[SF] Only One Part 14

only one

[Part 14]

“ Dad, apa kau marah?”

Siwon menarik nafas dan masih mengusap lembut rambut putrinya. Setelah Siwon mengantar Kyuhyun dan Jinho pulang, Hyunsa dengan tiba-tiba langsung bermanja-manja dengannya di sofa ruang tengah.

“ Tidak. Hanya Daddy tidak suka jika kau berbohong, sayang. Daddy tahu, Daddy juga pernah membohongimu tetapi bukan berarti Daddy tidak akan mengatakannya padamu, bukan? Daddy hanya mencari waktu yang tepat untuk bicara.”

“ Aku juga begitu Dad. Aku tidak bermaksud berbohong, tetapi aku tidak ingin Daddy merasa kesusahan. Aku bisa menyelesaikannya sendiri, atau meminta bantuan paman Jungsoo. Itu karena aku tidak mau menyusahkan Daddy.”

Siwon mencium kepala Hyunsa dengan sayang dan mengeratkan pelukan pada putri tunggalnya tersebut. Hyunsa mendekatkan diri dan memejamkan matanya, meresapi sentuhan lembut ayahnya yang nyaman.

“ Jangan melakukannya lagi, okay? Ini terakhir kalinya. Mengerti, sayang?”

“ Iya. Aku  mengerti, Daddy.”

*****

“ Kau harus kembali ke Amerika, Dahyun.”

Dahyun sontak membulatkan matanya mendengar ucapan tiba-tiba kakak lelakinya yang menghampirinya yang sedang menonton televisi diruang tengah. “ Mwo? Kenapa aku harus kembali ke sana? Oppa, aku bukan anak kecil yang bisa kau atur-atur seenakmu.”

“ Karena kau bukan anak kecil, maka kau harus mengerti. Kau tidak bisa mendapatkan Choi Siwon. Tidak peduli betapa senangnya Eomma mendapat tawaran perjodohan itu dari Choi Songjoo.”

“ Tapi aku menginginkan pria itu, Lee Hyukjae!”

“ Choi Siwon not a toy, Lee Dahyun!! Dia tidak sama dengan pria-pria yang selalu mengejarmu seperti orang gila! Dia pria dewasa yang mempunyai keluarganya sendiri dan mempunyai kekasih. Kau selalu menganggap semua pria sebagai mainan baru. Kau mendekati mereka, mengencani mereka, dan meninggalkan mereka. Aku selalu acuh pada semua sikapmu selama ini, tapi tidak untuk yang satu ini. Lepaskan Choi Siwon dan kembali ke Amerika. Appa sudah setuju dan kau akan berangkat lusa.”

Dahyun menatap kakak lelakinya dengan lekat. “ Apa kau menganggap kali ini aku hanya main-main, Lee Hyukjae?”

“ Ya. Kau selalu bersikap seperti itu. Bahkan pada Jung Wonhyun. Pria itu mencintaimu dengan tulus walaupun kau sering sekali menyakitinya. Tetapi dia tetap disisimu. Hingga akhirnya, dia benar-benar pergi darimu. Untuk selamanya.”

Dahyun terdiam. Ucapan Hyukjae memukul telak dirinya. Pria yang disebutkan Hyukjae adalah teman sekolah Dahyun yang menyukai gadis itu. Dan karena terlalu menyukainya, Wonhyun menutup mata dan telinganya dari semua hal buruk mengenai Dahyun. Bahkan Wonhyun juga ikut kuliah di New York saat Dahyun mengatakan bahwa ia akan pergi ke Amerika untuk melanjutkan studi.

Pemuda itu terus berada disisi Dahyun, sesakit apapun gadis itu melukainya. Dahyun tentu mengetahui jelas perasaan sahabatnya tersebut tetapi ia memilih untuk menutup mata dan lebih sering pergi dengan lelaki lainnya dan berharap pemuda itu meninggalkannya –atau paling tidak melupakan perasaannya. Namun tidak berhasil.

Hingga suatu hari, Wonhyun harus meregang nyawa demi menyelamatkan Dahyun dari para pria liar yang berusaha memperkosanya. Pemuda itu menunjukan besarnya rasa cinta pada seorang Lee Dahyun dengan kematiannya.

“ Jangan mengungkitnya lagi, Oppa. Itu sudah lama sekali.” Ujar Dahyun datar. Ia mengalihkan pandangannya dari Hyukjae.

“ Tetapi kau tidak bisa melupakannya, bukan? Itukah sebabnya kau mendekati Choi Siwon? Apakah karena wajah mereka yang terlihat mirip?” Tutur Hyukjae.

Dahyun menarik nafas lelah. Ia bangkit dari duduknya. “ Aku mau tidur. Dan aku tidak akan kembali ke Amerika.” Tegasnya untuk terakhir kali, lalu meninggalkan Hyukjae yang masih berada diruang tengah.

Hyukjae menghela nafas panjang. “ Mereka bahkan orang yang berbeda, Lee Dahyun. Tidakkah kau melihat itu?”

*****

Inhyun menutup mulutnya ketika ia menguap kantuk. Pagi ini, Dahyun datang ke rumahnya dipagi buta dan mengajaknya pergi ke sebuah rumah yang tidak pernah ia lihat sebelumnya. “ Jadi, ini rumah siapa? Dan kenapa kita harus seperti pencuri yang sedang mengintai korbannya?”

“ Rumah Choi Siwon. Aku ingin menyelidiki sesuatu.” Ucap Dahyun yang memperhatikan ke sekeliling lingkungan rumah besar tersebut.

Inhyun mengerutkan dahinya. “ Choi Siwon? Jadi, kau masih tertarik dengan pria tua itu?”

Dahyun mendecih jengkel dengan ucapan Inhyun. “ Hey, usianya baru empatpuluh tahun, Inhyun-ah.”

“ Tetap saja dia adalah pria tua. Dia duda dengan satu anak usia delapanbelas tahun, sayang.” Sahut Inhyun.

“ Terserah.” Dahyun kembali memperhatikan rumah kediaman Choi.

Inhyun menghela nafas dan melihat pada rumah tersebut. Tipikal rumah orang kaya pada umumnya, tetapi terlalu besar untuk dihuni oleh dua orang. Namun, rumah tersebut cukup terurus dengan baik. Inhyun lalu kembali memperhatikan Dahyun yang terlihat sangat serius sekali. Rasanya sahabatnya itu sudah menjadi terobsesi dengan Choi Siwon. Terlebih dengan pertemuan terakhir mereka kemarin yang tidak berjalan dengan baik.

“ Hyun-ah, sebenarnya kenapa kita mengintai rumah Choi Siwon? Apa yang sedang kau selidiki?” Tanya Inhyun lagi. Jujur saja, Dahyun tidak mengatakan dengan jelas alasan sebenarnya untuk mengintai rumah Choi Siwon.

“ Aku hanya ingin mengetahui seseorang.”

“ Seseorang siapa?”

“ Tidak tahu. Tapi yang kutahu dia adalah kekasih Choi Siwon.”

“ Kekasih? Dia sudah mempunyai kekasih?! Dan kau masih mengejarnya seperti orang gila?! Oh ya Tuhan, Lee Dahyun!!”

“ Aku juga baru mengetahuinya saat bertemu dengannya kemarin. Dan kini aku penasaran siapa kekasihnya.”

“ Well… kurasa dia wanita yang sangat cantik dan baik.”

Dahyun sontak menatap Inhyun dengan serius. “ Wanita yang cantik dan baik? Mungkin saja. Tapi aku tetap penasaran.”

*****

“ Eh? Jalan-jalan? Kemana?” Seru Siwon dengan keras.

“ Kemana saja. Ayolah ini hari Sabtu dan aku malas dirumah. Ah.. Aku juga ingin latihan bisbol. Sebentar lagi akan ada turnamen.” Tukas Hyunsa yang sibuk memasukkan kotak bekal kedalam sebuah tas. Ia juga sudah mempersiapkan tas olahraga yang berisi peralatan bisbol.

Siwon mengerutkan dahi ketika putrinya menyebut latihan bisbol. “ Kau mau membuat Daddy cidera, sama seperti kau latihan dengan Kyuhyun dulu?”

“ Aku tidak akan melakukannya. Aku sudah lebih bisa mengontrol kekuatan lemparanku. Ayolah.. Lagipula, Woon ajhusi sudah membuat janji dengan petugas penjaga lapangan bisbol. Kita bisa latihan disana.” Sahut Hyunsa.

“ Lapangan bisbol mana?” Tanya Siwon lagi.

“ Seoul Jamsil Stadium.”

“ Ne?!!!” Seru Siwon keras.

Hyunsa mendesah lalu mendorong tubuh Siwon. “ Sudah sana ganti baju! Sebentar lagi Kyuhyun Appa dan Jinho sampai! Aku sudah menghubungi mereka tadi.”

“ Eh, Appa? Sejak kapan kau memanggil…”

“ Ish!! Banyak bicara!! Sudah sana ganti baju!!!”

*****

Hyunsa langsung berlari keluar mobil setelah Jinho memarkirkan mobil Kyuhyun untuk menghampiri Woon yang sudah menunggu mereka di pintu masuk. Jinho mengambil tas bisbolnya dan memanjat keluar mobil. Begitu juga dengan Kyuhyun dan Siwon. Mereka berempat menaiki mobil yang berbeda. Jinho dan Hyunsa dengan mobil Kyuhyun sedangkan Siwon dan Kyuhyun dalam satu mobil milik Siwon.

“ Aku bahkan tidak tahu kalau Woon bisa mendapatkan ijin masuk.” Tukas Siwon.

Kyuhyun hanya tersenyum tipis sembari mengeluarkan keranjang makanan dari kursi belakang mobil Siwon. “ Kurasa karena kakak iparmu itu sangat menyayangi putrimu.” Ujar Kyuhyun.

Siwon tersenyum. “ Yeah, terlalu banyak orang yang menyayanginya. Kuharap dia tidak akan dimanjakan secara berlebihan.”

Kyuhyun tertawa. “ Tapi itu sudah terjadi, hyung. Kau, Jungsoo hyung, Woon-sshi, semua teman-temanmu, bahkan ayahmu sudah sangat memanjakannya.”

“ Kau juga, bukan?”

Kyuhyun mengangguk. Ia menatap Hyunsa yang kini berlari-lari dengan kegirangan melihat stadium besar yang dijadikan sebagai tempat pertandingan nasional tersebut. “ Kurasa, Hyunsa gadis yang manis walaupun seringkali keras kepala dan juga menyebalkan. Tapi kesan berikutnya, dia benar-benar mengagumkan. Kau beruntung mendapatkan putri seperti dia, hyung.”

Siwon tersenyum dan merangkul bahu Kyuhyun. “ Yeah, kurasa itu adalah satu-satunya yang paling kusyukuri dari Nahyun.”

*****

“ Hey, mereka berangkulan. Kau yakin, namja itu adalah sekretaris Siwon?” Tukas Inhyun. Dahyun hanya mengangguk sembari terus memperhatikan Choi Siwon dan orang-orang disekitarnya.

“ Mereka akrab sekali.”

Dahyun terkejut. Ya, mungkin jika dilihat hanya sekali Siwon hanya berusaha bersikap baik pada sekretarisnya sendiri. Tapi jika lebih diperhatikan, Siwon terlalu baik pada sekretarisnya. Rangkulan dan pelukan –yang sebelumnya ia saksikan saat Kyuhyun datang ke rumah Choi– seorang Choi Siwon pada Kyuhyun terkesan  bermakna intim dari apa yang terlihat.

“ Mungkinkah…?”

Dahyun lalu memanjat keluar mobil membuat Inhyun berteriak. “ Hey, kau mau kemana?”

“ Kamar mandi. Kau tunggu disini saja. Setelah aku kembali, kita cari sarapan. Okay.” Dan tanpa mendengar persetujuan dari Inhyun, Dahyun langsung berlari menuju stadium.

Inhyun menghela nafas jengkel. “ Kenapa pula aku mau dipaksa ikut olehnya?”

*****

“ Katakan padaku, dengan apa Hyunsa memaksamu Woon? Jujur saja, Jamsil Stadium?” Woon hanya tertawa kecil melihat reaksi Siwon. Ia tersenyum dan menepuk bahu Siwon.

“ Dia tidak memaksaku, Siwon. Hyunsa hanya memintaku mencarikan stadium bisbol yang bisa disewa selama beberapa jam. Dan kebetulan aku sedang mengurus renovasi stadium ini, jadi sekalian saja. Lagipula aku sudah mendapatkan ijin.” Ucap Woon.

Siwon menghela nafas. “ Tapi tetap saja. Aku bahkan sangat berharap kau tidak memanjakan Hyunsa seperti diriku, Jungsoo atau semua orang dari keluargaku. Hyunsa terkadang menjadi gadis yang manja yang menyebalkan. Tapi sepertinya keinginanku hanya sebuah mimpi. Kau juga ikut memanjakannya, seperti Kyuhyun.” Sahut Siwon sembari memperhatikan putrinya yang kini berlatih lempar dengan Jinho dan Kyuhyun.

Woon kembali tertawa. “ Hyunsa mungkin menyebalkan, tapi dibalik sikapnya itu dia hanya ingin berbuat baik. Terutama padamu. Lagipula, orang pertama yang seharusnya disalahkan atas manja-nya putrimu itu adalah dirimu sendiri. Aku ingat betul saat Jungsoo bercerita ketika Hyunsa berulangtahun yang kedua, kau memberikannya sebuah hadiah yang tidak pernah diberikan orangtua manapun pada anaknya yang masih kecil. Tch.. Seekor Kuda? Hyunsa bahkan tidak pernah menungganginya.”

“ Hey, Saat itu aku sedang bingung. Dan saat itu aku sedang tertarik untuk berkuda. Makanya kubelikan. Tapi pada akhirnya, Liz harus mati saat Hyunsa berusia enam tahun. Ah, Hyunsa bahkan tidak ingat dengan Liz.”

“ Ah, sudahlah. Sana ikut bermain. Ingat, waktu kalian hanya sampai jam satu siang. Aku akan kembali lagi untuk mengingatkan kalian. Selamat bersenang-senang.”

Siwon mengangguk. “ Terima kasih, Woon.”

Setelah Woon pergi, Siwon berjalan masuk kedalam area lapangan. Saat itu Kyuhyun tengah mencoba menangkap bola yang dilemparkan oleh Hyunsa. Tapi karena tidak memperhatikan, akhirnya Kyuhyun malah tersandung oleh kakinya sendiri dan terjatuh. Sontak Siwon langsung berlari menghampiri Kyuhyun. Diikuti oleh Hyunsa dan Jinho.

Siwon membantu Kyuhyun untuk duduk. “ Kau tidak apa-apa?”

Kyuhyun tertawa dan menggeleng. “ Hanya tersandung. Tidak sakit, hyung. Hyunsa-ya, kau bilang hanya latihan. Jangan melempar terlalu jauh.”

“ Maaf, tidak sengaja. Sepertinya aku akan latihan dengan Jinho saja. Tapi Appa tidak apa-apa, bukan?” Hyunsa kembali memastikan. Kyuhyun menggeleng dan berusaha untuk berdiri dengan bantuan Siwon.

Kyuhyun lalu mengacak rambut Hyunsa. “ Lihat? Aku baik-baik saja. Jangan khawatir.”

Hyunsa tersenyum tipis dan menatap Jinho. “ Kita berlatih berdua saja, Jinho-ya.”

Jinho mengangguk. “ Hyung, istirahat saja, ne.”

Kemudian Jinho dan Hyunsa kembali pada posisi mereka untuk meneruskan latihan. Sedangkan Kyuhyun dibantu Siwon kembali ke area pinggir lapangan. Walaupun sepertinya tidak terkilir parah, Kyuhyun sedikit menyeret kaki kanannya. Siwon memperhatikannya dengan serius.

“ Kau benar-benar tidak merasa sakit? Jangan berbohong, Kyuhyun.” Ucap Siwon.

Kyuhyun mendesis jengkel. “ Sudah kubilang tidak apa-apa, hyung. Tidak sakit.” Lalu Kyuhyun sedikit mengangkat celananya. “ Lihat, tidak biru. Tidak parah, hyung.”

Siwon menghela nafas pendek.

“ Ahh… kau benar-benar kekasih yang keras kepala.” Omel Siwon tapi Kyuhyun hanya terkekeh.

*****

Hyukjae menghela nafas. “ Aku tahu, Eomma. Tapi Choi Siwon jelas-jelas sudah menolak perjodohan itu. Ayolah, Eomma. Dahyun bahkan sudah kembali pada kebiasaannya yang dulu. Dia bahkan sudah sangat terobsesi dengan Choi Siwon.”

“ ….”

“ Ani, Eomma. Aku menyayangi Dahyun. Aku juga ingin dia bahagia. Tapi jika kebahagiannya itu membuat orang lain lebih menderita, maka aku tidak bisa tinggal diam. Jikapun Dahyun dan Choi Siwon menikah pada akhirnya, tidak ada satu diantara mereka yang bahagia Eomma.”

“….”

Hyukjae mengusap wajahnya yang terlihat lelah. Sudah hampir setengah jam, ia berdebat dengan Eomma-nya sendiri mengenai masalah Dahyun. Dan Eomma-nya ternyata sama keras kepalanya dengan adiknya.

“ Putri Siwon juga sudah menolak Dahyun. Bahkan saat pertemuan pertama mereka bersama Choi Songjoo. Dan, kebetulan aku adalah pelatih Choi Hyunsa di sekolahnya. Dia mengatakan sendiri padaku rasa tidak sukanya pada Dahyun.”

“….”

Hyukjae terlihat sangat shock mendengar sahutan dari Eommanya. “ Eomma!! Jangan mengatakan itu pada kakeknya. Lagipula, Hyunsa juga berhak memutuskan. Bagaimanapun siapapun orang yang akan menikah dengan Choi Siwon akan menjadi orangtua-nya. Kenapa Eomma menjadi sangat egois sama seperti Dahyun?! Eomma, seharusnya bisa mengerti perasaan Hyunsa.”

“….”

“ Terserah Eomma mau mengatakan apa. Tapi aku tidak akan mengijinkan Dahyun menghancurkan kehidupan orang lain lagi. Sudah cukup satu keluarga yang menjadi korban keegoisannya. Dan aku harap, Eomma akan memikirkan hal ini dengan baik-baik.”

Kemudian Hyukjae memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak. Ia memejamkan mata sembari memijat keningnya dengan keras. Rasa berdenyut itu kembali datang dan terasa lebih parah. “ Ahh… bahkan hanya karena mengurus masalah Dahyun, migren-ku kembali kambuh. Adik menyusahkan.”

*****

Siwon tersenyum bangga melihat Hyunsa yang sedang sibuk berlatih dengan Jinho. Ia mungkin jarang –atau hampir tidak pernah– datang menyaksikan pertandingan Hyunsa selama ini. Tapi Siwon tahu persis bagaimana kerasnya sang putri berlatih untuk menghadapi pertandingan setelah ia diterima di klub bisbol. Hyunsa bukanlah gadis yang mudah tertarik dengan sesuatu hal. Tapi ketika ia sudah merasa tertarik dan nyaman seperti bisbol, Hyunsa tidak akan bermalas-malasan. Dan Siwon juga tahu bagaimana kecewanya Hyunsa harus menolak ikut kualifikasi untuk team nasional.

Kyuhyun yang –dipaksa dengan sangat dekat untuk– duduk disebelah Siwon, juga tanpa sadar tersenyum. Selama dua tahun menjadi sekretaris Siwon, ia banyak mendapat hal baru dari Siwon dan Hyunsa setiap harinya. Rasanya, ia cukup beruntung mengenal keluarga kecil tersebut dan ia harus berterima-kasih pada Jinho juga.

“ Kapan pertandingan pertama mereka?” Tanya Siwon tiba-tiba.

“ Hyung mau menonton?”

Siwon mengangguk. “ Selama ini aku tidak pernah berhasil datang menonton. Aku harus memastikan kalau jadwalku benar-benar kosong.”

“ Aku akan mencari informasinya dan memesankan tiket untukmu, hyung.”

“ Dua tiket, okay?”

Kyuhyun mengerutkan dahi. Siwon menoleh dan tersenyum. “ Tentu saja berdua denganmu, bodoh.” Siwon terkekeh.

Kyuhyun tersenyum dan mengangguk. Siwon lalu mengusap kepala Kyuhyun lembut. Tapi tiba-tiba terdengar suara teriakan Hyunsa.

“ Daddy!!! Ayo ikut main!!”

Siwon menghela nafas. “ Haruskah aku ikut bermain? Hyunsa suka sekali bermain kasar.” Kyuhyun tertawa dan memberikan glove yang masih ditangannya pada Siwon sebagai jawabannya.

Siwon menyerah dan mengambil glove tersebut. “ Aku akan segera kembali.” Tukasnya. Dan sebelum berlari menghampiri Hyunsa dan Jinho, Siwon masih sempat untuk mencium pipi Kyuhyun. Yang disambut oleh suara tidak senang dari Hyunsa. Sedangkan Jinho hanya terkekeh melihatnya.

Kyuhyun memperhatikan Siwon yang kini bersiap pada posisinya –tempat yang sama dengannya tadi. Kemudian Hyunsa bersiap melemparkan bola kearahnya. Dengan sedikit perhitungan, Siwon berlari mundur untuk menangkap bola tersebut. Walaupun akhirnya, bola tersebut malah jatuh jauh dari posisi Siwon.

“ Daddy, tangkap yang benar!!” Protes Hyunsa. Kyuhyun hanya tertawa melihatnya.

“ Ah, kau berisik sekali!” Siwon lalu memungut bola itu. “ Jinho-ya…” Siwon lalu melemparkan bola itu kearah Jinho dan berhasil ditangkap dengan baik.

Dan Jinho kemudian melemparkannya pada Hyunsa, yang dilanjutkan kepada Siwon lagi. Seterusnya selalu begitu hingga sepuluh menit. Beberapa kali Siwon tidak berhasil menangkap bola yang dilemparkan Hyunsa –karena terlalu tinggi dan terlalu jauh. Siwon seringkali protes pada Hyunsa, tapi tidak pernah digubris oleh putrinya.

Kyuhyun hanya sesekali tertawa mendengar perdebatan Hyunsa dan Siwon sedangkan Jinho lebih banyak diam tak berkomentar. Kyuhyun lebih banyak memperhatikan ketiganya dan tidak menyadari ada seseorang yang menghampirinya.

“ Jadi, kau orangnya.” Kyuhyun terdiam. Ia lalu menoleh dan serasa seperti mati ditempat. “ Kau adalah kekasih Choi Siwon, Sekretaris Cho.”

*****

Inhyun mendengus kesal. Dahyun sudah pergi selama sepuluh menit tapi belum kembali. Ia melirik ponsel milik Dahyun yang tertinggal di mobil, sehingga ia tidak bisa mengirim pesan untuk menyuruh Dahyun lebih cepat. Tapi kemudian ponsel Dahyun bergetar.

Inhyun mengambilnya dan melihat nama Hyukjae.

“ Eoh? Hyukjae?” Inhyun kemudian menimang ponsel itu untuk memutuskan apakah ia harus membaca pesan tersebut atau tidak.

Inhyun menatap ponsel ditangannya dan kembali mendengus. “ Biarkan saja. Dahyun akan mengamuk jika aku membaca pesan tanpa ijinnya.” Kemudian ia menaruh kembali ponsel Dahyun.

Namun, Inhyun merasa sedikit penasaran dengan pesan yang dikirimkan oleh Hyukjae tersebut. Tangannya kembali meraih ponsel Dahyun. “ Kurasa tidak masalah. Lagipula bisa saja Hyukjae mengirim pesan darurat.”

Dan Inhyun membaca pesan tersebut.

From: Hyukjae

Aku sudah memesankan tiket pesawat untukmu. Minggu depan kau harus kembali ke Amerika. Dan aku tidak menerima penolakan. Ini demi kebaikanmu, Dahyun.

Tinggalkan dan lupakan Choi Siwon.

*****

Kyuhyun sontak berdiri dan meninggalkan lapangan. Dia bahkan tidak perlu menoleh kebelakang untuk mengetahui bahwa orang itu mengikutinya. Kyuhyun menuju kesalah satu koridor yang sepi.

Kyuhyun menarik nafas lalu berbalik untuk menghadapi orang tersebut.

“ Kenapa anda bisa berada disini, nona Lee?”

Orang itu yang dipanggilnya nona Lee –Lee Dahyun, tersenyum sinis. “ Kenapa? Apa ini tempat pribadi? Stadium ini tempat umum, Sekretaris Cho.”

Entah, Kyuhyun kini merasa tenggorokannya menjadi kering. Ia menarik nafas lagi dan sedikit melirik kearah lapangan dimana Siwon, Jinho dan Hyunsa masih bermain. Dan Kyuhyun tidak ingin mereka mengetahui kedatangan Dahyun sekarang.

“ Ya, itu memang benar. Maaf.”

“ Kenapa kau harus minta maaf, Sekretaris Cho? Kau tidak membuat kesalahan apapun, benar?”

Kyuhyun tidak menjawab apapun. Dahyun menghela nafas dan berjalan mendekati pria itu. Dahyun memperhatikan Kyuhyun dengan lekat, dengan tangannya yang kemudian bergerak menyentuh pakaian Kyuhyun.

Kyuhyun hanya terdiam dengan sikap Dahyun tersebut. Ia tidak tahu harus berbuat apa tapi Kyuhyun juga tidak ingin Siwon ataupun Hyunsa melibatkan diri. Dahyun berjalan lebih dekat dan membuat Kyuhyun menjadi mundur hingga punggungnya bertemu dengan dinding.

Dahyun tersenyum dan mendekatkan wajahnya pada Kyuhyun. “ Jadi, seperti ini calon pasangan hidup seorang Choi Siwon. Tidak ada yang begitu menarik. Kecuali…” Tangan Dahyun menyentuh wajah Kyuhyun. “ Wajahmu.”

“ To-tolong jaga tangan anda, nona.”

“ Waeyo? Kau tidak suka disentuh oleh gadis, atau Sajangnim Choi tidak suka Sekretaris Cho-nya disentuh oleh orang lain?”

“ Saya sudah mengatakannya dengan baik-baik, nona. Singkirkan tangan anda.”

“ Kalau aku tidak mau? Apa yang akan kau lakukan, Sekretaris Cho?” Dahyun masih terus menyentuh wajah Kyuhyun. Bahkan kini sudah menuruni bagian leher Kyuhyun.

Kyuhyun menahan nafasnya dan mendorong tubuh Dahyun agar menjauh darinya. “ Saya sudah mengatakannya dengan baik-baik. Jadi, jangan menyalahkan saya. Apa yang anda inginkan, nona Lee?”

Dahyun tertawa kecil. Ia lalu melipat kedua tangannya didepan dada, memandang Kyuhyun dengan angkuh. “ Choi Siwon. Bisa kau memberikannya padaku?”

“ Sajangnim Choi bukanlah barang yang bisa berpindah tangan, nona Lee.”

“ Aku tahu. Maka dari itu, kau yang harus meninggalkannya. Walaupun aku tidak bisa memilikinya maka kau juga tidak boleh. Tinggalkan dia. Kalau perlu menghilanglah dari kehidupannya.”

“ Anda tidak bisa mengancam saya, nona Lee.”

“ Aku tidak sedang mengancammu. Aku sedang memberikan pilihan padamu, Cho Kyuhyun-sshi. Tinggalkan Choi Siwon atau kau yang akan dipaksa meninggalkannya. Kau tahu bukan, Choi Songjoo tidak akan senang mendengar bahwa putranya akan menikahi sekretarisnya sendiri.”

Kyuhyun mengepalkan tangannya. “ Dan bukankah anda sendiri mendengar ucapan Siwon hyung kemarin? Anda telah diperingati untuk tidak menggunakan hal ini sebagai ancaman.”

“ Kau terlalu percaya diri, Kyuhyun-sshi. Walaupun Siwon akan membela dan mempertahankanmu, tapi Choi Songjoo bukanlah lawan yang tepat untukmu. Sekeras dan selama apapun kau tetap bertahan disisi Siwon, selama itu pula Siwon dan putrinya akan menderita karenamu. Kurasa kau mengenal betul sifat atasanmu tersebut. Apalagi putri kesayangannya. Mereka mungkin akan menentang Choi Songjoo demi dirimu, tapi apakah itu pantas? Apakah pengorbanan mereka setimpal?”

Kyuhyun tidak memberikan argumen. Ada beberapa hal dari ucapan Dahyun yang kemungkinan memang benar adanya. Kyuhyun tidak akan bisa menentang Choi Songjoo, terlebih jika menyangkut Siwon dan Hyunsa. Kepalan tangan Kyuhyun mengendur. Dan Dahyun tersenyum.

“ Pikirkanlah baik-baik. Apakah seorang pria seperti dirimu cukup pantas mendapatkan pengorbanan yang begitu besar dari seorang Choi Siwon?”

Dahyun kemudian meninggalkan Kyuhyun.

*****

Hyunsa melemparkan bola lagi pada Siwon. Sebelumnya ia menyadari bahwa Kyuhyun tidak lagi terlihat dilapangan. Hyunsa melepaskan glove dari tangannya dan berlari ke pinggir lapangan.

“ Aku ke toilet sebentar.” Seru Hyunsa. Dan membiarkan Jinho bermain dengan Siwon saja.

Hyunsa berjalan disebuah koridor –berharap menemukan Kyuhyun. Tapi tidak ada disiapapun. Hyunsa sedikit berlari kecil menuju kearah toilet untuk mencari Kyuhyun. Tanpa pikir panjang Hyunsa memasuki toilet laki-laki dan sedikit menghela nafas.

“ Appa disini rupanya.” Tukas Hyunsa sembari menghampiri Kyuhyun yang sedang mencuci tangannya di wastafel. Well, entah kenapa Hyunsa menjadi lebih senang memanggil Kyuhyun dengan sebutan Appa ketimbang Oppa. Dan lagipula tidak ada salahnya, bukan?

Kyuhyun tidak bergeming. Ia hanya menatap kedua tangannya yang berada dibawah aliran air. Hyunsa kini menatapnya dengan sedikit khawatir. “ Appa…”

Kyuhyun menghela nafas. “ Jangan memanggilku begitu, Hyunsa. Aku belum menjadi Appa-mu. Panggil seperti biasanya saja.” Kemudian ia mematikan keran air dan mengambil beberapa lembar kertas tisu untuk mengeringkan tangannya.

Kyuhyun lalu membuang kertas tisu itu dan beranjak meninggalkan toilet, tapi Hyunsa menahan lengannya. Kyuhyun menatap Hyunsa dengan lekat. “ Ini toilet pria, Hyunsa. Tidak seharusnya kau masuk kesini, sayang.”

Kyuhyun berusaha melepaskan lengannya tapi Hyunsa makin mencengkramnya lebih keras. Kyuhyun kembali menghela nafas. “ Ada apa Hyunsa?”

“ Seharusnya aku yang bertanya. Ada apa denganmu? Tadi sikapmu masih baik-baik saja, tapi kenapa sekarang kau berbeda?”

Kyuhyun mencoba tersenyum. Tapi Hyunsa tidak berhasil melihat senyuman itu. “ Aku masih baik-baik saja, Hyunsa. Sekarang lebih baik kita kembali ke lapangan.”

Hyunsa hanya memandangi punggung Kyuhyun yang sudah menghilang dari pandangannya. Hyunsa menarik nafas dan berjalan keluar dari toilet pria terus menuju lapangan. Kini Kyuhyun ikut bermain dengan Jinho dan Siwon.

Hyunsa melihat Kyuhyun tertawa. Tapi entah, ia merasa ada yang aneh. Sesuatu terjadi tanpa sepengetahuannya dan itu buruk. Hyunsa menghela nafas lagi. Ia lalu mengambil bat dari dalam tas.

“ Kita bermain serius sekarang. Aku dengan Daddy, Jinho dengan Kyuhyun…” Terdapat jeda, sebelum akhirnya Hyunsa kembali berbicara. “ Jinho dengan Kyuhyun Oppa. Jinho-ya, bersiaplah.”

Semua orang dibuat terkejut dengan keputusan tiba-tiba Hyunsa yang ingin bermain serius. Siwon lalu berjalan menghampiri Hyunsa. “ Hey… Hyunsa sayang, kenapa tiba-tiba?” Tanya Siwon.

Hyunsa menggeleng. “ Aku dan Jinho akan menghadapi turnament. Kami tidak akan bermain terlalu kasar. Jinho-ya, kau jadi pelempar!” Seru Hyunsa pada Jinho yang berdiri didekat Kyuhyun.

Jinho mendesah dan menatap Kyuhyun. “ Hyung, posisimu base ketiga dan keempat. Karena dua lawan dua, semua orang mempunyai posisi double.”

Kyuhyun menatap pada Hyunsa beberapa detik, lalu menuju posisi-nya. Hyunsa menghela nafas dan menatap Siwon. “ Daddy, kau pemukul kedua. Ayo kita bermain!!”

*****

Dahyun kembali dengan sebuah senyuman yang sedikit menakutkan –menurut Inhyun. Dahyun memasang seatbelt dan menyalakan mesin mobil. Tapi sebelum melajukan mobil, Dahyun kembali memandang kearah stadium.

“ Kau kenapa? Terjadi sesuatu?” Tanya Inhyun.

Dahyun menatap Inhyun dan menggeleng. “ Ani. Tidak ada apa-apa. Kita makan dulu, ne.”

Inhyun mengangguk. “ Ohya, kakakmu mengirim pesan. Maaf, aku membacanya.”

Dahyun sontak mengambil ponselnya untuk membaca pesan dari Hyukjae tersebut. Tapi ia tidak menunjukkan reaksi apapun. Dahyun menyimpan kembali ponselnya dan melajukan mobilnya meninggalkan area stadium.

“ Permainan baru saja dimulai, nona kecil.”

*****

NOTE: It’s kinda short. I know and i’m sorry. But i got lost for this story. so.. yeah, here you go. enjoy.. kkkk diposting dalam perjalanan pulang dari puncak. jadi, yaaa masih berantakan gini.

Advertisements

37 thoughts on “[SF] Only One Part 14

  1. aggh apa-apaan itu Dahyun! mau coba menggeretak Kyuhyun, eoh? kuharap Kyu ga terpancing sama perkataan nona Lee.
    hmm cinta sejati memang banyak rintangannya ya…
    sebenarnya hampir lupa sama part sebelumnya. kkkk~

  2. Aahh kesel bgt ma dahyun,tuh cewek terobsesi bgt sh udh dtolak jg msh z ngejar+ pke cara licik lgi…
    Kyu jgn terpancing ma tuh cwek ,,ok..

  3. Astaga,hubungan wonkyu dalam bahaya,duuuh,mudah2n kyu ga ninggalin siwon,ataupun sebaliknya,jangan gentar y kyu#puk2 kyuhyun
    Dan semoga dahyun segera di kirim ke blackhole sama tuhan,kkkk

  4. oh god dahyun jahat bgt pengen jambak rambutnya…. please kyu jngn menyerah gitu saja walau yg dikatakan dahyun ada benarnya….
    dahyun psyco ya terobsesi bgt….
    dan hyunsa jg punya banyak kepribadian ….
    lanjut :’)

  5. Asssshhhh kyuhyun jangan kalah sama dahyun yg menyebalkan itu, jangan didengerin kata2nya, jangan sampe gara2 itu hubungan kyu ama hyunsa jadi canggung lagi .. :[
    Tp kayaknya hyunsa bisa nebak, ada yg aneh dengan kyu, smoga nanti hyunsa atau siapalah bisa nolongin kyu,

  6. ohmygod!!!Dahyun pngin q jmbak rmbuttx.jhat bgt sh kmu maw mishin wonkyu.pke ‘ngncam” kyumom lgi.

    Klo mnurt q sh,kyumom psti kpengruh ma ancmanx dhyun.krn prasaanx kyu kn lmbut n hlus bgt.dia mna bis ‘ngliat wondad ma hyunsa mnderta gra” mmbelax dn mmperthanknx.jdi kyumom psti maw ‘ngjauhn wondad.y wlopun i2 akn mmbwatx mnderta jug.

    Please kyumom, jngn gentr ma ancmanx dhyun.anak”mu(WKS) kn sllu mndukngmu.jdi prthankn ne cntamu ma wondad.

    Jeogmal gomawo ne eonn dh update tpat wk2 n ssuai jnjimu.
    -dlnjut ne…
    *keep healty n ttp smangt.
    SEMANGAT!!!

  7. akhirnya ff ni update
    uda agak lupa ma ni ff
    kekekekeekek

    oh my god
    dahyun bkin saia mau jambak aj
    knpa rsak kbhagiaan orng aj
    sii kyu jd glau bdai gt
    huuuuh sebel

    ok siiip
    lnjuuuut ne
    dgn agak pnjang tentu ny
    keep writing

  8. Si dahyun menakutkan jga,pake ngancem kyu…dia sakit ya.dia terobsesi utk mendptkan siwon.hufft moga hyukkie mampu membwanya kembli ke amerika
    semoga hyunsa jga siwon menyadari perubhan kyu dan tahu dg apa yg terjdi dgnya

  9. ASTAGAAAAA !!! dahyun nenek sihir datang lg !
    aissh..bener2 pen aku jambak tuh yeoja .
    bisa2’a dia mengelabui kyu biar ngejauhi siwon .
    errr..
    ini part’a hambar bgt saeng,ga ada wonkyu moment’a yg romantis u,u
    hiaaks..mudah2an aja hyunsa bisa nebak apa yg trjdi sma kyu,nd bisa cepet mnyelesaikan prmainan bodoh dahyun itu .
    sumpah ya jengkel bgt sma yeoja 1 itu .
    grrr >.<

  10. akhirnya update hehe hua tmbh menegangkan apa2an thu dahyun ngancem2 g jelas ampun dechh pokoknya singkirkan dahyun hehe.and kyu omongan dahyun angep.anginnn laut ajah hehe.saenx ayo smngat bikin ff wonkyu yg bnyk hehe.gomawo

  11. akhirnya update jg. apa2an sich lee dahyun, lama2 dia bisa jd syco kl terlalu terobsesi ma siwon. babykyu…please jng menyerah, jng dengarkan kata2 lee dahyun. apapun yg terjadi wonkyu akan sll bersama, rintangan dan cobaan akan mereka hadapi bersama.

  12. Haaaa annyeong hyunsaaaa,kangen bgt sm ff ni….
    Lee dahyun…g nyangka dis msih trobsesi,dikira stalah kjdian d restoran itu bakal mndur..?!
    Part dahyun banyak ngmbil slot di chap ini…apa sgitu bsarnya peranan dahyun?!
    Oh ayolah kyu….itu hnya gertak smbal aja aniya?mdh2an kyu g bner2 trpengaruh….
    Lucu lhooooo hyunsa manggil kyu dg sbutan appa…kkkkkkk

  13. Ah, gilaaaaa! Ini Dahyun harus diapain dulu coba?? T.T
    Oke, sepertinya rencana Dahyun yg ngebuat Kyu menjauh sedikit sukses. Bukan karena dia hebat, tp karna Kyu takut dia menyakiti Siwon & Hyunsa :’)
    Aku jadi ngebelain Hyukjae sekarang :’D
    Kira-kira, apa Dahyun bakal beneran ngadu ke Kakek Choi ya?? .-.
    Kalo iya, oh aku menunggu bagian itu!! Hahahaha 😀

  14. Kyaaaaaa…si dahyun bikin emosi nie >.<
    Ayooo hyukjae oppa singkirkan si dahyun ,agar gk ganggu wonkyu lagi 😀
    Hohohoho

  15. Aaaaa!!!!!!! Aku benci banget sama karakter dahyun :@ jahat bner sih……

    Aduhh smoga aja kyu ga kemakan sama omongan dahyun jngan smpai kyuhyun mlah ninggalin siwon nnti…

    Lanjut unnie

  16. Uwoo
    hyunsa manggil kyu appa,
    hahay
    itu di dahyun rese amat lah,siwon itu cintanya sama kyu tau
    dia gk akan berpaling
    mana pake acara ngancem lagi
    jahat banget dahyun
    lanjuut

  17. ih menyebalkan deh dahyun so kecntikan bgd deh tuh cewe,,hehehehe..
    choi songjoo mungkin belum tentu akan lgs menerima anaknya brubah menjdi gay..
    tapi bukankah choi songjoo pun jg merasa kyu org yg baik..
    apalagi melihat siwon yang sudah terlalu lama menjadi duda, ya aku harap dy bijaksana..
    walo hal ini tabu..
    toh choi songjoo pun sngt mnyayangi anak dan cucu nya kan?
    mereka memilih kyuhyun terus harus apa lagi?
    smoga.. aja kyu ttp bertahan..

  18. Ugh ada apa dengan dahyun?
    kenapa makin menyebalkan jadi
    pengen bejek2 deh
    Aduh kiyubaby jangan
    terpengaruh dung…moga aja
    hyunsa punya cara tersendiri
    buat nyelametin hub wonkyu
    Btw itu yg jd jung wonhyun
    kasian amat jd
    Makin bt ma dahyun

  19. tadinya aku pgn peluk kamu gara2 liat ff ini update tapi gajadi deh aku mau ngamuk ke kamu aja gara2 udah bikin kyu menderita gitu :””(

    dahyun sakit jiwa ihhhh. serem.
    ih apa sih tuh eomma dahyun malah ngebiarin anaknya jd b*tch. kesel.

    ah die jgn buat wonkyu pisah dong :”'(

  20. Akhirnya update juga…senangnya….dahyun emang cocok kalo berhadapan sama hyunsa ..sama2 agak ekstrim he..he…tp kyu???kyu mulai goyah nich mikirin kata katanya dahyun….jd penasaran lanjutannya nich…

  21. iiiish pengen geplak tu yeoja ga tau diri.
    kyu juga kenapa diem aj gitu?
    iiish ga mau kyu jadi terlalu sabardah.
    mana kyu yang evil??
    aigooo mestinya dijambak aj tu orang.

  22. This Is the most AMAZING story 😀 n UNIQUE plot …. 😀 i fall in love with this fic hehehe …… in previous chapter where hyunsa kissed kyu n kyu also kiss her back it’s really bad i feel sad for siwon .. i wonder what will happen when he know about this 😀 but i know kyu loved siwon so much maybe it’s just an attraction toward girl or maybe it’s possible hyunsa is involved in dahyun’s plan to get kyu for herself 😀 but when hyunsa accept kyu as her appa then i also start to like her 😀 n about this chapter it increase my curiosity what will dahyun do in next chapter 😀

    ❤ ^^

  23. . aishh ! lee dahyun ! lee dahyun ! benar” org yg menyebalkan .
    . ternyata hanya gara” wajah daddy mirip seseorg d masa lalu na dy ingin menghancurkan kebahagian org laen . hanya untuk obseso na yg menyebalkan .
    . ibu.lee dahyun jg sama gila na dg anak.na ckckck .

  24. aigoooo dahyun bener2 wanita iblis…. putus asa baca nih efef ggra baca part 24 kmrin….
    kapan wonkyu akan happy end…. *guncang2 bahu author*
    aigoo aku berharap kyu gk bakal terpengaruh apapun tp dia terlalu menyayangin ayah- anak Choi…. (✖╭╮✖)
    lanjut ah…

  25. Sebenarnya apa yang dilakukan Dahyun itu hanya akan membuat semua orang yg terlibat menjadi terluka termasuk dirinya sendiri. Dahyun sendiri tidak akan pernah mendapatkan apa yang dia inginkan.
    Mudah2an Kyu tidak akan terpengaruh oleh omongan wanita itu, tapi melihat reaksi dia sepertinya Kyu mulai terpengaruh. Hopefully everything will be ok

  26. Eddeehhh si dahyun batu, keras kepala, kekeeuuhhh aja sama “permainannya”. Nyebelinn. Tuh kan ini yang aku takutin, dahyun pasti punya seribu akal buat bikin hubungan wonkyu retak. Boleh aja kemaren dia yang diem, canggung, dan merasa dipukul telak tapi ada aja cara buat balikin keadaan. Adeeuhhh. Eommanya juga sebelas dua belas kayanya sama sifat dahyun. Setidaknya ada hyukjae yang bener. Ga pengen dahyun ganggu ketenangan hidup Siwon. Kalo dahyun pasti “buah jatuh tidak jauh dari poonya” tapi kalo hyukjae “buah jatuh menggelinding jauh dari poonnya” ^^

    Siap siap aja liat something hurts wonkyu so bad.

  27. Bener2 deh tuh cewek licik bgt…
    Bisa2 nya dia ngancam kyuhyun…
    Tp kayaknya kyuhyun terpengaruh tuh sama ancaman daehyun, buktimya tiba2 dia bersikap dimgin ke hyunsa..
    Bner2 rumit hubungan wonkyu…

  28. Trnyata dahyun pnya obsesi sperti itu pda siwon,,,,hyukjae bnr2 mnunjukan drnya sbagai kak yg baik,,,,dahyun pernah mnghancurkan 1 kluarga,,dn skrg mncoba mnghancurkan 1 kluarga lgi….sungguh ktrlaluan,,,,,
    kyu knp msti kalah dr dahyun,,,q pkir sdkit kluar dr zona aman ‘good boy’ untuk mnghadapi dahyun…..hyunsa kecewa krna kyu brubah,,,padahal hyunsa sdh mnaggil kyu appa!!

  29. Wah makin seru j nih….penasaran bgt m kisah selanjutnya….akkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk q pingin bgt liat kyuhyun jelma jd iblis buat nyingkirin dahyun ihhhh gemes m t yeoja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s