[MM] The President Part 5B

The President

Prince Hyun

[Part B]

Presiden Lee menutup map hitam terakhir yang dibacanya. Beliau terlihat menghela nafas berat dan memijat pelipisnya dengan kuat. Sepertinya ia baru saja bisa menghela nafas lega karena menemukan titik cerah dari pencarian anggota keluarga kerajaan terakhir yang hilang, tapi kini kembali menemukan masalah yang lebih pelik.

Presiden Lee menyandarkan punggungnya dan memejamkan mata sejenak. Ia menarik nafas perlahan –mengendalikan emosinya untuk sejenak.

“ Cho Kyuhyun dan Lee Jonghyun. Kenapa keduanya dipanggil dengan nama yang sama?” gumam Presiden Lee pelan. Kemudian beliau membuka mata dan menatap langit-langit ruangan kerjanya di Cheongwadae. “ Hyunie. Bagaimana bisa surat dari orangtua mereka sama-sama memanggil mereka dengan nama Hyunie?” gumamnya kembali.

Dan ketika Presiden Lee berusaha mencari jawaban yang masuk akal, terdengar ketukan pintu. Presiden Lee menoleh kearah pintu. “ Masuklah..”

Kemudian pintu kayu tersebut terbuka dan masuk seorang pria berusia sekitar tigapuluhan tahun dengan pakaian jas formal berwarna hitam. Presiden Lee membenarkan duduknya untuk menyambut kedatangan pria tersebut.

Pria itu kemudian membungkuk hormat pada sang Presiden. “ Anda memanggil saya, Pak Presiden?”

“ Senang bisa bertemu denganmu lagi, Dongwan-sshi.” Tutur Presiden Lee dengan nada datar.

Pria itu –Kim Dongwan, salah seorang orang kepercayaan Presiden Lee yang bekerja di Kejaksaan hanya mengulas senyum tipis. “ Ada yang bisa saya bantu, Pak Presiden?”

Presiden Lee sedikit mendengus melihat sikap Dongwan yang tidak suka membuang waktu. Tapi jika bukan karena telah mengenal lama pria ini, Presiden Lee akan membiarkan sikapnya yang terbilang tidak sopan itu. Kim Dongwan adalah orang yang pernah membantunya ketika ia terlibat suatu masalah jauh sebelum beliau menjabat sebagai Presiden Lee.

Saat itu pertemuan pertama mereka ketika Dongwan adalah orang baru di Kejaksaan dan kasus Presiden Lee adalah kasus pertama yang ditangani. Pada awalnya, Presiden Lee sedikit meremehkan kemampuan Kim Dongwan karena ia hanyalah orang baru. Tapi dengan berjalannya waktu penyelidikan, akhirnya Kim Dongwan bisa membuktikan Presiden Lee tidak bersalah. Dan setelah itu, Presiden Lee banyak meminta bantuan Kim Dongwan untuk menyelesaikan beberapa masalah.

“ Kau benar-benar tidak berubah. Kupikir setelah tiga tahun tidak pernah bertemu, kau menjadi lebih fleksibel. Nyatanya masih sama saja. Tapi sudahlah, aku memanggilmu karena berkaitan dengan Pangeran Hyun.” Tutur Presiden Lee sembari berdiri. Ia membawa dua dokumen Cho Kyuhyun dan Lee Jonghyun dan mengambil duduk di sofa.

Kim Dongwan mengikuti beliau dan duduk pada sofa dihadapan sang Presiden. Dongwan menatap Presiden Lee dengan mengerutkan dahi. “ Pangeran Hyun? Pangeran terakhir dari urutan pewaris tahta yang hilang itu?”

Presiden Lee mengangguk dan ia menyodorkan dua dokumen itu pada Kim Dongwan. “ Aku sudah menemukannya, hanya saja ada sedikit masalah.” Tutur Presiden Lee.

Kim Dongwan yang menerima dokumen tersebut kembali mengernyit lalu meletakan kedua map dokumen tersebut dan membuka masing-masing dokumen. Dongwan membaca baik-baik dari isi dokumen tersebut. “ Cho Kyuhyun dan Lee Jonghyun? Bukankah mereka putra angkat Pak Moon?” ujar Dongwan.

“ Kau pernah bertemu dengan mereka?” tanya Presiden Lee, cukup terkejut.

Kim Dongwan menghela nafas dan menatap Presiden Lee lagi. Ia mengangguk kecil sembari menutup map-map itu. “ Hanya sekali, saat Pak Moon datang ke kantor Kejaksaan. Beliau datang bersama kedua putranya. Waktu itu beliau mengatakan bahwa mereka akan pergi ke rumah orangtua-nya dan sekalian mampir untuk menyerahkan dokumen. Tapi benarkah mereka?”

Kali ini Presiden Lee yang mengangguk. “ Ya. Salah satu diantara mereka. Atau bahkan bisa jadi keduanya.” Ucap Presiden Lee, terdengar seperti berbisik. Tapi Dongwan masih bisa mendengarnya dengan jelas.

“ Ke-keduanya? Maksud Pak Presiden?” tanya Dongwan tidak mengerti.

Presiden Lee menghela nafas dan menatap Kim Dongwan dengan sangat serius. “ Inilah yang kau harus cari tahu kebenarannya. Dan kau hanya punya waktu seminggu untuk memastikan apakah Cho Kyuhyun atau Lee Jonghyun yang merupakan Pangeran Hyun. Atau mereka berdua adalah Pangeran Hyun.”

*****

“ Appa pulang saja. Lagipula kenapa tidak meminta Mom yang mengantarkan kopernya?” ujar Haena menatap sang ayah yang susah payah harus datang ke rumah kediaman Moon hanya mengantarkan kopernya. Padahal Haena yakin ayahnya sedang sibuk dengan pekerjaannya.

Appanya tersenyum dan mengacak rambut sang putri. “ Mom-mu sedang sibuk dengan eksperimen-nya di dapur. Kau tahu, dia masih penasaran dengan menu baru Appa.” Tukas sang Appa sembari tersenyum lebar.

Haena menghela nafas pendek. “ Sebaiknya Appa mengatakan pada Mom untuk berhenti melakukan hal-hal aneh di dapur. Aku tidak di rumah selama seminggu dan aku tidak mau melihat dapur dalam keadaan hancur saat aku pulang.” ujar Haena yang merasa jengah dengan kelakuan aneh Mom-nya tiga bulan terakhir.

Sang Mom yang biasanya jarang sekali masuk dapur, tiba-tiba saja terlihat sangat sibuk di dapur dengan tumpukkan buku resep dan juga timbunan bahan makanan. Alasannya adalah ingin belajar memasak makanan korea, tapi hasilnya nihil. Hampir 70% hasil masakannya gagal dan mereka harus terpaksa memesan makanan dari luar untuk makan malam –setiap kali Mom-nya masuk dapur untuk melakukan eksperimen anehnya.

“ Arraseo. Appa akan bilang kalau putrinya tidak mau melihat jari-jari Mom-nya terdapat luka karena pisau tajam. Kau lakukan tugas ini dengan baik, ne. Mom sangat bangga mendengarmu mendapat tugas pribadi lagi setelah peristiwa sebelumnya.” Ungkap Appa.

“ Jangan diingatkan lagi. Baiklah, aku masuk dulu. Jaga diri kalian baik-baik, ne. Akan kuusahakan untuk pulang walaupun hanya beberapa jam saja.” Haena lalu memeluk Appanya dengan erat selama beberapa detik.

Sang Appa mengeratkan pelukannya. “ Oh.. putriku sudah besar sekali.”

Haena tertawa kecil dan melepaskan pelukannya. “ Jangan berlebihan. Ohya, katakan pada Mom untuk melatih Kyungsoo. Aku yakin dia akan ketinggalan banyak sekali di Akademi.”

Appanya mengangguk mengerti. Dan Haena lalu menarik kopernya masuk kedalam rumah. Sesekali ia berbalik dan memandangi Appanya yang masih berada diluar pintu masuk rumah kediaman Moon. Ini memang bukan pertama-kalinya bagi Haena meninggalkan rumah untuk menjalankan tugas. Tapi bagaimanapun ia masih seorang gadis yang butuh orangtua-nya.

Haena membawa masuk kopernya dan kemudian menutup pintu. Tapi ketika berbalik Siwon sudah menatapnya. “ Kau cukup sentimentil juga.” Tukas Siwon.

“ Jangan berisik, Sunbaenim.” Balas Haena sebal.

Siwon hanya terkekeh dan membantu Haena membawa koper besarnya. “ Kurasa akan ada banyak wanita yang merasa iri padamu. Kau adalah wanita pertama yang bisa meniduri kamar salah satu dari calon Pangeran tampan Korea. Kau harus berhati-hati nanti.”

Haena kembali mendengus kesal dengan sikap Siwon. Bagaimana bisa salah satu agen terbaik CIA bisa bersikap menyebalkan seperti itu? Oh.. mungkin lebih tepatnya bagaimana adik dari Pengawal Negara terbaik bisa bersikap sangat menyebalkan dan juga kekanakan seperti itu?

“ Bicara sesukamu saja, Sunbaenim. Kau menjadi menyebalkan.”

*****

Pada sebuah ruangan besar yang dindingnya ditutupi oleh rak-rak besar berisi deretan buku yang disusun rapi yang mungkin berjumlah lebih dari limaratus atau mungkin bisa mencapai seribu-an buku. Ruangan itu terlihat mirip seperti perpustakaan dengan gaya Victorian yang khas. Sofa-sofa besar berwarna hitam diletakan pada tengah ruangan dengan sebuah coffee table diantara sofa yang berhadapan.

Ruangan itu mempunyai dua pasang jendela besar yang bisa dibuka dan menjadi akses menuju balkon. Ruangan itu tidak memiliki banyak perabot. Hanya sepasang sofa, coffe table panjang, dua buah meja dengan design antic yang ditata apik dekat masing-masing jendela dan sebuah televisi layar yang menempel pada salah satu dinding. Tidak terlalu banyak aksesoris ruangan, hanya beberapa pigura foto-foto.

“ Hahh…”

Terdengar sebuah helaan nafas dari seorang pemuda –mungkin berusia sekitar duapuluh lima tahun dengan posisi tertelungkup di sofa. Tangan kanannya terlipat dan dijadikan bantalan kepalanya. Sedangkan tangan kirinya terjulur hingga mencapai coffee table yang jaraknya memang cukup dekat dengan sofa. Terlihat jemari tangannya sedang memainkan sebuah benda kecil.

Pandangan pemuda itu hanya tertuju pada benda kecil yang dimainkannya tersebut. Lalu ia kembali menghela  nafas pendek. Ia terlihat sangat bosan walaupun sebenarnya ada begitu banyak hal yang harus dikerjakannya pada hari ini. Tapi ia sengaja kabur dari pengawasan semua orang. Beruntung tidak akan ada yang menyangka kalau ia akan berada diruangan tersebut. Semua orang kecuali…

“ Sudah kuduga anda pasti berada disini.”

Pemuda itu mengangkat kepalanya dan menatap kearah pintu. Lalu ia mendengus jengkel. “ Bagaimana bisa kau selalu tahu aku berada disini, Seungho-sshi?”

Orang yang dipanggil Seungho-sshi itu tersenyum dan berjalan masuk kedalam ruangan tersebut. Mendekati sofa dan membungkuk hormat pada pemuda yang lebih muda darinya itu. “ Aku sedang bertugas diruang pengawasan. Dan aku melihat anda berjalan kemari, Pangeran Donghae.” Tutur Seungho –Yang Seungho.

Pemuda itu sontak bangkit berdiri dan memandang Seungho jengkel. “ Hentikan panggilan Pangeran menyebalkan itu, Seungho-sshi. Aku bahkan tidak pernah tahu aku ini termasuk keluarga kerajaan hingga dua tahun lalu. Lagipula, bukankah aku hanya kerabat keluarga kerajaan? Tidak perlu panggilan tinggi seperti itu.”

Seungho tersenyum. “ Saya tahu, Pangeran. Tapi anda tetaplah seorang anggota kerajaan. Keluarlah, semua orang panic mencari anda. Tuan Kang sedang menunggu anda. Ada sesuatu hal yang ingin beliau sampaikan, mengenai sepupu anda.” Ujar Seungho.

Sontak mata Donghae –Pangeran Lee Donghae, membulatkan matanya dan ia terlihat begitu bersemangat dari sebelumnya. “ Benarkah? Jadi, sepupuku yang akan menjadi Raja itu sudah ditemukan?! Itu artinya aku tidak perlu menggantikannya saat acara Pendirian Kerajaan diawal tahun nanti, bukan?! Lalu.. Pak Kang ada dimana? Dimana dia sekarang?!” seru Donghae dengan girang.

Seungho terkekeh melihat ekspresi sang Pangeran. Lee Donghae sudah berusia duapuluh lima tahun tapi dia selalu saja terlihat seperti usia sepuluh tahun. Begitu menggemaskan, walaupun terkadang juga sangat menyebalkan.

“ Beliau berada diruang tengah, Pangeran.” Dan begitu Seungho selesai bicara, Donghae lalu bergegas keluar dari ruangan itu dan menuju ruangan yang dimaksud oleh Seungho.

Seungho sendiri hanya bisa menggelengkan kepala dan hendak keluar, mengikuti Donghae. Tapi ia melihat sebuah benda kecil diatas meja –benda yang dimainkan oleh Donghae tadi. Seungho menghela nafas dan mengambil itu dan memasukkannya pada saku celananya. Ia bertaruh Donghae nanti pasti akan merepotkan semua pengurus rumah jika benda itu sampai hilang.

Seungho berjalan keluar ruangan tersebut dan menutup pintunya dengan rapat.

*****

 “ Di kamar mandi ada handuk bersih yang bisa kau pakai. Lalu… ah, kau punya peralatan mandimu sendiri, bukan? Seperti sikat gigi, shampoo dan semacamnya?” tanya Kyuhyun –mungkin untuk terakhir.

Haena mengangguk kecil dan menatap sang calon Pangeran. Kyuhyun tersenyum tipis. “ Baguslah. Karena aku yakin kau tidak akan cocok dengan shampoo yang kugunakan. Dan kami tidak punya persediaan shampoo yang bisa digunakan oleh gadis. Oh… apa kau bisa memasak?” okay.. ini pertanyaan lainnya.

Haena mengangguk. “ Sedikit banyak. Kenapa?” tanya gadis muda itu.

“ Kurasa Jonghyun akan butuh bantuanmu di dapur. Kau tahu, memasak untuk tiga orang cukup menyusahkan walaupun kami bukan pemilih dalam makanan. Tapi untuk lima orang? Jonghyun akan mengamuk tidak jelas didapur nanti. Aku juga akan membantu nantinya. Tapi apa kau mempunyai alergi atau tidak suka pada satu atau dua makanan tertentu?” Haena menatap Kyuhyun dengan lekat. Ia tidak tahu kalau calon Pangeran ini ternyata banyak bicara juga.

Entah sudah berapa lama ia mendengarkan Kyuhyun menjelaskan tentang ini-itu dan bertanya tentang hal-hal lain. Haena pikir Kyuhyun yang pendiam dan Jonghyun-lah yang banyak omong, tapi sepertinya kedua putra angkat Moon benar-benar suka sekali bicara.

“ Aku tidak punya alergi atau pemilih makanan, Kyuhyun-sshi. Baik, nanti aku akan membantu memasak makan malam. Itupun kalau saudaramu tidak merasa keberatan. Melihat reaksinya meminta tukar kamar saja sudah cukup membuktikan dia tidak menyukai keberadaan kami disini.” Ucap Haena.

Kyuhyun menatap gadis itu dan akhirnya mengangguk setuju. “ Benar, tapi kurasa dia tidak akan punya pilihan. Lagipula bukankah kalian hanya sementara? Hanya sampai Presiden Lee memberitahu siapa diantara kami yang merupakan Pangeran itu. Kurasa Jonghyun akan senang jika bukan dia pangeran itu.”

Haena mendapati ekspresi sedih pada Kyuhyun. Walaupun pemuda dihadapannya itu sedang tersenyum. Tapi kesedihan itu terlihat begitu jelas dimata Haena. “ Lalu bagaimana denganmu? Apa kau akan merasa senang jika kau adalah pangeran itu?”

*****

“Tidak akan jadi masalah bukan, jika kalian bertukar tugas seperti ini, Siwon?” tanya Tuan Jeonghyuk saat ia memanggil Siwon yang sedang membantu Kyuhyun dan Haena untuk merapikan kamar Kyuhyun yang akan ditempati oleh Haena untuk berbicara di beranda belakang rumah.

Siwon menatap Tuan Jeonghyuk. “ Bertukar tugas? Oh, maksud hyung adalah posisi kami dalam menjaga Kyuhyun dan Jonghyun?” Tuan Jeonghyuk mengangguk kecil. Siwon tersenyum tipis. “ Kurasa tidak akan ada masalah. Kepala Park pasti bisa menjelaskan pada Presiden Lee. Lagipula siapapun sama saja.”

“ Benar. Lalu apa kalian hanya satu minggu menjaga mereka? Hanya sampai salah satu dari mereka yang kembali pulang?” tanya Tuan Jeonghyuk lagi.

Siwon terdiam. Haruskah ia mengatakan bahwa Jonghyun dan Kyuhyun, baik siapapun diantara mereka yang merupakan Pangeran yang hilang tersebut, keduanya kini berada dalam bahaya besar? Tapi Siwon tidak mungkin bersikap se-ceroboh itu, bukan? Walaupun Moon Jeonghyuk adalah orangtua saat ini dari Kyuhyun dan Jonghyun sekaligus salah satu orang dalam Cheongwadae, tapi perintah Presiden pada Pengawal Negara adalah sesuatu yang sangat rahasia. Siwon tidak bisa sembarangan mengatakan pada orang lain tentang perintah yang ia dapatkan. Nasihat berharga yang diberikan oleh Seunghoon padanya, saat Siwon menjadi Pengawal Negara.

“ Aku tidak bisa mengatakan apapun, hyung. Presiden Lee hanya mengatakan kami akan mengawal keduanya selama seminggu. Belum ada perintah lanjutan mengenai hal ini.” ujar Siwon, akhirnya.

Tuan Jeonghyuk kembali tersenyum. “ Ah.. benar juga. Salah satu prinsip Pengawal Negara adalah tidak boleh memberitahu siapapun mengenai perintah misinya. Bagaimana bisa aku melupakan hal itu. Kalau begitu Siwon-ah, kupercayakan kedua putraku padamu, ne?”

*****

“ Aku tidak mengerti.” Ucap Donghae.

Tuan Kang tersenyum tipis. “ Anda tidak perlu mengerti, Pangeran. Ini bukanlah sesuatu yang perlu anda pikirkan. Presiden Lee akan mengurus semuanya. Selain itu, minggu depan anda bisa langsung bertemu dengan sepupu anda.”

Donghae terdiam. Kemudian ia menarik kedua kakinya, menekuknya dan memeluk kedua lututnya. Donghae menopangkan dagunya diatas lututnya. “ Lalu, sepupuku itu seperti apa? Apa dia baik?”

“ Tentu. Walaupun kami belum mengetahui siapa diantara mereka yang merupakan sepupu anda, tapi Cho Kyuhyun dan Lee Jonghyun adalah pemuda yang baik. Keduanya juga sangat dekat seperti saudara kandung. Anda pasti bisa bersahabat baik dengan mereka, siapapun sepupu anda nanti.” Jelas Tuan Kang dengan tenang.

Seungho –salah satu Pengawal Negara yang ditugaskan menjaga Lee Donghae selama dua tahun ini– hanya diam dan mendengarkan seluruh percakapan tersebut. Dan Seungho bisa tahu bahwa ada keraguan dan rasa khawatir dari cara Donghae bicara pada Tuan Kang. Semua orang tahu bahwa Donghae selalu bersemangat setiap mendengar kabar mengenai pencarian sepupunya yang menemui pencerahan, tapi hanya Seungho yang tahu bahwa Donghae juga merasa takut.

Donghae adalah sosok yang rapuh, sejak orangtuanya meninggal tiga tahun lalu dan ia harus tinggal bersama neneknya di Jepang. Tapi kemudian, Seungho dan beberapa orang perwakilan staff Cheongwadae datang menemuinya dan mengatakan bahwa ia sebenarnya adalah anggota keluarga kerajaan.

Donghae tidak percaya sampai akhirnya neneknya menceritakan bagaimana asal-usul Ayahnya. Kemudian dengan sangat terpaksa, Donghae harus meninggalkan Jepang yang sudah menjadi tempat tinggalnya bertahun-tahun dan orang yang dianggapnya nenek sekaligus satu-satunya keluarga yang dimilikinya.

Dan sekembali dari Jepang, keberadaan Donghae ternyata masih harus dirahasiakan sampai Pendirian Kerajaan kembali terlaksana dan penerus dari Pangeran Gyungho ditemukan. Waktu sudah berjalan dua tahun sejak Donghae kembali dan hanya Seungho yang selalu berada disisinya kemanapun ia pergi –walau kenyataannya ruang gerak Donghae benar-benar diperketat, jadi ia tidak bisa pergi kemanapun yang ia suka.

Akhirnya setelah dua tahun merasa kesepian –walaupun Donghae dikelilingi oleh beberapa pengurus rumah dan petugas keamanan lain yang ditugaskan menjaganya, kini ia bisa bertemu dengan anggota keluarga lainnya. Tapi begitupun Donghae masih merasakan takut lainnya.

Seungho tersadar dari lamunannya ketika telinganya mendengar suara Donghae yang seperti berbisik.

“ Walaupun mereka baik, tapi apa mereka akan menerimaku sebagai keluarga mereka?”

*****

P.S ini part B, baru selesai sekitar jam tiga pagi dan langsung dipublish. Part C akan jadi part terakhir untuk chapter “Prince Hyun” ini /mungkin/ err.. sorry for typo karena aku typing tengah malem. tapi aku udah editing mencari typo dan sejauh sampai publish belum nemu. tapi kalau misal ada yang terlewat maaf. Dan jika ada yang bingung nama “Kim Andiera” dan “Kim Haena” dari part A, aku minta maaf karena kurang penjelasan. Jadi, aku akan menghilangkan nama “Kim Andiera” dari semua fanfic yang sedang berjalan. dan di fanfic ini “Kim Andiera” berubah nama jadi “Kim Haena”. dan sepertinya perubahan namanya cukup frontal ya? jika ada yang masih kurang penjelasan bisa ditanya pada page Drop Ur Question.

buat Sei /jika kamu baca postingan ini/ pertanyaan kamu udah aku jawab ya. semoga bisa memudahkan /tapi entalah../ ^^

Advertisements

41 thoughts on “[MM] The President Part 5B

  1. Dua2nya? Gak kepikran sama sekali soal itu. Hahaha.
    Akan lebih seru kalo ada adegan action buat kyuhyun dan jonghyun..
    Karena aku lg naksir2nya nih saa jonghyun. Mukznya polos tapi gak tau deh aslinya. Hehehe

    1. aku juga ngak menyangka kalau akhirnya “bisa jadi” keduanya.. -__-
      scene action? err.. agak sulit sepertinya, aku gak bisa ngebayangin bikin scene action seperti itu /plaak/
      jonghyun aslinya kayak member kyuline lain. sama-sama gila /sepertinya../

  2. weew..msih blm trungkap jg siapa pangeran’a .
    22’a ? bolehlah..kan biar salah 1 diantara kyu-jong ga ada yg sedih .
    *plakk mau’a xD

    soal nama kim haena,prtama baca emg asing (?) nd aku slalu baca andiera lho walaupun kau tulis’a haena .
    kekeke
    nd di part sblm’a ada typos,bukan’a haena malah hyunmi .
    hehe

    donghae jg jdi pangeran ? waaw ga nyangka .
    eum..aku sih mau’a kyu yg jdi pangeran,kan biar ada HaeKyu . tpi yaa kputusan ada di tanganmu,jdi aku ngikut aja xD

    okesipp di tunggu update-an’a saeng ^^v

    1. tuh kan pasti ada typo di part A kemaren.
      sebenernya nama awalnya itu Kim Hyunmi, tapi kupikir udah terlalu banyak nama “hyun”
      jadi aku rubah jadi kim haena
      iya, nama donghae akhirnya dipakai karena aku kehabisan nama cast.
      tapi sejauh aku memikirkan nama cast untuk jadi sepupu “pangeran hyun” cuma donghae yang cocok
      update part C diusahakan segera onnie

    1. untuk the president memang sengaja dikebut pengerjaannya.
      soalnya sudah tertunda lama
      memang belum ada titik cerah tentang siapa pangeran hyun sebenarnya
      part berikutnya diusahakan besok ya

  3. Kejar tayang nih seru
    beneran deh chingu apa yg kamu bilang ada satu lg mahluk yg gemesin.
    Mereka bertiga tuh bikin aku cinta mati ama suju (loh jd curhat)
    ini nih yg bikin aku suka ama karya2 kamu,semua ff yg km buat bukan hanya menarik,tp… Banyak pesan N pelajaran yg baik
    dari kata2,bahasa N alur yg cukup simpel tp menarik
    aku berasa lg nonton drama korea
    menarik N bikin penasaran

    1. iya, karena the president terlalu lama dipending. jadi, rasanya sedikit beban juga
      hehehe… ^^
      lee donghae, baik dikehidupan nyata ataupun dunia fanfic, dia akan selalu mempunyai image yang gemesin /well.. gak selalu juga sih/
      tehehe.. terima kasih atas apresiasinya. aku masih amatiran koq, masih perlu banyak belajar.
      terutama dari kritik-kritik pembaca yang membangun. dari sana aku belajar untuk menulis lebih baik ^^

  4. masih blm ketauan juga siapa pangeran yang di cari selama ini..
    aku ngerasa ky nonton drama korea gitu.. jadi bayangin siwon yang 11 12 ky di posseidon.. hehehe…
    ttp lanjut ne

    1. mungkin presiden lee yang sedang galau. jadi belum tahu siapa yang merupakan pangeran hyun
      err.. aku belum nonton posseidon, jadi gak tahu gimana peran choi siwon di drama itu.
      tapi mungkin kalau disamakan dengan athena, juga hampir mirip(?)
      atau mungkin samakan dengan peran kim nana di drama city hunter(?) entahlah.. /pukul saja penulis bodoh ini/
      tehehehehe.. ^^v

  5. wowww….cepet juga updet nua jadi seneng…
    pangeran dua’y ya..hmmn…aku sih mau nya satu.gitu..supaya ada scant sedih”nya gitu…dan syokkkkk…hahaha dan mau nya kyu” yg jd pangeran…hahaha…tapi kembali pada mu author keputusan ada pada mu…jhaaa..
    gimana kalo ada adegan culik”an..serutuh…apa lagi yg di siksannya si kyu”…hehehe

    1. memang lagi kejar tayang(?) untuk fanfic satu ini.
      aku juga pengennya cuma satu ajah pangerannya.
      kan udah ada pangeran donghae yang imut dan menggemaskan itu
      scene culik? boleh-boleh..
      ditampung dulu idenya

  6. Uwaaa…
    abang gw jadi pangeran…
    hahhahaha
    kereeennn..
    kenapa aku berat ke jonghyun yah pangerannya??
    ini part 5 kenapa di bikin ABC nya Ra?
    kenapa g disatuin aja??
    atau knp g dipisah sekalian??
    Part 5, 6 ,7?
    Part c nya di tunggu!!^^b
    Fighting!!^^b

    1. ehehe.. kekurangan nama. tapi ternyata pas aku cek di part2 lama, nama donghae udah keluar
      hanya sekedar “nama” ajah yang kesebut. /aih.. ini kesalahannya fatal banget deh/
      tapi part berikutnya donghae akan tetap jadi pangeran.
      kenapa dipisah [a,b,c] tapi bukan dipisah per part, karena aku mikir cuma sekitar dua ribuan kata itu terlalu sedikit
      tapi kalo harus menunggu sampai selesai, malah terlalu lama
      akhirnya, aku potong-potong gitu.
      maaf jika merepotkan onnie

  7. Ne?
    Yg kmrn tu nama hyunmi nyempil sekali d antara semua nama haena d chap 5A pas d pggl kepala Park. G mslh sbnr.a,, eh, perlu ga si, ksh tw kalo ad typo? Q khwtr ini mengganggu. Dan yup q sk brother n friendship lbh utama.. Teruz, q puas bgt ni 5A-C ga papa deh yg lain pjg, tp yg ini lgsg 3 bagian.. Haha.. Dan donghae jd Pangeran,, hm? Donghaena?? Hehe,, becanda.
    Semangat y diera,
    terima kasih

    1. gak apa-apa koq. sekalian mengoreksi tulisan.
      awalnya aku juga lebih suka sama yang brothership, itu awal kena virus wk, awal-awal baca yang brothership
      tapi makin kesini malah banyak yang bl, ya sudah.. begini jadi deh #maaf
      eh.. aku pikir “Donghaena” itu kamu salah tulis atau gimana
      pas dilihat baik-baik ternyata donghae-haena.
      semangat!! ^^
      -kembali kasih-

  8. makin rumit ternyata…
    hoo donghae rupanya sepupuan sama prince hyunie….
    di keluarga kerajaan biasanya ada 1 orang yang jahat berniat ngancurin keluarga kerajaan lagi. adakah seperti itu di ff ini?? #terlalu drama banget ya aq. kkk…

    1. peran antagonis memang belum keluar. soalnya dari awal, alurnya lambat banget
      mungkin nanti, dipart-part berikutnya.
      dan sepertinya aku juga termasuk orang yang dramaqueen jadi santai ajah.. hehehe

  9. jadi anggota keluarga kerajaan itu ribet ya-_- dan muncul donghae disini 🙂 dan untuk diera, sebenarnya aku sedikit kurang mengerti dengan tokoh dia di cerita ini. tapi mungkin akan ada pengembangan tokoh sesuai dengan alur cerita 🙂 kutunggu kelanjutannya 😉

    1. tokoh kim andiera atau sudah diganti jadi kim haena memang kurang menonjol diawal-awal part
      karena ini masih bagian awal, jadi masalahnya belum begitu pelik /tapi udah bikin galau presiden lee…/
      semoga pengembangan tokoh dan alurnya bisa berjalan beriringan baik kedepan /doakan saja agar penulisnya gak eror/

  10. astaga ternyata ada juga kisah pas kyu sama jonghyun pas di adopsi, dan kyu sedikit kasian disini 86% dan 90% serius deh pasti bimbang banget ya, dan pas kyu iri, seriously? masih misteri ni si kyuhyun. tapi jujur aku setuju sama hae kenapa ga kyu aja yang jadi pangeran. tapi kyu masih di selidiki kan, aku masih berharap kyu memiliki hubungan sama keluarga kerajaan :/

    1. aku berusaha untuk sedikit menceritakannya, karena sepertinya kalau tidak ada kisah masa lalu mereka
      jalan ceritanya malah semakin membingungkan /aku juga bingung sebenarnya/
      masa kyuhyun sedang diselidiki jadi tunggu hasil penyelidikannya saja, ne

  11. baru ng
    yadar aku..
    kan part ni “prince hyun” kirain tadinya bakal jonghyun tapi trnyta kyu juga dpanggil hyun.
    agak asing si manggil kyu gitu jadinya baru nyadar dah

  12. entah kenapa aku ngerasa fanfic ini gak akan terlalu banyak chapter. choi seunghoon kakaknya siwon itu apa T.O.P nya big bang ya ??

    1. nope. aku mengambil tokoh Song Seunghoon yang main di Endless Love bareng Song Hye Kyo
      tapi nama marga aku ganti jadi Choi
      kalau T.O.P kan Choi Seunghyun, bukannya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s