[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 10

TF2

Between Life and Death

Narra berlari memasuki lobby rumah sakit dan menuju ruang unit gawat darurat. Narra mengabaikan Donghae yang ikut berlari dibelakangnya, atau banyaknya pers yang berada di depan pintu masuk rumah sakit setelah mendengar kabar bahwa Cho Kyuhyun mendapat kecelakaan –terlebih Choi Siwon terlihat bersama sang penerus Cho’s Group tersebut. Langkah kaki Narra terhenti ketika ia melihat sosok Siwon yang duduk lemas pada kursi panjang –tempat tunggu didepan pintu ruangan gawat darurat. Dan lagi, mata Narra menangkap noda darah yang begitu mencolok pada pakaian Siwon saat ini.

Narra berjalan mendekat pada Siwon. Dan seakan mendengar suara langkahnya, Siwon sontak mendongak dan bertemu pandang dengan Narra. Kemudian Siwon berdiri dan menghampiri Narra. Entah hanya rasa simpati atau memang keinginan terdalam, Siwon langsung menarik tubuh gadis itu kedalam pelukannya. Siwon mengusap lembut punggung Narra.

“ Semua akan baik-baik saja. Kyuhyun pasti akan selamat.”

Narra diam. Ia hanya menatap pintu dengan cat putih yang berada tepat dihadapannya. Dibalik pintu itu, terdapat kakak lelakinya dan satu-satu keluarganya yang tersisa, tengah berjuang diantara hidup dan mati. Pada awalnya, Narra tidak mengerti disaat Siwon menghubunginya. Mengatakan tentang sebuah kecelakaan dan juga rumah sakit. Sampai akhirnya, Donghae yang harus kembali menjemputnya dan membawanya ke sebuah rumah sakit besar.

“ Kyuhyun oppa, dimana? Kenapa aku tidak bisa melihatnya?”

Siwon terdiam untuk beberapa detik. Dan kemudian ia melihat Donghae yang berdiri tidak jauh darinya dan memberikan tatapan bingung. Mungkin bingung karena Siwon yang tiba-tiba memeluk Narra atau bingung kenapa Siwon yang menghubunginya untuk memberitahu kecelakaan Kyuhyun.

“ Kyuhyun sedang ditangani dokter, Narra. Dokter akan berusaha menyelamatkannya. Kyuhyun akan tetap hidup.” Ucap Siwon tanpa melepaskan pandangannya dari Donghae.

Narra kemudian melepaskan diri dari pelukan Siwon. Ia menatapnya dengan lekat. “ Lalu, kenapa kau ada disini? Kenapa kau bisa bersama dengan Kyuhyun oppa?”

Inilah pertanyaan yang ingin ditanyakan oleh Donghae juga. Siwon menarik nafas panjang. Haruskah ia kembali berbohong? Siwon ingin sekali menolak dan mengatakan sejujurnya, hanya saja Kyuhyun pasti tidak akan menyukainya. Jadi, ia berbohong lagi.

“ Aku hanya kebetulan lewat. Aku juga tidak mengira korban kecelakaan itu adalah Kyuhyun.”

Narra mengangguk kecil dan berbalik memandang Donghae. “ Oppa sudah dengar kabar dari kakek? Apa kakek sudah akan pulang?” Tanya Narra.

Donghae kemudian menghampiri Narra dan Siwon. “ Aku sudah menghubunginya secara langsung. Dan kemungkinan, kakekmu akan sampai malam ini. Pamanmu mungkin…”

“ Aku tidak peduli dengan Paman Gyushik. Jadi, biarkan saja.”

Gadis itu kembali menatap Siwon. “ Terima kasih karena menolong Kyuhyun oppa. Rasanya pasti sangat tidak nyaman jika Oppa harus menolong rival sendiri, bukan? Mulai dari sini, aku dan Donghae oppa yang mengurus semuanya. Maaf merepotkanmu, Choi Siwon-sshi.”

*****

Hyukjae menemukan Donghae dan Siwon berdiri berhadapan dengan wajah yang serius, sedangkan tidak jauh ia juga melihat Narra yang tengah duduk sendiri pada salah satu kursi tunggu. Hyukjae menarik nafas dan berjalan mendekat.

“ Siwon-ah…”

Sontak Siwon dan Donghae menoleh pada Hyukjae. “ Apa yang terjadi? Kau tahu, berita yang beredar sekarang ini benar-benar aneh. Terlebih mengenai dirimu dan Kyuhyun.”

“ Kyuhyun mengalami kecelakaan dan saat itu aku cukup dekat dengan lokasi kecelakaannya.” Tutur Siwon.

Hyukjae memperhatikan Siwon dengan lekat. Siwon terlihat sangat terpukul dengan kecelakaan Kyuhyun. Hanya saja, ia tidak tahu mengapa. Apakah perasaan Siwon pada Kyuhyun yang membuat sahabatnya ini terlihat begitu menyedihkan? Hyukjae lalu melirik Donghae. Dan lagi, ekspresi Donghae tidak terlihat seperti biasanya. Wajah Donghae terlihat sangat tegang. Seolah Donghae dan Siwon habis berdebat hebat sebelum kedatangannya.

“ Hae..”

Donghae menatap Hyukjae. “ Bawa Siwon pulang, Hyuk. Terlalu banyak wartawan saat ini dan aku rasa Choi Inc. tidak akan senang melihat berita saat ini. Dan sebaiknya, pihak Choi Inc. yang terlebih dahulu mengeluarkan statetment mengenai keberadaan Siwon dilokasi kecelakaan Kyuhyun. Karena aku rasa, Cho Gyushik tidak akan menutup mulutnya mengenai kecelakaan ini.”

Hyukjae terdiam begitu mendengar ucapan Donghae yang terkesan dingin. Rasanya, belum sampai tiga jam yang lalu mereka bertemu dan merencanakan pertemuan antara Kyuhyun dan Siwon dan Donghae pun masih terlihat baik-baik saja pada Siwon –atau Choi Inc.– tapi sahabatnya itu kini malah terkesan sedang menghindari masalah dengan Choi Inc.

“ Biarkan aku berpamitan pada Narra.” Tutur Siwon.

Donghae mengangguk kecil dan membiarkan Siwon menghampiri Narra. Hyukjae menatap Siwon dan menghela nafas ketika kembali memandang Donghae. “ Apa yang terjadi?”

Donghae masih menatap Hyukjae dengan datar. “ Kyuhyun kecelakaan. Dan Siwon terlihat bersamanya. Terlebih ada banyak begitu saksi. Apa kau tidak melihat beritanya, Hyuk? Siwon bahkan menangis memeluk Kyuhyun yang bersimbah darah.”

“ Lalu? Siwon hanya berempati.”

“ Tapi tidak dengan pandangan orang lain. Ada begitu banyak komentar mengenai peristiwa ini. Dan disaat seperti ini, hanya aku yang bisa melindungi Narra.” Ujar Donghae.

Hyukjae mengerutkan dahi. “ Apa maksudmu?”

“ Paman mereka, Hyuk-ah. Cho Gyushik, apa kau pikir dia akan bersikap acuh? Tidak. Cho Gyushik akan memanfaatkan berita ini demi kepentingannya. Dan Narra tidak akan bisa melawan pamannya sendiri.” Ungkap Donghae.

Hyukjae menarik nafas dan menoleh pada Siwon yang tengah bicara pada Narra. Donghae mungkin tidak mengetahui sebenarnya apa yang terjadi diantara Siwon dan Kyuhyun –dia juga tidak tahu, tapi Hyukjae sedikit mengerti perasaan Siwon saat ini.

“ Hae-ah… Ada sesuatu yang perlu kau tahu. Mengenai Siwon.”

Donghae memberikan respon datar. “ Apa?”

Hyukjae kembali menatap Donghae dengan ekspresi yang serius. Walaupun ini bukan hak-nya, tetapi setidaknya Donghae juga harus tahu. Dan jika hanya mengandalkan Kyuhyun yang bercerita langsung, rasanya pun tidak mungkin.

“ Siwon mencintai Kyuhyun.”

*****

“ Presdir Choi…” Sekretaris Kim kini menunggu reaksi Tuan Dongha yang kini tengah membaca berita yang beredar mengenai Cho Kyuhyun dan Choi Siwon.

Tuan Dongha menatap Sekretaris Kim dengan serius –walaupun saat ini Sekretaris Kim menjadi sekretaris Siwon, tetap saja dia adalah tangan kanan bagi Tuan Dongha. Tapi melihat wajah tangan kanannya yang terdapat luka akibat pukulan cucunya sendiri, membuktikan bahwa Choi Siwon tengah melakukan pemberontakan padanya.

“ Selesaikan masalah ini dengan cepat. Aku tidak peduli bagaimana caranya, aku ingin pemberitaan ini dihentikan. Dan suruh orang untuk mengawasi Siwon dan Ji In selama duapuluhempat jam. Tidak peduli dengan penolakan Hongjae.” Ucap Tuan Dongha dengan tegas.

Sekretaris Kim menunduk hormat dan kemudian meninggalkan ruang besar tersebut. Tuan Dongha kini telah habis kesabaran. Dan ia tidak akan membiarkan semua yang terjadi bergerak diluar kendalinya. Bahkan jika itu adalah Choi Siwon dan Choi Ji In yang merupakan cucunya sendiri. Choi Dongha tidak akan mengambil resiko besar yang menghancurkan dirinya.

*****

Heechul menatap bibinya yang menangis berada dipelukan Ji In dengan sedikit heran. Beberapa menit lalu, mereka baru saja melihat berita mengenai kecelakaan yang menimpa Cho Kyuhyun dan sontak saja sang bibi menangis begitu sedihnya. Heechul tidak mengerti kenapa bibinya bereaksi seperti itu, terlebih dengan keberadaan Siwon yang juga terlihat di lokasi kecelakaan.

Ji In mengela nafas sembari terus menenangkan ibunya. Sekilas ia menatap Heechul yang terlihat bingung. Kakak sepupunya memang baru pulang dan tidak mengetahui apa-apa saja yang sudah terjadi selama sebulan ini. Tapi Ji In bukanlah orang yang tepat untuk menjelaskannya pada Heechul. Ayahnya yang harus memberitahu Heechul.

Dan tak lama, Tuan Hongjae memasuki rumah dan mendapati istrinya tengah menangis. Hongjae menghampiri sang istri dan beralih memeluknya –menggantikan putri bungsunya. Ia menepuk lembut punggung sang istri sekedar memberikan ketenangan.

“ Tenanglah. Jangan menangis seperti ini. Dia akan baik-baik saja. Kyuhyun tidak akan apa-apa.”

Kini kebingungan Heechul bertambah duakali-lipat dari sebelumnya setelah mendengar ucapan pamannya sendiri. Hongjae yang menyadari keberadaan Heechul kembali menghela nafas. “ Ji In sayang, bawa Eomma ke kamar ya.”

Ji In hanya mengangguk kecil lalu memapah Eommanya untuk meninggalkan ruang tengah tersebut. Kini, hanya tinggal Hongjae dan Heechul yang berada diruangan tersebut.

Hongjae menatap Heechul lekat. “ Kakek yang memanggilmu pulang?”

Heechul mengangguk. “ Kakek ingin aku kembali ke perusahaan pusat. Hanya saja, rasanya begitu aku pulang ada begitu banyak hal yang kulewati selama lima tahun tinggal di Beijing.”

“ Kau ingin mendengar dari bagian mana dulu, Heechul-ah?”

*****

“ Aku sudah menyuruh orang mengambil mobilmu. Mungkin sudah diantar kerumah.” Ucap Hyukjae tanpa meninggalkan fokusnya pada jalanan. Sedangkan Siwon sendiri hanya menatap kearah luar jendela dengan tatapan kosong.

“ Aku akan terus memantau berita yang beredar. Mungkin saja, kakekmu akan mengeluarkan statement mengenai kecelakaan ini. Dan kurasa, kau harus menyamakan ceritamu dengan pernyataan resmi kakekmu.” Kata Hyukjae lagi.

Siwon tidak memberikan respon apapun. Itu membuat Hyukjae merasa frustasi. “ Siwon-ah.. aku memberitahu Donghae tentang perasaanmu pada Kyuhyun.” Tukas Hyukjae. Dan cukup berhasil menarik perhatian Siwon.

Siwon menatap Hyukjae dengan lekat, tapi tidak bicara apapun. Hyukjae meliriknya sekilas. “ Maaf, tapi Donghae sepertinya tidak mengetahui apapun. Kyuhyun tidak memberitahunya. Dan aku tidak bisa membiarkannya menyalahkanmu dengan apa yang terjadi pada Kyuhyun. Well… maksudku pada pemberitaan kecelakaan Kyuhyun. Jadi, maaf.”

“ Tidak apa. Lagipula tidak akan merubah apapun.”

Tidak akan merubah kalau Kyuhyun kini tengah berbaring di rumah sakit dengan perjuangan melawan kematian.

Hyukjae bernafas lega. Setidaknya Siwon memberi respon. Walaupun sebenarnya Hyukjae sedikit menyesali perkataannya pada Donghae mengenai Siwon yang mencintai Kyuhyun. Donghae terlihat tidak baik setelahnya.“ Dia terlihat terkejut. Tapi tidak memberikan reaksi apapun.” Tutur Hyukjae lagi.

Siwon menghela nafas dan kembali menatap luar jendela mobil. “ Semua orang juga akan terkejut jika mendengar Choi Siwon mencintai Cho Kyuhyun.” Gumam Siwon pelan.

Dan aku masih belum bisa menebak bagamana reaksi Narra nantinya.

*****

Narra menatap Donghae yang sedang berbicara dengan seorang dokter yang menangani Kyuhyun. Dan walaupun tidak bisa mendengar percakapan mereka, Narra sepertinya bisa membaca dari raut wajah Donghae dengan dokter yang diketahui bernama Dokter Kang. Dan itu tidak terlihat baik.

Narra menarik nafas dan kembali menunduk. Ia hanya menatap sepatunya. Donghae menarik nafas setelah Dokter Kang kembali memasuki ruang gawat darurat. Ia menoleh pada Narra dan berjalan menghampiri gadis muda itu. Donghae duduk disebelah Narra dan masih menatap wajah adik dari sahabatnya tersebut.

“ Kondisi Kyuhyun cukup mengkhawatirkan. Beberapa tulang rusuknya patah. Selain itu ia mengalami benturan dikepalanya. Tapi dokter sudah mengambil tindakan operasi. Kita hanya tinggal menunggu Kyuhyun sadar.” Ucap Donghae.

Narra hanya menggumam pelan sebagai sahutan. Dan itu bukanlah reaksi yang seharusnya –pikir Donghae. Tapi Donghae pun tidak bisa menyalahkan sikap Narra yang terkesan datar-datar saja saat ini. Mereka baru bertemu beberapa jam lalu di Saerish dalam kondisi sehat, tapi kemudian Narra harus ke Rumah Sakit karena Kyuhyun yang mengalami kecelakaan. Donghae pun sebenarnya tidak ingin percaya, tapi disinilah ia sekarang. Bersama dengan Narra. Di lorong rumah sakit yang sepi.

Donghae kembali menarik nafas. “ Kau mau kuantar pulang? Kata dokter, sampai kondisinya stabil, Kyuhyun masih harus di ruang intensif. Dan kita tidak bisa melihatnya.”

Narra menggeleng. Lalu ia menyandarkan kepalanya pada bahu Donghae. “ Aku ingin tidur sebentar, ya. Rasanya lelah sekali.”

“ Baiklah, tidurlah sebentar. Nanti akan kubangunkan jika sudah waktunya pulang.” Kali ini Narra mengangguk dan perlahan memejamkan matanya.

Dan Donghae hanya memandangi Narra yang mulai tenggelam dalam bunga tidurnya. Donghae menghela nafas pelan dan mendongakkan kepalanya menatap langit-langit rumah sakit. Otaknya kembali bekerja keras memutar seluruh kejadian hari ini. Semuanya terasa seperti sebuah film yang tidak mempunyai alur yang jelas dan membuat penontonnya merasa bingung. Termasuk dirinya.

“ Ini bahkan terlalu berat bagi mereka berdua.”

*****

Ji In langsung berlari memeluk Siwon begitu mengetahui kakaknya pulang dengan diantar Hyukjae. Walaupun bukan Siwon yang mengalami kecelakaan, tapi Ji In tetap saja merasa cemas dengan kondisi kakak laki-lakinya. Ji In kemudian melepaskan pelukannya dan memandang Siwon lekat. Ia menyentuh kedua pipi kakak laki-lakinya.

“ Oppa baik-baik saja?”

Siwon tersenyum tipis dan mengangguk. “ Bukan aku yang mengalami kecelakaan itu, Jinie.” Tuturnya pelan.

“ Aku tahu, tapi tetap saja.” Ji In kemudian memperhatikan pakaian Siwon dengan noda darah Kyuhyun yang sudah mengering. Ia bisa membayangkan seberapa parah luka Kyuhyun saat ini. “ Sebaiknya oppa segera mengganti pakaian. Dan temui Eomma. Eomma sangat shock sekali mendengar berita kecelakaan Kyuhyun.”

“ Aku tahu. Baiklah, aku naik dulu.” Siwon kemudian berbalik menatap Hyukjae. “ Terima kasih, Hyukjae.”

Hyukjae hanya mengangguk. Siwon lalu perlahan berjalan menuju anak tangga dan menaikinya satu per satu. Ji In kembali menghela nafas melihat kondisi Siwon yang terlihat sangat terpukul.

“ Hyukjae oppa, bagaimana Narra?” Tanya Ji In tanpa berbalik. Ia ingin memperhatikan Siwon hingga kakaknya itu menghilang dari pandangannya.

“ Dia shock sekali. Walaupun dia terlihat dengan ekspresi datar, tapi aku tahu itu adalah ekspresi kecemasannya pada Kyuhyun. Apa kau ingin menemuinya?” Tutur Hyukjae.

Ji In menarik nafas dan berbalik memandang Hyukjae. “ Kurasa ini bukan waktu yang tepat. Aku akan meneleponnya saja. Tapi bisakah oppa mencari tahu mengenai perkembangan kondisi Kyuhyun oppa?”

“ Akan kutanyakan pada Donghae.” Ucap Hyukjae.

Ji In tersenyum tipis sebagai ucapan terima-kasih. Walaupun ia tidak bisa berada disisi Narra saat ini, paling tidak Ji In bisa menyemangati sahabatnya dari jauh. Terlebih, ia lebih mengkhawatirkan Siwon sekarang ini.

*****

Siwon memejamkan matanya dibawah guyuran air shower yang terasa menusuk kulitnya. Air itu berubah menjadi merah saat mengenai pakaian Siwon dan terus mengalir ke saluran pipa pembuangan. Walaupun tidak sepekat darah asli, tapi tetap saja itu adalah darah Kyuhyun. Siwon membuka matanya dan mematikan keran air. Kemudian ia melepaskan semua pakaiannya dan membalut tubuhnya dengan bathrobe. Siwon berjalan keluar dari kamar mandi dan bergegas memakai pakaian yang bersih.

Selesai berpakaian, Siwon keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar orangtuanya –dimana Eommanya masih menangis. Siwon membuka pintu dengan perlahan dan melihat sang ibu sedang menangis sembari memeluk tubuhnya sendiri di tempat tidur. Siwon berjalan masuk dan mendekati sang ibu.

“ Eomma.” Panggil Siwon.

Sang Eomma mengangkat kepalanya dan mengulurkan tangannya –sebuah tanda agar Siwon lebih mendekat padanya. Siwon menyambut uluran tangan tersebut dan duduk disebelah wanita yang kini seperti kehilangan aura kebahagiaannya.

Siwon memeluk tubuh sang ibu. “ Tenanglah, Eomma. Kyuhyun akan baik-baik saja. Dia akan hidup, Eomma.” Bisik Siwon.

Tapi sang Eomma masih menangis dalam pelukan Siwon. Siwon yang bersusah payah untuk menahan ledakan emosinya mulai kehilangan kekuatannya. Pelukannya semakin mengerat. “ Kumohon, jangan menangis. Aku tidak bisa melihat Eomma menangis.”

Namun, rasanya percuma. Eommanya masih menangis. Dan itu semakin melukai hati Siwon. Ini adalah pertama-kalinya ia melihat sang ibu menangis dan tenggelam dalam kesedihannya. Ibunya bahkan bukan tipikal wanita yang lemah dan selalu menangis setiap mengalami kesedihan. Tapi kecelakaan Kyuhyun sepertinya sangat memukul sang ibu. Begitu juga Siwon.

“ Kumohon, Eomma.”

Kemudian Ji In memasuki kamar dan bergegas menghampiri ibu dan kakaknya. Ia memeluk sisi ibunya sebelah kiri. Ia mungkin anak yang manja, tapi jika melihat orangtua bahkan kakaknya bersedih, Ji In juga merasakan kesedihan yang sama.

*****

“ Paman harus menghentikan Kakek.” Ucap Heechul dengan tegas.

Hongjae mematikan televisi dan kembali menatap keponakannya. “ Paman tahu. Tapi Kakekmu bukanlah orang yang mudah untuk dihadapi.”

“ Dia hanya pria tua, Paman!!” Seru Heechul dengan marah.

Hongjae menghela nafas dan kembali duduk disofa ruang perpustakaan. Setelah beliau menceritakan hampir keseluruhan dari semua peristiwa yang terjadi selama sebulan dan kemudian dikejutkan dengan konferensi pres singkat yang dikeluarkan Choi Dongha, melalui Sekretaris Kim, mengenai kecelakaan Kyuhyun yang tanpa sengaja melibatkan Siwon, Heechul kini mengerti kenapa kakeknya memanggilnya pulang.

“ Jaga bicaramu, Heechul. Dia tetap ayah Paman dan juga Ibumu.” Tutur Hongjae.

Heechul mendengus. “ Setelah yang ia lakukan, Paman masih menganggapnya sebagai ayah? Dia bahkan tidak berhak menerima panggilan itu. Ayahku masih lebih baik darinya.”

Hongjae kini tidak bisa mengontrol Heechul dengan emosi yang meledak seperti itu. Terlebih dengan semua masalah yang muncul satu per satu dan seperti tidak ada habisnya, membuatnya merasa sakit kepala.

Heechul memandang pamannya dengan serius. “ Jika paman tidak mau, maka aku sendiri yang akan menghentikan kakek. Tidak peduli bahwa dia adalah Choi Dongha, bagiku dia hanyalah seorang pria tua yang menyedihkan.”

Heechul kemudian keluar dari ruang perpustakaan itu. Dan Hongjae tidak berniat menghentikan keponakannya. Heechul adalah orang yang keras kepala, sama seperti kakak perempuannya. Hongjae masih mengingat saat kakak perempuannya memaksa untuk tetap menikah dengan lelaki bermarga Kim tersebut walaupun ayah mereka menolak. Bahkan kakaknya memaksa lelaki itu untuk kabur bersama. Sampai akhirnya ayah mereka menyetujui pernikahan mereka.

Sayangnya, pernikahan yang membutuhkan perjuangan keras itu berakhir sia-sia. Tetapi kakak perempuannya tidak merasa menyesal sedikitpun. Karena lelaki itu memberikannya Kim Heechul, seorang anak laki-laki yang sangat menyebalkan –sama seperti ayahnya. Dan hanya mengingat kakak perempuannya, Hongjae kini tersenyum tipis –seakan ia melupakan masalah yang saat ini sedang memanas.

“ Bagaimana kabar noona sekarang, ya?”

*****

“ Kau mau kemana, Yunho-ah.”

Jungsoo menatap Yunho yang baru kembali dari meeting salah satu klien kini hendak kembali meninggalkan kantornya. Terlebih mereka habis menonton berita mengenai kecelakaan yang dialami penerus Cho’s Group, Cho Kyuhyun. Tapi yang menimbulkan pertanyaan adalah sosok Choi Siwon yang juga bersamanya dilokasi kecelakaan. Tapi kemudian, pihak Choi Inc. telah mengeluarkan statetment yang lebih mengejutkan.

Yunho menatap Jungsoo. “ Aku harus melihat Kyuhyun. Aku ingin memastikan kondisinya dengan mataku sendiri.”

“ Jangan gegabah, Yunho-ah. Kau tahu, situasi saat ini sedang kacau. Jika kau muncul dirumah sakit, itu akan membahayakan perusahaan.” Tutur Jungsoo yang kini berdiri menghalangi jalan Yunho.

Yunho mengerutkan dahi setelah mendengar ucapan Jungsoo. “ Membahayakan perusahaan? Aku hanya ingin menemui Kyuhyun, bukan hal lainnya.” Seru Yunho sedikit menaikkan suara bicaranya.

Well, ia tidak pernah menaikkan suaranya pada Jungsoo, karena Yunho sangat menghormati Jungsoo bahkan menganggapnya sebagai kakak. Tapi alasan Jungsoo untuk menghalanginya menemui Kyuhyun sangat tidak masuk akal, terlebih dengan menyebut akan membahayakan perusahaan.

Jungsoo menarik nafas dan menyentuh bahu Yunho. “ Kau tidak bisa ikut campur, Yun. Walaupun kau bilang hanya ingin melihat kondisi Kyuhyun, tapi wartawan akan membuat berita lain. Saat ini Cho’s Group dan Choi Inc. kembali memasuki situasi yang kacau, dan kau dikenal sebagai perwakilan Heesan Company. Jadi, kumohon sebelum bertindak kau harus memikirkannya terlebih dahulu. Ini juga demi Kyuhyun, Yun.”

Yunho mengusap wajahnya. Ia merasa kesal –karena Jungsoo benar. Terkadang ia lebih sering bertindak tanpa memikirkan apa yang terjadi selanjutnya, dan lebih banyak berakhir dengan lebih buruk. Yunho menarik nafas lelah. Ia memandang Jungsoo.

“ Tapi aku sangat ingin menemuinya, hyung. Aku benar-benar khawatir dengan kondisinya saat ini.” Ucap Yunho.

“ Hubungi Donghae. Dia pasti sedang dirumah sakit. Pastikan dulu situasi di rumah sakit aman dan kau bisa datang untuk melihat Kyuhyun, Yunho-ah.”

*****

Donghae menghela nafas. Ia memperhatikan dari jauh bagaimana Narra kini berada dipelukan sang Kakek –Tuan Cho Hyunjo. Donghae mungkin mengetahui bahwa Tuan Cho Hyunjo mempunyai sifat yang keras, tapi jauh dari itu sebenarnya pria tua itu sangat menyayangi semua cucu-cucunya, termasuk Kyuhyun dan Narra. Hanya saja, cara yang ditunjukkannya berbeda. Terkesan terlalu keras pada kedua anak yatim piatu tersebut. Setelah kedatangan Tuan Cho Hyunjo, kini Donghae bisa bernafas lega.

Paling tidak, Kakeknya adalah orang yang paling tepat untuk bersama Narra ketimbang Pamannya sendiri. Cho Hyunjo bukan orang yang akan memanfaatkan kondisi Narra demi kepentingan pribadinya sendiri. Donghae menarik nafas lalu berjalan meninggalkan lorong tersebut.

Ia akan beristirahat sejenak di kantin rumah sakit setelah seharian ini hampir seluruhnya berubah jungkir-balik hanya karena satu orang –Cho Kyuhyun. Donghae selalu mengira kalau Kyuhyun adalah seseorang yang dapat merubah kehidupan orang lain, termasuk dirinya. Tapi ia tidak menyangka bahwa kejadiannya begitu cepat.

Ponsel Donghae berdering ketika ia berjalan menuju counter untuk memesan kopi. Donghae sedikit mengernyit ketika melihat nama Jung Yunho pada layar ponselnya. Sepertinya sunbae-nya tersebut mengkhawatirkan Kyuhyun. Terlebih, saat ini Cho’s Group dan Heesan Company sedang terlibat dalam sebuah kerja-sama. “ Yoboseyo.”

“ Donghae, apa kau masih dirumah sakit? Bagaimana Kyuhyun?”

Well.. Sepertinya Yunho sangat mengkhawatirkan Kyuhyun. Terdengar dari nada suaranya. Donghae menarik nafas sebentar sembari menuju counter. “ Kondisinya tidak begitu baik. Dokter masih menanganinya. Tunggu sebentar, sunbae.” Donghae sedikit menjauhkan ponselnya untuk memesan secangkir kopi. “ Tolong satu kopi.” Ucapnya pada pramusaji.

Pramusaji itu mengangguk dan menyiapkan pesanan Donghae. Sedangkan Donghae sendiri kini kembali fokus pada Yunho yang masih menunggu diseberang telepon. “ Sunbae, kau masih disana?”

“ Ya. Hae, apa kondisinya seburuk itu?”

Donghae sedikit menggaruk keningnya yang tidak gatal. Kemudian ia membayar pesanannya setelah pramusaji menyajikan kopinya. “ Aku tidak akan berbohong mengenai ini sunbae. Tapi memang cukup buruk. Apa kau berniat kesini? Melihat kondisinya?” Tanya Donghae sembari membawa gelas kopinya ke salah satu meja yang kosong.

“ Kalau tidak menimbulkan masalah, aku ingin melihatnya. Apa wartawan masih berjaga disana?”

Donghae menyesap kopinya terlebih dahulu. “ Kurasa tidak apa-apa, karena kau kesini sebagai sunbae Kyuhyun. Tapi lain halnya jika kau datang sebagai perwakilan Heesan Company. Tapi kurasa, kau harus menunggu terlebih dahulu.”

“ Baiklah, aku mengerti. Tapi tetap kabari aku mengenai kondisi Kyuhyun, Hae.”

Donghae mengumam pelan. “ Baik, sunbae. Aku mengerti.”

*****

Ji In menaruh ponselnya diatas meja belajarnya. Ia baru saja menghubungi Narra untuk menanyakan kondisi Kyuhyun, tapi sepertinya cukup buruk sama persis yang ia lihat di tayangan berita. Rasanya Ji In ingin sekali berlari ke rumah sakit dan menemani Narra. Tapi itu pun tidak mungkin. Masih terlalu banyak wartawan yang menunggu dan ditambah penyataan resmi yang dikeluarkan Choi Inc. sepertinya malah membuat suasana menjadi lebih tegang dari sebelumnya.

Ji In menarik nafas berat dan kemudian keluar dari kamarnya. Ji In menatap pintu kamar orangtua-nya yang tertutup rapat. Mungkin Appa masih sibuk menenangkan Eomma setelah ia dan Siwon tidak berhasil. Ji In beralih menuju kamar Siwon. Ia mengetuk pintu beberapa kali tapi tidak mendengar jawaban apapun.

“ Oppa, apa kau baik-baik saja? Kau mau sesuatu untuk makan malam?” Tanya Ji In dari luar kamar Siwon. Ini sudah hampir waktu makan malam, tapi kakak lelakinya masih mengurung diri dikamar.

Dan sepertinya Ji In tidak mendapatkan reaksi apapun dari Siwon. Akhirnya, ia memutuskan untuk turun ke lantai satu dan meminta pengurus rumah untuk membuatkan makan malam. Paling tidak, semua orang harus tetap mendapat asupan makanan.

Siwon yang mendengar jelas panggilan adiknya seperti menulikan pendengarannya sendiri. Siwon bukan ingin mengabaikan adiknya, tapi ia hanya sedang ingin sendiri. Setelah gagal menenangkan Eomma, Siwon akhirnya memilih untuk masuk kedalam kamarnya, duduk disofa yang menghadap kearah luar jendela balkon kamar sembari menggenggam erat alkibat.

“ Aku mungkin bukan umat-Mu yang taat. Aku bahkan mengabaikan peringatan yang Kau berikan. Tapi jika aku boleh memohon, tolong selamatkan dia. Biarkan dia tetap hidup dan menjaga adiknya. Dan beri aku kesempatan lagi untuk menjaganya. Aku berjanji pada-Mu, aku tidak akan pernah melepaskannya.”

*****

“ Kondisinya memang masih belum stabil, tapi Kyuhyun sudah keluar dari masa kritis. Jadi, kami akan memindahkannya ke ruang rawat biasa. Kalian bisa menjaganya bergantian. Dan kami akan terus melakukan pengawasan setiap jam-nya.” Tutur Dokter Kang.

Narra menghela nafas lega. Paling tidak, kondisinya Kyuhyun tidak se-kritis sebelumnya. Tuan Hyunjo menggenggam tangan cucu perempuannya dan tersenyum tipis. Sepanjang perjalanan pulang dari Jepang, sebenarnya hanya Narra yang dikhawatirkannya.

“ Dan sebaiknya, anda dan cucu anda beristirahat di rumah. Kami akan menghubungi anda jika terjadi sesuatu pada cucu laki-laki anda. Lagipula, saya harus meminta maaf sebelumnya, tapi para wartawan di depan rumah sakit sangat mengganggu pasien lainnya. Jadi, kami harap pengertian anda.” Ujar Dokter Kang dengan sedikit canggung.

“ Baiklah, dokter. Kami mengerti. Terima kasih atas bantuan anda.” Ucap Tuan Cho Hyunjo.

Dokter Kang tersenyum tipis dan kemudian meninggalkan kakek dan cucunya tersebut. Tuan Hyunjo menatap Narra dengan lekat. Wajah cucu perempuannya terlihat sangat lelah. “ Kita pulang, ya. Dan menginaplah. Pulang ke rumah sendiri, para wartawan itu pasti sudah menunggumu.”

Narra mengangguk paham. “ Aku mengerti.”

Tuan Cho Hyunjo tersenyum. Kemudian beliau merangkul bahu cucunya sembari berjalan keluar rumah sakit dengan pengawalan yang ketat, mengingat masih banyak wartawan yang menunggu di luar walaupun ini bahkan sudah malam sekali. Narra merasa sedikit gugup karena ini pertama kali ia tampil di depan publik bersama dengan keluarga Cho. Ia hanya menundukkan kepalanya menghindari puluhan cahaya kamera pencari berita yang terus menyorotnya. Tapi paling tidak, bersama kakeknya Narra merasa cukup aman.

Butuh perjuangan hingga mereka bisa mencapai mobil. Narra menatap kearah gedung rumah sakit dengan lirih. Kakaknya masih terbaring disana sendirian, tetapi Narra pun tidak bisa berbuat apapun. Dan ketika mobil hitam itu mulai melaju, Narra berusaha untuk tetap melihat kebelakang –seakan tidak merelakan untuk pergi.

“ Kyuhyun baik-baik saja, Narra. Dokter akan menjaganya.”

Narra pernah diingatkan oleh Kyuhyun bahwa untuk tidak pernah mempercayai ucapan dari Kakeknya atau Pamannya. Bahkan ucapan Kyuhyun sendiri. Narra harus mencari kebenaran dengan usahanya sendiri. Tetapi untuk kali, Narra akan memegang ucapan Kakeknya.

*****

Donghae menjatuhkan tubuhnya di sofa panjang dengan lemas. Hari ini ia begitu lelah. Ia mengusap wajahnya dan kemudian memejamkan matanya. Rasanya Donghae tidak mempunyai kekuatan lebih untuk sekedar pergi tidur di kamarnya sendiri.

“ Tidur di kamar, Hae.”

“ Aku lelah, hyung. Biarkan malam ini aku tidur di sofa saja.”

Donghwa menghela nafas dan kemudian menghampiri adiknya. Ia duduk pada sofa lainnya. Donghwa menatap Donghae dengan lekat. Ia sama terkejutnya dengan semua orang di Korea. Tapi Donghwa tahu ada orang yang lebih dikejutkan dengan kecelakaan tersebut. Donghae dan Narra.

“ Bagaimana Narra?”

“ Ada Kakeknya.” Kemudian Donghae membuka matanya dan menatap lurus kearah langit-langit. Ia menarik nafas dan menghembuskan perlahan. “ Kau tahu, hyung? Tuan Cho Hyunjo tidak buruk. Dia mungkin keras tapi sangat menyayangi Kyuhyun dan Narra. Hanya saja, caranya yang berbeda.”

“ Aku tahu. Lalu Kyuhyun sendiri?”

Donghae melirik Donghwa. Dan tersenyum. “ Dia akan hidup, hyung.”

*****

Siwon menatap kedua orang dengan pakaian formal hitam dan bertubuh tegap dihadapannya dengan tajam. Ia tidak tahu kapan tepatnya kedua orang ini –atau berikut dengan delapan orang lainnya– sudah berada di rumahnya pagi ini. Tapi Siwon yang ketahui, kakeknya-lah orang dibalik semua ini.

“ Minggir.” Ucap Siwon tegas.

Tapi kedua orang itu tidak bergerak sedikitpun. Siwon mengepalkan tangannya keras. Kakeknya sepertinya ingin mengurung kebebasannya. Tapi walaupun begitu, Siwon bukanlah anak kecil yang mudah diatur-atur. Ia berhak atas hidup dan pilihannya sendiri.

“ Aku bilang minggir.”

Masih tidak ada tanggapan. Siwon akhirnya memilih untuk menerobos kedua orang tersebut, hanya saja kedua orang tersebut terlalu patuh pada perintah kakeknya.  Siwon menatap kedua orang tersebut dengan kesal.

“ Aku bilang minggir!” Teriak Siwon keras kemudian ia memukul salah seorang dari dua pria tersebut. Dan kemudian, Siwon malah mendapatkan respon yang jauh lebih keras. Pria lainnya malah menahan tubuhnya. Siwon berusaha melepaskan diri tapi pria lainnya yang dipukulnya ikut menahan tubuhnya.

“ Lepaskan anakku!!”

Hongjae lalu menarik tubuh Siwon dari dua pria itu. Hongjae menatap kedua pria itu dan lainnya yang masih berjaga diluar rumahnya. “ Aku tidak peduli apa yang diperintahkan oleh Ayahku pada kalian semua. Tapi ini adalah rumahku, Choi Hongjae. Dan bukan Choi Dongha! Sebaiknya kalian pergi dari rumahku atau hidup kalian akan kuhancurkan. Dan percayalah, Choi Dongha tidak akan peduli pada kalian.”

Siwon tahu bahwa ayahnya adalah sosok yang sangat tegas, bahkan terkesan bisa melakukan lebih kejam ketimbang kakeknya. Tapi ia tidak pernah menyangka, bahwa hanya mendengar ancaman Choi Hongjae yang terlihat selalu tenang bisa membuatnya ketakutan. Bahkan Ji In yang sedari tadi menonton dari anak tangga juga merinding mendengar suara ayahnya tersebut.

Kedua orang tersebut memilih untuk keluar dari rumah dan berjaga diluar rumah. Hongjae kemudian berbalik dan menatap putranya dengan lekat. Hongjae menarik nafas dan menepuk bahu Siwon.“ Pergilah. Dan beritahu Appa mengenai kondisi Kyuhyun.”

Siwon mengangguk dan melangkah keluar rumah dengan mudah. Hongjae menatap Ji In yang kini menghampirinya. Hongjae tersenyum tipis pada putri bungsunya. “ Eomma sudah makan?”

“ Sudah, walaupun sedikit.”

Hongjae kemudian menghela nafas. Sejak kemarin, istrinya menolak makan dan terus menangisi Kyuhyun. Hongjae tidak tahu lagi bagaimana menenangkan sang istri. “ Baiklah. Sekarang kita sarapan dulu. Setelah itu Appa akan mengantarmu ke sekolah.”

*****

Donghae berjalan menuju kamar rawat Kyuhyun. Seharusnya ia pergi ke kantor dan mengurus beberapa dokumen yang ditinggalkan Kyuhyun –pagi ini, Tuan Cho Hyunjo menghubunginya dan meminta secara pribadi untuk mengurus sebagian project yang akan mencapai batas deadline dan sebagian lagi Cho Gyushik yang akan mengurusnya– tetapi Donghae hanya ingin melihat kondisi Kyuhyun terlebih dahulu.

Donghae hanya perlu melihat sosok Kyuhyun yang masih bernafas, walaupun dengan alat bantu pernafasan. Paling tidak itu sudah cukup membuktikan bahwa Cho Kyuhyun masih hidup. Donghae berjalan koridor kamar lantai lima, tapi langkahnya terhenti saat ia melihat sosok yang tengah berdiri diluar salah satu kamar dan diketahuinya sangat mencintai Kyuhyun dari Hyukjae. Choi Siwon.

Donghae menarik nafas dan berjalan lebih dekat pada kamar tersebut. Ia kini berdiri disebelah Siwon. Donghae menatap pria itu beberapa detik, lalu ikut menatap kearah dalam kamar melalui jendela besar. Sosok Kyuhyun masih terbaring lemah diatas ranjang.

“ Dia adalah sosok yang hebat, bukan? Banyak orang menyangka dia tidak akan selamat, tetapi hingga hari ini dia masih bernafas. Jika aku berada di posisinya, mungkin aku tidak akan selamat di meja operasi.”

“ Ya. Kyuhyun memang sangat hebat. Dia bertahan selama tujuhbelas tahun demi Narra seorang diri. Dan selama lima tahun, ia menjadi lebih kuat untuk Narra. Aku mungkin akan bunuh diri jika menjalani hidupnya.”

“ Tapi jika dia adalah dirimu, maka dia akan mencegahmu untuk melakukannya.”

Donghae menarik nafas. Pandangannya sama sekali tidak terlepas pada Kyuhyun. Bunuh diri? Siwon tidak tahu saja, kalau Kyuhyun sempat mengatakan mengenai hal itu padanya beberapa kali pada tahun pertama Kyuhyun menjabat sebagai CEO. Tapi benar yang dikatakan Siwon, dia mencegah Kyuhyun melakukannya. Donghae menggunakan beribu macam alasan untuk menguatkan Kyuhyun dan terus bertahan demi Narra.

Sepertinya hingga hari ini, alasan demi Narra, masih menjadi sebuah pengaruh yang kuat bagi Kyuhyun untuk bertahan hidup. Donghae kemudian menghela nafas dan melirik Siwon. Dan ia baru sadar, bahwa Siwon terlihat kasual –tidak terlihat bahwa pria itu akan pergi bekerja.

“ Kenapa kau datang? Di luar pagar rumah sakit masih banyak wartawan. Bagaimana kau bisa masuk tanpa ketahuan?” Tanya Donghae.

Walaupun pihak Rumah Sakit dan bahkan orang-orang suruhan Tuan Cho Hyunjo sudah mengusir para wartawan keras kepala itu, tapi tetap saja mereka terus bertahan hingga pagi ini. Siwon tersenyum tipis dan menatap Donghae.

“ Dengan taksi. Aku menyamar sebagai supir taksi dan supirnya duduk dikursi belakang. Dan aku masuk dari pintu samping, sebelah ruang gawat darurat.” Jawabnya santai. Donghae hanya mendecih mendengar jawaban Siwon yang terdengar sangat santai.

“ Lalu apa itu benar? Yang dikatakan Hyukjae padaku kemarin.”

“ Apa kau berharap aku salah mengartikan perasaanku pada Kyuhyun?” Siwon terlihat tenang. Seakan ia sudah bersiap menghadapi konfrontasi dari Donghae mengenai perasaannya pada Kyuhyun.

Donghae menatap Siwon dengan ekspresi tegas. “ Aku hanya menjaga Kyuhyun. Aku tidak tahu bagaimana perasaan Kyuhyun yang sebenarnya, tapi kau tahu persis apa yang kau rasakan pada Kyuhyun. Jadi, kuharap kau tahu resiko apa yang kau lakukan dan katakan. Terlebih ini pada Kyuhyun.”

Siwon tersenyum tipis. “ Aku mencintainya, Donghae. Dan aku akan melakukan apapun demi menjaganya. Bahkan dari keluargaku sendiri. Termasuk jika aku harus menjaganya dari diriku sendiri.”

“ Terserah. Kau masih seorang Choi dan aku tidak akan mudah percaya padamu. Dan jika kau atau bahkan salah satu dari keluargamu melukai Kyuhyun atau Narra, maka aku tidak akan tinggal diam. Tidak peduli kau adalah teman Hyukjae.”

Siwon mengangguk. “ Apa kau mau masuk? Saat aku bertanya pada nomor kamarnya, aku bertemu dengan dokter yang menanganinya. Ia bilang dini hari tadi, Kyuhyun sudah sadar dan bisa ditemui. Tapi ketika aku datang, ia masih tertidur.”

Donghae menggeleng. “ Aku hanya ingin melihatnya dari luar, lagipula aku harus ke kantor. Jika kau mau melihatnya, sebaiknya lebih cepat. Kau tidak tahu kapan Narra atau kakeknya akan datang. Dan jika Tuan Hyunjo melihatmu tidak akan membawa kebaikan apapun untuk Kyuhyun.”

Siwon tersenyum dan menepuk bahu Donghae. Kemudian ia berjalan masuk kedalam kamar rawat Kyuhyun. Dengan langkah terhati-hati, Siwon menghampiri tempat tidur Kyuhyun. Donghae memperhatikan pria Choi itu dan kembali menghela nafas.

Donghae lalu melangkah menjauh dari kamar rawat Kyuhyun. Tetapi ada seorang suster yang menghampirinya. Dan memintanya untuk mengambil barang-barang Kyuhyun di meja resepsionis. Donghae mengangguk dan mengikuti suster tersebut. Donghae tersenyum ketika suster di meja resepsionis memberikan satu keranjang kecil yang berisi pakaian yang masih tercium bau darah walaupun Donghae yakin sudah dicuci beberapa kali dan beberapa barang pribadi seperti ponsel dan dompet Kyuhyun.

Donghae mengecek dompet Kyuhyun –hanya berjaga bahwa tidak ada satu ID yang hilang atau Kyuhyun akan marah-marah karena harus mengurus pembuatannya lagi. Donghae tersenyum sendiri ketika ia membayangkan Kyuhyun yang mengomel karena direpotkan dengan birokrasi yang berbelit. Kemudian ia mengecek ponsel Kyuhyun. Setidaknya jika ada kerusakan, Donghae bisa langsung memperbaikinya.

Dan ketika Donghae membuka aktif ponsel tersebut, ia dikejutkan oleh sebuah foto yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan Kyuhyun kemarin. Dengan cepat, Donghae mengunci kembali ponsel tersebut dan membawa keranjang itu pergi. Sedikit gugup, Donghae bergegas keluar rumah sakit dan menuju mobilnya.

Kupercayakan Kyuhyun padamu, Choi Siwon.

*****

Siwon menyentuh pipi Kyuhyun dengan hati-hati, berharap ia tidak membuat Kyuhyun merasa kesakitan hanya karena sentuhannya. Kemudian Siwon mengecup punggung tangan Kyuhyun yang digenggamnya. Siwon tersenyum tipis pada sosok Kyuhyun yang masih terlihat tidur. Tangan Kyuhyun tidak lagi terasa dingin. Tidak seperti kemarin saat Siwon menggenggamnya dan penuh darah. Dan wajah Kyuhyun terlihat lebih baik, walaupun masih terlihat sangat pucat. Siwon bahkan mengira bahwa Kyuhyun mungkin saja belum sadar sepenuhnya.

Tapi kemudian, senyuman Siwon semakin lebar ketika dua kelopak mata berwarna coklat yang menenangkan itu terbuka. Sosok itu mendapati Siwon berada didekatnya. Siwon kembali mengecup punggung tangan itu dan mendekatkannya pada wajahnya.

“ Selamat pagi, sayang.” Sapa Siwon lembut.

Kyuhyun kini menatapnya. Dan Siwon beratus-ratus mengucap syukur bahwa Tuhan mendengarkan doa-nya. Siwon mengusap lembut pipi Kyuhyun dengan punggung tangannya yang lain.

“ Apa kau merasa baik? Atau kau masih merasa kesakitan?”

Kyuhyun membuka mulutnya tetapi tidak ada suara yang keluar. Dan ketika Kyuhyun semakin terlihat kesulitan untuk menjawab, Siwon menyentuh bahunya. “ Jangan terlalu memaksakan diri. Kondisimu masih belum baik, Kyuhyun. Tapi aku sangat senang melihatmu membuka matamu lagi dan menatapku dengan indah.”

“ Kau tahu, aku seperti kehilangan nafasku saat melihatmu ditengah jalan dengan penuh darah. Ada banyak hal yang harus kau jelaskan padaku, Kyuhyun. Tetapi aku akan menunggu hingga membaik. Dan mungkin aku juga harus meminta maaf karena tidak menjagamu dengan baik. Kumohon, jangan katakan kalau bukan kesalahanku, Kyuhyun. Aku berjanji untuk menjagamu dan juga adik-adik kita. Tapi kemarin, aku telah melalaikan janji tersebut. Dan aku sangat berterima-kasih karena kau berjuang hidup, Kyu. Terima-kasih kau memberiku kesempatan untuk menjagamu lagi.”

Kyuhyun masih hanya menatap Siwon. Pria Choi yang menjadi rival keluarga dan kekasihnya. Dan pria itu kini menjadi orang pertama yang dilihatnya setelah sadar. Kyuhyun bernafas perlahan dari selang pernapasan. Ia kembali membuka mulutnya dan berusaha untuk bicara. Hanya ada sebuah kalimat yang ingin dikatakannya pada Siwon.

“ H-hyu-ng.. se-la-mat pa-gi.”

*****

NOTE: Niatnya mau minggu depan, tetapi aku pikir minggu depan sampai dua minggu berikutnya aku cukup sibuk, jadi kupublish malam ini -lebih tepatnya dini hari sih. dan untuk sampai dua part berikutnya, aku kembali pakai alur lambat. harap maklum, karena aku gak bisa nulis jika alur waktu dipercepat dan malah menghilangkan inti cerita yang seharusnya.

Dan, pemberitahuan lagi. aku mengalami titik jenuh. well, seharusnya tidak berdampak pada tulisan aku. aku gak akan curhat, tapi aku harap kalian bisa bersabar karena aku stop penulisan fanfic dengan semua cast SJ. gak bermaksud sentimen, tapi ada beberapa sebab yang buat aku mengalami kejenuhan secara pribadi. tapi aku sedang kembali berusaha menaikkan mood menulis lagi koq. jadi, harap sabar. TF masih ada dua stok part lagi koq. Two Faces Season 2 dengan judul Scarface, aku memikirkan untuk ambil cast Kris-Suho. tapi ini belum fix, ya. masih bisa diubah. jadi, yang mau tetep ada Siwon-Kyuhyun, masih ada harapan. kalau-kalau moodku balik lagi.. ^^

terus, sedikit Only One kemarin. ada yang tanya kenapa gak Mommy ajah buat panggilan kyuhyun. Well, kyuhyun kan namja masa dipanggil mommy walaupun dia cantik? aku emang sempat pikir untuk panggilan mommy itu, tapi kupikir malah aneh. jadi, aku harap gak ada yang protes ya kalau aku pakai “APPA” buat kyuhyun.

last, if you find any typos, i’m sorry. baik, segitu dulu. sampai jumpa di postingan berikutnya yang entah kapan.. ehehehe.. ^^v

Advertisements

39 thoughts on “[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 10

  1. Haaaa dpet notif two faces mengalihkan eonni dr final liga champion (abaikan)
    Well,kyuhyun…kritis sperti yg sdh dibayangkan dan..yg lebih kritis tntu reaksi dr dua kelauarag.entah apa pmberitaan diluar sana,yg ktanya smpe ada konfrensi untuk klarifikasi sgala…
    Heran pas tau klo dr pihak cho (bahkan donghae dan narra) trlihat surprise dg kenytaan hubungan wonkyu,beda dr pihak choi,bhakan ji in sprtinya sdh paham dg knyataan hubungan kakanya.
    Scene yg diinginkan penonton trjdi juga…orang yg dilihat kyu prtama pas sdar adalah siwon,Ö˚°◦oυẄH so romantic…g usah d bhas ƴɑ̤̥̈̊ªªª ttg sikap siwon yg emng sllu bkin melting,tp respon kyu jga…bkin jingkrak2.kta “hyung” yg keluar dr bibir kyu bkin lumerrrr…
    Sprtiny blm ada gmbran sikap tetua dua kluraga stlah kclakaan ini.tinggal kbranian wonkyu ja…
    Diera-sshi postinganny ttp kren spri biasa, g kliatan klo ni dibikin pas jenuh ɨƚεټɨƚεټɨƚεټɨƚεټɨƚε.
    Baiklah sprtinya hrus sabar nungguin trus apdetannya
    Gamsahamnida sdh menulis

  2. Entah seperti apa pemberitaan yg beredar di luar sana ttg wonkyu tentunya…dan sebenarnya apa yg di katakan choi dongha ttg keberadaan siwon di TKP
    semua org shock dg kejadian ini tpi yg lebih shock adlh reaksi Ny.hyosan,apa ia begtu menyayangi kyu,melebihi anak2nya sendiri??
    Donghae shock krn mengetahui perasaan siwon yg sebenarnya,mungkin dia akan lebih shock lgi klo tau wonkyu udah jadian hehehe dan moga aja hae nyari tau org yg mengirim foto itu ke ponselnya kyu
    senengnya krn disaat kyu sadar dri masa kritisnya,org pertama yg ia lihat adlh siwon,kekasihnya 🙂

    aku cma bisa berharap smoga mood eon utk nulis ff dg cast suju balik lgi…trus semangat dan aku akan tetap menunggu TF chapter berikutnya.fighthing 🙂

  3. Sebenarnya apa yg dikatakan Choi Dongha pada konferensi pres, sehingga membuat Heechul geram, bener-bener penasaran
    Syukurlah Kyu sudah sadar, senang banget baca part Kyuhyun meskipun dikit
    Ditunggu bange lanjutannya

    Two Faces Season 2 “Scarface” Wonkyu doooong….. (Ngarep banget)
    Tapi kalo cast utamanya tetep bukan Wonkyu, jangan ada Kyunya. Aku suka FF Baekhyun atau Suho asal ga ada Kyu di dalamnya. Biasanya aku kesulitan suka pada cast utamaya kalo Kyu ada dalam cerita tersebut. Mungkin saking sukanya pada Kyu jadi selalu pingin Kyu yang no satu, mungkin terkesan egois hehe maaf malah curhat….
    Tapi tetep beharapnya cast utamanya Wonkyu
    Ditunggu ffnya….

  4. yey akhirnya update juga….
    untunglah kyu gpp dan orng pertama yg dia lihat adl siwon kekasihnya…sweet bgt….
    ayo heenim hentikan kakek choi yg berbuat semaunya aq setuju sama kamu dy memang cuma orang tua yang menyebalkan….dan msh pnasaran sama pernyataan choi inc tentang kecelakaan kyuhyun yg blm di jelaskan di sini…..
    semoga mood diera nulis fict sj cepat balik…berharap masih ttp wonkyu 🙂

  5. Endingx…TFpart 10 d update jug!
    part ni ‘nysek bcx unn…! Babby kyu mang hrus kmbali tuk orng-2 yg d cintaix n mncintaix.
    N terxt heechul oppa lbih berani y dr wondad. Hm…Tuan Choi Dongha…brsiaplh menerma prlwann dr anak dan cucu-2mu.
    well…ff unni mang sllu daebak dh!. Tp sa2 hl yg bikn q ‘nyseee…k bgt bc postingn ni. i2 lho yg bgian NOTEx. yg unni bilng mau stop nulis ff yg castx SJ. i2 mksudx pa sih unn? Pa unni g’ mau ‘nglnjutn ff WONKYUx (onely one, TF n ff-2 WK lainx…) ato gimna sih? G’ ‘ngrti qx…
    Mang sh unn dlm hdup ni psti kt kn menglmi yg nmx titik jenuh. q jug prnah ‘nglaminx ko’. Tp JEBAL unn, jgn prnah stop nulis ff yg castx WONKYU. S’alx q cinta bgt ma pair sa2 ni unn…
    N q ykin pr readers jug sma harpnx kea q, krn sbagian bsar pr readers kn WKS y g’?
    ayo donk readers! Bujuk Andiera unn supy dia g’ brhenti nulis ff yg castx SJ terutm WONKYU…

    oyy tuk onely one, q se7 ma unni. Babby kyu kn namja msa’ d pnggil mommy sh? Y….wlopun dia mang cntik sh tuk ukurn seorng namja. Tp pnggiln oppa ato appa keax feel lbih dpat deh, supy g’ sma ma ff-2 lainx. Krn ff-2 unni kn semuax mengarh ke normal ”Gay i2 msih mjd prtentngan n bukn hai yg biasa” d era ni. Y kn unn?

    sex lgi q mohon ma unni, jgn brhenti nulis ff WONKYU! Poko’x unni hrus ttp semangt…smangt…smangt!
    Ayo unn q support kmu dr jauh (bali) sini….
    *SEMANGAT!!!

  6. sempet bikin deg2an aja, sukur deh babykyu baik2 aja. knp masalahnya gak segr selesai2 sich…giman dong kl masalhnya makin rumit?? trs berdampak pada hubungan wonkyu dong. pokoknya wonkyu jng di pisahkan, oh..ya utk tf sesi 2 ttp wonkyu dong..jng pernah bosan. just wonkyu..oke, he..he

  7. Akhirnya update… Degdegan bgt baca chappienya. Untung kyuhyun ga kenapa2 dan org pertma yg diliatnya setelah sadar itu siwon. Uhuuy. Romantis deh. Kekeke
    Kyuhyun jadi manis gitu kalo didepan siwon.

    Utk two faces s2, yah… Hrapanku sih wonkyu. Hehe. Tp terserah eonnie aja.

  8. hampir lupa sma part sblm’a
    -_- cz tdi mkir,knapa kyu di RS ? oia di part kmarin kan kyu kcelakaan .
    kkk ~
    sumpah ya nyebelin bgt sma kakek choi,tpi untg siwon bisa ngelawan .
    hihi
    EunHae udh tau klo won mncintai kyu,tinggal nunggu reaksi adik2 cho-i sma kakek2’a .
    tpi chullie udh tau blm ?
    baca part ini jdi inget sma TF asli’a yg kyu kcelakaan tyuzz di bwa ke jepang,tpi ini untg kyu ga koma .
    hehe
    untg’a kyu cpt sdr,nd org yg prtama di liat sma kyu itu won .
    cieee..
    haha

    1. nd mengenai TF 2,aku sih mau ada wonkyu’a saeng..soal’a hambar aja gitu kalo ga ada wonkyu .
      haha *apadeh -_-
      tyuzz soal panggilan kyu di Only One,aku sih trserah ya .
      kalo kmu emg ga enak sma panggilan mommy bwt kyu,ya udh Appa aja .
      tpi mlh aku lbh enakan kyu di panggil mommy walaupun dy namja xD *ketularan sma WKS lain sih,krna kyu dipanggil kyumom -_-
      sipp..di tunggu 2 part TF’a,nd FIGHTING buat tugas2 kuliah’a !
      😀

  9. Akhir’a babykyu siuman jga, dan siwonie orang pertama yg di lihat babykyu, siwonie jagain babykyu teruss yah

    Bwat chingu, smoga dpet gud mood lgy bwat lanjutin TF’a ceMangat 🙂

  10. Ff eonni tetap keren dan gak nyangka klu eonni buat cerita lagi keadaan jenuh
    aku sih berharap eonni bisa gak jenuh dan kembali membaik mood a utk buat ff sj apalagi wonkyu
    dan aku selalu menunggu ff eonni dan selalu berdoa semoga eonni bisa uptade ff eonni yg selalu aku tunggu
    dan mudah” an aja tf yg season 2 wonkyu lagi pair a ….^_^
    dan yg penting aku selalu ngasih semangat buat eonni biar gak jenuh …..:-)

  11. demi butt sexy kyu, aku blushing sendiri waktu siwon lagi-lagi bilang ‘sayang’. sweet banget begitu kyu buka mata yang dilihat pertama kali adalah siwon hyungnya. kkkkk~

    penasaran sama pemberitaan dari keluarga Choi.
    hhmm ga tau lagi mesti komen apa. yang jelas tetep semangat buat nulis ffnya!!!! HWAITING!!!

  12. Kirain Kyu mw bilng sa_rang_hae…..kkkkk ga taunya selamat pagi,
    Duuuh duuuh,mas Won pasti nyesel bngt g bs jagain Babykyu nya sampe kecelakaan gt deh,
    Oiy br ngeh mw ada TF part 2 y,wah sesuju bngt klo chast nya krisho saeng,bnrn,dn soal panggilan appa di only one,aku jg lbh sesuju,klo mommy kea nya terlalu gmn y?real nya tu g dpt aja rasanya,terlalu drama lah pokonya,jd bertahan aja sm appa,ok?

  13. Yap aku udah deg degan aja apakah nanti siwon akan menjenguk kyu, dan ternyata iya, apalagi siwon lah orang pertama yg diliat kyu saat sadar,, aku pikir kondisi kyu lebih parah dari yg brothership, tp sepertinya tidak ya?
    Oh iya apakah tidak ada konflik cinta karna orang ketiga nantinya? Atau hanya dalam masalah kedua keluarga saja?

    Hae mau kemana?

    Ahh apakah artinya tf akan berakhir dalam dua part?*lagi pola jadi rada g terlalu ngeh*

  14. Syukur lh akhirnya kyuhyun sadar juga…sempet deg”kan td bacanya
    hmm..berharap smua msalah yg menghampiri wonkyu cepet slesai dech, jg tuan choi & tuan cho bisa cepet berdamai 🙂 hehehehe

    lanjut eonni 😉

  15. kiraen kyu sekarat..
    jd mulai dr chap kemren alur ceritanya berubah total yaa??
    yah.. setiap orang pasti mengalami masa jenuh terhadap sesuatu..
    cuma jgn juga kita meninggalkannya.. paling cuma menghindar khan…
    scarface? ? aku setuju sama castnya..
    krisho khan keren.. mereka cocok kok…
    suho itu manis, kris ganteng…

  16. akhirnya update juga.. ahhhhhhhhhh senengnya..
    haduh,,, rumit .. ruwet makin complicated hahhaha sama aja. kyu selamat kan? kan udah lewat dari masa kritis.. siwon serba salah.. sebenernya kenapa c .. kenapa choi n cho family perang dingin …mudah2an hechul bisa ngelawan choi dongha… kapan ini akan berakhir kan kasihan mereka perang terus… lagian nih kakek2 dah tua juga ingat bentar lagi … ups.. ngapain c perang dingin gitu musuhan terus… hemm, akankah ini seperti versi sebelumnya . narra akan menjadi pioner tuk mendamaikan mereka?
    jenuh??? wajar banget.. kita akan bosan dan jenuh jika berkutat pada hal yang sama dalam jangka yang lama. kalau boleh minta c… qu ingin tetep ada siwon ma kyuhyun coz cuma mereka yang qu sukai.. hehhe
    lanjut n update asap..
    bukankah masih nyimpan dua part .. kenapa g di publish sekalian? hehhehe maunya
    🙂

  17. gambarnya pas bgt sm chap ini, full angst kalo aku jd siwon mkin aku gak sanggup deh, pnasaran sm yg bkin kyu kclakaan??
    di tgu next chap unnie fighting !! 🙂

  18. ini tidak terlihat kalo chingu sedang jenuh..ini perfec..daebak….alir cerita ny g terbaca..hoho..tambah penasaran ama nih ff….terimakasih masih mau melanjutkan ff ini…aku berharap TF season 2 juga wonkyu…hehehe
    tapi kembali ke authornya…yg nuliskan chinggu..hehehe…gomawo..

  19. Akhirnya ff yang di tunggu2, di lanjut juga …# hehehe

    sedih kyu kritis tapi sedikit lega kyu udh sadar dan semoga next part kyu di bikin cepet sembuh …

    Umma siwon sayang banget ke kyu, sampai sedih gitu .

    Walau harus bersabar tapi selalu berdoa Next part semoga cepet update …# hehehe

    oh iya … Dan untuk mood kamu, semoga bisa balik lagi buat bikin cast sj apalagi wonkyu …# heheh fighting … ^_^

  20. tuh kan,tuh kan, epep fav akyu emang slalu bs bkin akyu tegang dan dngan perasaan yg dicampur aduk . . . .

    syedih, takut, cemas saat tau keadaan kyu yg ckup buruk, bahkan kritis. Deg2 an wktu narra dteng dan langsung di peyuk siwon.. Hah . . uda bs memprediksikan gmna reaksi narra d donghae …

    Ahh ak jd ikud tegang dng suaSana yg trjadi di2 keluarga ini Choi d Cho… d pnasaran jg sm ap yg dceritakan appanya siwon pd heechul, apkah semuay dan bahkan tntang Wonkyu ????
    bru bs senyum st kyu blng Hyung selamat pg .. hiks2 jd nangis deh

  21. Anda memasuki kawasan mellow-drama!
    Haduuuh..
    Part ini bener bener buat gw kalang kabut sendiri.
    Ditambah gw juga penasaran ama pernyataan Choi inc.
    Soalnya diera-ssi tdak menjelaskan dipart ini.
    Tros gw juga penasaran ama photo yg bisa diblang penyebab kyu kecelakaan.
    Gw yakin tu photo ada hubnya ama kelangsungan hub wonkyu.

    Kyunie..
    Syukurlah akirnya kau sadar 🙂
    jangan ada lg pikiran buat ptus dari siwon ya.
    Kalian saling cintakan?
    Yaa cuma hanya saja keadaan (belum) tidak mendukung.
    But believe me.
    U and siwon are meant to be 🙂

    itu Ny.Choi sayang bget ama kyu,
    sampe segtunya.
    Ayo Tuan Choi,
    yg tegas.
    Jangan mau lagi diatur oleh Choi dongha.
    Kayak heechul blang, dia cuma pria tua yg menyedihkan!

    Next part ditunggu diera-ssi.
    Tros semga mood buat nulis ff dgn cast wonkyu blik lagi.
    Soalnya gw ga yakin gw mash sanggup bca ff diera-ssi kalo main castnya bukan wonkyu.
    Fighting diera-ssi \^^/

  22. Yg ini bgs bgt crita.a. Q suka.. Ga setegang crita satu.a d chapter yg sama.. Ah, gmn truz.a? D tunggu,, bosan kah? Kalo iya, mengalihkan perhatian atw rehat sjenak kyk.a lbh baik.. Moga aja dirimu tetap menyukai won n kyu,, ^^ terima kasih,,

  23. Seson 2 tetep wonkyu doonk
    aq yg bca lbh dpt feel
    hehehe
    waaah
    chap ne bkin deg deg an lho
    Untung kyu slamat y
    huhuhu
    ok siiiip
    lnjuuut
    keep writing

  24. Klu aku sangat berharap di TF 2, WonKyu yg jd castny, eonni.
    Aku ini -mungkin karena udah fanatik bgt- alhamdulillah g akan pernah selesai baca ff yg castny dari bb lain. Sekalipun SJ, klu g ada WK ttp g akan selesai -_- . Gila kan yah 😐 ?
    Krn memang pd dasarny, aku ini hanya WKs.

    Uh… Uh…
    Baby Kyunnie-ku! Syukurlah dirimu selamat :-*

  25. sebenarnya aku mash agak kurang jelas ma foto yg dkirimin k kyu n siwon tu.

    umma choi…thank u dah bgtu peduli ma kyu.
    moga setelah kyu sembuh semua masalah pelan2 bakal bisa dselesein biar wonkyu bisa happy end

  26. OMG aku telat masa u.u
    And yeah, Kyu udah pasti kritis itu, tp kira2 statement apa yang dipakai Choi Dongha iitu kenapa diriku tak tau u.u
    Wow, ternyata reaksi eomma choi sebegitunya, Keliatan banget kalo dia sedih, jelas dong ya sayang bannget gtu sm Kyu.
    akhirnya Donghae tau, and yeah, I hope selain appa eomma choi ,haehyuk juga bisa membantu wonkyu… Kkkk~
    Pengen tau ntar reaksi Narra sm Ji in gimana…
    Dan aku merasa disini Kakek choi lebih kejam dari kakek cho.
    And apa yang bakal dilakukan Heechul kira2 itu?

    And last, akhirnya Kyu sadar 🙂
    Won smpe nyamar jadi supir taksi ..
    Pertemuan mereka mengharukan :’)

  27. ai,, aq reader baru nieh slam knal y,,
    aq bca ff nieh bkin deg2an tp untung aja kyux gpp,,,
    picx mendukung juga,,,
    daebakk 🙂

  28. aku tau blog ini dr ffn..
    suka ma crita only one..
    trus lyt2 ff yg laennya.. gpp y di ubek2 ff nya,,hehehehehe…
    aku suka crita nya..
    wah cinta nya wonkyu itu slalu hrus btuh (duh bhsanya,hehehe) perjuangan yg gak gampang.. tapi ku suka dgn sifat siwon.. amat teramat suka dgn kegigihan siwon untuk bersama dengan kyu..

  29. WonKyu,smga dpt trz mwjdkan kebrsamaan mrka ditngah keadaan kluarga yg msih mnyeramkan.Kira2 foto apa yg dilht Donghae di hp Kyuhyun??Akhirnya Kyuhyun sadar dngan cpt.Smga tdk ada hal yg buruk tntang keadaan’y krna kecelakaan itu.Gumawo eonni..!!!
    Eonni klau bisa,bkin ff’y untk kelnjtan ff ini ttp pkai WonKyu ne.Otte???!!

    ~~Hanna Shin Jiseok

  30. makin benci GW sama 2 kakek2/….
    WONKYU nya jadi gk bisa bersatu,dan saling tersakiti…

    walaupun kyu sempet kritis,tapi sekarang udah sadar…

  31. Mwoh mwoh mwwooooohh. Adegan terakhir bikin deg-degaaan. Jarang2 Kyuhyun bisa bersikap manis kayak anak kucing ilang gitu ke Siwon. Jaraaaaaaang. Tapi ini… ini malah langsung bales ucapan selamat paginya Siwon, walopun agak terbata gara2 baru sadar dari pingsannya.

    “H-hyu-ng.. se-la-mat pa-gi.” Aaahhhkk! Melting!

    Rasanya iri sama Kyu yang punya kekasih hati kayak Siwon. Walopun dengan status sosial mereka yang jelas2 bikin Siwon harus berhati2 kalo pengen nemuin Kyuhyun, tapi sepertinya Siwon tidak terlalu peduli. Yang dinomor satukan di hatinya cuma satu, yaitu Kyuhyun. Seneng kali ya, jadi Kyuhyun. Pertama kali buka mata, yang dilihat adalah orang yang dia cintai 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s