[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 13

TF3

New Destiny

Hongjae menghela nafas panjang. Kini ia sendirian di ruang perpustakaan dengan segelas wiski ditangan kanannya. Setelah makan malam, ia lebih memilih menyendiri di perpustakaan. Ji In sedang sibuk dengan istrinya sedangkan Siwon memilih untuk menginap di rumah sakit. Ini sudah dua minggu setelah peristiwa naas kecelakaan Kyuhyun. Dan kondisi pemuda tersebut semakin membaik. Banyak orang yang merasa senang akan hal itu. Tidak semua orang senang akan hal tersebut.

Hongjae kembali menegak wiski dalam satu tegukan. Hongjae menghela nafas pelan kemudian ia berbalik dan berjalan menuju meja untuk menaruh gelas wiski tersebut. Kemudian beliau berjalan menuju sofa diruang tersebut. Beliau kembali menghela nafas setelah ia menjatuhkan tubuhnya diatas sofa tersebut.

“ Paman Namhyun? Lalu Cho Saehyun?”

Tiba-tiba malam ini, Hongjae kembali teringat dengan perbincangannya bersama dengan Gyushik saat mereka tidak sengaja bertemu di rumah sakit kemarin. Hongjae yang berniat menjenguk Kyuhyun pasca kecelakaan itu, malah bertemu dengan Gyushik. Saat itu Hongjae melihat Gyushik sedang berbicara dengan dokter yang menangani Kyuhyun. Terselip perasaan curiga karena Gyushik bukanlah tipe paman yang akan memperhatikan keponakannya dengan baik, walaupun atas perintah Cho Hyunjo, Hongjae masih sanksi pada perbuatan Gyushik. Terlebih setelah ia mencoba mengkonfrontasi Gyushik, jelas sekali kilat mata licik dari pria itu.

Hongjae menatap Gyushik dengan lekat. Sedangkan lawan bicaranya tersebut masih saja menampakkan senyuman sinisnya. Hongjae tidak mengerti dengan sikap Gyushik yang tiba-tiba mengatakan hal aneh mengenai alasan dibalik permusuhan dua keluarga ini. Alasan yang melibatkan Choi Nam Hyun –yang tak lain adalah Paman Hongjae dan Cho Saehyun –yang merupakan Bibi Gyushik.

“ Sebenarnya apa yang ingin kau katakan mengenai Paman Namhyun?” tanya Hongjae.

“ Bukankah sudah kukatakan, Paman-mu itu sudah menghancurkan hidup Bibi-ku. Dan itulah yang membuat Kakek-ku tidak bisa menerima kata perdamaian.” Ucap Gyushik, masih bersikap bertele-tele.

Hongjae mengertakkan rahangnya dengan geram. Ia sudah cukup untuk menahan kesabaran dalam menghadapi Gyushik. Tapi ia tidak mungkin bersikap keras untuk memaksa Gyushik bicara lebih jelas lagi. Hal itu malah mungkin akan membungkam mulut Gyushik. Saat ini Hongjae hanya perlu tahu apa alasan dibalik permusuhan kedua keluarga, agar anak-anaknya baik dari keluarga Choi maupun Cho, tidak harus hidup dalam permusuhan abadi.

“ Cho Gyushik, hentikan omong-kosong-mu itu. Kau tahu, Paman Namhyun bahkan tidak pernah mengenal Bibi-mu itu.” Ujar Hongjae, ia berusaha memancing Gyushik untuk buka mulut.

“ Tchh.. kau bilang omong-kosong? Apa kau tahu, bahwa kakekmu yang awalnya menciptakan berita tentang kematian Nam Hyun? Dan menuduh kami yang membunuhnya. Lalu tiba-tiba pria brengsek itu muncul dan menghancurkan kehidupan Bibi Saehyun. Tentu saja Kakekku marah atas hal ini. Bahkan paman brengsekmu itu… bersikap seakan-akan tidak pernah mengenal bibiku.”

“ Apa maksudmu kalau pamanku bersikap tidak pernah mengenal bibimu? Memangnya apa hubungan diantara mereka?”

Gyushik kembali tersenyum sinis. “ Tanyakan sendiri pada Tuan Choi Dongha.” Ucap Gyushik yang kemudian berjalan pergi meninggalkan Hongjae, dilorong rumah sakit yang sepi. Tapi kemudian Gyushik kembali berbalik menatap Hongjae.

“ Ah, sampaikan salamku pada kekasih keponakanku yang tersayang.”

Hongjae mengusap wajahnya perlahan dan juga menarik nafas berat. Walaupun ia sudah memikirkan beribu kemungkinan mengenai hubungan Choi Namhyun dan Cho Saehyun, tapi Hongjae tetap tidak bisa menemukan sebuah alasan logis yang bisa membuat keluarga Choi dan keluarga Cho bermusuhan hingga puluhan tahun seperti. Dan jawaban sebenarnya, hanya bisa ia temukan pada penjelasan Abeoji-nya sendiri. Tapi kini yang menjadi perhatiannya adalah Gyushik sudah jelas mengetahui hubungan intim diantara Siwon dan Kyuhyun. Dan itu adalah mimpi buruk yang tidak pernah diharapakan oleh Hongjae.

*****

Sebuah suara keras terdengar hingga keluar ruangan perpustakaan kediaman Choi Dongha. Sekretaris Kim hanya menatap sebuah tablet yang kini sudah hancur berkat lemparan keras dari majikannya. Ia hanya menunduk tegak.

“ Choi Siwon seorang gay? Apa kau yakin?!!” Seru Tuan Choi Dongha dengan keras.

Sekretaris Kim mengangguk. “ Begitulah fakta yang saya dapatkan, Presdir.”

“ Lalu ia berhubungan dengan Cho Kyuhyun? Sudah berapa lama?”

“ Saya pikir baru beberapa minggu. Tuan Choi Siwon sering terlihat datang ke rumah sakit semenjak kecelakaan yang menimpa Tuan Cho Kyuhyun. Dan banyak orang yang melihat bahwa perhatian yang diberikan Tuan Choi Siwon…”

“ CUKUP!! Aku tidak mau mendengarnya.” Teriak Tuan Choi Dongha keras.

Kini wajah pria tua itu sudah sangat memerah karena amarah yang membuncah. Bagaimana bisa cucu yang akan menjadi penerus Choi Inc. menjadi seorang gay dan lama mempunyai hubungan intim dengan penerus dari perusahaan rivalnya? Sangat tidak masuk akal. Tuan Choi Dongha kemudian kembali duduk dikursi besarnya. Ia berusaha mengatur emosinya dengan tenang. Sekretaris Kim ini hanya diam dan menunggu Tuan Choi Dongha kembali berbicara. Dan ia sangat yakin bahwa majikannya sedang memikirkan rencana lainnya.

“ Apa kau sudah melakukan apa yang kusuruh?”

Tiba-tiba Tuan Choi Dongha bersuara. Sontak Sekretaris Kim mengangguk. “ Ne, Presdir. Semuanya telah disiapkan. Presdir Hwang sudah memberikan hari untuk pertemuan tersebut. Hari Sabtu pukul tujuh malam.”

“ Bagus. Lakukan langkah terakhir. Aku sendiri yang mengurus Choi Siwon dan Choi Hongjae.”

*****

Pagi ini, Donghae kembali disibukkan dengan puluhan dokumen yang harus ia selesaikan. Terlebih banyak proyek yang terbengkalai sejak ia membantu Heechul menjalankan rencana rahasia-nya. Sudah hampir dua minggu ini Donghae sibuk keluar-masuk ruangan penyimpanan arsip untuk mencari beberapa dokumen yang menurutnya mencurigakan. Nyatanya, Heechul tidak begitu puas dengan dokumen lama yang sudah didapatkannya.

Donghae menghela nafas ketika ia membuka dokumen ke-5 yang harus diselesaikannya hari ini juga dan masih ada sepuluh dokumen yang menunggu diselesaikan. Tapi tiba-tiba, Jinho memasuki ruang department tersebut dan berdiri dimeja Donghae. Selain itu, pegawai lain juga menatap Jinho dengan penasaran.

Donghae menatap Jinho dengan lekat. “ Ada apa, Jinho-sshi?” Tanya Donghae dengan nada formal. Walaupun Jinho sudah melarangnya untuk menggunakan kata formal, tapi Donghae tidak bisa melupakan posisi Jinho di perusahaan.

“ Bisakah menggantikanku untuk meeting bersama Jung-sshi? Dia benar-benar sangat merepotkan. Atau paling tidak menemaniku meeting dengannya. Bukankah kau adalah team-leader untuk Project Heesan ini.” Ujar Jinho.

Donghae mengangguk kecil. “ Aku memang team-leader tapi hanya sebatas untuk persiapan awal. Sejak project ini diambil-alih GM Cho, aku tidak lagi dilibatkan dalam project ini. Dan bukankah kau sendiri yang mengambil-alih project ini dari GM Cho. ” Ucap Donghae sedikit canggung, ia masih belum terbiasa dengan keberadaan Jinho di perusahaan.

Jinho mengerang frustasi dengan keras –membuat pegawai lainnya merasa terkejut. Begitu juga dengan Donghae. Jelas sekali, sikap Jinho saat ini hampir sama dengan sikap Kyuhyun saat pertama kali masuk ke perusahaan. Tapi ia dan pegawai yang lainnya tidak bisa berbuat apa-apa.

“ Tapi ini karena paksaan orang yang bernama Jung Yunho. Aku bahkan sudah mengatakan bahwa project ini diambil-alih oleh Paman Gyushik, tapi orang itu bersikeras memintaku untuk mengambil-alihnya lagi. Dia mengatakan hal-hal aneh mengenai pamanku.”

Donghae mengernyit. “ Jung Yunho yang memintamu mengambil-alih?” Jujur, Donghae baru mengetahui hal ini.

Jinho mengangguk. “ Ne, dia bahkan mengancam akan memutuskan kerja-sama ini atau paling tidak menundanya hingga Kyuhyun hyung sembuh dan kembali mengurus project ini. Aku tidak tahu apa alasannya karena dia hanya mengatakan bahwa pamanku tidak mengerti mengenai project ini dan bersikap sok tahu. Argh.. aku benar-benar frustasi menghadapi orang itu.”

Donghae tersenyum kecil. “ Persis yang dirasakan oleh Kyuhyun.”

“ Kau bahkan mengakuinya juga. Ayolah, kau adalah sahabat dari Kyuhyun hyung sekaligus orang kepercayaannya. Jadi, mohon bantu aku menghadapi monster menyebalkan bernama Jung Yunho itu. Ya?”

Well, Jinho kini terlihat seperti pemuda biasa berusia duapuluhan yang tengah merajuk dan bukan seorang calon CEO perusahaan besar yang tegas. Donghae melihat Jinho sama seperti Kyuhyun lima tahun lalu.

“ Baiklah.”

*****

Heechul menerima dokumen yang telah disetujui oleh kakeknya. Kemudian ia menunduk hormat dan hendak meninggalkan ruangan besar tersebut, ada begitu banyak pekerjaan ditambah ia masih harus terfokus dengn rencananya menghentikan semua permusuhan. Rasanya, Tuan Choi Dongha semakin tidak terkendali dan Heechul merasakannya. Terlihat dari begitu banyak pekerjaan yang tiba-tiba datang dengan persetujuan kakeknya walaupun tanpa proses meeting terlebih dahulu. Heechul lebih menyukai pekerjaannya di Beijing ketimbang di kantor pusat seperti ini. Heechul memegang handle pintu dan beranjak membuka, tapi pertanyaan dari sang kakek menahannya lebih lama.

“ Siwon berada diruangannya?”

Heechul menoleh dan menatap kakeknya dengan bingung. Dan seingatnya hari ini pun Heechul belum bertemu dengan Siwon di kantor. “ Entahlah. Aku belum bertemu dengannya hari ini. Kenapa kakek menanyakannya?”

“ Tidak ada yang penting. Hanya ingin memastikan jadwalnya untuk hari Sabtu ini.” Tutur Tuan Choi Dongha tanpa menatap cucu tertuanya. Sedangkan Heechul semakin mengerutkan dahi tidak mengerti.

“ Hari Sabtu ini? Memangnya untuk apa?”

Entah, tapi Heechul merasakan firasat buruk mengenai hal ini. Tuan Choi Dongha menarik nafas dan mengangkat kepalanya, menatap sang cucu dengan serius. Dan tanpa melihat ekspresi kecurigaan Heechul, Tuan Choi Dongha kemudian menjawab ringan.

“ Untuk pertemuan dengan Presdir Hwang. Membicarakan mengenai pernikahan Siwon.”

*****

Kyuhyun memperhatikan Siwon yang sibuk merapikan baju-baju Kyuhyun dan beberapa barang lainnya dan memasukkanya kedalam tas berukuran sedang. Siang ini Kyuhyun akan keluar dari rumah sakit, tapi Siwon sudah bersamanya sejak pagi. Bahkan, Siwon sering-kali tidak masuk kerja hanya untuk menemani Kyuhyun. Walaupun dokter Kang sendiri meminta Kyuhyun untuk tetap berada dirumah sakit selama seminggu lagi untuk lebih memantau kondisi Kyuhyun yang memang sudah membaik, tapi pemuda itu lebih memilih untuk pulang dan hanya datang ke rumah sakit untuk check-up rutin dan terapi.

“ Hyung, kau tidak perlu datang. Kakek dan Narra –mungkin dia juga ikut– yang akan menjemputku.” Tutur Kyuhyun yang sedari tadi hanya diam.

Siwon tersenyum dan meliriknya sekilas. Tanpa menjawab ia menutup resleting tas tersebut. Siwon sedikit menggeser tas itu hingga ia bisa duduk disebelah Kyuhyun diatas tempat tidur. Siwon mengambil tangan kanan Kyuhyun dan menyelipkan jemari tangan kirinya diantara jemari sang kekasih.

“ Hari ini adalah hari dimana kau keluar dari rumah sakit, Kyuhyun. Bagaimana bisa aku tidak bersamamu? Aku ingin selalu menjadi bagian dari hidupmu, apapun situasinya. Jadi, aku bersikeras untuk tetap disini. Lagipula Narra sudah terbiasa dan Kakekmu juga tidak akan mempermasalahkannya.” Jelas Siwon.

Kyuhyun menarik nafas. “ Aku tahu, kakek mungkin tidak. Tapi Narra, dia sepertinya semakin curiga. Dan aku…”

“ Aku tahu kau belum siap mengatakannya, sayang. Lagipula aku berusaha keras menahan diri untuk terlihat seperti sahabatmu dan bukan kekasihmu dihadapan Narra. Aku tidak ceroboh, Kyuhyun sayang.” Tukas Siwon cepat.

Kyuhyun mengerucutkan bibirnya dengan jengkel. Siwon terlalu keras kepala. Bahkan selama hampir dua minggu ia berada di rumah sakit, kekasihnya itu tidak akan dengan mudah menuruti keinginannya. Tetap saja, Kyuhyun merasa tidak bijak membiarkan Siwon terus menemaninya dan mengabaikan pekerjaannya di kantor. Bagaimanapun posisi Siwon cukup penting di Choi Inc.

“ Jangan memikirkan hal lain. Pikirkan saja kesehatanmu, okay?” Ucap Siwon lagi. Kyuhyun menghela nafas dan mengangguk.

Siwon tersenyum dan menggunakan tangan lainnya untuk menyentuh pipi Kyuhyun. Kekasihnya terlihat menjadi sangat lebih baik, walaupun Siwon merasa tidak sanggup melihat Kyuhyun kesakitan selama terapinya. Tetapi hal itu adalah cukup baik demi pemulihannya. Dan lagi, bagi seseorang yang mengalami kecelakaan yang cukup parah, dua minggu benar-benar waktu yang sangat ajaib untuk pemulihan. Well, pada dasarnya luka-luka luar yang dialami Kyuhyun tidak separah yang terlihat, jadi untuk penyembuhannya sendiri tidak memerlukan waktu lama.

“ Aku mencintaimu, sayang.”

Kyuhyun tersenyum dan mengecup bibir Siwon sebagai balasan. Lesung pipi Siwon terlihat semakin dalam dan kembali mencium bibir sang kekasih. Kyuhyun menyukai sentuhan Siwon. Entah, tapi baginya setiap sentuhan dan kecupan Siwon sendiri bagaikan obat untuknya. Dan Kyuhyun tidak akan berpikir ribuan kali untuk menolak melepaskan pria ini.

Kyuhyun menarik diri dan tersenyum pada Siwon. “ Aku juga mencintaimu, hyung.”

*****

“ Kau yakin, Narra?” Tanya Ji In sembari mendongak menatap langit. Keduanya kembali kabur dari persiapan akhir sebelum ujian masuk universitas dan memilih untuk menghabiskan waktu di atap gedung sekolah –atau sesekali pergi ke kantin.

Narra menghela nafas. “ Aku tidak yakin, tetapi aku bisa melihat dengan baik Ji In. Kedua kakak kita sedang menutupi sesuatu. Apa kau tidak melihat perubahan sikap kakakmu dirumah?”

“ Tch.. Tidak hanya Siwon oppa, semua orang dirumah juga bersikap sangat aneh. Dan setiap aku bertanya, mereka akan selalu menjawab tidak ada apa-apa. Menyebalkan.”

“ Kita dianggap masih kecil.”

“ Memang. Masih belum cukup umur, Narra. Kita bahkan belum mendapat kartu lisensi mengemudi.”

Narra mendecak. “ Tapi bukan berarti kita mudah dibohongi.”

“ Mereka sedang menunggu waktu yang tepat. Kurasa. Lagipula, Heechul oppa sepertinya juga sedang merencanakan sesuatu bersama Hyukjae oppa dan orang yang bernama Donghae itu.”

Narra kembali mengerutkan dahi menatap Ji In yang tidak melepaskan pandangannya dari langit. “ Mereka merencanakan sesuatu?”

Ji In menghela lalu mengangguk. “ Heechul oppa, dia selalu tersenyum dan mengusap kepalaku setiap bertemu. Dia tidak biasa bersikap begitu. Jadi, aku tahu ada sesuatu yang mereka kerjakan.”

“ Apa?”

“ Tidak tahu. Tapi kurasa mereka akan memberitahu kita, nanti.”

*****

Hyukjae mengernyit ketika melihat Heechul mendatangi meja kerjanya dengan tergesa. Terlihat sekali Heechul sedang sangat panik, karena biasanya atasannya ini selalu datang dengan sangat tenang lengkap dengan kata-kata sarkastiknya.

“ Waeyo?” Tanya Hyukjae.

“ Kau sudah menemukan yang kau cari? Di ruangan arsip perusahaan?”

Hyukjae menggeleng. “ Setelah makan siang, aku baru akan kembali mencari lagi. Kenapa? Apa terjadi sesuatu yang buruk?”

Heechul mengangguk. “ Kita harus mempercepat rencana. Kakekku berniat menjodohkan Siwon dan ini benar-benar diluar dugaan. Kita harus mengeluarkan Kyuhyun dari Korea sebelum hari Sabtu.”

“ Ta-tapi itu tiga hari lagi. Selain itu, kita masih tidak tahu dimana akan menyembunyikannya, bukan?”

“ Aku terpikirkan Beijing. Atau mungkin Shanghai. Aku punya beberapa kenalan disana. Hyuk-ah, kau harus cepat menemukan dokumen terakhir. Ohya, apa kau melihat Siwon? Dia tidak ada diruangannya.”

“ Si-siwon? Kurasa rumah sakit. Hari ini Kyuhyun sudah boleh pulang. Dan kau tahu persis bagaimana sepupumu itu. Heechul-sshi, kau yakin akan mempercepat rencana ini? Bukankah ini sangat terburu-buru sekali.”

“ Kita tidak punya waktu, Hyuk. Kakekku mulai tidak waras dan aku mempunyai firasat kalau Kakek sudah mencium hubungan Siwon dan Kyuhyun. Terlebih, kita tidak tahu bagaimana pergerakan dari Cho Gyushik. Donghae saja sangat kesulitan untuk memantaunya, bukan. Lakukan tugas terakhirmu. Aku dan Donghae akan ke rumah sakit. Dan mungkin, hari ini juga kita harus memberitahu Ji In dan Narra tentang semuanya.”

“ Sebelum menjadi lebih terlambat.”

*****

“ Jika kau kesini untuk kembali bertanya, jawabannya tetap sama. Kau tidak perlu mengetahui apapun mengenai Paman-mu itu.” Tutur Tuan Choi Dongha tanpa menatap wajah putranya tersebut.

Hongjae menarik nafas melihat sikap keras kepala Ayahnya tersebut. Ia sudah mencoba untuk bertanya selama dua hari terakhir, tetapi tidak mendapat jawaban apapun. Sampai kemudian ia meletakan sebuah map berwarna hitam dihadapan Abeojinya. Tuan Choi Dongha melirik map tersebut, kemudian mengalihkan pandangannya pada Hongjae. Ia harus akui, bahwa kini putranya tersebut kembali mendapat perhatiannya.

“ Apa alasan pembatalan pertunangan antara Paman Namhyun dengan Cho Saehyun?” Tanya Hongjae dengan tegas. Dan kali ini ia siap berkonfrontasi dengan Abeojinya sendiri jika beliau terus mengelak untuk memberitahu apa yang ingin diketahuinya.

Tuan Choi Dongha terdiam dan membuka map tersebut –kemudian membaca dokumen didalamnya. Walaupun hanya berisi beberapa potongan berita dari surat kabar lama, tapi Tuan Choi Dongha sendiri cukup terkejut bahwa putranya bisa mendapatkan informasi tentang masalah ini. Tuan Choi Dongha kembali menutup map tersebut dan memandang Hongjae dengan lekat.

“ Jika kau sudah membaca apa yang kau temukan, bukankah sudah jelas alasan yang tertera didalamnya. Kenapa harus bertanya lagi?” ucap Tn. Dongha dengan tenang –kembali mengelak untuk menjelaskannya secara langsung. Dan inilah batas kesabaran Hongjae pada sikap Abeojinya.

“ Abeoji…!” Tanpa sadar Hongjae menaikkan suaranya dan terdengar seperti sedang membentak ayahnya sendiri –sama yang pernah dilakukannya tempo hari. Tetapi hari ini Hongjae memilih untuk menahan emosinya, ia membutuhkan jawaban dari sang Abeoji. “ Tolong jelaskan saja apa yang ingin kuketahui. Bagaimana dulu Paman Namhyun sempat bertunangan dengan Cho Saehyun? Apa dulu, keluarga kita berteman baik dengan keluarga Cho?”

Tuan Choi Dongha mendecak sinis. “ Tch, berteman baik? Hongjae-ah, kau perlu melihat realitas yang ada sekarang. Apa kau pikir kita bisa berteman dengan Cho?”

“ Lalu bagaimana dengan pertunangan itu?! Kalau sejak dulu, kita sudah bermusuhan bukankah sangat tidak masuk akal bahwa Paman Namhyun bertunangan dengan Cho Saehyun…”

“ Itulah kenapa pertunangan itu dibatalkan! Bukankah sudah jelas. Lebih baik kau kembali ke ruanganmu dan selesaikan pekerjaanmu!!” Ucap Tuan Choi Dongha dengan nada tinggi dan keras.

Hongjae kembali menarik nafas. Ia perlu menyelesaikannya hari ini juga. Ia perlu mengetahui semuanya hari ini. Hongjae tidak akan peduli dengan bagaimana reaksi Abeojinya –mengusirnya, memakinya, mengeluarkannya dari anggota Choi dan juga daftar warisan, semuanya– ia tidak akan peduli.

“ Apakah Paman Namhyun melakukan penggelapan dana Cho’s Group? Apa masalah itu yang membuat keluarga kita selama ini bermusuhan dengan keluarga Cho? Abeoji…!! Kumohon, jelaskan padaku.”

“ Tidak ada yang harus kujelaskan padamu, Choi Hongjae. Dan sebaiknya kau mempersiapkan diri. Hari Sabtu kita akan menemui Presdir Hwang untuk membahas pernihakan putramu.”

“ Ne?!”

*****

Donghae bergegas memasuki lift setelah ia mendapatkan pesan singkat darurat dari Heechul. Hanya tiga huruf S.O.S dan tempat dimana mereka harus bertemu, sudah membuat Donghae menjadi tegang. Walaupun ia masih harus mengerjakan banyak dokumen, tetapi jika berkaitan dengan Kyuhyun maka Donghae harus meninggalkannya.

“ Donghae-sshi.” Tiba-tiba langkah terhenti ketika ia mendengar suara Cho Gyushik yang memanggilnya. Donghae berbalik dan sedikit membungkuk hormat pada GM Cho tersebut.

Cho Gyushik berjalan mendekatinya. “ Kau ingin pergi ke suatu tempat?”

“ Ne, saya ada sedikit keperluan. Ada apa anda memanggil saya?”

“ Tidak. Aku hanya ingin bertanya mengenai Jinho. Dia bilang akan mengambil-alih project Heesan karena permintaan Jung Yunho dan kudengar kau akan kembali menjadi team-leader.” Tutur Cho Gyushik.

Donghae mempelajari ekspresi Cho Gyushik dengan seksama. Tidak ada yang begitu mencolok, tapi Donghae tahu persis bagaimana gen Cho yang dikenalnya ini. Donghae mengulas sebuah senyuman kecil, dan seakan kecemasan yang dirasakannya menghilang untuk sementara. Donghae harus terlihat tenang jika menghadapi Cho Gyushik.

“ Itu benar. Jinho-sshi, meminta saya untuk membantunya. Mungkin karena saya ikut terlibat sejak project ini dimulai. Dan saya akui progress project ini sangat lambat sejak dokumen kerja-sama ditanda-tangani secara resmi. Mungkin karena Kyuhyun-sshi mengalami kecelakaan, jadi banyak yang terbengkalai.” Jelas Donghae.

Cho Gyushik menatap pemuda itu dengan serius. “ Apakah kau mau mengatakan aku tidak becus menangani project ini? Begitu?”

Donghae tersenyum lagi. “ Saya tidak mengatakannya. Tapi anda sendiri yang malah mengakuinya. Saya permisi terlebih dahulu.” Kemudian Donghae kembali menunduk hormat dan bergegas menuju lift.

Cho Gyushik mengepalkan tangannya dengan keras dan hanya bisa menatap punggung Donghae. Gyushik tersenyum. “ Sepertinya kau sedang membangun aliansimu, Kyuhyun. Baiklah, jika itu adalah keinginanmu, nak.”

*****

Hyukjae kini sedang berada diruangan arsip Choi Inc. Setelah Heechul meninggalkan meja kerjanya, Hyukjae langsung bergegas untuk kembali ke perpustakaan arsip –mencari dokumen terakhir yang mereka butuhkan. Donghae sudah mengambil beberapa dokumen yang cukup kuat untuk menjatuhkan Cho Gyushik, tetapi mereka tetap butuh dokumen dari pihak Choi Inc. ia sedang berada dilorong diantara rak-rak besar yang berisi file-file lama Choi Inc.

Hyukjae menarik nafas panjang. Ia sudah mencari selama seminggu tetapi belum ada yang bisa dikatakan sebagai bukti kuat. Selain itu, ada begitu banyak dokumen yang harus diperiksa satu per satu. Tapi Hyukjae tidak mudah menyerah. Dengan teliti, Hyukjae membaca satu per satu isi dokumen yang dikiranya cukup mencurigakan. Ia tidak ingin melewatkan satu dokumen apapun.

Hyukjae kembali melirik jam tangan dipergelangan tangannya. Hampir setengah jam, dan waktu yang diberikan hanya sekitar empatpuluh lima menit. Masih ada limabelas menit yang tersisa. Hyukjae harus bergerak dengan cepat. Kini, Hyukjae membaca terlebih dahulu perihal dokumen-dokumen, setidaknya bisa mempersingkat waktu pencariannya. Dan ketika ia mendekati akhir kunjungan, Hyukjae menemukan sebuah dokumen.

“ Oh?! Cho’s Group? Memang Choi Inc.dan Cho’s Groups pernah bekerja-sama?”

Hyukjae membuka folder tersebut dan membaca semua file-filenya dengan teliti. Dan ia kembali dikejutkan dengan file-file tersebut. Hyukjae membalikkan setiap halaman dengan hati-hati agar tidak ada yang ia lewatkan. Tiba-tiba tangannya terhenti membalik halaman dan mata tertuju pada beberapa kalimat dalam sebuah halaman file.

“ Proyek Cho-Choi Incorporation? Penanggung jawab Choi Namhyun, Choi Dongha, dan Cho Saehyun, Cho Hyunji.” Gumam Hyukjae hampir tak bersuara –ia terlalu terkejut dengan proyek kerja-sama, atau lebih tepatnya proyek merger dua perusahaan besar Cho’s Group dan Choi Inc. Hyukjae kembali membalikkan beberapa halaman file tersebut.

“…. Proyek Cho-Choi Incorporation dihentikan? Choi Namhyun mengalami kecelakaan… dan pembatalan pertunangan antara Choi Namhyun dan Cho Saehyun? Sebenarnya apa yang terjadi dengan dua keluarga ini?”

Hyukjae kembali melanjutkan membaca files tersebut. Dan semakin ia membacanya, semakin ia tidak mengerti dengan situasi sebenarnya diantara Cho dan Choi. Saat ini kedua keluarga saling bermusuhan, tapi dulu sempat melakukan kerja-sama bahkan hendak melakukan merger. Dan kemudian tiba-tiba semuanya berubah sejak kecelakaan Choi Namhyun dan juga pembatalan pertunangan antara Choi Namhyun dan Cho Saehyun dan berlanjut hingga sekarang.

“ Tumbal pertama permusuhan Choi Inc. dan Cho’s Group… Choi Namhyun dan Cho Saehyun? Keduanya sempat menyatakan akan segera melangsungkan pernikahan, tapi kemudian batal. Choi Namhyun dinyatakan menghilang dan meninggal dalam sebuah kecelakaan. Hal tersebut membuat Cho Saehyun menjadi shock… dua bulan berlalu, Choi Namhyun ditemukan dalam keadaan amnesia. Cho Saehyun semakin depresi hingga akhirnya… BUNUH DIRI?!!!”

“… Setahun kemudian Choi Namhyun juga tewas tenggelam di Sungai Han, diduga karena depresi… … Dan kemudian persahabatan Choi Inc. dan Cho’s Group berubah menjadi permusuhan dan persaingan abadi. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan dua keluarga… pihak keluarga sangat tertutup pada masalah ini. Diduga penggelapan yang dilakukan Choi Namhyun saat proses merger dua perusahaan, hingga Cho’s Group merugi hingga miliaran won..”

Hyukjae membaca beberapa kumpulan berita-berita surat kabar tersebut secara random. Dan kini, ia baru mengerti dengan apa yang sebenarnya terjadi diantara dua keluarga. Hyukjae menutup folder file tersebut dan bergegas keluar dari ruang arsip untuk menemui Heechul.

*****

Siwon tanpa sadar mengeratkan genggaman tangannya pada Kyuhyun setelah Heechul menceritakan kenapa ia tiba-tiba datang ke rumah sakit, bersama Donghae. Kakeknya berniat untuk menjodohkannya –itu bukanlah sesuatu yang dapat terpikirkan oleh Siwon saat ini. Tapi, sepertinya firasat Heechul ada benarnya. Kakeknya mulai bergerak.

“ Untuk Cho Gyushik, aku tidak bisa mengatakan apapun. Saat ini, dia masih terlihat sibuk dengan beberapa project. Walaupun ia terlihat kesal karena Jinho meminta pengalihan Project Heesan.” Tutur Donghae.

Kyuhyun melirik pada Siwon yang kini tidak berbicara apapun. Mungkin kekasihnya masih shock. Kyuhyun menarik nafas perlahan dan kembali menatap Heechul dan Donghae. “ Jadi, apa rencana kalian? Aku tahu ada sesuatu yang kalian kerjakan.”

“ Kau harus keluar dari Korea –hari ini atau besok, Kyuhyun-sshi. Aku mempunyai seorang kenalan di China. Aku bisa membawamu ke Beijing atau mungkin Shanghai –yang lebih aman.” Ucap Heechul.

Siwon tersentak dengan ucapan Heechul barusan. “ China? Hyung, Kyuhyun baru keluar hari ini. Kondisinya masih belum pulih. Dokter bahkan memintanya untuk tetap berada dirumah selama sebulan. Dan menjalani beberapa terapi. Kyuhyun tidak bisa pergi, hyung.”

“ Choi Siwon, ini keadaan darurat. Dengan rencana ini, Kyuhyun bahkan adik-adik kalian dalam bahaya. Terlebih kita tidak bisa membaca gerakan Cho Gyushik. Membawa Kyuhyun keluar dari Korea adalah pilihan yang terbaik.” Jelas Heechul.

“ Tapi tidak hari ini atau besok. Tunggulah sampai seminggu. Kyuhyun perlu…”

“ Hyung, tidak apa. Aku sudah sehat. Kalaupun tidak bisa menunggu, aku akan tetap berada di Seoul.” Sela Kyuhyun menenangkan Siwon yang mulai kehilangan kendali emosinya.

Heechul menatap Donghae untuk beberapa detik. Terlihat bahwa pemuda itu sangat mencemaskan Kyuhyun. Dan jujur saja, Kyuhyun pun belum terlihat begitu baik saat ini. Heechul menghela pelan. Rasanya ia memang sangat terburu-buru mengambil keputusan untuk membawa Kyuhyun keluar dari Korea. Tapi paling tidak, mereka harus bisa menguatkan posisi Kyuhyun saat rencana tersebut dijalankan.

“ Baik, jika kita tidak bisa membawa Kyuhyun keluar dari Korea. Tapi paling tidak, dia harus keluar dari Seoul. Kami akan memulai rencana kami sebelum pertemuan dengan Presdir Hwang hari Sabtu ini.” Tutur Heechul lagi.

“ Bagaimana kalau Mokpo? Kurasa disana cukup aman.” Usul Donghae.

Siwon menatap Donghae. “ Rumah keluargamu?”

Donghae mengangguk. “ Letaknya tidak begitu jauh dari kota, tapi setidaknya cukup aman. Akan cukup sulit untuk melacak keberadaan Kyuhyun. Kecuali, jika Tuan Choi Dongha atau Cho Gyushik mempunyai tenaga ahli untuk hal ini.”

Lee Minwoo.

Kyuhyun langsung tertuju pada nama tersebut. Orang yang selama ini bekerja untuk pamannya dan ia sama sekali tidak tahu bagaimana cara kerja orang itu. Tapi paling tidak, Kyuhyun tahu bahwa Lee Minwoo tidak bisa diremehkan begitu saja. Dan Kyuhyun tidak tahu, apakah Lee Minwoo masih mengawasinya atau tidak, hingga hari ini.

Donghae memperhatikan perubahan ekspresi Kyuhyun. “ Kyu, kau mencemaskan sesuatu?” Tanya Donghae yang membuat semua orang kini terfokus pada pemuda yang duduk bersandar ditempat tidur.

“ Lee Minwoo.”

Siwon mengerutkan dahi. “ Lee Minwoo? Dia siapa, Kyu?”

“ Orang kepercayaan Cho Gyushik. Yang kutahu, dia selalu mengawasi Kyuhyun dan memberikan informasi apapun pada Cho Gyushik. Sempat beberapa kali, aku melihatnya datang ke perusahaan minggu lalu. Tapi aku tidak bisa mendapatkan apapun. Jika kita bisa menemukan orang itu, maka Cho Gyushik tidak akan jadi masalah berarti. Kecuali Cho Gyushik punya orang lain lagi.” Jelas Donghae. Dan jujur saja, Kyuhyun tidak banyak tahu mengenai orang bernama Lee Minwoo tersebut. Setelah Cho Gyushik membawa dua minggu lalu kehadapan Kyuhyun, ia belum melihat pria itu mendatanginya lagi.

“ Kita tidak punya waktu untuk mencari orang yang kita sendiri tidak tahu dimana keberadaannya. Kita hanya harus fokus untuk rencana kita sekarang.” Sahut Heechul.

“ Kita tidak perlu mencarinya. Lee Minwoo bukan orang yang mudah dijebak. Tapi paling tidak, kita hanya perlu memancingnya keluar untuk menemui kita dengan kemauannya sendiri. Tetapi hanya ada satu orang yang bisa melakukannya.” Ujar Donghae –memandang pada Kyuhyun.

Siwon tidak mengerti arah pembicaraan ini. Terlebih dengan orang yang bernama Lee Minwoo tersebut. Tapi sepertinya Donghae mengetahui sesuatu yang tidak diketahui olehnya. Siwon menarik nafas perlahan. Mereka membutuhkan umpan, tapi pertanyaannya adalah… “ Siapa?”

“ Aku.”

*****

Tuan Cho Hyunjo berjalan menuju kamar Kyuhyun setelah menemui dokter Kang untuk hasil pemeriksaan terakhir Kyuhyun dan mengurus beberapa dokumen rumah sakit. Walaupun beliau satu pendapat dengan dokter Kang, tapi Kyuhyun adalah salah satu cucunya yang keras kepala. Jadi, tidak ada jalan lain.

Kini Tuan Cho Hyunjo sudah berada didepan kamar rawat Kyuhyun. Dan saat ia hendak membuka pintu, beliau mendengar jelas suara keras Choi Siwon. Tuan Cho Hyunjo seharusnya tidak terkejut jika pemuda Choi itu bersama Kyuhyun saat ini, tetapi yang mengelitik rasa ingin-tahu-nya adalah alasan dibalik penolakan keras seorang Choi Siwon.

Tuan Cho Hyunjo menarik nafas dan membuka pintu.

“ Kau tidak boleh melakukannya, Kyuhyun!! Aku melarangmu!!”

Tuan Cho Hyunjo menatap ekspresi Siwon yang terlihat marah, dan selain itu beliau juga melihat Donghae dan orang lain yang diketahuinya adalah Kim Heechul, salah seorang anggota Choi. “ Melarang apa, Choi Siwon-sshi?”

Semua mata kini tertuju pada Tuan Cho Hyunjo yang menutup pintu. Rasanya beliau bisa menebak bahwa pembicaraan empat orang ini begitu serius –sangat terlihat dari wajah masing-masing. Tuan Cho Hyunjo mendekati tempat tidur Kyuhyun dan menatap Siwon dengan lekat.

“ Kakek…”

“ Kyuhyun akan melakukan apa hingga kau melarangnya, Choi?” Tanya Tuan Cho Hyunjo lagi.

Siwon menarik nafas perlahan. Saat ia hendak membuka mulut, Siwon merasakan genggaman tangan Kyuhyun semakin erat. Siwon sontak menoleh pada Kyuhyun. Ia tahu bahwa kekasihnya tidak ingin kakeknya mengetahui hal ini –paling tidak bukan hari ini. “ Maafkan aku, Kyuhyun. Mungkin hanya kakekmu yang bisa melarangmu.”

“ Tapi hyung…”

“ Biarkan dia bicara, Kyuhyun. Kakek ingin mendengar.”

Heechul sedikit mendekat pada Donghae. “ Dia kakek Kyuhyun?” Bisiknya. Donghae hanya mengangguk sebagai jawaban. Dan Heechul hanya membulatkan mulutnya sebagai reaksi. “ Sama seramnya dengan kakek.”

“ Kyuhyun berencana menjadi umpan untuk menarik perhatian orang kepercayaan putra anda, Lee Minwoo. Dan sangat jelas bahwa itu sangat berbahaya. Terlebih orang itu yang menyebabkan Kyuhyun kecelakaan dua minggu lalu.” Jelas Siwon.

Tuan Cho Hyunjo kini menatap cucu lelaki tertuanya dengan lekat. Tapi Kyuhyun memilih untuk mengalihkan pandangannya matanya kearah lain. “ Kyuhyun, apa itu benar? Kecelakaan itu karena pamanmu?”

Kyuhyun menarik nafas. Ia sedikit menunduk. Dadanya terasa sangat berat. Selama ini ia tidak pernah mengatakan apapun pada kakeknya karena masih mencoba untuk menghormati Cho Gyushik sebagai adik ayahnya, tetapi rasanya semakin sulit.

“ Kecelakaan itu terjadi karena kesalahanku. Aku tidak memperhatikan jalan.”

“ Itu karena foto yang dikirimkan Pamanmu, Kyuhyun!!” Seru Siwon kesal.

Ia sudah cukup bersabar. Tapi setelah Heechul dan Donghae juga menceritakan tentang apa yang dilakukan Cho Gyushik pada kekasihnya, Siwon tidak bisa menahan diri lagi. Kakeknya mungkin juga kejam, tapi apa yang dilakukan Cho Gyushik sudah dibatas kewajaran. Mana ada Paman yang akan menyakiti keponakannya sendiri?

Dan ketika Siwon mengatakan foto, Tuan Cho Hyunjo teringat dengan sebuah foto yang dikirimkan padanya dengan tanpa nama sewaktu beliau masih berada di Jepang. Hanya waktu itu, Tuan Cho Hyunjo tidak ingin bertindak terlalu jauh. Jadi, ia diam saja. “ Foto Narra dan gadis lain yang bernama Choi Ji In. Kakek juga menerimanya, Kyuhyun. Jadi, foto itu dikirimkan oleh pamanmu?”

Kyuhyun tidak menjawab lagi. Tuan Cho Hyunjo kembali menarik nafas melihat Kyuhyun yang kini malah tertutup. Tuan Cho Hyunjo kemudian duduk ditepi tempat tidur. “ Kalian keluarlah. Biar aku bicara dengan Kyuhyun.”

Siwon, bahkan tanpa menunggu, langsung melepaskan genggaman tangan Kyuhyun dan berjalan keluar. Diikuti oleh Heechul dan Donghae. Sedangkan Kyuhyun kini malah menatap kearah pintu yang tertutup dengan perasaan terluka. Siwon meninggalkannya. Walaupun tidak secara harfiah, tapi Siwon begitu marah dengan keputusannya yang secara sepihak untuk menarik Lee Minwoo keluar. Bahkan Siwon tidak menoleh lagi padanya.

Dadanya semakin sesak detik demi detiknya.

“ Kyuhyun-ah, kakek tahu kau masih sangat menghormati pamanmu. Tapi, kau juga harus memberitahu kakek mengenai perlakuan pamanmu. Bagaimanapun ayahmu melimpahkan perwalianmu dan adikmu pada kakek –selain Choi Hongjae.”

Kyuhyun terkejut. “ Ch-Choi Hongjae?”

Tuan Cho Hyunjo mengangguk. “ Kau dan adikmu adalah anak asuh dari Choi Hongjae. Kakek juga baru mengetahuinya setelah dokumen dari Pengacara Cha, pengacara pribadi ayahmu datang untuk mengantarkan dokumen tersebut karena ayahmu berpesan untuk memberikannya setelah Narra akan memasuki masa perkuliahan.”

“ Ta-tapi jika aku dan Narra, anak asuh dari…”

“ Kalian tidak mempunyai ikatan darah. Tidak ada hukum yang melarang hubungan kalian, kecuali hukum Tuhan, Kyuhyun. Tapi kakek tidak akan menghakimi hubunganmu saat ini. Yang kakek ingin katakan adalah kau tidak sendirian. Kakek mungkin tidak bisa menghentikan apa yang dilakukan pamanmu, tapi kakek selalu berada dibelakangmu. Maaf, jika selama ini kakek bersikap sangat keras pada kalian. Tapi itu kakek lakukan demi kalian.”

Kyuhyun hanya diam. Entah, ia malah merasa seperti kembali pada usianya delapanbelas tahun lalu. Dimana ia melakukan kesalahan dan kakeknya datang untuk menasehatinya. Padahal Kyuhyun pikir, kakeknya akan memarahinya. Rasanya begitu nyaman dan aman. Kyuhyun tahu bahwa ia tidak bisa bergantung pada kakeknya. Tapi Kyuhyun juga tahu bahwa ia tidak pernah sendirian.

“ Lalu apa yang ingin kau lakukan jika orang yang bernama Lee Minwoo itu menemuimu, eoh?”

*****

“ Kita bisa meminta bantuan dari kakek Kyuhyun.” Tukas Heechul.

Donghae sontak menatap pada pria itu sedangkan Siwon sendiri sudah tidak peduli. Bahkan pada rencana konyol Heechul. Ia hanya ingin Kyuhyun-nya tetap aman, tetap sehat. Siwon tidak ingin Kyuhyun terlibat dalam masalah apapun lagi.
Heechul menatap Donghae dan Siwon bergantian. “ Walaupun sepertinya kakek tua itu tidak akan bertindak banyak setelah mengetahui apa yang dilakukan putranya, tapi paling tidak kita bisa mendapat persetujuan darinya.”

“ Persetujuan apa maksudmu?” Tanya Donghae.

“ Mempermalukan Cho Gyushik dipublik dan mungkin memasukkannya ke penjara. Terlebih dengan dokumen penggelapan yang kau temukan itu, Donghae. Kurasa itu cukup. Bahkan jika beliau tidak melakukan apapun, bukankah itu bagus? Cho Gyushik tidak akan bisa menghindar.” Ujar Heechul.

Donghae mengernyitkan keningnya dan sekilas menoleh pada Siwon yang terduduk dikursi tunggu. Bisa dibaca oleh Donghae kalau Siwon tidak peduli Donghae menghela nafas. “ Ide gila, tapi kurasa cukup baik.”

Heechul tersenyum puas.

“ Asalkan Kyuhyun tidak terlibat dalam rencana gilamu, aku akan setuju.” Sahut Siwon, kemudian.

Donghae dan Heechul menoleh pada Siwon. Kemudian Heechul mendekati Siwon dan merangkul bahu sepupunya. “ Tenang saja. Kita tidak akan melibatkan kekasihmu Choi Siwon. Orang yang bernama Lee Minwoo itu diabaikan saja. Okay?”

Siwon hanya melirik sepupunya lalu melepaskan diri dari rangkulan Heechul. Donghae yang berdiri didekat pintu kamar kini hanya tersenyum melihat Siwon yang setidaknya menyetujui ide gila cucu dari keluarga Choi tersebut. Tapi kemudian, Hyukjae datang dengan terengah.

“ Hyuk-ah, kau habis ikut lari marathon?” Tukas Donghae.

Hyukjae mengibaskan tangannya –tanda ia tidak bisa membalas gurauan Donghae. Ia kemudian mendekati Heechul dan Siwon sembari mengatur nafasnya. Hyukjae lalu menyodorkan sebuah file folder yang ia curi dari ruang arsip pada Heechul.

“ Dokumen terakhir yang kita butuhkan.”

Heechul mengambilnya dan membuka folder tersebut. Donghae yang penasaran ikut mendekat. Siwon tidak terlalu tertarik, karena pasti Hyukjae mengerjakan perintah aneh Heechul untuk rencananya. Hanya saja dari ekspresi yang ditunjukkan oleh Heechul, membuat rasa penasarannya meningkat.

“ Kerja bagus, monyet pintar.”

*****

“ Benarkah? Ah, rasanya menjadi lebih menarik.”

“ ….”

“ Tidak. Itu tidak diperlukan. Kerjamu sudah baik, Minwoo-sshi. Aku sangat terkesan.”

“….”

“ Tidak. Tidak. Ini sudah cukup. Aku akan mengirimkan uang terakhir ke rekeningmu. Ini adalah tugas terakhirmu. Terima kasih atas kerja kerasmu.”

“….”

“ Maksudku, mulai dari sini aku akan berjalan sendiri. Terima kasih bantuanmu. Aku akan memberikan yang lebih besar sebagai bonus. Dan kuharap kau meninggalkan Korea Selatan, Minwoo-sshi. Dan jangan pernah menghubungiku lagi, atau kau akan mendapatkan perlakuan yang kasar. Itu jika kau bermain-main denganku.”

Gyushik menutup sambungan telepon secara sepihak. Ia menarik nafas perlahan dan tersenyum. Ia kembali pada kursi besarnya setelah cukup lama memandang sebuah gedung besar dengan jarak sekitar beberapa blok dari gedung Cho’s Group –gedung Choi Inc. Gyushik bersandar dengan angkuh.

“ Kyuhyun-ah, kekasihmu ingin bermain-main rupanya.”

*****

Tuan Cho Hyunjo menutup pintu kamar dan mendapati empat orang kini menatapnya dengan sangat serius. Terutama Choi Siwon. Tuan Cho Hyunjo menarik nafas dan memberi isyarat Siwon untuk masuk dan menemani Kyuhyun. Siwon yang mengerti hanya mengangguk dan berjalan masuk –meninggalkan Donghae, Heechul dan Hyukjae bersama Tuan Cho Hyunjo. Hyukjae yang baru datang, sama sekali tidak tahu kalau Presiden Utama Cho’s Group ada di rumah sakit ini juga. Hyukjae sedikit melirik pada Donghae, tapi sahabatnya itu malah mengacuhkannya.

“ Kyuhyun akan tetap menarik perhatian orang yang bernama Lee Minwoo. Dan dia tidak ingin Siwon mengetahuinya. Aku memberitahu ini pada kalian karena rencana yang kalian buat. Hanya saja, aku sedikit pesimis bahwa orang yang bernama Lee Minwoo itu akan mudah terjebak.” Tutur Tuan Cho Hyunjo.

“ Kami tahu dan sebenarnya kami tidak begitu mengharapkan Kyuhyun untuk turut andil. Hanya saja, bolehkah saya bertanya sesuatu pada anda? Mengenai rencana besar merger Cho’s Group dan Choi Inc. beberapa puluh tahun lalu yang gagal.” Heechul kemudian menyerahkan folder file yang ditemukan Hyukjae pada Tuan Cho Hyunjo.

Tuan Cho Hyunjo mengambil folder tersebut dan membukanya. Beliau membaca dengan teliti dokumen-dokumen yang tersusun rapi didalamnya, bahkan termasuk beberapa potongan surat kabar. Tuan Cho Hyunjo tersenyum tipis dan beranjak untuk duduk. Sedangkan Heechul, Donghae dan Hyukjae tetap berdiri.

“ Kalian menemukan dokumen lama ini? Bagaimana bisa?”

“ Hyukjae yang menemukannya. Di ruang arsip dokumen perusahaan.” Tukas Heechul.

Tuan Cho Hyunjo mengangkat kepalanya dan menatap orang yang baru dilihatnya yang kemudian ditebaknya sebagai Hyukjae. “ Kau pasti berusaha keras untuk menemukan ini.” Hyukjae yang canggung hanya mengangguk kecil sebagai jawaban. Tuan Cho Hyunjo kembali tersenyum dan menatap Heechul dengan lekat.

“ Apa yang kau inginkan dariku, Tuan Choi? Atau kau bermarga lain?”

Heechul membalas senyuman tersebut. “ Namaku Kim Heechul, Presdir Cho. Mungkin anda bisa menebaknya sendiri. Tetapi rasanya jauh lebih adil jika saya yang menjelaskan. Saya –ah, ani, kami membuat rencana ini adalah untuk kebaikan dua perusahaan, Cho’s Group dan Choi Inc. Tetapi untuk mengakhiri permusuhan panjang ini, kami jelas membutuhkan informasi-informasi mengenai apa yang terjadi dimasa lalu diantara kedua perusahaan. Hanya saja, informasi yang kami dapatkan ternyata jauh lebih berbahaya yang kami duga. Ada begitu banyak kasus pengelapan dana dan hal-hal lainnya yang melibatkan dua perusahaan baik dimasa lalu atau masa sekarang.”

“ Singkat saja, Kim-sshi.”

Heechul menarik nafas panjang. “ Kami meminta persetujuan anda untuk membongkar ini kehadapan publik. Yang kemungkinan akan menyeret beberapa nama, diantaranya putra anda Cho Gyushik. Selain itu, posisi Kyuhyun sama sekali tidak menguntungkan.”

“ Karena dia mencintai Choi Siwon?”

Heechul mengangguk. “ Ne. Posisi Siwon di perusahaan mungkin juga akan goyah. Tetapi Pamanku –maksudku Direktur Choi Hongjae bisa melindungi putranya. Berbeda dengan Kyuhyun di Cho’s Group. Anda mungkin adalah kakeknya tetapi dibawah telapak tangan anda juga terdapat kehidupan puluhan ribu karyawan dari Cho’s Group.”

“ Aku mengerti maksudmu, Kim-ssi. Tetapi apa begitu adil jika kalian hanya mengkhawatirkan Kyuhyun dan Siwon saja? Bagaimana dengan Narra dan juga kedua adik Siwon? Aku bertaruh kalian pasti juga memikirkannya, bukan.”

Heechul kembali menarik nafas. Rasanya berbicara dengan Tuan Cho Hyunjo lebih sulit ketimbang ia membangkang pada perintah kakeknya sendiri. Sialnya, Heechul mengakui apa yang diucapkan Tuan Cho Hyunjo ada benarnya. Disisi lain Donghae dan Hyukjae tidak begitu banyak bicara. Selain mereka hanya membantu Heechul, Donghae lebih sedang memikirkan Kyuhyun saat ini.

“ Kami akan memberitahu mereka mengenai rencana ini. Dan juga mengenai hubungan antara Siwon dan Kyuhyun. Karena tidak akan adil jika terus menerus menutupi hal ini dari mereka. Tapi kami menginginkan Siwon dan Kyuhyun sendiri yang mengakuinya dihadapan adik-adik mereka.” Tutur Heechul lagi.

Tuan Cho Hyunjo kembali menarik nafas. Kemudian ia menyodorkan folder itu kembali dan Donghae segera mengambilnya. “ Kyuhyun tidak akan siap mengatakannya pada Narra.”

Heechul sedikit melirik pada Donghae –untuk meminta bantuan. Donghae sedikit berdeham canggung. “ I-itu benar. Tetapi Kyuhyun juga tidak bisa selamanya menutupi hal ini dari Narra. Cepat atau lambat, gadis itu pasti akan mengetahuinya, Presdir.”

“ Donghae-sshi, kau begitu tahu bagaimana perangai Kyuhyun selama ini. Selain itu, Narra belum dewasa untuk mengetahui bahwa kakaknya adalah seorang homoseksual. Aku tidak akan mempermasalahkan apapun, hanya saja bagaimana dengan tanggapan masyarakat? Kyuhyun tidak memberitahu Narra karena hal itu. Narra mungkin akan mengetahuinya, tetapi Kyuhyun mencoba untuk mengulur waktu hingga Narra siap.” Jelas Tuan Cho Hyunjo lagi.

Hyukjae yang diam, sedikit banyak setuju pada Tuan Cho Hyunjo. Mungkin Siwon juga menunda untuk memberitahu Ji In dan Jiwon karena hal ini. Siwon sangat menyayangi dan melindungi kedua adiknya, walaupun itu artinya membiarkan dirinya seorang yang terluka. Rasanya jika ada kakak terbaik, maka Kyuhyun dan Siwon pantas mendapatkannya julukan tersebut.

“ Baiklah. Mungkin untuk urusan Narra dan Ji In, kami bisa menundanya. Tetapi kami benar-benar membutuhkan persetujuan anda dalam hal ini. Jika bukan untuk kedua perusahaan, lakukanlah demi perusahaan anda dan cucu-cucu anda, Presdir Cho.” Ucap Heechul.

Tuan Cho Hyunjo berdiri dan menatap ketiga orang dihadapannya dengan lekat. “ Lakukan sesuka kalian. Asalkan tidak melukai siapapun. Dan Donghae, katakan pada Siwon untuk mengantarkan Kyuhyun pulang.” Kemudian Tuan Cho Hyunjo berjalan meninggalkan ketiganya yang masih terlihat terkejut.

“ Lakukan sesuka kita? Apa itu artinya dia memberikan ijin?” Tukas Hyukjae.

*****

“ Jadi, kalian akan menginap dirumah kakekmu?”

Narra mengangguk sembari menyeimbangkan tasnya. “ Kondisi Kyuhyun oppa belum pulih sepenuhnya. Jadi, selama beberapa bulan kami akan tinggal dirumah kakek. Tapi tergantung keinginan Kyuhyun oppa juga. Bisa jadi kami tidak jadi menginap. Waeyo?”

Ji In mengerucutkan bibirnya. “ Aku tidak bisa main lagi. Mana mungkin aku pergi ke rumah kakekmu.”

Narra tertawa dan merangkul bahu Ji In. “ Kita masih bisa main, Ji In. Tapi bukankah seharusnya kita mempersiapkan ujian masuk universitas. Inha?”

“ Eoh? Inha? Kakakmu mengijinkannya?” Tanya Ji In.

“ Ne. Jauh sebelum kecelakaan, aku sudah bertanya pada Kyuhyun oppa. Dia bilang tidak apa dan akan membantu mengurus dorm-nya. Kau masih akan masuk jurusan hukum?”

“ Entahlah. Kang Songsaenim menyuruhku untuk mengambil sesuatu yang berhubungan sastra atau semacamnya. Aigo… aku bahkan tidak tahan dengan pelajaran sastra Korea. Bagaimana bisa aku masuk jurusan sastra?” Tukas Ji In.

Narra kembali tertawa. “ Salahkan otak anehmu itu. Kau bilang tidak menyukai sastra tapi bagaimana bisa setiap ujian nilai sastramu selalu A, eoh?!”

“ Aku juga tidak tahu. Kurasa keajaiban.” Sahut Ji In sembari terkekeh. “ Lalu kau sendiri sudah memutuskan jurusan mana?”

Narra mengangguk. “ Kurasa lebih baik aku membantu Kyuhyun oppa nantinya. Jadi kuputuskan untuk Administrasi Bisnis. Rasanya tidak akan terlalu sulit, jika dibandingkan aku melihat Kyuhyun oppa berjuang belajar yang sama.”

“ Yah, terserah dirimu. Tapi walaupun aku ingin membantu Siwon oppa, tetap saja aku akan menolak sesuatu yang berhubungan dengan bisnis. Kurasa hukum sudah bagus.”

“ Hey.. Hey.. Tadi kau bilang sastra.”

“ Itu pilihan Kang Songsaenim, Cho Narra.”

Narra mendecih lalu menjitak kepala Ji In dengan jengkel. Dan tanpa sadar keduanya sudah berada di depan gerbang sekolah. Narra menyadari ada seseorang yang telah menunggunya sontak melepaskan rangkulannya dari bahu Ji In.

“ Kakek? Katanya mau menjemput Kyuhyun oppa.” Ucap Narra dengan sedikit bergetar. Ji In yang melihat perubahan ekspresi tegang Narra dihadapan Kakeknya juga tidak bisa berkata apapun.

Tuan Cho Hyunjo hanya mengulas sebuah senyuman. “ Ada yang sudah menjemput kakakmu. Bagaimana kita makan siang bersama? Kau bisa mengajak temanmu, Narra. Kau yang bernama Choi Ji In, bukan? Anak bungsu Choi Hongjae.”

“ Eh? Ne. Senang bertemu dengan anda.. err…” Ji In bahkan tidak tahu bagaimana menyapa Tuan Cho Hyunjo dengan panggilan yang tepat.

“ Panggil Kakek Cho saja. Ayo Narra..”

*****

Siwon mematikan mesin mobilnya. Kemudian tanpa bicara sedikit pun, ia memanjat keluar mobil dan membuka pintu lain untuk membantu Kyuhyun keluar. Well, sebenarnya Siwon menggendong Kyuhyun keluar dari mobil dan membawanya masuk kedalam rumah. Donghae yang baru saja keluar dari mobilnya hanya bisa mendesah pelan melihat sikap Siwon. Kemudian ia mengambil tas Kyuhyun dari dalam mobil Siwon.

Siwon menaiki tangga dengan hati-hati mengingat Kyuhyun berada dalam dekapannya. “ Dimana kamarmu?” Tanya Siwon pelan.

“ Yang paling ujung disebelah kanan.”

Siwon mengangguk mengerti dan langsung membawa Kyuhyun kedalam kamarnya. Sedangkan Donghae sendiri memilih untuk mengasingkan diri ke area dapur dimana ia bertemu dengan beberapa pengurus rumah yang sepertinya terkejut dengan kedatangan Choi Siwon.

“ Bisa ambilkan aku segelas air? Dan jangan pedulikan Choi. Mungkin dia akan lebih sering datang, jadi kalian jangan terlalu heran.” Tukas Donghae. Dan disambut oleh anggukan kepala para pengurus rumah Cho.

Setelah mendudukan Kyuhyun di tempat tidur, Siwon membuka jendela lebar-lebar dan membiarkan udara memenuhi ruangan kamar tersebut. Kyuhyun hanya memperhatikan kekasihnya. Siwon menatap Kyuhyun beberapa detik lalu memilih untuk berada dibalkon kamar yang mengarah kebagian belakang rumah.

Kyuhyun tersenyum getir melihat sikap Siwon. Ia perlahan menarik nafas dan beranjak berdiri. Dengan sedikit tertatih, Kyuhyun menyeret kakinya untuk berjalan mendekat pada Siwon. Walaupun Kyuhyun sudah bisa berjalan tanpa bantuan orang lain, tapi tetap saja tidak untuk waktu yang lama.

Belum mencapai balkon, Kyuhyun malah terjatuh. Sontak Siwon menoleh dan menghampiri Kyuhyun. Siwon menatap Kyuhyun yang sedang meringis kesakitan. “ Kenapa berjalan sendiri? Kenapa tidak memanggilku? Kakimu masih belum kuat, Cho Kyuhyun. Kau bahkan menolak kursi roda.”

“ Aku sudah bisa berjalan, hyung. Lagipula ini juga latihan. Mana mungkin aku akan merepotkan orang lain terus?” Tukas Kyuhyun.

Siwon mendesis jengkel. “ Kenapa kau keras kepala sekali, eoh? Orang lain? Apa aku orang lain bagimu? Aku ini kekasihmu, Cho Kyuhyun. Kau berhak bergantung padaku.”

“ Tapi sikapmu mengatakan bahwa aku adalah beban untukmu. Kau selalu mengkhawatirkanku padahal itu tidak perlu. Aku ini juga pria, hyung. Selama tujuhbelas tahun aku bisa bertahan sendirian, lalu kenapa sekarang aku tidak bisa melakukannya.” Balas Kyuhyun dengan tegas.

Siwon menghela nafas. Ia lalu duduk berhadapan dengan Kyuhyun. Perlahan tangannya menyentuh kepala Kyuhyun dan mengusap lembut. “ Maaf, terkadang aku melupakan siapa dirimu. Cho Kyuhyun, CEO Cho’s Group yang terkenal tegas dan dingin.”

“ Tapi Kyuhyun, kau juga melupakan bahwa dirimu hanya seorang pria yang mudah terluka. Kau melupakan bahwa dirimu adalah pria yang kehilangan orangtua dan harus berjuang demi adiknya. Kau juga melupakan ada aku, Donghae, orangtua-ku, Kakekmu, Narra, Ji In bahkan Heechul hyung dan Hyukjae yang berada dibelakangmu. Kau tidak sendirian, lalu kenapa kau malah bersikap seolah kau harus bisa bertahan sendirian?” Jelas Siwon.

Kyuhyun hanya diam dan menunduk kepala. Ucapan Siwon seakan menampar dirinya. Tapi Kyuhyun tidak bisa, karena dia memang sudah seperti ini sejak dulu. Walaupun kini sudah ada Siwon, tapi Kyuhyun harus tetap bisa berdiri diatas kakinya sendiri.

“ Aku tahu ada kau dan yang lainnya, hyung. Hanya aku tidak bisa. Ini bukanlah Cho Kyuhyun. Cho Kyuhyun bukanlah pria yang lemah dan selalu bergantung pada orang lain. Kau juga mengetahuinya sejak dulu, hyung. Tapi kenapa sekarang kau malah memandangku secara berbeda sekarang? Aku tetap Cho Kyuhyun yang dulu, hyung.” Ucap Kyuhyun.

Siwon menghela nafas. Lalu ia mencubit lembut pipi Kyuhyun. “ Kapan aku memandangmu berbeda, heum? Kau selalu saja membuat asumsi-mu sendiri tanpa bicara dulu. Itu benar. Cho Kyuhyun yang kau sebutkan adalah Cho Kyuhyun yang membuatku jatuh cinta padanya. Tetapi Cho Kyuhyun yang kutemui saat dia berusia empat tahun adalah Cho Kyuhyun yang kurindukan. Tidak bisakah aku melihat lagi Cho Kyuhyun-ku yang berusia empat tahun itu? Karena dia lucu sekali.”

Kyuhyun tanpa sadar mengerucutkan bibirnya. Dan Siwon tertawa kecil melihatnya. “ Akhirnya, Kyuhyunnie-ku yang berusia empat tahun kembali.”

“ Kau menyebalkan, hyung. Bodohnya, aku sangat mencintaimu.”

Siwon tersenyum dan  kembali mencubit lembut pipi kekasihnya. “ Aku juga mencintaimu, Kyuhyunnie-ku. Lalu apa itu artinya aku ini pintar?”

Kyuhyun mendesis jengkel dan menepis tangan Siwon dari pipinya. Siwon kembali tertawa. Pada akhirnya, Kyuhyun hanya mengulas sebuah senyuman kecil. Siwon lalu berdiri dan mengulurkan tangannya. Kyuhyun meraihnya dan berusaha untuk bangun dengan bantuan Siwon.

Sedikit kesulitan, Siwon meraih pinggang Kyuhyun untuk menjaga tubuh kekasihnya tidak jatuh kembali. Kyuhyun terkejut menatap Siwon yang berada didekatnya. Secara reflek Kyuhyun sedikit menunduk. Siwon kembali tertawa kecil dan mengangkat wajah kekasihnya lagi. Dengan lembut tangan Siwon mengusap pipi Kyuhyun yang kini terlihat memerah.

Kemudian, Siwon mengecup bibir kekasihnya dengan manis. Kyuhyun memejamkan matanya saat sentuhan hangat itu menyapa bibirnya lagi. Walaupun Siwon selalu berada disisinya dan terkadang mereka mencuri ciuman kecil, tetapi Kyuhyun selalu merindukan sentuhan kekasihnya. Lalu Siwon menarik bibirnya dan Kyuhyun membuka matanya kembali.

“ Aku mencintaimu, Kyuhyun.”

“ Aku mencintaimu, Siwon.”

Siwon tersenyum dan kembali mencium kekasihnya.

*****

NOTE: Fresh from Ms. Word!! Yang artinya aku belum editing lagi setelah ditulis hampir dua minggu. Ehehehehe… aku berusaha meminimalisir typo tapi kalo masih nemu maaf yaak.

Advertisements

49 thoughts on “[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 13

  1. Hi 🙂
    pertama terima kasih krn chinggu mau ngirim ff k email ku tapi
    mian ne baru bs coment krng
    hehehe jgn marah ne 😀
    ceritanya makin penasaran aj + hub wonkyu pun makin baik
    so cpt lanjut ne
    sory ga bs coment panjang2 keburu waktu nech ok
    bye chinggu 🙂

  2. Masalh’y mkin rumit,tpi bukti+ udh ada dtangan ni semoga rencana’y berhasil tuk menjerat paman’y kyu k penjara…
    Wonkyu’y mkin sweettt z ni..hehehe

  3. keren bgt eonniee.
    meski blm klimaksnya nih. entah. penasarab bgt sama rencananya heechul. disini adik2 gk byk peranbyah. lebih banyak dongek sama hyuk XD
    yeahh. ditunggu lanjutannya :))

  4. seneng bgt akhirnya update juga… ini lebih seru dari two faces versi pertama….
    menurutqu menghentikan permusuhan cho dan choi lewat hechul lebih masuk akal dibanding mengandalkan narra. yups tepat bgt klo hechullah team leader tuk mendamaikan kedua keluarga. ini semakin menarik karena ternyata tuan cho hyunjo sangat baik dan dia mendukung rencana hechul dkk… dia juga tidak menentang hubungan siwon dan kyuhyun… hemmm semakin penasaran ma lanjutannya.. jujur ini ff favoritqu… dulu sempet sedih bgt pas kmu menutup blogmu yang lama.. hhehhe mian jadi curhat… 🙂
    sumpah … ini lum di edit..???
    tp, g nemu typo tuh.. paling kata mengacuhkan itu bukankah artinya mempedulikan… hehe setahuqu acuh itu artinya peduli… 🙂
    ditunggu updatenya 🙂

  5. huh…. makin deg2an saja ini gak sabar nunggu aksi heenim dkk…tp itu gyunsik spt nya sdh tau rencana mereka ya …..
    kyu mau mancing minwoo….. si minwoo saja sdh mau kabur keluar korea….
    yg bakal jd calonnya siwon siapa itu…..
    lanjut 🙂

  6. kyaaaaa
    update lg ff ni
    dan makin seru aj
    bgitu bnyk masa lalu yg trungkap
    rahasia di blik prmusuhan
    dan omoo
    wonkyu mkin lengket aj
    kekkeke

    ok siiip
    lnjuuut ne
    keep writing

  7. aku jadi deg-degan sama rencananya heenim.. moga berasil ya rencananya..
    siwon mau dinikahin sama yeoja bermarga hwang?! apa tiffani hwang? siapapun itu, siwon pantas bersanding dengan marga cho yang manja dan menggemaskan *kyu blushing. kkkk…

    narra dan ji in, kuharap kalian jangan pingsan mengetahui oppa kalian pacaran. tapi sepertinya mereka malah seneng ya..

    diera, aku kangen The President ^^V

  8. slm knl widy imnida hua akhirnya update two faces ini ff favorit aku…mian lg comment ckrnx huhu kdnx kalau.dkntor qsnyum2 sndri bca ff di blok ini smpai dianggep aneh.hehe pokoknya ditungg.next chapnya ayo bkin wonku tmbh romantis hehe

  9. Ndingx update jug!
    ….mkin sru dn smakin mnegangkn. Jd g’ sbar nunggu aksi lady he”,donghae oppa n hyukjae oppa…

    Dn q pnasarn bgt, syapa y cwe yg mau djodhin ma wondad? Jgn” andiera eonn y…

    Mianhe eonn q g’ bsa comen pnjng”, s’alx lg sbuk nh ‘ngmpulin alat” bwat kprluan mos*jd curht*mna alat” yg dmnta ma pnitia mos aneh” lg…uh pko’x bkin pusing….

    Dlnjut ne eonn…ff yg lainx jug. Kpanpn i2 q kn sbar mnanti**

    N don’t forget keep healty n smangt.
    *SEMANGAT!!!

  10. omaigad!! baca ini,lagi2 tegang .
    aigoo..berasa kyak nnton drakor -,-
    kekeke
    eum..dkit lg teka teki prmasalahan dua kluarga slesai,tinggal rncana trio HaeHyukChul kan ?
    smoga aja brhasil .
    hoho
    presiden hwang,jan blg klo won mw di jodohin sma tiffany ?
    *asal nebak
    narra sma ji in udh mlai nydar kalo ada yg ga bres,smga aja mrka ga trlalu shock klo udh tau -_-
    kyaa..sukaaa bgt sma adegan wonkyu’a,kyu’a imut bgt siiih..
    sifat dy jg mnis,suka bgt !
    jdi gemes !!
    hihi
    okaii sipp di tunggu update-an nya saeng ^^b

  11. apakah rencana mereka akan berhasil?? mudah2an sj. kebenaran hrs segera , terungkap. apakah rencana cho gyunshik?? sepertinya dia akan mencelakai siwon? ll apakah rencana kakeknya siwon ttp akan berjalan?? mudah2an gagal. wonkyu…hrs ttp bersatu…pasti semuanya akan di lalui dng baik,.

  12. Makin rumit n menegangkan baca nya..
    Moga masalah yg ada bisa cepet selesai.. N ke 2 kel bisa cepet akur..

  13. mmm rumit bgt khidupan klrga cho n choi.
    kakek cho sepertinya bnr2 dah mentingin kehidupan cucunya.

    mmm sepertinya ada terlalu banyak kata ‘tersebut’ pada awal2 alinea.

  14. Dri awal ff ni emg g ringan, bgitu bnyak knflik yg hrus d pecahkan…melibatkan banayak tkoh. Dan d chap ni…bacanya hrus pelan2 mncerna stiap kjdian dan rncana2 ffffiiiiuuuuhhhhh…
    Mlai trgambar tjuan ahir dr rncana kmplotan heenin (plus kakek cho),mski g ngerti knpa kyuhyun hrus d amankn sgla. Ff ni g brgenre thriller kan?? Ɨƚεټɨƚεټɨƚεټɨƚεټɨƚε
    Ksus yg trjdi antara paman choi+bibi cho d msa lalu kyknya jd knci,
    Baiklah…. Smunya d serahin k diera-sshi,sya tinggal menikmati ƚƚ ǎ ƚƚ ǎ ƚƚ ǎ

    P.s
    Saya mkin syang sm cho harabeoji… 😉

  15. Yey akhirnya update jga 🙂
    permasalahan cho-choi semakin rumit tpi rahasia2 masa lalu sedikit terbongkar spt awal mulanya pertikaian dua keluarga ini..ku harap sih rencna heenim dkk berjln lancar,dan kyu pun aman beserta adik2nya tpi cho gyushik sepertinya akan melakukan sesuatu kepda choi siwon.belum lgi mslh perjodohin siwon hufft smoga siwon dpt melaluinya
    soal narra dan ji in,mereka udah mulai curiga dg ke2 kakaknya,ya mudah2an mereka ga akan shock stlh tau hubungan wonkyu
    dan wonkyu tetap so sweet 🙂

  16. makin penasaran ma kelanjutannya,,,
    semoga rencananya,
    heechul dkk berhasil,,
    lanjut ne jangan lama2,,,
    🙂

  17. makin rumit yaa? tapi sepertinya udh ada jalan terang.
    hub wonkyu jg makin seru 🙂

    Good job, Great!! 😀

  18. Ceritanya mkin seru nih…aku pnasaran kira” apa yg akan di rencanain cho gyushik wktu dia nelpon minwoo td yaa..???? :/

    kakek cho baik jg trnyata tp sikap tegas nya ttp yaa :)…beda bgt sama kakek choi ga ada perhatian nya sama skali sama cucunya sndri… Aigoo….

    Wonkyu jg mkin lama mkin so sweet dech 😉 smoga rencana mreka berhasil!!

    Lanjut eonni

  19. Waaa wonkyu makin mesr aja suka dehhhhh…
    Semoga rebcana heechel vejalan dengan baik…
    Kayanya hunsik sdg mrncnakan sesuatu…

    Nexxxttt

  20. ini chap awalnya dimana ya…..aku penasaran banget….buka awal lgs chap 8……ceritanya keren banget….only one yang pertama aku baca di ffn…trus lanjut ke sini tp tengahnya blm baca jg hiks….jd bingung nich…

  21. WONKYU..
    Ah makin lope lope gw ama lu bedua.
    Hahah.

    Hadeuuhhh..
    Rumit ya ternyata masalahnya :/
    kakek cho uda sadar,
    lah kakek choi?
    Ntu kakek tua ga sadr sadar juga,
    malah mau jodohin siwon.
    Aish!

    Next part ditunggu 🙂

  22. Hmm, wonkyu moment’a bnyax yoo, ayo donk siwon jngan smpe kyuhyun jdi umpan lee min woo, smoga kyunie cpet smbuh 🙂

  23. Waw,makin banyak banget yang tau hubungan wonkyu,,
    untung kakeknya kyu gak marah,itu si gyusik picik banget sihh,ckck akhirnya rahasia masa lalu sedikit trbuka juga
    hahay,wonkyu so sweet banget,siwon bener” ngelindungin kyu,hehe
    jadi iri,
    daebakk,lanjuutt, 😀
    fighting chingu!!

  24. kayaknya sepanjang sejarah(?) aku baca TF WK ver, chap ini deh yang paling lama bacanya, entah kenapa otakku jadi lamban dan hasilnya harus baca pelan2 sambil di hayati, hilang kosentrasi dikit udah buyar kkkk~~
    bener2 makin was was ini,, smoga rencana -entah apa itu- yg di rencanain heechul ga ada gangguan dari gyusik atau kakek choi atau siapalah,,,, dan aku berharap siwon ga ketemu sama yg dari keluarga hwang.. omoooo ga bisa bayanginnnnn >.<

    oh ya, aku paling suka waktu siwon gendong kyu turun dari mobil, entahlah, berasa manis aja gitu, hohoho
    aku nunggu reaksi narra dan ji in kalau tau kedua oppa mereka ehmm… kekasih…

    ditunggu lanjutannya neee…

  25. kayaknya kakek cho emg udah ngeberi lampu hijau buat hub wonkyu dan jg kayaknya dia jg ngedukung buat perdamaian 2 keluarga,sekarang tinggal kakek choi aja yg msh keras kaya gunung es

    narra ma jin in udah mulai curiga tp apa mrk bkl ngerestuin wonkyu ya?

  26. wahh minwoo mau kabur?? mreka jadi ‘mancing’ gak, takutnya minwoo keburu pergi

    semkin bnyak yg tau hub wonkyu, mreka mkin trancam coba kakek choi bs nrima kaya kakek cho ,, mkin pnasaran sm lanjutannya , ditunggu eon 🙂

  27. Hueehhh O.o itu kakek choi kok begitu sih, mau jodohin siwon u.u itu juga cho gyushik udah makin bahaya u.u oalah, jd tentang pembatalan pertunangan itu ta…

    Huaaa kakek cho udah tau semuanya ye… Dia juga harus ikut membantu dong, seharusnya sekalian aja narra sm ji in tp jangan libatin juga sih ya *labil*

    Huaa wonkyu momentnya disini berkurang ye? *plak* kisseu kisseuan mulu :p
    Tp mereka so sweet kyaaa >.<
    Lanjut cepat jiejie 😀

  28. anyong chinggu….maaf baru muncul lagi..hahaha..kenaen-kemaren tambah sibuk..hahaha yang ini so sweet kyu” manja sekal hahahaha
    but aku suka…udah updat ya yang ke 14 tpi aku g bisa baca g punya pwnya..heheheh..aku boleh minta chiggu?

  29. Maaf aku baru comment …# hehehe

    paman nya kyu, emang jahat yach. masalah nya semakin rumit, tapi semoga rencananya heechul bisa berhasil …

    Seneng nya Kakek cho setuju2 aja sama hubungan nya wonkyu n seperti nya gk mempersalahkan hubungan pertemanan narra sama ji in. Tapi kakek choi, kaya nya gk suka …. -_-

    so sweet banget dech moment wonkyu nya …# seneng banget ^_^

  30. bru bca lgi ff ini.. beda bgt ya sma yg bromancenya.. keren dah.. wlaupun inti klimaks blom smpe.. tapi udh bkin greget bgt dah.. suka skali versi yaoinya.. tp yg bromance ga kalah keren.. hahahha.. lanjut terus ya say.. fighting.. penasaran sma klanjutannya.. hehe sbrp beda gtu sma versi bromance.. ditunggu slalu..

  31. TF udah nyampe part 13, perjalanan cukup panjang juga yaa xD masih inget aku pas TF yang ori yang dulu endingnya kyu sama won jadi saudara, sekarang bakalan mengarah ke ending berarti ya. entah mengapa ya kalo di TF WK ini masalah keluarga choi dan cho lebih di bahas kali ya, ini salah satu point plus loh, dan juga dibumbui romansa won sama kyu :))

  32. uwah ending chap ini sweet bgd..
    kyu emg keras kepala, tapi dari sifatnya itu yg buat siwon jtuh cinta kan?
    hah smoga kyu gak kenapa2..
    n hub mereka ttp berjalin..
    siwon mw dipertunangkan,, ayo siwon mulai bergerak melawan kakekmu yg sewenang2,,hehehehehe…

  33. Kakenya kyu ngizinin…#asiiikk

    pamannya kyu licik banget…
    jeblosin aja ke penjara terus di hukum mati =-kesel

    udah banyak moment wonkyunya…

  34. Siwon mau dijodohin? Nooooo. Siwon cuma buat Kyu, begitu sebaliknya. Semoga kali ini Heechul punya jalan keluar buat wonkyu, biar mereka ga jadi dijodohin T.T

    Makin hari pasangan baru itu makin manis aja 😀

  35. Benerannn siwon mau dijodohin ???
    Kakeknya siwon banyak tingkah dehhh ,
    Udah tua juga knpa gak tobat,
    Biarkan anak dan cucu nya bahagia tnpa tekanan dan masalah karna ulahmu kakek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s