[SF] Her Back and Red Wine

her back and red wine

Her Back

 

Siwon menggedor pintu apartment dan tidak memperdulikan bahwa tindakannya akan membuat para penghuni lain di lantai yang sama akan terganggu. Ia lebih terganggu dengan apa yang dilakukan oleh sepupunya –atau mungkin respon dari apa yang terjadi secara tidak terduga.

“Jae, aku tahu kau didalam!! Buka pintunya!!” seru Siwon dengan keras.

Namun, tidak ada jawaban apapun. Siwon menggedor lebih keras. “Maria Annabelle Choi! Cepat buka pintunya atau aku akan menghancurkan pintu ini!!”

Siwon benar-benar tidak peduli ketika dua pintu apartment terbuka dan penghuninya memperlihatkan ekspresi tidak senang dengan tindakan seorang Choi Siwon. Ia hanya peduli bahwa pintu dihadapannya ini terbuka dan Jaeshin membiarkannya masuk.

“Choi Jaeshin!!” teriak Siwon sekali lagi.

Beruntung, usahanya akhirnya membuahkan hasil. Pintu tersebut terbuka. Namun, ketika Siwon hendak beranjak masuk, Jaeshin menahannya. Gadis itu keluar dan menutup pintu kembali. Siwon mengerang frustasi. “Aku tahu dia di dalam. Biarkan aku masuk dan bicara dengannya, Choi Jaeshin.”

Jaeshin menggeleng. “Tidak bisa. Bukan keinginanku, tapi Heechul menyuruhku untuk tidak membiarkanmu bicara atau menemuinya untuk waktu yang tidak ditentukan. Selain itu, bukankah hari ini kau mempunyai pekerjaan? Kenapa malah kesini?”

“Jaeshin-ah, aku tahu kau berada dipihak Heechul hyung tapi setidaknya ijin…”

Jaeshin mendengus. “Choi Siwon, aku tidak dipihak siapapun. Dirimu, Heechul atau Kyuhyun. Saat ini aku hanya melakukan apa yang harusnya kulakukan.”

“Tapi kau selalu membantuku. Atau Kyuhyun. Ayolah, tidak bisakah kau melakukan hal yang sama demi hubungan kami?” tutur Siwon dengan nada memohon.

“Sudah banyak yang kulakukan demi kalian. Tapi jika bukan kau, pasti ada masalah lainnya. Dan kali ini wanita itu lagi. Tch… entah ini sudah keberapa kalinya. Aku sudah bosan, Choi Siwon. Pergilah, kuyakinkan dia akan tetap aman,” sahut Jaeshin yang hendak kembali masuk tanpa mempersilahkan Siwon.

Tapi dengan cepat Siwon menahan lengan sepupunya. “Jae, bantu aku. Tolonglah, aku hanya ingin bicara padanya. Hanya sebentar,” mohon Siwon.

Jaeshin menepis tangan Siwon. Ia menarik nafas panjang sebelum akhirnya ia mengeluarkan ponselnya dan menekan sebuah nomor kontak. Jaeshin kemudian menekan tombol speaker. “Bicara seperti ini saja,” tukasnya.

Tak lama sambungan telepon itu terhubung. “Ya, Jae?”

“Pria dihadapanku yang mengakui kekasihmu ingin bicara. Kuberi waktu lima menit, okay. Kau tidak perlu menjawab apapun, dengarkan saja atau matikan teleponnya,” ujar Jaeshin.

Hell, Jaeshin terkadang bisa bersikap sangat jahat pada Siwon.

Terdengar helaan nafas panjang. “Akan kudengarkan.”

“Baby, dengarkan aku, okay. Kami tidak melakukan apapun. Kau tahu kalau hanya ada kau bagiku. Waktu itu kami hanya bertemu sebentar dan lagipula Jiwon…” ketika Siwon hendak menyebut nama Jiwon, Jaeshin dengan sengaja menginjak kakinya. Siwon merintih.

“Jangan bawa-bawa Jiwon dalam masalah kalian.”

Siwon mendesih. “Okay, fine!” kemudian ia kembali meneruskan bicara pada kekasihnya. “Kyuhyun-ah, kau percaya padaku, bukan? Aku selalu mencintaimu. Bisa kita bicara secara empat mata?” Siwon memperhatikan Jaeshin hendak akan menginjak kakinya lagi, tapi dengan cepat Siwon memberi isyarat untuk tidak melakukannya.

“Babe, please trust me.”

Tidak ada jawaban apapun dari Kyuhyun. Siwon tidak terlalu berharap, tapi ia ingin Kyuhyun memberikan respon. Selama beberapa detik berikutnya, benar-benar sunyi. Kyuhyun tidak bicara atau memutuskan sambungan teleponnya. Masih sekitar satu menit dari waktu yang diberikan Jaeshin.

Jaeshin menghela nafas. Dan ketika ia akan memutusan telepon, Kyuhyun berbicara.

“Pergilah, hyung. Kau akan terlambat untuk pekerjaanmu.” Hanya itu dan Kyuhyun langsung memutus sambungan telepon.

Siwon terdiam mendengar ucapan Kyuhyun. Kekasihnya bicara dengan nada datar seakan tidak memberikan perhatian penuh atas masalah diantara mereka. Well, Siwon dalam masalah besar. Jaeshin lalu memasukkan ponselnya kedalam saku coatnya. Ia menatap Siwon.

“Pergilah. Managermu tidak akan senang jika kalian terlambat. Aku sebagai sepupumu, akan menjaga kekasihmu dengan baik. Kupastikan dia akan baik-baik saja dan tersenyum. Semarah apapun, aku tidak bisa melihatmu terlibat masalah dengan Kyuhyun,” ucap Jaeshin yang kemudian meninggalkan Siwon yang masih berdiri didepan pintu apartmentnya.

*****

Jaeshin memperhatikan Kyuhyun yang sedang fokus dengan game Starcraft-nya. Kyuhyun mengatakan bahwa ia tidak pernah menyentuh gamenya lagi sejak lima bulan lalu. Walaupun dengan sebuah senyuman, tapi Jaeshin tahu itu hanya sebuah topeng. Heechul bahkan sudah memperhatikan sikap Kyuhyun, sejak berita itu beredar –hanya diantara member dan beberapa orang. Tapi kini rumor itu semakin menyebar luas.

Pada akhirnya pertahanan Kyuhyun hancur.

Jaeshin menarik nafas lalu ia meraih lengan Kyuhyun. Walaupun Kyuhyun sempat protes karena ia sedang bermain, tapi ketika ‘Game Over’ muncul dilayar laptopnya, Kyuhyun akhirnya luluh pada pelukan Jaeshin. Gadis itu memeluknya dengan erat.

“Kau bisa melewatinya kali ini? Aku bukannya ingin mengungkit masalah itu tapi…”

Kyuhyun tersenyum dan melepaskan pelukan Jaeshin. “Aku tidak akan berbohong dan mengatakan baik-baik saja. Tapi ini bukan pertama bagiku. Rasanya mungkin sakit, tapi aku percaya padanya, Jae. Jadi, aku baik-baik saja.”

Jaeshin menghela nafas. “Salahku tidak mengatakannya pada hari itu juga. Saat aku dengar dari Jiwon bahwa Siwon mengajaknya pergi dan bertemu seseorang, aku tidak menyangka kalau itu dia.”

“Ya, kenapa kau harus merasa bersalah? Ini bukan salah siapa-siapa, Jae. Siwon ingin bertemu dengannya itu adalah hak dia. Kami mungkin menjalin hubungan, tapi kami tidak mempunyai hak untuk melarang siapapun dari kami untuk bertemu dengan teman,” tutur Kyuhyun.

“Kau percaya bahwa itu hanya sebagai teman?”

Kyuhyun mendengus. “Hey, aku sedang menghibur diriku sendiri tapi kenapa kau malah melakukan sebaliknya padaku?”

“Maaf, tapi mungkin kau harus menemui Changmin atau Jonghyun. Atau mungkin Minho. Kalian sudah lama sekali tidak melakukan pertemuan KyuLine, bukan?” Jaeshin sedikit mengalihkan perhatian.

“Jonghyun sibuk dengan persiapan comebacknya, Jae. Aku dan Changmin akan bertemu nanti. Minho juga sibuk persiapan konser mendatang. Lagipula kenapa kau malah menginginkanku pergi setelah kau bersusah payah menarikku kesini?”

Jaeshin menyandarkan punggungnya di sofa. “Hanya sebagai ungkapan rasa bersalah, mungkin. Aku hanya ingin melihat kau baik-baik saja.”

“Tapi aku memang baik-baik saja, Choi Jaeshin. Berhenti bersikap layaknya ibuku, Jae. Aku merindukan Jaeshin yang selalu menggangguku dengan ocehan tidak karuannya. Kau semakin berubah sejak mengenalnya,” sahut Kyuhyun.

Jaeshin bersemu. “Tidak berubah.”

Kyuhyun tersenyum. Kemudian ia berbaring di sofa dengan menggunakan paha Jaeshin sebagai bantalan kepalanya. Ia meluruskan kakinya tapi karena kaki Kyuhyun terlalu panjang hingga akhirnya malah menggantung. Jaeshin mengusap rambut Kyuhyun lembut. “Tapi kau memang berubah, Jae. Perubahan yang lebih baik, tentu saja. Kalian belum mengatakan apapun?”

“Mengatakan apa?”

“Entahlah. Mungkin apa kau menjadi kekasihku? Seperti itu.”

Jaeshin mendecih. “Kami baru saling mengenal kurang lebih dua bulan. Dia mungkin hanya menganggapku sebagai teman. Atau hanya orang biasa.”

“Choi Jaeshin sebagai orang biasa? Lalu dia itu siapa? Dewa? Kau tidak akan pernah terlihat sebagai orang biasa saja, Jaeshin,” sahut Kyuhyun yang memejamkan matanya. Sentuhan Jaeshin pada kepalanya membuat dirinya merasa tenang.

Jaeshn tersenyum. “Memang aku siapa?”

Kyuhyun menarik nafas panjang. Tubuhnya terasa lebih rileks. “Kau adalah seorang Choi Jaeshin. Seorang gadis dimana semua pria akan berbalik bahkan hanya untuk memandang punggungnya. Kau itu gadis yang cantik, Jae. Hanya saja, kau selalu melihatmu sebagai gadis biasa yang tidak memiliki apapun. Kau dan dia selalu bersikap seperti itu. Terkadang aku melihatnya sangat menyebalkan.”

“Dia siapa, Kyu?”

Kyuhyun menarik nafas lagi. Ada sedikit jeda sebelum ia kembali bicara. “Kau dan dia selalu akan mendapatkan perhatian semua orang. Bahkan hanya melihat punggung saja,” gumamnya tidak jelas.

Jaeshin mengernyit. “Kyuhyun, kau bicara apa? Aku dan siapa? Siwon? Kyu.. Kau tertidur?”

Tapi Jaeshin tidak pernah mendapatkan jawaban apapun dari Kyuhyun.

Kau dan gadis itu sama. Ia bahkan selalu mendapat perhatian Siwon, bahkan untuk melihat punggungnya.

*****

Kyuhyun terbangun dari tidurnya. Tapi ketika ia membuka mata, sosok yang dijadikannya sebagai bantal kepala bukanlah Jaeshin. Kyuhyun tersenyum dan menguap. Sentuhan tangan itu kembali terasa hangat di wajahnya.

“Tidurmu nyenyak?”

Kyuhyun mengangguk. “Jaeshin akhirnya membiarkan kau masuk?”

“Dia tidak akan bisa lama-lama mencegahku untuk bertemu dengan kekasihku sendiri, Kyuhyun.”

Kyuhyun tersenyum tipis dan beranjak bangun dari posisinya saat ini. Kyuhyun kemudian sedikit merenggangkan otot-ototnya. Siwon –yang akhirnya diberikan ijin untuk menemui Kyuhyun– mengusap kepala kekasihnya dengan lembut. “Kau harusnya tidur di kamar, Kyu,” ujarnya.

“Tapi tidur dipangkuan orang lain lebih menyenangkan, hyung.”

Siwon mengernyit. “Benarkah?”

Kyuhyun mengangguk lagi. Siwon ikut tersenyum dan menyentuh kepala kekasihnya lagi. Dengan lembut, tangan Siwon bergerak mengusap kepala Kyuhyun. Siwon memperhatikan kekasihnya dengan lekat.

Kyuhyun tertawa kecil. “Waeyo? Kenapa melihatku begitu?”

Siwon menggeleng. “Semua orang pasti sangat iri padaku.”

“Waeyo?”

“Karena mereka tidak bisa memandangmu dengan sedekat ini. Tidak bisa merasakan hembusan nafasmu. Tidak bisa merasakan kehangatan senyumanmu. Selain itu, hanya diriku yang bisa melakukan ini padamu,” ucap Siwon.

Kyuhyun belum sempat bertanya, Siwon sudah menciumnya. Kyuhyun terdiam dan memandang wajah Siwon yang sangat dekat. Perlahan Kyuhyun membalas ciuman Siwon dan memejamkan matanya. Rasanya begitu nyaman dan Kyuhyun menemukan kembali rumahnya.

Choi Siwon.

Kyuhyun tidak tahu, tapi ia tidak yakin bahwa ia bisa melepaskan pria itu. Bahkan pada titik ini, Kyuhyun tidak akan peduli pada semua rumor yang beredar mengenai kekasihnya. Kyuhyun mempercayai setiap ucapan Siwon. Jika kekasihnya hanya mencintainya, maka itulah kenyataan yang ada. Kyuhyun tidak ingin mendengarkan hal lainnya.

Kemudian Siwon melepaskan bibir Kyuhyun. Ibu jarinya menyentuh ujung bibir Kyuhyun. Siwon tersenyum. “Aku mencintaimu, Kyuhyun.”

Kyuhyun membuka matanya dan tersenyum. “Aku juga mencintaimu, Siwon.”

“Baiklah, aku sudah muak melihat dramanya!! Kyuhyun, bawa kekasihmu pulang dan kunci dia di kamar. Jika dia berbuat masalah lagi, lempar saja ke sungai Han yang dingin!!” seru Jaeshin.

Kyuhyun sontak menoleh kebelakang dan ternyata gadis itu memperhatikan mereka dari meja counter dapur. Kyuhyun kembali menatap Siwon yang kini memperlihatkan senyuman lebarnya. Kyuhyun menghela nafas panjang.

“Ayo pulang, sayang. Jaeshin menyeramkan sekali,” tutur Siwon.

“Kau lebih menyeramkan, Choi Siwon. Terlebih jika kau membuat Kyuhyun menangis, kau benar-benar menyeramkan,” sahut Jaeshin.

Siwon mengerucutkan bibirnya. “Hey, jangan mengejekku begitu!”

“Terserah. Sudah sana pulang!! Pergi dari apartmentku!!”

*****

Red Wine

Jaeshin meneguk habis minumannya tanpa melepaskan perhatiannya pada Siwon. Sesekali ia juga melirik kearah pemuda yang duduk disampingnya –yang selalu sibuk dengan ponselnya. Jaeshin menghela nafas pendek dan menaruh gelas itu dengan menimbulkan bunyi.

Siwon sontak menatap padanya. Jaeshin menarik nafas. “Kau terlihat akan memakannya, Choi Siwon,” tukas Jaeshin.

“Nugu?”

Jaeshin menoleh. “Tentu saja dirimu, Kim Joonmyeon.”

Joonmyeon mengerutkan dahi dan memandang Siwon. Tapi entah kenapa Siwon malah menghindari kontak mata dengannya. Jaeshin mendesis jengkel dan melemparkan bantal sofa yang ada didekatnya pada Siwon.

“Aku tahu apa yang kau pikirkan saat ini, Choi Siwon. Jangan berpikiran yang macam-macam. Tidak peduli betapa mempesonannya Kim Joonmyeon saat ini,” seru Jaeshin yang membuat Joonmyeon membulatkan matanya.

Jaeshin kembali menatap Joonmyeon. “Rambutmu itu!! Itu mengingatkannya pada Cho Kyuhyun. Pada era Mr. Simple? Atau sebelumnya? Ahh.. yang terpenting, kau benar-benar sangat mempesona dengan warna rambutmu itu, Kim Joonmyeon.”

Kali ini giliran Siwon yang melemparkan bantal sofa pada Jaeshin. Tapi gadis itu membalasnya dengan kesal. “YAK! Kenapa kau terus melempariku?! Aku bahkan tidak mengatakan apapun!!” seru Siwon.

Sedangkan Joonmyeon tidak ingin terlibat dalam pertengkaran Choi tersebut. Ia bahkan tidak tahu kalau menerima tawaran bertemu dengan Jaeshin, dia juga akan bertemu dengan Choi Siwon. Well, Joonmyeon memang menyadari kalau ekspresi Siwon berubah menjadi sedikit tegang saat ia datang. Tapi ia tidak menyangka alasannya adalah penampilannya sendiri –terlebih pada warna rambutnya saat ini.

“Choi Jaeshin, aku ini sepupumu dan aku lebih tua darimu, setidaknya hormati aku!” ucap Siwon tegas.

Jaeshin mendesis jengkel. “Jangan mengalihkan pembicaraan, Choi Siwon. Aku tahu kau merindukan kekasihmu yang sedang di Bangkok, tapi aku tidak menyangka kalau kau benar-benar terpesona ketika melihat Joonmyeon. Hey, dia ‘anak’mu sendiri!!”

Joonmyeon tersenyum miris. Lagi-lagi sebutan anak itu. “Jae-ah, aku bukan anaknya Siwon sunbaenim.  Mendengarmu sering berkata seperti itu, sedikit tidak nyaman. Ayolah…” diikuti anggukan kepala Siwon.

“Terserah kalian. Tch.. Aku hanya ingin mengajakmu bertemu, tapi sepupu tertuaku ini merasa sangat kesepian hingga ia merengek untuk diajak,” sahut Jaeshin sebal.

Siwon membulatkan matanya. “Aku tidak merengek!!”

“Kau melakukannya, Choi Siwon. “Jae-ah, jebal. Aku tidak akan tahan di apartment sendirian. Kyuhyun bahkan tidak menghubungiku seharian ini” Itu apa namanya kalau bukan merengek,” Jaeshin meniru cara bicara Siwon saat ditelepon tadi.

Awal rencana, Jaeshin hanya ingin menghabiskan waktu dengan teman-temannya. Tapi beralih malah ia mengajak Joonmyeon bertemu. Beruntung, Joonmyeon tidak mempunyai pekerjaan –selain karena member M sedang ke Hongkong untuk acara Nature Republic.  Namun, ditengah perjalanan, Siwon meneleponnya dan memintanya untuk bertemu. Jaeshin dengan sangat sopan mengatakan bahwa ia sudah mempunyai janji bertemu dengan Joonmyeon, tapi kemudian Siwon memohon untuk ikut. Sampai akhirnya, Siwon hanya sibuk memandangi Joonmyeon.

“Yak! Berhenti mengolok sepupumu!!” seru Siwon sembari melemparkan bantal sofa kearah Jaeshin. Tapi sepertinya Siwon salah perhitungan arah, bantal itu malah menyentuh wajah Joonmyeon.

Jaeshin terkejut melihatnya. Begitu pula dengan Siwon. Walaupun itu adalah bantal tapi lemparan Siwon cukup kuat. Jaeshin lalu menangkup wajah Joonmyeon dan memperhatikannya dengan serius. “Sakit tidak?” tanyanya.

Joonmyeon tertawa kecil. Walaupun ia tidak ingin terlibat pertengkaran duo Choi tersebut, tapi dia tidak bisa terhindar dan menjadi korban juga. Joonmyeon menggeleng. “Ani, aku tidak apa-apa.”

Jaeshin menatap Siwon dengan jengkel. “Yak! Kau tahu, Yifan bisa membunuhku jika kekasihnya terluka. Walaupun kau yang melukainya, tapi dia tidak akan berani karena kau adalah Sunbaenimnya!”

“Jaeshin-ah, sudah. Aku tidak apa-apa. Jangan berlebihan seperti itu. Yifan tidak akan membunuh siapapun,” ucap Joonmyeon sembari melepaskan tangan Jaeshin dari wajahnya. Walaupun dia juga terkejut dengan lemparan bantal diwajahnya.

“Ani, Yifan bisa membunuh siapa saja. Benar wajahmu tidak apa-apa?”

Joonmyeon tersenyum dan mengangguk. Jaeshin menghela nafas lega. Tapi ekspresinya berubah jengkel ketika melihat pada Siwon.

“Choi Jaeshin, bagaimana bisa kau lebih perhatian pada orang lain ketimbang keluargamu sendiri, eoh?! Joonmyeon tidak apa-apa, lemparanku tadi tidak keras. Lagipula itu hanya bantal,” ujar Siwon yang ikut merasa lega tapi dia juga merasa bersalah.

“Hanya bantal? Kau beruntung itu hanya bantal, Sepupu Choi. Lagipula siapa yang kukhawatirkan tergantung pada orangnya –tidak peduli keluarga atau bukan. Bahkan jika antara dirimu atau Kyuhyun yang terluka, aku akan memilih menolong Kyuhyun,” sahut Jaeshin lagi.

Well, sepertinya pertemuan siang ini tidak berlancar dengan baik. Joonmyeon memilih untuk menghindari ikut terlibat dan sedikit berjaga-jaga jika ia kembali menjadi korban lemparan bantal sofa lagi. Cukup beruntung juga karena Jaeshin memilih ruangan cafe yang sangat privat hingga pengunjung lain tidak terganggu dengan suara keributan duo Choi tersebut.

Kemudian ponsel Joonmyeon bergetar.

From: Yifan

Jaeshin dan Siwon sunbaenim? Sepertinya sangat menyenangkan. Apa kau tidak mengajak member lainnya? Hey, bagaimana kau pulang nantinya? Naik bus lagi?

Joonmyeon tersenyum sebelum akhirnya membalas pesan tersebut.

To: Yifan

Keputusanku untuk pergi sendiri adalah tepat. Lagipula kau tidak akan menyangka kalau pada akhirnya aku akan menonton pertengkaran Jaeshin dengan Siwon sunbaenim. Jangan khawatir, Jaeshin akan mengantarkanku pulang dengan selamat. Dia sedikit takut padamu.

Fokus pada pekerjaanmu saat ini, Yifan. Nanti kita bicara lagi, oke. Aku masih ingin menonton pertengkaran duo Choi dihadapanku. Aku bahkan bertanya apakah Kyuhyun hyung sering melihat hal ini. Kekekekeke~

Hanya berselang dua menit, pesan balasan Yifan sudah sampai di kotak masuk ponsel Joonmyeon.

From: Yifan

Hahahaha… Choi Jaeshin takut pada Wu Yifan. Well… kedengarannya sangat menarik. Bisa kau rekamkan pertengkaran mereka? Aku juga ingin melihatnya. Kyuhyun sunbaenim mungkin sudah bosan melihat mereka bertengkar terus. Baiklah, hati-hati. Sampai di dorm, hubungi aku lagi.

Joonmyeon kembali tersenyum tapi dia tidak membalas pesan tersebut. Jauh lebih menarik menonton pertengkaran Choi yang jarang dia saksikan secara langsung.

*****

NOTE: Untuk “Her Back” itu karena kegalauan kemarin di timeline karena Choi Siwon. Tapi Cho Kyuhyun akan selalu percaya kalau Choi Siwon akan pulang padanya. Hahahahaha… /lebay mode on. Untuk “Red Wine” Acckkkk…. serius deh, Kim Joonmyeon dan Cho Kyuhyun dengan red wine hair itu benar-benar mempesona banget. Tapi gak tahu kenapa isinya malah pertengkaran Jae sama Siwon. Tapi sudahlah… Maafkan saya…

Terakhir nih, EPILOG ONLY ONE, hing~ gak ada ide nulis saya T.T dan kebanyakan mintanya sekuel bukan? Atau engga? Jadi, maunya gimana nih? Tapi saya juga bingung nulisnya.. Hahahahaha /tabok!

Advertisements

30 thoughts on “[SF] Her Back and Red Wine

  1. mau deh sekuel OO…
    biar bner2 klimaks it crita
    kekekeke
    dan yg her beck brasa ikt glau
    kyk si kyu yg lg galau

    ok siiip
    keep writing

  2. aq suka wonkyu moment-nya pada cerita her back,, cuma penasaran, siapakah gadis yg d temui siwon itu??

    untuk ff only one, terserah eonnie, mau seq atau epilog yg pnting d lanjutin karna banyak pertanyaan yg muncul d chapt ending kemaren. oke d tggu y! 😉

  3. So sweet,, suka suka suka wonkyu momentnya,, wlaupun cuma dikit,, tetep ya bagian jae paling banyak,, kkk
    Kirain yg red wine bakalan nyeritain yang wonkyu hee dinner after rehearsal sushow di Beijing,, ternyata bukan,, kkk

    Epilog or sequel only one??,, mau dong,,! Yang mana aja boleh,, gimana mood dan idea dari Diera-ssi aja,, hehe 😀
    Pkoknya di tunggu karya2 selanjutnya,,

  4. ahh lagi2 di bkin galau soal siwon sma ‘yeoja’ itu -_-
    tpi gapapa lah,,seenggak nya crita buatan mu bukan angst,cz kbnyakan yg lain pd angst smua :3
    red wine nya suho?? err aku blm liat masa :/
    udh brapa lama ya saya ga update soal 2 leader itu? fokus ke wonkyu mulu sih -_-
    kkk ~
    sbner nya emg yg d tunggu2 itu sequel Only One,eh mlh muncul SF bru :3
    mau epilog atau sequel,saya sh trserah kmu dongsaeng,yg pnting ada cerita penutup (?) XD
    -Shin SiHyun-

  5. apapun yg terjadi Siwon akan tetap kembali ke kyu ..krna ikatan mreka Kuat …
    yaah meskipun ‘hk_diary’ membawa pengaruh besar sama hubungan WK tpi tetep percaya WK akan baik2 aja …
    gak ada salahnya kan ‘yeoja’itu dan siwon menjalin hubungan sbgai teman …

  6. Menjdi choi jaeshin itu mneyenangkan…aahhhh
    Yup, bnyak author yg mangangkat tema galau ttg prtemuan siwon dg ‘seorang wanita d cafe’….
    Bnyak kmungkinan yg trjadi, kepercayaan dikembalikan pd wks

    Untuk only one, sbg reader ngarep bgt epilog ato sjnisnya,teheheheh

  7. siapa sich tu cewek? bikin galau aja. tp mudah2n aja hubungan wonkyu ttp baik2 aja malah makin mesra..he…he…he…, epilog only one, pleaseeeeeeeeee

  8. yeoja itu siapa?
    emang ada rumor apa y?kok aq ngga tau(kudet).
    ah bodo’amat yg penting WONKYU NEVER DIE.

    Only one aq pengennya sequel nya tp terserah andiera nya aja mau lanjut epilog or sequel yg penting ada lanjutannya,

    d ttgu lanjutan OO ny

  9. Saeng.aku smpt galau gra2 stella huhu,,,tp terobati dngan ff ini hehe..,heemm utk kyuhyun prcya ma siwon cba lok g bisa2 dlmpar ke sungai han bnran wkwkek…saeng butuh sequel only one,,,bnr2 mengharap muiee hehe,,,

  10. jaeshin kalo udh ketemu siwon udh kayak tom and jerry deh..
    gda manis2nya..
    kadang mikir tuh jaeshin apa ada yang mau, sifatnya koq gtu bgd apalagi k siwon..hadeuh..
    yang her back..
    aku setuju,, masalah foto byrkanlah hanya Tuhan yang tau, tapi yakin sbg wks bahwa siwon akan tetap kembali kepada haribaannya (??) hehehehe.. mksudnya kepada kyuhyun..
    jelas sudah terjawab dengan kejadian sebelum konser di beijing dan juga saat maupun sesudah konser beijing mereka masih tetap adem ayem, berarti masalah itu terlewati dengan baik..
    bukannya dengan adanya suatu hambatan maka hubungan mereka akan semakin kuat?

    kalo gbs bikin sequel gpp dengan ff bru n ttp wonkyu lah pastinya,hehehe…
    dtnggu aja deh ff2nya..

  11. Tunggu deh,jadi sbnrnya pacarnya kyuhyun siapa dah?ko dekeeeeeettt bngt ama jae ampe segitunya?ampe pangku2an segala,adooooohhh ngiri gw sama jae,kkkk

  12. Tunggu deh,jadi sbnrnya pacarnya kyuhyun siapa dah?ko dekeeeeeettt bngt ama jae ampe segitunya?ampe mangku2 kepala kyuhyun,adooooohhh ngiri gw ama jae,kkkk

  13. Syukurlah smua…atau hampir smua mslh WonKyu sdh terkendali.Smua berjln lncr dngn sdkit keributan yg mmbuat ttl tesenyum mlhtny.
    Tapi..rasanya nyesek bnget dngn prsaan Kyuhyun yg dia ungkapkan saat becakap dngn Jaeshin…wlau dlm hati.
    Aigoo..ribet bnget ya..bhsa comment aq.
    Jeongmal gumawo Eonni …fighting!!!

  14. Kyuhyun terlalu deket sama jaeshin ketimbang sama siwon dech… :3 siapa yg jadi pacar kyu sbnernya ??? #plakk hehehehe

    bner” aku jg sempet ikutan galau gara” siwon.. Tp ya sudahlah anggap aja ga prnah liat itu foto #eh

    eonni…aku pengen sequel nya only one..biat tmbah jelas gitu critanya hbungan wonkyu gmna
    klo bisa tolong buatin sequelnya yaa… Klo ngga ya jg ga apa” dech

  15. bagaimana pun siwon pasti pulang padanya.. aku suka kalimat itu. kyk penegasan..
    dari pd sequel, yg only one mending dibuat epilog. selesai perkara.. gimana alo nyeritain gimana penyelesaian masalah dengan hyunsa?? biar bicara dari hati ke hati..

  16. Ogh,,,siwon,,kau selalu saja menyakiti hati kyu,,,duo choi bertengkarr ckckck lucu bgt jaeshin,,kyknya sifat jaeshin disini evil bgt.

  17. Kyu terlalu gampang maafin siwon….. susah sih ya kalo terlalu cinta *plak …. pertengkaran choi bener2 jd tontonan yg menarik ….. q tau deh siapa “dia” yg dimaksud kyu hhhhhhhh #kesel

  18. hmm,,,iri bgt aku ama jaesin yg deket bgt ama wonkyu
    wah ini cerita ttg siwon yg diner ama cewek misterius itu ya
    chingu only one dibikin epillognya aja dan harus ada nc nya ya

  19. hai unnie kk..maaf telat coment hehe yasudahlah saya tak coment aja..
    ‘her back’ ahh bikin aku inget sama yg itu lg :-I kesel gara2 ntu foto..tapii setelah itu trsenym dg lebar liat moment wonkyu di beijing 😀 intiny apapun yg terjadi,siwon bakalan kmbali ke indukny a.k.a si bebebkyu #plakk karna siwon sangatttt mencintai kyu dan hanya akan mencintai kyu ^^~~
    emm aku blum liat rmbut baru si suho..gue jarang ngubek berita/foto ttg dia hehe..jd ya kurang tau 😛
    aduhhh -_- si duo choi tu gk ada kegiatan laen ya selain bertengkar ckck..udah tua jg masi aja kek gitu
    nextttt..sequel only one ya unn..ok ^-^

  20. Sama seperti Kyu yang selalu percaya sama Siwon, aku juga percaya -yaa walau sebenernya mencoba percaya. Hei Choi Siwon visual BB tercetar seantero jagat dan alam semesta! Bukankah beruntung punya kekasis seperti Kyu, hum?? Tapi toling bisa tidak jangan bikin baby muh itu galau udah terlalu sering. Kasian dia. Satu lagi jangan jyga buat wks galau. 😀

  21. Gimana pun, Siwon pasti akan pulang ke ‘rumahnya’. Seperti Kyu yang juga pulang ke ‘rumahnya’. Aah, hubungan tanpa adanya saling mempercayai itu tidak akan pernah berhasil. Salut deh sama Kyu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s