[SF] 아는 남자

doomy

아는 남자

Jaeshin mengernyit saat ia melihat sepasang sepatu didepan pintu. Jaeshin kemudian berjalan masuk dan menutup pintu perlahan. Ia melepaskan sepatunya sembari masih terus memperhatikan sepatu tersebut.

“ Ini bukannya sepatu..? Kenapa dia disini?” Gumamnya pelan.

Kemudian Jaeshin berjalan masuk lebih dalam. Dan melihat sebuah tas yang dikenalinya juga disofa ruang tengah. Jaeshin mengulas sebuah senyuman dan menaruh tasnya dilantai. Perlahan Jaeshin berjalan kearah dapur dan mendapati punggung seorang namja.

Jaeshin melangkah tanpa menimbulkan suara mendekati namja yang terlihat sedang sibuk. Jaeshin merentangan kedua tangannya dan dalam hitungan detik berikutnya, tubuh namja itu sudah dalam pelukannya.

“ Boo!!” Seru Jaeshin yang tentu saja mengejutkan namja itu.

Namja itu terlihat kaget. “ Choi Jaeshin!! Yakk!! Kau mau membuatku kena serangan jantung, eoh?!” Omel namja itu. Tapi Jaeshin hanya tertawa sembari mengeratkan pelukannya. “ Jangan tertawa!!”

“ Kenapa? Aku khan jarang mengerjaimu, Oppa.” Sahut Jaeshin.

“ Tch.. Jarang apanya? Lepaskan pelukanmu, nona Choi.”

Jaeshin menggeleng. “ Aku kangen padamu, Kyu Oppa. Tidak ada yang bisa membuatku tertawa selagi kalian sibuk dengan tour konser.”

Kyuhyun mendengus. “ Hey, aku tidak peduli. Cepat lepaskan pelukanmu, Nona Jae. Kau tidak lihat aku sedang memegang pisau, eh? Untung saja tidak ada yang terluka akibat kelakuan anehmu tadi.”

Jaeshin menggeleng lagi dan malah menjadi koala pada Kyuhyun. Namja itu memutar bola matanya dengan jengkel. Tapi akhirnya membiarkan gadis itu memeluknya seperti koala. Jaeshin memperhatikan Kyuhyun yang sedang mengiris strawberry menjadi potongan kecil.

“ Sedang apa? Ohya.. Kenapa kesini? Siwon Oppa masih di Jakarta, bukan?” Tanya Jaeshin penasaran.

“ Aku sedang membuat waffle dan sekalian menaruh barang yang dititipkan oleh Siwon hyung. Dan ya, dia masih di kota itu.” Jawab Kyuhyun dengan nada sedikit kesal. Jaeshin mengerutkan dahinya.

“ Kenapa kau malah terdengar marah? Apa karena aku mengagetimu tadi?”

Kyuhyun menghela nafas pendek dan menaruh pisau yang ditangannya. Ia sedikit menoleh untuk bisa menatap wajah Jaeshin dari samping. “ Kau itu berat, Jae. Dan aku tidak sedang marah padamu.”

Jaeshin mengerucutkan bibirnya dan melepaskan Kyuhyun. “ Jadi, pada Siwon Oppa. Kenapa lagi?”

“ Tidak.” Sahut Kyuhyun singkat sembari memotong strawberry yang tersisa. Lalu ia menaburkan potongan strawberry itu diatas cream dan menutupnya dengan waffle.

Jaeshin hanya diam memperhatikan Kyuhyun yang kini terlihat merapikan alat masak yang ia gunakan, sebelum akhirnya membawa piring berisi sandwich waffle itu ke meja makan. Jaeshin mengikutinya dan menarik kursi disebelah Kyuhyun.

“ Kau mau?” Jaeshin menggeleng.

Kyuhyun mengangkat bahunya dan mulai memotong kecil waffle tersebut. Kyuhyun mulai menikmati camilannya siang ini. Sedangkan Jaeshin masih memandanginya dengan serius. “ Terjadi sesuatu?”

Kyuhyun menatap Jaeshin dan menggeleng. “ Tidak. Kau pasti sudah tahu dengan jelas, Jae. Tidak terjadi apapun selama kami di Jakarta.”

“ Tapi kau terlihat sedang kesal dengan Siwon.”

Kyuhyun menggeleng. “ Ani. Sejak kapan aku mengatakan aku marah padanya atau orang lain? Berhenti membuat asumsi sendiri, Maria Annabelle Choi.” Jaeshin kembali mengernyit saat Kyuhyun menyebutkan nama dirinya.

“ Kau tahu dari mana nama itu? Ah… Kekasihmu?”

Kyuhyun mengangguk sembari memasukkan potongan waffle lain kedalam mulut. “ Memangnya siapa lagi.” Tukasnya sembari mengunyah. Jaeshin mendengus jengkel.

Kyuhyun melirik Jaeshin yang terlihat tidak senang. “ Well, kau tahu, itu nama yang bagus.”

“ Tentu saja. Itu adalah nama pemberian dari Kiho Ajhusi.” Sahut Jaeshin. Kyuhyun terdiam untuk beberapa detik tapi ia kembali melanjutkan melahap wafflenya.

Jaeshin menghela nafas pendek dan melipat kedua tangannya diatas meja hingga ia bisa menopang wajahnya dengan menyamping agar tetap bisa melihat Kyuhyun. “ Hari ini kau ada acara?”

Kyuhyun mengangguk. “ Penghargaan Musikal. Aku memenangkan Popularity Award bersama Jessica. Kenapa?”

“ Kau akan pergi bersamanya?” Tanya Jaeshin lagi.

“ Tentu. Kalau Jessica tidak menang, mungkin aku akan pergi sendirian. Kenapa?”

Kyuhyun kembali menanyakan alasan mengapa gadis ini selalu saja bertanya padanya. Tapi Jaeshin selalu menjawab dengan gelengan kepala.

“ Kau aneh, Jae.” Tukas Kyuhyun sembari menghabiskan camilannya.

Jaeshin tidak berkomentar apapun. Ia hanya diam memperhatikan Kyuhyun dengan lekat. Sesekali ia menarik nafas yang terkadang membuat Kyuhyun semakin penasaran dengan sikap Jaeshin yang selalu berubah seperti roller coaster.

Kyuhyun meletakan garpu serta pisau makan diatas piring dan ia kini berfokus pada Jaeshin setelah wafflenya habis. “ Jadi, ada alasan khusus kenapa kau bersikap aneh dalam hitungan menit? Awalnya kau begitu ceria sekarang malah terlihat suram.”

“ Apa kau gay? Ah, ani! Maksudku, apa kau menjadi gay?”

Kyuhyun mengernyit. “ Kenapa bertanya begitu? Aku ini normal. Hanya saja aku mencintai seorang Choi Siwon. Lalu menurutmu, apa aku ini gay karena mencintai sepupu lelakimu?”

“ Tidak tahu. Aku bingung.”

“ Kalau begitu, sama denganku. Kenapa kau menjadi bertanya mengenai hal itu setelah empat tahun lalu kau sangat antusias sekali menjodohkanku dengan Siwon hyung? Ada apa?” Kyuhyun mulai kehabisan sabar menghadapi Jaeshin yang aneh dalam waktu kurang dari satu jam.

“ Tidak ada, hanya aku sedang bingung. Jika pria saling mencintai, maka mereka menjadi gay. Lalu jika gadis saling mencintai, mereka menjadi lesbian. Aku tidak tahu bagaimana sebutan itu menjadi sangat menganggu.” Tutur Jaeshin.

“ Apa kau mencintai seorang gadis?” Tanya Kyuhyun spontan.

Jaeshin kembali menegakkan tubuhnya dan menggeleng. “ Aku normal, tahu.”

“ Lalu?”

“ Hey, aku yang sedang bertanya! Jika kau normal tapi mencintai Choi Siwon, lalu apa kau biseksual?”

Kyuhyun mengusap wajahnya. Okay, Jaeshin mulai melontarkan pertanyaan yang aneh dan Choi Siwon malah tidak ada disisinya untuk mengontrol gadis ini. “ Okay, kau malah terlihat seperti anak kecil yang baru mengenal “asmara”, Choi Jaeshin. Jika pertanyaanmu akan menjurus mengenai pendidikan seks, maka kau salah orang, nona. Kau seharusnya bertanya pada orangtuamu mengenai hal-hal seperti ini. Aku bukan orang yang tepat untuk menjawab semua pertanyaan anehmu, tahu?”

“ Mom dan Dad sedang pergi ke Washington, jadi aku tidak tahu mau bertanya pada siapa. Kebetulan ada kau dan lagipula kau berkencan dengan Choi Siwon, jadi sekalian saja aku tanya.” Jelas Jaeshin.

“ Kau harus bertanya pada Hong Seok Chun Sunbaenim.” Tukas Kyuhyun.

“ Kau mau mempertemukanku dengannya??” Mata Kyuhyun melotot mendengar permintaan aneh lainnya dari Jaeshin. Sedangkan Jaeshin malah terlihat benar-benar seperti anak kecil yang polos.

Kyuhyun menghela nafas, tidak seharusnya ia menyebut nama sunbaenim itu. “ Kalau mau menemuinya, paling mudah ke Itaewon. Ke sebuah club yang dimilikinya. Tapi, rasanya sangat beresiko. Siwon hyung juga tidak akan menyukainya.”

“ Jadi?”

Kyuhyun menatap Jaeshin dengan pasrah. “ Kau benar-benar membunuhku, Jae. Kita bicarakan ini dengan Siwon hyung saja, okay? Simpan semua pertanyaan anehmu sampai sepupu pervertmu pulang. Arreo!! Dan sekarang berhenti bertanya!” Omel Kyuhyun, pada akhirnya.

*****

Siwon mengernyit menatap Jaeshin yang terlihat sangat penasaran dan berganti pada Kyuhyun yang sibuk dengan ponselnya. Kyuhyun seakan tidak mendengar seluruh pertanyaan yang dilontarkan oleh Jaeshin pada Siwon. Pertanyaan yang sama yang ditujukannya beberapa hari lalu.

“ Dimana kau mendapat pemikiran seperti itu?” Tanya Siwon.

“ Temanku. Dia sedang melakukan penelitian aneh. Tapi yang membuatku bingung, kenapa perasaan cinta bisa membuat perbedaan begitu besar dan malah menimbulkan reaksi yang bertentangan. Jika sesama jenis saling mencintai, kenapa mereka menjadi dibedakan dari lawan jenis yang saling mencintai? Perasaan cinta itu sama bukan?”

Siwon menggaruk tengkuknya bingung. Ia melirik pada Kyuhyun –setidaknya untuk meminta bantuan– tapi Kyuhyun jelas mengabaikannya. Menyerahkan seluruh pertanyaan sepupu anehnya pada dirinya sendiri.

“ Kalau kujawab bahwa ada norma-norma yang begitu mendarah daging pada seluruh tingkatan masyarakat untuk mengatur semua perilaku dalam bersosialisasi, aku yakin kau tidak akan puas, bukan?” Jaeshin mengangguk.

Siwon kembali menarik nafas perlahan. “ Baiklah, rasa cinta itu memang sama bagi siapapun yang merasakannya. Baik pria pada wanita, ataupun pada pria pada pria dan wanita pada wanita. Hanya saja, yang kubilang tadi, norma masyarakat adalah sebuah ikatan kuat yang tidak bisa diganggu gugat. Pandangan pada sesama jenis saling mencintai dalam konteks yang sama dengan lawan jenis yang saling mencintai, adalah sebuah keanehan yang tidak bisa dimengerti oleh masyarakat kebanyakan. Kita tentu tidak bisa mempertanyakannya, karena itulah adanya. Kita tidak bisa merubahnya dengan mudah. Tapi kita tidak bisa menyangkal juga, bukan?”

Jaeshin kali ingin mengangguk. Dan tanpa sadar, Kyuhyun kini juga ikut memperhatikan penjelasan Siwon.

“ Aku tidak bisa menjelaskan mengenai sebutan gay, lesbian atau semacamnya yang kau katakan, tapi aku hanya berkata sesuai dengan pandangan pribadiku. Aku adalah manusia normal. Manusia yang membutuhkan udara untuk bernafas, membutuhkan makanan sebagai sumber energi, membutuhkan cinta sebagai salah kebutuhan rohani. Aku sama seperti manusia normal lain. Hanya aku mencintai pria bernama Cho Kyuhyun, yang membuatku berbeda dengan manusia normal lainnya. Ketika masyarakat memberikan respon dan mengatakan aku adalah gay, maka tidak ada cara untukku menyangkalnya. Karena aku mencintai Cho Kyuhyun, tidak peduli dengan semua julukan untukku, aku tetap mencintainya.”

Siwon tersenyum, dan Kyuhyun malah tertunduk malu dengan semua ucapan kekasihnya. Jaeshin terlihat cukup puas, tetapi masih ada rasa penasaran dari ekspresi wajahnya.

“ Jae, kau adalah gadis muda yang cerdas. Aku tidak tahu kenapa kau baru mempertanyakan hal itu setelah apa yang kau lakukan untukku dan Kyuhyun selama ini. Apa kau merasa penyesalan?”

Jaeshin menggeleng. “ Bukan itu, aku hanya tidak suka mendengarnya. Gay, kalian adalah manusia tapi kenapa mendapatkan julukan yang sangat rendah dihadapan manusia lainnya. Tidak bisakah mereka menerimanya dan berhenti menatap jijik. Mereka bahkan belum tentu lebih baik dari kalian.”

Siwon menyentuh kepala Jaeshin. “ Sudah kukatakan, ada banyak norma yang tidak bisa diganggu gugat. Salah satunya adalah hal tersebut. Sekarang berhenti mempertanyakan hal-hal aneh pada Kyuhyun. Jika kau ingin bertanya, seharusnya padaku bukan Kyuhyun. Dia tidak bisa mengontrolmu, tahu.”

Jaeshin mengerucutkan bibirnya jengkel. “ Arraseo. Tapi kau juga harus berhenti memperlakukanku seperti gadis berusia tujuhbelas tahun, aku sudah duapuluh tiga tahun!”

Siwon hanya tertawa. Dan Kyuhyun malah semakin tertunduk –dan malah menjadi transparan.

*****

“ Bagaimana syuting Mamma Mia hari ini? Apa kau kembali dibanting lagi?”

Kyuhyun menggeleng dan malah mendekatkan wajahnya pada leher Siwon. “ Tidak. Hari ini cukup lancar. Dan berhenti khawatir, aku bahkan sudah mengatakan ada script seperti itu, sehari sebelum recording bukan?”

“ Arra, tapi tetap saja. Aku tidak tenang, jika kekasihku yang berharga ini diperlakukan kasar begitu? Bahkan In Guk sepertinya terlihat sangat senang sekali. Aku akan menemuinya.”

Kyuhyun mendongak. “ Jangan berbuat aneh, hyung. Sudah cukup apa yang kau lakukan pada Kim Donghyun. Kau akan membuat semua orang takut padaku.”

“ Baiklah, aku mengalah. Tidurlah, besok kau harus ke KBS, bukan?” Siwon menepuk lembut punggung kekasihnya. Kyuhyun menggumam pelan dan berusaha memejamkan matanya.

Kemudian, Kyuhyun mendengarkan Siwon sedang bersenandung pelan. Lagu baru yang dinyanyikannya untuk project Hwang Song Jae Sunbaenim. Kyuhyun tersenyum tipis. “ Hyung, kau menyukainya?” Tanya Kyuhyun pelan.

“ Love Dust? Tentu saja, lagu itu kini menjadi salah satu playlist favoritku. Walaupun terkesan sangat menyedihkan, tetapi aku begitu mengagumi suaramu. Tetapi ada satu lagu lain yang sering kudengarkan, milik Shinhwa sunbaenim. Aneun namja.”

“ Oh, Shinhwa? Waeyo?”

Siwon menarik nafas pelan dan sedikit menundukkan wajahnya untuk melihat kekasihnya. Siwon tersenyum tipis. “ Entahlah, rasanya lagu itu sangat mencerminkan perasaanku padamu.”

“ Jinjja?”

Siwon mengangguk. “ Terutama bagian Andy sunbaenim.” Kyuhyun menatapnya dengan penasaran.  Siwon mengecup ujung hidung kekasihnya dengan gemas.

I don’t wanna see you with another man
가만히 지켜보기만 그만 할래
가면 갈수록 널 원하는데
더는 망설이지 않을게 Let me take your hand
Baby be my girlfriend (I want you)
Let me be your new man (I need you)
그 남잔 너와 어울리지 않아
너도 진심으로 그를 사랑하진 않아

I don’t wanna see you with another man
I don’t want to just watch over you anymore
I want you more and more
I won’t hesitate anymore, let me take your hand
Baby be my girlfriend (I want you)
Let me be your new man (I need you)
He doesn’t suit you
You don’t really love him either

“ Girlfriend?”

Siwon tertawa keras. “ Well, liriknya memang seperti itu. Dan kenyataan bahwa kau memang kekasihku.”

“ Ani! Maksudku Girl–friend!” Kyuhyun kembali menekankan kata girl. Siwon mengangguk mantap dan membuat Kyuhyun kembali mengerucutkan bibirnya jengkel.

“ Kau akan selalu menjadi girlfriend-ku bahkan jika kita menikah nanti.” Tukas Siwon sembari menepuk bagian belakang kepala Kyuhyun. Pemuda kemudian malah semakin merasa hangat dan memilih untuk kembali menyembunyikan wajahnya pada tubuh Siwon.

“ Kau mau menikah denganku?”

“ Oh? Apa kau sedang melamarku, Kyuhyun?” Dan sontak Kyuhyun memukul punggung Siwon kesal. Tetapi kekasihnya malah tertawa bahagia. Kyuhyun sangat menggemaskan jika sedang digoda.

“ Aku serius bertanya, hyung.”

“ Dan aku serius mengatakannya, sayang. Jika aku mengatakan kita akan menikah, maka kita menikah. Tidak peduli berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk bisa menjadikanmu pasangan hidupku, aku akan tetap bersamamu.”

Kyuhyun tidak memberikan respon. Ia hanya diam dan bernafas pelan merasai bau tubuh kekasihnya. Siwon tersenyum dan memejamkan matanya sembari mengusap lembut rambut coklat Kyuhyun. “ Tidurlah, sayang.”

Idiot…

NOTE: Gak nyambung dan gak jelas adalah salah satu resiko karena dibuat disaat frustasi dengan revisi MPHI -____- jadi maaf banget ya. Ini juga tanpa editing lagi. Tsk.. padahal yang postingan sebelumnya juga belum dibenerin.

Coba dengerin lagu Shinhwa yang 아는 남자 dan kalau ada waktu sih cari translate liriknya. itu lagu benar-benar deh >///<

Advertisements

26 thoughts on “[SF] 아는 남자

  1. Itu sejak kpn siwon jd ustad saeng?ceramah mulu,kkkkkk
    Aku jg mw dong jd jae,blh peluk2 kyuhyuuuuun,ewwwwww
    Dn seperti biasa,kyu selaluuuu bersikap ambigu di sini

  2. Hoho nona choi jaeshin…beruntung bgt bisa peluk2 my baby (pasang kacamata item biar g mempan dr laser yg kluar dr mata siwon)
    Mgkin eonni jga mnjdi slhsatu yg dipusingkan dg kenyataan bahwa “kenapa saya jd pendukung pasangan sesama jenia?oh tidak,tepatnya hnya mendukung wonkyu dan yunjae tentu”
    Entahlah,ada perasaan “pas”aja klo liat mereka brsama,dan ttg norma2 itu,bleh kan qt “pura2” g menganggpnya ada,kasuistik untuk wonkyu dan yunjae!!!
    Thanks buat rekomen shinwa-nya,dan untuk love dust,eonni g brnti nangis slma stngah jam lbih,bahkan g ngerti artinya juga….
    Keep healthy diera-sshi

  3. Babby kyu ‘nggemsin bgt sh. Ga’ kebyng dh gimna reaksi hong seok chun klo babby kyu ma jaesin dtang ke clubx (itaewon). Psti dia cengo’ dh!!?

    Dan sprti biasa! q pingin bgt jd jaesiii…n, biar bis dkat ma wonkyu. Trutm bis meluk babby kyu.*

    *jg ksehtn dan ttp semangt y unn…
    SEMANGAT…

  4. wonnie emang top deh dia bisa menjabarkan apa itu cinta sesama jenis dlm konteks yg berbeda tp dlm kenyataannya sangat sulit di terima dlm masyarakat. jae..kau sangat beruntung sekali mempunyai wonkyu…, babykyu kl udah manja sll gitu maunya di peluk2 ama wonnie. eh..emangnya siwon udah marah2 ya ama kru2nya di mama mia gara2 babykyu di banting2…wow..benar2 protective. lanjuutt ffnya…

  5. Hahhahaa riset aneh mau ngakak aaah!!! Jiakahahahahaha eh jaeshin-ssi ehmm mending lw baek2in om kiho deh kesian wonkyu masih belom direstuin tuuh

  6. Jujur ya kak, baca pertanyaan yg diajukan Jaeshin tadi aku justru inget teorinya siapa gitu di dalam buku Psikiatri (efek analisis :D) yang mengatakan bahwa: ‘Setiap manusia terlahir sebagai biseksual. Orientasi seksualnya di kemudian hari merupakan pilihan hidupnya.’ 😀
    Asli, kk buat ff ini terinspirasi dari mana hm? Apa karna tugas kk? 🙂

    Kyu kok kesannya ‘abu-abu’ yah? Dia seolah memikirkan sesuatu yg lain waktu denger penjelasan Siwon. Buat khawatir 😦
    Oke, aku tunggu cerita lainnya 🙂

  7. envy ama jaeshin yg bisa meluk ><

    jawabannya siwon tentang hubungan antara sesama jenis bagus bgt.
    jd keinget kyu di banting-banting mulu di Mama mia, g tega ngeliatnya. untung siwon slalu protective ke kyu

    di tunggu cerita selanjutnya

    fighting ^^

  8. pertanyaan jae ada-ada aja bikin kyu bingung tp penjelasan siwon dalemmm bgt

    gemes liat kyu yg malu2 kayak g2

  9. siwon dapet dari mana tuh penjelasannya?! dikasih tau sama temennya Jaeshin ya?? kkkk~ *lirik yang pusing nyusun TA
    Kyu menggemaskan, kaya kucing nyusup2 cari kehangatan. hihihi *digeplak Kyu
    tumben banget Kyu bikin wafle.. Kyu udah cocok jadi ehemistriehem siwon

  10. wonnie oppa bikin bengong,,, dapet pencerahan darimana bang tentang hal itu dengan panjang lebar kkkk~~

    dan aku terdiam membaca adegan lovey dovey(?) wonkyu hohohohoo

  11. well..
    Penjelasan siwon ama jaeshin emang wow!
    Tpi tetep ga bisa dibenarkan.
    Karna jujur,
    gw sendiri apatis ama yg namanya gay.
    Pengecualian untk wonkyu tentunya.
    Karna kalopun gw bca ff mereka,
    gw ga berani minta ama Tuhan supaya mereka real.
    Itu sama aja nambah dosa.
    Karna udah jelas menyalahi takdir yg telah ditentukan.
    Tpi sebgai fans,
    kalaupun nantinya mereka emang real,
    gw cuma berharap semga pilhan mereka itu emang yg terbaik buat mereka 🙂 ^^

  12. siwon ma kyu ditambah jaeshin..
    kayak keluarga kecil ya..
    disaat sang anak menanyakan suatu hal pada mommy dan dy gbs jawab,, akhirnya daddy lah yang ambil peran untuk memberikan pengertiannya,,
    jaeshin pgn dibilang udh dwasa tpi ttp aja minta penjelasan detil bgd..
    akhirnya kan ttp aja siwon yg terlihat dewasa bgd..hehehehe…….

  13. “jika aku bilang akan menikah denganmu maka kita akan menikah tidakperduli berapa lama waktu aku menunggumu” -maap kalo salah kutipannya- *Siwon*
    tolong catet sodara sodara !^^

  14. Jaesin bener2 bikin kyu kelabakan sama pertanyaannya.,
    Tp setidaknya siwon bisa memberi pengeetian yg bijak ke jaesin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s