[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 12

TF

Standing Together

Siwon menaiki tangga dengan perasaan lega. Seharian ini ia berada dirumah sakit bersama Kyuhyun dan merasa cukup senang. Walaupun ada Narra yang terus menerus berada disamping Kyuhyun dan membuat Siwon harus menahan diri untuk duduk di sofa yang agak jauh dari tempat tidur. Hanya ketika Narra keluar kamar, Siwon baru bisa berada didekat Kyuhyun. Mereka masih harus menjaga jarak dihadapan Narra dan orang lain. Tuan Cho Hyunjo meminta Kyuhyun dan Siwon untuk menyembunyikan hubungan mereka sampai keadaan sedikit lebih baik.

Siwon tersenyum tipis jika mengingat pertemuan pertama dengan Presdir Cho’s Group sekaligus kakek dari kekasihnya tersebut. Walaupun tidak secara langsung menyetujui hubungan mereka, paling tidak reaksi Tuan Cho Hyunjo tidak seburuk dugaan Siwon sebelumnya. Sepertinya semuanya perlahan berjalan dengan membaik.

Siwon mempercepat langkahnya menuju kamarnya. Tetapi ketika ia membuka pintu, Heechul ternyata sudah menunggunya. Siwon menarik nafas pendek dan tersenyum pada sepupunya. “ Kau menungguku, hyung?”

“ Kau tidak ke kantor hari ini.” Ucap Heechul.

Siwon mengangguk lalu menutup pintu kamarnya. Ia berjalan mendekati Heechul yang berdiri dekat jendela balkon. “ Ada sedikit urusan pribadi. Apa ada masalah di kantor?”

Heechul menggeleng. “ Belum. Kakek masih sibuk mengurusi kejadian kemarin. Jadi, dia tidak tahu kalau kau bolos hari ini.”

Siwon menatap Heechul dengan lekat. Ia menarik nafas lagi lalu membuka jendela tersebut dan berjalan keluar. Heechul memperhatikan sepupunya untuk beberapa detik. “ Kau pergi kemana?”

“ Rumah sakit.” Jawab Siwon singkat.

“ Menemui Cho Kyuhyun?” Siwon mengangguk kecil. Heechul mendesah pelan lalu ia berjalan mendekati Siwon dan berdiri disisinya. “ Bagaimana keadaannya sekarang?”

“ Sudah lebih baik, walaupun harus dirawat hingga beberapa minggu.” Kemudian suasananya berubah hening. Hanya terdengar suara angin dan hembusan nafas perlahan dari Siwon. “ Kau sudah tahu ya, hyung?”

“ Bingo!”

Siwon agak menunduk dan tersenyum tipis. Entah kenapa semua orang kini satu per satu mulai mengetahui hubungan mereka. Padahal ia dan Kyuhyun sepakat untuk menyembunyikan hubungan ini untuk sementara, tapi belum ada seminggu hubungan mereka malah sudah menjadi rahasia umum bagi orang-orang terdekat mereka. Apakah mereka terlalu mudah ditebak?

Siwon kemudian mengangkat kepalanya lagi dan menoleh pada Heechul. “ Lalu menurutmu, bagaimana?”

Heechul berbalik dan menyandar pada palang besi. “ Terserah padamu. Aku tidak bisa mengatur hidup seseorang. Aku bukan Tuhan, Choi Siwon. Bagaimana kau menjalani hidup, dengan siapa kau berhubungan, aku tidak peduli.”

“ Aku mencintainya, hyung.”

“ Aku bisa melihatnya dengan sangat jelas, Choi Siwon. Dan aku punya sebuah penawaran untukmu. Demi masa depan hubunganmu dengan Cho Kyuhyun. Apa kau tertarik?”

Siwon mengerutkan dahi.

*****

“ Jadi, kau melepaskan Kyuhyun?” Jungsoo menggoyangkan gelas wiski ditangannya. Yunho yang duduk disampingnya hanya tersenyum dan menyesap sedikit wiski digelasnya.

“ Tidak bisa dibilang melepaskan. Aku hanya ingin Kyuhyun bahagia. Tapi jika pria Choi itu melukai Kyuhyun, mungkin aku akan mengambilnya. Hanya jika situasinya mendukung, hyung.” Tutur Yunho sembari menaruh gelas wiskinya.

Jungsoo menghela nafas pendek. “ Bertahun-tahun kau memendam perasaan padanya, dan pada akhirnya kau tidak mendapatkan apapun.”

“ Tidak juga. Selama lima tahun kami tidak bertemu, aku terus merasa tersiksa karena tidak bisa mengungkapkan perasaanku padanya. Terlebih selama kuliah, kami terus saja berdebat walaupun aku tidak ingin. Paling tidak, saat ini Kyuhyun mengetahui aku ada untuknya dan aku bisa menemuinya. Sebagai rekan kerja atau sahabat.” Ujar Yunho.

Jungsoo meminum wiskinya hingga habis. “ Tapi tentu kau menginginkan lebih dari sekedar sahabat, bukan? Aku tahu persis dirimu, Jung Yunho.”

Yunho kembali tersenyum dan menepuk bahu Jungsoo. “ Tentu saja. Aku masih mencintainya hingga detik ini. Tapi sudah kukatakan, aku hanya ingin dia bahagia. Dan jika bersama Siwon, aku bisa melihatnya tersenyum maka aku tidak keberatan melihatnya dari jauh.”

“ Lalu bagaimana denganmu? Apa kau ingin terus melajang seumur hidup? Atau lebih parah, kau akan berakhir dengan mencari “teman ranjang” demi melampiaskan gairahmu. Kau itu pria, Yun.” Sahut Jungsoo.

“ Hey, aku tidak separah itu, hyung. Untuk saat ini, Kyuhyun masih menjadi satu pemuda yang tidak bisa tergantikan. Tapi seiring waktu, aku juga terus mencari seseorang untuk hidupku, hyung. Tenanglah. Aku bukan seorang pysco yang terobsesi dengan pria bernama Cho Kyuhyun.”

“ Terserah padamu saja, Jung Yunho!”

*****

“ Pulanglah, Narra. Hari ini kau bahkan tidak pergi sekolah.” Sudah kesekian kalinya Kyuhyun meminta Narra untuk pulang dan beristirahat ketimbang bersamanya di rumah sakit.

“ Tidak apa, aku bisa meminta ijin ke sekolah. Lagipula Oppa sendirian. Kalau Oppa membutuhkan sesuatu, bagaimana?” Dan untuk kesekian kalinya juga Narra memberikan alasan untuk menolak permintaan Kyuhyun.

Kyuhyun menghela nafas pendek. “ Ini rumah sakit, sayang. Ada dokter dan suster yang berjaga. Lagipula rumah sakit bukan layaknya hotel, Narra. Dan Oppa tidak mau melihatmu membolos. Kau itu hampir mendekati ujian, sayang.”

“ Tapi…”

“ Oppa baik-baik saja, Narra. Tidak ada sesuatu yang buruk akan terjadi. Besok saat kau datang menemuiku setelah pulang sekolah, Oppa pasti merasa jauh lebih baik. Jadi, pulanglah.”

Narra menatap kakaknya dengan lekat untuk beberapa saat lalu akhirnya mengangguk. Kyuhyun tersenyum tipis dan mengangkat tangannya untuk mengusap wajah adiknya. “ Pulanglah. Selamat malam, sayang.”

Narra meraih tangan Kyuhyun dan mencium jemarinya. Kemudian ia bangkit dan mencium kening kakaknya. “ Baiklah, aku pulang. Selamat malam, Oppa. Aku sayang padamu.”

“ Oppa juga sayang Narra.”

Narra lalu melepaskan tangan Kyuhyun dengan sedikit tidak rela dan berjalan keluar kamar rawat tersebut. Walaupun sesekali Narra terus menoleh pada Kyuhyun. Narra membuka pintu dan kembali menatap kakaknya. Kyuhyun hanya tersenyum tipis.

“ Ohya Narra, bagaimana dengan barang-barangku? Seperti ponsel dan lainnya? Apa pihak rumah sakit masih menyimpannya?” Tanya Kyuhyun.

“ Aku dengar Donghae oppa yang mengambilnya. Besok pagi akan kutanyakan, okay?” Kyuhyun hanya mengangguk kecil.

Narra lalu berjalan keluar dan kembali menutup pintu. Tinggal Kyuhyun sendiri diruangan tersebut. Ia menatap lurus kearah langit-langit kamar dan mendesah perlahan. “ Semoga Donghae hyung tidak menyadarinya.”

*****

Gyushik merapikan jas yang dipakainya sembari menuruni tangga. Kemudian ia berjalan menuju meja makan dan menemukan ayahnya sudah menyantap sarapan paginya. Dan seorang pemuda lain yang sudah lama tidak ditemuinya. “ Jinho? Kapan kau pulang?”

Pemuda itu tersenyum pada sang paman. “ Sekitar dini hari pesawatku mendarat dari Los Angeles. Kemarin Kakek menghubungi Appa dan meminta noona datang, tetapi kondisi kehamilannya tidak memungkinkan jadi aku yang datang.” Tutur Jinho –Cho Jinho, cucu keluarga Cho dari anak kedua Tuan Cho Hyunjo.

Keluarga putra kedua Tuan Cho Hyunjo – Cho Sanghoon– memang telah lama berdomisil di LA untuk mengurus bisnis Cho’s Group di Amerika. Cho Jinho adalah putra kedua dari Cho Sanghoon yang tengah menyelesaikan kuliah di jurusan bisnis, terpaksa menunda pendidikannya karena kakeknya memintanya untuk pulang ke Seoul.

Gyushik menatap sang ayah dengan pertanyaan yang berlipat. Tuan Cho Hyunjo sendiri terlihat tenang. “ Kyuhyun masih memerlukan pemulihan paling tidak sekitar dua bulan. Dan kau tidak mungkin mengurus semua pekerjaan yang ditinggalkan Kyuhyun seorang diri. Jinho akan membantumu dan sementara posisinya menggantikan Kyuhyun.”

“ Ne? Menggantikan Kyuhyun?” Seru Gyushik.

Tuan Cho Hyunjo menyesap kopinya terlebih dahulu. Ia menghela nafas pendek sembari menaruh kembali cangkir kopinya. “ Hanya sebatas pengganti. Tidak sepenuhnya menggantikan. Kau bisa mengajari Jinho mengenai perusahaan. Karena cepat atau lambat, Jinho juga akan ikut masuk kedalam perusahaan.”

Gyushik menatap Jinho yang kini tersenyum padanya dengan lekat. Rencananya mungkin hampir berjalan sesuai dengan keinginannya, tetapi kedatangan Cho Jinho benar-benar diluar perkiraannya. Gyushik tidak pernah berpikir bahwa ayahnya akan meminta salah satu dari anak kakak keduanya untuk datang ke Seoul dan mengurus perusahaan.

“ Paman, mohon bimbingannya.”

*****

“ Kau akan ke rumah sakit?” Tanya Donghwa setelah menelan kimchi dimulutnya. Donghae yang tengah melahap sarapannya juga menatap sang kakak dengan lekat.

“ Rumah sakit? Kurasa tidak. Pekerjaanku sedang menumpuk. Mungkin jika sempat, pulang dari kantor. Kenapa?” Donghae lalu memasukkan nasi kedalam mulutnya.

Donghwa kembali menelan makanannya terlebih dahulu. “ Pihak rumah sakit menelepon. Katanya, Kyuhyun ingin bertemu denganmu. Ah, sekaligus kau juga harus membawa barang-barang milik Kyuhyun yang kau ambil di rumah sakit. Terutama ponselnya.” Tutur Donghwa.

Donghae sontak terdiam. Ia meletakan sumpit dan mengambil gelas minum, lalu menghabiskan isinya. Donghwa menatap sikap adiknya yang berubah menjadi aneh. “ Kenapa? Apa ada masalah?”

Donghae menggeleng. Tapi kemudian Donghae bergegas meninggalkan meja makan dan menuju kamarnya. Donghwa mengernyit tidak mengerti dengan sikap Donghae yang berubah aneh ketika mendengar Kyuhyun memintanya untuk datang ke rumah sakit. Tak lama Donghae kembali turun dengan membawa sebuah ponsel dan dompet milik Kyuhyun lalu meraih kunci mobilnya.

“ Hyung, aku pergi dulu!”

*****

“ Kau akan ke kantor?” Tanya Nyonya Hyosan yang menatap Siwon sudah berpakaian formal. Siwon berbalik dan mengangguk pada ibunya.

“ Aku meninggalkan banyak pekerjaan kemarin. Lagipula jika aku ke rumah sakit lagi, Kyuhyun tidak akan senang melihatku kembali membolos kerja. Mungkin sepulang kerja aku akan menemuinya dirumah sakit, sekaligus membawakan makan malam. Dia tidak menyukai makanan dirumah sakit.” Tutur Siwon sembari merapikan pergelangan kemejanya.

Nyonya Hyosan menarik nafas dan berjalan mendekati putranya. Kemudian ia dengan telaten merapikan dasi hitam yang dipakai Siwon. “ Kenapa kau jadi lebih memperhatikan Kyuhyun, eoh?”

Siwon tersenyum. “ Karena dia sedang sakit, Eomma. Lagipula dia itu kekasihku. Dan satu lagi, Eomma pasti juga akan melakukan hal yang sama denganku.”

Nyonya Hyosan tersenyum tipis dan menepuk pelan dada putranya. “ Baby Choi Siwon ternyata sudah sangat besar sekarang. Eomma jadi merindukan baby Siwon yang sangat manja dulu.” Siwon hanya tertawa kecil kemudian memeluk Eommanya dengan erat.

“ Aku akan selalu menjadi baby Siwon untuk Eomma. Tapi mungkin posisiku akan sedikit bergeser dengan baby Kyuhyun, ketika Kyuhyun masuk kedalam keluarga ini. Eomma pasti akan sangat memanjakannya.” Tukas Siwon.

Nyonya Hyosan ikut tertawa dan mengusap punggung putranya lembut. Lalu beliau menarik nafas perlahan. “ Jaga Kyuhyun baik-baik, Siwon.”

“ Pasti, Eomma.”

*****

“ Kau membaik dengan cepat, Kyuhyun-sshi.” Tutur Dokter Kang yang pagi ini datang untuk memeriksa kondisi pasien istimewanya tersebut. Kyuhyun sendiri mengulas senyuman dibibirnya. “ Hari ini kau harus menjalani beberapa test. Apa kakekmu akan datang?”

“ Entahlah. Tapi jika dokter membutuhkan persetujuan, aku bisa menandatanganinya sendiri. Aku sudah cukup dewasa untuk bertanggung-jawab atas diriku.” Ucap Kyuhyun.

Dokter Kang mengangguk mengerti. “ Baiklah, Tuan Cho. Aku akan mempersiapkan beberapa dokumennya dan kau bisa membacanya terlebih dahulu sebelum kita melakukan test tersebut.”

“ Terima kasih, dokter.”

Kemudian pintu terbuka membuat Dokter Kang dan Kyuhyun menoleh. Tetapi Kyuhyun memperlihatkan ekspresi datar ketika mengetahui siapa yang datang menjenguknya pagi ini, Cho Gyushik. Kyuhyun tidak tahu pasti mengenai alasan kenapa sang paman datang menjenguknya di rumah sakit. Tapi Kyuhyun tahu, itu bukanlah alasan yang baik.

Dokter Kang tersenyum pada Gyushik. “ Baiklah, sepertinya anda mulai mendapat kunjungan, Kyuhyun-sshi. Saya akan kembali lagi.” Lalu sang dokter meninggalkan ruangan tersebut dan menciptakan situasi canggung diantara paman dan keponakan tersebut.

Gyushik menarik nafas setelah Dokter Kang benar-benar pergi. Ia menatap Kyuhyun dengan lekat. “ Senang melihatmu bernafas, Kyuhyun.”

Kyuhyun malah mendengus dengan basa-basi pamannya tersebut. “ Katakan saja untuk apa Paman datang kesini. Tidak perlu berbasa-basi begitu.”

“ Kau memang keponakan yang kasar, Cho Kyuhyun.” Cho Gyushik lalu berbalik dan terlihat sedang menyuruh seorang lainnya untuk masuk kedalam kamar rawat tersebut. “ Paman ingin kau bertemu seseorang yang mungkin kau sudah kenal, Kyuhyun.”

Gyushik berjalan ke tengah ruangan dan diikuti oleh seorang pria lain. Kyuhyun terdiam menatap pria yang kini memberikan senyuman diwajahnya. Pria yang sama yang menemuinya dua hari lalu, pada sebuah taman.

“ Senang bertemu dengan anda lagi, Kyuhyun-sshi.”

Kyuhyun kini memandang pada pamannya. “ Jadi, Paman yang melakukannya?”

Gyushik tersenyum dan memilih untuk duduk pada sofa. Sedangkan pria itu –Lee Minwoo memilih berdiri didekat pintu. “ Tidak. Ketika Minwoo datang menemuimu adalah keinginannya sendiri. Paman hanya mengetahuinya.”

Kyuhyun memaki dalam hati. Rasanya ia ingin turun dari tempat tidur dan berkonfrontasi langsung dengan paman sekaligus prang yang bernama Minwoo itu. Tapi itupun sangat mustahil. Kondisi Kyuhyun mungkin lebih baik, tapi mengingat beberapa tulangnya ada yang patah maka ia tidak bisa bergerak bebas.

Kyuhyun berbalik menatap Minwoo. “ Jadi, namamu Minwoo?”

“ Maaf atas perlakuanku yang tidak sopan pada tempo hari, Kyuhyun-sshi. Kini aku akan memperkenalkan diri dengan lebih baik. Namaku Lee Minwoo, senang bertemu denganmu lagi. Dalam keadaan hidup.” Ucap Minwoo yang diikuti dengan senyuman yang tidak pernah disukai Kyuhyun, saat pertama kali mereka bertemu.

Gyushik tersenyum. “ Baiklah, perkenalan yang cukup singkat. Tapi itu lebih baik, bukan?”

“ Keluar dari kamarku, Paman.” Rasanya Kyuhyun tidak mendengar hal lainnya yang terucap dari sang paman. “ Aku membutuhkan istirahat yang cukup, dan jika Paman ingin bicara lebih baik menunggu hingga aku sembuh dan kembali ke perusahaan.”

“ Kau perlu memperbaiki sikapmu pada orang yang lebih tua, Kyuhyun. Paman bahkan belum mengatakan apapun. Terlebih kenapa paman datang kesini.” Tutur Gyushik lagi.

“ Sudah kukatakan, aku akan mendengarkan paman ketika aku sudah menjadi lebih baik. Untuk saat ini aku perlu istirahat. Jadi, kumohon dengan hormat, keluar dari kamarku.”

Gyushik tertawa. “ Baiklah, paman akan pergi. Lagipula ada begitu banyak pekerjaan yang kau tinggalkan, Kyuhyun. Tapi, ada beberapa pertanyaan yang ingin paman tanyakan. Apa kau menerima foto adikmu?”

Kyuhyun melebarkan matanya. Gyushik bangun dari sofa dan berjalan mendekati tempat tidur keponakannya. “ Dari ekspresimu, sepertinya sudah. Apa karena foto itu, kau menjadi kecelakaan begini? Oh, maafkan Paman, nak.”

Kyuhyun menatap pamannya dengan lekat. Tangannya terkepal dengan erat. “ Jadi, paman yang mengirimkan foto itu?”

“ Tidak hanya padamu. Tapi pada kakekmu dan juga Tuan Choi Dongha yang terhormat. Hanya saja, reaksinya tidak memuaskan. Ah, dan pertanyaan lainnya. Apa kekasih Choi-mu sudah datang menjenguk, Kyuhyun? Jika ia datang lagi, sampaikan salam paman.”

Gyushik kembali tersenyum dan kemudian berjalan menuju pintu. Minwoo membuka pintu dan berjalan keluar terlebih dahulu. Gyushik berbalik dan menatap keponakannya. “ Baiklah, paman pergi dulu. Semoga cepat sembuh, nak.”

*****

Donghae menatap punggung Cho Gyushik dan seorang pria yang tidak ia ketahui. Tangannya menggenggam erat ponsel milik Kyuhyun. Kemudian setelah kedua orang tersebut menghilang dari pandangannya, Donghae berjalan menuju pintu kamar rawat1202.

Apa kau menerima foto adikmu? Dari ekspresimu, sepertinya sudah. Apa karena foto itu, kau menjadi kecelakaan begini? Oh, maafkan Paman, nak.

Kini Donghae mendapat jawaban atas pertanyaannya. Ia tahu Cho Gyushik bukanlah paman yang baik, tetapi apakah harus orang yang masih satu keluarga dengan sahabatnya itu berbuat hingga begitu jauh demi sebuah kekuasaan. Donghae menarik nafas dan mengetuk pintu sebelum membukanya. Donghae melihat Kyuhyun masih terbaring diatas tempat tidur dengan ekspresi tak terbaca olehnya. Donghae tersenyum tipis. Ia berjalan masuk dan menutup pintu.

“ Hey Kyu-ah, kenapa kau menyuruhku datang pagi-pagi, eoh? Apa hanya karena kau merindukan ponselmu? Tch.. aku punya banyak pekerjaan, kau tahu.” Tukas Donghae.

Kyuhyun menatap Donghae dan mengulurkan tangannya. Donghae menghela nafas dan memberikan ponsel tersebut. “ Kau kejam. Satu hal yang kau ingat setelah sadar malah ponselmu.” Lalu ia juga menaruh dompet Kyuhyun pada sebuah meja nakas kecil.

“ Maaf, hyung. Kau boleh pergi, aku hanya membutuhkan ponselku. Terima kasih dan maaf jika merepotkanmu.” Tutur Kyuhyun.

“ Hey.. Hey.. kau langsung mengusirku? Aku baru saja sampai dan kau langsung menyuruhku pergi. Kau benar-benar jahat. Apa kau sudah sarapan? Apa suster sudah membawakan makanan untukmu?” Tanya Donghae.

“ Hyung, pergilah. Maafkan aku.”

“ Aku akan mengambilnya saja. Kau masih harus makan bubur, ya? Apa buburnya enak? Atau kau mau kubelikan dari kedai bubur yang biasa?” Donghae terus berceloteh dan menghiraukan ucapan Kyuhyun.

“ Donghae hyung, kumohon.”

“ Diamlah, Kyuhyun. Aku akan mengambil sarapan untukmu. Mengerti! Kau harus cepat sembuh dan kembali bekerja. Apa kau tahu, semua orang menjadi lebih sibuk karena kau meninggalkan banyak pekerjaan. Jadi, sebagai ucapan terima kasih pada pegawai-pegawaimu, kau harus cepat pulih.”

Entah, Donghae malah berteriak kesal pada Kyuhyun. Pemuda itu menatap Donghae yang terlihat sangat marah dengan lekat. Kyuhyun tidak tahu kenapa sahabatnya bersikap kesal. “ Hyung…”

“ Maaf. Aku akan meminta sarapan untukmu dulu.”

Dan kemudian Donghae malah meninggalkan Kyuhyun sendirian lagi di kamar rawatnya. Donghae menutup pintu kamar dengan sedikit keras. Ia menarik nafas perlahan untuk menstabilkan emosinya. Donghae tahu tidak seharusnya ia berteriak pada Kyuhyun, tapi ia sendiri tidak bisa menahannya. Donghae lalu mengeluarkan ponselnya dan menekan beberapa tombol pada layarnya.

“ Heechul-sshi? Kau menang. Aku ikut rencanamu.”

*****

“ Narra, maaf.”

Narra menatap Ji In dengan bingung. “ Untuk apa kau meminta maaf, Ji In? Kau tidak berbuat salah apapun.”

“ Untuk semua yang kakekku katakan pada media dan kini beredar di masyarakat. Aku bahkan tidak mengerti dengan ucapannya itu.” Ucap Ji In.

Narra hanya tersenyum tipis dan memejamkan matanya sejenak. Ia dan Ji In sengaja membolos beberapa pelajaran, paling tidak untuk bicara dan menghindari seluruh tatapan aneh dari siswa lain. “ Jangan dipikirkan. Kakekmu hanyalah kakekmu. Tidak ada hubungannya dengan persahabatan kita, Ji In.”

“ Aku tahu. Tapi, maaf.”

Narra membuka matanya dan menyentil pelan kening Ji In. “ Hey, usiamu bahkan beberapa hari lebih tua dariku. Haruskah aku yang selalu terlihat kakak bagimu? Dewasalah, Choi Ji In. Kita akan menghadapi peperangan saat ini.”

Ji In mengusap keningnya dengan cemberut. “ Fine. Tapi jangan menyentilku. Sejak kapan kebiasaanmu berubah begini, eoh? Eonni!”

“ Hey, kau yang eonni!!”

*****

Jinho menyentuh meja kerja Kyuhyun dan melihat ada beberapa tumpukan dokumen yang harus segera diurus. Ia menarik nafas dan berbalik menatap Tuan Cho Hyunjo. “ Kenapa aku harus menggantikan posisi Kyuhyun hyung? Masih ada Paman Gyushik, bukan?”

“ Pamanmu mungkin adalah pilihan terbaik untuk menggantikan Kyuhyun. Tapi hanya kau atau kakakmu yang merupakan pilihan terbaik untuk situasi seperti ini. Terlalu banyak masalah yang muncul beriringan dengan kecelakaannya tempo hari. Untuk mendapatkan kembali kepercayaan para klien atau pemegang saham lainnya adalah mencari orang yang tepat untuk menempati posisi Kyuhyun hingga ia sehat kembali. Kau adalah orang yang tepat.” Tutur Tuan Hyunjo.

Jinho mengernyit tak mengerti. “ Apa ada hal lainnya yang terjadi selain kecelakaan Kyuhyun hyung kemarin? Bagaimana dengan Narra?” Tanya Jinho lagi.

Tuan Hyunjo menarik nafas perlahan. “ Narra akan tetap fokus menjalani ujiannya. Kyuhyun tidak akan suka melihat adiknya gagal. Untuk saat ini, biarkan saja. Sebagai gantinya kau yang harus lebih bekerja keras, Jinho.”

“ Baiklah. Apapun yang menurut Kakek baik.” Jinho lalu beranjak menuju balik meja dan duduk dikursi yang biasanya ditempati oleh Kyuhyun. Jinho tersenyum pada kakeknya. “ Rasanya sangat aneh duduk dikursi ini. Kyuhyun hyung sangat hebat bisa bertahan selama lima tahun tanpa mengeluh.”

Tuan Hyunjo tersenyum tipis. “ Dia melakukannya demi Narra.”

*****

“ Cho Jinho? Anak dari Cho Sanghoon?! Kau yakin?”

Tuan Dongha memastikan sekali lagi tentang kebenaran berita yang ia terima dari Sekretaris Kim. Mengenai Cho Jinho, cucu dari anak kedua Cho Hyunjo yang baru saja datang dari Los Angeles untuk mengambil-alih posisi Cho Kyuhyun sebagai CEO Cho’s Group sementara.

“ Benar, Presdir. Dia baru sampai pagi ini dan Cho’s Group sendiri sudah mengeluarkan pernyataan resmi.” Sekretaris Kim lalu menyodorkan sebuah tablet pada Tuan Dongha yang berisi pernyataan resmi Cho’s Group yang dimuat di surat kabar online.

Tuan Dongha melihat seluruh berita-berita tentang kedatangan Cho Jinho, dan kemudian menghela nafas berat. Beliau meletakan tablet tersebut keatas meja kerjanya dan menatap Sekretaris Kim dengan serius. “ Ini menjadi sangat diluar kendali. Terus pantau situasi Cho’s Group. Kita tidak bisa kecolongan jika pria tua itu sudah memanggil cucu lainnya untuk bergabung.” Perintah Tn. Dongha.

Sekretaris Kim mengangguk mengerti. “ Baik Presdir.”

“ Jangan lupa terus pantau Siwon. Aku tidak mau melihatnya berulah lagi.” Sekretaris Kim kembali mengangguk lalu berjalan keluar dari ruang kerja Presdir. Meninggalkan Tuan Dongha yang kembali menatap layar tablet yang masih berada dalam genggaman tangannya tersebut.

“ Cho Jinho. Dia hanya bocah ingusan.”

*****

Siwon sama sekali tidak bisa berkonsentrasi. Perhatiannya selalu tertuju pada ponsel ketimbang tumpukan dokumen di mejanya. Siwon menarik nafas dan sedikit mengendurkan dasi hitamnya. Ia lalu meraih ponselnya. Siwon terlihat tampak serius, bahkan lebih serius ketimbang saat ia membaca seluruh laporan dokumen.

“ Ponsel? Apa dia sudah memegang ponselnya? Bagaimana kalau masih dipihak rumah sakit? Pasti akan jadi masalah kalau ada orang lain yang membaca pesan.” Gumam Siwon.

Siwon menarik nafas lesu. Ia menyandarkan punggungnya dengan rileks. Pandangan matanya masih tertuju pada ponselnya. “ Atau kutanyakan pada Donghae saja?”

Kemudian Siwon menegakkan tubuhnya dan menuliskan pesan untuk Donghae. Siwon hanya berharap kalau pesannya tidak menganggu pekerjaan Donghae saat ini. Setelah mengirimkannya, kini Siwon menunggu dengan cemas. Entah apa Donghae akan membalas pesannya atau tidak. Dan kemudian pengharapan Siwon terkabul.

From: D.H Lee

Ia sudah memegang kembali ponselnya. Kurasa saat ini Kyuhyun sedang tidak bisa diganggu. Saat aku datang mengantarkan ponselnya, ia bilang akan menjalani beberapa test. Tapi kau bisa menghubunginya.

Siwon tersenyum tipis membaca jawaban Donghae. Dan ketika ia hendak membalas pesan tersebut sekadar berterima kasih, masuk pesan lainnya dari Donghae. Siwon mengernyit bingung karena pesan tersebut terasa begitu mencemaskan.

From: D.H Lee

Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya padamu. Tapi jaga Kyuhyun baik-baik. Apapun yang terjadi, kau harus tetap berada disisinya. Kurasa kau harus menemuinya setelah kau selesai bekerja. Dia membutuhkanmu, Siwon.

Well, Donghae dengan jelas menyebutkan setelah pulang kerja, tetapi Siwon tidak bisa menunggu. Selesai membaca pesan tersebut, Siwon bergegas untuk meninggalkan kantornya.

*****

“ Kau tidak merasa pusing?” Tanya Dokter Kang.

Kyuhyun hanya menggeleng. “ Hanya terasa lemas.”

Dokter Kang mengangguk mengerti. Ia kembali mengecek IV yang terpasang pada lengan kiri Kyuhyun. Dokter Kang menghela nafas pendek dan tersenyum pada Kyuhyun. “ Jika hasilnya sudah keluar, aku akan segera memberitahumu. Tapi kurasa tidak akan ada masalah apapun. Sekarang beristirahatlah.”

Kyuhyun mengangguk mengerti dan melihat Dokter Kang keluar sampai pintu kamarnya kembali tertutup. Kyuhyun menghela nafas dan memejamkan matanya. Ia begitu lelah dan ingin sekali tidur.

Tetapi belum sepenuhnya tertidur, Kyuhyun mendengar suara pintu yang terbuka. Ada seseorang yang datang. Kyuhyun masih memejamkan matanya, ia terlalu lelah. Kemudian Kyuhyun merasa sosok itu duduk pada kursi disamping ranjangnya dan mengenggam tangan Kyuhyun.

Kyuhyun mengenal persis sentuhan tangan tersebut. Choi Siwon.

Siwon yang datang menemuinya, bahkan ini belum masuk jam makan siang kantor. Siwon menatap wajah Kyuhyun yang kini sepertinya sedang tidur. Siwon tersenyum dan mengecup punggung tangan kekasihnya tersebut. Kemudian tangan lainnya bergerak menyentuh surai rambut Kyuhyun dengan lembut.

Kyuhyun tidak tidur. Ia begitu menikmati sentuhan tangan hangat kekasihnya tersebut. Dan kemudian Kyuhyun memilih membuka matanya. Siwon terlihat tersenyum padanya. “ Kau bangun?”

“ Aku bahkan belum tidur. Tapi hyung sudah datang.” Ucap Kyuhyun.

“ Maaf, tidurlah. Aku akan duduk disofa saja.” Siwon beranjak melepaskan tangan Kyuhyun, tetapi kekasihnya itu malah mengeratkan genggamannya.

“ Tetap genggam tanganku, hyung.”

Siwon menatap Kyuhyun dengan bingung tetapi ia kembali duduk. Siwon kembali mengusap lembut helaian rambut Kyuhyun. “ Aku dengar kau menjalani test. Apa semuanya baik?”

“ Akan baik-baik saja.” Siwon tersenyum mendengarnya. Setidaknya ia tahu, Kyuhyun akan segera pulih dan sehat kembali. Kyuhyun menghela nafas pendek. “ Siwon hyung, bisakah kau memelukku? Aku ingin tidur dipelukanmu.” Pinta Kyuhyun.

Dahi Siwon berkerut. “ Tapi kau masih sakit, sayang. Tidurlah, aku akan tetap disini menjagamu.” Ujar Siwon.

“ Kumohon, hyung.”

Siwon kini merasa sangat lemah dihadapan Kyuhyun. Entah, ia sama sekali tidak bisa menolak permintaan Kyuhyun. Siwon mendesah pelan dan berdiri. Ia melepaskan tangan Kyuhyun untuk melepaskan jas yang dipakainya. Siwon menaruh jas tersebut diujung tempat tidur dan melepaskan sepatunya. Dengan hati-hati, Siwon menempatkan tubuhnya menyamping disebelah tubuh Kyuhyun. Tangan kirinya menyelinap dibelakang kepala Kyuhyun sebagai bantalan. Dan kemudian Kyuhyun mendekatkan tubuhnya pada Siwon.

“ Rasanya nyaman.” Bisik Kyuhyun.

“ Jika kau merasa kesakitan, katakan padaku okay?” Kyuhyun hanya mengangguk. Siwon menghela nafas untuk kesekian kalinya. Dan kembali tangannya bekerja untuk mengusap lembut surai coklat helaian rambut Kyuhyun.

Kyuhyun hanya bernafas perlahan dan menatap leher Siwon. Sekilas ia melihat dasi yang terpasang longar tapi masih cukup rapi pada kerah kemeja Siwon. “ Kau tahu hyung, aku bahkan tidak bisa memakai dasi dengan benar. Setiap pagi selalu Narra yang membantuku memakaikannya.”

“ Aku juga butuh latihan yang sangat lama.”

Kyuhyun tersenyum tipis. “ Hyung bisakah mengajariku?”

Tangan Kyuhyun kemudian bergerak menyentuh dasi tersebut. Dan perlahan bergerak menyentuh kulit Siwon. Kyuhyun memejamkan matanya dan merasakan aroma tubuh Siwon yang begitu dekat dengan hidungnya. Kyuhyun menyukainya. Tetapi dilain pihak, Siwon merasa sedikit tegang dengan sentuhan Kyuhyun. Walaupun sekadar sentuhan kecil, tetapi reaksinya terlalu besar bagi tubuh Siwon.

Dan rasanya tangan Kyuhyun kini bergerak untuk menarik wajahnya. Siwon kini menatap wajah Kyuhyun hanya berada dalam hitungan inchi darinya. Siwon bisa merasakan hembusan nafas hangat Kyuhyun. Ia kembali terhipnotis dengan tatapan Kyuhyun. Saat bibir Kyuhyun menyentuh lembut kedua belah bibirnya, Siwon tidak mempunyai alasan untuk menolaknya. Siwon dan Kyuhyun memejamkan mata dan lebih banyak merasai dengan kedua bibir mereka yang kini menyatu. Bibir Kyuhyun bergerak terbuka seakan menggoda kekasihnya. Siwon tahu Kyuhyun masih sakit, tetapi ia pun tidak bisa mengontrol tubuhnya sendiri. Ia menyambut keinginan Kyuhyun.

Tangan Kyuhyun menarik kerah kemeja Siwon dan membawa tubuh pria itu semakin dekat pada tubuhnya. Walaupun sisi tubuhnya mulai berteriak kesakitan, tetapi sisi tubuhnya lain berteriak kenikmatan. Dan Kyuhyun lebih mendengarkan suara kenikmatan tersebut. Entah sejak kapan, kini Siwon malah berada diatas tubuh Kyuhyun dan masih berusaha untuk tidak memberikan tekanan berlebihan pada kekasihnya. Bibir Siwon masih bergerak dengan penuh gairah dan Kyuhyun tidak menunjukkan penolakan. Hingga kemudian terdengar suara desahan dari keduanya.

Tapi kemudian Siwon kembali sadar dan perlahan mengakhiri ciuman mereka. Ia melepaskan bibir Kyuhyun dan menarik diri dari tubuh Kyuhyun. Siwon menatap Kyuhyun dengan lekat dan dengan perasaan bingung. “ Tidurlah.” Ucapnya sembari berbaring disamping tubuh Kyuhyun.

Kyuhyun membuka matanya dan memandang kekasihnya. “ Hyung..”

“ Euhm?”

“ Kau akan tetap bersamaku, bukan?”

Siwon terdiam untuk beberapa detik sebelum menjawab. “ Tentu saja, aku akan terus bersamamu, Kyuhyun. Aku tidak akan melepaskanmu.” Rasanya walaupun Siwon mengatakannya dengan yakin, tapi ia melihat kecemasan dalam mata Kyuhyun. Siwon mungkin tidak tahu tetapi ia jelas bisa merasakannya, Kyuhyun mempunyai masalah lainnya. Mungkin dari pamannya atau hal lainnya.

Siwon lalu kembali mengecup bibir Kyuhyun dan tersenyum. “ Percayalah. Aku bersamamu dan selamanya.”

*****

Heechul memasuki sebuah coffee shop dan langsung menghampiri sebuah meja dimana ia mengenali sosok yang telah menunggunya. Heechul menarik sebuah kursi dan duduk dengan ekspresi tenang.

“ Apa yang menyebabkan Tuan Lee Donghae akhirnya setuju pada rencanaku? Bahkan sepertinya ia yang lebih terlihat sangat bersemangat dalam menjalankan rencana ini.”

Bagaimana tidak, Donghae langsung menolak dengan keras setelah Heechul membeberkan rencananya. Bahkan Hyukjae pun tidak bisa berkomentar apapun karena perdebatan Heechul dan Donghae yang begitu sengit. Tapi sekarang, Donghae yang malah menghubunginya terlebih dahulu dan ikut ambil bagian dalam rencana tersebut.

“ Aku sudah mengatakan padamu, bahwa tujuanku hanyalah Cho Kyuhyun dan Cho Narra terbebas dari segala kesakitan mereka. Dan jika rencana anehmu itu berhasil, maka tidak ada yang dirugikan.” Tutur Donghae.

Heechul menarik ujung bibirnya. Donghae terlihat sedang marah. Dan Heechul penasaran apa penyebabnya. “ Sepertinya kau sedang kesal. Ada sesuatu yang terjadi pada Kyuhyun? Atau mungkin Narra.”

“ Cho Gyushik. Aku mau dia melepaskan Kyuhyun dan Narra.”

Heechul mengangguk. “ Baik, sepertinya aku mengerti maksudmu. Dan karena kau telah setuju, maka sebaiknya kau juga harus mulai bergerak. Kita membutuhkan bukti-bukti kuat untuk mengakhiri permusuhan ini. Kurasa kau mempunyai akses lebih di Cho’s Group mengingat kau adalah sahabat dari CEO Cho Kyuhyun.”

Donghae menghela nafas dan mengeluarkan ponselnya. “ Bukti pertama yang kudapatkan.” Ucapnya singkat pada Heechul.

Heechul mengernyit menatap ponsel Donghae. “ Okay, yang ini aku tidak mengerti. Bisa kau jelaskan?”

Donghae mendesah. Ia meraih ponselnya kemudian ia menampilkan sebuah foto pada Heechul. “ Ini adalah foto yang dikirimkan Cho Gyushik pada Kyuhyun. Dan mungkin kakekmu juga mendapatkan foto yang sama. Dan juga bukti suara.”

Donghae memasang headset dan menyodorkannya pada Heechul. Kemudian ia memainkan sebuah rekaman yang direkamnya saat dirumah sakit. Heechul mendengarkan dengan baik. Ia menatap Donghae dengan lekat setelah rekaman itu berakhir.

“ Cho Gyushik, secara tidak langsung adalah penyebab kecelakaan Kyuhyun tempo hari. Dan itu bisa dikatakan sebagai perencanaan pembunuhan. Selain itu, Cho Gyushik juga mengancam Kyuhyun.” Jelas Donghae.

Heechul melepaskan headset ditelinganya. Ia menarik nafas perlahan dan kembali memandang Donghae dengan serius. “ Kita bisa menggunakannya. Tetapi di rekaman itu secara tidak langsung mengungkapkan hubungan antara Siwon dan Kyuhyun. Apa kau ingin mengambil resiko?”

“ Tidak. Tetapi mereka pun tidak bisa bersembunyi selamanya. Paling tidak, kita mendapatkan sebuah bukti yang cukup kuat.” Sahut Donghae.

“ Tapi kita butuh yang lebih kuat lagi, Lee Donghae.”

“ Aku akan memulai penyelidikan di kantor Cho’s Group.”

*****

Siwon sedikit merapikan rambut Kyuhyun. Ia tersenyum melihat Kyuhyun yang sudah terlelap dalam pelukannya.  Dengan punggung tangan, Siwon sangat berhati-hati menyentuh wajah Kyuhyun agar kekasihnya tidak terganggu. Siwon lalu mengecup kening Kyuhyun dengan lembut.

Tapi seketika Siwon teringat akan pesan Donghae. Ia kembali penasaran atas dasar apa Donghae mengirim pesan yang membuatnya begitu khawatir dengan Kyuhyun. Dan jika Siwon boleh jujur, Kyuhyun memang terlihat sangat aneh. Kekasihnya tidak banyak bicara dan terkesan seperti sedang menghindari suatu percakapan. Itulah kenapa Siwon merasakan bahwa memang terjadi sesuatu. Sebelum ia datang.

Siwon memandang Kyuhyun yang sudah tertidur dengan lekat. “ Apa yang terjadi padamu, sayang? Kenapa kau tidak mau menceritakannya padaku? Kenapa kau selalu memikul masalahmu seorang diri? Aku adalah kekasihmu, Cho Kyuhyun.”

Siwon kemudian mengecup ujung hidung Kyuhyun. “ Kumohon, jangan diam seperti ini. Kau membuatku menderita dengan melihatmu kesakitan seorang diri.”

Maafkan aku, hyung.

*****

Kyuhyun telah memulai fisioterapi, setelah hasil test beberapa hari lalu menunjukkan bahwa Kyuhyun membutuhkan beberapa terapi untuk mempercepat kesembuhannya. Dengan ditemani oleh dokter Kang, Kyuhyun sedang mengikuti arahan intruktur terapinya untuk menggerakan kakinya secara bergantian. Walaupun Kyuhyun terlihat menahan sakit, ia tetapi berusaha.

“ Kyuhyun-sshi, jangan memaksakan. Gerakan kaki anda dengan perlahan.” Tutur sang intruktur. Kyuhyun menghela nafas lelah. Ia baru menjalani terapi selama setengah jam, tapi rasanya ia telah melakukan gerakan yang sama selama satu jam.

Dokter Kang kemudian memberi isyarat untuk menghentikan sesi terapi ini untuk beberapa menit. Sang instruktur mengangguk paham. “ Kita istirahat sepuluh menit dulu.”

Dan dokter Kang lalu mengambil kursi dan duduk disamping Kyuhyun. “ Anda terlihat lebih baik.”

“ Jangan berusaha membesarkan hatiku, dokter Kang.”

Dokter Kang tersenyum tipis. Ia tahu persis Kyuhyun sudah mulai merasa frustasi karena sesi terapi ini hanya karena Kyuhyun tidak bisa melakukan arahan dari instruktur terapisnya dengan baik. Dan itu adalah hal wajar.

“ Jangan bicara seperti itu, Kyuhyun-sshi. Ini adalah sesi terapi anda yang pertama. Dan saya rasa anda belum terbiasa karena hampir seminggu hanya terbaring diranjang. Lakukan dengan pelan-pelan dan jangan memaksakan tubuh anda sendiri.” Ucap dokter Kang.

Kyuhyun sedikit menunduk kepalanya dan menatap kedua kakinya. “ Aku tahu.” Gumamnya pelan.

Dokter Kang tersenyum. Rasanya ia bukan sedang menangani seorang pasien dengan kelas VIP karena adalah seorang CEO perusahan besar tetapi seorang pasien muda dengan sifat kekanakan dan manja. Kemudian tanpa sengaja dokter Kang menoleh kearah pintu masuk ruangan terapi dan melihat sosok yang sering-kali datang menjengkuk pasien istimewanya.

Dokter Kang lalu beranjak menghampiri sosok tersebut. “ Anda datang lagi, Siwon-sshi.” Sapa dokter Kang.

Siwon hanya tersenyum. “ Apa Kyuhyun belum selesai menjalani terapi?”

“ Terapis memberikannya istirahat. Jika kau mau menemuinya, sebaiknya setelah sesi terapinya selesai. Sekitar empatpuluh lima menit lagi.” Ujar dokter Kang. Siwon menatap kearah Kyuhyun dan mengangguk mengerti.

“ Bagaimana kita mengobrol di kafetaria?”

*****

Donghae memperhatikan sekelilingnya sebelum ia membuka folder dokumen di ruang library perusahaan yang menyimpan seluruh arsip Cho’s Group. Sejak pertemuannya dengan Heechul, Donghae langsung bergerak untuk mencari bukti-bukti kuat atas perubatan Cho Gyushik, sayang ia tidak menemukan apapun. Sampai Jumat kemarin saat mencari dokumen lama, Donghae tidak sengaja menemukan sebuah rak dokumen yang belum pernah dilihatnya. Dan sekarang, Donghae kembali untuk memeriksa bagian rak tersebut.

Donghae kini sibuk membaca dokumen-dokumen yang dianggapnya mencurigakan. Sesekali Donghae membalik halaman dokumen dengan acak. Dan ketika tidak menemukan apapun, Donghae mulai mencari di folder dokumen lainnya. Dan Donghae hampir menghabiskan seluruh jam makan siangnya di perpustakaan arsip tersebut. Hingga akhirnya ia menemukan beberapa dokumen yang cukup lama.

Ia membaca dokumen-dokumen itu dengan teliti sebelum akhirnya ia membuat kopiannya dan disembunyikan dibalik jas hitamnya. Donghae mengembalikan folder tersebut dan keluar dari perpustakaan arsip dengan tenang, agar tidak ada yang curiga. Tapi Donghae tahu, bahwa cepat atau lambat semuanya pasti akan terbongkar.

*****

“ Aku tidak ingin mencampuri urusan anda dan Kyuhyun-sshi. Hanya saja sebagai manusia, aku tetap merasa penasaran. Apakah ada alasan khusus kenapa anda selalu datang menemui Kyuhyun? Rasanya sangat aneh jika melihat kedua keluarga kalian yang bermusuhan, tetapi hubungan diantara kalian sepertinya jauh lebih baik dari yang terlihat.”

Siwon tersenyum dan menyesap kopi pesanannya. Kemudian ia kembali meletakan gelas kopi diatas meja. “ Kami berbaikan.”

“ Berbaikan?”

“ Seperti yang anda katakan, keluarga kami saling bermusuhan untuk waktu yang lama. Tapi kami berbaikan. Aku, Kyuhyun dan kedua adik kami. Kami berempat mempunyai hubungan yang sedikit lebih baik daripada tertua kami.”

Dokter Kang terlihat mengerti dengan penjelasan Siwon –yang walaupun tidak sepenuhnya benar. “ Tapi, apa tidak apa jika anda terus datang menemui Kyuhyun?”

“ Kurasa akan menimbulkan masalah, tetapi aku tidak peduli. Apakah anda akan berhenti menemui sahabat anda hanya karena keluarga kalian bermusuhan?”

Dokter Kang menggeleng. “ Itu adalah alasan yang tidak masuk akal.”

“ Tepat. Dan aku akan tetap menemui Kyuhyun sesuai keinginanku.” Sahut Siwon dengan memperlihatkan senyumannya.

Dokter Kang menatap Siwon dengan lekat. Ia merasa bahwa sebenarnya hubungan Siwon dan Kyuhyun lebih dari sekedar baik dengan apa yang dikatakan Siwon padanya. Tetapi dokter Kang terbentur dengan kode etik profesinya untuk tidak mencampuri masalah pribadi pasiennya.

“ Siwon hyung.”

Sebuah suara mengalihkan perhatian dokter Kang dan Siwon yang hanya saling menatap. Siwon tersenyum tipis dan menghampiri Kyuhyun yang telah selesai menjalani sesi terapinya. Siwon berjongkok dihadapan Kyuhyun yang duduk dikursi roda.

“ Bagaimana terapinya?”

“ Tidak begitu lancar, tapi sedikit lebih baik.” Siwon tersenyum.

“ Tidak perlu terburu-buru, Kyuhyun-sshi. Anda membutuhkan kesabaran terlebih anda baru saja diberikan kehidupan kedua oleh Tuhan.” Tutur Dokter Kang yang kini berdiri dibelakang Siwon.

Kyuhyun mengangguk. “ Boleh aku berjalan-jalan di taman, dokter? Rasanya jika dikamar terus, aku bisa gila.”

“ Hanya setengah jam. Karena anda masih membutuhkan istirahat yang cukup.” Kyuhyun mengangguk senang. Siwon lalu berdiri dan mengambil-alih tugas suster yang mendorong kursi roda Kyuhyun.

“ Kami akan segera kembali, dokter Kang.”

*****

Siwon terhenti ketika mereka sudah berada di taman belakang rumah sakit yang cukup jarang didatangi oleh pengunjung. Paling tidak, ditempat ini mereka bisa menjadi lebih leluasa. Siwon berputar menghadap Kyuhyun dan mengulurkan tangannya. Kyuhyun menerima uluran tangan Siwon dan berusaha untuk berdiri. Dengan hati-hati, Siwon memegangi Kyuhyun untuk berdiri. Ketika Kyuhyun hampir kehilangan keseimbangan, Siwon beruntung bisa menopangnya. Kemudian Siwon memapah Kyuhyun untuk duduk di bangku taman. Siwon ikut duduk disampingnya.

 “ Apa masih terasa sakit?”

Kyuhyun menggeleng. “ Tidak terlalu. Walau masih sakit.”

Siwon tersenyum tipis dan menggenggam jemari Kyuhyun. Kemudian ia menarik tubuh Kyuhyun menjadi lebih dekat dengannya. Siwon melingkarkan tangannya dipinggang Kyuhyun dan menopangkan wajahnya dibahu Kyuhyun. “ Kapan kau bisa keluar dari rumah sakit? Apa dokter Kang sudah memberi kepastian?”

Kyuhyun tersenyum dengan perbuatan Siwon. “ Belum. Mungkin aku masih harus menjalani beberapa sesi terapi sebelum pulang. Kenapa?” Tanya Kyuhyun.

Siwon menggeleng dan semakin mengeratkan pelukannya. Kyuhyun masih tersenyum dan merasakan aura hangat dari tubuh Siwon. “ Aku hanya merindukanmu. Rasanya setiap datang ke rumah sakit, ada begitu banyak pasang mata. Dan aku tahu, kau akan merasa tidak nyaman.”

“ Jika tahu aku tidak akan merasa nyaman, lalu kenapa hampir setiap hari kau datang ke rumah sakit untuk menemuiku, eoh?”

“ Kubilang aku merindukanmu, Kyuhyun.”

“ Tsk.. Cheesy.”

Siwon tertawa dan Kyuhyun pun ikut tertawa. Kemudian Siwon melepaskan pelukannya untuk bisa menatap wajah Kyuhyun dengan lekat. Siwon tersenyum melihat rona merah muda yang halus pada kedua pipi Kyuhyun. Kekasihnya terlihat semakin baik setiap harinya.

“ Kau bahagia? Wajahmu terlihat baik.”

Kyuhyun memutar bola matanya jengkel. “ Perlukah kujawab pertanyaan bodohmu itu?” Siwon menggeleng. “ Pintar.” Tukas Kyuhyun sembari terkekeh.

Siwon kembali tertawa mengusap lembut kepala Kyuhyun. Sedangkan kekasihnya itu saja diam menikmati sentuhan Siwon dengan lembut. Rasanya baru kemarin Siwon datang dan menemaninya hingga malam, tetapi Kyuhyun sudah sangat merindukannya. Terlalu berlebihan memang, pasalnya Kyuhyun tidak pernah menunjukkan bagaimana perasaannnya secara gamblang, namun bersama Siwon semuanya berubah menjadi lebih indah.

Kemudian Kyuhyun menarik tangan Siwon dari kepalanya dan menyematkan jemarinya dengan jemari Siwon. Kyuhyun tersenyum. “ Aku bahagia, hyung.”

“ Maka teruslah bahagia, sayang.”

*****

Heechul membaca kopian dokumen yang dibawa oleh Donghae. Sedangkan Hyukjae sibuk menghabiskan makan siangnya. Ini adalah ritual mereka sejak kerja-sama mereka berlaku. Ketiganya akan bertemu di Saerish diantara makan siang atau makan malam. Walaupun Donghwa sedikit keberatan karena ia harus terpaksa menutup sementara restauran tersebut, tetapi Donghae selalu bisa membujuk kakak tertuanya tersebut.

“ Bagaimana?” Tanya Donghae.

Heechul melirik Donghae. Kemudian ia menarik nafas dan menaruh kopian dokumen itu diantara dokumen lain yang dijadikan bukti. “ Sepertinya kita sudah mulai menemukan titik temu. Tapi tetap saja, kita masih membutuhkan bukti yang lebih kuat dari yang kita temukan selama ini. Dokumen-dokumen ini hanya membuktikan tentang kejahatan Cho Gyushik dan beberapa hal lain yang dilakukan Kakekku.”

“ Aku belum mencari dibagian arsip perusahaan.” Tukas Hyukjae setelah menelan makanannya. Heechul menatap sahabat Siwon itu dengan lekat.

“ Kau serius? Untuk masuk kau membutuhkan persetujuan dari Choi. Dalam hal ini, persetujuan Siwon.” Ujar Heechul.

Hyukjae meneguk minumannya terlebih dahulu. Kemudian ia mengeluarkan secarik kertas dari saku dalam jas-nya. “ Maksudmu ini? Hahh… aku tidak sebodoh itu, Tuan Kim Heechul.”

Heechul menyeringai. “ Monyet pintar. Bagaimana kau mendapatkannya?”

“ Menaruhnya diantara dokumen yang akan ditandatangani Siwon. Kau tahu, dia sedang tidak fokus beberapa hari ini. Kurasa karena Kyuhyun masih di rumah sakit. Dan, voilah.. aku berhasil mendapatkannya tanpa kecurigaan apapun.” Jelas Hyukjae dengan bangga.

Donghae hanya terkekeh dengan sikap Hyukjae. Terkadang sahabat lamanya itu bisa sangat pintar dan juga bisa sangat bodoh diwaktu lainnya. “ Lalu bagaimana dengan Ji In dan Narra? Kapan kau akan memberitahu mereka?” Tanya Donghae pada Heechul lagi.

Perhatian Heechul kembali tertuju pada Donghae. “ Jika kau mau, kita bisa menemui mereka sekarang. Hanya saja, kau tahu, memberitahu rencana ini maka kita juga harus memberitahu mengenai hubungan Siwon dan Kyuhyun yang sebenarnya.”

“ Itu benar. Tetapi Siwon sepertinya masih tidak bisa mengatakannya.” Sahut Hyukjae.

“ Begitu pula dengan Kyuhyun.” Lanjut Donghae.

Heechul memperhatikan keduanya yang kini tertunduk dengan serius. Ia menyandarkan punggunya di kursi dan melipat kedua tangannya didepan dada. “ Selain itu, kita perlu mengamankan Kyuhyun terlebih dahulu.”

Donghae dan Hyukjae sontak menatap Heechul.

“ Situasi ini sangat tidak menguntungkan bagi Kyuhyun. Kalian tahu, bahwa tidak ada orang yang bisa melindunginya. Maksudku, tidak ada satupun dari anggota keluarga Cho yang bisa mendukungnya saat ini.”

“ Bagaimana dengan Cho Jinho? Dia sepupu yang cukup baik. Selain itu, aku melihat perubahan dari Tuan Cho Hyunjo. Kakeknya pasti bisa melindungi Kyuhyun.” Ujar Donghae.

Heechul mendesah pelan. “ Tidak bisa. Cho Jinho hanya sepupu dan Tuan Cho Hyunjo.. Tsk, apa kau pikir Cho Gyushik tidak akan memikirkan tentang hal itu? Kelemahan Kyuhyun saat ini adalah Narra dan Siwon. Jika Siwon tidak bisa, maka jalan terakhir adalah Narra. Lagipula Tuan Cho Hyunjo pasti akan memikirkan perusahaan. Kau tahu persis jika ini berhasil maka ada kemungkinan buruk yang terjadi pada perusahaan.”

“ Lalu? Bagaimana kita mengamankan Kyuhyun?” Tanya Hyukjae.

“ Dia tidak boleh ada di Korea. Kita perlu menguatkan posisinya sebagai CEO Cho’s Group. Dan aku sudah mendapatkan bantuan Siwon dalam hal ini.”

*****

Jinho mengernyit menatap seorang pria yang datang menemuinya. Terlebih yang ia tahu pria dihadapannya kini seharusnya menemui pamannya –dan bukan dirinya. “ Maaf, anda bukanlah perwakilan dari Heesan Company? Seharusnya anda menemui GM Cho Gyushik, dan bukan diriku.”

“ Aku tahu. Hanya saja, aku tidak terlalu pandai bicara dengan seseorang yang lebih tua dibandingkan diriku. Maksudku, orang-orang yang menganggap dirinya yang paling mengerti tentang bisnis, hanya saja yang terlihat adalah sebaliknya.” Tutur Jung Yunho.

Jinho kembali mengerutkan dahi. “ Maksudnya?”

“ Maksudnya, aku tidak menyukai orang yang bernama Cho Gyushik tersebut.” Ujar Yunho sedang santai. Kemudian ia memperhatikan ruangan yang merupakan milik Kyuhyun, tetapi Jinho menempatinya untuk sementara.

Jinho menarik nafas perlahan. “ Jung-sshi, sebenarnya ada apa anda menemuiku?” Setidaknya Jinho harus menjaga sikapnya dihadapan partner kerja Cho’s Group. Ia tidak ingin membuat masalah selagi Kyuhyun masih di rumah sakit.

“ Membicarakan bisnis. Tetapi aku tidak ingin bicara dengan Cho Gyushik. Jadi, kuputuskan untuk menemuimu, er.. Cho Jinho? Benar?” Tutur Yunho lagi.

“ Maaf, Jung-sshi. Tetapi aku bukan orang yang mengurus kerja-sama dengan Heesan, melainkan pamanku. Walaupun kau tidak menyukainya, kau tetap harus berbicara dengan pamanku mengenai masalah kerja-sama ini.” Jinho masih berusaha bersabar menghadapi Yunho.

Yunho menggeleng. “ Tidak. Aku bahkan sudah mengatakan pada Kyuhyun mengenai penolakanku. Terakhir aku meeting dengan Paman kalian, beliau.. Tch, maaf jika aku harus bicara seperti ini. Beliau seperti tidak mengerti apapun dengan kerja-sama ini. Sepertinya ia hanya mengandalkan hasil kerja-keras Kyuhyun. Aku bahkan sudah mengatakan penolakanku pada Presdir Cho, walaupun sepertinya tidak ada respon apapun.”

Jinho memijat keningnya dengan keras. Ia pernah mendengar bahwa orang yang bernama Jung Yunho adalah pebisnis yang handal dan juga keras kepala, tetapi ia sama sekali tidak menyangka akan sebegini parah.

“ Baiklah. Jadi, apa yang anda inginkan sebenarnya?”

Yunho tersenyum kemenangan. “ Ambil alih project kerja-sama  Heesan sampai Kyuhyun kembali sehat. Setidaknya, aku rasa bisa berkerja-sama baik denganmu, Cho Jinho-sshi. Walaupun sepertinya kau masih terlihat seperti anak kecil.”

Oh, Jinho kini paham mengenai curahan hati kekesalan Kyuhyun dahulu mengenai sunbae-nya yang bernama Jung Yunho.

*****

Siwon menarik bibirnya dan menatap Kyuhyun lekat. Pemuda itu masih memejamkan matanya dengan wajah agak memerah dan nafas yang terengah. Siwon tersenyum dan menyentuh ujung bibir kekasihnya untuk menghapus sisa saliva. Kyuhyun membuka matanya dan membalas senyuman Siwon.

“ Kau tahu, rasanya aku ingin membawamu pergi dari rumah sakit ini.” Ucap Siwon. Kyuhyun tertawa kecil.

“ Bersabarlah. Hanya beberapa hari lagi.”

Siwon mengambil tangan Kyuhyun dan mencium punggung tangannya. “ Aku tahu, tapi tetap saja aku tidak bisa bersabar, sayang. Aku akan menemui dokter Kang setelah ini. Dan mungkin sedikit meminta bantuan kakekmu.”

“ Jadi, kau sudah berani menemui kakekku?”

“ Tentu saja. Rasanya kakekmu tidak begitu menakutkan. Seperti dirimu yang tidak takut pada kakekku.” Tukas Siwon. Kyuhyun sontak mengerucutkan bibirnya –tanpa sadar, karena Kyuhyun seringkali bereaksi secara spontan tanpa ia ketahui. Dan itu membuat Siwon merasa senang dengan ekspresi Kyuhyun yang lepas tanpa harus dibuat-buat.

Ketika Kyuhyun hendak membalas ucapan Siwon, tiba-tiba suara ponsel Siwon menginterupsi mereka. Siwon mengeluarkan ponselnya dari saku celana dan mengerutkan dahinya bingung saat melihat nama Heechul. Tanpa menunggu, Siwon menggeser image hijau dan mendekatkan ponselnya ke telinga.

“ Ya, hyung? Apa ada masalah di kantor?” Tanya Siwon. Sedangkan Kyuhyun hanya diam memperhatikannya.

“ Kau dirumah sakit bukan? Apa bersama Kyuhyun?”

Siwon semakin mengernyit tidak mengerti dengan pertanyaan tiba-tiba Heechul yang menanyakan Kyuhyun. “ Ne. Kenapa?”

“ Bagus. Aku sedang menuju rumah sakit. Ada yang perlu kita bicarakan. Kita semua. Bye.”

Dan kemudian Heechul memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak. Siwon menghela nafas dan memasukkan kembali ponselnya ke saku celana. Kyuhyun masih menatap kekasihnya penasaran. “ Siapa?”

“ Heechul hyung. Dia sedang kesini dan ingin bicara dengan kita. Apa kau keberatan? Ini adalah pertama-kalinya kau bertemu dengannya. Jadi, kalau kau tidak mau, aku bisa..”

“ Tidak apa. Dia datang pasti ada sesuatu yang penting. Lagipula, aku sudah harus kembali ke kamar.” Potong Kyuhyun dengan cepat. Siwon menatap Kyuhyun dengan lekat dan kekasihnya memberikan senyuman tipis.

Siwon menghela nafas dan mengangguk. “ Baiklah.” Siwon beranjak bangun dan berjongkok membelakangi Kyuhyun. “ Ayo naik ke punggungku.”

“ Eh? Tapi..? Ada kursi roda, hyung. Tidak perlu.” Tolak Kyuhyun. Siwon menoleh dan menarik kedua tangan Kyuhyun untuk melingkari lehernya. Perlahan Siwon menopang tubuh Kyuhyun. Siwon berdiri dengan kedua kakinya dengan menggendong Kyuhyun dipunggungnya.

“ Apa kau lupa aku menolak kata tidak, Cho Kyuhyun sayang? Tidak ada penolakan, mengerti.” Tutur Siwon sembari berjalan meninggalkan taman tersebut. Dan juga kursi roda Kyuhyun.

“ Lalu kursi rodanya?”

“ Aku akan meminta suster untuk mengambilnya.”

Dan Kyuhyun tidak berkomentar apapun lagi. Ia hanya mengeratkan lingkaran tangannya dileher Siwon dan menenggelamkan wajahnya diantara surai rambut Siwon.

*****

Kyuhyun menggenggam erat selimut putihnya. Dihadapannya kini Kim Heechul sedang menatapnya dengan begitu lekat. Kyuhyun mungkin adalah tipe orang yang selalu bersikap dingin pada orang lain, tetapi entah kenapa saat berhadapan dengan Kim Heechul, Kyuhyun malah terlihat seperti anak kecil yang ketakutan.

“ Hyung, kau membuatnya takut.” Ujar Siwon yang duduk dikursi sebelah tempat tidur Kyuhyun.

Heechul memutar bola matanya jengkel. “ Memang aku sedang memarahinya? Aku hanya sedang memandangnya, Choi Siwon.”

“ Tapi jangan seperti itu juga, hyung. Kenapa tiba-tiba datang ke rumah sakit? Tidak bisakah kita bicara dirumah atau dikantor saja?” Sahut Siwon.

Heechul mendecak. “ Tsk.. bagaimana bisa bicara kalau kau selalu menghilang dari kantor dan dirumah kau selalu langsung tidur karena pulang malam dari rumah sakit, eoh?”

Well, tanpa sadar Heechul mengatakan bahwa Siwon lebih sering menghabiskan waktunya di rumah sakit untuk menemani Kyuhyun ketimbang mengurus pekerjaan dikantor dan pulang ke rumah pun hanya untuk tidur. Kyuhyun sedikit menunduk dengan mengembungkan pipinya. Siwon yang melihat reaksi kekasihnya hanya bisa menggenggam tangan Kyuhyun erat.

“ Itu urusanku, hyung. Cepatlah, katakan ada apa?” Siwon sepertinya mulai habis kesabaran karena Heechul selalu mengatakan hal-hal yang bertele.

Heechul kembali mendesah. Rasanya sepupunya tersebut sudah digilai rasa cinta yang besar pada musuh keluarga mereka sendiri. Tapi toh, Heechul tidak akan peduli. “ Baiklah, aku ingin kau membawa Kyuhyun pergi dari Korea secepatnya.”

“ Ne?!” Seru Siwon dan Kyuhyun bersamaan.

“ Kalian mendengarku dengan jelas. Aku ingin kalian pergi dari Korea secepatnya. Dan jangan pulang sebelum aku mengijinkan.” Ucap Heechul sekali lagi.

“ Ta-tapi kenapa? Hyung, kenapa kau menyuruhku pergi membawa Kyuhyun? A-apa ini ada hubungannya dengan rencanamu tempo hari? Heechul hyung, sebenarnya apa yang sudah kau lakukan?!” Tanya Siwon.

Kyuhyun kini menatap Siwon serius. Sepertinya ada hal yang ia tidak ketahui dari Siwon, terutama mengenai rencana sepupu kekasihnya tersebut. Heechul menarik nafas perlahan.

“ Jangan protes Choi Siwon. Ini demi kebaikan kalian juga. Kau bahkan juga sudah setuju, bukan. Setelah Kyuhyun keluar dari rumah sakit, kalian harus segera meninggalkan Korea. Dan untuk kedua adik kalian, biar aku yang mengurusnya. Mengerti!!”

*****

NOTE: TF part 12 sudah publish, saatnya fokus dengan fanfic lainnya. Err.. jujur ini lebih panjang dari yang diperkirakan. sekaligus err.. mungkin agak aneh. Seperti biasa, ada typos, aku minta maaf. ehehehe…

Credit picture : wonkyuproject dengan editan ^^

Ohya, Only One aku sudah re-publish. Jadi jika ada yang mau baca lagi silahkan. Re-publishnya di tempat ff umum koq. Pasti tau..

Advertisements

50 thoughts on “[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 12

  1. wonkyu monentnya…… #histeris
    gini kek kyuhyun, manis dikit. kekekeke
    di versi sblmnya yg buat rencana narra, disini heechul yah. kkk~
    nanti wonkyu keluar negeri pulang2 kyuhyun udah ga perawan. #oppps
    kekekkee XD
    dilanjut eonnie :p

  2. Oh baiklah,pertama wonkyu brkmbang pesat (trutama di liat dr sdut pndang siwon yg bebas melncarkan aksi pervert-nya meski untuk bbrp momnet trnyta mybaby yg memulainya tsk),dan hnya pngumuman resmi sja yg bisa bkin smua org tau ttg hub.mreka krna sprtinya kata siwon love kyuhyun tertulis jelas dijidat masing2 dan smua org bahkan org asing pun bsa mmbaca jlas ttg hub.mreka. Oh ƴɑ̤̥̈̊ªªª entah knpa eonni jd suka sm kakek cho….
    Mncul krkter bru cho-jinho yg mrupakan cucu lain dr kakek cho,klo msih ada cucu2 yg lain knpa slma ni hnya nara+kyu yg sprtinya mnderita dan trbebani d kluarga cho. Sprti halnya d kelurga choi yg trnyata ada heenim yg bsa dbkin “repot” jg. Buat cho-jinh, eonni blm bsa baca ada dipihak siapa,tp sprtinya dia sngat2 netral.
    Yg trpnting dr chap ini adalaha…rencana “briliant” komplotan heenim,omaigod sun apa sbnrnya yg mrka rencankan? Smpe hrus mengamankn kyu segala,sumpah…blank bgt sma skali g ada ptunjuk buat nebak apa rncana mrka…
    Alasan kekhawatiran kyu??ttg cho-damn-gyushik dan seseorang yg brnma minwoo,poto kyk apa sih??ttg jin-in dan narra,poto apa??? Sampe2 kyu ktakutan kyk gtu?!
    Yg psti two faces jd slh stu ff yg sllu eonni tunggu apdetannya dan bsa bkin jingkrak2 pas notif-nya masuk
    Btw, diera-sshi sakit apa??? (Efek kepo-in TL twitter he…g deng hnya sekilas lewat baca aja),apapun itu get well son….

  3. wah.. wonkyu momentnya aku suka…
    hub. mereka sepertinya udah mw go public yaa? apa wonkyu bakalan nurutin rencananya heechul..
    di ff re-make ini perannya lebih banyak ke heechul yaa? yg dulu narra khan? gimana jdnya????

  4. bukan lebih aneh, tapi lebih romantis. kyaaaa~ aku jadi ikutan tersipu malu XD
    cieee sekarang udah lebih berani bermesraan apalagi itu di rumah sakit. ya ampun gimana kalo ada ganhosa yang tb-tb masuk? atau narra? dugeun-dugeun jadinya. dan… di taman pula?? ya ampun…. *jadi iri. kkkk~
    euh… jadi foto yang disebar itu foto narra? bukan foto wonkyu yang lagi kiseu ya…
    heechul, mau diungsikan kyu kemana? tapi setidaknya ada siwon disisi kyu kan?

  5. Ga tau hrus komen apa..kyaa aku suka moment wonkyunya bnyak,dan kyu jga terlihat lebih manis err jga ehem pervert..mereka udah ga bisa menyembunyikan hubungan mereka krn org lain pun akan dg mudah membaca hubungan special wonkyu
    Salut nih ama 3 serangkai (heenim,hae,hyukkie) sepertinya mereka udah punya cukup bukti utk menjerat cho gyushik.mereka jga tau seberapa berbahayanya cho gyushik bgi keselamatan kyu dan narra…smpe harus ngamanin kyu ke luar negeri.cho hyunjo jga sepertinya udah tau keburukan gyushik makanya ia memilih cho jinho utk menggantikan kyu sementara
    smoga kejahatan gyushik cpat terbongkar

  6. daebakk!! makin rumit tapi ini makin seru, wonkyu jg mulai berani 😀
    LOVE!!
    btw, Jinho itu mmber grup apa yaa? :p

  7. wah sumpah wonkyu momentnya manis bgt…. suka sekali caramu merangkai cerita sehingga feelnya kerasa bgt… wah siwon mau membawa kyuhyun pergi? ya udah bawa pergi aja dan nikmati moment romantis kalian di luar negeri tanpa ada yang mengganggu… serahkan masalah yang ada di korea sama hechul dan kawan2. berharap bgt chapter depan akan banyak wonkyu moment yang romantis bgt. senang bgt akhir2 ini kyuhyun sangat manja sama siwon.pesis seperti di dunia nyata.. kyuhyun selalu terlihat manja di deket siwon,, 🙂

    mudah2an bisa update asap.. 🙂

  8. ss5 mang bnar” blikin mood eonni y?? Eonni jd rjin update ffx. q suk!!!

    Wonkyu momentx, oh my….bkin q senyum” sndiri! *y ealah bcxkn sndiri*

    ah pok’x d part ni q ga’ bis comen pnjang” dh. Cum s2 kta bwat eonni, DAEBAK!!!
    ff yg eonni bwat mang sllu daebak. Stiap bc ff eonni, q srasa mnyelam*kolam kli* kdlam crit ff i2….

    N last…sllu jg kshatn eonni dn ttp semangat.
    SEMANGAT!!!

  9. sptnya skrg udah mulai ketemu titik terang akan kejahatan pamannya kyuhyun
    as long as ada siwon, maka kyuhyun aman,. 😀
    suka bgt dengan wonkyu momentnya
    btw.. itu dktr kang kepo dahsyad bgt smp pengen tau hub wonkyu … hadehh
    cpt update yahhh ^^

  10. haaaah
    akhir ny saia bsa komen
    kmren ntah knpa gagal
    heheehe

    tnya??
    aq msh bingung sma yg foto d lht kyu it apa??
    it foto nara???
    tp lg ngapa’in???

    aaaach
    wonkyu suka nyosor kpn aj dan d mna aj
    ckckckck

    ok siiip
    lnjuuuut ne
    mkin seru
    paman cho bntar lg ktahuan y???
    keep writing

  11. Kipas2 wonkyu bertebaran…ah
    kyu kayaknya mkn manja aja dan
    emg bener hub wonkyu makin
    banyak aja yg tau…
    Males bgt ma gyunsik…
    Kakek cho emg the best deh btw
    kenapa wonkyu hrs ngungsi dulu
    emg apa sich rencana bang
    heenim?

  12. wonkyu makin lama makin mesra aja, gak perlu di publikasikan hubungan mereka semua udah pd tahu bahkan dokter kang aja bisa melihat kl wonkyu lbh dr sekedar teman. tp apa yg akan heechul dkk lakukan utk menjalankan aksi mereka?? knp hrs mengungsikan wonkyu dahulu?? mudah2an aja rencananya berhasil and kedua keluarga bisa berbaikan lg. lanjuuuuuuuuuuuttttttttttttt

  13. aaw..setelah smalam di ss5HK bnyak wonkyu moment,eeh disini jg bnyaaak !!
    i like it so much !!
    kyaaa..jdi senyun2 gaje liat’a >.<
    pen lempar gyushik sma minwoo ke sungai han deh,gregetan sumpah !
    nd yeah..trnyta gyushik sndiri pelaku'a scara tdk lngsung .
    paman mcam apa itu ?
    ckck
    haha ga tau knpa,aku sllu ngakak tiap chullie mnggil hyuk dgn sebutan monyet .
    wkwk
    disini aja kyu udh tkut sma chullie,gmana kalo chullie udh kluar dri wamil'a ?
    *lho
    kajja siwon,bwa kyu kluar dri korea,biar dia aman .
    *eh

  14. oh aq masih penasaran bgt sama foto itu….
    wonkyu ttp mesra walau di rumah sakit dan itu sukses bikin aq senyum2 gaje….
    rencana heechul bikin penasaran …..
    next diera asap 🙂

  15. OH TUHAAANNN…
    WonKyu momentnya buat gw histeris!
    Sweet gila!
    Makin romantis aja mereka bedua! 🙂 😀

    sedikit demi sedikit misterinya mulai terungkap.
    Heheh.

    Uda siwon.
    Bwa aja kyu keluar negeri.
    Korea ga aman untk beberapa waktu ini.
    Ada serigala bernama Gyunsik yg mengincar kalian -.-

  16. Astaga yunho, berarti gyushik tu bod*h bgt y? Q pgn ketawa pas scene yun+jinho.
    Ah, wonkyu mah tgl pernyataan pers aj yg d tunggu.. Tp nunggu mslh gyusik slse.. Aku pd mu dah heenim. ><
    manis kok chap ini, rasa.a ga nemu d typo. Terima kasih y,,

  17. finally bisa komen agi.
    jujur chapter ini itu paling favorit. wonkyu momentnya jugaaaa banyakkk
    makin penasaran sama rencana heechul
    cepat update thor
    *greeting from China*
    😀

  18. Wowww Wonkyu makin berani, mereka dah ga takut siapapun….
    Wonkyu momentnya suka banget
    Kalo wonkyu pergi dari korea, mereka jarang keceritain dong? Moga nggak
    Pokoknya makin seru, ditunggu banget lanjutannya

  19. Ban2an bwat *wirna septiani*….
    Klo kmu mau bc “onely one” cri ja d asian fanfic! Andiera eonn ‘ngrepublisx dsana tp bru chap 1.

    q mhon sma wirna septiani ato sma pr readers stiax eonni supy ‘ngsi comen dsana (s’alx q g’ bis comen!cos q g’ tau crax comen klo d asian fanfic)…y q akui bego’x q mang kterlluan!!!

    Sekli lg q mhon sma pr readers supy ngunjungin ASIAN FANFIC bwat comen d ffx eonni! S’alx tdi q cek lg g’ da s2pun comen yg msuk. q jd sedih mlihatx….

    Oyy sbgai cttn__andiera eonn cum ‘ngrubh nmx dsana jd CHOI JIIN!!!

  20. Aduuuuuh wonkyu di mana2 ciuman muluuuu,jd senang saya….dan ternyata heechul malah nyaranin siwon bawa kabur kyu ke luar korea?suru kawin y?kkkkk,iiiih heenim baik bngttttttt*cium kucingnya heechul,abis heechulnya lg wamil si
    Waaah saeng,wonkyu moment kembali hebooooh yng di hong kong,semoga jd penyemangat lanjutin ff2 mu yaaa….

  21. Wah wah,
    makin banyak org yg tau hubungan wonkyu nih,
    si heechul ngrencanain apa ya
    uwoo,kyu sikapnya jadi manja banget:D
    kayak gitu kamu kan keliatan tambah manis+imut kyu,
    daebakk!lanjut lanjut

  22. Wuuuaah wlopun masih penasaran dengan rencana heenim tapi puaaaaas dah ma wonkyu momentnya.
    Apalagi kyu yang sepertinya tambah manja aj ma siwon.
    Byk adengan kissing pula.
    Ccck ini benar2 makin seru.
    Suka dah yg bgni.
    Wlo bnyk konflik tpi klo wonkyu ttp akur n bisa ngadepin sama2 apapun pasti bisa dilewati.heee
    Nice chapter.
    Slalu dtunggu update an ff nya ni

  23. kyaaaa demi apa?????? pen tereak2, wonkyu moment bkin gregetan, bkin melayang, bkin berdesir. . . udah dibkin GILA ragara moment wonkyu Hongkong skrng i’m crazy ragara TF , OMO crazy, crazy :))
    Tp masi penasaran sm rencananya cinderella, heumhh, penasaaaraaan , sedikit demi sedikit semuah makin terungkap,

  24. hoaaa gambarnyaaa gambarnyaaaa * ga tau kenapa langsung teriak heboh waktu liat gambarnya kkk*

    kyaaaa wonkyu moment buatan mu selalu membuatku tersenyum senyum gaje(?) wkwkwk

    di tunggu lanjutannya dan semoga makinnnnnnnnnnnnn banyak wonkyu momentnya nantinya hehe

  25. ahhh suka banget adegan WonKyu disini jiejie…
    Itu yang pervert siapa ane kagak tau yang mungkin kedua duanya…. :p
    Rencana Heenim sebenernya apaa O.o membongkar kejahatan Gyusik sm permusuhan perusahaan itu ya??
    Wow, WonKyu perginya berdua kan itu? Aman deh…
    Ada new chara ta? Cho Jinho? I hope dia bisa membantu Kyu dalam masalah ini, aku juga berharap Kakek Cho beneran udah baik,, tp kakek Choi sepertinya masih jahat…

    Lanjut terus jiejie.

  26. eh…ea eonn! Mianhe q lup…

    Eonni mke nm jae choi kn???

    Sekli lgi jeogmal mianhe eonn, q ‘ngsi informsi yg slh…

    Scarfacex q tunggu!!! Dn ten2x ff vafort q onely one. q tnggu bgt!!!

  27. Wonkyu moment so sweeettt 😀 heheheheheheh
    smoga rencana heechul berhasil…..
    Udah emosi liat cho gyushik jahat bgt dia -_-

    lanjut eonni

  28. Huwaaaaaa … Wonkyu udh mulai berani nich …# tunjuk2 tuch hehehehhe

    lucu banget kaya nya wajah cantik kyu yang waktu nunduk ketakutan karna di liatin heechul …# wkwkwkwk

    benci banget sama paman nya kyu, dia ko jahat banget … -_-

    penasaran sama rencana heechul itu apa? Ko nyuruh wonkyu ninggalin korea sich ????

    Huweee … Jangan lama2 yach di lanjut nya, udh penasaran banget nich ….

  29. Waaaa makin seruuuuuuu…
    Wonkyunya romantis bangeeeetttt. Suka dehhhh
    Aih apa yang di rencanain heechul yah
    Kyinya mulai manja kkk

  30. smakin chap kesni kyu smakin sweet y..
    manja2 gtu walo ttp kadg suka dingin juga,, tapi ku suka..
    seenggaknya sifatnya berimbang gtu.. gk dingin bgd..
    wow kyu hrus sesegeranya dipindahkan dri korea, pamannya kejam bgd y..

  31. Dimana ada kesempatan, Siwon selalu nyempetin nyium bibirnya Kyu. Pantesan makin hari bibirnya Kyu makin tebel aja. Bener katanya Kyu tuh, Siwon emang pervert -_- saat lagi sama Siwon, Kyu kayak anak kecil. Mungkin gegara dia udah lelah kali ya, berlagak kuat, padahal aslinya Kyu itu yang paling rapuh. Dan Siwon lah yang jadi sandarannya dia. Ck, cinta itu emang saling melengkapi…

    Ada kemunculan Jinooo. Jino Jino my Jinoo. Ngefans sama Jinoo. Ada Heechul juga, makin rame deh. Walopun kemunculan Heechul udah di part2 sebelumnya 😀

  32. Kyuhyun sekarang sudah brani melakukan skinship dg siwonn,
    Siwon gak ninggalin kyu dan selalu dan selamanya bersama kyuhyun , itu pastiiiii,,,
    Smoga renca heechul berhasiiiLL

  33. Ini ada versi brothershipnya y??? di sini adA FF brothership ga sih? bisa kirim lewat email ga sih? suka sih sbnarnya alur critanya… Tp kalo baca YAOI tuh entah knapa ada yg ngeganjel dhati… Menyalahi kodrat manusia… Tapi, well ini bagus kok… Slalu bkin penasaran. Ada ff brothership maincast kyu ga?? hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s