaksa bertunangan biar Junmyeon ga dket2 lg sma Jae? jdi pnasaran haha
    iya gapapa kok Ra,mudah2an aja nnti pas kelulusan Siwon ada Wonkyu moment ya hoho

  3. Penasaran sekali sama Jaeshin. Aaakkk~ bikin gemes bacanya 😀
    Kyu kayak mama-nya Jun deh perhatiin Jun sampe segitunya. Manis sekali~ ^^
    Ditunggu cerita lainnya deh kak. Apalagi nanti kalau Siwon sudah selesai training 😉

  4. gak ngerti sama kisah jaeshin dan junmyeon
    biarkan saja mereka menyelesaikannya sendiri hehehe
    dan apa ya yang selalu jadi misteri dengan permintaan siwon ke jaeshin
    ya udah lah kyu fokus siwon aja hehehe

  5. jadi sepinya soalnya siwon lagi wamil
    kyu jd sendiri deh jaeshin terlalu misteri dan junmyeon kok malah ke tempat kyu pasti ada dan mau curhat kyu eh ternyata ada jaeshin di tempat kyu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s