[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 11

TF1

About Past and Future

Siwon menatap dokter Kang yang tengah memeriksa kondisi Kyuhyun dengan serius. Dan sepertinya tidak ada masalah apapun. Dokter Kang hanya menanyakan beberapa pertanyaan singkat dan dijawab oleh anggukan dan gelengan kepala oleh Kyuhyun. Dokter Kang tersenyum.

“ Sepertinya Tuhan sangat menyayangimu, Kyuhyun-sshi. Tapi saya akan tetap melakukan pemeriksaan rutin. Dan jika kondisimu menjadi lebih baik, kita akan melakukan beberapa test lainnya.” Ucap Dokter Kang.

Kyuhyun tersenyum tipis dan mengangguk. Dokter Kang lalu menatap Siwon, sedikit bingung karena pewaris Choi Inc. yang dikenal bermusuhan dengan Cho’s Group datang menjenguk sang pewaris. Terlebih, Siwon terlihat sangat senang kondisi Kyuhyun tidak seburuk kemarin. Tapi Dokter Kang hanya seorang dokter yang tidak berhak ikut campur dalam masalah pribadi pasiennya.

“ Baiklah. Saya permisi dulu.”

Kemudian Dokter Kang dan seorang suster yang menemaninya keluar dari kamar rawat Kyuhyun. Begitu memastikan kondisi sudah aman, Siwon kembali duduk didekat ranjang Kyuhyun dan menggenggam erat tangan Kyuhyun. Ia kembali menciumi punggung tangan kekasihnya. Dan Kyuhyun hanya tersenyum tipis melihat sikap Siwon.

“ Aku ingin kau cepat sembuh. Jadi, turuti ucapan dokter, ne.”

Kyuhyun mengangguk patuh. “ Ne.”

Siwon tersenyum dan lalu sedikit mencondongkan tubuhnya untuk mencium ujung hidup Kyuhyun dan kemudian pada keningnya. “ Aku mencintaimu, Kyuhyun.” Bisik Siwon.

Kyuhyun mengulas sebuah senyuman. Siwon kembali mencium kedua kelopak mata Kyuhyun dan berakhir dengan sebuah kecupan ringan pada bibir kekasihnya. Siwon menyentuh lembut surai kecoklatan rambut Kyuhyun. Seberapapun senangnya ia saat ini, tetapi Siwon harus ingat waktu. Narra dan kakeknya akan segera datang dan Siwon tidak boleh terlihat di kamar rawat Kyuhyun. Siwon menghela nafas dan kemudian menegakkan tubuhnya.

“ Aku harus pergi. Narra dan mungkin kakekmu akan segera datang. Dan sesuai dengan perjanjian kita…” Siwon tidak meneruskan kalimatnya. Ia hanya kembali mencium Kyuhyun. “ Aku akan datang lagi untuk melihatmu malam ini. Tapi maaf, aku harus pergi.”

“ Tinggallah. Kumohon.” Ucap Kyuhyun pelan.

Siwon menarik nafas dan kemudian ia duduk ditepi ranjang Kyuhyun. Tangannya masih menggenggam erat jemari Kyuhyun. Siwon masih tersenyum pada Kyuhyun. “ Hey, kau sendiri yang mengatakan kalau kita tidak boleh terlihat bersama. Dan kau tahu, kemarin itu menimbulkan reaksi besar. Istirahatlah dan aku akan kembali menemuimu malam ini. Okay?”

Kyuhyun menggeleng. “ Kumohon, tetap disini. Aku hanya ingin hyung disini.” Tutur Kyuhyun dengan sedikit terbata.

“ Tapi Kyuhyun…”

“ Hyung, kumohon. Tetap bersamaku.”

*****

Ji In menatap kursi Narra yang kosong. Hari ini sahabatnya itu tidak masuk sekolah. Mungkin Narra masih ingin bersama dengan Kyuhyun di rumah sakit, atau karena peristiwa kemarin. Bahkan saat Ji In datang, semua orang menatapnya dengan lekat. Dan Ji In bisa mendengar apa yang mereka bicarakan dibelakangnya. Ji In menghela nafas dan kembali fokus pada pelajaran yang diberikan oleh gurunya. Walaupun rasanya ia sangat risih dengan pandangan teman-teman sekelasnya. Tapi Ji In hanya menulikan pendengarannya.

Kemudian, pintu kelasnya terbuka. Ji In sedikit menoleh ketika ia melihat seseorang yang ia kenali sebagai sekretaris kakeknya berjalan masuk kelas dan bicara pada gurunya. Entah, Ji In merasa kalau kedatangan Sekretaris Kim tidak akan berakibat baik.

Sang guru kemudian menoleh padanya. “ Choi Ji In, rapikan tasmu. Kau boleh meninggalkan kelas.”

Ji In memandang dengan bingung, tapi ia kemudian merapikan seluruh buku dan alat tulisnya. Ji In menatap Sekretaris Kim dengan lekat dan membawa tas-nya bersamanya. Sekretaris Kim mengambil tas ransel Ji in. Gadis itu tidak menolak dan hanya membungkukkan tubuhnya pada sang guru.

Sekretaris Kim lalu membawanya meninggalkan ruang kelas. Sepanjang koridor kelas, Ji In menatap pria yang berjalan disampingnya dengan lekat. “ Kakek yang menyuruh anda?” Tanya Ji In.

“ Iya.”

“ Anda akan membawaku kemana?”

“ Menemui Presdir. Nona juga akan bertemu dengan Ayah nona, nanti.”

*****

Hongjae memasuki ruangan ayahnya dengan sedikit kasar. Tuan Dongha yang sedang memonitor berita-berita yang masih beredar di masyarakat mengenai peristiwa kemarin hanya mendengus jengkel dengan sikap putranya yang tidak tahu sopan-santun. Hongjae menghampiri ayahnya dengan wajah memerah menahan emosi.

“ Apa maksud Abeoji?”

“ Apa yang kau maksud, Hongjae? Bicara yang jelas.” Ucap Tuan Dongha tanpa mengalihkan pandangannya dari layar televisi besar di ruangan kerjanya.

Hongjae menarik nafas perlahan. “ Choi Ji In. Kenapa Abeoji mengeluarkan statetment tentang posisi Ji In di perusahaan? Putriku bahkan tidak mengerti apapun mengenai bisnis.”

Pagi ini, Tuan Choi Dongha mengeluarkan pernyataan resmi melalui wawancara singkat dengan kantor surat kabar terkemuka dan mengatakan mengenai posisi Choi Ji In yang akan ikut bergabung dalam direksi selepas ia kuliah beberapa tahun mendatang. Jelas, itu adalah sebuah kebohongan. Pertama, tidak ada seorangpun –baik Hongjae ataupun Siwon– yang sudah memberikan ijin bagi Ji In untuk terlibat dalam perusahaan. Kedua, Ji In masih sibuk persiapan ujian masuk universitas dan kelulusan SMA-nya, berita posisinya diperusahaan hanya akan membuat gadis itu merasa tertekan. Dan lainnya, mengenai reaksi keluarga Cho atas pemberitaan ini. Jika keluarga Choi sudah kembali mengeluarkan nama penerus Choi Inc., maka Cho’s Group juga akan mulai mempersiapkan calon lainnya untuk mendampingi Kyuhyun. Dan sudah sangat jelas, Cho Narra adalah orangnya.

Hongjae tidak akan melakukan pembiaran. Terlebih Kyuhyun masih dalam kondisi yang belum sehat, walaupun Siwon sudah memberitahu bahwa pemuda itu sudah sadar dan perlahan membaik. Hanya saja, kini sorotan media press bukan hanya pada kondisi Kyuhyun dan keberadaan Siwon di lokasi kecelakaan kemarin, tetapi posisi Ji In dan juga keberadaan Narra yang sudah terekspose media. Semuanya bertambah rumit dengan hubungan Siwon dan Kyuhyun saat ini. Dan Hongjae akan berusaha keras melindungi anak-anaknya –termasuk Kyuhyun dan Narra.

Tuan Dongha menghela nafas. Kemudian beliau berdiri dan menatap Hongjae dengan tajam.  “ Karena itulah, aku sendiri yang akan membimbing Ji In. Mulai hari ini dia akan berada dibawah pengawasanku. Dan setelah ia menjalani ujian universitas dan ujian kelulusan, aku yang akan memonitor semua jadwalnya. Dia akan mendampingi Siwon dan Heechul sebagai salah satu jajaran direksi Choi Inc. dimasa depan.” Tutur Tuan Dongha.

“ Aku menolaknya. Anak-anak gadisku tidak akan masuk ke perusahaan karena paksaan. Sudah cukup Siwon bersusah payah selama ini karena obsesi Abeoji untuk mengalahkan Cho’s Group.” Ucap Hongjae dengan tegas.

Tuan Dongha menatap sang putra dengan mendengus kesal. Semua anak-anaknya terlalu keras kepala, bahkan sifat itu menurun pada semua cucu-cucu beliau. “ Kau tidak mempunyai hak apapun, Hongjae.”

“ Aku berhak! Karena aku adalah ayah mereka! Abeoji yang sama sekali tidak berhak mengatur kehidupan anak-anakku. Sudah cukup Abeoji membatasi kehidupanku selama ini!!”

“ Choi Hongjae!! Beraninya kau menaikkan suaramu pada ayahmu sendiri!”

Hongjae menatap Tuan Dongha dengan serius. “ Aku tidak akan membiarkan Abeoji menyentuh anak-anakku. Aku tidak akan membiarkan hidup anak-anakku sama hancurnya dengan hidupku sekarang. Apa Abeoji tidak merasa puas telah memisahkanku dari sahabatku sendiri, Cho Joonhyuk?”

Tuan Dongha melototkan matanya ketika Hongjae kembali menyebut nama sahabatnya, Cho Joonhyuk yang telah meninggal. “ Jangan pernah menyebut namanya dihadapanku, Choi Hongjae!”

“ Kenapa? Apa Abeoji takut perbuatan keji terdahulu kembali terungkap? Ketika dengan sangat kejam, Abeoji membuat Kyuhyun dan Narra kehilangan orangtua mereka?” Hongjae kembali memulai konfrontasi.

“ Keluarlah! Abeoji tidak ingin mendengar apapun lagi darimu.” Perintah Tuan Dongha.

Hongjae memperlihatkan senyum seringainya. “ Kenapa? Apa Abeoji masih dihantui rasa bersalah pada kedua anak yang tidak berdosa itu? Karena Abeoji telah merenggut nyawa orangtua mereka? Apa karena itu juga, Abeoji menginginkan semua anak-anakku membenci keluarga Cho?”

“ Choi Hongjae!!”

“ Aku tidak akan berhenti, Abeoji!”

Hongjae kemudian beranjak meninggalkan ruangan ayahnya tersebut. Tetapi ketika membuka pintu, ia melihat sosok Ji In yang bersama Sekretaris Kim. Hongjae tentu merasa terkejut dengan keberadaan putrinya yang seharusnya berada di sekolah saat ini. Ia menoleh dan menatap Tuan Dongha dengan penuh kebencian.

“ Abeoji, tidak akan mendapatkan apa yang Abeoji inginkan.”

Hongjae lalu menarik pergelangan tangan putrinya dan membawanya meninggalkan ruangan besar tersebut. Sekretaris Kim sendiri tidak bisa menahan. Karena Hongjae masih seorang Choi yang mempunyai kekuasaan di gedung tersebut, walaupun Tuan Choi Dongha adalah atasannya secara pribadi. Sekretaris Kim kini memandang Tuan Dongha yang terlihat semakin marah dengan perbuatan putranya sendiri.

“ Sekretaris Kim, lakukan perintahku selanjutnya.”

“ Baik, Presdir.”

*****

Siwon menatap dengan gugup sosok yang sedang membalas memandangnya dengan tajam. Ia sama sekali tidak beranjak dari sisi tempat tidur Kyuhyun, karena pemuda itu –walaupun kembali tertidur– masih menggenggam erat tangannya seolah tidak ingin melepaskan Siwon. Ini adalah pertama-kalinya bagi Siwon bertemu secara langsung sosok Cho Hyunjo, pimpinan Cho’s Group yang begitu terkenal. Selain itu, Narra yang datang bersama sang kakek juga terlihat bingung dengan keberadaan Siwon. Tetapi beruntung, Narra lebih fokus pada Kyuhyun saat ini. Gadis muda itu terlihat begitu lega mendengar kakaknya sudah sadar.

“ Apa yang dilakukan pewaris Choi Inc. di tempat ini?”

Siwon menelan salivanya dengan kesulitan. Jujur saja, ia tidak tahu bagaimana bersikap jika bertemu secara langsung dengan Cho Hyunjo. Siwon menarik nafasnya perlahan. “ Aku hanya ingin melihat kondisi Kyuhyun-sshi.”

Well, itu memang jawaban jujur dari Siwon. Lagipula Siwon tidak mempunyai waktu untuk memikirkan jawaban bohong lainnya untuk menjawab keingin-tahuan Cho Hyunjo. Pimpinan Cho’s Group tersebut kini mengerutkan dahi.

“ Lalu hubungan dengan menggenggam erat tangan cucuku?”

Siwon kini tergagap. Sekeras apapun ia berusaha melepaskan diri dari genggaman tangan Kyuhyun, pemuda itu akan merasa terganggu dan kembali mencari kenyamanan dari sentuhannya. Siwon harus memutar otaknya untuk mencari jawaban yang terdengar masuk akal bagi Cho Hyunjo.

“ Eh? Aku tidak bermaksud, hanya saja Kyuhyun tidak melepaskan tanganku sejak tadi. Walaupun aku sudah berusaha melepaskannya.” Okay, Siwon akui itu bukanlah jawaban yang terbaik. Tapi Siwon hanya menjawab dengan jujur. Dan sedikit masuk akal. Mungkin.

Cho Hyunjo menarik nafas. Walaupun terdengar tidak masuk akal, tapi Tuan Cho Hyunjo tidak akan mencari keributan di rumah sakit. “ Kita bicara diluar, Choi Siwon. Mengenai peristiwa kemarin.”

Siwon mengangguk. Dan ketika ia kembali mencoba menarik tangannya dari genggaman tangan Kyuhyun dengan hati-hati agar tidak membangunkan pemuda itu, tapi hasilnya pun nihil. Kyuhyun kini malah terbangun karena merasa terganggu.

“ Oppa, kau sudah bangun?” Ujar Narra senang. Kyuhyun sedikit menoleh dan tersenyum tipis pada adiknya yang sedari tadi menyentuh wajahnya dengan lembut.

“ Hai, sayang.” Narra tersenyum lebar mendengar sapaan Kyuhyun walaupun dengan suara lemah. Tapi kemudian Kyuhyun menyadari ada orang lain diruangannya.

Kyuhyun menatap Kakeknya. “ Kakek sudah pulang?”

“ Jangan membuat kakek tua ini cemas lagi, anak muda. Apa kau ingin membuat kakekmu terkena serangan jantung, eoh?” Kyuhyun sedikit tertawa mendengar omelan kakeknya.

Rasanya, saat ini Cho Hyunjo yang berdiri dihadapannya adalah sosok yang pernah dikenalnya semasa ia kecil. Seorang kakek yang lembut dan suka bergurau dengan cucu-cucunya. Sosok kakek yang seiring menghilang sejak kematian kedua orangtua-nya bertahun-tahun lalu. Dan Siwon merasakan bahwa Cho Hyunjo sangat menyayangi kedua cucu-cucunya dengan cara yang berbeda dari seharusnya. Berbeda dengan kakeknya sendiri yang sangat terobsesi pada kekuasaan dan kemenangan persaingan dengan Cho’s Group. Kini, Siwon merasa sangat iri dengan kekasihnya sendiri.

“ Kau beristirahatlah. Choi Siwon-sshi, kita keluar.” Ucap Tuan Cho Hyunjo.

Siwon menurut dan berusaha melepaskan lagi tangannya. Tetapi Kyuhyun tidak melepaskannya dengan mudah. Siwon menatap Kyuhyun dengan lekat –seolah meminta pengertian pada kekasihnya untuk melepaskan tangannya. Kyuhyun menggeleng.

Narra menatap kakaknya dan Siwon secara bergantian. Sepertinya terjadi sesuatu diantara keduanya sebelum ia dan Kakeknya sampai di rumah sakit. Terlihat dengan perubahan sikap Kyuhyun pada Siwon sekarang. Kakaknya seakan tidak mau Siwon meninggalkannya walaupun hanya beberapa menit.

“ Oppa, biarkan Kakek bicara dengan Siwon Oppa. Lebih baik, Oppa kembali istirahat. Atau Oppa ingin makan sesuatu?” Ucap Narra, berusaha membujuk Kyuhyun melepaskan tangan Siwon.

Kyuhyun menatap Narra. “ Narra, Oppa juga ingin bicara dengan Kakek. Jadi, kumohon kau yang keluar untuk sebentar?”

“ Tapi Oppa…”

“ Kumohon, sayang.” Pinta Kyuhyun. Narra memandang Siwon beberapa detik tapi akhirnya ia mengangguk. Sekilas, Narra mencium pipi Kyuhyun sebelum ia beranjak keluar dari kamar rawat tersebut.

Kyuhyun menarik nafas perlahan dan kembali menatap kakeknya. “ Ada sesuatu yang ingin kuberitahu pada Kakek. Mengenaiku dan Choi Siwon.” Ucap Kyuhyun pelan.

 Siwon membelalak terkejut. Apakah Kyuhyun akan memberitahu kakeknya mengenai hubungan mereka? Apakah harus secepat ini? Kyuhyun baru sadar setelah mengalami kecelakaan hebat kemarin, dan kondisinya belum pulih sepenuhnya. Siwon memandang Kyuhyun dengan sedikit memucat.

“ Ada apa?” Tanya Tuan Cho Hyunjo yang terdengar tenang.

“ Aku dan Choi Siwon telah membuat kesepakatan.”

Tuan Cho Hyunjo kembali mengerutkan dahinya. “ Kesepakatan? Mengenai apa?”

Siwon tanpa sadar menahan nafasnya. Dan ia sama sekali tidak melepaskan fokus pandangannya dari Kyuhyun. Well, sebenarnya Siwon tidak berani melihat bagaimana ekspresi Tuan Cho Hyunjo setelah mendengar apa yang ingin dikatakan Kyuhyun. Dan, Siwon juga merasakan Kyuhyun semakin mengeratkan genggaman tangannya.

Kyuhyun menghela nafas dan menatap Siwon. Ia mengulas sebuah senyuman tipis pada pria itu. Kyuhyun kembali memandang kearah kakeknya. “ Mengenai hubunganku dengan Choi Siwon.”

“ Hubungan? Maksudmu, Kyuhyun?”

“ Aku mencintai Choi Siwon, Kakek.”

*****

“ Lee Hyukjae?”

Hyukjae sontak mengangkat kepalanya saat ada orang yang memanggil namanya. Dan ia terlihat terkejut saat melihat Kim Heechul –salah satu cucu tertua Choi Dongha yang baru kembali dari Beijing dan bertugas di Choi Inc. sebagai pengganti Direktur Song. Well, berita memang lebih cepat beredar luas sejak kemarin– kini berada didepan meja kerjanya –sembari memperlihatkan senyuman anehnya. Yang menjadi keanehan lain, bagaimana Heechul bisa mengetahui namanya?

“ Ya?”

“ Apa kau mengenal seorang gadis bernama Cho Narra?”

Hyukjae mengerutkan dahi ketika Heechul tiba-tiba datang ke meja kerjanya dan malah bertanya mengenai Cho Narra. Hyukjae bukannya mau berprasangka buruk pada Heechul, hanya saja ia ketahui bahwa hampir semua anggota keluarga Choi tidak menyukai keluarga Cho. Jadi, Heechul bertanya mengenai Cho Narra itu, sedikit janggal.

“ Eh, Cho Narra? Aku…” Hyukjae hendak berbohong pada Heechul, mengingat dia akan dibunuh oleh Cho Kyuhyun atau Lee Donghae jika memberitahu tentang Cho Narra pada orang-lain.

“ Jangan coba berbohong, Lee Hyukjae-sshi. Aku sudah memberi peringatan.” Tutur Heechul dengan cepat.

Hyukjae menelan salivanya. Dan kemudian ia hanya mengangguk sebagai jawaban bahwa ia mengenal Cho Narra. Heechul tersenyum. “ Bagus. Kalau begitu kau pasti mengenal orang yang dekat dengan gadis itu, bukan? Hubungi dia.”

“ Eh?! Kau tidak menyuruhku menghubungi Narra langsung?”

Heechul menggeleng. “ Terlalu beresiko. Memang kau mau berurusan dengan Tuan Besar Choi Dongha? Silahkan kalau kau mau menghubungi gadis itu, tapi aku tidak akan bertanggung-jawab apapun nantinya.”

“ Hey?!” Seru Hyukjae tidak terima. Hyukjae mendengus sebal. Sepertinya keluarga Choi memang pandai mempermainkan kata-kata. “ Aku mengenal seseorang. Tapi untuk apa? Kau tidak sedang merencanakan sesuatu, bukan?”

“ Kurasa sepupuku yang menjengkelkan dan temannya yang sedang merencanakan sesuatu untuk keluarga Choi dan Cho. Aku hanya ingin sedikit memberi bantuan.”

*****

Siwon menggigit bibir bawahnya. Ini adalah pertama-kali ia merasa gugup –lebih gugup ketimbang berhadapan dengan kakeknya yang akan mengamuk padanya– dihadapan orang yang selama ini menjadi rival keluarganya. Sesekali ia menoleh pada Kyuhyun yang masih terbaring lemah diatas ranjang tetapi pandangannya masih fokus pada sang kakek yang duduk disebelah kirinya. Sedangkan Siwon berada disamping kanan kekasihnya.

Kyuhyun menatap Tuan Hyunjo yang masih memberikan ekspresi datarnya. Ia menarik nafas dengan kepayahan. Tubuhnya masih lemah tetapi Kyuhyun memaksakan untuk bertahan. Ia hanya ingin kakeknya tahu mengenai perasaannya selama ini. Kakeknya dulu adalah orang yang sangat baik dan perhatian, tetapi sosok itu menghilang sejak orangtua-nya meninggal. Dan Kyuhyun tidak pernah lagi menunjukkan ekspresi perasaan yang sesungguhnya dihadapan Tuan Hyunjo.

 “ Kakek..”

Suara parau Kyuhyun memecah keheningan yang terjadi selama sepuluh menit. Tuan Hyunjo menatap cucu lelakinya selama beberapa detik kemudian beralih menatap Siwon. Siwon sendiri hanya menundukkan kepala, tangannya masih menggenggam erat tangan Kyuhyun yang mulai terasa basah karena keringat.

Tuan Hyunjo menarik nafas berat. “ Kau benar-benar mencintai pemuda ini, Kyuhyun?” Kyuhyun mengangguk. “ Kau tidak sedang mengalami sebuah delusi atau penyalah-artian sebuah ekspresi perasaan bukan?” Kyuhyun menggeleng.

Siwon tersenyum miris ketika mendengar kata “delusi”. Apakah semua ini hanya delusi? Yang benar saja. Siwon tahu persis mengenai perasaannya, dan itu bukanlah sebuah delusi atau fenomena fatamorgana di padang pasir. Kyuhyun berada tepat dihadapannya dan Siwon memilih untuk meraihnya secara sadar.

Tuan Hyunjo kembali menarik nafas dan menghembuskan perlahan. “ Kyuhyun, kau membuat keputusan yang berat. Menjadi gay, kakek masih bisa memahaminya, tetapi Choi Siwon? Apa kau lupa siapa dirimu dan siapa Choi Siwon? Kalian berbeda, Kyuhyun.”

Siwon mengangkat kepalanya dan menatap Tuan Hyunjo. Berbeda? Kenapa Tuan Hyunjo mengatakan mereka berbeda? Mereka tidaklah berbeda. Mereka manusia yang saling mencintai, layaknya orang lain yang merasainya juga. Apakah karena keluarga mereka? Atau status social dan peranan mereka di masyarakat yang membuatnya berbeda? Rasanya pun tidaklah adil.

“ Kami berbeda, mungkin benar.” Tuan Hyunjo menatap Siwon kembali, begitu pula dengan Kyuhyun yang kini memfokuskan memandang kekasihnya. Siwon tersenyum tipis pada Kyuhyun dan menatap tegas pada Tuan Hyunjo.

“ Kami adalah lelaki yang mempunyai tanggung-jawab besar pada keluarga dan masyarakat. Kami berasal dari dua keluarga yang selalu bermusuhan dihadapan publik. Tetapi kami tidaklah berbeda dari yang lainnya. Kami mempunyai kehidupan dan sebuah hak untuk memilih dalam kehidupan kami. Termasuk hak mencintai. Walaupun pilihan kami berbeda dari presepsi orang-orang, tapi itu tidak bisa dijadikan alasan kami berbeda. Kami saling mencintai dan itu bukanlah perbedaan.” Tutur Siwon.

Siwon lalu menarik nafas. Ia lalu berdiri dari kursinya dan melepaskan genggaman tangan Kyuhyun sementara. Siwon menatap Tuan Hyunjo. “ Aku mohon, percayakan cucu anda padaku. Aku akan menjaga dan melindunginya dengan seluruh kehidupanku. Aku bahkan tidak berani untuk melukainya seujung jaripun.” Ujar Siwon dan kemudian ia membungkukkan tubuhnya.

Kyuhyun hanya terdiam melihat keseluruhan sikap Siwon yang memperjuangkan hubungan mereka dihadapan kakeknya. Mereka baru menjalani hubungan ini selama beberapa hari, tapi Siwon benar-benar memperlakukannya dengan serius. Tuan Hyunjo sendiri tidak –atau belum– merasa terkesan dengan segala yang dilakukan Siwon.

“ Tch.. Anak muda jaman sekarang. Kalian memang tidak pernah berpikir panjang kedepan. Kau bahkan terlihat sedang melamar Kyuhyun, Siwon-sshi.” Tukas Tuan Hyunjo dengan ekspresi santai.

Siwon sontak menegakkan tubuhnya. Mendengar kata melamar cukup membuatnya terkejut. Apakah ia sedang melamar Kyuhyun? Di waktu, situasi dan suasana seperti sekarang? Oh.. Siwon memang harus berpikir dulu sebelum bicara. Kini bahkan Kyuhyun mengalihkan pandangannya. Siwon memaki sendiri.

Kau bodoh, Choi Siwon.

*****

Cho Gyushik tersenyum membaca berita-berita yang beredar baik di media surat kabar, berita televisi dan bahkan surat kabar online. Semua ini hampir persis terjadi sesuai keinginannya, walaupun masih ada beberapa hal yang ternyata tidak terjadi. Tapi Gyushik pikir itu bukanlah sebuah masalah besar. Setidaknya masih didalam kendalinya.

Gyushik menyimpan tablet tersebut dan kemudian membaca sebuah dokumen kerja-sama dengan Heesan Company yang kini menjadi tanggung-jawabnya. “ Kyuhyun memang pintar, dia membuat perhitungan yang sangat baik.” Gumamnya pelan.

Kali ini, Gyushik tidak perlu memutar otak bagaimana mengurus project ini. Dia hanya tinggal meneruskan apa yang ditinggalkan Kyuhyun untuknya. Selain itu, beberapa project dengan keuntungan besar yang dikerjakan Kyuhyun beralih padanya karena kecelakaan kemarin. Gyushik mungkin menjadi paman terjahat, tapi ia bersyukur Kyuhyun hanya terluka dan bukannya mati –seperti keinginan terbesarnya.

Gyushik menghela nafas pendek. “ Ah, anak itu memiliki  terlalu banyak nyawa. Ayahnya saja mati dalam satu kesempatan.” Kemudian Gyushik tertawa senang.

Hanya saja, tawanya perlahan menghilang. Ekspresi Gyushik mengeras seperti menahan amarah. “ Tapi dia mati membawa Nayoung. Dan meninggalkan kedua anaknya yang begitu mengesalkan. Seharusnya, dia mati bersama kedua anaknya.” Ucap Gyushik dengan marah.

*****

Akhirnya, hari ini Yunho nekat pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Kyuhyun setelah mendengar kabar bahwa pemuda itu sudah sadar dan kondisinya perlahan membaik. Walaupun sedikit kesulitan untuk memasuki area rumah sakit dengan masih banyaknya wartawan, tapi Yunho berhasil masuk. Ia berjalan menuju kamar rawat Kyuhyun dengan membawa sekeranjang buah. Yunho kembali tersenyum ketika seorang suster memberitahunya bahwa Kyuhyun sudah sadar dan kondisinya mulai membaik. Setidaknya, pemuda itu tidak dalam kondisi kritis lagi.

Yunho sedikit mempercepat langkahnya menuju kamar Kyuhyun yang tinggal beberapa puluh langkah, tapi ketika ia melihat Narra yang sedang berdiri diluar kamar dengan wajah khawatir membuat Yunho kembali merasa panik. Bukankah Kyuhyun sudah sadar? Lalu kenapa Narra terlihat begitu cemas.

“ Narra..” Panggil Yunho membuat gadis itu menoleh dan kemudian sedikit membungkuk. “ Kenapa kau diluar? Kyuhyun sudah sadar, bukan?” Tanyanya berhati-hati.

Narra menghela nafas. “ Kyuhyun oppa memang sudah sadar, tetapi Kakek sedang bicara dengan Oppa.” Tutur Narra yang kemudian memilih duduk disalah satu kursi tunggu didepan kamar rawat.

Yunho menatap pintu kamar rawat tersebut untuk beberapa detik dan kemudian ia mengikuti Narra. Pria itu duduk disebelah Narra dan menaruh keranjang buah yang dibawanya dikursi lainnya. “ Pembicaraan mereka serius?”

Narra mengangguk. “ Di dalam juga ada Siwon oppa.”

Yunho mengernyit mendengar nama Siwon. Pemuda itu datang menjenguk Kyuhyun? Memang sudah seharusnya, tetapi bertemu secara langsung dengan Tuan Cho Hyunjo adalah sebuah pertanyaan lain bagi Yunho.

“ Dan mereka terlihat aneh.” Tutur Narra lagi.

“ Aneh? Memangnya kenapa? Apa karena Choi menemui Cho?” Tanya Yunho lagi. Narra kembali menarik nafas dan menghembuskannya perlahan. Matanya terpaku lurus pada pintu bercat putih dihadapannya.

“ Bukan. Hanya saja, aku merasa aneh dengan Kyuhyun oppa dan Siwon oppa. Mereka terlihat begitu canggung dan Kyuhyun oppa secara terus-menerus menggenggam erat tangan Siwon oppa. Seakan tidak ingin melepaskannya. Aku khan bukan orang buta.”

Yunho diam. Penjelasan Narra sudah menjawab semua pertanyaan yang muncul. Sepertinya Kyuhyun dan Siwon sedang membicarakan tentang perasaan mereka pada Tuan Cho Hyunjo. Dan Kyuhyun pasti tidak ingin Narra mengetahuinya sekarang. Hanya saja, adik pemuda yang juga dicintainya itu bukanlah gadis bodoh. Bahkan semua orang yang hanya sekali melihat, pasti juga akan merasa aneh dengan suasana diantara keduanya.

“ Kau tunggu sampai Kyuhyun mengatakannya sendiri padamu. Rasa penasaran terkadang bisa membuatmu terluka, Narra. Biarkan Kyuhyun yang menghampirimu dan menjelaskan semuanya padamu.” Tutur Yunho.

Narra mengalihkan pandangannya kearah Yunho. Gadis itu menatapnya dengan bingung. Yunho tersenyum tipis dan ia lalu menyodorkan keranjang buah yang dibawanya pada Narra. “ Untuk Kyuhyun.”

Narra mengambil keranjang buah itu. “ Terima kasih.”

Yunho hanya mengangguk. Dan pintu kemudian terbuka. Tuan Cho Hyunjo berjalan keluar dan menutup pintu dengan rapat kembali. Narra menatap kakeknya dengan lekat.

“ Kita temui dokter dulu. Bicara mengenai kondisi Kyuhyun.” Ucap Tuan Cho Hyunjo pada cucu perempuannya tersebut.

Narra mengangguk. “ Aku akan menaruh ini dahulu.” Kemudian Narra memasuki kamar untuk meletakan keranjang buah yang dibawakan Yunho.

Yunho menatap Pimpinan Cho’s Group dihadapannya dengan lekat. Tuan Cho Hyunjo mengulas senyum tipis. “ Kau dari Heesan Company?” Yunho mengangguk. “ Project yang dimenangkan Kyuhyun akan diurus oleh Cho Gyushik. Aku mohon kau bisa mengerti kondisi saat ini.”

“ Saya mengerti, Presdir Cho. Lalu bagaimana keadaan Kyuhyun saat ini?”

“ Sudah membaik, walaupun belum sepenuhnya. Tapi paling tidak dia berada ditangan yang cukup tepat. Jika kau mau menemuinya masuklah. Choi Siwon masih menemaninya didalam.” Ujar Tuan Cho Hyunjo.

Yunho tersenyum dan menunduk patuh. Tak lama Narra kembali keluar dan keduanya kini berjalan meninggalkan koridor untuk menemui dokter Kyuhyun. Meninggalkan Yunho yang kini menatap pintu putih didepannya. Yunho menarik nafas panjang.

“ Choi Siwon, ya? Kurasa dia memang tangan yang tepat. Untuk saat ini.”

*****

Kyuhyun tersenyum pada Siwon. Begitu pula dengan Siwon. Bahunya kini terasa lebih ringan dari sebelumnya. Terasa begitu nyaman walaupun masih ada banyak masalah yang harus mereka selesaikan secepatnya sebelum memburuk. Tapi paling tidak, untuk saat ini Kyuhyun dan Siwon bisa tersenyum begitu lepas.

“ Kau merasa senang sekarang?” Tanya Siwon. Kyuhyun mengangguk. “ Tapi aku tidak. Kau tahu, rasanya benar-benar menakutkan dari sebuah persidangan. Jika bukan karena kau yang memegangiku dengan kuat, aku bisa saja berlari keluar dan tidak akan kembali menemui kakekmu.”

Kyuhyun tertawa kecil. Siwon menyentuh surai rambut Kyuhyun dengan lembut. “ Hey, apa kau tidak takut dengan kakekmu, eoh? Cho Kyuhyun yang tidak takut pada siapapun, bahkan termasuk dengan Choi Dongha. Apa kau benar kekasihku, sayang?”

“ Aku kekasihmu, Choi Siwon.”

Siwon kembali tersenyum, kedua lesung pipinya terlihat lebih dalam dari sebelumnya. “ Dan aku kekasihmu, Cho Kyuhyun.” Siwon sedikit mencondongkan tubuhnya dan mencium ujung bibir Kyuhyun lembut.  Siwon memandang Kyuhyun kembali lembut.

“ Jadi, jika tadi kakekmu menganggapku sedang melamarmu, apakah kita bisa menikah secepatnya?” Goda Siwon. Tetapi itu malah membuat Kyuhyun malah diam merasa hangat. Siwon tertawa kecil melihat ekspresi Kyuhyun. “ Sudahlah, kita bicarakan nanti. Istirahatlah, sayang.”

*****

Narra menatap punggung kakeknya yang berjalan didepannya dengan lekat. Ia masih begitu penasaran dengan pembicaraan antara Kyuhyun dan kakek mereka. Terlebih dengan keberadaan Choi Siwon. Tetapi seperti kata Yunho, Narra harus bersabar. Ada baiknya jika kau menunggu seseorang datang menghampirimu untuk menjelaskan mengenai hal yang terjadi. Rasa penasaran yang berlebihan tidak terlalu baik.

“ Kau penasaran, Narra?”

Narra menghela nafas. Sepertinya walaupun ia diam dan berusaha terlihat normal, kakeknya bukanlah orang yang mudah dibohongi. “ Sedikit.” Ucapnya.

“ Kyuhyun sendiri yang akan bicara padamu. Jadi, bersabarlah.”

Narra agak menundukkan kepalanya. “ Aku mengerti.” Kakeknya tidak akan mudah bicara padanya dan memberitahu apa yang menjadi pembicaraan mereka di kamar rawat tadi. Jadi, Narra memang harus bersabar.

*****

“ Appa hanya akan diam saja? Tidak berniat menjelaskan apapun padaku mengenai pertengkaran tadi dengan kakek?” Ji In menghela nafas bosan. Hampir satu jam ia hanya menatap sang ayah yang malah menyibukkan diri setelah menarik paksanya dari ruangan Choi Dongha.

Hongjae mengangkat kepalanya, menatap putri bungsunya yang duduk sendiri disofa tengah ruangan besar tersebut. Beliau menarik nafas dan kemudian meninggalkan meja kerjanya. Hongjae mengambil duduk disamping Ji In sembari menarik tubuh putrinya masuk kedalam dekapannya.

“ Jika kau mengetahuinya, kau hanya akan terluka sayang. Ini bukanlah sesuatu yang perlu kau ketahui. Hanya pecahan masa lalu yang terlalu menyakitkan. Fokuslah dengan masa kini dan masa depan.” Ucap Tuan Hongjae.

Ji In menyandarkan kepalanya dibahu sang ayah. “ Tetapi aku ingin tahu. Rasanya aku bersikap tidak adil pada Appa, beberapa minggu lalu aku pernah berteriak kesal pada Appa mengenai hal yang tidak kuketahui. Kini aku ingin tahu sebenarnya, Appa. Seberapapun menyakitkannya.”

Hongjae menghela nafas pendek.

“ Berjanjilah, setelah kau mengetahuinya maka kau harus berpikir beribu kali untuk bereaksi. Pikirkan dengan kepala dingin, okay?” Ji In mengangguk setuju.

“ Baiklah, kau tahu Appa dan Cho Joonhyuk adalah sahabat. Kami berteman cukup lama, dan bertahan lebih lama beriring dengan permusuhan keluarga Cho dan Choi. Kami saling mengenal pribadi dan keluarga, dan bahkan Cho Joonhyuk adalah ayah babtis kalian bertiga dan Appa adalah ayah babtis untuk Kyuhyun dan Narra. Secara rahasia.”

Ji In hanya diam, ia ingin mendengarkan keseluruhan ceritanya dahulu.

“ Kami bersahabat dengan rahasia dibalik permusuhan panjang ini. Tidak ada yang mengetahuinya, sampai ayahku mendatangiku dan mengatakan aku harus menjauhi Joonhyuk atau ada hal buruk yang terjadi. Dan kau mewarisi sifat keras kepala ayahmu ini, bukan?” Ji In mengangguk. Hongjae tersenyum.

“ Begitulah. Appa mengabaikan ancaman kakekmu. Sampai akhirnya kecelakaan itu terjadi. Cho Joonhyuk dan Kim Nayoung tewas dalam kecelakaan dan meninggalkan putra-putri mereka yang masih kecil. Banyak rumor yang mengatakan kecelakaan itu adalah sebuah sabotase dari Choi. Tapi tidak terbukti. Hingga…”

Ji In menatap wajah sang ayah. “ Hingga?”

“ Hingga Appa menemukan sebuah bukti mengenai kecelakaan itu di kantor kakekmu. Appa mengkonfrontasi langsung pada kakekmu, dan beliau terlihat tidak menyangkal atau tidak mengakui. Tetapi, rasanya sangat masuk akal. Choi terus menutupinya hingga saat ini. Polisi dan semua orang masih menganggap kecelakaan itu hanya kecelakaan biasa.”

“ Itu alasannya Appa terlihat sangat marah ketika aku bertanya mengenai kecelakaan itu?” Tanya Ji In. Hongjae mengangguk.

“ Appa merasa sangat bersalah karena tidak bisa membawa kebenaran atas kecelakaan sahabat ayah sendiri. Terlebih membuat Kyuhyun dan Narra menderita atas meninggalnya kedua orangtua mereka. Ji In sayang, kini setidaknya kau mengetahui pecahan kecil dari masa lalu ini. Maka bijaklah. Jangan membuat kesalahan yang sama hingga membuatmu menyesal dikemudian hari. Narra, dia adalah gadis yang baik. Dan Appa benar-benar sangat senang melihatmu berteman dengannya.”

Ji In tersenyum. “ Aku tahu, Appa.”

*****

Donghae baru saja menghadiri meeting internal untuk beberapa proyek yang kini diambil-alihnya selama Kyuhyun menjalani pemulihan setelah kecelakaan. Ia menaruh dokumen tebal diatas meja dan menjatuhkan tubuhnya keatas sofa. Donghae mengeluarkan ponsel Kyuhyun dan menatapnya dengan lekat.

Donghae menarik nafas dan menyandarkan punggungnya pada sofa. “ Ahh… Sebenarnya apa yang terjadi kemarin? Kecelakaan itu? Kenapa Kyuhyun bisa tertabrak mobil?” Gumamnya pelan. Lalu Donghae mengangkat ponsel Kyuhyun hingga berada didepan wajahnya. “ Apa karena foto itu? Tapi siapa yang menggirimkannya?”

Ketika Donghae masih bergelut dengan puluhan pertanyaan yang tak terjawab, tiba-tiba ponselnya bergetar dalam saku celananya. Donghae lalu menaruh ponsel Kyuhyun dan mengeluarkan ponselnya sendiri. Ia kembali menarik nafas saat melihat nama Hyukjae dilayar ponselnya. Donghae menggeser tombol hijau pada layar ponselnya. “ Ada apa Hyuk?”

“ Hae, kita harus bertemu. Ini penting. Di Saerish saja, okay?”

Donghae sedikit mengerutkan dahi setelah mendengar permintaan Hyukjae yang tiba-tiba. “ Bertemu? Bisa saja. Tapi malam saja, aku masih ada banyak pekerjaan.”

“ Harus sekarang, Hae. Atau paling tidak pada saat jam makan siang.”

Donghae memijat keningnya pelan. “ Tidak bisa sekarang, Hyuk. Pekerjaanku menumpuk. Aku masih harus mengurus proyek yang ditinggalkan oleh Kyuhyun.”

“ Lee Donghae-sshi, aku tidak peduli dengan alasanmu. Kita harus bertemu. Mengerti?!”

“ Eh? Ini siapa?” Tiba-tiba Donghae malah mendengar suara orang lain yang tidak dikenalinya mengambil-alih percakapan teleponnya dengan Hyukjae. Dan yang membuat Donghae bingung adalah orang tersebut memaksa untuk bertemu sekarang.

“ Aku Kim Heechul, sepupu Siwon dan Ji In. Dan aku ingin bicara langsung padamu mengenai keluarga Choi dan Cho. Kita bertemu ditempat si monyet tadi katakan. Dan aku menolak kata TIDAK. Mengerti?” Dan kemudian Heechul langsung memutuskan sambungan telepon.

Donghae yang belum sempat mengatakan apapun lagi, kini hanya bisa menatap layar ponselnya setelah Heechul mematikan teleponnya. Donghae menghela nafas panjang untuk kesekian kalinya. Sepertinya ia memang tidak mempunyai pilihan lain untuk bertemu dengan Kim Heechul saat ini. Tapi ada satu pertanyaan yang kini menggelitik rasa penasarannya, kenapa Kim Heechul ingin menemuinya dan membahas mengenai dua keluarga tersebut? Donghae tidak banyak mengetahui mengenai Kim Heechul, tapi setahunya hampir seluruh keluarga Choi –kecuali keluarga Siwon, membenci keluarga Cho, bukan? Dan terkesan menjaga jarak dengan orang-orang yang berhubungan langsung dengan keluarga Cho.

Lalu kenapa Kim Heechul malah ingin bertemu dengannya?

*****

“ K-kau.. gay?!!” Seru Siwon dengan mata membulat.

Yunho hanya tertawa keras melihat reaksi Siwon sedangkan Kyuhyun hanya bersikap datar. Walaupun harus ia akui, Siwon bereaksi terlalu berlebihan. Kyuhyun menatap Yunho seolah mengatakan bahwa ia juga bereaksi berlebihan dengan sikap Siwon. Yunho meredakan tawanya dan kembali mengatur emosinya.

“ Well, yeah. Aku gay, sejak kuliah. Dan salah satu pemuda yang membuatku jatuh hati adalah kekasihmu saat ini.” Tutur Yunho lagi. Dan Siwon tidak bisa berkata apapun lagi. Mendengar pengakuan Yunho yang juga seorang gay dan ditambah juga menyukai Kyuhyun sudah cukup membuatnya bungkam.

Yunho terlihat tidak seperti gay. Well, Siwon tidak tahu bagaimana membeda seseorang apakah dia seorang gay, straight atau mungkin biseksual. Karena dirinya juga tidak menyangka seorang gay. Selain itu, dulu juga pernah ada kabar kalau Yunho sedang berkencan dengan salah satu putri menteri walaupun hanya sebatas angin lalu. Tapi kenyataan seorang Jung Yunho yang terkenal dari Heesan Company adalah gay, itu sesuatu yang baru. Tapi Siwon menjadi tersadar akan sesuatu.

“ Tunggu! Kau bilang Kyuhyun?! Kau juga menyukai Kyuhyun?!!”

“ Hyung!! Berhenti bereaksi berlebihan begitu!” Omel Kyuhyun dengan suara lemahnya. Rasanya ia ingin sekali berteriak kesal pada Siwon dan memukul kepalanya, tetapi itu tidak bisa dilakukannya saat ini. Jadi, mungkin setelah ia lebih sehat nanti.

Yunho mengangguk. “ Dia itu pemuda yang sangat manis sekali, walaupun sikapnya sangat mendekati gunung es. Kau saja tertarik dengan dia, bukan?” Godanya.

Kyuhyun memutar bola matanya jengkel. “ Sunbae, jika aku sudah sehat kupastikan kau akan kupukul berkali-kali.” Ancamnya. Tapi Yunho hanya tertawa kecil seakan meremehkan ancaman Kyuhyun.

“ Tapi itu benar, Kyuhyun. Kau memang manis.” Sahut Siwon sembari menyeringai. Kyuhyun menatap kekasihnya dengan jengkel.

“ Hyung…!!!” Seru Kyuhyun tetapi kemudian malah mengerang kesakitan. Sepertinya ia terlalu memaksakan tubuhnya. Siwon sontak memucat melihat Kyuhyun yang kesakitan.

“ Kyu, apa yang sakit, sayang? Dimana bagian yang sakit? Yunho-sshi, tolong panggilkan dokter!!” Seru Siwon dengan panik.

Yunho hendak meninggalkan kamar tersebut, ia merasakan Kyuhyun menahan tangannya. Yunho melihat Kyuhyun yang hanya menggeleng dan berusaha menahan rasa sakitnya sendiri. Perlahan Kyuhyun kembali tenang. Ia menatap Siwon dan tersenyum tipis untuk mengatakan ia baik-baik saja. Siwon menghela nafas. Tangannya bergerak menyentuh kepala Kyuhyun dengan lembut.

“ Kau sudah baik-baik saja? Apa masih terasa sakit?” Tanya Siwon.

“ Sudah tidak apa-apa. Maaf, mengagetkanmu.”

Siwon menggeleng. “ Tidak, aku yang harus minta maaf. Kau baru saja sadar dan perlu banyak istirahat. Tidurlah, aku akan menunggu sampai kakekmu kembali, setelah itu aku baru pergi.”

“ Tetap disini saja. Aku sudah baik. Kumohon.”

Yunho yang menonton pemandangan romantis itu hanya mengulas senyum dibibirnya. Ia lalu berjalan mendekati Siwon dan menepuk bahu pria itu. Siwon mengangkat kepalanya untuk memandang Yunho. “ Temani saja dia. Aku harus kembali ke kantor.”

Siwon mengangguk. Yunho lalu menatap pada Kyuhyun. “ Senang melihatmu hidup, Kyuhyun-ah. Maaf, jika mengganggu dan membuatmu kesakitan tadi. Aku akan berusaha menahan diri sampai kau sembuh, okay?” Kyuhyun hanya tersenyum tipis.

“ Jaga dia, Siwon. Kau tahu persis betapa berharganya dia.”

*****

Donghae menatap Hyukjae dan seseorang yang bernama Kim Heechul dengan lekat. Ia menarik nafas dan memperhatikan sekeliling restaurant yang sepertinya kini tengah memandang heran kearah meja mereka. Ini dikarenakan Heechul yang memaksa untuk bertemu tanpa menunggu jam istirahat restaurant.

“ Kau terlihat takut, Donghae-sshi.” Ujar Heechul.

Donghae kembali menatap Heechul dan mengangguk. “ Begitulah. Hampir seluruh keluarga Choi yang kutahu memang terlihat menakutkan. Termasuk Presdir Choi Dongha yang belum pernah kulihat secara langsung.”

Heechul tertawa kecil. “ Kakekku tidak begitu menakutkan hanya saja sifatnya yang memang membuat orang-orang menjauhi agar tidak berurusan dengannya.” Ia lalu melipat kedua tangannya didepan dada dan menyandarkan punggungnya dikursi.

Donghae mendecih jengkel dengan ucapan Heechul. “ Yang benar saja. Aku bahkan begitu ketakutan untuk melihat berita televisi sekedar melihat pernyataan yang keluar dari Choi Inc.”

“ Untuk mengenai pernyataan itu aku sama sekali tidak mengetahuinya dengan jelas. Karena aku baru kembali dari Beijing kemarin dan tidak tahu persis bagaimana hubungan antara Choi dan Cho sekarang ini. Tapi beruntung, pamanku menjelaskan dengan begitu terinci bahkan sampai kejadian di masa lalu yang tidak diketahui orang lain.” Tutur Heechul.

“ Kejadian di masa lalu? Apa maksudmu?” Tanya Donghae.

Hyukjae yang sama sekali tidak mengeluarkan suara pun terlihat sama penasarannya dengan Donghae. Heechul mungkin sangat tidak tersentuh oleh masalah antara keluarga Choi dan Cho karena ia lebih sering berada di China. Dan Heechul sepertinya tipikal yang acuh pada permasalahan yang bukan perhatiannya –sekalipun itu melibatkan keluarga besarnya. Tapi kini ketika Heechul mulai melibatkan diri pada masalah Choi dan Cho, maka pria berusia duapuluh sembilan tahun tersebut merasakan ada sesuatu yang lain.

“ Kau tahu, mengenai pamanku yang bersahabat dengan ayah Kyuhyun. Dan beberapa hal lainnya. Termasuk beberapa kejadian terakhir. Ah.. apa perlu kusebutkan tentang hubungan Siwon dan Kyuhyun saat ini?” Tukas Heechul yang membuat Hyukjae dan Donghae memucat.

“ K-kau juga mengetahuinya?” Tanya Hyukjae.

“ Sudah kubilang pamanku menjelaskan secara rinci tentang semuanya, bukan. Termasuk mengenai kedua pria yang sedang kasmaran itu.” Sahut Heechul.

Hyukjae dan Donghae saling menatap untuk beberapa menit. Jika sudah ada orang lain yang mengetahui mengenai hubungan mereka, apakah ini akan menjadi pertanda bahwa semuanya akan segera terbongkar? Heechul menarik nafas perlahan dan menegakkan tubuhnya lagi. Ia menatap Donghae dan Hyukjae bergantian dengan serius.

“ Aku tidak begitu peduli mengenai kehidupan romantisme sepupuku. Tapi kini yang menjadi perhatianku adalah semua perbuatan kakekku harus dihentikan. Masalah ini akan menjadi lebih besar dan percayalah itu tidak akan baik bagi dua keluarga. Terlebih bagi Kyuhyun dan adiknya. Jadi, aku butuh bantuan kalian. Dan mungkin Ji In dan Narra bisa kita ikut libatkan dalam rencana ini.”

Donghae dan Hyukjae kembali saling memandang dengan bingung. Heechul menarik nafas melihat reaksi kedua sahabat dari Siwon dan Kyuhyun tersebut. Memang terdengar tidak masuk akal jika Heechul yang baru datang dari Beijing dan malah datang menemui mereka kemudian membuat rencana untuk mengakhiri semua permasalahan ini. Rasanya jika Siwon pun yang mendengar ini, ia tidak akan mudah mempercayai ucapan Heechul.

“ Percayalah, ini demi masa depan dua keluarga ini.”

*****

NOTE: Mood saya sudah kembali!! Senang? Ternyata efek liat wonkyu secara live di MEIS benar buat mood saya kembali naik maksimal banget. kkkk~ Tapi pada akhirnya, harus tepar. Sakit udah dari minggu lalu, ditambah dengan dua hari pergi ke MEIS bikin kondisi semakin gak fit. lupa sama omongan dokter, kalo gak boleh kecapean. Sudah, lupakan. Yang penting, senangnya pooll banget!! Eehehehehe… Dan buat Nurul Cruwiet, emailnya udah aku balas yaa. Lalu buat SCARFACE, liat kejutannya!! kkkkk~ Err.. terakhir, ini tanpa proses editing, jadi kalo nemu typo maaf banget. nanti aku perbaiki deh ya.. 🙂

Advertisements

45 thoughts on “[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 11

  1. waaa akhirnya kakek cho tahu hubungan wonkyu dan semoga di restui…
    yunho kamu nyerah gt aja untuk dapetin kyu????
    yeeey heenim akhirnya beraksi…..
    aq ikut seneng klo mood kamu baliknya cepet….berterimakasih pada wonkyu yg bikin banyak moment wow di ss5. 🙂

  2. kyaaaaaaaa
    chap ne uda keren pke bgt
    g masalah buat typo cz jlan crita jg uda seru
    kekekeke

    chap ne bkin deg deg an
    sdikit rahasia terungkap
    mlai dr hub cho-i dan jht ny pman kyu
    huhuhuhu

    jd pa rncana hecul????
    waaaah
    pnasaran
    lnjuuut asap ne
    keep writing

  3. Eeeeh,komen eonnie kepotong,iya,jd sbnrnya pngn ngobrol bnyak cmn waktu itu eonnie terserang galau gegara tiket blm di tangan,rada was2 takut kena tipu,#eeh knp malah jd curhat?
    Jd intinya g nyangka bs ketemu author se daebak km saeng,sumpah.
    Dan ss5 bnr2 berkahnya wks deh,bikin couple2 sebelah pd gigit jari,dn semoga ga cm skrng2 aja mood km membaik,kn wonkyu udh terlihat di dpn mata kita kmrnan,jd jngn meragukan ke real an OTP kita*apa deeeeh
    Dn chapt ini penuh kejutan,g nyangka kyu bakal ngmng terus terang sm kakek nya,yaaayyyyyyyy…..trus kapan nc nya y?#selalu deh ujungnya begini kkkk

  4. Huahhaa. Kecee. Kyuhyunnya manis banget asli! XD
    Degdegan pas baca Siwon sama Kyuhyun ngomong ke kakek Cho. Dan untungnya kakek cho menerima dgn baik. Ngga bisa bayangin deh kalo yg tau si kakek Choi. Mungkin wonkyu udh digoreng..

    Yunho jgn sedih dong. 😦 sama aku aja yuk /plak/

    Waktu di MEIS sempet nyariin eonnie sih. Kali2 ktmu gitu dijalan ㅋㅋㅋ xD

    Wonkyu momentnya emang jjang abis.. Spertinya wonkyu tau lg ada wonkyu hard shipper nonton mrka. Berkat project2 wonkyu sih.. ㅋㅋㅋ.

    Satu lg
    GWS ya eon. Cpt sembuh. XD

  5. Haaaaaa…chap ini banyak kejutan!!!berasa meledak semua,sperti pas liat wonkyu moment d ss5,berasa kembang api dimana2 (O•к•ε•γ cukup lebaynya)
    Eonni srius ttg kejutannya,,,baiklah,trnyta kakek cho tdk semenakutkan yg dikira,dan eonni yakin kakek cho merestui wonkyu!!!”Kyuhyun berada di tangan yg tepat” ǺªªªcЂ kalimat itu sesuatu-nya tante syahrini bgt!! Pengakuan kyuhyun dihadapan kakek cho bnr2 dluar dugaan,dan omaigod sun senangnya liat kyu yg lbih ekspresif sm hubunganny dg siwon (sm kyk liat kyu yg ekspersif saat wonkyu moment d ss5,pdhal sblmnya wajahnya datar dan kalem),daaannn sllu mrinding klo siwon dah manggil kyu dg “sayang” hiyaayyyy
    Lalu,klo kakek cho tryata mlai melunak (anggaplah begitu),siapa sbnrnya “inti penyakit” prmusuhan cho-choi?? Kakek choi atau cho gyushik??yg psti diantra keduanya dn bertanggungjwab penuh pda kcelakaan yg nimpa ortu kyu.
    Rencana heechul?iisshhh nyentrik bgt niy sepupu yg satu ini,tp snang siy ada karakter unik lain d ff ini
    Senang klo dierra-sshi sdh mnemukan kmbali moodnya,, 😉

  6. seneng bgt.. kalo moodnya dah naik maksimal.. walopun g lihat langsung moment wonkyu ss5 jakarta,tapi qu sangat bahagia apalagi yang lihat langsung dan dua kali lagi.. bikin iri aja .. hehhhhhe
    ini sangat mengejutkan. tak pernah terpikirkan kalau kyu akan mengakui hubungannya sama siwon. bener2 moment waktu kyu ngaku ma kakeknya bikin qu deg2an seperti siwon… hehhhe .tp, disitu ada lucunya juga .. hahaha siwon seakan mau ngelamar kyu aja.. kakek kyu bijaksana yah.. dia g marah2 n malah bilang siwon adalah orang yang cukup tepat untuk kyu.

    heecul yang akan menjadi pendamai dan yang akan menghentikan permusuhan keluarga choi n cho…??? ayo semangat,,,,

    yang membunuh ortu kyu itu kakek siwon atau paman kyu? atau kah mereka bersekongkol? hemmm, apa sih yang membuat mereka musuhan kayak gitu..mpe turun temurun lagi.

    ffmu sangat banyak tokoh di sini..dan tiap baca ff ini qu harus konsentrasi selayaknya lagi belajar wat ulangan,.. hhahha lebay tapi serius kok ini.
    jujur qu kagum penulis dapat merangkai alur yang ada secara apik ..
    hahhhah kayaknya qu koment kepanjangan… deh.. hehheh

    ok lanjut n update asap ( berharap ini segera selesai coz ni ff menguras emosiqu bgt malahan..)

    the last big thanks.. update kali ini banyak wonkyu moment yang sweet bgt. mpe senyum terus bawaannya..n moodqu bertambah ok… 🙂

  7. akhirnya babykyu mengakui hubungannya dng siwon di hadapan kakeknya…tp sukurlah kakeknya bisa mengerti, hny tinggal narra yg hrs tahu kebenaran ini dan bagaimana reaksinya nnt? mudah2an tdk berdampak buruk. choi siwon,,,kau tegas sekali seperti sdng melamar babykyu…..mantap. ll apa rencana heechul? apa yg akan dia lakukan?? mudah2an rencana ini akan berhasil dan 2 keluarga tdk akan bermusuhan lg.

  8. omo…terxt kakek choi dlang utma pnyebb kclakaan oranp twax kyu!! Mian unn q ga’ tau. S’alx q ga’ bc versi d blog lm.

    Unn, q jd senyum” sndri tiap bc scene wonkyux. So sweee…t. Setlh ‘nglmin kclakaan babbykyu jd mnja bgt ma wondad. Dia jug jd brani mengkui hub-x dg wondad ma kakekx. Q suk sikp kyu yg sprti ni!
    Ayo donk appa, cntoh sikp eomma!*d tabok sparkyu ma siwonest*

    oyy unn, q kir kraktr cho hyunjo ma choi dongha sam! Tp terxt mreka beda bgt y. Cho hyunjo, meskipn trliht dingin, tp terxt dia so”k yg hangt. Dia sayng bgt ma cucu”x. Dn sikpx jug bijksna bgt. Q jd respect ma dia…n q benci bgt ma choi dongha n cho gyusik!
    Chulli oppa q tunggu aksimu!

    Seneng dh, mood unni dah blik lgi. Tp iri jug ma unni yg bis lhat scr live SS5 d MEIS. Tgl 1 ma 2 juni kmrin mang bener” bkin pr ELF yg ga’ bis nnton GALAU brjamaah termsuk q…
    Nnti dh q nnton d intrnt. Ga’ bis skrang” s’alx q lgi sibuk ma acra prpishn.
    Pengumumn klulusnx sh udah. Dn alhamdulillh q n smwa temen” q lulus!! Tp q msih deg”an ni unn nungguin hsil nilai un q. Y mudh”an ja ga’ mngecwkn…

    Cepat sembuh y unn! SARANGHAE…
    *SEMANGAT!!!

    C

    respect 0 respe respec

  9. Yey…
    Udah ada perkembangan nich hubungan WonKyu-ny \(^_^)/ ..
    Eonni, munculin org ketiga bwt WonKyu dong. Yah… Yah *kedip2imut.

    And eonni, cepat sembuh ne? Get well soon :-* .

    Btw, eonni kan nonton moment WonKyu secara live, bisa kali ya di bikinin ff tentang moment2 kemarin XD

  10. aku suka moment wonkyunya..
    kyu jd lebih manja..
    gk datar lg..
    udah banyak org yg tw..
    apa hub. mereka akan terus berlanjut?
    gk sabar nunggu ff scarface..
    ngomong2 kris tambah ganteng dgn rambut hitamnya..
    suho.. cool and manis…

  11. Huwaaaaaa … Akhirnya di lanjut juga … # loncat2

    seneng kakek cho udh tau tentang hubungan wonkyu dan seperti nya ngerestuin wonkyu semoga cepet nikah …# hehehe

    selamat yach mood kamu udh balik lagi, waktu ss5 ina emang banyak wonkyu moment … ^_^

    di tunggu lanjutan nya … ^_^

  12. Suka banget sama sikap manjanya kyu ehehehe.
    Kake cho gak semenyeramkan kakek Choi yah u.u
    it si hyunsik kayanya jahat banget deh.
    Apa dia suka ama nayong, apa jangan jangan hyunsik yg bikin appa and umma cho kecelakaan..
    Wah wonkyu udah ngaku pada kake Cho semga di restui yah..
    Next..

    Thank udah update ehehehe 😀

  13. WOW Kyu berani banget memberitahukan hubungan WonKyu pada kakeknya, kereeeen….
    Ternyata kakeknya baik juga, halangan terakhir tinggal kakeknya Siwon
    Hahaha apakah akan selancar sekarang ini?? Penasaran….
    Ditunggu lanjutaannya

  14. Apa cho hyunjo alias kakek cho merestui hubungan wonkyu? Sepertinya kakek cho merestuinya.dan narra sepertinya mulai curiga dg hubungan kakaknya
    aku ko mikirnya yg membunuh ortu kyu itu cho gyushik ya bkn choi dongha…entahlah,gyushik bgtu mencurigakan,apalgi ia sepertinya mencintai ibunya kyu,kim nayoung
    knapa choi dongha selalu memcmpuri kehidupan cucu2nya,malah skrg ia mencoba utk melibatkan ji in yg pastinya tak kan di biarkan bgtu saja oleh choi hongjae maupun siwon
    sebenarnya apa rencana heechul? Menguntungkan wonkyu apa sebaliknya
    sikap siwon terlalu berlebihan mengetahui klo yunho seorg gay sama sepertinya dan yunho pun mencintai pria yg sama,cho kyuhyun
    syukurlah mood andiera ssi balik lgi,krn liat moment wonkyu di meis kemaren…bgi2 fotonya dong hehehe
    di tunggu next chapternya 🙂

  15. ouh, suka banget adegan Kyu yang memohon sm Won itu 🙂
    ternyata Kakek Cho sudah dikasih tau, aku berharap dia mengerti , kakek cho ga keliatan terllalu jahat kok..
    Jahatan juga kakek choi itu u.u apaan pake bawa2 ji in juga … Bagus appa choi, banyak yang mendukungmu kok*nunjuk diri sendiri*
    Itu aku deg deg’an loh adegan Kakek Cho sm WonKyu …
    Ahh, suka adegan WonKyu semua disini 😀 pas banget dapet WonKyu moment dri ss5ina lagi .. Kkkk~
    ternyata makin lama makin banyak yang tau ya, tinggal narra ji in sm kakek choi, jiwon juga deh.
    Siapapun yang tau semoga mereka berbaik hati u.u
    Kim Heechul , kau harus bisa membantu sepupu dan pamanmu 🙂
    Lanjut cepat jiejie 🙂
    Fighting ne , keep healthy ..

  16. Bener-bener bikin perasaan campur aduk baca part ini kadang deg-degan kadand senyum-senyum sendiri ampe teriak2 kaya orang gila

    akhirnya kyu jujur ama kakeknya tantang perasaannya ma siwon dan sepertinya direstui ^^

    Kasihan juga ma yunho btw kyu jd manja ya ternyata kangen juga ma manjanya kyu soalnya diff ini kyunya jadi org serius sich

    GET WELL SOON dan ditunggu chap selanjutnya

  17. dri part 10 smpai 11 deg2 trus bacax,,
    yun oppa,, ksian dsini,, wah kyuhyun kmbali ke sifat aslix MANJA,,
    kyu manja itu keliatan tmbah manis dech,,,
    next ditunggu unnie 🙂

  18. OMAIGAAD !! spechless bgt baca part ini .
    pas bgian wonkyu’a itu bkin senyum2 gaje .
    kyyaaa..
    nd seriuss..aku deg2 an bgt lho pas kyu ksih tau soal hubungan’a sma kakek cho,aku kira kakek cho ngamuk tpi trnyata ? diluar dugaan bgt .
    saluuut..
    kkk ~
    kira2 itu heechul mau bkin rncana apa ya ?
    hoho
    eeh ngmong2 ichul,jdi kangen sma cinderella’a suju u,u
    *abaikan
    err..apa lg ya ?
    eciyeee..yg bisa liat lngsung moment wonkyu kmaren,pasti seneng bgt tuh .
    hihi
    the last..GWS ya saeng 🙂
    nd part dpn UPDATE ASAP !!

  19. Dr semua episode Tf yg episode ini yg plg aku suka bca soal wonkyu udah Mulai terang” an dgn hubungan mereka …..^_^
    Dan aku juga ikut senang Klub eonni udah mood a bgs lagi dan mau lanjutin ff a …:)
    Dan berdoa semoga eonni cpt uptade Chap Selanjutanya……^_^

  20. KyuManja,, -.-
    heenim jd pemimpin aksi nnti nih? Truz kpn akan terungkap ttg gyusik,,? Eh, ini mslh.a msh sama kan?
    Aduh y,, buat ff wk moment.a donk? Atw post piku2 mrk? Pliiisss..
    GWS y diera,, istrht dlu bru beraktifitas lg,, hebat bgt dirimu,, hbs sakit msh kekeh nntn,, jd sakit lg,, ^^
    cepat sembuh y kawan,, trims.

  21. unnie bikin iri deh bs liat live 😦
    ahh aku suka bgt chap ini, kyunya kelihatan lebih ‘lepas’ agak kekanakan jg 🙂
    btw perannya heechul sipp bgt dy kra superhero hhe

    di tgu next chap un…

  22. senangnyaaaa TF dilanjut ^^
    Kyu manjanya kumat kalo lagi sakit ya… dan juga manis. kkkk~
    kurasa kakek Cho udah merestui WonKyu. iya kan?? iya kan??
    Yunho nyerah dapetin Kyu? Yunbear sama aq aja kalo gitu. hihi…
    lanjut ne… moodnya jangan down lagi! dan cepet sembuh ne~

  23. Wow jadi sbenernya kakek cho udh setuju apa belum dengan hubungan wonkyu nih….??? Hmm 😉
    smoga aja nnti kakek choi dongha jg setuju…hhehehehehe

    lanjut eonni!!

  24. sukuuuur moodnya udah balik…

    senangnyanbaca chap ini.
    kyu manja bgt ma siwon.
    apalagi kakek cho trnyta reaksinya ga terlalu keras tuk nentang hubungan wonkyu.
    malah terkesan seperti ngasi restu or kesempatan gitu.
    won mang seperti lamar kyu.
    ato sekalian aj.
    moga kemanjaan kyu ma siwon berlanjut.
    moga kyu ga mau jauh2 lagi dari siwon.
    mmm ttg kematian ortu cho kyu masih kurang jelas.

  25. kyaaaa aku dibwt senyum gaje bc TF part ini, hahahaha
    ternyata sakit membuat seorang Cho Kyuhyun jd super duper manja ne Sm Choi Siwon :*
    Spechlesh, gak nyangka kalo kyu bkal blng tentang hub dy sm siwon ke kakeknya & yg lbh membuat kget @ reaksi dr kakeknya :), hemm spertinya ak bs menarik ksimpulan kalo cho hyunjo itu bk, dia bgtu menyayangi kyu&nara dngn cr berbeda..dan paman kyu lah yg jahat diposisi Cho,smentara diphak Choi maybe kakek Siwon ..
    Pnsaran rncana hechull .eunhae,yg melibatkan narra&ji in

  26. aaaaaaaaakhirnya updaaateeeeeeee
    Hahahahhahahaa yg plg penting siwon topless <333
    Iyaaaaa wonkyu momentnya banyaaaak bgt apalagi hari ke 2
    Huuusenaaaang

    Anyway fighting kak ^^

  27. eonnie kenapa ffnya bagus semua? kkk aku udah ngikutin beon dari blog yang lama loh. mianhae baru bis kasih comment hehe. sukses terus dan semoga moodnya selalu ada buat nerusin next chap. btw aku udah follow eon loh/terus?/ wkakak semangat terus:))

  28. Ohmigod!!!
    Demi apapun gw suka bnget ama moment wonkyu dipart ini!
    Sweet gila sist! ❤
    tros itu sikyu jga manja bget.
    Pen gw cipok rasanya :p
    tros ditambah lagi kayaknya kakek cho ngerestuin hub mereka.
    Huuaaa seneng bget gw! XD
    tpi kakek choi kayaknya belum mau menyerah jga.
    Ah dasar kakek kakek -___-

    yeay!
    Gw juga ikut seneng mood diera-ssi udah kembli.
    Karna emang,
    wonkyu moment diSS5 INA kemarin emang bikin gw hebring sendiri.
    Heheh

  29. sepertinya apa yg mau aku omongin di ff ini udah aku omongin di wa,,, karna tu aku cuman mau bilang,,, ini scene terindah(?) wonkyu yg pernah aku baca,,,, asli aku paling suka kalo kyu udah megang tangan siwon n minta dia jangan pergi… thats my favorite scene ever and ever 🙂

    selamat datang lagi mood smoga ga pergi2 lagi, kalo mau pergi ntar ku bagiin video wonkyu yg ku punya kkkk~~
    dan ternyata aku ga sadar, wonkyu sempet beraksi di depan mataku juga setelah liat2 hasil rekaman -_-

  30. satu masalah selesai juga
    dan chap ini benar2 cukup romantis wlpn lg di RS
    kpn lagi siwon bisa liat kyu yang manja begitu..
    di tunggu next nya yah ^^

  31. Annyeong…
    mianhae bru bisa komen skrng, yg part 10 q rangkep di sini aj y hehehe

    di part sblumny q takut klo kyu smbuhnya bakal lama kyk cerita yg sblumnya, tp untungnya g terjadi.
    dan di part ini, kyu jadi manja, maunya ditemani mulu ama siwon, tapi suka…. part ini full wonkyu.
    lega ngeliat kakek cho sudah tau hubungan mereka dan reaksinya g keras sprti dibayanganku. dan keliatannya merestui mereka #yippie

    di tunggu lanjutannya… *penasaran ama rencananya heenim*

    fighting ^^

  32. wah kyu lg sakit manja eoh..
    lucu deh..
    sweet moment bgd,, walo tegang waktu siwon minta restu ma kakenya kyu..

  33. cieeee…..yang udah bilang ke kakek cho,dan kaya nya kakek cho merestui deh,soalnya santai santai aja.
    .
    .
    .Berarti yang jahat dari dulu tuh kakek choi…

  34. “Aku mohon, percayakan cucu anda padaku. Aku akan menjaga dan melindunginya dengan seluruh kehidupanku. Aku bahkan tidak berani untuk melukainya seujung jaripun.”

    Gigit jari T___________T bener kata Kakek Kyuhyun, kata2nya Siwon udah kayak ngelamar ajahh. Reaksinya Kakek Cho bener2 di luar dugaan. Kyu berani manja2 ya sama Siwon di depan Kakek. Ikut seneng 😀

  35. Hahhhhhh wonkyu udah ngakui hub mereka dihadapan kakek nya kyu,,
    Kakeknya kyu nbaikkk bgt beda dg kakeknya siwonnn,,,
    Narra yg sabar aja ya suatu saat pasti akan tau kok,, klo pnsaran ya wajar aj kyu,,
    YUnhooo meski patah hati ttep baikk dan ikut sneng klo kyu bahagia,, itulah cow sejati kekekekekekeek,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s