[SF] Lost in Love [2]

WK-KS

Lost in Love [2]

Kyuhyun membuka matanya perlahan ketika ia merasakan ponselnya bergetar beberapa kali. Kemudian ia mengeliat pelan lalu menjulurkan tangannya untuk mengambil ponselnya diatas meja nakas. Kyuhyun mengernyit membaca pesan yang masuk.

From: Joonie

Hyung, kau sudah pulang dari Malaysia? Apa kau di dorm sekarang? Bisa kita bertemu?

Kyuhyun menguap sebentar dan mengecek jam pada ponselnya. Sudah jam duabelas siang. Kyuhyun memang sengaja kembali tidur setelah mereka pulang dari Malaysia dan masih ingin tidur sampai sore nanti. Tapi sepertinya Joonmyeon akan terus menganggunya dengan sms. Kyuhyun lalu menghubungi nomor Joonmyeon.

“Hyung..”

“Eoh? Kau dimana Joon?” Kyuhyun mengucek matanya.

“Kami di jalan pulang. Hyung dimana?”

Kyuhyun merubah posisi tubuhnya menjadi tengkurap dengan tangan masih menempelkan ponsel di telinga. “Di kamar. Kenapa kau ingin bertemu?”

“A-ani, hanya ingin bertemu saja.”

Kyuhyun tersenyum mendengar suara gugup Joonmyeon diseberang ponsel. “Kau ingin memamerkan award kalian lagi, euhm?”

“A-ani! Bu-bukan begitu. Aku hanya ingin bertemu dengan hyung saja. Apa itu tidak boleh? Apa hyung sibuk?”

Kyuhyun kembali memejamkan matanya. “Ani, aku hanya ingin bermalas-malasan seharian sebelum pergi ke gereja nanti sore. Tapi baiklah, kau ingin bertemu dimana, Joon?”

“Kita pergi ke gereja bersama, setelah itu kita makan malam. Sudah lama sekali kita tidak pergi bersama, bukan?”

Kyuhyun menggumam pelan. “Baiklah, akan kujemput di dorm, ya. Tapi sebaiknya kau ajak salah satu member. Untuk berjaga-jaga saja,” tukasnya.

“Salah satu member? Yifan?”

Kyuhyun mendesah pelan mendengar jawaban Joonmyeon. “Baiklah, ajak saja dia. Tch.. kau benar-benar tidak bisa jauh darinya, eoh?”

“Hyung…”

“Aku ingin kembali tidur, Joon. Nanti kuberitahu jam berapa aku menjemput kalian, eoh?” dan sebelum Kyuhyun mendengar jawaban Joonmyeon, ia sudah memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak.

Kyuhyun lalu menyembunyikan ponselnya dibawah bantal dan berencana untuk kembali tidur. Tapi sepertinya hal itu tidak akan terjadi. Kyuhyun mendesis jengkel ketika merasakan sepasang tangan meraih tubuhnya. Kyuhyun bisa saja memberontak tapi ia terlalu lelah, jadi dibiarkan saja. Kyuhyun masih memejamkan matanya ketika sensasi hangat itu kembali. Aroma tubuh yang khas membuatnya lebih nyaman.

“Kau akan pergi sore ini?” tanyanya.

Kyuhyun menggumam. “Hanya pergi ke gereja dan makan malam. Kau ingin ikut?”

“Inginnya begitu. Tapi aku harus pergi ke konser. Sudah lama sekali aku berusaha mendapatkan tiketnya. Jadi, bisa kita pergi lain waktu?”

Kyuhyun menarik nafas dan membuka matanya perlahan. Kemudian ia menatap wajah Siwon dengan lekat. “Baiklah, lain waktu.”

Siwon tersenyum dan mengecup bibir Kyuhyun. “Jadi, Joonie akan mengajak Yifan? Jadi, kau akan mengawasi mereka berkencan, Appa?”

Ekspresi Kyuhyun berubah jengkel. Ia memukul lengan Siwon dengan keras. “Jangan menggodaku disaat seperti ini, Choi Siwon.”

Tapi Siwon hanya terkekeh dan kembali mencium kekasihnya. Kyuhyun tidak menolaknya sama sekali dan bahkan Kyuhyun sangat menikmati ciuman serta sentuhan Siwon. Tak lama, Siwon menghentikan ciuman mereka. “Lain waktu, kita akan pergi kencan berempat, okay?”

*****

Kyuhyun menghabiskan minumannya dan menghela nafas pendek. Malam ini mungkin adalah makan malam paling menyedihkan untuknya. Bagaimana bisa ia menemani sepasang kekasih yang sedang kasmaran makan malam bersama, sedangkan ia sendiri harus menahan diri untuk tidak iri. Beruntung, Kyuhyun memilih sebuah restaurant yang cukup private, kalau tidak mungkin besok –ah, lupakan besok – bisa saja dalam hitungan menit foto-foto mereka makan malam akan tersebar luas. Terima kasih kepada fans EXO.

Jadi, Kyuhyun cukup pintar untuk memilih tempat melihat bagaimana interaksi Yifan dan Joonmyeon yang seakan tidak menganggapnya ada. Kyuhyun menghela nafas lagi. “Kalian menikmati makan malamnya?” ucap Kyuhyun dengan sedikit menyindir.

Joonmyeon menyeringai menatap Kyuhyun dan mengangguk. Sepertinya ia tidak menyadari maksud ucapan Kyuhyun, sedangkan Yifan sendiri hanya terkekeh. Joonmyeon terkadang memang lambat menyadari maksud ucapan tersirat.

“Itu artinya kalian yang bayar,” tukas Kyuhyun lagi.

Joonmyeon terdiam. “Eh?Kami?”

Kyuhyun mengangguk dan menyeringai. “Iya, kalian. Lagipula kau bukannya sering membayar makanan untuk para member, Joon-ah.”

“Eh? Ta-tapi…”

“Aku saja yang bayar,” sahut Yifan tiba-tiba. Joonmyeon menatap Yifan dengan lekat. Yifan tersenyum dan menepuk kepala kekasihnya dengan lembut. Lalu tanpa berkata apapun, Yifan beranjak meninggalkan meja untuk menuju meja kasir.

Kyuhyun memperhatikan Joonmyeon yang mengikuti langkah Yifan. “Kurasa kau memang anaknya Siwon hyung.”

Joonmyeon kembali menatap Kyuhyun. “Eh? Maksudmu, hyung?”

“Caramu menatap Yifan, sama seperti cara Siwon menatapku. Entahlah, aku tidak pernah memperhatikan sebelumnya, tapi beberapa orang pernah mengatakannya padaku. Dan aku baru menyadarinya saat aku melihatmu. Kau benar-benar seperti anaknya,” tutur Kyuhyun.

Well, rona memerah terlihat diwajah Joonmyeon dengan nyata. “Hyung..! Bukankah kau selalu kesal jika orang lain menyebut…”

“Aku tidak mengatakan kami adalah orangtuamu, Joon. Aku mengatakan kau memang anak Siwon hyung, mungkin. Catat itu, Joon,” sela Kyuhyun sebelum Joonmyeon menyelesaikan ucapannya.

Joonmyeon mengerucutkan bibirnya. “Kau pembaca pikiran ya, hyung?”

“Tidak. Tapi kau sangat mudah dibaca, Joon. Seperti buku yang terbuka, semua orang bisa membacanya dengan jelas dengan suara keras. Suatu hari nanti kau bisa mendapat masalah, Joon. Bukan hanya dirimu, Yifan dan mungkin semua member juga,” Kyuhyun sedikit memberi peringatan.

Bukan tanpa alasan Kyuhyun mengatakannya, ia sudah banyak merasakan sejak awal hubungannya dengan Siwon. Beruntung Kyuhyun dan Siwon mempunyai orang-orang yang selalu mendukung mereka. Tapi kasus Joonmyeon dan Yifan adalah hal yang lain. Mereka baru saja debut, jika hubungan mereka tercium orang lain, maka tidak ada yang bisa menyelesaikannya kecuali pimpinan SM. Dan tentu harus dibayar dengan sangat mahal. Jadi, Kyuhyun hanya menginginkan Joonmyeon dan Yifan berhati-hati dalam bersikap.

Joonmyeon terdiam. Ia agak tertunduk. Ini adalah pertama-kali Joonmyeon merasa begitu bahagia. Bertemu dengan seseorang yang begitu asing, tidaklah selalu memberikan kenangan yang indah. Tapi Yifan adalah hal lainnya. Joonmyeon sudah terlalu lama menjadi trainer hingga ia sempat merasa pada titik putus asa, hingga satu hari salah seorang staff memanggilnya dan mengenalkan Yifan sebagai co-leader untuknya di sebuah group baru.

Joonmyeon merasa senang dan juga takut. Senang karena pada akhirnya dia akan debut, tapi juga takut karena ia tidak yakin pada kemampuannya untuk memimpin sebuah group dengan banyak member. Walaupun ia sempat bertanya pada Jungsoo –sebelum leader SJ tersebut menjalani wamil– mengenai bagaimana menjadi seorang leader yang baik. Well, ini adalah pengalaman pertama Joonmyeon dan dia bahkan tidak berharap terpilih sebagai leader.

Tapi selama proses persiapan debut, Yifan selalu membantunya. Pria Kanada-China itu selalu mendukungnya, berada disampingnya, berdiskusi mengenai member lain, bagaimana mengatur mereka, membuat mereka menjadi solid. Joonmyeon sangat bersyukur bahwa ia tidak menjalani posisi leader itu sendirian. Yifan bersamanya, itu bahkan lebih dari cukup dari yang diinginkan Joonmyeon.

Dan ketika Yifan memberikan lebih apa yang diharapkannya, Joonmyeon tidak bisa berkata apapun lagi. Ia begitu sangat bersyukur bahwa Yifan selalu disisinya untuk saat ini. Karena Joonmyeon tahu, mereka tidak mungkin selalu bisa bersama. Takdir Tuhan selalu mempunyai jalan yang berbeda dengan apa yang diharapkan manusia. Jadi, Joonmyeon tidak bisa berharap lebih banyak lagi.

Kyuhyun menarik nafas melihat sinar Joonmyeon menghilang dan menjadi suram. Well, kini dia akan terlihat sebagai sunbaenim yang jahat. “Joon-ah, jangan membuatku seperti orang jahat. Aku mengatakannya hanya sebagai peringatan untukmu dan juga Yifan. Aku tentu merasa ikut senang jika kau bahagia bersama Yifan.”

Joonmyeon mengangkat kepalanya lagi dan tersenyum. “Tidak apa, hyung. Aku tahu maksudmu baik, mungkin aku hanya merasa asing dengan hal itu. Kami belum lama bersama, jadi masih belum tahu bagaimana harus bersikap. Kau dan Siwon sunbae sudah bersama lama sekali, jadi wajar jika kau memberikan nasihat seperti itu. Terimakasih,” tuturnya.

“Joon-ah…”

“Ani, jangan begitu, hyung. Aku benar-benar berterima-kasih. Ya, mungkin mulai saat ini aku harus sedikit berhati-hati. Aku akan ingat nasihatmu. Dan kau bukanlah orang jahat, hyung. Jadi, tenang saja,” ucap Joonmyeon.

Kyuhyun ingin bicara lagi, tapi Yifan sudah kembali ke meja mereka. Joonmyeon kembali terfokus pada kekasihnya. Yifan tersenyum dan mengusap kepala Joonmyeon dengan sayang. “Kau mau pulang sekarang?”

Joonmyeon mengangguk. “Aku mengkhawatirkan dorm.”

Yifan tertawa kecil. “Hey, kau bertingkah seperti orangtua mereka lagi. Kurasa mereka sudah besar. Saat kita pergi ke Belanda, mereka baik-baik saja. Tidak ada yang terluka sedikitpun.”

“Tetap saja,” Joonmyeon mendesah pelan. Lalu ia kembali menatap Kyuhyun. “Hyung, kau mau mengantar kami lagi? Atau…? Kami bisa menghubungi salah satu manager untuk menjemput kami.”

“Jangan bercanda. Aku yang menjemput kalian, tentu aku yang harus mengantar kalian pulang. Ayo, pulang.”

*****

Kyuhyun melepaskan coatnya dan menyibak selimut lalu memeluk tubuh Siwon dengan erat. Siwon yang baru saja pulang dan langsung pergi tidur merasa terkejut dengan sikap Kyuhyun. Namun, Siwon hanya membiarkan Kyuhyun begini.

“Hey, ganti pakaianmu dulu, sayang,” tutur Siwon.

Kyuhyun menggumam pelan dan malah memeluk Siwon lebih erat. Kyuhyun menyembunyikan wajahnya ditubuh Siwon dan ia bisa mencium bau cologne Siwon yang sangat khas. “Hyung, apa aku ini orang jahat?”

Siwon mengernyit. “Eh? Ada apa Kyu? Kenapa kau bertanya begitu? Kau bukan orang jahat, sayang.”

“Bukan apa-apa. Aku hanya…” Kyuhyun menarik nafas perlahan. “Sepertinya, malam ini aku menjadi orang jahat bagi Joon.”

“Joonmyeon? Bukankah kalian pergi bersama? Memang apa yang kau lakukan padanya, sayang?” tanya Siwon dengan sabar. Ia tidak mau terkesan mendesak Kyuhyun untuk menceritakan apa yang terjadi.

Kyuhyun memejamkan matanya. “Jangan bertanya, hyung. Biarkan aku tidur, ne?”

Well, pada akhirnya Kyuhyun menolak untuk bicara. Siwon menghela nafas berat dan menepuk punggung kekasihnya dengan lembut. “Baiklah, tidurlah. Selamat malam, sayang.”

*****

Yifan menemukan Joonmyeon di meja makan dengan segelas teh hangat. Yifan menarik nafas dan duduk dihadapan kekasihnya. “Tidak bisa tidur, euhm?”

Joonmyeon mengangguk. “Kenapa kau belum tidur, Fan?”

Yifan mengedikkan bahu. “Entahlah. Aku merasa sesuatu menarikku kemari. Kurasa itu adalah kau, Joon.”

“Maaf, kembali tidurlah. Aku akan tidur setelah menghabiskan teh ini,” ucap Joonmyeon dengan senyuman yang bahkan tidak sampai mata.

Yifan memperhatikan Joonmyeon dengan lekat. Kemudian ia beranjak dari kursi dan berdiri dibelakang Joonmyeon. Perlahan, Yifan melingkarkan kedua lengannya melewati leher Joonmyeon. Ia memeluk kekasihnya.

“Kau terlihat seperti Kyuhyun sunbaenim. Siwon sunbaenim pernah mengatakan bahwa Kyuhyun sunbaenim tidak akan menceritakan apa yang menjadi masalahnya dan dia akan lebih menyendiri sementara sebelum ia siap bercerita. Jadi, aku akan menunggu hingga kau siap menceritakan apa yang menganggumu. Okay?”

Joonmyeon tersenyum dan mengangguk. “Terima kasih, Yifan.”

Yifan ikut tersenyum dan mengecup pipi Joonmyeon dengan cepat. “Tidurlah, Joon. Dan temui aku jika kau siap menceritakan kecemasanmu, sayang.”

“Eoh? Ini pertama-kalinya kau memanggilku begitu.”

Joonmyeon merasa terkejut dengan sikap Yifan yang berubah menjadi cheesy –hampir menyamai sifat Siwon. Yifan terkekeh dan kembali mencium pipi Joonmyeon. “Kurasa ini karena kedua sunbaenim itu. Mereka terlihat sangat manis jika bersama.”

Yifan lalu melepaskan pelukannya dan menatap Joonmyeon dengan lekat. “Aku serius. Tidurlah, Joon. Aku tidak mau kau sakit, euhm.”

Joonmyeon tertawa kecil dan mengangguk. “Baik, sayang.”

Joonmyeon lalu menghabiskan teh-nya dan menyimpan gelas itu di dalam wastafel. Yifan kembali mengusap kepala Joonmyeon dengan lembut. “Sana, masuk kamar.”

“Selamat malam, Yifan.”

“Malam, Joon-ah.”

*****

NOTE: Eung…? Ini…? Gak tau. Yah, begini deh. Maaf yaa… Terus ini mau dilanjut apa udah sampe segini ajah?

Advertisements

29 thoughts on “[SF] Lost in Love [2]

  1. eung..mau komen apa ya? kok jdi mellow gini sih saeng? beda bgt sma yg part awal :3

    lanjut?? yaa trserah kamu sih,tpi klo lg ga ada ide yaa jgn di paksa,lanjutin aja ff wonkyu krisho yg itu tuh *lupa jdulnya xD*
    kekeke

  2. uwahh..
    bener kata yifan sifat suho udah mirip ma kyu..
    n sifat yifan mirip ma siwon,, pasangan yang klop..
    lanjut dunk..
    kan mereka belum pernah double date yang dikatakan ma siwon..

  3. Lanjut aja..benar tuch suho klo km kudu hati2 apalagi baru debut, ini wonkyu next chap dibanyakin moment nya donk biar makin klop

  4. memang benar apa yg di katakan babykyu kl suho and kris hrs lebih berhati2 dlm hubungan mereka, krn bagaimanapun mereka masih bb baru, apalagi fansnya mereka terkadang sangat ekstrim. suho memang “anaknya” wonkyu cos sifat dan sikapnya itu mirip wonkyu. banyakin lg dong wonkyu momentnya……, semoga aja hubungan wonkyu dan hubungan krisho akan ttp baik2 aja.

  5. G bs komen dulu y sayang,eonnie lg g enak badan#g ada yang tanya
    Tp klo g bc ff tuh rasanya dunia berhenti berputar#hoeks
    Tp eonnie suka,jadi di lanjut ajah,

  6. Suho emng emng perpaduan wonkyu mukanya gemesin kya kyu ..hi hi hi
    hbs ketemuan ko suho ma kyu jdi pd sedih sih..?
    Suho jgn takut yh asal hati2 z ok..

  7. Sepertinya ini lebih berfokus pada KrisHo ya? Tak apa. Aku suka WonKyu walaupun hanya terselip. Dan sejujurnya karena part untuk fic ini masih sedikit, jadi aku masih bisa memberi komentar setiap partnya. Maaf, ne?

  8. uh uh uh .. wonkyu jd panutan krisho buat hububgan mereka. kekeke
    aduuuuuuhhhh kyu kamu gak jahat koq tp omongannya aja yg sedikit pedes bikin orang galau. haha
    baby suuu galau nya jangan lama lama. omongan kyu jangan dipikir terlalu dalam yah !! hihi

  9. anneyoung 🙂
    Vivi imnida. maaf baru bisa koment tapi aku udah baca beberapa yg ber-chapter,,
    yang ini berlanjut ne?
    fighting!!

  10. Keren keren suka karakter wonkyu di sini ^^.
    Tiap ff yang aku baca beda beda karakter wonkyunya. Dan karakter wonkyu di ff ini aku rasa jadi ciri khas author ^^

    Suka pokonya pake bingitsss

  11. Lama kelamaan Yifan sama Joonmyun jadi anaknya Won-Kyu beneran deh. Aah, Kyu, sukanya manja2 ke Siwon. Untung Siwon lagi capek habis pulang kerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s