[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 9A

TF2

Yesterday

Siwon menghentikan mobil Kyuhyun. Ia mengemudikan mobil pemuda itu ke pinggir sungai Han, tempat pertama mereka saling bertukar ciuman. Walaupun Kyuhyun terus-terusan berteriak memintanya untuk kembali kearah rumahnya, tapi Siwon bergeming. Ia menelan semua teriakan keras Kyuhyun dan membuat telinganya sedikit berdengung. Tapi hanya sekitar tigapuluh menit, akhirnya Siwon mendapatkan ketenangan karena Kyuhyun memilih diam. Sepertinya tidak ada gunanya ia berteriak karena Siwon sama sekali tidak menurutinya. Dan kini mereka masih dilingkupi keheningan. Kyuhyun bahkan tidak mau menatap Siwon.

Siwon menghela nafas dan menatap Kyuhyun. “ Kyuhyun-ah…”

Tidak ada sahutan. Siwon melepaskan seatbelt yang terpasang dan kembali memandang Kyuhyun. “ Aku tidak membawamu pulang karena suruhan Kakek mengikuti kita. Apa kau tidak sadar ada mobil yang mengikuti kita? Aku hanya mencari jalan aman, Kyu.” Tutur Siwon.

Kyuhyun masih tidak mau bicara. Siwon benar-benar merasa frustasi dengan sikap Kyuhyun yang mendiamkan. Ia menarik nafas perlahan dan kembali menatap lurus –tak lagi memandangi Kyuhyun. “ Baiklah. Aku akan pergi. Aku akan membiarkanmu pulang sendiri. Tapi err… bisakah kau meminjamiku uang? Karena aku keluar tanpa membawa ponsel ataupun dompet. Dan jarak dari sini ke rumah sangat jauh.” Jujur, Siwon benar-benar merutuki kebodohannya.  Bagaimana ia selalu bertindak tanpa dipikirkan terlebih dahulu?

“ Bodoh..” gumam Kyuhyun pelan.

Siwon tersentak. Oh… paling tidak Kyuhyun sudah bersuara. Kyuhyun sudah meresponnya kembali. Siwon mengulas sebuah senyuman kecil. “ Aku memang bodoh, bukan. Aku sangat mencintaimu tapi aku tidak bisa berbuat apapun untuk meyakinkan perasaanku ini. Termasuk aku juga sangat tidak berdaya dihadapan kakekku sendiri.”

Kyuhyun kini sedikit melirik pada Siwon. Ia menghela nafas pendek dan melepas seatbelt. “ Bawa mobilku kerumah. Aku akan pulang dengan taksi.” Kemudian Kyuhyun membuka pintu dan memanjat keluar mobilnya.

Siwon yang tidak mengerti ucapan Kyuhyun, masih terdiam didalam mobil. Ia menatap punggung Kyuhyun yang kini berjalan menjauhi mobil. Entah kenapa Siwon menangkap makna kalau Kyuhyun tak ingin berada didekatnya. Oh.. bukankah hal itu wajar? Mereka adalah rival. Mereka tidak seharusnya bersama –kenyataan paling menyakitkan yang diketahui oleh Siwon.

Tanpa membuang waktu lagi, Siwon keluar dari mobil dan setengah berlari untuk mengejar Kyuhyun. Dan ketika berhasil meraih lengan Kyuhyun, Siwon membalikkan tubuh pemuda itu hingga menghadapnya. Siwon menatap Kyuhyun dengan lekat. “ Itu adalah mobilmu. Jadi, kau pulang dengan mobilmu sendiri.”

Siwon lalu melepas lengan Kyuhyun dan kini ia yang meninggalkan Kyuhyun. Siwon tahu ia memang bodoh. Selain tidak tahu bagaimana caranya untuk pulang, Siwon benar-benar tidak tahu bagaimana cara meyakinkan Kyuhyun pada perasaannya. Dan kini, Siwon hanya berdoa bahwa ia bisa meminta bantuan orang lain setidaknya untuk bisa menghubungi Hyukjae. Oh.. Siwon tidak bisa membayangkan ekspresi orang-orang jika melihat pewaris Choi Inc. terlihat sangat tidak berdaya begini.

Siwon terus berjalan hingga merasakan sesuatu menyentuh kepalanya, dengan sangat keras. Siwon mendengus kesal dan berbalik. Hanya ada Kyuhyun dalam penglihatannya. “ Yak! Kalau kau merasa marah, tidak harus melemparku dengan batu bukan?! Rasanya sakit tahu!!” seru Siwon kesal. Okay.. sepertinya ia tidak akan peduli untuk menjaga citra-nya untuk tetap terlihat baik pada Kyuhyun agar pemuda itu luluh padanya. Lagipula jika ada orang lain yang melempar batu padamu, apa kau masih akan bersikap sopan? Tidak khan.

“ Jika kau tahu rasa sakit, seharusnya kau juga tahu bagaimana rasa sakit yang kurasakan! Choi Siwon pabo!!” teriak Kyuhyun kesal. Dan tanpa menungu reaksi Siwon, Kyuhyun berbalik dan kembali berjalan menuju mobilnya.

Well… Siwon kini dilanda kebingungan dengan sikap Kyuhyun. Sebelumnya, pemuda itu mendiamkannya. Lalu bersikap dingin dan terkesan sangat membenci berada didekat Siwon. Tapi kini Kyuhyun yang malah sangat kesal pada Siwon dan mengatakan hal-hal yang tidak dimengertinya mengenai rasa sakit. Oh.. Hell! Siwon mungkin mulai menganggap Kyuhyun adalah seorang wanita karena dia sangat sulit untuk dimengerti.

Dan lebih aneh, Siwon melihat Kyuhyun masuk kedalam mobilnya dan duduk dikursi penumpang –tepat disebelahnya ketika Siwon menyetir tadi. Seharusnya Kyuhyun berada dikursi driver dan meninggalkan Siwon ditempat yang jauh dari mana pun itu khan? Atau… Oh, Siwon sangat ingin berharap.

Siwon mengusap wajahnya yang lelah dan kembali berjalan menuju mobil Kyuhyun. Dan Siwon hanya ingin pengharapannya bukan sesuatu yang palsu. Siwon hanya ingin Kyuhyun berhenti melemparnya. Karena Siwon bisa saja menyerah.

Siwon kembali menarik nafas saat melihat wajah Kyuhyun dari balik kaca jendela mobil. Ia mengetuk kaca jendela tersebut, Kyuhyun menoleh dan menurunkan kaca jendelanya. Siwon menatap Kyuhyun lekat. “ Dengarkan aku, okay.” Ucap Siwon.

Kyuhyun tidak memberikan respon apapun. Diam berarti iya. Siwon lalu berbalik dan menyandarkan punggungnya pada mobil. Ia sedikit mendongak menatap langit yang begitu cerah. Sayang sekali, suasana hatinya seringkali berubah.

“ Aku mencintaimu. Awalnya aku tidak mengerti kenapa aku bisa mengatakan hal itu. Aku kembali memikirkan semua hal yang terjadi. Baik duapuluh satu tahun lalu, tujuhbelas tahun lalu ataupun selama ini sejak kita kembali bertemu lima tahun terakhir. Aku tidak menyangka kalau aku mencintaimu. Karena ada begitu banyak alasan kenapa aku tidak bisa untuk mencintaimu. Status social, pemusuhan keluarga, agama, masyarakat umum, bahkan gender kita. Hal-hal itu seperti itu Kyuhyun.” Ucap Siwon membuka monolognya.

“ Kenyataan, aku jatuh cinta padamu. Mungkin sejak kau menjemput adikmu dikantorku, sekarang dan aku tidak tahu sampai kapan. Tapi aku mencintaimu, seperti orang bodoh. Orang bodoh yang selalu bersikap asal tanpa memikirkan dampak apapun kedepannya. Pewaris Choi Inc. adalah seorang gay dan jatuh cinta pada pewaris Cho’s Group. Ahh.. aku sering-kali membayangkan sebuah headline berita muncul dengan judul seperti itu. Aku tertawa karenanya. Tapi kemudian tawa itu menghilang dan digantikan oleh bayangan reaksi orangtuaku, kakekku yang bisa saja terkena serangan jantung, saham perusahaan yang anjlok. Dan bahkan reaksi keluargamu.” Siwon lalu menundukkan kepalanya –merasa kalah dengan terik matahari yang menyilaukan matanya.

Siwon menarik nafas perlahan dan kembali meneruskan. “ Kau yang begitu sangat memikirkan Narra. Dan ini masih sebatas khayalanku, aku tidak tahu apa yang dilakukan keluargamu pada kalian berdua jika mendengar berita itu. Tapi aku tahu kalau kau pasti akan melakukan apapun agar keluargamu tidak menyentuh Narra. Jadi, aku melakukan hal yang sama. Sesuai permintaanmu kemarin, aku akan berusaha menjauhimu Kyuhyun. Sepanjang perjalanan pulang, aku berusaha menanamkan pemikiran itu. Choi Siwon harus menjauhi Cho Kyuhyun.”

Siwon merasakan sesak hanya dengan mengatakannya. Karena ia sendiri merasa tak yakin dengan ucapannya sendiri. Siwon lalu memejamkan matanya, merasakan lembutnya hembusan angin.

“ Hanya saja, melihatmu datang ke rumah walaupun hanya untuk mengambil barang-barang Narra, entah kenapa membuatku merasa sebuah harapan lebih besar. Kau berlari padaku, bukan menjauhiku. Tapi itu hanyalah sebuah imajinasiku, benar? Kau masih akan terus berlari menjauh walaupun aku mengejarmu. Kau tidak akan berhenti dan berbalik walaupun aku meminta dan memohon, iya khan? Jadi, itu sebatas imajinasiku saja.”

Siwon menarik nafas panjang. Kini setidaknya ia sudah merasa lebih baik. “ Oh… Kau mengatakan sedang kesakitan, bukan? Boleh aku bertanya kenapa? Karena jika itu karena diriku, maka aku akan pergi agar kau tidak kesakitan lagi, Kyuhyun.” Siwon sepertinya sudah mengakhiri monolog panjangnya.

Siwon tinggal menunggu Kyuhyun untuk memberikan reaksi. Siwon tidak peduli dengan reaksi apapun yang ditunjukkan oleh Kyuhyun. Paling tidak, ia hanya menginginkan sebuah arah yang tepat. Semua reaksi Kyuhyun membuatnya seperti kehilangan arah. Entah Siwon harus terus berpegang pada percayanya bahwa suatu hari mereka bisa bersama, atau ini adalah akhir dari segalanya. Bahkan sebuah akhir dari sesuatu yang belum dimulai.

Tapi jikapun boleh mengharap, Siwon menginginkan Kyuhyun. Sangat menginginkan pemuda itu, bahkan jika seluruh dunia mendorongnya hingga neraka, Siwon tidak akan peduli.

Kemudian, Siwon mendengar suara pintu mobil yang terbuka dan kembali ditutup. Siwon masih memejamkan matanya. Siwon tidak ingin melihat Kyuhyun semakin berlari menjauhinya tanpa bisa dijangkaunya lagi. Karena Siwon lelah untuk berlari lagi. Ini adalah usaha terakhirnya. Siwon hanya menunggu bagaimana reaksi Kyuhyun.

Antara ia tetap tinggal ataukah ia harus menyerah.

Setelah mendengarkan penjelasan panjang dari Siwon, Kyuhyun kini berdiri dihadapan pria itu. Menatap Siwon yang masih saja memejamkan matanya. Kyuhyun kembali merasa terombang-ambing. Kemarin ia sudah memantapkan diri untuk berhenti berhubungan dengan Choi –dengan Choi Siwon, mungkin tepatnya. Tapi kini entah dia kembali ragu.

Kyuhyun pernah melupakan Siwon, tapi bisakah ia melakukannya lagi? Apakah keputusannya kemarin adalah sebuah kesalahan? Atau memang jalan yang harus diambilnya? Kyuhyun yang biasanya sangat yakin atas semua keputusan yang dibuatnya, kini merasa putus asa. Ia sama seperti Siwon yang sedang kehilangan arah. Tidak mempunyai pegangan yang bisa mengatakan hal baik padanya.

Kyuhyun menarik nafas dan memejamkan matanya untuk beberapa detik. Kemudian ia kembali menatap Siwon. Perlahan tangan kanannya terangkat dan bergerak menyentuh wajah Siwon. “Eomma.. semoga keputusanku adalah benar.”

Kyuhyun menelan salivanya ketika telapak tangannya merasakan hangat kulit Siwon. Bahkan sepertinya Kyuhyun sedang menahan nafasnya saat mulai membelai pipi pria itu. Disisi lain, Siwon seperti membeku dengan sentuhan tangan diwajahnya. Tangan Kyuhyun –Siwon bisa mengenali sentuhan itu dengan jelas. Bahkan jika dihadapannya kini ada begitu banyak orang, tapi Siwon tahu bahwa itu adalah Kyuhyun.

Siwon bernafas perlahan saat, tangan itu bergerak lembut dipipinya. Wajahnya kemudian menghangat. Siwon merasakan hal lainnya –hembusan nafas dan aroma mint dan apel yang bercampur manis– diwajahnya. Jantung Siwon berdetak kencang seakan tahu bagaimana harus bereaksi. Detik demi detik, Siwon menunggu. Ia tidak tahu – dan tidak ingin menebak– sensasi apa lagi yang akan dirasakannya.

Kyuhyun mengambil satu langkah mendekat. Ia menggigit bibir bawahnya –kembali merasa ragu. Dihadapannya kini seperti ada dua jalan dengan arah yang berlawanan. Satu jalan lurus yang mengarah pada Siwon. Dan lainnya, tentu jalan berputar dimana Kyuhyun bisa berbalik dan melupakan hal yang pernah terjadi bersama dengan Siwon. Tapi benarkah ia ingin berbalik?

Kyuhyun menatap wajah Siwon dari jarak yang begitu dekat. Terlalu dekat hingga mereka bertukar hembusan nafas. Terlalu dekat hingga tubuh Kyuhyun serasa memanas. Terlalu dekat hingga Kyuhyun merasa mabuk karena aroma Siwon dan tidak ingin melepaskan. Mata Kyuhyun memperhatikan setiap garis dan lekuk wajah Siwon yang terlihat sempurna –tidak ada cacat. “Oh.. God.” Siwon terlihat sangat menggoda baginya.

Tidak bisa, Kyuhyun tidak bisa melawan lagi. Interaksi otak dan hatinya begitu bertolak-belakang hingga Kyuhyun tidak bisa melawan diantara keduanya yang begitu dominan. Kemudian tangan Kyuhyun bergerak turun, menyentuh leher dan bergerak menyentuh bagian belakang leher Siwon.

“ Kakek akan membunuhku karena hal ini.” gumam Kyuhyun berbisik.

Sekali lagi, Siwon dibuat kebingungan. Tapi rasanya Siwon mendapatkan sensasi aneh lainnya. Kyuhyun berbicara tepat didekat bibirnya. Dan berselang sepersekian detik, Siwon merasakan sensasi itu secara nyata. Sensasi lembut yang menggoda pada bibirnya. Kyuhyun menciumnya. Tapi benarkah?

Siwon kemudian membuka matanya perlahan dan mendapati wajah Kyuhyun yang begitu mempesona berjarak hitungan inchi dengan wajahnya –sangat dekat, terlalu dekat. Siwon menatap jelas mata Kyuhyun, tapi kemudian ia malah mendapati Kyuhyun menutup matanya seperti menikmati ciuman mereka –kali ini atas inisiatif Kyuhyun sendiri. Bibir Kyuhyun bergerak lembut pada bibirnya –seperti menggodanya untuk melakukan hal yang sama. Dan tekanan pada bagian belakang lehernya, jelas itu adalah sebuah undangan bagi Siwon.

Siwon memejamkan mata dan kedua tangannya bergerak menarik tubuh Kyuhyun hingga tidak ada jarak diantara tubuh mereka. Bibir Siwon bergerak menyambut ciuman Kyuhyun. Pelan, begitu lembut dan terasa sangat berhati-hati. Tapi kemudian beriring detik berlalu, Kyuhyun mulai bergerak lebih agresif dari biasanya –ketika mereka berciuman.

Pemuda berusia duapuluh lima tahun itu menggigit bibir bawah Siwon, mencari celah untuk membuka kedua-belah bibir pria dua tahun diatasnya tersebut. Dan begitu mendapat kesempatan, Kyuhyun jelas tidak menyia-nyiakannya. Siwon kini begitu kesulitan dengan Kyuhyun. Rasanya Kyuhyun kini lebih sulit untuk dikendalikannya, tapi Siwon merasa senang.

Tapi Siwon tidak akan diam begitu saja, bukan? Satu gerakan cepat, Siwon menukar posisi mereka. Kini Kyuhyun yang bersandar pada mobil dengan Siwon yang kini mencari dominasi. Hitungan detik, telinga Siwon mendengar suara desahan Kyuhyun –seperti menyerah dalam perebutan dominasi. Siwon menyeringai menang.

Siwon jelas mengambil-alih seluruh dominasi atas Kyuhyun. Membuat pemuda itu jatuh kedalam kekacauannya. Kemudian tangan Siwon bergerak menuju leher Kyuhyun, melepaskan dasi dan juga beberapa kancing atas kemeja pemuda dalam pelukannya kini. Kyuhyun menahan nafasnya ketika ujung jemari Siwon menyentuh tulang lehernya yang terlihat.

Siwon melepaskan bibir Kyuhyun dan meninggalkan jejak benang saliva tipis diantara mulut mereka. Siwon mendekatkan mulutnya pada telinga kiri Kyuhyun. “ Kau belum mengatakan jawaban atas pertanyaanku, Kyu. Apa yang membuatmu kesakitan, euhm?” bisik Siwon dan diikuti oleh ciuman-ciuman pada leher Kyuhyun.

Kyuhyun kembali mendesah. Ia mengeratkan pegangannya pada pakaian Siwon. Pria ini benar-benar tengah menggodanya dan membuatnya semakin kacau dengan ciuman serta sentuhan –hanya dengan itu saja membuat Kyuhyun menjadi gila.

“ Si-Siwon.. please.. stop it.” Kyuhyun bicara diantara desahan tipisnya. Tapi Siwon hanya kembali menyeringai sembari terus bibirnya menjalari leher Kyuhyun dan terus turun hingga menyentuh collar-bone.

“ Berhenti? Tapi kau yang memulainya, Kyuhyun-sshi.” Siwon menggodanya dengan nada paling seduktif yang Kyuhyun dengar.

Kyuhyun kembali menafas nafas ketika Siwon semakin bergerak agresif. Dan tahu, bahwa ini kesalahannya. Tapi yang Kyuhyun tidak pernah tahu adalah Choi Siwon nyatanya seorang yang cukup pervert. Perlahan Kyuhyun mengatur nafasnya menjadi normal. Paling tidak mendekati normal hingga ia bisa bicara dengan jelas. “ Stop it. Atau kau tidak akan pernah mendengar jawaban apapun.”

Siwon berhenti. Dan Kyuhyun kini tahu triknya. Kemudian Siwon mengangkat kepalanya, menyatukan kening mereka dan menatap Kyuhyun dalam dekat. Siwon tersenyum tipis. “ You’re really such a tease, Kyuhyun. Give me the answer. Apa aku harus pergi atau tinggal disisimu?”

Kyuhyun bernafas normal –akhirnya. Dan ia benar-benar mengagumi wajah Siwon yang terlihat begitu dekat dan sempurna. Kembali, tangan Kyuhyun menyentuh wajah Siwon dan bergerak perlahan pada pipinya.

“ Aku masih tetap pada jawabanku di Jeju. Hanya saja, aku….”

*****

Narra dan Donghae kini menatap bingung. Bagaimana tidak, melihat Kyuhyun yang pulang dan datang bersama dengan Siwon. Itu adalah sebuah keanehan. Beruntung tidak ada seorang pun yang melihat hal ini. Tapi sepertinya tidak ada yang terasa aneh lagi, selain melihat mereka datang bersama. Kyuhyun masih terlihat memasang wajah dinginnya. Bahkan ia memilih untuk turun lebih dulu dari mobil, sedangkan Siwon yang senang hati mengambilkan tas Narra.

Kyuhyun seakan tidak peduli –oh.. dia memang tidak peduli dan menatap Donghae lekat. “ Terima kasih telah menjemput Narra. Tapi bisakah hyung mengantarkan orang itu pulang? Atau paling tidak, pinjami dia uang untuk membayar taxi. Si bodoh itu sama sekali tidak bawa dompet ataupun ponsel.” Donghae hanya mengangguk kecil menuruti Kyuhyun.

Kini Kyuhyun menatap sang adik. “ Rapikan barang-barangmu, Narra. Dan jangan pernah melakukan hal konyol seperti kemarin lagi. Mengerti?”

Narra mengangguk dengan cepat karena Kyuhyun terlihat sangat berbeda. Ia menjadi lebih seram dari biasanya dan Narra tidak akan berusaha untuk membantahnya. Kemudian Kyuhyun masuk begitu saja tanpa mengucapkan apapun pada Siwon. Donghae dan Narra saling menatap untuk beberapa detik tapi perhatian mereka teralih pada Siwon.

Dengan cepat Narra mengambil tas-nya dan sedikit membungkuk. “ Terima kasih untuk semuanya, Oppa. Maaf, jika aku merepotkan.”

Siwon tersneyum tipis kemudian mengacak rambut Narra lembut. “ Tidak apa-apa, Narra. Semuanya akan baik-baik saja.” Narra membalas senyuman Siwon dan kembali membungkuk sebelum akhirnya ia berjalan masuk kedalam rumah.

Kini hanya Siwon dan Donghae yang berada di pintu utama. Siwon menatap Donghae lalu menyodorkan kunci mobil milik Kyuhyun. “ Tolong kembalikan padanya.” Tutur Siwon. Donghae menghela nafas pendek dan mengambil kunci mobil itu.

“ Sebenarnya ada apa dengan keluarga kalian? Kenapa semuanya begitu rumit? Aku akan menaruh kunci dulu, jadi tunggu disini. Akan kuantarkan pulang.” ujar Donghae.

Siwon menggeleng. “ Tidak perlu. Jangan membuat masalah lagi. Pinjami saja aku uang, nanti aku akan minta Hyukjae mentransferkan gantinya ke rekeningmu. Karena.. kita mungkin saja tidak akan bisa bertemu lagi.”

Dan Donghae hanya bisa tertegun mendengar ucapan Siwon barusan.

*****

Siwon menarik nafas pelan. Ia mengulas senyuman saat ia mendongak dan menatap langit malam. Tidak ada bintang dan tidak ada bulan. Tapi bagi Siwon, malam ini sangat menenangkan. Semuanya terasa sangat sempurna dimata Siwon. Hanya saja, ia kembali teringat apa yang dikatakannya pada sang Eomma siang ini. Walaupun Eommanya tidak terlihat canggung saat melihatnya, tapi Siwon memilih untuk melewatkan makan malam untuk berjaga-jaga.

Siwon menghela nafas panjang. “ Kau memang sangat bodoh, Choi Siwon.” gumamnya pelan.

Kemudian Siwon mendengar suara ketukan pintu. Ketika ia berbalik, sang Eomma yang ternyata mengetuk pintu kamarnya sudah masuk dan hendak menutup pintu. Siwon menelan salivanya. Ia tahu bahwa mereka akan membicarakan tentang tadi siang. “ Oh… Tidak seharusnya aku mengatakan apapun.”

“ Kau tidak mau turun makan malam, Siwon?” Siwon menggeleng kecil.

“ Aku tidak begitu lapar. Eomma kenapa ke kamarku? Makan malam belum selesai, bukan?” Siwon balik melontarkan pertanyaan, sekedar menenangkan detak jantungnya yang seperti mau meledak. Padahal ia sedang berbicara dengan Eommanya sendiri.

“ Bisa kita bicara, Siwon?” tanya Nyonya Hyosan yang kini berjalan menuju balkon –menghampiri Siwon.

Siwon mengangguk kecil dengan memandang wajah ibunya begitu lekat. “ Tentang apa?” tanya Siwon dengan suara bergetar. Entah, kini ia merasakan ketakutan bahkan lebih besar ketimbang rasa takutnya pada sang Kakek.

“ Apa Eomma kurang memperhatikanmu, Siwon?” Nyonya Hyosan membuka perbincangan antara Ibu-Anak tersebut dengan sebuah pertanyaan yang tidak dimengerti Siwon.

“ Kurang memperhatikan? Ani. Mungkin Eomma lebih fokus pada Jiwon dan Ji In, tapi aku tidak merasa Eomma melupakan diriku.” Tutur Siwon jujur.

Ya, mungkin saja dia sering merasa terabaikan karena Eomma-nya lebih sering memberikan perhatian pada kedua adiknya. Tapi bukankah itu hal wajar? Kedua adiknya membutuhkan perhatian yang lebih besar dari ibu mereka.

Nyonya Hyosan menatap Siwon lalu memeluk putranya dengan erat. “ Syukurlah. Eomma pikir, karena terlalu sibuk mengurusi Jiwon dan Ji In, kau jadi merasa terabaikan oleh Eomma. Kau sudah sangat besar, Siwon. Kau sudah tahu apa yang terbaik dalam kehidupanmu.” Ucapnya sembari mengusap punggung Siwon lembut.

Siwon hanya tertawa kecil. “ Eomma, kau terlihat aneh. Apa yang ingin dibicarakan denganku sebenarnya?” Siwon tertawa karena ingin mengurangi rasa gugupnya. Ia bisa melihat jelas kemana arah pembicaraan ini. Tapi Siwon tidak ingin asal menebak.

“ Kau mengatakan tentang pernikahan siang ini. Dan juga kau bertanya tentang calon yang diterima oleh keluarga Choi. Apa kau sudah mempunyai pilihanmu sendiri, Siwon?” tanya Nyonya Hyosan lagi. Terdengar sangat berhati-hati.

Tapi tetap saja, pertanyaan itu membuat Siwon terdiam dalam pelukan sang Eomma. Siwon sedikit menunduk –menenggelamkan wajahnya pada bahu wanita paruh baya yang masih cantik tersebut. “ Aku punya. Tapi apa kalian akan setuju?” bisik Siwon pelan.

Nyonya Hyosan mengambil nafas sebentar. Sebelum melontarkan pertanyaan berikutnya. “ Siapa? Apa dia…” terdapat jeda beberapa detik. “ Apa dia pemuda yang baik?”

Akhirnya, Nyonya Hyosan mengatakannya. Walaupun seperti ada lubang besar, tapi setidaknya beliau sudah mengatakannya. Tidak, beliau tidak ingin dalam posisi berusaha menyangkal bahwa putra tertuanya adalah gay. Hanya saja, Nyonya Hyosan ingin kembali memastikan sesuatu hal. Sesuatu yang dilihatnya siang ini. Yang terasa begitu besar, dalam, dan tulus.

Siwon menggigit bibir bawahnya. Dia masih dalam pelukan sang ibu, tapi rasanya begitu berat dan aneh. Siwon menarik nafas. “ Dia baik. Hanya saja keras kepala, sosok yang dingin, tegas dan kadang sangat menyebalkan. Bahkan jika Eomma bertemu dengannya, Eomma pasti berpikir aku sudah gila karena bisa jatuh cinta dengannya.”

“ Cinta memang kegilaan, Siwon. Semua orang tidak akan bisa mengerti kegilaan cinta yang dirasakan orang lain. Dan Eomma tidak bisa mengatakan putra Eomma sendiri gila karena bisa jatuh cinta pada pemuda seperti itu, bukan?” tutur Nyonya Hyosan.

Siwon kembali tertawa kecil. Membayangkan ekspresi Eomma dan Appanya saat mengatakan dirinya sudah menjadi gila. Well.. tidak tahu apakah hal itu pantas ditertawakan atau tidak.

“ Boleh Eomma tahu siapa namanya, Siwon? Apa Eomma dan Appa mengenalnya?”

Pertanyaan krusial lainnya telah terlontar. Dan Nyonya Hyosan tidak tahu apakah ia bisa menerima jawaban Siwon dengan reaksi yang baik, seperti reaksinya atas pengakuan Siwon yang adalah seorang gay. Oh… Bahkan Nyonya Hyosan juga belum bisa membayangkan reaksi suaminya mendengarkan pengakuan ini.

Siwon melepaskan pelukan sang Eomma. Setidaknya ketika ia mengatakan nama orang yang dicintainya, Siwon ingin melihat bagaimana reaksi Eomma-nya dengan nyata. Siwon menarik nafas dan memandang Eomma-nya lekat. Masih terdapat keraguan dalam dirinya.

Tapi kemudian Nyonya Hyosan tersenyum padanya dan mengusap pipinya begitu lembut. Sama seperti yang dilakukan beliau pada Kyuhyun siang ini. Oh.. Siwon begitu merindukan sentuhan Eommanya tersebut. “ Katakan siapa namanya, Siwon.”

Siwon menghela nafas lagi. “ Cho Kyuhyun, Eomma. Aku mencintai Cho Kyuhyun.”

*****

“ Nona, apa Tuan Kyuhyun tidak ingin makan malam?” tanya salah seorang pengurus rumah. Narra terdiam sejenak dan kemudian menatap kursi kosong dihadapannya yang biasanya diduduki Kyuhyun.

“ Akan kupanggil.” Narra lalu bangkit dari kursi, dan berjalan menaiki tangga. Ia berjalan pelan menuju kamar Kyuhyun. Walaupun sebenarnya ia merasa tidak yakin untuk menemui kakaknya saat ini, tapi Narra tidak bisa berdiam diri.

Sejak tadi siang, Kyuhyun terlihat begitu aneh. Narra tahu kakaknya sedang marah padanya, tapai walau begitu Kyuhyun tidak akan mengurung diri didalam kamar jika sudah waktunya untuk makan malam. Entah, Narra mempunyai firasat bahwa semua ini ada kaitannya dengan keluarga Choi. “Apakah aku membuat masalah lagi untuk Kyuhyun Oppa?”

Kini ia berdiri didepan pintu kamar Kyuhyun. Narra menarik nafas panjang sebelum ia mengetuk pintu kayu tersebut. Dan ini pertama kali ia merasakan gugup untuk masuk kedalam kamar kakaknya sendiri. Kemudian Narra membuka pintu perlahan.

“ Oppa…”

Kyuhyun yang berdiri dijendela besar kamarnya menoleh saat ia mendengar suara Narra. “ Masuklah..” ucapnya. Narra memasuki kamar tersebut dan kembali menutup pintunya. Dengan langkah ragu, Narra mendekati kakaknya.

“ Kenapa?” tanya Kyuhyun lembut, ketika Narra berdiri dihadapannya.

Narra sedikit menunduk menatap lantai, dan menarik nafas panjang. Kemudian ia kembali mengangkat kepalanya dan mendapati ekspresi bingung Kyuhyun. Narra menarik nafas dulu. “ Aku minta maaf, untuk kemarin. Maaf karena aku membuat masalah dengan kabur kerumah Ji In. Sebenarnya aku ingin pulang, tapi waktu itu…” Ucap Narra terhenti.

Kyuhyun menghela nafas dan menunggu Narra untuk kembali meneruskan ucapannya. Tapi sepertinya adiknya sudah tidak bisa bicara apapun lagi. Kyuhyun akhirnya menarik tubuh adiknya kedalam pelukannya. Kyuhyun tersenyum tipis sembari menepuk kepala sang adik lembut.

“ Tidak apa. Mungkin karena kesalahanku juga. Maaf tidak bisa menjagamu dengan baik. Oppa tidak melarangmu untuk berteman dengan siapapun, Narra. Hanya saja jika kau berteman dengan keluarga Choi, maka kau harus lebih berhati-hati lagi. Mengerti?”

Narra melepaskan pelukan Kyuhyun dan mengangguk patuh. Kyuhyun masih tersenyum dan mengacak rambut adiknya dengan sayang. “ Sudah diputuskan untuk masuk universitas mana?”

Narra terdiam sejenak. Jika Kyuhyun sudah bertanya universitas mana yang akan ia masuki, apa mungkin ia bisa kuliah di Korea? Tidak perlu pergi ke Amerika seperti keinginan Kakek dan Pamannya. “ Kalau Inha, bagaimana? Walaupun jauh dari Seoul… ah, ani! Kyunghee saja?” tanya Narra.

Kyuhyun kembali tersenyum. “ Inha juga bagus. Kalau kau masuk Inha, boleh saja. Nanti Oppa akan mengurus dorm-mu. Apa Ji In juga akan masuk Inha?” Narra mengangguk.

“ Dia akan mengambil jurusan hukum. Ah.. aku kesini untuk memanggil Oppa makan malam. Lihat ini sudah hampir jam delapan.”

Kyuhyun tertawa ringan. “ Baiklah. Ayo kita isi perutmu yang besar itu.” Lalu keduanya berjalan keluar kamar Kyuhyun.

Narra memperhatikan jalan Kyuhyun yang seperti masih terseret. “ Kaki Oppa masih sakit? Karena jatuh kemarin?”

“ Tidak terlalu sakit lagi. Sebentar lagi akan sembuh.”

Entah hanya sekedar perasaan Narra atau memang  seperti menangkap makna lain dari ucapan Kyuhyun.

*****

Gyushik menatap pria yang terlihat berusia empatpuluhan tahun. Dan tanpa banyak mengatakan apapun, ia langsung mengambil duduk pada salah satu sofa. “ Jadi, ada berita menarik yang kau dapatkan hari ini?”

“ Saya pikir ini akan menarik perhatian anda.” Tutur pria itu sembari menyerahkan sebuah amplop kecil berwarna coklat.

Gyushik mengambil amplop itu. “ Kuharap ini tidak mengecewakan, Minwoo-sshi.”

Pria yang dipanggil Minwoo itu hanya menyeringai pada Gyushik yang kini membuka amplop dan mengeluarkan isinya. Gyushik kemudian tersenyum dan membalik lembar per lembar dengan seksama. Gyushik menarik nafas dan memasukkan semua lembaran itu kedalam amplop.

“ Well.. sepertinya kau membuatku harus membayar ini dengan sangat mahal. Akan kutransfer malam ini. Dan terus awasi keponakanku tersayang dengan baik, Minwoo-sshi.” Tutur Gyushik sembari tersenyum licik pada Minwoo.

*****

Tn. Dongha sedang membaca hasil laporan penyelidikan tentang hubungan Siwon dengan Cho Kyuhyun. Karena hanya dengan melihat Siwon yang membawa pemuda itu pergi tadi siang, Tuan Dongha bisa mencium dengan jelas bahwa ada yang tidak beres. Mungkin baru hitungan detik, beliau langsung melemparkan dokumen itu dengan kasar keatas meja kerja-nya dan menatap sekretarisnya dengan tajam.

“ Sejak kapan?” tanya Tn. Dongha dingin.

“ Saya tidak begitu yakin, Tuan. Mereka tidak terlihat begitu dekat sebelumnya. Tapi sepertinya, keduanya menjadi lebih dekat saat presentasi Heesan di pulau Jeju. Bahkan saya baru mendapat kabar kalau mereka pernah hilang bersama tempo hari.” Jawab Sekretaris Kim, yang sudah menjadi sekretaris Tn. Dongha sejak lima tahun lalu menggantikan Ayah-nya yang juga bekerja untuk Tuan Choi Dongha.

“ Hilang?!” Tuan Dongha kini terlihat sedang mengaitkan semua informasi yang ia dapat mengenai kedekatan Siwon dengan Cho Kyuhyun.

“ Ne. Keduanya dilaporkan hilang beberapa jam setelah mereka sampai di Jeju. Dan baru ditemukan setelah beberapa jam pencarian. Ternyata Tuan Choi berserta Cho Kyuhyun jatuh kedalam jurang. Setelah itu, tidak ada hal-hal lain yang terlihat mencurigakan, Tuan Besar.”

“ Lalu bagaimana hubungan mereka bisa menjadi seperti ini?! Apa kau buta? Bahkan semua orang dengan hanya sekali lihat, sudah mengetahui bahwa terjadi sesuatu pada mereka!” Tn. Dongha berteriak kesal.

“ Maafkan saya, Tuan. Saya akan mencari-tahu lebih banyak lagi.” Sekretaris Kim menunduk hormat.

Tn. Dongha menarik nafas panjang. Tapi itu tidak menghilangkan emosinya yang meledak hebat begitu mengetahui Cho Kyuhyun berada dirumah putranya –Rumah Choi. Dan yang membuatnya bertambah marah adalah kenyataan sepertinya hubungan Siwon dan Kyuhyun terlihat semakin membaik.

“ Aku ingin laporan secepatnya.” Tutur Tn. Dongha dengan tegas. Sekretaris Kim kembali mengangguk patuh. “ Selain itu, mulai besok kau akan menjadi sekretaris pribadi Siwon. Awasi dia dengan baik dan laporan seluruh gerak-geriknya padaku secara lengkap. Kau mengerti?”

“ Baik, Tuan Besar.”

*****

Nyonya Hyosan menutup pintu perpustakaan. Dan Tuan Hongjae yang sedang membaca salah satu koleksi bukunya hanya meliriknya sebentar. Kemudian Nyonya Hyosan berjalan menuju sofa dan duduk disamping suaminya.

“ Kau sudah selesai bicara dengan Siwon? Dia kenapa sampai tidak mau makan, euhm?” tanya Tuan Hongjae tanpa mengalihkan perhatiannya dari buku.

Nyonya Hyosan menarik nafas dan perlahan mengambil buku itu dari tangan Tuan Hongjae. Tanda bahwa ia menginginkan sebuah pembicaraan serius tanpa adanya gangguan. Tuan Hongjae menurut pada istrinya dan menatap wanita cantik itu lekat.

“ Ada apa?” tanya Tuan Hongjae lagi.

“ Ini mengenai Siwon. Tapi kuharap kau jangan terlalu keras padanya. Berjanji kau akan pikirkan dulu baik-baik apa yang kukatakan setelah ini, sebelum kau bicara padanya. Ne?” ucap Nyonya Hyosan.

Tuan Hongjae menatap istrinya dengan bingung. “ Eh? Memangnya ada apa? Katakan dengan jelas, sayang.”

“ Kau harus berjanji dulu, sebelum kuceritakan. Pikirkan dulu baru bicara padanya, ne?” Nyonya Hyosan terkesan memaksa pada suaminya.

Tuan Honghae menarik nafas panjang. Seperti biasa, istrinya akan selalu memintanya berjanji setiap mereka membicarakan masalah anak-anak mereka. “ Baiklah. Aku akan berjanji menenangkan diri dulu kemudian aku akan bicara dengan Siwon.”

Setelah mendengar sumpah janji suaminya, Nyonya Hyosan kini terlihat menenangkan dirinya terlebih dahulu. Ia baru selesai bicara dengan Siwon setengah jam lalu dan masih cukup terkejut dengan pengakuan putranya. Tapi kini ia harus mengatakannya pada sang suami.

“ Siwon sedang jatuh cinta pada Kyuhyun.”

*****

P.S hallow… TF Part 9 aku bagi jadi beberapa part (mungkin cuma tiga). Err… kalian bisa liat perubahan kyuhyun? Dan orangtuan Siwon udah tahu tentang perasaan Siwon pada Kyuhyun. Dan.. aku kasih bocoran deh, yang ngikutin kyuhyun dan siwon itu adalah Minwoo -suruhan dari Gyushik. Ini masih agak lambat, tapi emang udah begini konsep alurnya. Untuk part berikutnya, aku agak sedikit santai deh. Kasian Siwon ama Kyuhyun…

Ohya… Aku punya satu Project nih. Namanya COLLABORATION PROJECT. Ada yang berminat? Nanti kau posting penjelasan lebih lanjutnya. Dan maaf kalo nemu typo lagi… /ini enggak sengaja.. ^^v

Advertisements

74 thoughts on “[SF] Two Faces {WK Vers.} Part 9A

  1. Pertamakah?kedua?atw ke tiga?ah no problem yg pntng bs komen.
    duuuh,bingung deh sm si cantik kyu,dia bahkn g cm puny 2 kepribadian ganda sepertiny,tp berlipat2 ganda,dikit2 gini,dikit2 gt,bikin siwon gila bnrn rasaku.trus pas mereka abis kissing kyu itu ngmng apa seh?g di lanjtn jd penasaran,di 9b mungkn ada kali y saeng#semoga
    ah aku ikt lega siwon dah ngmng ke keluargany,mudah2n appany setuju2 aja,wlpn pasti kake’ny engga,

    1. kedua onnie.. ^^
      engga, kyuhyun gak punya kepribadian ganda atau gangguan tingkah laku kayak hyunsa koq onnie
      /lhoo… ini sebenernya judul Two Faces ato Only One??/
      iyap, di part b aku jelasin
      tapi masih lama onnie…

  2. Waaaah semuanya terbongkar, jadi deg-degan lanjutannya, tapi penasaran buangetttttt……
    Tapi sedikit lega, Kyu akhirnya nggak terus menghindar. TAPIIIIII apa yang dkatakan Kyu ke Siwon???? Penasaran… penasaran….
    Ditunggu lanjutannya….

  3. Setuju ma yg lain. Apa yg kyu katakan,,?
    Eh, mw tanya,, brg kali q klewat bc.a,, tu wonkyu blum pernah pacaran sama skali dgn siapapun?
    Soal.a pjelasan knapa jd gay ga q lht d sini,, knapa musti gay? Trutama siwon, rasa.a ga ada faktor pendorong d mana ia menyimpang,, tp ga d bahas jg g papa kok.. ^^
    terima kasih

  4. Part A aja panjang.. Pantesan eonnie bagi 3. 😮
    Keluarga choi masih ada perasaan sih ya. Ortunya siwon masih baik sama anknya. Lah kalo Kyu .-. Dibunuh kakeknya nanti -_- wkwk
    Ditunggu lanjutannya.

  5. nahloh , Si Kyu ngomong apa sih ke siwon? Penasaran…. Apa Kyu udah punya ‘something’ O.O
    O o , kayaknya pamannya Kyu itu dapet foto Kyu sm Won ciumankah? Terus apa Kyu ndak menyadari kalo ada orang yang ngikutin dia?
    Terus gimana kalo smpe kakek2 itu tau siwon jatuh cinta sm Kyuhyun, mungkin mereka bakal bunuh cucunya masing2 -.-
    Wah, Choi umma udah tau, reaksi Choi appa bikin deg degan, I wish mereka dapat menerima keputusan siwon, se’enggaknya meskipun nanti keputusan siwon di tolak mentah2 sm orang2 termasuk kakeknya, siwon masih punya kedua orang tuanya yang nge support dia,kesian kalo dia sendirian gitu :3
    Terus kira2 nanti Ji In sm Narra tau kah tentang hubungan siwon sm kyuhyun?
    Lanjut cepat okay 😀

  6. Ishh…
    Eonni, dirimu suka menggantung-gantung sepertiny -_- . Buktiny, jawaban Kyuhyun ke Siwon di gantung :v

  7. Gak di ff, gak di dunia nyata, kayanya wonkyu itu memang sll bikin tertarik utk mencari tau lebih jauh lagi soal mereka ya,,
    Jd inget entertainment with SJM kemarin,, liat sifat yang rada kekanakan mereka, bikin tambah cinta ajah huhu..^^
    Part 9B lanjuttt,,,,

  8. yg kyu ksh jwban k siwon it pa????
    kuq gntung
    huhuhu

    haduuuug
    won tetep aj mesum
    ksh bibir kyu lngsung d embat ???

    ntar reaksi bpk ny won gmna y???
    trs pman ny kyu td psti lht kyuwonpoto cium
    hehe

    ok siiip
    lnjuuuut asaaaaap
    keep writing

  9. kyyaa..akhir’a mereka berdua udh saling mengungkapkan prasaan’a ( walaupun bukan kata cinta sih :p ) tpi seenggak’a siwon sma kyu tau kan sma prasaan msing2 ?
    hoho
    aww..so sweet dah,tumben itu kyu nyium siwon duluan ?
    waks

    umma’a siwon udh tau kalo anak’a jatuh cinta sma kyu,nd reaksi’a ga brlebihan .
    nah kalo giliran appa’a siwon yg tau gmana ya jdi’a ? mudah2an aja sma kyak ny.hyosan .
    kekeke

    lho kalo minwoo ngikutin wonkyu,tyuuz dia liat adegan kisseu’a dong ?

  10. apa sich jawaban babykyu waktu di mobil itu???? knp jd rumit gini??? ternyata ini bukan rahasia lg cos beberapa orang sdh tahu dng hubungan mereka. berharap banget wonkyu ttp bersatu.

  11. babyKYU kau terlalu misterius, susah ditebak, sebenarnya apa yg kau pkirkan dan kau rasakan?? #cini dah curhat sm aku :p

    wew???? penasaraaan !!!! apa keputusan yg diambil kyu???? tyuz gmna reaksi umma choi saat siwon mengatakan bhwa dia jtuh cinta pd kyuhyun??? authornya pinter wey, motongnya disitu, bkin penasaran tingkat monas #eh

    heuu, dag dig dug sm reaksinya appa Choi

  12. Jawaban kyu apa? Dia ga nyuruh siwon jauhin dia kan? Knapa mereka ga jadian aja
    ortu siwon udah tau klo anaknya mencintai kyu tpi apa appa siwon bakalan setuju klo siwon bersama kyu
    yg ngikutin wonkyu itu minwoo suruhan gyushik jgn2 dia udah tau hubungan wonkyu seperti apa
    andiera ssi bisa ga bikin scene romantis wonkyu lgi tanpa kyu yg meledak2 hehe

    1. kyuhyun-ah.. kamu disuruh kasih jawaban yang jelas tuh.
      /penulisnya dipukul kyuhyun/
      bikin scene romantis tanpa emosi meledak-ledak?
      di part selanjutnya /bocoran tuh.. 😉

  13. apa terjadi kesepakatan antara mereka? lalu gimana nasib hubungan mereka?
    lanjut ato malah bubar???
    jd penasaran..
    mulai dr chap nech fokus ceritanya lebih banyak ke wonkyu ayo penjelasan masalah???
    plot di buat sama gk sama versi sebelumnya?

    1. tidak ada kesepakatan diantara kyuhyun dan siwon
      itu dipastikan koq ^^
      chapter 9 memang difokusin ke masalah wonkyu
      biar chap berikutnya gak ngalor-ngidul lagi alurnya
      plotnya berbeda jauh dari versi brothership

  14. unnie itu yawabn kyu apa ?? bikin penasaran deg,, oh ya gyunsik kyaknya pnya rencana yg bnr”buruk buat kyu orang jahat itu slalu bgt memanfaatkan masalah orang lain 🙂

    di tgu next chap:)

  15. oh my… kayanya gyushik dapet foto wonkyu lagi kiseu dari minwoo deh. #bagi donk ahjussi #plaakk
    aigoo, moga appa choi ga serangan jantung denger info itu. apa malah kegirangan ya?? -__-v
    kyu bilang apa sih ke siwon? penasaran jadinya…
    lanjut juseyo~~

  16. Aaa penasaran bgt d sm jawaban kyu.. Mreka tau ad yg ngikutin koq tp ttp nekat ciuman ya? Pasti pamannya kyu dpt foto nya d.. Rencanain apalagi ya dy?
    Stidaknya biarin wonkyu tenang dlu sbtr chingu.. Kasian mreka slalu ad d situasi yg ga enak.. Hehe..
    Waahh deg2an nunggu reaksi nya appa nya siwon.. Smoga dy ga marah yaa.. Lanjut lg chingu part 9b nya! 🙂

  17. arrrr sungguuuhhh sungguhhh bingung dengan kyu, ada apa dengannyaaa,,, sepertinya kyu masih bimbang ya, dia takut mungkin adiknya akan kena imbas kalau dia bener2 nerima siwon… 😦
    oya aku bener2 takjub sama kamu, adegan di pinggir sungai waktu kyu nyium siwon, itu prosesnya bener2 bikin aku tahan nafas, dannnnn langsung teriak ga tau kenapa waktu kyu akhirnya nyium siwon,,, bener2 bikin deg2an banget

    ditunggu next nya,, konfliknya udah mulai merembet nih,,, para tetua(?) udah mulai tau,, gyushik go to mana aja deh*plak*
    oya kelupaan,, siwon, kau harusnya naik taxi dan bisa bayar di rumah kan,, apakah karna cinta jadi bingung wkwkwk*digaplok siwon*

    1. ada apa dengan kyuhyun?? /nyanyi ala ariel/
      entahlah… hanya dia, tuhan dan penulisnya yang tahu
      ehehehehe…
      siwon kalo lagi sama kyuhyun, bodohnya kambuh onnie
      dia gak bisa mikir. /padahal cuma alasan aku ajah..

  18. ok!
    Gw penasaran setengah hdup(?) ama jawbn kyu.
    Dia terima siwon atw ga sih?
    Kau begtu membingungkan tuan cho! -.-

    ah itu eomma siwon baik bget mau nerima kalo siwon gay.
    Ah semga appanya siwon juga gtu :^)

    next part asap ^^

  19. wonkyu bersamakan?….itu jalannya kyu diseret kaya g2 apa bener karena jatuh kemarin?semoga aja alasannya sama kaya pikiranku #smirk..

    jangan bilang pamannya kyu ama kakeknya siwon udah tau hubungan wonkyu….aduh gawat kalo mereka turun tangan…..penasaran mareasksinya appa siwon pas tau anaknya gay…..

    1. diakhir pasti bersama koq /aku gak suka yang sad ending..
      ayoo.. apa alasan kamu??
      jangan aneh-aneh lhoo. itu beneran yang abis jatuh dijurang lhoo
      aku gak boong /apa deh aku ini?/
      belum ada kepastian apakah kakek choi dan paman gyuhsik udah bisa melihat jelas hubungan wonkyu
      kan siwon baru ngaku sama eommanya

  20. puassss bgt bacana, abisnya panjang chap nya.. 😀
    kyu kpn kah km sadar dirimu jg cinta ama siwon -__-”
    jgn menyerah yah siwon..
    wait for the next chap 🙂

  21. aigoooo makin seru aja..
    sekali lagi aku cuma mau bilang moga wonkyu bersatu.
    konflik na bnr2 berat.
    dari dua keluarga pula.
    nee moga next chap wonkyu bisa menikmati kebersamaan mereka.
    tapi masih penasaran ma apa yang dibilang kyu ke siwon atas pertanyaan siwon tu.

    trus gmna nasib kyu ma adiknya klo pamannya yg jahat bener tu tau hubungan spesial wonkyu?
    moga ortu siwon setuju.
    oy aku heran napa klo ada post baru d blog nya ni ga da pemberitauan d emailku y?
    padahal dh ku follow

    1. wonkyu pasti, harus, bisa bersatu!!
      keinginan semua wks bukan? bahkan di dunia nyatapun banyak yang pengen mereka adalah couple real
      termasuk aku
      maaf, kay aku juga gak tau kenapa gak bisa masuk notif. /gak apa aku panggil kay? atau eonnie mungkin?

  22. Woaa ibu Choi and appa Choi kakek Cho juga udah tau kalo wk ada hubungan yes.
    Tapi kedpanya pasti lbh rumit

  23. Kyu agresif sangat. Kekeke
    maksud Siwon mungkin ga bakal bertemu lagi sama Donghae itu ? Maksudnya ga bakal ketemu lagi sama keluarga Cho? Ohoho jangan sampe o.o
    makin rumit + penasaran..
    Dtunggu bag b-nya.
    Hwaiting! 🙂

  24. agak bingung g baca dari awal coz baru nemu blog ini…..
    tp spt nya masalah nya rumit bgt…..penasaran bgt ama jawaban kyu pas di mobil…
    ehm suka bgt sm kiss nya wonkyu di mobil #reader yadong
    dan curiga sama jalannya kyu bukan karna jatuh….haha apa ini….

  25. ah……semakin ruwet n rumit aja………. gmn nasib siwon m kyuhyun? seruuu bgt ceritanya…. aku benar2 ikut2an emosi…..

  26. anyyeong…smpai jg pda chap ni…
    oke…kesimpulannya g ada one side love,siwon mencitai kyuhyun,ani sangat mencintai kyuhyun,begitu jg sebaliknya meski seberap besarnya blm tergambar (seperti biasa kyu pandai mengkamuflase emosinya).tp kemjuan besar krn kyu ahirnya mau “memulai” duluan…kemajuan besar ampe gelindingan yg baca. hanya…lanjutan dr pernytaan kyuhyun tentang perasaannya pada siown masih tanda tanya besar…kaykny jd rahasia terbesar chap ni
    kyu berubah?tentu,dia makin terlihat sperti seorang gadis,hahahah (dilempar kyu)…
    klo bleh nebak spertinya reaksi bumonim siwon g bakal bgitu kontra…mengingat gmn sayangnya merka sm kyu,mngkin prnikahan wonkyu jd awal berahirnya permusuhan…meski eonni g yakin jga,krn smpe chap ni msih blm kegambar gmna caranya menghentikan prmusuhan dua keluarga,oke…siwon+kyu sdh “menyatu” tp itu bkan apa2 jka dibanding permusuhan para tetua…

    fakta ttg wonkyu yg berhasil didaptkan pihak choi maupun cho sperti sebuah bom waktu…g bsa bayangin apa yg akan trjadi,yg pasti dr pihak cho gyusik ini mnjadi senjata andalan buat ngegeser posisi kyu,tp dr pihak choi dongha mash blm kegambbar…klo diliat dr pihak choi hanya permusuhan semata tnpa ada intrik dalam keluarga,sedangkan klo dr pihak cho,jelas intriknya….

    iya,masih ada typo..tp g menganggu koq
    dr awal gaya penceritaan yg dipake emang khas, sering menemukan tanda (-) diantara dua klimat,bgi eonni awalnya mersa unik..lama2 biasa heheh

    berlanjut baca next chap… 🙂

    1. selamat.. ^^ /eyyy.. apa deh?
      yang one side love cuma si yunho. /pukpuk si om~, panggil umma jae..
      semuanya perlahan terjawab di part berikutnya koq onnie ^^
      well.. untuk pihak choi mungkin yang baru terlihat adalah reaksi kakek choi
      hanya saja…. sepertinya tidak terlalu deh
      iya onnie, ada typo. ini ditulis setelah sebulan hiatus menulis
      jadi agak kikuk…
      mianhae…

  27. omoo .. mereka ketahuan. trus gmn perasaan kyuhyun ke siwon sebenarnya ya ?? penasaran ama kata2nya kyu yg putus waktu di mobil itu. well, adegan di mobil kyuhyun itu emang nekat banget. dan menurutku alur TF gak terlalu lambat kok, kalo dibanding sama the president.. hehe..

  28. HOT BANGET KISS NYA #MIKIR YADONG

    Tapi apa keputusannya kyuhyun???
    .
    .wonkyu jangan dibikin sengsara terus dong,tapi gpp lebih menantang bacanya#penasaran..

    izin baca part selanjutnya ne…. :*

  29. Sebenarnya kyuhyun nerima siwon pa nolak siwon c… jadi kepo dech…
    Part depan mudah-mudahan banyak wonkyu momentnya dech…

  30. Rupanya Siwon paling ga tahan kalo nyembunyiin rahasia dari ayah ibunya. Apalagi dia juga punya rasa ingin tahu yang sangat besar, kayak anak kecil deh. Tapi kalo sama Kyuhyun, dia bisa dewasa bangeet. Padahal karakter keduanya itu saling bertolak belakang kalo ga saling bertemu. Kyuh yang keliatan dewasa, Siwon yang lebih keliatan kayak anak kecil. Tapi kalo mereka dipertemukan, sifat keduanya jadi jungkir balik. Kyuh yang kekanakan, dan Siwon yang harus sabar menghadapi sifat kekanakan Kyuh yang mirip orang PMS. Hakhak 😀

    Dasar ya, kalo suka itu bilang aja. Kalo gamau ditinggal Siwon juga bilang aja. Jangan maen lempar batu ke Siwon, Kyuuuhh. Kan kasian Siwonmu nah. Tapi untung juga sih, Kyu jadi lebih agresip. Masa dia yang nyium2 Siwon coba. Ahkk, suka banget sama deskripsinya unni kalo bikin adegan ciumannya Wonkyu :3

  31. annyeong, ku bru di blog ini. dn stelah bca trnyata bgus bgt critanya. tp kok part 1 nya susah bgt sih di cari di pencarian. jd bacanya di mulai dr part 8. .:-(. eonni, klo boleh usul bkin library nya dong….spaya gampang ngebacanya. mian udh protes. tp slebihnya bgus bgt. gomawo…:-)

  32. Awalnya sempet mikir klo nonya choi bakal mencak mencak karna tau siwon gay….ternyata gak sesuai bayanganku…bisa bernafas lega deh….tp gimana dg reaksi tuan choi….terus t pamannya kyuhyun m nyusun rencana pa lagi dah….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s