[SF] When Rain Comes

rain

When Rain Comes

“ Kau tahu, aku benci hujan. Lalu bagaimana dengan thesis-mu? Sudah selesai?”
Kyuhyun menggumam pelan sambil terus menghabiskan makan siangnya. Jaeshin menatap pemuda itu sambil menopang dagunya. Ia menghela nafas dan menyodorkan tissue. Kyuhyun meliriknya sekilas lalu mengambil satu lembar dan membersihkan mulutnya.

“ Kau ke kampus cuma untuk bimbingan?” Lagi, Kyuhyun menggumam dan juga disertai anggukan kepala.

Jaeshin kembali menghela nafas. “ Bisakah aku mendapat jawaban selain anggukan kepala dan gumaman?”

Kyuhyun mengangkat kepalanya lalu menggeleng. Jaeshin mendesah kesal. Kyuhyun tiba-tiba mengajaknya makan siang bersama karena datang ke kampus –walaupun hanya untuk waktu singkat karena setelah ini pria ini harus pergi memenuhi jadwal latihannya sebelum konser SS5 di Singapura nanti.

“ Kau. Menyebalkan. Cho. Kyuhyun.”

Kyuhyun hanya mempelihatkan eye-smile-nya dan itu membuat Jaeshin semakin jengkel. Jaeshin yang sudah tidak tahan lagi akhirnya sedikit mencondongkan tubuhnya dan mencubit kedua pipi Kyuhyun yang mulai terlihat kecil.

“ Kau sangat-sangat menyebalkan, Tuan Cho Kyuhyun.”

Kyuhyun meringis pelan lalu melepaskan tangan Jaeshin dari pipinya. “ Appo!!”

Jaeshin kali ini menyeringai. “ Akhirnya bicara.”

Kyuhyun menatap tajam sepupu kekasihnya tersebut dengan kesal. Tapi ia memilih untuk menghabiskan sup samgyetang-nya. Pagi ini Seoul dingin sekali, karena diguyur hujan. Ini sudah masuk musim semi dan seharusnya matahari memberikan kehangatan tapi rasanya Tuhan mempunyai rencana lain.

“ Pipimu hilang dimana? Tidak kenyal seperti biasanya. Sama seperti Henry. Dia bahkan bukan mochi lagi.” Tukas Jaeshin.

Kyuhyun meneguk air mineralnya setelah sup-nya habis. Dan kembali membersihkan mulutnya dengan tissue baru. Kyuhyun menarik nafas dan menatap Jaeshin serius. “ Kami sibuk.”

“ Tch, jawaban apa itu? Memangnya kalian tidak diberi makan, eoh?”

“ Lalu bagaimana denganmu, Nona Choi? Wajahmu tidak kalah menyeramkannya dengan wajahku.” Sahut Kyuhyun yang mulai membalas semua ucapan Jaeshin. Mungkin Kyuhyun ingin menghabiskan makanannya terlebih dahulu daripada membalas Jaeshin tadi. Makanya ia diam saja.

Jaeshin menghela nafas lagi. “ Sedang sakit. Aku demam saat kalian pergi ke Beijing dan hasil pemeriksaan gejala thypus.”

Kyuhyun terdiam dan memperhatikan Jaeshin baik-baik. Ia hanya menyadari gadis itu terlihat pucat, tapi tidak gejala sakit lainnya. “ Lalu kenapa tidak makan? Lalu kenapa ke kampus?”

“ Karena kau meneleponku dan bertanya apakah aku ke kampus atau tidak. Dan aku sedang tidak bisa makan apapun. Hanya boleh bubur.” Tutur Jaeshin.

“ Kenapa tidak bilang kalau kau sedang sakit?”

Jaeshin mendecak. “ Kau langsung menutup teleponnya setelah mengatakan “aku tidak mau tahu, kita makan siang bersama”. Aku tahu bagaimana dirimu, Tuan Cho. Jadi, siapa yang salah?”

Kyuhyun menghela nafas. “ Maaf. Ayo, kita pulang saja. Kau membawa supir? Atau kau dijemput? Tidak mungkin kau mengemudi sendiri, bukan?”

Jaeshin menggeleng. “ Mom yang mengantarku. Dia ada keperluan sebentar di butik sahabatnya. Nanti akan menjemputku sekitar jam dua nanti.”

Kyuhyun melirik jam dipergelangan tangannya. Masih ada setengah jam lagi. “ Hubungi Eomma-mu. Minta alamat butik-nya. Aku akan mengantarkanmu kesana.”

“ Tapi…”

“ Atau kau mau aku menghubungi Siwon hyung, eoh?”

*****

Kyuhyun menaikkan suhu heater mobilnya lagi. Jaeshin menghela nafas sebal. Orangtuanya, Siwon, kerabat keluarga lain, bahkan Kyuhyun, selalu saja bersikap terlalu memanjakannya setiap ia sakit. Jaeshin memang jarang sakit, maka itu ia selalu risih dengan perlakuan berlebihan orang lain padanya.

“ Tidak perlu dinaikkan lagi. Aku sudah hangat. Terima-kasih.”

Kyuhyun meliriknya. “ Aku merasa dingin.”

“ Kau sakit?” Tanya Jaeshin yang kini fokus menatap Kyuhyun.

“ Hanya merasa sedikit demam. Tenang saja, sudah minum obat. Jangan seperti hyungdeul. Kau benci dimanja, begitu pula dengan diriku.” Sahut Kyuhyun.

Jaeshin mendengus. “ Tapi kau menikmati perlakuan memanjakan itu. Sedangkan aku tidak. Kita berbeda, Cho Kyuhyun.”

“ Terserah. Lalu dari persimpangan ini, kita kemana?”

“ Hanya sekitar lima ratus meter lagi.”

Dan kemudian suasana didalam mobil audi itu berubah sunyi. Jaeshin sesekali menarik nafas sambil terus menatap kearah luar jendela. Masih hujan, walaupun dengan intensitas ringan. Dan Kyuhyun mengemudi dengan hati-hati karena jalanan kadang menjadi licin jika hujan.

Tanpa menunggu lama, mobil Kyuhyun terhenti didepan sebuah butik ekslusif karena butik ini hanya menangani pesanan-pesanan dari orang tertentu saja dan harganya pun tidak bisa dikatakan murah. Kyuhyun mengambil topinya lagi dan merapatkannya hingga menutupi sebagian wajahnya. Kemudian ia mengambil payung dibagian kursi belakang, lalu beranjak keluar.

Jaeshin mendengus. “ Dia bilang tidak suka memanjakan tapi apa ini?”

Kyuhyun menutup pintu setelah membuka payung dan berjalan untuk membukakan pintu bagi Jaeshin. Gadis itu melepaskan seatbelt-nya ketika Kyuhyun membuka pintu mobilnya. Jaeshin memanjat keluar dari mobil dan berada dibawah payung yang sama dengan Kyuhyun.

“ Sepertinya Eomma-mu masih menunggu.” Kyuhyun mengenali jelas mobil Ford dengan series keluaran terbaru yang terparkir didepan mobilnya. Lalu ia menutup pintu mobil.

“ Kau yang memintanya untuk menunggu, bukan?”

Kyuhyun tersenyum dan menarik Jaeshin untuk memasuki butik tersebut.

*****

“ Hyung, kau dimana?”

“ Masih di apartment, Kyuhyun. Waeyo?”

Kyuhyun memutar kemudinya lalu menghela nafas pendek. “ Kau tidak bilang Jaeshin sedang sakit.”

“ Eh? Jae sakit?”

Kyuhyun mengernyit ketika suara Siwon malah berubah cemas diseberang telepon. Dan kemudian Kyuhyun memukul dahinya sendiri. “ Pantas saja Jae langsung menurut.” Siwon pasti tidak beritahu sama-sekali mengenai hal ini. Dan Kyuhyun begitu bodoh langsung menelepon Siwon selepas mengantar Jaeshin tadi.

“ Kyuhyun, kau tahu darimana Jaeshin sakit? Aku bahkan tidak bertemu dengannya di gereja kemarin. Ajhumma hanya bilang kalau Jae menjalani pelayanan di gereja lain bersama teman kampusnya.”

Kyuhyun menggaruk lehernya bingung. “ Aku bertemu dengannya di kampus. Atau lebih tepatnya aku memintanya bertemu di kampus.”

“ Lalu?”

“ Lalu, dia mengungkit pipiku dan pipi Henry yang menjadi tirus. Kubalas kalau wajahnya juga tidak kalah pucat denganku. Ah…” Kyuhyun kembali memaki dirinya. Secara tidak langsung ia juga mengakui pada Siwon kalau dirinya sedang sakit.

“ Kyuhyun, kau dimana?”

“ Habis mengantar Jaeshin bertemu dengan Eomma-nya. Aku akan langsung…”

“ Ke apartment. Sekarang!”

“Baik, hyung.” Kenapa aku begitu bodoh?!!

*****

Kyuhyun menarik nafas terlebih dahulu sebelum ia membuka pintu. Paling tidak, Kyuhyun harus mempersiapkan diri jika Siwon sudah mulai melontarkan segala amunisi pertanyaan yang bertubi-tubi. Setelah sedikit tenang, Kyuhyun membuka pintu dan bersiap menghadapi Siwon.

Kyuhyun menutup pintu dan melepaskan sepatunya. Ia berjalan menuju ruang tengah dimana Siwon pasti sudah menunggunya. Tetapi Kyuhyun malah tidak menemukan siapapun.

“ Hyung?”

“ Di kamar, Kyu.”

Kyuhyun menarik nafas lagi dan berjalan menuju kamar Siwon. Tetapi ketika ia membuka pintu, Kyuhyun malah melihat Siwon sedang berbaring ditempat tidur dengan wajah yang tidak bisa dikatakan sehat. Kyuhyun berjalan mendekat dan menaruh tas ranselnya dilantai.

“ Hyung sakit lagi? Kemarin sudah sehat.”

Siwon tersenyum dan menarik tubuh Kyuhyun untuk ikut berbaring disampingnya. Biasanya, Kyuhyun akan menolak tapi entah kenapa ia menjadi penurut sekali. Dengan hati-hati, Kyuhyun menempatkan tubuhnya dibagian kiri tempat tidur Siwon. Kekasihnya itu menarik tubuh Kyuhyun lebih dekat dan mendekapnya erat.

“ Pagi ini kembali demam. Tidak parah, hanya tigapuluh tujuh derajat. Kau juga hangat, Kyu. Berapa suhumu, eh?”

“ Kurasa sekitar tigapuluh tujuh atau delapan. Tadi pagi, dibantu Sungmin hyung. Sekarang sudah turun, jadi lebih baik. Hyung, sudah makan siang?”

Siwon tersenyum dan menggumam pelan. Ia kini dengan nyaman meresapi bau tubuh Kyuhyun yang begitu menenangkan. Kyuhyun hanya diam menatap Siwon yang memejamkan matanya. Kekasihnya pucat tetapi masih bisa tersenyum.

“ Makan apa?” Tanya Kyuhyun berbisik.

“ Bubur. Eomma datang tetapi sudah pergi lagi. Kau makan apa?”

“ Sup Samgyetang. Tapi Jaeshin tidak mau makan. Dia bilang hanya boleh makan bubur.”

Siwon kembali tersenyum. “ Sudah menjadi kebiasaan.”

Kyuhyun terdiam. Satu lagi yang ia ketahui, keluarga Choi jika sedang sakit hanya akan makan bubur. Kyuhyun memperhatikan lekuk wajah Siwon dengan baik. Kekasihnya masih terlihat begitu tampan walaupun sakit, atau bahkan jika ekspresi anehnya sedang keluar. Kyuhyun tersenyum begitu teringat dengan kumpulan foto-foto Siwon dengan ekspresi nerd-nya selama konser. Kyuhyun tidak tahu kalau fans mereka begitu jeli menangkap moment-moment tersebut. Yang paling menakjubkan, saat kejadian di SS5 Hongkong. Kyuhyun melihat ada puluhan foto saat Siwon melakukan paper-kiss dengannya yang tersebar heboh di dunia maya. Dan bahkan sampai seminggu setelahnya, foto-foto itu masih beredar.

“ Apa yang kau pikirkan?” Siwon membuka matanya perlahan.

“ Kita harus latihan.”

“ Manager membatalkan jadwal beberapa orang termasuk kita. Besok kau syuting?”

Kyuhyun mengangguk.

“ Lalu bagaimana dengan promosi Trap? Masih menemani Henry?”

“ Tidak tahu. Belum ada jadwal lainnya. Kurasa Junghoon hyung lebih berhati-hati mengatur jadwal saat ini. Kejadian hari Sabtu benar-benar diluar dugaan.”

“ Henry butuh istirahat.”

“ Kita semua butuh istirahat. Tidurlah, hyung.”

Siwon menggeleng. “ Masih ingin mengobrol denganmu. Thesis-mu bagaimana? Pagi ini kau kembali menulis tweet. Itu artinya kau begadang lagi untuk menyelesaikannya, bukan?”

“ Mendekati akhir. Dan lebih baik. Bagaimana hyung tahu aku mengerjakan thesisku?”

“ Kau itu kebiasaan. Jika muncul tweet dengan avatar telur ungu pada pagi buta, maka itu artinya kau begadang semalaman untuk mengerjakan thesis. Hal yang sama pada weibo-mu. Kau tidak akan online hanya karena hal-hal tidak penting, Kyuhyun.”

Kyuhyun tersenyum. “ Dan hyung selalu online untuk hal-hal tidak penting.”

Siwon mengerutkan dahi. “ Maksudmu?”

“ Memfollow fans-fansmu, me-retweet Cho Chungmin Sonsaengnim. Dan hal-hal aneh lainnya.”

“ Kau tidak suka?”

“ Itu akun-mu hyung. Untuk apa aku tidak suka? Aku tidak berhak melarangmu.”

“ Lalu?”

“ Entahlah. Aku tidak terlalu menyukai online kecuali untuk main game.”

“ Tipikal dirimu, Kyuhyun.” Siwon terkekeh. “ Jadi…”

Kyuhyun menghela nafas. “ Kau begitu sering mengeluh padaku mengenai jumlah mention yang datang untukmu setiap kau online, hyung. Tapi tidak bisa disalahkan, karena kau adalah Choi Siwon Super Junior. Semua orang berhak menganggumu.”

Siwon tertawa lagi. “ Ah, pengertiannya Cho Kyuhyun tersayang-ku ini.”

Kyuhyun memutar bola matanya dengan jengkel. Tapi ia semakin merapatkan tubuhnya dengan Siwon. Tangan Siwon kini memerangkapnya dengan begitu erat. Rasa hangat dari tubuh Siwon kini sedikit membuat Kyuhyun khawatir. Seperti Jaeshin, Siwon mungkin jarang sakit –sama seperti beberapa anggota Choi yang ia tahu– tetapi ketika mereka sakit, maka semua orang akan mengkhawatirkan mereka dan memberikan perhatian lebih.

“ Jaeshin sakit apa, Kyu?” Siwon kembali bertanya lagi setelah ada jeda.

“ Gejala thypus. Ia bilangnya begitu.”

“ Sejak kapan?”

“ Saat kita pergi ke Beijing. Saat itu hyung juga demam, bukan?”

“ Demamku tidak parah. Lalu kenapa di cuaca sedingin ini dia malah ke kampus? Apa dia sudah sehat?”

“ Er.. itu, aku yang memintanya untuk ke kampus dan makan siang bersama. Aku tidak tahu kalau dia sedang sakit. Tapi mungkin aku juga salah karena tidak bertanya padanya. Maaf.”

“ Kenapa meminta maaf padaku? Jika Jae menemuimu bahkan saat ia sakit, karena ia peduli padamu, Kyuhyun. Jae tahu kau itu tidak suka makan sendirian kalau tidak terpaksa.”

“ Hyung, kau membuatku semakin merasa bersalah.”

Siwon terkekeh. “ Kenapa bersalah? Apa Jaeshin mengeluh padamu tadi?”

“ Sedikit.”

“ Itu artinya ia tidak keberatan, sayang. Bahkan disaat aku memintanya menjemputku disaat suhu dingin sekalipun, dia tidak akan menolak. Walaupun dengan ekspresi jengkel sekalipun.”

“ Benarkah? Kapan? Jae kan tidak suka dingin.”

“ Akhir tahun lalu, sebelum hari Natal. Mobilku sedang tidak bisa digunakan dan aku meminta Jiwon mengantarkanku ke Hans. Dan aku meminta Jae untuk menjemputku. Walaupun saat itu dia benar-benar sangat kesal.”

“ Aku tidak tahu siapa yang bodoh.  Kau atau Jaeshin.”

Siwon kembali tertawa. “ Sudah kubilang Jaeshin itu peduli. Tidak peduli seberapa kesal atau jengkelnya, dia akan tetap datang jika kau memintanya.”

Kyuhyun mengangguk mengerti dan menghela nafas. Kulit Siwon sedikit tegang begitu diterpa hawa hangat dari nafas Kyuhyun. Rasanya, setiap gerakan atau bahkan hanya helaan nafas kekasihnya membuat reaksi yang tidak terduga pada tubuhnya.

“ Heechul hyung, kapan pulang?”

“ Kau merindukannya, Kyuhyun?”

“ Kita semua. Lagipula, semakin hari semakin banyak masalah. Bahkan masalah lima tahun lalu kembali terungkit lagi. Kita tidak tahu bagaimana harus bersikap. Disatu sisi kita tidak mungkin menyakiti keluarga kita, disisi lain kita tidak mungkin menyakiti orang-orang yang telah mendukung kita. Ini sebuah dilemma, hyung.”

“ Kau jadi melankolis sekali, Kyu. Tidak biasanya.”

“ Hyung, aku serius.”

“ Aku juga, Kyuhyun sayang. Lima tahun lalu jika tidak salah ingat, kau bahkan mengatakan pada kami bahwa kita adalah keluarga. Super Junior adalah keluarga. Henry dan Zhoumi dalam Super Junior M juga bagian dari keluarga Super Junior. Tidak peduli apa yang dikatakan oleh ELF yang menentang pengakuan Henry dan Zhoumi dalam tubuh Super Junior. Lalu kenapa sekarang kau terlihat sangat negatif sekali.”

“ Tidak tahu. Mungkin karena aku pernah mengalami penolakan, tidak hanya dari ELF tapi juga kalian. Ingat sepuluh dari duabelas orang menolakku?”

“ Tapi aku tidak, Kyuhyun. Dan lagipula semua orang menerimamu sekarang.”

“ Dan seharusnya Henry dan Zhoumi juga mendapatkan perlakuan yang sama. Kenapa mereka harus dibedakan? Apa karena mereka hanya bagian dari sub-unit? Keluarga tetap keluarga, hyung. Tidak ada yang namanya mantan keluarga. Ini bahkan sudah lima tahun, seperti katamu.”

Siwon terdiam. Tidak ada yang bisa menentang pendapat Kyuhyun, termasuk Siwon sendiri. Bahkan Kyuhyun sering kali berdebat dengan hyung lainnya karena beda pendapat. Siwon mengusap lembut rambut Kyuhyun, ia berusaha menenangkan emosi Kyuhyun. Kekasihnya masih sakit dan juga sedikit stress.

“ Apa yang kau inginkan sekarang, euhm? Mengenai Henry dan Zhoumi.”

“ Mereka adalah keluarga kita. Jaga mereka, lindungi mereka.”

Siwon tersenyum. “ Persis pesan Jungsoo hyung. Kita akan menjaga dan melindungi mereka, Kyuhyun. Kita semua melakukannya.”

Kyuhyun kini menjadi lebih tenang. Usapan lembut Siwon juga membantunya menenangkan diri. Paling tidak, Kyuhyun menemukan sandarannya untuk masalah ini. Dan semua pasti akan baik-baik saja.

“ Hyung..”

“ Ya, Kyuhyun?”

“ ….”

“ Ada apa?”

“ Tidak jadi.”

Siwon mengecup kepala Kyuhyun dengan kasih sayang. “ Hey, Kyu. Kau belum menepati janjimu.”

“ Yang mana?”

“  Menginap selama seminggu.”

“ Itu.. kita sedang sibuk, hyung. Akan kubayar lain kali saja, ya. Setelah jadwal kita sedikit longgar.”

“ Hey.. kapan jadwal kita menjadi lenggang? Jadwal individumu semakin penuh, Kyuhyun. Belum lagi dengan jadwal konser kita. Menyusul dengan jadwal-ku nanti. Kau cicil saja. Hari ini kau menginap, ya?”

“ Besok aku syuting pagi, hyung.”

“ Ayolah aku sedang sakit, Kyu.”

“ Aku juga sedang sakit. Mana ada orang sakit mengurus orang sakit lainnya?!”

“ Cho Kyuhyunnie…”

“ Jangan melakukan aegyo, hyung. Kau terlihat menyeramkan. Bahkan fans saja ketakutan hanya melihat foto aegyo-mu saat konser di Hongkong.”

“ Kyuhyunnie jahat sekali.”

“ Aish.. baiklah! Hanya sehari. Dan aku benar-benar mulai merinding karena aegyo-mu, jadi hentikan!!”

“ Aigo.. Uri Kyuhyunnie neomu kyeopta.”

“ Argh.. Hyung, geumanhae!!”

*****

NOTE: Baiklah, judulnya sama sekali gak cocok sama isinya. tapi karena tweet pagi kyu yang sangat tumben banget yang bilang “It’s Raining” So.. jadi begini deh. Ini juga bikinnya secara dadakan. maksud pengen nulis fanfic lain, tapi yaah.. begitulah saya kurang fokus. pada akhirnya semua terbengkalai!!

Dan karena penyakit gak fokus saya kambuh lagi, jadi terpaksa cuma bisa fokus nulis fanfic satu judul ajah. Two Faces. Maka dari itu, TF mau saya abisin cepat-cepat dan berpindah ke fanfic lainnya. Mumpung libur dua bulan dan saya adalah mahasiswa pengangguran. Annyeong.. ^^

Advertisements

34 thoughts on “[SF] When Rain Comes

  1. Sebentar deh,ini ff wonkyu apa jaekyu saeng?#ngikik
    Hampir 80% jae ikut andil di sini,kkkk,dn itu pd kenapa deh,sakit semua,aduuuh,pasti pd kecapean deh,kyuhyun sampe tirus gt pipinya,dn bnr kata jae,henry udh ga kea mochy lagi,pd kemana si itu pipi?kea nya pindah ke eonnie deh skrng,

  2. aw kasihan pd sakit semua karna sibuk ….
    aq jg geli lihat aegyo nya siwon ….kkkkk
    kayaknya karakter semua keluarga choi itu rada2 aneh dan gmn gitu ….
    ayo diera aq kasih semangat bwt lanjut TF nya 🙂

  3. Ah iya. Aku juga shock lihat Kyu ngetweet dinihari kak. Hahahaha 😀
    Tumben banget itu bocah /plakkk
    Kk masukin masalah Henry juga yah? Hiks~ T.T

    Kak, apa kabar Only One(?)??? Aku sudah menunggu 🙂
    Karena aku gak ngikutin yg Two Faces, jadinya aku selalu nungg ff SF kk yg gini ^^

  4. ┣┫a┣┫a┣┫a┣┫a inilah ajaibnya ngikutin sf yg ini,lgi2 hebohnya nerka2 makna tweet kyu yg irit bgt itu…muncul sf ni,jd kgk usah bingugng2 berimajinasi,sdh difasilitasi pemirsah…
    Lagi2 iri sm jaeshin…sllu jdi topik hngt perbincangan wonkyu…*envy
    Kdk sf ni tuh jd semacem pers conference-nya wonkyu,keukeu entahlah…kyk beneran ja gtu klo wonkyu ngelakuin apa yg d tlis d sini,hyaaaaa….trmasuk ttg zhomi+henry,agak miris siy tiba2 hal ini diungkit lagi, apa g mikirin gmna prasaan mrka bedua??mereka jg sma2 berjuang kali…*lupakan itu hanya pendapat pribadi
    Gomawo diera-sshi

  5. aigoo..ini knapa sakit’a pada kompak smua ??
    ckck
    disini jg dingin kyu,brarti negara kita sehati dong ?
    waks
    aaa..sukaaa bgt sma adegan di ranjang itu !!
    so sweet bgt ><
    kyaaa..
    err..soal tuitt kyu itu,aku sma skali ga tau .
    hehe
    *ditabok
    kalo aku sih gapapa ya kalo yg lnjut cma TF,cz itu ff fav aku bgt !!
    hehe
    yossh di tunggu update-an nya saeng ^_^

  6. ea eonni bnar bgt. Pi”x babbykyu ma henry mang kliatn aga’ tirus! Palgi pi”x henry kliatn bgt tirusx. Tp wlo ppun yg trjdi babbykyu ttp no sa2 dhtiq*y ealh sparkyu aqut g2 loh*|o|
    plgi dtrapx henry,omy got…babbykyu bnar” kyut bdai. Y wlopn dtmpilinx pas” akhr…

    Jaesin…….eum…dhlh. Yg jlas q sllu envy ma dia yg sllu dpt prhtian dr wonkyu.

    Tfx q tnggu eonn!!!

    ^o^keep healty n ttp smngt y eonn…
    *SEMANGAT!!!

    Gat

  7. slalu ska sma ff mu
    brasa real aj
    kekeke
    dan wonkyu moment ny
    pas bgt kuq
    g terlalu brlebih jg

    ok siiip
    TF cpt publis y
    it ff keren pke bgt
    like like
    keep writing

  8. Kenapa mereka pada sakit semua,kompak sekali *plak
    entah kenapa aku jdi iri sma jaeshin,dia dket bgt sma babykyu huwee *lebay
    mumpung eon lgi libur,ff TFnya cpet di update ya.only one jga 🙂

  9. duo pasangan romantis ini sll kompak, sakit aja smp bareng…emang sehati. jae jg ilkutan sakit tp anak itu ngotot jg pergi keluar krn pedulinya dia ama babykyu. ada apa lg ya ama zoumi and henry? soalnya aku masih kurang jls ama beritanya. siwon..kl udah manja gak ada yg bisa menolak….bahkan babykyunya hrs menuruti apa maunya. pokoknya wonkyu TOP deh. lanjuttttt

  10. kasian pada sakit semua.. siwonie, kyuhyunie, aku amat sangat bersedia menjaga kalian di saat sakit. kkk~
    akibat kyu sakit jadi mellow gitu ya. ga biasanya. hehehe…

  11. Tepaaar semuaaaaa 😦
    Iyaaa si henry ud kurus bangeeet terakhir liat di ss5 asli kurus bangeeet

    Buat zhoumi henry , mrk ttp keluarga super junior…tp kalo buat dimasukin ke group utma, well….i have different opinion 😉

  12. Semua sakit.. .˚◦°•hмм…(―˛―“)..•°◦˚ asal autor nya ga ikut sakit juga ga.. Hi•⌣•hi.. lanjut chingu..

  13. aigoo, knpa sakitnya bs barengan gtw ???
    eumh, kiyu emang kurusan deh, pipi gembulnya tau deh dibuang kemana, jinjja, aku lbih suka pipi gembul dr pd pipi tirusnya kyuhyunie ~_~

    Heuu, kasian ne pas masalah henry, uda gtw dia sendirian lg. . huhuhu *puk2 henly, fighting mochi, kt slalu dukung 🙂 *

    hahahaha, aku ikudan merinding liat daddy aegyo #plak

  14. Manis spt biasa.. ^^
    cuma inti crita.a yg ga keraba,, tp mgkn ini cm q aja. Tp info.a oke kok. Kmrn sempet bingung ada pa pd nyebut2 henMi,, ternyata,,
    thx.

  15. Aww…sakitnya knpa pada kompakan gitu sih 😀 hehehehe

    bner tuh eonni klo liat siwon oppa ber’aegyo rasanya aneh bgt … Ga cocok sama mukanya…hahahahahahah 😀

    ditunggu ff slanjutnya…
    Trutama ff Two Faces smoga cepet update dh 🙂

  16. Kasian … Apa sakit semua … >__<

    aku suka ff kaya gini, bikin lagi ne ..# hehehe

    buat TF, gk sabar nungguin penasaran sama lanjutan nya … ^_^

  17. ini sumpeh si Jaeshin bikin iri sumpah -_-
    Bahkan hampir seluruhnya ada Jaeshin *plak*
    Aah, jadi dinget ZhouRi kemarin u.u

  18. suka deh sama shoot yang kaya gini, maniss banget, walaupun tetep aja suka ada masalah dan rintangan di hubungan wonkyu. tapi kayanya jae selalu berhasil medamaikan xD suka aja ngebaca interaksinya antara won kyu dan jae rasanya kaya punya point plus tersendiri

  19. owh kenapa disini smua pada sakit?
    apa karena cuaca yang emang ga bersahabat, atau kesibukankah dalang yang utamanya..
    bener zhoury adalah keluarga..
    kyu pasti lebih peduli karena dy pernah merasakannya..
    skrg dy diterima,, dan kyu berharap bahwa zhoury diterima baik oleh smuanya sbg keluarga…
    dan siwon disinilah yang akan selalu menenangkan kyu dalam stiap permasalahan yang terjadi, bijaknya siwon….

  20. Yak… aku suka hubungan antara Kyuhyun dan Jaeshin.
    Tapi agak penasaran, apakah di dunia nyata Jaeshin itu memang sepupunya Siwon atau bukan? Atau hanya OC disini? Mian, aku baru disini, jadi agak ketinggalan.

    Kyuhyun terlihat dewasa sekali disini. Pantesan Siwon betah sama dia. Aku suka dengan komunikasi keduanya yang walaupun sedikit, tapi sangat berkesan.

  21. Aku suka yang ini jugaaaa. Ya Tuhaannn..

    ga ada yang lebih menyentuh dari daily life-nya Wonkyu /cries a river/
    semangat! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s