Preview The President

The President

Golden Cage

Jonghyun memasuki kamar Donghae dengan wajah jengkelnya. Setelah sarapan, Jonghyun kembali harus berkutat pada tebalnya protokol kerajaan yang harus dipelajarinya dan sekarang setelah ia bisa kabur dari ruang perpustakaan setelah Donghae memintanya datang –jelas, orang yang mengawasinya akan memberi ijin karena status Donghae. Praktisnya, ada lima orang yang selalu dipatuhi di rumah besar tersebut, yakni Jonghyun, Donghae, Kyuhyun, Tuan Kang dan Kepala Pengawal Cha.

Jonghyun mengernyit tidak mengerti saat melihat Donghae sibuk memasukkan beberapa barang kedalam sebuah tas ransel. Kyuhyun juga sudah berada di kamar itu juga terlihat bingung. “Untuk apa memanggilku?”

Donghae mengangkat kepalanya dan tersenyum pada Jonghyun. “Kita akan pergi main.”

“Eh, pergi main?!” Seru Kyuhyun.

Donghae mengangguk antusias, sedangkan Jonghyun menyikapi dengan datar. Ia mendekati Donghae dan Kyuhyun. “Maksudmu, kita akan pergi keluar dari tempat ini? Atau kita akan bermain-main di sekitar rumah ini saja?”

“Tentu saja pergi keluar dari tempat ini. Kita akan main keluar.” Kata Donghae lalu sibuk memasukkan barang terakhir yang menurut Jonghyun sangat aneh, sebuah tali yang cukup panjang.

“Apa dia ingin berkemah atau semacamnya?”

Kyuhyun menatap Donghae dengan serius. “Tapi hyung, kita tidak bisa keluar tanpa ijin dari Tuan Kang. Dan kita tidak bisa pergi begitu saja. Ada banyak pengawal dirumah ini yang selalu mengawasi kita.”

“Hey, apa kau pikir aku ini bodoh, Kyuhyun-ah?” Omel Donghae. Selintas Jonghyun ingin sekali menyahut omelan Donghae pada saudara tirinya tersebut. Tapi Jonghyun berusaha menahan diri dan bersikap baik. Atau Kyuhyun akan berbalik mengomelinya. “Aku mengetahui jalan rahasia yang aku yakin tidak seorang pun mengetahuinya.”

“Seberapa kau yakin jalan rahasia itu cukup rahasia hingga kita tidak akan ketahuan?” Tanya Jonghyun. Kyuhyun menatapnya dan mengatakan bahwa ia harus bicara sopan pada Donghae –mengingat Donghae yang jauh lebih tua darinya dan selain itu, Donghae juga sepupunya. Jonghyun memilih untuk mengabaikan Kyuhyun kali ini.

Jujur saja, ia sudah sangat jengah berada di tempat ini. Dan tiba-tiba Donghae mengajak mereka keluar –walaupun untuk beberapa jam saja– bagaikan sebuah angin segar bagi Jonghyun. Jadi, ia hanya ingin memastikan bahwa rencana pelarian mereka berjalan dengan lancar.

“Tidak sampai tujuhpuluh persen, tapi mereka akan memikirkan jalan itu sebagai pilihan akhir. Otthe? Lagipula aku yakin kalian sudah bosan berada disini, bukan? Aku bahkan lebih bosan dari kalian. Bisa saja aku kabur sendirian, dulu, tapi aku belum mengenal Seoul. Jika bersama kalian, setidaknya kita bisa pulang dengan selamat.” Donghae kembali berusaha meyakinkan Kyuhyun dan Jonghyun untuk mengikuti rencananya.

Jonghyun dan Kyuhyun saling memandang untuk beberapa menit.  Mereka tampak berdiskusi tanpa suara. Well, mereka sepertinya bisa membaca pikiran satu sama lain –karena hubungan mereka yang terlalu melebihi sebagai saudara sedarah. Kyuhyun masih terlihat ragu, walaupun Jonghyun sudah mengatakan setuju dari ekspresinya.

Jonghyun memutuskan diskusinya dengan Kyuhyun dan memandang Donghae. “Oke, aku ikut rencanamu. Tapi jika kita ketahuan –yang aku yakin seratus persen– maka kau yang harus bertanggung-jawab. Itu karena kau yang mengajak kami dan kau juga lebih tua dari kami. Deal?”

Donghae kembali mengangguk dengan antusias. “Deal!!” Lalu Donghae menatap pada Kyuhyun. “Kalau kau, Kyuhyun-ah?”

Kyuhyun menghela nafas dan memandang Jonghyun dengan lekat. “Arraseo, aku ikut. Tapi sebaiknya kita pulang sebelum makan malam –itu pun jika tidak ada seorang pengawal pun yang menemukan kita. Karena seperti kata Jonghyun, kita pasti akan ketahuan.”

Donghae tersenyum lebih lebar. “Yeay!! Gomawo Kyuhyun-ah…” Dan tanpa sadar Donghae memeluk Kyuhyun dengan erat. Kyuhyun tertawa kecil melihat tingkah Donghae dan membalas pelukannya. Sedangkan Jonghyun hanya diam mematung melihat hal tersebut. Entahlah, tapi Jonghyun merasakan bagian tubuhnya terasa sakit melihat keakraban Kyuhyun dan Donghae.

Jonghyun tidak tahu bagian apa yang tidak disukainya. Kyuhyun dan Donghae yang kini lebih akrab padahal yang mempunyai hubungan darah dengan Donghae adalah dirinya, atau Jonghyun merasa bahwa dirinya-lah yang seharusnya tidak berada ditempat ini dengan posisi sebagai Pangeran Hyun yang sebenarnya.

*****

Well, terlalu mengendap akhirnya muncul beberapa inspirasi. belum sepenuhnya selesai untuk part 7 ini. Untuk sementara, preview-nya ajah dulu ya??

Advertisements

11 thoughts on “Preview The President

  1. Hwaaa jonghyun pikiranmu tepat skali,, pasti ngerasa aneh kalo jae lebih “akrab” dgn kyuhyun
    Ada apa ya nanti waktu mereka jalan2 di luar???

  2. Hua q kgn ma ff nuie,ayo saengi dikebut hehe.q ksh smgat dengan doa dan peluk wkwk,hae oppa imut dan poloz bgt,hehe,saenx bkn wonkyu lg dunx jebal saenx,please

  3. Jujur nih…smpai skrng aku msih siapa sih pangeran hyun yg sbenernya…?? Apa memang bener” jonghyun lh pangeran hyun? Atau jngan” kyuhyun? Atau malah dua”nya….msih bingung…

    Lanjut dh eonni

  4. wah hebat banget jonghyun sama kyuhyun diskusi tanpa bicara…. dasar kembar tak sedarah. wkwks
    mau main kemana hae? bawa tali segala. lanjut ne…. penasaran

  5. kok cuma preview sich? cepatan update yg full versionnya. benarkah jonghyun adalah pangeran? kok aku masih ragu. memangnya mereka mau ke mana sich? trs mana pengawal siwon? lanjut dong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s