[SF] Moon, Medicine and You

1380295058

Between Moon and Sun

 

“Kau sudah pulang?”

“Euhm. Sedang di jalan pulang. Waeyo? Terlalu merindukanku?”

“Tch! Ne, aku terlalu merindukanmu hingga aku seperti orang gila. Bahkan semua fans menganggapku gila karena tidak biasanya aku menulis tweet lebih dari dua dalam tiga jam. Kau puas?”

“Hehehehe.. Waeyo? Apa karena ciuman itu?”

Siwon mengerang sebal. Kyuhyun terkadang bisa sangat menyebalkan, tapi dia tidak akan bisa berbuat banyak pada kekasihnya. Siwon akan selalu lemah pada Kyuhyun. Terkadang itu menyebalkan.

“Hentikan itu, Cho Kyuhyun. Kau tahu aku tidak bisa marah padamu!”

“Yeah. Aku tahu hal itu dan aku sangat senang.”

Siwon mengernyit. “Wae? Apa karena aku tidak akan marah, jadi kau bisa melakukan apa saja?”

“Tch, bukan itu bodoh! Aku tahu hal itu dan sangat senang karena itu artinya kau sangat mencintaiku, hyung.”

Siwon tersenyum. “Kenapa kau jadi cheesy begini? Seharusnya diriku, bukan?”

“Oh, tidak apa-apa. Hanya sesekali. Makan malam di apartmentmu?”

“Tidak. Aku akan ke dorm. Kita makan malam dengan yang lain.” Siwon kemudian menghela nafas. Sudah lama sekali mereka tidak makan malam bersama. Terlebih dengan beberapa kejadian kemarin. Rasanya semakin hari menjadi lebih sulit.

“Baiklah. Terserah dirimu, Tuan Muda Choi.”

“Aku merindukanmu, Pangeran Cho. Boleh aku datang ke musikalmu?” tukas Siwon.

“Untuk apa meminta ijinku? Biasanya kau akan selalu muncul tanpa diduga. Sama seperti kau datang menonton pertunjukkan Sungmin hyung, setelah aku dan Hyukjae hyung pergi. Kalau kau ingin pergi, kenapa tidak pergi bersama, eoh?”

“Waeyo? Biasanya kau selalu menolak jika aku mengajakmu pergi bersama. Kau akan selalu mengatakan bahwa aku memberikan alasan bagi fans berdelusi tentang kita. Tapi kenapa sekarang…”

Tapi Kyuhyun dengan cepat memotong ucapannya dengan nada kesal. “Baiklah, tidak jadi! Tidak usah datang!!”

“Kekekeke.. Kau marah, ya?” Siwon kembali tertawa. Kekasihnya sangat menyenangkan jika sedang digoda seperti ini.

“Kau menyebalkan, Choi Siwon.”

“Dan kau sangat menyilaukan seperti matahari saat siang hari, sekaligus menenangkan seperti sinar bulan di malam hari,” tukasnya tanpa ragu.

“Tch, jangan mulai lagi, Siwon hyung. Lagipula saat ini matahari dan bulan jarang menampakkan diri.”

Siwon tersenyum lebih lebar. “Tapi aku selalu melihat mereka. Dalam dirimu.”

“Ah, hentikan itu! Aku sampai merinding mendengarnya. Sampai jumpa di dorm, ne?”

“Ne, aku mencintaimu Kyuhyun.”

“Arra. Aku juga mencintaimu, hyung.”

Siwon tersenyum lagi dan menaruh ponselnya di meja nakas. Kembali ia memperhatikan Bugsy yang sedang sibuk dengan mainannya. Siwon menarik nafas panjang. “Maaf Bugsy, malam ini kau harus menginap lagi di rumah Bibi Jaeshin.”

*****

Love Medicine

 

Kyuhyun menghela nafas dan melemparkan ponselnya. Ia melirik pada laptop yang dibiarkan menyala. Kyuhyun sedang menonton ulang rekaman Radio Star untuk melihat bagaimana “pekerjaan”nya. Kemudian Kyuhyun bangun dari posisinya –bersandar pada kepala tempat tidur– untuk mematikan laptopnya tersebut dan kembali bersandar. Kyuhyun merintih pelan dan merapatkan selimutnya.

“Tch, Kim Ryeowook menyebalkan! Kenapa dia malah pergi tanpa meninggalkan makanan apapun? Lee Hyukjae, mati kau nanti. Aah…” kembali Kyuhyun merintih. Saat ia bangun pagi ini, entah kenapa seluruh tubuhnya terasa sakit. Bahkan bergerak sedikit saja, Kyuhyun merasa ia akan mati.

Lalu ia mengecek ponselnya lagi. Ada banyak mention dari para fans setelah ia memposting sebuah tweet. Kyuhyun tersenyum dan membaca mention tersebut satu per satu. Walaupun ia jarang sekali online di SNS, tapi Kyuhyun selalu menyempatkan diri untuk membaca mention dari para ELF. Hal tersebut memberinya semangat disaat ia merasa lelah karena pekerjaan.

Namun, senyuman Kyuhyun menghilang ketika ia tidak mendapatkan respon apapun dari seseorang. Kyuhyun menghela nafas panjang dan menyimpan ponselnya dibalik bantal.

Kyuhyun merebahkan diri dan menarik selimutnya. “Dia sedang ada pekerjaan, Kyuhyun. Kau juga sudah tahu kalau dia akan pergi makan malam dengan keluarganya. Sekarang, lebih baik kau tidur. Besok kau harus membunuh Lee Hyukjae dan Kim Ryeowook. Jadi, kau membutuhkan istirahat yang banyak.”

Kyuhyun lalu menarik selimutnya hingga menutupi kepala. Ia tidak bisa bangun dari tempat tidur untuk mematikan lampu kamar karena terlalu sakit. Mungkin karena kondisi tubuhnya yang lemah, Kyuhyun jadi lebih mudah tertidur.

*****

Jaeshin menutup pintu dan melepaskan sepatunya. Ketika ia berjalan masuk tidak terdengar suara apapun. Jadi, Jaeshin memutuskan untuk memeriksa kamar terlebih dahulu. Dan ia melihat penghuni satu-satunya di dorm itu sedang tertidur, Jaeshin menghela nafas panjang. Ia melangkah masuk dan sedikit menarik selimut yang menutupi kepala Kyuhyun. Kemudian ia mematikan lampu dan keluar dari kamar.

Jaeshin melangkah menuju meja makan dan mengeluarkan beberapa kotak makanan yang dibawanya. Ia berusaha untuk tidak menimbulkan suara sebanyak mungkin untuk mencegah Kyuhyun terbangun.

Jaeshin menata makanan yang dibawanya –sesuai dengan instruksi Siwon– diatas piring. Well, sekali lagi Jaeshin menjadi perpanjangan tangan dari besarnya perhatian Choi Siwon pada sang kekasih, Cho Kyuhyun. Selesai dengan makanan, Jaeshin kemudian menyiapkan teh gingseng untuk Kyuhyun. Jaeshin menaruh gelas mug diatas meja dan terakhir ia menuliskan sebuah catatan pada sebuah kertas.

“Makanan untuk Cho Kyuhyun. Jika ada yang berani memakannya, maka ia akan berurusan dengan Choi Siwon.”

Well, hanya dua kalimat pendek yang penuh dengan ancaman. Tapi begitulah pesan Siwon. Ingat, Jaeshin hanya sebagai “pengganti” Choi Siwon bagi Cho Kyuhyun. Itu sudah seperti pekerjaan bagi Jaeshin sejak hubungan Siwon dan Kyuhyun dimulai. Tapi Jaeshin terkadang dibuat sangat kesal oleh Siwon dengan permintaannya yang aneh-aneh. Cukup beruntung, karena Jaeshin harus menahan diri.

Setelah menaruh catatan tersebut dan catatan lainnya, Jaeshin bersiap untuk meninggalkan dorm. Tapi sekali lagi, ia memeriksa keadaan Kyuhyun sebagai laporan untuk Siwon. Jaeshin menghela nafas panjang setelah menutup pintu. Kemudian ia berjalan menuju pintu dan memakai sepatunya. Disaat itu pula pintu depan terbuka dan Youngwoon sedikit terkejut melihat Jaeshin berada di dorm.

“Eoh? Ada apa kau datang, Jae?” tanya Youngwoon.

Jaeshin menatap pria itu. “Mengantarkan pesanan Siwon untuk Kyuhyun. Makanan yang diatas meja. Jangan ada yang memakannya, Siwon mungkin akan membunuh siapa saja yang berani menyentuh makanan itu.”

Youngwoon hanya tersenyum canggung. Terkadang keluarga Choi memang sangat menyeramkan. Jadi, dia tidak akan mencari masalah. “Baiklah, akan kuberitahu yang lain. Kyuhyun sedang apa?”

“Tidur. Jika dia sudah bangun, ingatkan untuk menghangatkan makanannya dulu. Aku pergi, Hyungnim,” tutur Jaeshin lalu berjalan keluar.

Youngwoon terdiam karena ucapan terakhir Jaeshin. “Hyungnim? Ini pertama-kalinya dia memanggilku dengan Hyungnim? Ada apa dengannya? Dia benar-benar aneh.”

*****

Hyukjae tersenyum lebar saat ia pulang dan menemukan makanan diatas meja. Tapi sebelum ia menyentuhnya, Hyukjae melihat sebuah catatan yang akan mengancam nyawanya jika ia memakan makanan tersebut. Jadi, Hyukjae menahan diri dan bergabung dengan Youngwoon yang masih terjaga dan sedang menonton televisi.

“Siwon datang hanya menaruh ancaman bom. Tch.. kenapa dia hanya membawa makanan untuk Kyuhyun,” gumamnya kesal.

Youngwoon menghela nafas. “Bukan Siwon. Tapi Jaeshin.”

“Jaeshin? Ah, Siwon ada syuting. Kupikir dia yang datang. Tch.. Kekasih yang tidak perhatian. Kekasihnya sedang sakit tapi dia bahkan tidak menyempatkan diri untuk datang,” tukas Hyukjae lagi.

“Jangan bicara seperti itu, Hyuk-ah. Jika Siwon mempunyai kesempatan, mungkin dia akan datang sendiri dan menarik Kyuhyun turun dari tempat tidur untuk makan. Kau tidak lihat tweet dari maknae, eoh? Kyuhyun sedang mencari perhatian. Tapi jika Siwon menahan diri untuk tidak datang, maka itu pasti ada kaitan dengan pekerjaan –atau  keluarganya,” tutur Youngwoon.

Hyukjae mendecih dan terfokus pada tontontan televisi. “Tetap saja.”

Youngwoon kembali menghela nafas. Well, sebenarnya Hyukjae tidak punya hak untuk bicara seperti itu. Kewajibannya sebagai hyung juga terabaikan. Kyuhyun sedang sakit, tapi ia dan Ryeowook malah pergi menonton musikal. Tapi Youngwoon tidak mau berkata apapun. Hyukjae mungkin punya alasan tersendiri kenapa membiarkan Kyuhyun sendirian di dorm.

“Sudah makan malam?” tanya Youngwoon.

Hyukjae mengangguk. “Selesai dari musikal, kami makan malam dulu.”

Youngwoon mengangguk mengerti dan melirik jam di dinding. Sudah tengah malam, apakah ia harus membangunkan Kyuhyun untuk makan? Walau ia tidak tega, tapi jika makanannya dibiarkan, besok pagi tidak akan bisa dimakan lagi. Youngwoon menarik nafas lalu berdiri.

“Kalau begitu tidurlah,” ucapnya sembari berjalan menuju kamar Kyuhyun.

“Hyung mau apa?”

“Membangunkan Kyuhyun untuk makan. Dia belum makan apapun, bukan?” sahutnya.

Hyukjae kembali mendengus. “Tch, menjadi maknae memang sebuah keistimewaan. Dan dia benar-benar menggunakannya dengan sangat baik,” Hyukjae lalu bergegas masuk kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum tidur.

Sedangkan Youngwoon akhirnya berhasil membangunkan Kyuhyun dan membawa pemuda itu ke meja makan –dengan sedikit paksaan. Hyukjae keluar dari kamar mandi dan melihat Kyuhyun yang masih terkantuk-kantuk di kursi meja makan. Ia berjalan mendekati sang maknae dan menyentuh keningnya.

“Makanlah, lalu minum obat. Mengerti, Kyu?” ucapnya. Well, walaupun Kyuhyun bersikap menyebalkan, Hyukjae tidak memungkiri bahwa ia menyayangi si maknae.

Kyuhyun hanya menggumam pelan. Hyukjae melihat Youngwoon sedang menghangatkan makanan di microwave. Hyukjae lalu menyodorkan mug yang berisi teh gingseng. “Minum ini dulu.”

Kyuhyun menurut tanpa banyak protes. Hyukjae tersenyum dan menepuk lembut kepala Kyuhyun. Tanpa sengaja, Hyukjae melihat ada sebuah kertas yang dilipat. Sepertinya Jaeshin meninggalkan catatan lain selain ancaman tadi. Hyukjae lalu membacanya. Tapi kemudian ia menjadi merinding.

Youngwoon yang membawa kembali makanan tersebut setelah dihangatkan melihat Hyukjae bingung. “Waeyo?”

“Choi Siwon benar-benar menyeramkan dan menjijikkan secara bersamaan,” tukas Hyukjae lalu bergegas masuk kedalam kamar.

Youngwoon hanya mengangkat bahu dan menyuruh Kyuhyun untuk mulai makan.

When you miss a person, no matter how much you push them its like trying to stop a young child. My cold and frozen heart, the person who made it race again is you.*

Get well soon, My Love Cho Kyuhyun

 

(*) Love Medicine by Joowon

*****

Always Love You

 

Siwon tersenyum puas setelah memposting ucapan selamat ulang tahun untuk Kyuhyun di weibo –lengkap dengan foto cake andalannya. Ada banyak ELF yang kecewa karena tahun kemarin Siwon tidak menuliskan ucapan selamat ulangtahunnya untuk Kyuhyun, sedangkan ketika member lain berulangtahun Siwon tidak pernah absen. Yah, andai saja mereka tahu kalau Kyuhyun yang melarang semua hyung nya untuk mengucapkan selamat ulangtahun.

Tahun lalu, di tanggal 3 Februari, mereka sedang berada di atap gedung SM untuk merayakan ulang tahun sang maknae atas rencana Jaeshin. Tapi tahun ini, Siwon harus menahan diri untuk tidak pergi ke bandara dan menyusul ke Manila –atau yang paling dekat pulang ke Seoul, agar bisa merayakan hari kelahiran sang kekasih.

Siwon bukannya tidak senang dengan jadwal pekerjaannya. Ia bahkan menantikan projek drama ini sejak beberapa tahun lalu, tapi yang ia sesalkan kenapa jadwal syutingnya menjadi berbenturan dengan hari Kyuhyun. Walaupun ia sudah meminta untuk mengundur waktu syuting, tapi tidak berhasil. Selain itu ucapan Kyuhyun mengenai dirinya harus bersikap professional terhadap pekerjaan, malah membuatnya lebih merasa bersalah.

Kemudian lamunan Siwon terbuyarkan ketika ponselnya berdering. Siwon tersenyum dan menerima panggilan telepon tersebut. “Saengil chukhahaeyo, nae sarang.”

“Kurasa hyung melupakan perjanjian untuk tidak memposting apapun di SNS,” tukas Kyuhyun dengan nada marah. Hah, Siwon tahu itu hanya pura-pura. Walaupun melarangnya, tapi ia yakin Kyuhyun sangat senang melihatnya.

“Ah, iya. Maaf, aku lupa. Mungkin karena aku juga mengucapkan selamat ulang tahun untuk Qianie. Jadi, jika aku tidak memposting untukmu juga, bukankah itu aneh sekali? Fans akan berpikiran yang macam-macam, Kyuhyunie.”

Siwon mendengar suara dengusan Kyuhyun. “Tch, fans mana yang akan berpikir seperti itu? Jangan besar kepala, Choi Siwon.”

Siwon hanya tersenyum mendengar sahutan dingin dari kekasihnya. Tapi kemudian ia mendengar suara tertawa Donghae dan suara omelan Kyuhyun untuk menyuruh semua hyungdeulnya diam. Tch.. entah kenapa setiap hari ulangtahunnya, Kyuhyun selalu bad mood seperti itu. Tahun lalu juga, saat mereka recording di stasiun televisi untuk promosi Break Down di Korea, mood Kyuhyun sedang buruk.

“Apa yang terjadi, Kyu? Kenapa kau selalu bad mood di hari ulang tahun-mu, eoh?” ucap Siwon lembut.

“Aku tidak begitu. Jika hyung melihat SNS, pasti banyak foto preview-ku saat fansign yang sedang tersenyum. Jangan berasumsi negatif, hyung,” sahut Kyuhyun.

Siwon menghela nafas panjang. “Baiklah, aku tidak akan berpikir negatif. Tapi katakan kenapa?”

“Kenapa apanya? Aku tidak apa-apa.”

Siwon memijat keningnya. Kyuhyun tidak akan jujur jika mereka bicara melalui sambungan telepon. Tapi jika Siwon menahan pembicaraan ini sampai ia kembali ke Seoul, Kyuhyun pasti akan menghindar. Jadi, mungkin pilihan terakhir adalah tidak membicarakannya lagi.

“Hadiahmu pasti sudah di dorm, Kyu,” ucap Siwon, akhirnya.

“Jaeshin lagi yang mengantarkannya? Atau bahkan ia yang pergi membelinya sesuai dengan pesananmu?”

Siwon tersenyum, Kyuhyun pasti sedang cemberut. “Ani, aku yang pergi membelinya. Dan yang mengantarkannya kurir. Jaeshin tidak akan mau direpotkan jika ia sedang sibuk. Kau bahkan mendapatkan hadiah darinya lebih awal, bukan?”

“Kapan hyung pergi membelinya? Bukannya kau sibuk selama sebulan terakhir.”

“Aku pergi membelinya bersama Eomma. Sebelum kami pergi makan malam, hari dimana kau sakit kemarin, Kyu,” tutur Siwon jujur.

“Heh? Maldo andwae! Jika kau pergi dengan Eomma-mu, maka…”

Siwon terkekeh. “Tentu saja Appa-ku juga. Aku bahkan bertanya pendapatnya mengenai hadiah untukmu.”

“Tch, kotjimal! Jangan bercanda, hyung!”

“Aniyo! Jika tidak percaya, telepon Jiwon. Hari itu kami makan malam sekeluarga, Kyuhyunnie. Ingat, aku membelinya sebelum pergi makan malam,” ujar Siwon.

Lalu Kyuhyun tidak membalas apapun lagi. Tapi sambungan telepon mereka belum terputus. Siwon menarik nafas perlahan dan menunggu Kyuhyun untuk bicara lagi. Lima menit berlalu dan hanya keheningan diantara mereka.

Siwon mendesah pelan, begitu pula dengan Kyuhyun. “Hyung, aku sudah sampai di bandara. Nanti kita bicara lagi, eoh.”

Siwon menggumam pelan. “Safe flight, sayang. Tidurlah selama perjalanan, mengerti? Aku akan segera pulang, eoh.”

“Ne, hyung juga tidurlah.”

Siwon menggumam lagi. Dan sebelum ia memutus sambungan telepon, Siwon mendengar ucapan terakhir Kyuhyun. “Terima kasih, hyung. Aku mencintaimu juga.”

Tapi sebelum Siwon membalasnya, Kyuhyun yang malah memutuskan sambungan secara sepihak. Siwon menatap ponselnya dan tersenyum.

“Aku juga selalu mencintaimu, Kyuhyun.”

Sebagai kakak pada adiknya.

Sebagai kekasih pada kekasihnya.

Sebagai Choi Siwon pada Cho Kyuhyun-nya.

*****

NOTE: pada dasarnya tiga drabble yang diposting jadi satu. Kalo satu-satu kebanyakan. Hehehehe.. dan ini absurd sangat…

credit pict : @siwon407 (google images, lebih tepatnya)

Advertisements

33 thoughts on “[SF] Moon, Medicine and You

  1. Only One Part 25 di posting jga donk thor 😀 ga sabar nunggu endingnya. Mumpung ini hari jadinya uri kyuhyunnie, dan yg pasti harus buat kyunnie bahagia di endingnya nanti 🙂

  2. awalnya agak bingung karna ceritanya kok beda2. eh…emang d buat gtu ya!! hehe
    siwon yg slalu romantis dan kyu yg slalu jutek. kkkk 😉

  3. Siwon romantis bgt tp aku agak sedih soal a bkn siwon yg kasih langsung sama kyu ….:(
    Tp gak apa” yg penting siwon selalu perhatian sama kyu …^_^
    Eonni uptade only one dong eonni soal a aku penasaran dgn endingnya…..

  4. hello~ aku reader baru 🙂 boleh baca ff yang ada di sini ya~

    wah kumpulan drabble wonkyu, yang dua drabble sebelumnya cheesy abis deh si siwon ㅡ.ㅡ bener kata hyukjae sampe merinding bacanya XD aku seneng kalo baca genre yang semi-canon kayak gini, lebih dapet feel dan ga usah susah2 ngebayangin pas bacanya karena sesuai dengan real life-nya juga kan… over all bagus kok, fluff and sweet banget gak ada typo juga penggambaran alurnya pas jadi senyam-senyum sendiri bacanya ㅋㅋㅋ…

    aku penasaran siwon kasih kado apa ya ke kyuhyun~ kenapa gak dikasih tau di akhir ceritanya??? oke deh, hwaiting ya for the next srory ^^9

  5. Kyaa..akhirnya dirimu post yg bginian jg saeng >.<
    drabble yg pertama,aku suka .
    entahlah ~ suka aja klo WonKyu udh saling ejek bgitu,apa lg Kyu udh bisa Chessy kyak Hubby nya XD

    kasian Jaeshin,berasa dia itu kyak pembantu + Babysitter nya Kyu :3 *plakk

    eh trnyata Siwon ga dateng ke fansign kmarin ya?? fufufu ~
    haha aku jg shock lho..tumben2an Siwon ngucapin ultah ke Kyu :3

    #HappyKyuhyunDay!!
    smoga makin langgeng ya sma siwon XD

    -Shin SiHyun-

  6. aku sempat shock baca artikel Kyu sakit demam dan gatal gitu dan Kyu upload fto sambil ngoceh disuruh istirahat sama oppaduel. wkwk
    aku kira tuh oppaduel dapat libur 6hari juga kaya ‘ehem’ eh ternyata -_-
    *curcol

    #HappyKyuHyunDay

  7. ouhhh emang taun lalu siwon gak ngucapin yah ??? wks baru plus gak merhatiin juga… ㅋㅋㅋㅋ
    sayang siwon gak ikut kemanila…. tp kalo ikut jgn2 die juga gak ngetweet kali kan langsung pergi berdua…. ┣┫A┣┫Α┣┫A ┣┫Α
    kalo gak cheesy bukan siwon namanya….

  8. hahahaaaa…..

    ngakak , itu emng cake andalan Choi Siwon ….

    ahhhh manis nya Wonkyuuuu……. sukaaaa sm yg kaya gini , simple2 , ada becandaan nya , ada cheesy nya…. hahaha good joob saeng :-*

    sipph dah Happy Birthday my Hubby Cho Kyuhyun , stay health … and always love you :-*

    -Choi_Chahyun

  9. Waow,daebaaaaaak,bisa langsung 3 bikinnya,dan komplit pula!kerrrrreeeeen,pokonya keren2 semua,aku rasa wks sejagat lg di buat terbang melayang sama otp,gegara ucapan ultah siwon ke kyu,dan kue keramatnya!haha

  10. cake siwon itu tak akan lekang oleh waktu dan basi..
    hebat kan??
    -_-
    siwon so sweet, tapi kenapa kyu slalu badmood saat ultah??
    makin tua y??wkwkwkwkwkwk….

  11. Diera, kamu memang yang terbaik..
    Ngomong-ngomong diera sudah punya pacar belum?hehehe..
    Kog bisa membuat dialog-dialog yang begitu mengesankan..
    Rasa saling perhatian antara siwon dan kyuhyun sangat mengena di hati..
    Kyuhyun pasti orang yang paling berbahagia di dunia karena punya kekasih siwon..
    Iri banget lihat kemesraan mereka..

  12. ngebut ya non? buat 3 ff oneshoot, daebak. wonkyu emang pasangan yg romantis, cheesy, so sweet, sll bikin iri, sll bikin happy, dan kadang suka bikin heboh. meskipun wonkyu berjauhan tp perhatian siwon pada babykyu sangatlah besar dan yg sll menjadi penghubung di antara ke duanya adalah jaeshin. untung aja tu anak bisa menahan diri utk tdk menghabisi siwon gara2 sll di jadikan kurir trs.

  13. Aww~ wonkyu emang selalu so sweet dech 😉 aku jadi penasaran kira” siwon ngasih hadiah apa ya sama kyu ?? Hihi 😀

    daebakk eonni!! FFnya aku suka banget 😉
    o ya kapan nih only one nya update..ditunggu banget loh itu..

  14. aku sukaaaa unnie…ff ny sweettt bget 😀 aihh kyubaby jd cheesy gitu..ketularan siwon ya,eoh ?? 😉
    hmm siwon ngasih kado apa ya buat kyu ?jd penasaran kk
    ohooo jaeshin emang sllu jd kurir dadakan buat wonkyu hihihi
    fighting unnie..love u ^^

  15. Aaaahhkk… Siwon selalu punya cara buat ngungkapin rasa cintanya ke Kyu. Dan Kyu selalu punya cara buat nyari2 perhatian ke Siwon. Sama2 saling melengkapi deh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s