[SF] Dear…

1416327055

Dear, S…

Siwon menghela nafas ketika melihat Kyuhyun masih menggulung dirinya dengan selimut. Kemudian ia berjalan mendekati tempat tidur dan menaruh tray yang dibawanya diatas meja nakas. Siwon duduk di tepi tempat tidur dan menarik selimut tebal itu hingga memperlihatkan wajah Kyuhyun.

“Masih demam? Jam berapa pergi untuk recording Open Concert?” tanya Siwon sembari menyentuh kening kekasihnya. Masih terasa hangat, tapi sepertinya jauh lebih baik daripada semalam ketika Kyuhyun datang ke apartmentnya dalam keadaan yang benar-benar buruk.

Kyuhyun mengambil ponselnya dari balik bantal. “Kurasa jam dua. Aku harus make-up dulu,” ucapnya pelan.

Siwon mengambil ponsel Kyuhyun dan melemparkannya ke sisi lain tempat tidur. Lalu ia mengambil tray yang berisi semangkuk bubur dengan sup ayam dan segelas air. “Duduklah. Makan dulu dan minum obat.”

Kyuhyun perlahan merubah posisinya hingga duduk bersandar. Siwon menaruh tray itu diatas pangkuan Kyuhyun. Ia menyodorkan sendok pada kekasihnya. “Makanlah pelan-pelan. Jangan dipaksakan, nanti kau muntah lagi.”

Kyuhyun hanya mengangguk dan mulai melahap sarapannya. Well, lebih tepatnya brunch karena ini sudah pukul sepuluh lewat duapuluhempat menit. Siwon memperhatikan kekasihnya yang sedang makan dengan perlahan. Ia tersenyum tipis dan menyentuh pipi Kyuhyun lembut.

Kyuhyun sontak menatapnya. “Waeyo?”

Siwon menggeleng. “Makanlah. Aku akan menunggu Jiwon datang untuk membawakan obat diluar. Jika sudah selesai, taruh diatas meja nakas saja. Eoh?”

Kyuhyun mengangguk. Kemudian Siwon berjalan keluar kamar dan menunggu kedatangan Jiwon di ruang tengah. Kyuhyun menghela nafas dan menatap mangkuk buburnya. Lalu ia menyuap satu sendok kecil kedalam mulutnya.

“Rasanya hambar..” gumamnya pelan.

Siwon duduk di sofa dan menghela nafas. Jiwon mungkin sebentar lagi akan sampai. Walaupun sebenarnya ia tidak ingin merepotkan adiknya, tapi Siwon tidak bisa pergi membeli obat dan meninggalkan Kyuhyun sendirian. Siwon bisa saja meminta tolong pada Teddy, tapi ia tahu kalau manager yang sering menemaninya pergi syuting itu sedang sibuk di kantor. Biasanya, Siwon akan menyuruh Jaeshin, tapi ia yakin sepupunya tidak bisa ijin dari kantor.

Jadi, pilihan terakhir hanya Jiwon.

Lima menit menunggu, Jiwon datang dengan membawakan kantung obat. Siwon tersenyum saat menerima kantung obat itu. “Terima kasih.”

“Tidak apa-apa, aku juga sedang tidak sibuk. Bagaimana kondisinya? Jauh lebih baik?” tanya Jiwon dengan khawatir.

Siwon mengangguk. “Jauh lebih baik dari semalam. Kurasa aku bisa membiarkannya pergi untuk recording.”

“Dia akan tetap bekerja?”

Siwon tersenyum getir. “Sudah kewajibannya, Jiwon. Aku sendiri tidak bisa berbuat apapun untuk membatalkan pekerjannya hari ini. Ah, apa kau ingin makan? Di dapur masih ada bubur, aku memasak banyak.”

Jiwon menggeleng. “Tidak, oppa. Aku harus pergi. Sampaikan salamku untuknya, okay? Dan jaga dia baik-baik.”

“Tentu saja. Terima kasih, maaf karena merepotkanmu.”

Jiwon hanya tersneyum tipis dan berjalan keluar apartment. Sedangkan Siwon menuju dapur untuk mengambil segelas air lainnya untuk minum obat. Lalu Siwon kembali ke kamar.

Tapi ia menemukan Kyuhyun sudah kembali tertidur. Siwon melirik mangkuk bubur yang tersisa cukup banyak. Well, setidaknya Kyuhyun sudah bisa makan. Siwon kembali duduk ditepi tempat tidur dan membangunkan Kyuhyun.

“Kyu, apa kau tidur? Minum obatnya dulu,” ucapnya lembut.

Kyuhyun membuka matanya dan kembali duduk bersandar. “Jiwon sudah datang? Aku tidak mendengar suaranya.”

Siwon menyodorkan gelas berisi air pada Kyuhyun. “Dia sudah pergi, kurasa ada hal lain yang harus dilakukannya. Dia menitipkan salam untukmu, semoga kau cepat sembut,” tutur Siwon sembari membuka satu kantung plastic berisi beberapa pil obat.

“Nah, minum ini.”

Kyuhyun langsung meminum obat itu dibantu dengan air. Setelah memastikan obatnya sudah tertelan, Siwon mengambil lagi gelas itu dan menaruhnya diatas tray. Ia lalu duduk lebih dekat pada Kyuhyun dan meraih tangannya.

Dengan lembut, Siwon mulai memijat jemari Kyuhyun.

Kyuhyun hanya tersenyum melihat sikap kekasihnya tersebut. “Belajar dari Hae hyung?”

Siwon menatapnya dan tersenyum. “Dia bilang kalau kau sering mengeluh sakit. Jadi, dia sering membuatkanmu teh gingseng dan memijat tanganmu. Well, dia melakukannya pada recording ASFY juga, bukan?”

“Dan kau cemburu?”

Siwon masih memijat tangan Kyuhyun secara bergantian. “Untuk apa cemburu, kalau aku bisa melakukan yang lebih dari sekedar memijat tanganmu. Lagipula kau adalah maknae kesayangan Donghae –well, sebenarnya maknae kesayangan semua orang. Jadi, tidak apa-apa.”

Kyuhyun masih tersenyum. “Bisa ikut denganku untuk recording hari ini?”

Siwon menghela nafas dan kembali berfokus pada pijatan tangan Kyuhyun. “Well, seberapa besar pun keinginanku untuk ikut denganmu, tapi sayangnya tidak bisa. Maaf, tapi ketika kau pulang, aku sudah ada di rumah. Kubuatkan makan malam untukmu.”

“Nasi goreng special buatanmu? Aku ingin sekali memakannya.”

Siwon kembali tersenyum pada kekasihnya. “Tentu saja. Akan kubuatkan. Tidurlah lagi, euhm? Akan kubangunkan pukul satu nanti.”

“Temani sampai aku tertidur?”

Siwon mengangguk. Kemudian tangan Kyuhyun menyentuh wajah Siwon dan mengusapnya lembut. Siwon menyentuh tangan Kyuhyun dan mengecupnya.

“Sayang sekali, aku tidak bisa menciumu untuk saat ini.”

Siwon mengernyit. “Kenapa?”

“Karena aku sedang sakit. Aku tidak ingin menularkannya padamu.”

Siwon tertawa kecil. Lalu ia membawa wajahnya mendekat pada wajah Kyuhyun. “Kenapa tidak? Jika aku sakit, masih ada obat yang tersisa.”

Detik berikutnya, Siwon sudah mencium Kyuhyun. Bibir kekasihnya terasa pahit –mungkin karena efek sakit dan obat yang baru diminum Kyuhyun– tapi Siwon tidak peduli. Secara samar, Siwon masih bisa merasakan rasa manis bibir Kyuhyun. Siwon membuka mulutnya dan sedikit memaksa Kyuhyun juga melakukan hal yang sama.

Kyuhyun mendesah pelan. Tapi ia mengikuti dominasi Siwon. Perlahan Kyuhyun membawa kedua lengannya memeluk leher Siwon dan menarik tubuh kekasihnya lebih mendekat padanya. Dalam detik ciuman berikutnya, jemari Kyuhyun kini sudah berada diantara rambut hitam kekasihnya. Merasakan sensasi lembut pada ujung jemarinya.

Setiap desahan Kyuhyun membuat Siwon semakin mendorong tubuh Kyuhyun terhimpit diantara tubuhnya dan tempat tidur. Kemudian Siwon menyelipkan tangannya dibalik sweather Kyuhyun –menyentuh kulitnya yang terasa hangat. Sentuhan itu membuat Kyuhyun mendesis diantara ciuman mereka.

“S-si..won..”

Siwon menarik bibirnya dan mengumam pelan.

Kyuhyun membuka matanya dan memandang wajah kekasihnya yang begitu dekatnya. Bibir Siwon terlihat lebih memerah dari sebelumnya. Kyuhyun menyentuh bibir itu.

“Kenapa?”

Kyuhyun menggigit pipi bagian dalam mulutnya. “Bisa kau menyentuhku? Kau tahu…”

Siwon menarikkan satu alisnya. Ia tertawa kecil. “Kau yakin, Kyuhyun?”

Kyuhyun mengangguk.

“Baiklah, jangan menyesal, okay?”

“Tidak akan.”

Siwon kembali tertawa mendengar sahutan cepat Kyuhyun. Kemudian detik berikutnya, Siwon sudah menghilang dibalik selimut. Kyuhyun menatap punggung Siwon melalui selimut yang menutupi sebagian tubuhnya.

Kyuhyun menahan nafas ketika celana katun yang dipakainya dilempar keluar dari balik selimut. Ia ingin sekali protes, tapi Siwon sudah menyentuhnya. Tubuh Kyuhyun bereaksi cepat seiring dengan sentuhan Siwon padanya. Kyuhyun menarik nafas diantara sentuhan itu dan tubuhnya benar-benar berteriak penuh gairah.

Perlahan kedua tangan Kyuhyun ikut menghilang dibalik selimut. Ujung jemarinya bisa merasakan kelembutan rambut Siwon diantara jemarinya.

Kyuhyun mendesah dengan keras setiap gelombang gairah itu datang –walaupun belum mencapai puncaknya. Keringat kini juga sudah membasahi dahi serta lehernya. Mungkin seharusnya Kyuhyun tidak perlu memakai swether –tapi suhu saat ini berkisar antara sembilan derajat hingga minus satu. Bahkan walaupun dengan penghangat, Kyuhyun masih merasa dingin.

Hanya saja, saat ini dia merasa sangat kepanasan.

Gelombang gairah itu kembali datang. Kali ini lebih besar dan Kyuhyun siap untuk meledak. Kyuhyun mencengkram erat rambut Siwon diantara jemarinya dan ia menutup matanya. Mungkin saja, ia juga berteriak.

Kyuhyun menarik nafas panjang ketika gairah itu perlahan mereda. Ia mengatur nafasnya. Dan Siwon keluar dari balik selimut dengan senyuman besar diwajahnya.

Siwon mencium Kyuhyun. “Kau tidak apa-apa?”

Kyuhyun mengangguk lemah. Siwon lalu kembali mencium Kyuhyun lagi. Dan Kyuhyun bersumpah bahwa ia bisa merasakan dirinya sendiri pada mulut Siwon.

Well, tidak begitu buruk.

Siwon menghentikan ciuman mereka. “Jadi, bisa kita lanjutkan pada tahap berikutnya?”

Kyuhyun tersenyum. “Please…”

Akhirnya, Kyuhyun tidak tidur.

*****

NOTE: Saya bosan dan sekarang ini sedang hujan, jadi yaaaa… begini adanya.

/Kabur….

Advertisements

25 thoughts on “[SF] Dear…

  1. Asdfghjkl. Kalo gini caranya, pasti dalem hati Siwon berharap banget Kyu sering2 sakit, biar mereka lebih sering olahraga tempat tidur. Asdfghjkl. Apalagi pas musim dingin. Gimana Kyu ga mabuk tuh. Walopun gitu, cepet sembuh ya babe. Jangan sering2 capek. Kasian Siwon nanti ngurusin dirimu. Kasian perut dan pipimu nanti juga tambah rata 😀

  2. baby…baby…keadaannya masih sakit kayak gitu malah minta yg iya2. siwonmu bisa keenakan tuh. tp memangnya dasarnya babykyu kl udah minta gak bisa di tolak, hmmm….hujan yg biasanya sll dingin gak berlaku buat wonkyu.

  3. Waaaah, masih pada bahas sakitnya Kyu ya? Oke maknae itu sukses bikin khawatir, saking khawatirnya eh aku sendiri harus masuk rs. hahaha
    Sekarang Kyu udah sembuh kan? Mama juga udah kok dear 🙂
    *aku manggil diriku mama utk Kyu :D*
    Ah mereka berdua ini, pasti Kyu langsung sembuh ya dapat obat plus-plus dari Siwon? Hihi~
    Ditunggu cerita lainnya kak 🙂

  4. muahaha aku kira ini lanjutan yg kmarin,tau nya kkk ~
    tumben diera bkin kyak ginian?? kurang panjang tuh :p
    wkwk
    duuh Kyuu ~ lgi sakit mlh minta nya bgituan,pasti Siwon seneng bgt lah ckck
    sering2 sakit biar Siwon tiap hri ngelakuin ITU XD
    heung ~ diliat dri namanya,kmu pasti tau ini siapa? kkk ~

  5. hahahah..
    kalo sakit kyu bawaannya naek hormon yeih..
    sering2 sakit siwon selain harus kecapean buat ngurusin tapi bisa nambah energi juga tuh, LOL
    untung aja jaeshin g dtg gtu kalo iya bisa digeplak pala siwon
    bukannya ngurusin orang sakit malah nambah sakit walo kyu yang minta
    huhuyyy kyu.. suka deh sikap agresifnya, hahahaha

  6. Ckckck…wonkyu so sweet banget sich…
    aigoo…kyunnie, sakit2 tatpi malah hormonnya naik nich, klo gitu siwon bakal sering bikin kyu sakit…ups tp jangan deh, ntar babykyu kurus lagi..

  7. So sweeeeeettttttttttttt banget sich, lagi sakit minta “itu” …..* kekekekekek siwon gk bakalan nolak malah seneng yang ada … >_<

    cepet sembuh babykyu dengan obat plus2 nya siwon …* hehehe

    kenapa gk di ceritain lanjutan nya kan seru …* plaakkkkk

  8. Ya ampun kyu pdhl lg sakit itu….
    yg tadi’a kdinginan krna sakit mlh jd kegerahn gara” aktifits’a barng won.wkwkwk sntuhan won luar biasa kyu aja lngsg brgairh gtu pdhl lg lemes krn sakit.
    Wowwww..

  9. ha?apa ini?!baru mampir lagi ke sini langsung di suguhin yng begini?astaghaaa wonkyu?!apa2an mereka itu?!sakit2 juga msh doyan?kkkk

  10. Dan aq bersyukur krna adanya hujan.Hingga terciptalah ff ini.

    Jeongm gumawo eonni…
    sllu tdk bs menolak ff eonni yg mengesankan.

  11. jiahh kyu lgi sakit msh smpt”nya mnta yg ‘iya-iya’…klo siwon sich ga bakal nolak haha
    semoga aja siwon ga ketularan sakit ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s